Seorang Pria di Guangxi, Tiongkok Menikam Sejumlah Polisi di Jalanan, Warga Ungkap Motif Pelaku

EtIndonesia. Baru-baru ini, terjadi insiden seorang pria menyerang polisi dengan pisau di jalanan Kota Wushi, Kabupaten Luchuan, Kota Yulin, Guangxi, Tiongkok.  Insiden tersebut menyebabkan beberapa orang terluka. Warga setempat membocorkan bahwa motif pelaku diduga karena dendam lama terhadap polisi lalu lintas dan melakukan aksi balas dendam.

Video yang beredar di internet menunjukkan seorang pria berpakaian hitam memegang dua pisau tajam di sebuah pasar di kota tersebut dan bentrok dengan beberapa polisi lalu lintas. Pria itu menikam seorang polisi hingga tubuh polisi tersebut berlumuran darah dan roboh di pinggir jalan. Setelah itu, beberapa polisi menggunakan tongkat dan alat penangkap untuk melawan pelaku dari jarak dekat, namun beberapa polisi justru ikut terluka akibat tusukan pelaku.

Pada 22 Mei, Biro Keamanan Publik Kabupaten Luchuan mengeluarkan pernyataan bahwa sekitar pukul 09.50 pagi, terjadi kasus penikaman di Jalan Jianshe Timur, Kota Wushi. Tersangka bermarga Wen (pria, 30 tahun) melukai dua warga sipil, dan lima petugas polisi terluka saat berusaha menghentikannya. Wen ditangkap di tempat kejadian. Seluruh korban telah dibawa ke rumah sakit.

Menurut laporan The Epoch Times, warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut mengungkap detail insiden dan mengatakan bahwa laporan resmi menyembunyikan jumlah korban tewas dan motif pelaku.

Seorang warga setempat dengan nama samaran Chang Tian mengatakan bahwa pelaku melakukan penyerangan di depan toko teman masa kecilnya. Temannya mengirimkan video kejadian dan menceritakan kronologi peristiwa tersebut.

Chang Tian mengatakan bahwa 22 Mei adalah hari pasar di daerah itu dan polisi lalu lintas sedang melakukan razia kendaraan. Pelaku disebut memiliki dendam lama dengan polisi lalu lintas dan sengaja datang untuk membalas dendam.

“Pisau yang dia bawa bukan hanya dua, tetapi empat atau lima bilah, semuanya sudah diasah. Membunuh polisi lalu lintas memang sudah direncanakan, dia datang langsung untuk menyerang polisi,” kata Chang Tian. “Setelah menikam orang, dia terus lari. Jalanan penuh darah, dia benar-benar kalap.”

 “Pengumuman resmi itu palsu. Faktanya satu polisi lalu lintas meninggal karena ditusuk di jantung, dan seorang pengemudi ojek motor liar juga meninggal. Ada enam orang terluka,” ujarnya. 

Chang Tian juga mengungkapkan bahwa pelaku sempat melarikan diri ke sebuah supermarket yang sudah tutup dan menyandera seorang wanita. Belakangan ibu pelaku datang ke lokasi dan membujuk anaknya menyerahkan diri sebelum akhirnya dibawa pergi oleh polisi.

Ia juga mengatakan bahwa polisi lalu lintas di daerah itu memang sering memberikan denda yang cukup besar, tetapi menurutnya motif pelaku kemungkinan bukan sekadar karena denda.

“Bahkan jika tidak ada alasan khusus lainnya, hanya berdasarkan aksi balas dendam yang direncanakan saja, hukumannya pasti hukuman mati,” ujarnya.

Ia juga mengatakan setelah kejadian, aparat mengerahkan pasukan khusus dan polisi bersenjata ke lokasi.

“Bayangkan saja seberapa seriusnya sampai pasukan khusus diturunkan,” katanya.

Pada  22 Mei pagi sekitar pukul 08.00, seorang warga bermarga Li membawa anaknya ke Kota Wushi untuk berobat. Karena antrian rumah sakit sangat panjang, ia merasa beruntung tetap berada di rumah sakit dan tidak berjalan-jalan di jalanan, karena jika tidak kemungkinan besar ia akan bertemu kejadian tersebut.

Setelah selesai berobat, Li melewati lokasi kejadian dan melihat garis polisi telah dipasang, sementara darah terlihat berceceran di banyak tempat. 

 “Pokoknya dari satu sisi jalan itu sampai ke sisi seberangnya, semuanya terjadi sambil menusuk orang,” ujarnya. 

Li mendengar dari warga lain bahwa “ada seorang lansia yang ditusuk di dada, seorang pengemudi ojek juga terluka parah, dan beberapa polisi ditikam. Lansia itu kemungkinan kondisinya sangat kritis karena wajahnya langsung berubah pucat saat roboh. Ada juga yang mengatakan usus seseorang sampai keluar, tidak tahu apakah itu pengemudi ojek tadi.”

“Beberapa polisi mencoba menangkapnya bersama-sama, tapi dia berhasil kabur dan malah menusuk polisi,” kata Li. 

“Belakangan ibunya datang, baru dia berhasil ditangkap. Dia sempat bersembunyi di supermarket pakaian milik orang lain.”

Reporter juga menemukan bahwa beredar berbagai versi cerita mengenai insiden ini. Seorang netizen menulis di kolom komentar bahwa:  “Pria itu minum alkohol pagi-pagi lalu bertengkar dengan seorang pengemudi motor penarik penumpang. Dia kemudian menusuk pengemudi itu dengan dua pisau. Warga lalu melapor ke polisi lalu lintas. Setelah polisi datang, beberapa polisi juga ditikam. Pelaku baru berhasil ditangkap sekitar pukul 12 siang.”

Terlepas dari banyaknya versi yang beredar, kejadian ini dianggap mencerminkan meningkatnya rasa ketidakpuasan, kecemasan, dan kemarahan di kalangan masyarakat bawah di Tiongkok.

Ada juga netizen yang berkomentar:  “‘Pembantaian ala Xianzhong’ kini berubah menjadi ‘Pemberontakan ala Huang Chao’; akhirnya parang itu diarahkan kepada orang dalam sistem sendiri.”

Sumber : NTDTV.com

BI Naikkan Suku Bunga Jadi 5,25%, Jaga Rupiah di Tengah Gejolak Global dan Pertahankan Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta – Bank Indonesia (BI) mengambil langkah tegas untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 19–20 Mei 2026, BI memutuskan menaikkan BI-Rate sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 5,25 persen, disertai kenaikan suku bunga Deposit Facility menjadi 4,25 persen dan Lending Facility menjadi 6,00 persen.

Keputusan tersebut diambil di tengah meningkatnya tekanan eksternal akibat konflik geopolitik di Timur Tengah, kenaikan harga minyak dunia, tingginya suku bunga Amerika Serikat (The Fed), serta penguatan dolar AS yang memicu volatilitas pasar keuangan global.

Meski demikian, Bank Indonesia menilai fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut.

Menjaga Stabilitas di Tengah Ketidakpastian Global

Gubernur Bank Indonesia menegaskan bahwa kenaikan BI-Rate merupakan bagian dari strategi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memastikan inflasi tetap berada dalam sasaran.

Langkah ini menjadi penting mengingat kondisi global saat ini sedang menghadapi tekanan yang tidak ringan. Konflik di Timur Tengah mendorong harga minyak dunia meningkat, sementara kebijakan suku bunga tinggi di Amerika Serikat membuat investor global cenderung menempatkan dana mereka pada aset-aset yang dianggap lebih aman.

Akibatnya, banyak negara berkembang menghadapi tekanan terhadap mata uang dan arus modal keluar.

Bank Indonesia melihat situasi tersebut berpotensi memengaruhi perekonomian domestik apabila tidak diantisipasi secara dini.

“Keputusan BI-Rate 5,25 persen sejalan dengan fokus kebijakan moneter pada stabilitas guna memperkuat ketahanan eksternal ekonomi Indonesia di tengah gejolak global, dengan tetap bersinergi erat bersama Pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,” demikian disampaikan dalam hasil RDG Mei 2026.

Rupiah Masih Terjaga

Salah satu fokus utama BI saat ini adalah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Hingga April 2026, nilai tukar rupiah tercatat berada di kisaran Rp17.700 per dolar AS. Meski mengalami tekanan akibat penguatan dolar global, BI menilai pergerakan rupiah masih relatif terkendali dibandingkan sejumlah negara berkembang lainnya.

Untuk memperkuat stabilitas rupiah, BI meningkatkan intensitas intervensi di pasar valuta asing melalui transaksi spot, Domestic Non Deliverable Forward (DNDF), dan instrumen lainnya.

Selain itu, BI memperluas penggunaan instrumen operasi moneter berbasis mata uang lokal dan memperkuat transaksi dengan berbagai negara mitra guna mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS.

Salah satu kebijakan baru yang menarik perhatian adalah penurunan threshold pembelian valuta asing terhadap rupiah tanpa underlying transaksi dari sebelumnya USD100.000 menjadi USD25.000, yang diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi pasar valas domestik.

Pertumbuhan Ekonomi Tetap Solid

Di tengah tekanan global, kabar baik datang dari sektor domestik.

Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026 masih berada dalam kisaran 4,9 persen hingga 5,7 persen.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh kuatnya permintaan domestik, konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, serta investasi yang tetap terjaga.

Momentum pertumbuhan juga didukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk percepatan pembangunan infrastruktur dan Program Prioritas Nasional.

Konsumsi masyarakat mengalami peningkatan terutama selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional dan berbagai kegiatan ekonomi yang kembali bergairah di sejumlah daerah.

Meski ekspor mengalami perlambatan akibat melemahnya ekonomi global, kekuatan pasar domestik dinilai mampu menjadi penopang utama pertumbuhan nasional.

Inflasi Tetap Terkendali

Salah satu indikator yang menunjukkan ketahanan ekonomi Indonesia adalah inflasi yang masih terkendali.

Pada April 2026, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat 2,42 persen secara tahunan (year-on-year), masih berada dalam rentang target Bank Indonesia sebesar 2,5 persen ±1 persen.

Sementara inflasi inti berada pada level 2,44 persen.

Bank Indonesia menilai keberhasilan menjaga inflasi tidak lepas dari koordinasi erat dengan pemerintah pusat dan daerah dalam mengendalikan harga pangan serta menjaga pasokan barang kebutuhan pokok.

Kondisi ini menjadi modal penting untuk mempertahankan daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global.

Cadangan Devisa dan Neraca Pembayaran Tetap Kuat

Ketahanan sektor eksternal Indonesia juga tercermin dari posisi cadangan devisa yang masih tinggi.

Hingga akhir April 2026, cadangan devisa Indonesia mencapai USD146,2 miliar, setara dengan pembiayaan sekitar 5,8 bulan impor atau jauh di atas standar kecukupan internasional.

Di sisi lain, neraca perdagangan Indonesia masih mencatat surplus sebesar USD5,5 miliar pada triwulan I 2026.

Arus modal asing juga menunjukkan tren positif. Investasi portofolio asing mencatat net inflows sebesar USD5,5 miliar, sementara transaksi modal dan finansial mencatat surplus.

Data tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia masih relatif terjaga meskipun ketidakpastian global meningkat.

Kredit dan Sektor Perbankan Terus Tumbuh

Sektor perbankan juga menunjukkan kinerja yang cukup solid.

Pada April 2026, pertumbuhan kredit mencapai 9,98 persen secara tahunan, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 11,39 persen.

Likuiditas perbankan masih berada pada level yang memadai, dengan rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga mencapai 25,39 persen.

Kualitas kredit juga tetap terjaga. Rasio kredit bermasalah (NPL) bruto berada di level 2,14 persen, menunjukkan sistem perbankan nasional masih dalam kondisi sehat.

BI optimistis pertumbuhan kredit sepanjang 2026 dapat mencapai kisaran 8–12 persen, sejalan dengan kebutuhan pembiayaan dunia usaha dan masyarakat.

Ekonomi Digital Terus Melaju

Di tengah perlambatan ekonomi global, sektor ekonomi dan keuangan digital Indonesia justru terus berkembang pesat.

Nilai transaksi QRIS mencapai Rp1.219 triliun dengan 56 juta pengguna dan hampir 40 juta merchant.

Sementara nilai transaksi BI-FAST mencapai Rp17.520 triliun, menunjukkan semakin tingginya adopsi sistem pembayaran digital oleh masyarakat.

Bank Indonesia juga terus memperkuat ekosistem digital melalui perluasan QRIS, pengembangan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI), serta penguatan infrastruktur sistem pembayaran nasional.

Menjaga Keseimbangan Stabilitas dan Pertumbuhan

Keputusan menaikkan BI-Rate menunjukkan bahwa Bank Indonesia saat ini mengedepankan strategi “pro stability” tanpa mengorbankan agenda “pro growth”.

Di satu sisi, stabilitas nilai tukar dan inflasi harus dijaga agar ekonomi tidak terguncang oleh gejolak global. Di sisi lain, dunia usaha dan sektor riil tetap membutuhkan dukungan agar pertumbuhan ekonomi terus berlanjut.

Dengan inflasi yang terkendali, cadangan devisa yang kuat, sektor perbankan yang sehat, serta konsumsi domestik yang masih tumbuh, Indonesia dinilai memiliki fondasi yang cukup kokoh untuk menghadapi tantangan global sepanjang 2026.

Tantangan memang belum berakhir. Namun pesan yang ingin disampaikan Bank Indonesia cukup jelas: menjaga stabilitas hari ini merupakan kunci untuk memastikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap berlanjut di masa depan.

Rusia Serang Kyiv pada Malam Hari, Rudal Hipersonik “Oreshnik” Menghantam Pusat Kota

EtIndonesia. Dari Sabtu malam hingga Minggu pagi (23–24 Mei), Rusia melancarkan serangan besar-besaran menggunakan rudal dan drone terhadap ibu kota Ukraina, Kyiv. Rusia dilaporkan menggunakan rudal balistik hipersonik “Oreshnik”, yang menyebabkan sedikitnya 2 orang tewas dan 83 orang terluka. Pihak Rusia menyatakan serangan itu merupakan balasan atas serangan Ukraina sebelumnya terhadap “fasilitas sipil”.

Angkatan Udara Ukraina menyatakan bahwa dalam serangan terhadap Kyiv kali ini, militer Rusia mengerahkan sekitar 600 drone serang dan 90 rudal yang diluncurkan dari darat, laut, dan udara. Serangan tersebut menghantam sedikitnya sembilan distrik administratif. Banyak gedung apartemen dan pasar di pusat kota terbakar hebat, sementara petugas pemadam kebakaran bekerja sepanjang malam untuk memadamkan api.

Seorang warga setempat, Marashenko, mengatakan:  “Ini adalah Pasar Lukyanivskyi. Serangan terjadi sekitar pukul 03.00 pagi tadi, dan kalian bisa melihat sendiri kerusakannya.”

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengatakan bahwa Rusia harus membayar harga atas serangan-serangan tersebut.

 “Tiga rudal Rusia menyerang fasilitas pasokan air, membakar sebuah pasar dan puluhan bangunan tempat tinggal, merusak beberapa sekolah umum, serta menembakkan rudal Oreshnik ke kota Bila Tserkva. Ini sama sekali tidak dapat diterima. Yang penting, Rusia tidak boleh lolos tanpa konsekuensi,” katanya. 

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa serangan ini dilakukan sebagai balasan atas serangan Ukraina terhadap “fasilitas sipil di wilayah Rusia”, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, sebelumnya mengecam serangan drone Ukraina terhadap sebuah asrama universitas di wilayah Ukraina timur yang diduduki Rusia, dan memerintahkan militer untuk menyiapkan rencana pembalasan.

Saat ini, konflik Rusia-Ukraina terus meningkat.

Sumber : NTDTV.com

Bukan Sekadar Tren Warna! ARTOTEL Harmoni Jakarta & Heykama Bantu Urban Cari Warna Tepat untuk Tampil Lebih Percaya Diri

JAKARTA, 23 Mei 2026 – Menemukan warna pakaian dan riasan yang tepat ternyata bisa mengubah segalanya. Tak hanya soal penampilan, warna yang sesuai dengan karakter wajah mampu memancarkan rasa percaya diri yang autentik.

Menyadari kebutuhan kaum urban Jakarta akan tampilan yang personal dan berkarakter, ARTOTEL Harmoni Jakarta berkolaborasi dengan brand kacamata lokal ternama, Heykama, sukses menyelenggarakan exclusive workshop bertajuk “COLOR ME CONFIDENT” pada Sabtu (23/5). Acara yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 14.00 WIB ini dihadiri oleh puluhan penggiat mode, beauty influencer, serta tamu undangan yang antusias menggali potensi penampilan terbaik mereka.

Analisis Warna Personal Metode Twelve Season

Rangkaian acara dibuka dengan sesi Personal Color Analysis menggunakan metode komprehensif Twelve Season. Para peserta diajak mengidentifikasi undertone kulit mereka—apakah hangat, dingin, atau netral—untuk menemukan palet warna pakaian yang paling pas. Hasilnya? Wajah tampak lebih cerah, segar, dan alami tanpa perlu riasan tebal.

Keseruan berlanjut ke sesi Makeup Tips Session bersama makeup artist (MUA) profesional, Wickky Halim. Ia membagikan teknik aplikasi riasan yang praktis namun efektif, langsung disesuaikan dengan hasil analisis warna masing-masing peserta. Tak heran, peserta pun tampak semangat mencoba sendiri di depan cermin.

Heykama Hadirkan Konsultasi Warna Kacamata

Sebagai kolaborator utama, Heykama juga menghadirkan sesi Eyewear Color Consultation. Peserta mendapatkan panduan eksklusif untuk memilih warna dan bentuk bingkai kacamata yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mampu mengaksentuasi karakter wajah serta selaras dengan personal color mereka. Hasilnya, kacamata bukan lagi sekadar alat bantu penglihatan, melainkan fashion statement yang memperkuat identitas diri.

GM ARTOTEL Harmoni: Jadi Wadah Kreatif Gaya Hidup Urban

Arbiter Gerhard, General Manager ARTOTEL Harmoni Jakarta, mengungkapkan bahwa acara ini merupakan bentuk nyata komitmen hotel dalam mendukung tren gaya hidup urban yang positif.

“Kami melihat bahwa kebutuhan masyarakat urban saat ini tidak lagi sekadar tentang tampil modis, melainkan bagaimana menemukan karakter diri yang autentik. Melalui ‘COLOR ME CONFIDENT’, ARTOTEL Harmoni Jakarta ingin menjadi wadah kreatif yang memberikan inspirasi sekaligus ruang bagi para tamu untuk mengeksplorasi potensi terbaik mereka,” ujarnya.

Ditutup dengan Makan Siang Hangat dan Doorprize

Acara kemudian ditutup dengan hangat melalui sesi makan siang bersama. Tim kuliner ARTOTEL Harmoni Jakarta menyajikan hidangan pilihan yang menggugah selera. Sebagai pelengkap, panitia juga membagikan doorprize menarik bagi para peserta yang beruntung.

Melalui event ini, ARTOTEL Harmoni Jakarta kembali menegaskan posisinya tidak hanya sebagai tempat menginap yang nyaman, tetapi juga sebagai wadah kreatif bagi komunitas gaya hidup di ibu kota.

Heboh Isu Galon Guna Ulang Berbahaya? Pemerintah Buka Suara: ‘Itu Berlebihan, Kami Jamin Aman!’

JAKARTA – Belakangan ini, isu tentang bahaya galon guna ulang kembali mencuat dan membuat sebagian masyarakat cemas. Namun, Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) meminta publik tidak perlu khawatir berlebihan. Pasalnya, produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) termasuk galon guna ulang telah melalui pengawasan super ketat, mulai dari standar nasional, audit berkala, hingga proses sanitasi sebelum digunakan kembali.

Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kemenperin, Merrijanti Punguan Pitaria, menegaskan bahwa AMDK merupakan produk yang wajib memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) secara wajib.

“Produk AMDK diberlakukan SNI secara wajib serta dilakukan pemantauan dan pengujian parameter kualitas melalui audit surveilans secara berkala untuk memastikan keamanan konsumsi di tingkat konsumen,” ujar Merrijanti di Jakarta, baru-baru ini.

Proses Sanitasi Ketat, Galon Tak Layak Langsung Diafkir

Menurutnya, pengawasan tersebut mengacu pada berbagai regulasi keamanan pangan, termasuk Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 62 Tahun 2024. Khusus untuk galon guna ulang, setiap kemasan yang kembali ke pabrik wajib melewati proses ketat: pemeriksaan fisik, pencucian, sanitasi, hingga quality control sebelum diisi ulang.

“Setiap galon yang digunakan kembali harus melalui proses sanitasi dan pengawasan kualitas. Industri juga melakukan pengecekan kondisi fisik dan usia galon sebelum dipakai kembali,” jelasnya.

Merrijanti menegaskan, galon yang sudah tidak memenuhi standar tidak akan diedarkan kembali. Industri AMDK memiliki mekanisme afkir untuk menarik kemasan yang dianggap tidak layak pakai. “Apabila kondisi kemasan sudah tidak layak untuk beredar ke konsumen, maka tidak akan digunakan kembali atau afkir,” katanya.

Penelitian Akademik Buktikan Kadar BPA Jauh di Bawah Ambang Batas

Kekhawatiran publik seringkali tertuju pada kandungan Bisphenol A (BPA) pada galon polikarbonat. Namun, sejumlah penelitian dari institusi ternama seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Sumatera Utara (USU) menunjukkan bahwa kandungan BPA pada air dalam galon guna ulang berada pada level tidak terdeteksi atau jauh di bawah ambang batas aman.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah menetapkan batas migrasi BPA maksimal 0,6 bagian per juta (bpj) , sesuai standar keamanan pangan internasional. BPOM menegaskan bahwa seluruh kemasan pangan yang beredar di Indonesia, termasuk galon guna ulang polikarbonat, tetap aman digunakan sepanjang memenuhi ketentuan migrasi BPA tersebut.

BPOM juga mengingatkan bahwa paparan BPA tidak hanya berasal dari galon, melainkan dapat ditemukan dalam berbagai produk sehari-hari seperti lapisan kaleng makanan dan minuman. Karena itu, pengawasan dilakukan berbasis batas aman migrasi, bukan sekadar jenis material kemasan.

Waspadai Depot Isi Ulang Ilegal, Bukan Galon Industri Resmi

Kemenperin juga menyoroti satu titik rawan yang sering luput dari pengawasan: depot air isi ulang. Menurut Merrijanti, penggunaan galon bermerek AMDK oleh depot isi ulang ilegal membuat pengawasan terhadap kondisi fisik galon di lapangan menjadi sulit dikendalikan.

“Hal tersebut menyebabkan peredaran galon yang ada di masyarakat menjadi tidak dapat dikendalikan oleh industri AMDK, baik dari sisi kondisi fisik maupun kualitasnya,” ujarnya.

Oleh karena itu, pemerintah mengimbau masyarakat untuk membeli AMDK galon guna ulang hanya dari produsen resmi yang terdaftar dan memiliki izin edar. Jangan tergiur depot isi ulang yang menggunakan galon bekas bermerek tanpa proses sanitasi standar pabrik.

Kesimpulan: Aman Asalkan dari Sumber Resmi

Di tengah maraknya informasi yang menakut-nakuti, pemerintah memastikan bahwa produk AMDK galon guna ulang dari industri resmi tetap aman dikonsumsi. Pengawasan dilakukan mulai dari bahan kemasan, proses produksi, sanitasi, distribusi, hingga audit berkala. Masyarakat tidak perlu panik, cukup cerdas memilih produk yang telah bersertifikat SNI dan berizin BPOM.

“Jangan mudah terprovokasi isu yang tidak berdasar. Galon guna ulang yang diproduksi oleh industri resmi dan diawasi pemerintah sudah terbukti aman,” tutup Merrijanti.

Inflasi Melandai, Sektor Jasa Keuangan Jatim Tetap Kokoh di Tengah Gejolak Global

SURABAYA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur menyatakan bahwa kinerja sektor jasa keuangan di wilayahnya tetap terjaga dan resilien sepanjang awal tahun 2026, meskipun dihadapkan pada peningkatan risiko global dan tekanan inflasi domestik.

Berdasarkan siaran pers OJK Jatim yang dirilis pada 15 April 2026, inflasi Jawa Timur sempat melonjak ke 4,88 persen (year-on-year) pada Februari 2026, terutama dipicu kenaikan harga pangan, tarif energi, dan emas. Namun, pada Maret 2026 inflasi mulai melandai ke level 3,79 persen seiring berakhirnya tekanan musiman Ramadan.

Di tengah fluktuasi harga tersebut, sektor jasa keuangan terbukti adaptif. Perbankan Jawa Timur mencatatkan kredit sebesar Rp620 triliun per Februari 2026, tumbuh 1,97 persen (yoy). Meskipun pertumbuhan melambat, Dana Pihak Ketiga (DPK) justru meningkat 4,19 persen menjadi Rp830,7 triliun, menunjukkan kepercayaan masyarakat tetap tinggi.

“Likuiditas perbankan sangat memadai dan rasio permodalan (CAR) masih sangat kuat di angka 30,48 persen, jauh di atas ambang batas,” demikian dikutip dari laporan OJK.

Namun OJK mencermati kenaikan rasio kredit bermasalah (NPL gross) dari 3,37 persen pada Desember 2025 menjadi 3,63 persen pada Februari 2026. Meski demikian, angka tersebut dinilai masih dalam batas terkendali dan merupakan proses normalisasi pasca restrukturisasi.

Sementara itu, industri asuransi menunjukkan pemulihan. Premi asuransi jiwa tumbuh 5,61 persen (yoy), sementara asuransi umum tumbuh tipis 0,40 persen. Adapun fintech peer-to-peer lending terus berekspasi dengan outstanding pembiayaan mencapai Rp11,8 triliun, tumbuh 18,47 persen (yoy), meskipun risiko gagal bayar (TWP-90) meningkat menjadi 5,99 persen.

Dari sisi perlindungan konsumen, selama triwulan I 2026 OJK Jatim menerima 387 layanan konsumen, mayoritas terkait restrukturisasi kredit dan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). OJK juga telah melayani 3.618 konsultasi langsung (walk-in) dan 15.037 permintaan data SLIK.

Dalam upaya meningkatkan literasi keuangan, OJK bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Jatim telah menggelar 865 kegiatan edukasi yang menjangkau lebih dari 532 ribu peserta. Melalui program GENCARKAN dan GERAK Syariah, OJK juga menjangkau jutaan masyarakat dengan konten keuangan digital.

“Stabilitas sektor jasa keuangan tetap menjadi pilar penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas OJK dalam siaran persnya.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Kepala OJK Provinsi Jawa Timur di nomor (031) 992 10100.

Jelang Iduladha 1447 H, KPPU Surabaya Pastikan Pasokan Daging Aman dan Harga Terjaga

SURABAYA – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kantor Wilayah IV Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Surabaya meningkatkan kewaspadaannya. Pada Selasa (26/5/2026), lembaga ini melakukan pemantauan langsung pasokan dan harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional serta Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Surabaya. Pemantauan juga diperkuat dengan data sistem informasi harga pangan pemerintah.

Hasilnya? Pasokan daging sapi di Jawa Timur dinilai relatif aman dan belum menunjukkan gejolak harga yang berarti. Bahkan, ketersediaan sapi dan kambing hidup di wilayah ini tercatat lebih tinggi dibandingkan kebutuhan masyarakat. Kondisi pasar pun disebut masih sangat terkendali.

Dari pemantauan lapangan, harga daging sapi saat ini bergerak di kisaran Rp125.000 hingga Rp140.000 per kilogram. Angka ini dinilai stabil, menandakan rantai distribusi dan pasokan berjalan normal meskipun permintaan musiman meningkat jelang Iduladha.

Namun demikian, KPPU tidak ingin lengah. Plt. Kepala KPPU Surabaya, Romi Pradhana Aryo, menegaskan bahwa momen hari besar keagamaan kerap menjadi periode rawan praktik anti-persaingan. Mulai dari pengaturan harga (price fixing), penahanan pasokan, hingga koordinasi distribusi yang bisa memicu kenaikan harga tidak wajar.

“KPPU terus memantau pergerakan harga dan distribusi komoditas pangan strategis agar tidak terjadi gangguan pasokan maupun kenaikan harga yang tidak wajar akibat perilaku anti-persaingan,” ujar Romi.

Lebih lanjut, KPPU memastikan pengawasan akan berlanjut pasca-Iduladha. Langkah ini untuk menjaga keseimbangan pasokan, stabilitas harga, serta memastikan seluruh pelaku usaha beroperasi secara transparan, adil, dan sesuai prinsip persaingan usaha yang sehat.

Masyarakat pun diimbau tetap tenang berbelanja kebutuhan kurban, karena stok melimpah dan harga masih dalam batas wajar.

99 Anak Disabilitas dan Dhuafa Tersenyum Bahagia dalam Kilau Khitan Gembira di Grand Mercure Malang

MALANG – Kebahagiaan terpancar dari wajah 99 anak disabilitas dan dhuafa yang mengikuti kegiatan Kilau Khitan Gembira yang digelar Grand Mercure Malang Mirama bekerja sama dengan Omah Gembira dan Kementerian Sosial. Acara rutin tahunan ini berlangsung di hotel berbintang tersebut pada 17 Mei 2026, menjadi bukti nyata kepedulian industri perhotelan terhadap kesehatan dan hak anak-anak dari kelompok rentan.

Kegiatan khitan massal ini diikuti oleh 99 peserta dari berbagai wilayah di Malang Raya. Sebanyak 59 peserta menerima dukungan program dari Kementerian Sosial, sementara 40 peserta lainnya berasal dari kategori non-desil (keluarga kurang mampu). Raut wajah bahagia para peserta menjadi kesan terbaik sekaligus rasa syukur bagi manajemen hotel.

Ketua Yayasan Omah Gembira, Riza Agung Pribadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian nyata terhadap hak kesehatan anak, khususnya bagi kelompok rentan dan keluarga tidak mampu.

“Terdapat 99 peserta yang mengikuti kegiatan Kilau Khitan Gembira hari ini. Dari jumlah itu, sebanyak 59 peserta mendapat dukungan program dari Kementerian Sosial dan sekitar 40 peserta lainnya berasal dari kategori non-desil,” ujar Riza.

Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama & Mercure Surabaya Grand Mirama, Sugito Adhi, menegaskan komitmen hotel untuk terus melaksanakan program sosial ini setiap tahun.

“Program ini sudah rutin diselenggarakan. Kami ingin menunjukkan bahwa Grand Mercure Malang Mirama peduli dan berkomitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar kita. Kami berharap acara ini membawa kebahagiaan dan keberkahan,” ungkap Sugito.

Ia menambahkan, jumlah peserta tahun ini meningkat hingga 99 anak. Dengan kolaborasi bersama Omah Gembira dan dukungan Kementerian Sosial, kegiatan ini diharapkan menjadi cerminan semangat kebersamaan dan dedikasi dalam menciptakan perubahan positif bagi generasi penerus bangsa.

Kantong Mata Korea di Tanah Madura! MYZE Hotel Sumenep & OMG Sukses Bikin Peserta Makin Cetar dengan Beauty Class Korean Makeup Look

Sumenep – Tren kecantikan ala Korea (K-Beauty) kini tak hanya hits di kota-kota besar. MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL berkolaborasi dengan brand kosmetik ternama OMG (Oh My Glam) sukses menggelar Beauty Class: Korean Makeup Look yang berlangsung meriah di hotel berbintang empat tersebut.

Acara yang digelar pada Mei 2026 ini dihadiri oleh para pecinta kecantikan dari berbagai kalangan, khususnya perempuan yang ingin menguasai teknik riasan wajah natural ala Korea—glowing, fresh, dan tetap elegan. Tak hanya sekadar teori, peserta mendapat pengalaman hands-on langsung mempraktikkan riasan di bawah bimbingan profesional.

Belajar Makeup, Dapat Produk, Plus Snack Spesial

Peserta mendapatkan fasilitas yang lengkap:

  • Produk kosmetik gratis dari OMG
  • Sesi kelas makeup intensif
  • Snack & drink spesial dari MYZE Hotel

Suasana semakin meriah karena para peserta tampil kompak dengan busana bertema Black & Red. Sebagai bentuk apresiasi, MYZE Hotel Sumenep juga memberikan special goodie bag bagi peserta dengan hasil riasan terbaik di akhir acara.

GM MYZE Hotel: “Kami Ingin Jadi Pusat Gaya Hidup di Madura”

General Manager MYZE Hotel Sumenep, Anndy Bramasto S.E., M.Par. , mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme masyarakat Sumenep.

“Kami sangat bangga melihat antusiasme yang luar biasa. Kolaborasi dengan OMG ini bukan sekadar tentang belajar berdandan, melainkan upaya kami memberikan wadah kreatif, khususnya kaum perempuan, untuk tampil lebih percaya diri,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa ke depan MYZE Hotel berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan gaya hidup (lifestyle) yang inovatif dan inspiratif.

“Sehingga hotel kami tidak hanya menjadi tempat menginap, tetapi juga menjadi pusat gaya hidup dan kreativitas di Madura,” tegas Anndy.

MYZE Hotel Sumenep: Lebih dari Sekadar Tempat Istirahat

Acara Beauty Class ini menjadi bukti bahwa MYZE Hotel Sumenep terus berinovasi melampaui fungsi akomodasi. Dengan fasilitas premium seperti 118 kamar modern, restoran Sae Rassa, kolam renang, Jokotole Gym, hingga Potre Koneng Spa, hotel ini kini juga menjelma menjadi destinasi gaya hidup bagi warga Sumenep dan sekitarnya.

WHO Prihatin Tentang Penyebaran Virus Ebola yang Meluas, Risiko bagi Tiongkok Dinilai Tinggi

Gelombang baru wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo, Afrika, dengan skala dan kecepatan penyebarannya, telah membuat organisasi kesehatan internasional berada dalam kewaspadaan tinggi. Perkembangan wabah ini, ditambah tingginya mobilitas antara Tiongkok dan Afrika Tengah, menimbulkan perhatian mengenai seberapa besar risiko yang dihadapi Tiongkok.

EtIndonesia. Wabah Ebola di Kongo saat ini dikatakan “menyebar dengan cepat”, dan pada tingkat nasional telah dikategorikan sebagai risiko “sangat tinggi”. Pada 22 Mei, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menaikkan tingkat penilaian risiko di Kongo dari “tinggi” menjadi “sangat tinggi”, sementara risiko penyebaran di tingkat regional tetap berada pada kategori “tinggi”.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, secara terbuka mengatakan bahwa jumlah kasus yang terkonfirmasi saat ini hanyalah “puncak gunung es”, dan “skala wabah sebenarnya jauh lebih besar.”

Pengamat media senior Tang Hao mengatakan:  “Meskipun WHO saat ini menilai risiko penyebaran Ebola secara internasional masih relatif rendah, wabah ini sebenarnya sudah mulai meledak dua bulan lalu. Penyebaran tersembunyi seperti ini bukan hanya sulit diperkirakan dan dilacak, tetapi juga sudah meluas ke negara tetangga seperti Uganda.” 

“Yang paling mengkhawatirkan adalah masa inkubasi Ebola bisa mencapai 21 hari, sehingga kemungkinan sudah banyak pembawa virus yang meninggalkan Kongo dan menyebar ke berbagai negara di dunia,” lanjutnya. 

Lembaga kesehatan internasional khawatir bahwa mobilitas para penambang, pedagang lintas negara, dan penerbangan transit dapat menyebabkan penyebaran lintas negara.

Saat ini Tiongkok telah menjadi salah satu tujuan utama mahasiswa Afrika untuk belajar. Banyak universitas di Tiongkok menarik mahasiswa muda dari Kongo untuk melanjutkan pendidikan. 

Seiring besarnya investasi pertambangan Partai Komunis Tiongkok di Afrika, selain banyak warga Kongo datang ke Tiongkok untuk berdagang, semakin banyak pula perusahaan dan pekerja Tiongkok yang pergi ke Kongo untuk bekerja. Karena tingginya arus mobilitas tersebut, publik memperhatikan seberapa besar risiko yang dihadapi Tiongkok.

Tang Hao menilai dua minggu ke depan akan menjadi masa penting untuk menentukan apakah wabah ini akan berkembang menjadi pandemi global.

 “Pemerintah Tiongkok tidak mengumumkan jumlah warga Tiongkok yang tinggal di Kongo, tetapi perkiraan masyarakat menyebut sekitar 15 ribu hingga 50 ribu orang tinggal di sana dalam jangka panjang, dan banyak di antaranya bekerja di industri pertambangan. Namun kondisi sanitasi di industri tambang biasanya buruk, dan pola hidupnya cenderung berkelompok seperti militer, sehingga memudahkan penyebaran virus dalam skala besar,” ujarnya. 

Mantan peneliti virus dari lembaga riset Angkatan Darat AS, Lin Xiaoxu, mengatakan:
“Kongo, Uganda, dan negara-negara tersebut memiliki hubungan jangka panjang dengan Tiongkok dalam bidang pertambangan, proyek teknik, perdagangan, pembangunan, dan mahasiswa asing. Jika ada warga Tiongkok yang kembali ke Tiongkok selama masa inkubasi, maka ada kemungkinan kasus impor masuk ke Tiongkok, dan kemungkinan ini mungkin jauh lebih tinggi dibanding banyak negara lain.”

Sampai saat ini, wabah Ebola telah menyebar ke tiga negara, menular lintas komunitas dan lintas area karantina, bahkan mulai muncul kasus tenaga medis yang mengenakan perlengkapan pelindung ikut terinfeksi.

“Pertama, orang yang kembali dari Afrika mungkin menunjukkan gejala awal seperti demam biasa, diare, atau kelelahan, sehingga bisa salah didiagnosis sebagai flu biasa atau sakit perut,” kata Lin Xiaoxu.

“Kedua, tenaga medis yang tidak segera mengetahui riwayat perjalanan pasien bisa terpapar virus dalam proses pengobatan biasa.” 

“Ketiga, perawatan keluarga, pendampingan pasien, dan penanganan jenazah merupakan situasi berisiko tinggi penularan Ebola. Karena itulah WHO memberikan perhatian internasional yang tinggi terhadap wabah ini.” 

WHO menyatakan bahwa jenis virus yang mewabah kali ini memiliki tingkat kematian hingga 50 persen. Yang lebih menyulitkan, vaksin Ebola yang ada saat ini dinilai memiliki efektivitas terbatas terhadap jenis virus langka ini, sehingga meningkatkan kesulitan pengendalian wabah dan pengobatan klinis.

Lin Xiaoxu memperkirakan bahwa dengan perkembangan yang begitu cepat, wabah kali ini kemungkinan akan melampaui skala wabah tahun 2014–2015 dan dapat menimbulkan krisis kesehatan masyarakat regional yang serius.

 “Alasan utamanya adalah karena Ebola terutama menular melalui kontak dengan darah pasien atau jenazah, muntahan, cairan diare, cairan tubuh, dan benda-benda yang terkontaminasi. Virus ini tidak seperti COVID-19 yang menyebar cepat melalui penularan udara tanpa gejala selama masa inkubasi,” ujarnya. 

Tang Hao juga mengatakan bahwa penutupan informasi terkait pandemi COVID-19 pada tahun 2020 oleh pemerintah PKT telah memberi pelajaran besar bagi dunia, dan dunia tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama. Informasi palsu dan penutupan fakta sering kali lebih merusak daripada virus itu sendiri.

“Mobilitas masyarakat antara Tiongkok dan Kongo sangat tinggi, sementara di Tiongkok sendiri belum pernah terjadi wabah besar Ebola sebelumnya. Jadi tidak tertutup kemungkinan sudah ada pembawa virus yang membawa Ebola masuk ke Tiongkok, dan itu merupakan risiko potensial yang sangat tinggi,” ujarnya. 

“Untuk perlindungan pribadi, jangan sepenuhnya bergantung pada informasi resmi pemerintah Tiongkok, karena unsur manipulasi informasinya terlalu besar dan cenderung hanya menyampaikan kabar baik,” lanjutnya. 

Pemerintah Hong Kong pada 17 Mei mengumumkan pengaktifan “Rencana Kesiapsiagaan dan Respons Ebola” pada tingkat siaga. Sementara itu, mulai 18 Mei, Amerika Serikat memberlakukan larangan perjalanan selama 30 hari bagi pemegang paspor non-AS yang dalam 21 hari terakhir pernah mengunjungi Republik Demokratik Kongo, Sudan Selatan, dan Uganda.

Sumber : NTDTV.com

Interaksi dengan Para Pemain Pacific Caesar Basketball Surabaya Meriahkan Bazar Rakyat 2026 Dafam Pacific Caesar

SURABAYA – Keramaian menyelimuti pekan keempat Mei 2026. Dafam Pacific Caesar Surabaya menggandeng Aliansi Wartawan Surabaya (AWS) menggelar Gebyar Bazar Rakyat pada 23-24 Mei 2026. Kolaborasi lintas industri ini menghadirkan beragam kegiatan mulai dari edukasi kuliner, senam massal, interaksi atlet, hingga hiburan malam.

“Kolaborasi dengan AWS adalah langkah strategis kami untuk semakin dekat dengan masyarakat. Kami ingin Dafam Pacific Caesar tidak hanya dikenal sebagai tempat menginap yang nyaman, tetapi juga pusat kegiatan komunitas yang dinamis dan sehat di Surabaya,” ujar Muhamad Muamar Khadafi, General Manager Dafam Pacific Caesar Surabaya.

Acara dibuka dengan baking demo bersama Chef Daniel dari Parrot Chocolate Cooking. Peserta, terutama pelaku UMKM dan pecinta kuliner, mendapat peluang mendalami teknik membuat kue premium. Tak ketinggalan, sosialisasi NIB (Nomor Induk Berusaha) dan Digital Literacy for Journalist disampaikan oleh narasumber Fatchurohman.

Bagi pencinta olahraga, sesi meet & greet bersama para pemain basket Pacific Caesar Surabaya menjadi daya tarik tersendiri. Penggemar bisa berinteraksi dan berfoto langsung dengan atlet kebanggaan kota Surabaya.

“Melalui meet & greet ini, kami ingin membagikan energi positif dan semangat olahraga kepada warga Surabaya, khususnya generasi muda. Dukungan dari Dafam Pacific Caesar Surabaya dan AWS menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berprestasi,” ujar Darren Celosse, salah satu pemain Pacific Caesar Basketball Surabaya.

Aspek kebugaran juga mendapat porsi utama. Rangkaian senam energik bersama Silversquad Zumba dan pelaksanaan Senam Dahlan Iskan – yang diikuti langsung oleh Dahlan Iskan beserta anggotanya – memenuhi hari kedua acara. Senam khas ini berfokus pada menjaga kebugaran tubuh secara menyeluruh.

Sebagai penutup, para tamu diajak melepas penat dalam Night Karaoke, menciptakan suasana santai dan penuh keakraban.

“Kami sangat mengapresiasi keterbukaan Dafam Pacific Caesar Surabaya. Melalui rangkaian acara yang variatif, mulai dari olahraga hingga hiburan, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif, menyebarkan semangat hidup sehat, sekaligus memperkuat silaturahmi antara insan pers, manajemen hotel, dan masyarakat luas,” ujar Kiki Kurniawan, Ketua AWS.

Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya Rayakan HUT Pertama: Luncurkan Weekend Breakfast dengan Mie Lamian & Rawon Signature “PRAWON”

Surabaya, 22 Mei 2026 – Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti RHYTHM Lounge and Bar Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya, Kamis malam (21/5). Dalam rangka memperingati satu tahun perjalanan hotel, manajemen menggelar acara “Makan Malam Syukuran Bersama Media” sekaligus memperkenalkan dua program kuliner unggulan: Weekend Breakfast dan menu signature PRAWON (Praxis Rawon).

Acara ini menjadi bentuk apresiasi hotel kepada rekan-rekan media yang selama setahun terakhir telah mendukung dan menjadi mitra dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat.

Weekend Breakfast: Sarapan Spesial dengan Live Station Mie Lamian

Mulai Mei hingga Agustus 2026, Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya menghadirkan program Weekend Breakfast setiap Sabtu dan Minggu pukul 06.00 – 10.30 WIB di Palazzo Restaurant. Dengan harga promo Rp108.000 net/orang (dari harga normal Rp128.000 net/orang), para tamu dapat menikmati pengalaman sarapan yang lebih lengkap.

Salah satu daya tarik utama adalah Live Station Mie Lamian – mie tarik khas Tionghoa yang dibuat langsung oleh tim kuliner hotel, disajikan hangat untuk memanjakan lidah para pencinta kuliner.

PRAWON: Rawon Modern dengan Sentuhan Premium

Tak hanya itu, malam syukuran juga menjadi momen perkenalan signature menu hotel: PRAWON (Praxis Rawon). Executive Chef Dicky Zulkarnain tampil langsung mempresentasikan rawon khas Jawa Timur yang dikemas dengan sentuhan modern dan pilihan lauk premium, mulai dari Iga, Paruh, hingga Daging. Menu ini diharapkan menjadi identitas kuliner unggulan Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya ke depannya.

“Together Do Better”, Komitmen Terus Berinovasi

General Manager Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya, Ari Perdana, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh rekan media.

“Melalui acara ini kami ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan, kolaborasi, dan kepercayaan yang telah diberikan. Kami berharap hubungan baik ini terus terjalin dan berkembang, sehingga bersama-sama kami dapat memberikan informasi dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Ari.

Dengan semangat #TogetherDoBetter, Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan, pengalaman menginap yang nyaman, serta ragam pilihan kuliner terbaik bagi masyarakat Surabaya dan para tamu yang berkunjung.

Tangki Bahan Kimia Beracun di California Terancam Bocor atau Meledak, 50 Ribu Warga Diperintahkan Mengungsi

Selama libur panjang, Orange County di California Selatan, Amerika Serikat, tengah menghadapi krisis bahan kimia yang menegangkan. Pihak berwenang telah memerintahkan sekitar 50 ribu warga di wilayah dekat Garden Grove untuk segera mengungsi dari rumah mereka. Berikut laporannya.

EtIndonesia. Sejak Kamis pekan lalu (21 Mei), sebuah tangki penyimpanan di pabrik dirgantara di Kota Garden Grove, California, terus mengalami kebocoran uap akibat fasilitas yang sudah tua dan mengalami panas berlebih.

 “Saat ini hanya ada dua kemungkinan yang tersisa. Pertama, tangki penyimpanan mengalami kerusakan sehingga sekitar 6.000 hingga 7.000 galon bahan kimia sangat beracun bocor ke area parkir di sekitar lokasi. Kedua, tangki mengalami ledakan akibat reaksi panas tak terkendali, yang kemudian dapat memengaruhi tangki lain di sekitarnya yang berisi bahan bakar atau bahan kimia,” ujar wakil Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Orange County, Craig Covey. 

Jika terjadi kebocoran atau ledakan, bukan hanya akan menimbulkan pencemaran serius, tetapi juga dapat membahayakan saluran pernapasan, kulit, dan mata warga sekitar.

Pada pagi 24 Mei, petugas pemadam kebakaran terus menyemprotkan air ke tangki untuk menurunkan suhu. Dinas Pemadam Kebakaran Orange County menyatakan bahwa meskipun langkah pendinginan telagki telah naik hingga 90 derajat Fahrenheit, lebih tinggi dibandingkan 77 derajat Fahrenheit pada pagi hari sebelumnya, dan terus meningkat sekitar satu derajat setiap jam.h dilakukan, situasi masih sangat kritis.

Suhu di dalam tanah

Craig Covey mengatakan:  “Langkah terakhir yang akan kami lakukan adalah mempersiapkan kemungkinan kebocoran tangki agar cairan tidak menyebar ke mana-mana. Kami akan mencoba membangun tanggul untuk mengarahkan cairan ke area yang dapat dijadikan tempat penampungan sementara.”

Saat ini, wilayah evakuasi telah diperluas mencakup Cypress, Stanton, Anaheim, Buena Park, dan Westminster, dengan total sekitar 50 ribu penduduk terdampak.

Seorang warga California yang dievakuasi, Rivera, mengatakan:
“Saya sangat berterima kasih semua orang membantu, tetapi saya juga sangat takut karena saya tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Saya juga tidak tahu apakah zat yang mungkin sudah ada di udara akan berdampak pada kami.”

Pemerintah daerah pada 24 Mei menyatakan bahwa hasil pemantauan kualitas udara oleh lembaga lingkungan menunjukkan kadar polutan di sekitar area evakuasi masih berada dalam batas normal dan belum ditemukan tanda-tanda pencemaran.

Laporan gabungan reporter NTDTV, Yu Liang.

AS dan Iran Mungkin Segera Menandatangani Perjanjian Damai, Masalah Nuklir dan Selat Hormuz Diklaim Akan Terselesaikan

Situasi antara Amerika Serikat dan Iran mempengaruhi ekonomi global. Berbagai tanda menunjukkan bahwa perundingan damai antara kedua pihak berjalan sangat lancar. Meskipun Presiden Trump mengatakan tidak terburu-buru mencapai kesepakatan, sejumlah pejabat internal AS mengungkapkan bahwa Iran telah setuju untuk menghentikan pengayaan uranium, dan Selat Hormuz diperkirakan akan segera dibuka kembali. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga secara terbuka mengatakan bahwa kabar baik akan segera datang.

EtIndonesia. Perjanjian gencatan senjata AS-Iran kini memasuki tahap penting. Pada 24 Mei, Presiden Iran Masoud Pezeshkian berjanji bahwa Iran tidak akan lagi mengembangkan senjata nuklir, yang merupakan tuntutan utama Presiden Trump terhadap Iran.

 “Sekarang kami juga siap menjamin kepada dunia bahwa kami tidak mencari senjata nuklir dan tidak menginginkan ketidakstabilan kawasan,” ujar Presiden Iran Masoud Pezeshkian. 

Trump menulis di media sosial bahwa perundingan berlangsung secara tertib dan konstruktif. Ia mengatakan telah memberi tahu perwakilan AS agar tidak terburu-buru mencapai kesepakatan karena waktu berada di pihak Amerika. Sebelum kesepakatan dicapai, diverifikasi, dan ditandatangani secara resmi, pembatasan terhadap jalur laut Iran masih akan diberlakukan.

Selain kemajuan dalam isu nuklir, Menteri Luar Negeri Marco Rubio juga memberi sinyal bahwa akan ada kabar baik terkait Selat Hormuz.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan:  “Dalam 48 jam terakhir, kami bersama mitra-mitra di kawasan Teluk telah membuat kemajuan dalam kerangka solusi. Jika kerangka ini akhirnya berhasil ditandatangani, bukan hanya akan memastikan Selat Hormuz sepenuhnya terbuka — maksud saya benar-benar terbuka tanpa biaya transit — tetapi juga menyelesaikan masalah utama ambisi nuklir Iran.”

Sebuah video time-lapse yang direkam pada hari Minggu menunjukkan kapal-kapal mulai kembali melintasi Selat Hormuz.

Menurut laporan, dalam 24 jam terakhir setidaknya 33 kapal telah mendapat izin dari otoritas Iran untuk melewati selat tersebut. Namun angka ini masih jauh di bawah tingkat lalu lintas sebelum konflik.

Seorang penasihat militer Iran bersikeras bahwa pengendalian Selat Hormuz adalah “hak sah” Iran.

Rubio menanggapi:  “Itu adalah jalur perairan internasional. Apa yang mereka (Iran) lakukan sekarang sebenarnya adalah mengancam dan merusak kapal dagang yang menggunakan jalur internasional tersebut. Dalam kerangka hukum internasional apa pun yang berlaku bagi kami, tindakan itu ilegal.”

Trump sebelumnya mengatakan bahwa AS dan Iran pada dasarnya telah mencapai sebuah nota kesepahaman untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga mengonfirmasi hal itu pada tanggal 24 Mei. Ia turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Trump karena dinilai dengan teguh memenuhi komitmennya terhadap Israel.

Mengenai isi kesepakatan, pejabat AS mengungkapkan bahwa kedua pihak akan menandatangani nota kesepahaman selama 60 hari. Selama periode itu, selain melanjutkan gencatan senjata, Selat Hormuz akan tetap terbuka tanpa pungutan biaya. Iran juga akan membersihkan seluruh ranjau laut yang telah dipasang guna menjamin keamanan pelayaran.

Sebagai imbalannya, Amerika Serikat akan mencabut blokade terhadap pelabuhan Iran dan memberikan pengecualian sebagian sanksi sehingga Iran dapat kembali menjual minyaknya.

Pejabat lain mengatakan bahwa Iran berharap dana mereka segera dicairkan dan sanksi dicabut secara permanen. Namun pihak AS menegaskan bahwa permintaan tersebut hanya akan dipertimbangkan setelah Iran benar-benar menunjukkan langkah konkret.

Artinya, dalam 60 hari setelah nota kesepahaman berlaku, apabila Iran memenuhi komitmennya, kedua pihak akan melanjutkan negosiasi mengenai pencairan dana dan pencabutan sanksi.

Namun demikian, belum dapat dipastikan apakah kesepakatan final benar-benar akan ditandatangani. Garda Revolusi Iran pada hari Minggu mengeluarkan pernyataan bahwa AS harus segera mencairkan sebagian dana Iran, jika tidak maka kesepakatan bisa dibatalkan.

Pada saat yang sama, Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel, Eyal Zamir, menyatakan dengan tegas bahwa militer Israel telah siap untuk melanjutkan operasi militer terhadap Iran.

Laporan reporter NTDTV, Li Jiayin, dari Amerika Serikat.

AS Mulai Mundur! Kesepakatan Nuklir Iran Terancam Gagal Total Setelah Muncul Fakta Mengejutkan

EtIndonesia. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat tajam pada Minggu, 24 Mei 2026, setelah muncul laporan bahwa proses negosiasi nuklir kedua negara kini berada di ambang kegagalan total. Perundingan yang sebelumnya disebut-sebut hampir mencapai kesepakatan dasar kini justru memasuki fase paling kritis, dipicu oleh perselisihan baru terkait dana Iran yang dibekukan serta munculnya dugaan operasi rahasia pengadaan teknologi militer Iran melalui jaringan internasional.

Menurut laporan media Iran, Tasnim News Agency mengungkapkan bahwa pemerintah Amerika Serikat kini menambahkan syarat baru dalam pembahasan kesepakatan nuklir. Washington dilaporkan meminta agar pencairan dana Iran yang dibekukan senilai sekitar 100 miliar dolar AS dikaitkan dengan berbagai tuntutan tambahan, termasuk pembatasan tertentu terhadap aktivitas regional dan teknologi militer Iran.

Namun pihak Teheran langsung menolak keras persyaratan tersebut.

Penolakan itu membuat situasi diplomatik berubah drastis hanya dalam hitungan jam. Gedung Putih yang sebelumnya sempat menyatakan bahwa “kerangka dasar kesepakatan hampir selesai” kini mulai menarik kembali optimisme tersebut. Sejumlah pejabat tinggi Amerika Serikat bahkan mengakui bahwa peluang kegagalan total perundingan kini kembali terbuka lebar.

Situasi ini langsung memicu kekhawatiran dunia internasional karena jika negosiasi benar-benar runtuh, maka konflik militer baru di Timur Tengah bisa kembali meledak kapan saja.


Marco Rubio: Kesepakatan Nuklir Tak Mungkin Rampung dalam 72 Jam

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio sempat menyampaikan bahwa pembicaraan antara Washington dan Teheran sebenarnya telah memperoleh dukungan dari sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.

Namun Rubio juga menegaskan bahwa kompleksitas perundingan membuat kesepakatan nuklir mustahil diselesaikan hanya dalam waktu singkat.

Dalam pernyataannya beberapa hari sebelumnya, Rubio mengatakan bahwa: “Perjanjian nuklir tidak mungkin dapat diselesaikan hanya dalam 72 jam.”

Pernyataan itu kini dianggap sebagai sinyal bahwa pemerintah AS sebenarnya telah memperkirakan proses negosiasi akan jauh lebih rumit dibanding perkiraan awal.

Beberapa analis politik internasional menilai bahwa Amerika Serikat saat ini sedang mencoba menggunakan pencairan aset Iran sebagai alat tekanan tambahan agar Teheran bersedia memberikan konsesi lebih besar, terutama terkait program misil balistik dan aktivitas militer regionalnya.

Namun di sisi lain, Iran justru melihat tuntutan baru tersebut sebagai bentuk pelanggaran terhadap prinsip dasar negosiasi.


Trump Unggah Animasi Rudal Hancurkan Kapal Iran

Ketegangan semakin meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada pagi hari 25 Mei 2026 mengunggah sebuah postingan di media sosial yang memperlihatkan animasi rudal menghancurkan kapal Iran.

Unggahan tersebut langsung menjadi perhatian dunia internasional.

Walaupun tidak disertai pernyataan resmi mengenai operasi militer baru, banyak pengamat menilai postingan itu sebagai pesan politik yang sangat kuat kepada Teheran.

Sejumlah analis keamanan menilai animasi tersebut kemungkinan merupakan sinyal bahwa Washington telah kembali menyiapkan opsi militer apabila jalur diplomatik benar-benar gagal.

Di media sosial internasional, postingan Trump juga memicu berbagai spekulasi bahwa Gedung Putih tengah meningkatkan tekanan psikologis terhadap Iran menjelang fase akhir negosiasi.

Sebagian pengamat bahkan menyebut unggahan itu sebagai bentuk “diplomasi ancaman visual” yang sengaja digunakan untuk memperlihatkan kesiapan militer Amerika Serikat.


Presiden Iran: Kami Siap Menjamin Tidak Membuat Senjata Nuklir

Di tengah meningkatnya tekanan internasional, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mencoba meredakan situasi melalui sebuah wawancara yang dipublikasikan media Iran pada hari yang sama.

Dalam wawancara tersebut, Pezeshkian menegaskan bahwa Iran bersedia memberikan jaminan kepada dunia internasional bahwa negaranya tidak sedang berusaha mengembangkan senjata nuklir.

Ia menyatakan: “Kami siap memberikan jaminan kepada dunia bahwa Iran tidak berusaha memiliki senjata nuklir.”

Pernyataan itu dianggap sebagai upaya Teheran untuk mempertahankan jalur diplomatik sekaligus mengurangi tekanan dari Amerika Serikat dan negara-negara Barat.

Namun di saat yang sama, muncul laporan investigasi baru yang justru memperumit posisi Iran di mata dunia internasional.


Financial Times Bongkar Dugaan Operasi Rahasia Teknologi Militer Iran

Menurut laporan investigasi terbaru dari Financial Times, Iran diduga diam-diam memperoleh perangkat komunikasi satelit canggih dari Tiongkok untuk mendukung pengembangan drone dan sistem rudalnya.

Laporan tersebut didasarkan pada dokumen perdagangan internasional serta data pengiriman logistik yang bocor.

Investigasi mengungkap bahwa Korps Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps diduga menggunakan jaringan perusahaan perantara di Uni Emirat Arab guna menghindari sanksi internasional.

Dokumen menunjukkan bahwa pada akhir tahun 2025, sebuah perusahaan bernama Taiqing yang berbasis di Ras Al Khaimah, Uni Emirat Arab, membantu memperoleh antena satelit kelas militer dari perusahaan teknologi Tiongkok bernama StarWing.

Peralatan tersebut dilaporkan dikirim dari Shanghai menuju Pelabuhan Jebel Ali di Dubai sebelum akhirnya dibawa ke Iran melalui jalur laut menuju Bandar Abbas.

Menurut investigasi tersebut, perangkat komunikasi satelit itu kemudian digunakan untuk mendukung operasi drone dan rudal Iran, termasuk dalam serangan balasan terhadap kepentingan Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah.


Uni Emirat Arab Jadi Jalur Distribusi Sekaligus Target Serangan

Salah satu fakta paling ironis dalam laporan tersebut adalah bahwa Uni Emirat Arab justru disebut menjadi jalur utama distribusi teknologi sensitif menuju Iran.

Padahal dalam beberapa bulan terakhir, wilayah Uni Emirat Arab juga disebut menjadi salah satu sasaran serangan balasan Iran dalam konflik regional.

Hal ini menunjukkan bagaimana jaringan perdagangan global dan kepentingan geopolitik kini saling bertabrakan di Timur Tengah.

Meskipun Iran selama bertahun-tahun menghadapi sanksi ekonomi dan teknologi dari Barat, laporan tersebut memperlihatkan bahwa Teheran masih mampu memperoleh teknologi strategis melalui jaringan pihak ketiga.

Para analis keamanan internasional menilai kemampuan Iran menghindari pembatasan inilah yang membuat Teheran tetap percaya diri menghadapi tekanan Amerika Serikat.


Kerja Sama Militer Tiongkok-Iran Jadi Sorotan Dunia

Kasus ini juga memunculkan kembali kekhawatiran Barat mengenai meningkatnya hubungan strategis antara Iran dan Tiongkok.

Banyak analis menilai bahwa yang terjadi bukan lagi sekadar transaksi dagang biasa, melainkan bagian dari pola kerja sama teknologi dan militer yang semakin erat di tengah tekanan sanksi internasional.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa penyebaran teknologi militer modern kini berlangsung jauh lebih cepat, lebih kompleks, dan jauh lebih tersembunyi dibanding beberapa tahun lalu.

Negara-negara Teluk pun kini berada dalam posisi yang sangat sulit.

Di satu sisi, mereka memiliki ketergantungan ekonomi besar terhadap Tiongkok sebagai mitra perdagangan utama. Namun di sisi lain, mereka juga menghadapi ancaman keamanan dari teknologi dan sistem persenjataan yang diduga berasal dari jaringan industri militer Tiongkok.

Akibatnya, kawasan Timur Tengah kini bukan hanya menjadi arena konflik militer tradisional, tetapi juga medan persaingan teknologi, intelijen, dan pengaruh geopolitik global.

Dengan negosiasi nuklir yang kembali berada di ujung tanduk, dunia internasional kini menunggu satu pertanyaan besar:

Apakah Washington dan Teheran masih mampu menyelamatkan jalur diplomasi, atau Timur Tengah akan kembali memasuki babak konflik bersenjata yang jauh lebih besar?  (***)