Iran Diserang Mendadak! Sistem Pertahanan Rahasia Buatan Tiongkok Hancur dalam Sekejap

EtIndonesia— Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat tajam setelah United States Central Command atau CENTCOM mengonfirmasi bahwa militer AS telah melancarkan serangan defensif berskala besar terhadap sejumlah target strategis di wilayah selatan Iran pada Senin, 25 Mei 2026.

Serangan tersebut disebut menjadi operasi militer Amerika pertama terhadap target di wilayah Iran sejak kedua negara sebelumnya mengumumkan gencatan senjata sementara. Situasi ini langsung memicu kekhawatiran dunia internasional karena terjadi di sekitar Strait of Hormuz atau Selat Hormuz, jalur pelayaran energi paling penting di dunia.

Menurut keterangan pejabat militer AS, target utama operasi tersebut mencakup lokasi peluncuran rudal milik Islamic Revolutionary Guard Corps, kapal penebar ranjau laut, hingga sistem pertahanan udara terbaru Iran yang diduga baru diterima secara rahasia dari Tiongkok.

AS Klaim Iran Diam-Diam Menebar Ranjau di Selat Hormuz

Sumber intelijen Amerika menyebut operasi militer itu dipicu oleh aktivitas rahasia Garda Revolusi Iran yang terdeteksi oleh satelit dan drone pengintai milik CENTCOM.

Menurut laporan tersebut, pasukan Iran diduga tengah memasang ranjau laut secara diam-diam di jalur strategis Selat Hormuz. Aktivitas itu dinilai sangat berbahaya karena dapat mengancam lalu lintas kapal tanker minyak internasional yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.

Ketegangan semakin meningkat ketika sebuah sistem rudal darat-ke-udara di wilayah selatan Iran dilaporkan tiba-tiba mengaktifkan radar pengunci tembakan dan mengarahkan sistemnya ke pesawat tempur Amerika yang sedang melakukan patroli rutin di kawasan itu.

Insiden tersebut disebut langsung memicu respons keras dari Presiden AS Donald Trump. Menurut sumber internal Gedung Putih, Trump segera memerintahkan CENTCOM untuk melaksanakan serangan cepat terhadap target-target militer Iran.

Ledakan Besar Guncang Bandar Abbas dan Pulau Qeshm

Pada Selasa pagi, 26 Mei 2026, media lokal Iran dan sejumlah sumber intelijen melaporkan sedikitnya tiga ledakan besar mengguncang wilayah Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis yang berada di pintu masuk Selat Hormuz.

Ledakan juga terdengar di beberapa kawasan pesisir sekitarnya. Serangan presisi militer AS dilaporkan menghantam posisi-posisi Garda Revolusi Iran yang berada di sekitar wilayah tersebut.

Salah satu sasaran paling menjadi sorotan adalah serangan terhadap Qeshm Island. Menurut bocoran kelompok oposisi Iran, militer Amerika berhasil menghancurkan satu unit sistem pertahanan udara HQ-9 atau Hongqi-9 yang baru saja diterima Iran secara diam-diam dari Tiongkok.

Sistem Pertahanan HQ-9 Disebut Hancur Sebelum Sempat Digunakan

Sistem HQ-9 selama ini dipromosikan oleh Tiongkok sebagai salah satu sistem pertahanan udara canggih yang mampu menghadapi pesawat siluman dan rudal jelajah modern.

Namun dalam operasi terbaru ini, sistem tersebut dilaporkan hancur sebelum sempat digunakan secara efektif. Beberapa sumber menyebut bom presisi AS langsung menghantam area tempat sistem itu ditempatkan bersama barak militer Garda Revolusi.

Insiden ini menjadi pukulan simbolis bagi Iran sekaligus memunculkan pertanyaan besar mengenai efektivitas sistem pertahanan udara yang selama ini dipuji Beijing.

Drone AS Serang Pangkalan Parchin Dekat Teheran

Di saat serangan masih berlangsung di Iran selatan, drone tempur Amerika juga dilaporkan meluncurkan operasi presisi terhadap Parchin Military Complex di dekat Teheran pada hari Selasa.

Pangkalan Parchin selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu fasilitas paling sensitif Iran karena diduga terkait penelitian bahan peledak berkekuatan tinggi dan teknologi pemicu senjata nuklir.

Sumber intelijen menyebut serangan tersebut kemungkinan menewaskan sejumlah peneliti senior yang memiliki hubungan dengan Garda Revolusi Iran. Hingga kini pihak Teheran belum memberikan angka resmi korban jiwa.

Banyak analis menilai langkah ini merupakan bentuk tekanan tambahan dari pemerintahan Trump terhadap Iran di tengah negosiasi diplomatik yang masih berlangsung.

Angkatan Laut AS Mulai Operasi Pengawalan di Selat Hormuz

Belum lama setelah serangan udara terjadi, Angkatan Laut Amerika Serikat mengumumkan dimulainya operasi kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

Kapal-kapal perusak AS langsung memasuki jalur utama pelayaran dan mulai mengawal kapal dagang internasional yang selama beberapa bulan terakhir terjebak akibat meningkatnya ancaman keamanan di kawasan tersebut.

Seorang pejabat militer AS mengungkapkan bahwa sebuah kapal tanker super milik Yunani yang membawa sekitar dua juta barel minyak mentah telah terjebak di Teluk Persia sejak awal Maret 2026.

Selama hampir tiga bulan kapal tersebut tidak dapat bergerak karena tingginya risiko keamanan dan ancaman serangan di sekitar Selat Hormuz. Kerugian akibat keterlambatan pengiriman minyak disebut mencapai angka yang sangat besar.

Pada Selasa pagi, kapal perang Amerika akhirnya mendekati tanker tersebut dan menawarkan pengawalan keluar dari kawasan berbahaya. Tanker itu kemudian berhasil melewati Selat Hormuz di bawah perlindungan militer AS sebelum melanjutkan pelayaran menuju India.

Menurut pejabat Angkatan Laut AS, operasi serupa akan terus dilakukan dalam beberapa hari mendatang untuk membantu lebih dari sepuluh kapal dagang internasional lainnya, termasuk kapal tanker raksasa dan kapal kontainer besar.

Konflik Politik Internal Iran Makin Terbuka

Di tengah tekanan militer dari luar negeri, Iran juga menghadapi ketegangan internal yang semakin terlihat.

Pada 25 Mei 2026, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengumumkan perintah kepada kementerian telekomunikasi untuk memulihkan akses internet nasional yang sebelumnya diputus besar-besaran sejak Januari 2026.

Langkah itu disebut sebagai upaya menyelamatkan ekonomi Iran yang semakin terpukul akibat blokade dan krisis berkepanjangan.

Media pemerintah Iran langsung menggambarkan kebijakan tersebut sebagai langkah positif untuk membantu rakyat.

Namun hanya beberapa saat kemudian, kantor berita Fars yang dikenal dekat dengan Garda Revolusi secara terbuka membantah kewenangan Presiden Iran dalam persoalan tersebut.

Mereka menyatakan bahwa keputusan pemutusan internet sebelumnya dibuat oleh Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, sehingga pencabutannya juga harus melalui persetujuan lembaga tersebut.

Peristiwa ini memperlihatkan semakin jelasnya pertarungan kekuasaan antara pemerintahan sipil dan struktur militer di Iran.

Data pemantauan internasional menunjukkan akses internet internasional di Iran saat ini masih dibatasi hanya sekitar 1% hingga 4%. Sebagian besar warga Iran disebut hanya dapat mengakses dunia luar menggunakan VPN.

Pemutusan internet nasional selama hampir 90 hari itu disebut sebagai salah satu yang paling lama dan paling merusak dalam sejarah modern Iran.

Bentrokan Bersenjata Pecah di Pusat Teheran

Situasi semakin memburuk setelah muncul laporan bentrokan bersenjata di dekat Revolution Square di pusat Teheran.

Menurut sejumlah sumber intelijen, Garda Revolusi Iran bentrok dengan milisi Irak dari Popular Mobilization Forces yang selama ini ditempatkan di Teheran.

Kedua pihak dilaporkan saling menembak menggunakan senapan otomatis dan senapan mesin ringan di jalanan kota.

Sedikitnya lima anggota milisi Irak dilaporkan tewas di lokasi kejadian, sementara jumlah korban luka masih belum diumumkan secara resmi.

Insiden ini memperlihatkan bahwa tekanan di dalam tubuh aliansi pro-Iran sendiri mulai muncul di tengah situasi keamanan yang semakin tidak stabil.

Trump Mendadak Panggil Seluruh Kabinet ke Gedung Putih

Di tengah meningkatnya eskalasi konflik, Presiden Donald Trump pada Selasa, 26 Mei 2026, secara mendadak memerintahkan seluruh anggota kabinet AS untuk bersiap menghadiri rapat penting.

Awalnya pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung di Camp David pada Rabu, 27 Mei 2026.

Media Amerika menyebut seluruh pejabat tinggi diwajibkan hadir, termasuk Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard yang dikabarkan akan segera meninggalkan jabatannya.

Langkah tersebut memicu spekulasi luas bahwa negosiasi AS-Iran mungkin telah memasuki tahap penentuan akhir, baik menuju kesepakatan besar maupun kemungkinan eskalasi militer yang lebih luas.

Namun beberapa jam kemudian, Trump membatalkan rencana perjalanan ke Camp David dan memutuskan rapat kabinet tetap dilaksanakan di Gedung Putih dengan alasan potensi cuaca buruk.

Meski demikian, keputusan mendadak itu tetap dianggap sebagai sinyal bahwa Washington kini sedang menghadapi salah satu momen paling sensitif dalam hubungan AS-Iran sepanjang tahun 2026. (***)

5 Kondisi Khas Kehidupan Modern yang Diam-Diam Membunuh Anda

Bukan hal baru bahwa alkohol, narkoba, dan konsumsi gula berlebihan berbahaya bagi kesehatan. Namun, bahkan jika Anda tidak memiliki kebiasaan buruk tersebut, Anda mungkin tetap tanpa sadar memangkas usia hidup hanya karena mengikuti pola hidup modern.

Duduk Terlalu Lama

Seratus tahun lalu, orang-orang menggunakan otot mereka secara teratur. Mereka bekerja secara fisik, bepergian tanpa mobil, dan menghabiskan waktu luang dengan aktivitas sosial yang aktif. Saat ini, orang mungkin pergi ke gym untuk berolahraga, lalu duduk sepanjang hari. Inilah yang disebut gaya hidup sedentari atau minim gerak.

Jika Anda duduk terlalu lama saat bekerja, selama perjalanan, atau saat menonton TV, maka—meskipun Anda berolahraga satu jam setiap pagi—kemungkinan otot Anda tetap tidak mendapatkan aktivitas berkelanjutan yang dibutuhkan untuk membantu mengeluarkan glukosa dari aliran darah secara efisien.

Hal ini dapat memengaruhi cara tubuh mengolah gula, ini menjelaskan mengapa perilaku sedentari dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.

Jika dulu kakek-nenek kita secara alami aktif sepanjang hari, kini aktivitas semacam itu memiliki istilah khusus: Non-Exercise Activity Thermogenesis (NEAT), yaitu kalori yang dibakar melalui aktivitas harian biasa, bukan olahraga formal. Selain membakar kalori, aktivitas ini juga menjaga otot tetap aktif.

Mesin pencuci piring, mesin cuci, penyedot debu robotik, dan robot pemotong rumput memang menghemat waktu, tetapi juga menghilangkan kesempatan kita untuk bergerak secara alami. Belanja daring, layanan pesan antar makanan, dan hiburan elektronik di rumah membuat kita semakin nyaman untuk diam di tempat. Pekerjaan berbasis teknologi juga membuat kita terus terpaku di depan komputer.

Lalu apa yang harus dilakukan?

Utamakan kesehatan Anda dan sengaja tambahkan lebih banyak gerakan ke rutinitas harian. Mungkin tidak realistis untuk sepenuhnya kembali ke gaya hidup tradisional, tetapi Anda bisa mencoba beberapa hal berikut:

  • Pasang pengingat untuk berdiri, berjalan, atau melakukan peregangan secara rutin.
  • Pilih hobi aktif seperti berkebun, mengamati burung, atau bersepeda.
  • Pertahankan postur tubuh yang baik saat duduk. Ini membantu melibatkan otot inti, punggung, dan bahu sehingga meningkatkan kekuatan tubuh.
  • Gunakan meja kerja berdiri (standing desk) agar lebih sering bergerak.
  • Pilih moda transportasi yang paling aktif sejauh memungkinkan.

Pola Makan Ultra-Processed Food 

Kecuali Anda makan langsung dari kebun atau peternakan, sebagian besar makanan yang dikonsumsi memang telah diproses sampai tingkat tertentu, dan itu normal. Namun, dalam beberapa tahun terakhir semakin jelas bahwa tidak semua makanan olahan itu sama.

Fenomena makanan ultra-proses dimulai sejak 1886 dengan diperkenalkannya Coca-Cola. Oreo muncul pada 1912, Velveeta pada 1918, dan SPAM pada 1937. Makanan-makanan ini diproduksi bukan untuk menyehatkan—bahkan bukan untuk benar-benar mengenyangkan—melainkan untuk menarik kelemahan manusia: cepat, praktis, lezat, dan murah.

Tren makanan ultra-proses berkembang tak terkendali hingga kini sekitar 70 persen makanan di pasaran termasuk kategori ultra-proses.

Definisinya bisa berbeda-beda, tetapi secara umum makanan ultra-proses sudah sangat jauh dari bentuk alaminya sehingga nyaris tidak layak disebut “makanan.” Pada 2025, Menteri Kesehatan AS Robert F. Kennedy Jr. bahkan menyebutnya sebagai “racun.”

Kategori ini bukan hanya “junk food”. Ini juga mencakup jus dan teh dengan tambahan gula, daging olahan, kue kemasan, makanan beku, makanan microwave, dan banyak protein bar.

Makanan ultra-proses kaya bahan tidak sehat tetapi miskin nutrisi. Konsumsinya dikaitkan dengan obesitas, gangguan metabolisme, penyakit kardiovaskular, dan peningkatan risiko kematian dari berbagai sebab. Masalahnya semakin parah karena makanan ini memang dirancang agar mudah dikonsumsi berlebihan.

Sayangi tubuh Anda dengan mulai beralih ke makanan yang lebih alami dan utuh. Mulailah perlahan dengan mengganti satu jenis makanan pada satu waktu hingga akhirnya menjadi kebiasaan.

Asupan Serat yang Rendah

Jika Anda terbiasa mengonsumsi makanan ultra-proses, kemungkinan besar Anda kekurangan serat. Faktanya, kurang dari lima persen warga Amerika memenuhi rekomendasi minimum asupan serat harian, yaitu 25 gram untuk wanita dan 30 gram untuk pria. Banyak yang bahkan tidak mencapai setengahnya.

Serat tidak hanya penting untuk melancarkan pencernaan, tetapi juga membantu menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan beberapa jenis kanker.

Sebagai gambaran, sebagian besar makanan “tinggi serat” mengandung sekitar 4–6 gram serat per porsi.

Jika Anda sarapan satu apel, segenggam almond, dan oatmeal, itu sudah sekitar 12 gram serat. Satu tortilla gandum utuh dengan setengah cangkir kacang matang dan setengah alpukat memberi tambahan sekitar 15 gram serat. Jadi, hanya dari dua makanan sederhana saja Anda sudah bisa memperoleh lebih dari 25 gram serat.

Masalahnya, kita cenderung fokus pada protein—biasanya protein hewani yang tidak mengandung serat—dan memadukannya dengan karbohidrat olahan seperti roti, pasta, dan nasi putih yang juga miskin serat.

Perbanyak buah, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan gandum utuh dalam pola makan Anda, dan mungkin Anda bisa menambah usia hidup.

Kurang Tidur

Rata-rata orang dewasa membutuhkan setidaknya tujuh jam tidur setiap malam. Namun, di tengah jadwal yang padat, banyak orang menganggap tidur sekadar waktu istirahat biasa. Padahal, tidur adalah aktivitas metabolik yang sangat penting—saat itulah tubuh melakukan perbaikan dan pemeliharaan.

Kurang tidur tidak hanya membatasi fungsi penting tersebut, tetapi penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur juga secara signifikan menurunkan sensitivitas insulin sehingga mengganggu pengendalian gula darah melalui berbagai jalur.

Kurang tidur juga memengaruhi hormon nafsu makan: menurunkan leptin (yang memberi sinyal kenyang) dan meningkatkan ghrelin (yang memicu rasa lapar). Akibatnya, Anda lebih menginginkan makanan tinggi kalori, sementara tubuh memprosesnya dengan kurang efisien.

Anda mungkin sudah menyadari bahwa kurang tidur mengganggu fungsi kognitif. Namun tahukah Anda bahwa hal itu juga meningkatkan peradangan, menaikkan hormon stres kortisol, dan melemahkan sistem imun?

Dr. Alex Wibberly, melalui pengalamannya di bidang kedokteran darurat, mencatat bahwa individu dengan kekurangan tidur kronis menunjukkan percepatan penyakit metabolik dan kardiovaskular.

Menurut Centers for Disease Control (CDC), sekitar sepertiga orang dewasa Amerika melaporkan tidak mendapatkan istirahat atau tidur yang cukup setiap hari, dan sekitar 50 hingga 70 juta warga Amerika mengalami gangguan tidur kronis.

Jika jadwal tidur Anda belum ideal, lakukan perubahan sebisa mungkin. Jika itu sulit, setidaknya tingkatkan kualitas tidur yang Anda miliki. Jaga kamar tetap gelap, sejuk, dan bebas gangguan. Gunakan bantal dan tempat tidur yang nyaman. Hindari layar elektronik setidaknya satu jam sebelum tidur.

Meditasi juga layak dipertimbangkan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa meditasi tidak hanya meningkatkan kualitas tidur, tetapi juga dapat mengurangi kebutuhan tidur—sebuah keuntungan ganda.

Stres Kronis

Dibandingkan leluhur kita yang mengalami peristiwa sangat menegangkan tetapi diselingi masa tenang, manusia modern terus-menerus dihantam stres ringan berkepanjangan.

Perubahan teknologi, gaya hidup serba cepat, tekanan finansial, dan media sosial semuanya berkontribusi terhadap stres kronis yang berdampak serius pada kesehatan.

Stres memicu pelepasan kortisol, hormon yang sebenarnya berguna dalam jangka pendek karena membantu kita berpikir cepat dan bertindak. Namun ketika kadar kortisol terus tinggi, tubuh merespons dengan peningkatan tekanan darah, kenaikan gula darah, penurunan fungsi imun, dan peradangan sistemik.

Peradangan sistemik bukan hanya membuat tubuh terasa tidak nyaman, tetapi juga menjadi faktor utama hampir semua penyakit kronis besar.

Fakta pahitnya, stres adalah bagian umum dari kehidupan modern. Laporan Global Emotions Gallup 2023 menemukan bahwa 49 persen warga Amerika mengalami stres berat setiap hari. Menurut CDC, 70 persen orang dewasa Amerika mengalami stres yang memengaruhi kesehatan mental mereka.

Hampir mustahil menghindari stres dalam kehidupan modern, sehingga Anda perlu belajar mengelolanya.

Komunikasi terbuka adalah salah satu pelepas stres yang efektif. Berbicara dengan orang terpercaya memicu pelepasan oksitosin dan mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, yang membantu tubuh rileks.

Olahraga teratur membantu mengurangi stres dengan melepaskan endorfin dan meningkatkan kualitas istirahat.

Menjalani hobi atau aktivitas yang memberi kebahagiaan dan kepuasan juga membantu menjauhkan diri sejenak dari sumber stres dan meningkatkan kesehatan emosional.

Sekali lagi, meditasi adalah alat klasik untuk mengelola stres. Penelitian menunjukkan bahwa praktik meditasi rutin dapat mengurangi ukuran amigdala, pusat utama respons stres di otak.

Sumber : Visiontimes.com

Pertempuran Sengit di Timur Kongo Demokratik di Tengah Penyebaran Wabah Ebola

EtIndonesia.com. Di tengah meluasnya wabah Ebola, wilayah timur Republik Demokratik Kongo kembali dilanda konflik bersenjata. Pertempuran sengit terjadi antara pasukan pemerintah dan kelompok pemberontak M23.

Menurut laporan Agence France-Presse, sumber keamanan dan pejabat lokal menyatakan bahwa pertempuran terbaru terutama terjadi di wilayah Masisi, Provinsi North Kivu. Daerah ini berada di sebelah selatan Provinsi Ituri, yang merupakan pusat utama wabah Ebola.

Wakil Gubernur North Kivu, Didier Lomoyo, pada 25 Mei mengatakan bahwa bandara strategis di Kisangani diserang dengan mortir. Bandara tersebut dalam beberapa bulan terakhir berulang kali menjadi sasaran serangan kelompok M23. Pesawat militer pemerintah Republik Demokratik Kongo dari ibu kota Kinshasa beroperasi dari bandara itu.

Sumber kepolisian setempat juga mengungkapkan bahwa dua drone berhasil dicegat dan tidak menimbulkan kerusakan.

Sumber lokal menyebutkan bahwa Provinsi North Kivu dan South Kivu baru-baru ini beberapa kali mengalami serangan udara. Namun, AFP belum dapat memverifikasi secara independen jumlah korban akibat serangan tersebut.

Wilayah timur Republik Demokratik Kongo kaya akan sumber daya alam, tetapi selama lebih dari 30 tahun terus dilanda konflik bersenjata antara berbagai kelompok militan. Sejak 2021, pemberontak M23 yang didukung oleh Rwanda telah merebut wilayah yang luas, dan pada awal 2025 pertempuran kembali meningkat tajam.

Sementara itu, wilayah timur Kongo Demokratik juga merupakan pusat wabah Ebola saat ini. Wabah tersebut telah menyebabkan 204 kematian dan terdapat 867 kasus dugaan infeksi. WHO telah mengeluarkan peringatan kesehatan internasional terkait situasi terkait. 

Sumber : NTDTV.com

Pemimpin Tertinggi Iran Khawatir Dibunuh, Bersembunyi di Bunker Bawah Tanah dan Berkomunikasi Lewat Surat

EtIndonesia. Pejabat intelijen Amerika Serikat mengungkapkan bahwa demi menghindari kemungkinan dibunuh, pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, bersembunyi di bunker bawah tanah dan hidup dalam kondisi “terisolasi dari dunia luar”, hanya berkomunikasi dengan pihak luar melalui surat.

Menurut laporan CBS, dalam operasi gabungan Amerika Serikat dan Israel bernama “Epic Fury” pada akhir Februari lalu, Mojtaba mengalami luka-luka. Saat ini ia mengambil langkah-langkah ekstrem untuk menghindari nasib seperti ayahnya, Ali Khamenei, yakni tewas dalam serangan udara militer AS.

Dua pejabat Amerika yang mengetahui situasi tersebut mengatakan bahwa intelijen AS menunjukkan Mojtaba kini berada di lokasi rahasia yang tidak diungkapkan, hampir sepenuhnya terisolasi. Bahkan pejabat tertinggi pemerintah Iran pun tidak mengetahui keberadaannya dan tidak dapat menghubunginya secara langsung.

Sejak Iran mengumumkan pada bulan Maret bahwa Mojtaba menjadi penerus kepemimpinan, ia tidak pernah tampil di depan publik maupun menyampaikan pidato apa pun. Ia hanya berkomunikasi dengan dunia luar melalui jaringan kurir yang rumit, yang dibangun untuk menyembunyikan jejak keberadaannya.

Pejabat intelijen AS juga mengatakan bahwa saat ini sebagian besar pemimpin Iran bersembunyi di bunker dengan pengamanan ketat selama berminggu-minggu tanpa melihat cahaya matahari. Mereka juga menghindari saling berkomunikasi kecuali benar-benar diperlukan.

“Melihat mereka berusaha mencari cara untuk saling berkomunikasi rasanya seperti menonton sitkom. Mereka semua sudah kelelahan,” ujar salah seorang pejabat intelijen AS.

Pejabat lainnya mengatakan bahwa informasi intelijen yang diperoleh Amerika Serikat dan Israel dari dalam pemerintahan Iran membuat operasi untuk “memenggal” sebagian besar pimpinan tinggi Iran menjadi mungkin dilakukan.

Kedua pejabat tersebut juga menyebut bahwa para pejabat Iran yang sedang bernegosiasi dengan AS mengalami kesulitan komunikasi internal. Ketika Amerika mengirim rincian proposal, respons dari pihak Iran bisa sangat lambat karena sulit menghubungi pemimpin tertinggi mereka.

Laporan itu menyebutkan bahwa juru bicara Gedung Putih menolak berkomentar mengenai intelijen terkait lokasi pemimpin tertinggi Iran maupun metode komunikasi Iran.

Presiden AS Donald Trump pada 25 Mei menyatakan bahwa sebagai bagian dari potensi perjanjian nuklir dengan Iran, persediaan uranium yang telah diperkaya milik Iran hanya memiliki dua kemungkinan akhir.

“Uranium yang diperkaya itu akan segera diserahkan kepada Amerika Serikat untuk dibawa pulang dan dimusnahkan; atau—yang lebih ideal—dimusnahkan di lokasi saat ini atau di tempat lain yang disepakati bersama dengan kerja sama Republik Islam Iran, serta disaksikan oleh Komisi Energi Atom (atau lembaga setara),” tulis Trump di platform Truth Social.

Masalah pengayaan nuklir selama ini menjadi hambatan utama dalam perundingan potensi kesepakatan antara AS dan Iran. Pihak Amerika terus menuntut komitmen Iran agar tidak lagi berupaya mengembangkan senjata nuklir. Seorang pejabat AS pada 24 Mei mengungkapkan bahwa Iran pada prinsipnya telah menyetujui tuntutan tersebut.

Sumber : NTDTV.com

Mantan Ahli CIA: UFO Jatuh, AS Temukan 4 Jenis Jenazah Alien

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump terus mendorong peningkatan transparansi terkait penemuan “Fenomena Udara Tak Dikenal” (UAP). Tepat ketika Pentagon pada Jumat lalu (22 Mei) merilis gelombang kedua dokumen rahasia UFO yang telah dideklasifikasi, seorang pakar mengungkapkan lebih lanjut bahwa pemerintah AS sebenarnya telah menemukan empat jenis sisa jasad makhluk luar angkasa yang berbeda.

EtIndonesia. Pada Kamis lalu (21 Mei), peneliti yang didanai Central Intelligence Agency (CIA) sekaligus mantan penasihat proyek Advanced Aerospace Weapon System Applications Program (AAWSAP), Hal Puthoff, hadir dalam diskusi UFO di podcast The Diary of a CEO milik Steven Bartlett dan membagikan pernyataan mengejutkan tersebut.

Puthoff yang kini berusia 89 tahun adalah seorang fisikawan lulusan Stanford University. Dalam podcast itu, ia mengatakan bahwa Amerika Serikat telah menemukan setidaknya empat jenis spesies alien berbeda dari UFO yang jatuh.

“Dengan tingkat teknologi mereka, jika mereka tidak ingin terlihat, maka kita tidak akan bisa melihat mereka,” kata Puthoff. 

“Jadi saya kira ada bukti bahwa karena suatu alasan mereka memang ingin terlihat. Orang-orang yang ikut dalam operasi penemuan itu mengatakan setidaknya ada empat jenis.”

Pernyataan Puthoff sejalan dengan kesaksian mantan pejabat intelijen Angkatan Udara AS, David Grusch. Pada tahun 2023, Grusch pernah bersaksi di Kongres bahwa Amerika Serikat memiliki “biologis non-manusia” yang ditemukan dari puluhan pesawat luar angkasa yang jatuh.

Empat Jenis Alien

Menurut laporan New York Post, meskipun Puthoff tidak menjelaskan detail jenis alien tersebut dalam podcast, mantan rekannya di AAWSAP, Eric Davis, sebelumnya pernah mengklasifikasikan empat jenis alien itu dalam konferensi UAP Disclosure Fund tahun 2025, yaitu:

  • The Greys (Alien Abu-Abu)
  • Nordics (Alien Nordik)
  • Insectoids (Alien Serangga)
  • Reptilians (Alien Reptil)

Saat konferensi itu berlangsung, anggota DPR AS Nancy Mace, Anna Paulina Luna, dan Eric Burlison turut hadir.

Davis dan para pakar UFO lainnya menyebut bahwa semua jenis alien tersebut memiliki tubuh mirip manusia, dengan dua tangan dan dua kaki:

  • Nordics: Bertubuh mirip manusia dengan tinggi sekitar 6 kaki dan berpenampilan seperti orang Eropa Utara.
  • Reptilians: Memiliki sisik, ekor panjang, anggota tubuh menyerupai manusia, dan dapat berjalan tegak.
  • The Greys: Bertubuh kecil, tidak berambut, bermata besar, seperti yang digambarkan dalam film Close Encounters of the Third Kind.
  • Insectoids: Juga disebut “mantids”, yakni alien yang penampilannya menyerupai belalang sembah.

“Banyak Spesies Mengunjungi Manusia”

Namun demikian, tuduhan-tuduhan ini sejauh ini masih terutama berdasarkan kesaksian para saksi dan belum memiliki bukti fisik yang dapat dipublikasikan secara terbuka.

Sutradara film dokumenter The Age of Disclosure, Dan Farah, yang juga hadir di podcast tersebut, mengatakan banyak orang yang sebenarnya bisa bersaksi masih menolak tampil ke publik karena khawatir terhadap keselamatan mereka.

Dalam acara Jesse Watters Primetime di Fox News, Farah mengatakan: “Beberapa orang yang saya wawancarai dalam film ini—termasuk pejabat intelijen senior—telah secara terbuka mengatakan bahwa selama bertahun-tahun terjadi puluhan insiden jatuhnya pesawat yang berasal dari non-manusia.”

“Beberapa bagian dalam pemerintahan kami telah menemukan pesawat-pesawat jatuh tersebut, memperoleh teknologi yang bukan berasal dari manusia, dan dalam beberapa kasus juga menemukan jasad non-manusia di dalamnya,” ujar Farah.

Menanggapi rumor-rumor mengejutkan ini, penulis buku Catastrophic Disclosure, Kent Heckenlively, mengatakan kepada Fox News:

“Menurut para peneliti UFO yang pernah berbicara dengan saya, keempat jenis itu memiliki banyak variasi. Saya juga pernah mendengar tentang UFO atau alien tipe amfibi. Jadi ya, memang ada orang yang mengklaim bahwa banyak spesies berbeda sedang mengunjungi kita.”

Judul asli: Mantan Ahli CIA: UFO Jatuh, AS Menguasai 4 Jenis Jenazah Alien

Diadaptasi dari Epoch Times edisi bahasa Inggris 

Kasus Keracunan Air Ledeng di Henan, Tiongkok Masih Berlanjut, Warga Protes

Belakangan ini, Kabupaten Weishi di Kota Kaifeng, Provinsi Henan, terus dilanda kasus keracunan air minum. Banyak warga mengalami muntah, diare, dan gatal-gatal pada kulit, bahkan klinik-klinik kecil pun dipenuhi pasien. Pada 22 hingga 23 Mei, rumah sakit dan klinik masih penuh sesak. Sejumlah warga juga melakukan protes di depan kantor pemerintah Kabupaten Weishi, namun tidak mendapat tanggapan.

EtIndonesia.com. Seorang reporter media Tiongkok pada 23 Mei menelepon layanan hotline wali kota Kaifeng. Petugas menyatakan bahwa Kabupaten Weishi saat ini belum sepenuhnya memulihkan pasokan air yang aman. Di beberapa wilayah yang pasokan airnya sudah kembali, air keran yang keluar berwarna biru muda karena adanya sisa disinfektan. Warga tidak dianjurkan menggunakannya, dan waktu aman untuk konsumsi masih harus menunggu pemberitahuan resmi dari pemerintah.

Seorang warga Kompleks Hongyu International City di Kabupaten Weishi, Yang Lan (nama samaran), mengatakan kepada NTD bahwa pihak berwenang menyatakan air keran telah diuji, dan warga diminta membiarkan air mengalir selama 30 menit sebelum digunakan untuk mencuci muka atau mandi, tetapi tetap tidak boleh diminum.

 “Kemarin ada orang yang setelah sikat gigi dan cuci muka malah mengalami diare. Ada juga yang mandi lalu diare, bahkan ada yang kulitnya bermasalah. Airnya selalu terasa berbau amis menyengat. Mereka juga tidak memberi tahu berapa kandungan bakterinya atau bagaimana hasil uji kualitas airnya. Semuanya tidak transparan sama sekali,” ujar Warga Hongyu International City, Yang Lan (nama samaran). 

Yang Lan mengatakan lebih dari 600 keluarga mengalami masalah air minum. Ia sendiri telah menerima 24 botol air, tetapi persediaan air mineral sangat terbatas dan di beberapa tempat bahkan tidak bisa dibeli. Pemerintah disebut memberikan 20 ton “air subsidi”.

“Masalahnya, yang mereka subsidi itu air keran, dan tidak ada yang berani meminumnya. Tidak ada arti nyata sama sekali. Sebenarnya masalah ini sudah muncul sejak April, tetapi pemerintah terus menutup-nutupinya dan melarang orang membicarakannya. Setelah tidak bisa ditutupi lagi dan meledak dalam skala besar, barulah situasi seperti ini terjadi,” ujarnya. 

Karena pemerintah dianggap tidak bertindak, sejumlah warga turun melakukan protes. Namun pihak pengelola properti dan pemerintah saling melempar tanggung jawab tanpa memberikan penjelasan kepada masyarakat. Warga mengatakan pasokan air dimonopoli oleh pihak tertentu sehingga semua keputusan ada di tangan mereka. Kesulitan warga untuk mendapatkan pengobatan juga tidak diselesaikan.

Yang Lan mengatakan:  “Baik klinik kecil maupun rumah sakit besar, setiap hari penuh antrian. Bahkan di klinik kecil saja, antrean bisa sampai tengah malam, dengan lebih dari 200 nomor antrian.”

Seorang warga Tiongkok bermarga Qi (nama samaran) mengatakan bahwa air sumur dalam sebenarnya tidak bermasalah, tetapi justru air keran yang sudah diproses dan disaring malah menimbulkan masalah, dan ini bukan pertama kalinya terjadi. Sebelumnya kasus serupa juga pernah muncul di Hangzhou, namun pemerintah dinilai tidak memiliki sikap untuk memperbaiki kesalahan.

 “Memberi sedikit air kompensasi seperti ini hanya sekadar formalitas. Masalah ini sendiri sudah sangat absurd, sama saja dengan penghinaan terbesar terhadap rakyat Tiongkok. Partai Komunis sama sekali tidak peduli pada rakyat. Hal seperti ini bagi mereka hanya masalah kecil. Di Tiongkok, kejadian seperti ini sudah dianggap biasa, semua orang sampai mati rasa. Lalu apa yang bisa dilakukan? Inilah kondisi Tiongkok saat ini,” katanya

Laporan oleh reporter NTD Zhang Zhongyuan, Li Shanshan, serta reporter khusus Gu Xiaohua dan Peng Xinyu.

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,9 Guncang Chile Utara, Getarannya Terasa hingga Negara Bagian São Paulo di Brasil

EtIndonesia. Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan bahwa pada 25 Mei  pukul 17.52 waktu setempat , gempa kuat berkekuatan Magnitudo 6,9 mengguncang wilayah utara Chile. Pusat gempa berada sekitar 20 kilometer timur laut Kota Calama di wilayah Antofagasta Region. Hingga kini belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan besar. Namun karena guncangannya cukup kuat, Pusat Seismologi Universitas São Paulo mencatat bahwa beberapa wilayah di Negara Bagian São Paulo, Brasil, juga merasakan getarannya, yang membuat warga Brasil terkejut.

Menurut laporan Agence France-Presse, USGS menyatakan bahwa gempa terjadi di kawasan Gurun Atacama Desert, sekitar 31 kilometer dari Kota Calama, dengan kedalaman sekitar 100 kilometer.

Badan Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Chile menyatakan bahwa saat ini tidak ada risiko tsunami dan belum ada laporan korban luka maupun kerusakan serius.

Media lokal melaporkan bahwa getaran gempa terasa di wilayah Arica, Tarapacá Region, Antofagasta, dan Atacama Region.

Rekaman yang ditayangkan stasiun televisi pemerintah TVN memperlihatkan barang-barang di rak supermarket berjatuhan ke lantai akibat guncangan.

Diketahui bahwa gempa kali ini terasa cukup kuat hingga dampaknya melintasi perbatasan negara. Pusat Seismologi Universitas São Paulo mencatat sebagian wilayah Negara Bagian São Paulo di Brasil juga merasakan getaran, sesuatu yang mengejutkan banyak warga setempat.

Chile merupakan salah satu negara dengan aktivitas gempa paling sering di dunia karena terdapat tiga lempeng tektonik yang bertemu di wilayahnya, yaitu Lempeng Nazca Plate, Lempeng Amerika Selatan, dan Lempeng Antartika.

Masyarakat Chile umumnya menganggap gempa berkekuatan di bawah 7,0 tidak terlalu mengkhawatirkan. Pada tahun 1960, Kota Valdivia di bagian selatan dihancurkan oleh gempa berkekuatan 9,5, yang dianggap sebagai gempa terkuat yang pernah tercatat dalam sejarah dan menewaskan sekitar 9.500 orang.

Pada tahun 2010, gempa berkekuatan 8,8 disertai tsunami mengguncang lepas pantai tengah Chile dan menyebabkan lebih dari 520 orang meninggal dunia. 

Sumber : NTDTV.com

Kecelakaan Tambang Shanxi, Tiongkok  Menyebabkan  Tingginya Korban Jiwa, Beijing Berkali-kali Merevisi Data

Kecelakaan ledakan gas besar terjadi di Tambang Batu Bara Liushenyu, Kabupaten Qinyuan, Kota Changzhi, Provinsi Shanxi, Tiongkok, pada 22 Mei malam. Menurut laporan terbaru pihak berwenang Partai Komunis Tiongkok, insiden tersebut menyebabkan 82 orang tewas, 2 orang hilang, dan 128 orang luka-luka. Namun yang menuai kritik dari luar adalah angka korban tewas yang berkali-kali direvisi setelah kejadian, sementara kondisi sebenarnya dari kecelakaan tambang itu tetap ditutup rapat, sehingga memunculkan dugaan bahwa otoritas kembali menutupi fakta sebenarnya.

EtIndonesia. Setelah kecelakaan tambang terjadi Provinsi Shanxi, Tiongkok, jumlah korban tewas meningkat tajam dalam waktu singkat. Dari laporan awal yang menyebut 8 orang meninggal dunia, kemudian pemerintah sempat mengumumkan 90 korban jiwa, sebelum akhirnya direvisi menjadi 82 orang. Banyak pihak menilai terdapat masalah sistemik di balik tragedi ini, dan jumlah korban sebenarnya diduga lebih tinggi.

 “Pemerintah tidak benar-benar menghitung korban, mereka menyembunyikan sebanyak mungkin. Dulu dalam kecelakaan besar di Tiongkok, angka korban selalu diumumkan 37 orang. Sekarang karena internet sudah berkembang, kalau mereka masih bilang 37 orang, tidak ada yang percaya lagi,” ujar Wakil Ketua Front Demokrasi Tiongkok di Jerman, Wang Shoufeng. 

Saat kejadian, sebenarnya ada 247 pekerja yang sedang bekerja di bawah tanah, namun lebih dari 100 orang tidak tercatat dalam sistem. Media yang berada di bawah Kementerian Manajemen Darurat PKT menyebutkan bahwa 103 pekerja tidak mengenakan kartu pelacak lokasi, ditambah peta tambang yang tidak sesuai kondisi nyata sehingga menyulitkan proses penyelamatan.

Sejumlah mantan pekerja tambang mengungkap bahwa perusahaan diduga telah lama melakukan penambangan ilegal. Untuk menghindari pengawasan, pekerja dilarang membawa kartu pelacak saat turun ke tambang. Seorang penambang bahkan mengatakan, “Kalau melakukan penambangan ilegal, mana mungkin membawa kartu pelacak? Membawanya justru akan membongkar aktivitas itu.”

Tambang yang terlibat dalam insiden ini sebenarnya sudah lama masuk daftar tambang dengan risiko gas tinggi, dan dalam beberapa tahun terakhir beberapa kali dikenai sanksi. Namun anehnya, tambang tersebut tetap memperoleh sertifikasi “standarisasi keselamatan produksi” dan “tambang hijau”. Banyak pihak menilai kolusi antara pejabat dan pengusaha serta lemahnya pengawasan pemerintah merupakan penyebab utama tragedi ini.


“Meskipun ini tambang milik swasta, dan sudah berkali-kali ditemukan memiliki bahaya keselamatan serius, masalah tersebut tetap tidak diperbaiki. Jika tidak ada pejabat PKT yang melindunginya, atau tidak ada kolusi pejabat dan pengusaha, masalah seperti ini tidak mungkin terjadi. Jelas ini adalah masalah korupsi dalam birokrasi PKT dan kolusi pejabat dengan pengusaha,” kata Ketua Aliansi Pengacara Hak Asasi Manusia Tiongkok di Luar Negeri, Wu Shaoping. 

Menurut laporan Reuters, setelah kecelakaan tambang Shanxi, pemerintah memperketat pemeriksaan keselamatan tambang batu bara. Pasar khawatir pasokan batu bara akan berkurang, sehingga harga kontrak berjangka batu bara kokas di Tiongkok melonjak hampir 8%.

Kecelakaan tambang batu bara di Tiongkok telah lama sering terjadi, dengan banyak insiden menewaskan lebih dari 100 orang. Yang paling parah adalah tragedi Tambang Laobaidong tahun 1960 yang menewaskan 684 orang. Sementara tragedi Tambang Liushenyu kali ini disebut sebagai kecelakaan tambang batu bara paling serius di Tiongkok sejak tahun 2009.

Sumber : NTDTV.com

AS Melancarkan Operasi Kontra-Infiltrasi, Influencer Sayap Kiri pro-PKT Menerima Panggilan Pengadilan

EtIndonesia. Pemerintah Amerika Serikat sedang memperluas penyelidikan terhadap organisasi dan jaringan pro-Partai Komunis Tiongkok (PKT) di AS. Baru-baru ini, Departemen Keuangan AS mengirim surat panggilan kepada komentator politik sayap kiri terkenal Hasan Piker serta salah satu pendiri organisasi kiri radikal CODEPINK, untuk menyelidiki perjalanan mereka ke Kuba pada  Maret lalu dan apakah perjalanan tersebut melanggar hukum Amerika Serikat. Kasus ini bahkan turut menyeret anggota Kongres AS Ilhan Omar.

Menurut laporan Fox News, pemerintah federal AS sedang memperluas penyelidikan terhadap kelompok-kelompok yang pro-komunisme.

Kantor Pengawasan Aset Asing (OFAC) di bawah Departemen Keuangan AS telah mengirim surat panggilan administratif kepada komentator politik sayap kiri terkenal Hasan Piker serta salah satu pendiri organisasi kiri radikal CODEPINK, Medea Benjamin, guna menyelidiki apakah perjalanan mereka ke Kuba pada Maret tahun ini melanggar sanksi dan aturan pengendalian aset AS terhadap Kuba.

Penyelidikan tersebut juga mencakup lebih dari 40 warga negara Amerika yang ikut dalam perjalanan itu, termasuk putri anggota DPR AS Ilhan Omar, yakni Isra Hirsi, serta koordinator CODEPINK di Washington, Danaka Katovich.

Fokus penyelidikan mencakup apakah para peserta selama berada di Havana, ibu kota Kuba, terlibat dalam transaksi dana ilegal, memberikan bantuan material kepada partai berkuasa Kuba, atau melakukan kontak dengan tokoh politik Kuba yang masuk daftar larangan pemerintah AS.

Selain itu, penyelidikan juga menyebut delegasi tersebut diduga menginap di hotel yang termasuk dalam “Daftar Pembatasan Kuba” milik Departemen Luar Negeri AS.

Pemerintahan Donald Trump saat ini sedang memperluas tindakan keras terhadap organisasi-organisasi pro-komunis, dan CODEPINK dianggap sebagai salah satu contoh paling menonjol.

Organisasi tersebut telah lama membantu rezim seperti PKT melakukan propaganda positif, serta menggelontorkan dana besar untuk berbagai gerakan kiri radikal di Amerika Serikat. Departemen Kehakiman AS dan lembaga penegak hukum telah berulang kali menyatakan bahwa aktivitas semacam ini tidak hanya berpotensi memicu kekerasan politik, tetapi juga mengancam keamanan nasional.

Di antaranya, miliarder Amerika Neville Singham, yang disebut sebagai penyandang dana utama CODEPINK, dituduh selama bertahun-tahun mendanai kelompok pro-PKT, pro-Kuba, dan anti-Amerika.

Pada tahun 2017, setelah menikah dengan salah satu pendiri CODEPINK, Jodie Evans, ia memberikan sekitar 1,33 juta dolar AS kepada organisasi tersebut dan melalui jaringan terkait menyalurkan sekitar 278 juta dolar AS kepada kelompok-kelompok kiri radikal. Saat ini, Departemen Kehakiman dan Departemen Keuangan AS sedang menyelidiki 145 organisasi nirlaba dan kelompok aktivis di Amerika Serikat.

Sumber : NTDTV.com

Daging Sapi Teriyaki Siap Saji dalam Hitungan 30 Menit 

Beef teriyaki ini penuh dengan cita rasa favorit. Bahan-bahan sederhana dipadukan untuk membuat makan yang lebih praktis 

Mengapa Resep Ini Istimewa

Walaupun sesekali kita suka memesan makanan siap saji favorit, biaya makan di luar bisa cepat membengkak; dan kalau jujur, makanan siap saji juga bukan pilihan paling sehat. Karena itu, inilah hidangan takeout sehat dan sederhana seperti Beef Teriyaki 30 Menit ini langsung di rumah.

  • Hidangan ini siap dalam waktu kurang dari 30 menit, cocok untuk hari kerja yang sibuk atau saat malas memasak.
  • Lebih sehat dan lebih segar dibanding makanan siap saji.
  • Memiliki semua rasa khas seperti kecap asin, jahe segar, dan bawang putih.
  • Sangat fleksibel. Resep tumis seperti ini mudah disesuaikan dengan bahan yang tersedia di rumah.
  • Cocok untuk meal prep sehat dan praktis. Beef Teriyaki 30 Menit tahan disimpan dengan baik dan enak dijadikan makan siang sepanjang minggu.

Apa Itu Teriyaki?

Teriyaki adalah hidangan Asia yang dibuat dengan memanggang atau membakar daging lalu melapisinya dengan saus yang biasanya berisi kecap asin, gula, mirin (arak beras), dan jahe. Dalam bahasa Jepang, kata “Teriyaki” cukup mudah dipahami. “Teri” berarti kilau, sedangkan “Yaki” berarti panggang, menggambarkan daging panggang dengan saus mengilap.

Teriyaki dapat dibuat menggunakan berbagai jenis daging. Teriyaki Jepang biasanya menggunakan ikan, sedangkan di luar negeri banyak menggunakan ayam dan sapi. Jika Anda mencari resep chicken teriyaki yang lezat, cobalah resep Grilled Chicken Teriyaki dengan saus yang sempurna. Untuk ikan, kami suka membuat Teriyaki Salmon yang lembut dan kaya rasa.

Bahan Utama

Teriyaki dikenal sebagai hidangan dengan perpaduan rasa asin dan manis yang sempurna. Setiap bahan bekerja bersama menciptakan saus yang kaya rasa dan menggugah selera.

Kecap Asin

Bahan pokok dalam masakan  ini memberikan rasa asin khas saus teriyaki. Jika ingin membuat resep bebas gluten, gantilah dengan Tamari.

Cuka Apel

Cuka apel menjadi pengganti praktis untuk cuka beras atau mirin. Keasamannya membantu menyeimbangkan rasa asin dari kecap dan manis dari gula.

Jahe

Kami suka menggunakan jahe segar parut untuk meningkatkan rasa dan memberi sedikit sensasi pedas. Selain itu, jahe segar juga baik untuk pencernaan.

Bawang Putih

Sama seperti jahe, kami menyarankan menggunakan bawang putih segar cincang agar rasanya lebih kuat dan lezat.

Cabai Bubuk Kasar (Red Pepper Flakes)

Hanya 1/8 sendok teh sudah cukup memberi sedikit rasa pedas tanpa terlalu kuat. Jika sensitif terhadap pedas, bahan ini bisa dihilangkan.

Biji Wijen

Biji wijen ditaburkan sebagai hiasan untuk memberikan rasa gurih kacang dan sedikit tekstur renyah.

Strip Steak

Kami menggunakan strip steak karena teksturnya empuk, kaya rasa, dan memiliki sedikit lemak marbling sehingga cocok untuk tumisan. Gunakan steak ukuran 10–12 ons dengan ketebalan sekitar 2,5 cm untuk hasil terbaik.

Pengganti dan Variasi

Seperti disebutkan sebelumnya, teriyaki sangat fleksibel. Berikut beberapa variasi yang menurut kami sangat lezat:

Daging

Kami menggunakan strip steak, tetapi Anda bisa mengganti sumber protein sesuai stok yang ada. Resep ini cocok menggunakan ayam, udang, potongan daging sapi lainnya, bahkan ikan.

Sayuran

Walaupun resep ini tidak menggunakan sayuran, Anda bisa menambahkannya untuk meningkatkan nilai gizinya. Gunakan sayuran apa saja yang tersedia, potong dengan ukuran seragam agar matang merata, lalu masak hingga empuk.

Karbohidrat Pendamping

Kami suka menyajikan Beef Teriyaki 30 Menit dengan nasi jasmine dari Instant Pot, tetapi hidangan ini juga cocok dipadukan dengan mi atau lettuce wrap. Bahkan bisa dijadikan topping salad sehat untuk makan siang.

Langkah-Langkah Utama

  • Kocok semua bahan saus teriyaki dalam mangkuk.
  • Balik steak dan masak lagi selama 3–5 menit hingga kecokelatan.
  • Iris tipis steak melawan arah serat lalu pindahkan ke piring saji.

Cara Menyiapkan Lebih Awal

Resep ini sangat sederhana sehingga tidak memerlukan banyak persiapan. Namun, ada beberapa cara praktis untuk mempersiapkannya lebih awal:

  • Jika menambahkan sayuran, potong sayuran malam sebelumnya atau beberapa hari sebelumnya.
  • Sayuran beku siap masak juga cocok digunakan.
  • Campurkan semua bahan saus teriyaki (kecuali tepung maizena) lebih awal dan tinggal tuang saat memasak.
  • Jika steak masih beku, cairkan di kulkas satu atau dua malam sebelumnya.

Tips: Jika baru mengeluarkan steak beku pada hari memasak, masukkan ke kantong Ziplock tertutup lalu rendam seluruhnya dalam air hangat selama beberapa jam.

Pelengkap untuk Beef Teriyaki 30 Menit

Sayuran

Untuk pelengkap sayur yang cepat dan mudah, kami suka brokoli air fryer renyah atau zucchini panggang sederhana. Untuk pendamping segar dan renyah, coba salad stroberi dengan asparagus.

Nasi dan Mi

Cobalah nasi jasmine Instant Pot atau nasi merah Instant Pot sebagai pendamping sederhana. Untuk nasi yang lebih kaya rasa, nasi ketan Asia dengan jamur shitake, jahe, dan kecap asin juga sangat cocok. Hidangan ini juga lezat disajikan bersama mi gandum atau mi beras favorit Anda.

Hidangan Penutup

Ingin pencuci mulut manis setelah makan malam? Cobalah mochi kacang merah, almond jello buatan sendiri, atau es krim teh hijau yang segar.

Beef Teriyaki 30 Menit

Waktu Persiapan: 5 menit
Waktu Memasak: 12 menit
Total Waktu: 17 menit
Porsi:

Bahan-Bahan

  • ½ cangkir kecap asin atau Tamari*
  • ½ cangkir gula
  • 2 sdm cuka apel
  • 3 siung bawang putih, cincang
  • 1 sdm jahe segar parut
  • 1 sdm tepung maizena
  • ⅛ sdt cabai bubuk kasar
  • 3 strip steak ukuran 10–12 ons, tebal 2,5 cm
  • 2 sdm minyak sayur
  • 2 batang daun bawang, iris tipis
  • biji wijen untuk taburan

Cara Membuat

  1. Dalam mangkuk, campurkan kecap asin, gula, cuka, bawang putih, jahe, maizena, dan cabai bubuk hingga rata.
  2. Keringkan steak dengan tisu dapur. Panaskan minyak dalam wajan anti lengket besar di atas api sedang-besar hingga panas berasap. Masukkan steak dan masak hingga kecokelatan, sekitar 3–5 menit per sisi. Pindahkan ke piring dan tutup longgar dengan aluminium foil selama minimal 5 menit.
  3. Bersihkan wajan lalu tuangkan campuran saus. Masak dengan api sedang hingga saus mengental, sekitar 2 menit.
  4. Iris tipis steak melawan arah serat lalu pindahkan ke piring saji. Siram dengan saus dan taburi daun bawang serta biji wijen.

Catatan

  • Gunakan Tamari sebagai pengganti kecap asin agar resep bebas gluten.
  • Serat daging adalah arah serabut otot pada steak. Irislah melawan arah serat agar Beef Teriyaki lebih empuk.
  • Sajikan Beef Teriyaki 30 Menit di atas nasi jasmine dan dengan brokoli air fryer untuk hidangan lengkap.
  • Jika ada variasi atau penggantian bahan, waktu memasak dapat berubah.

Jika Anda menyukai resep ini, silakan kembali dan beri penilaian ❤️

Informasi Nutrisi (per porsi)

  • Kalori: 466 kkal
  • Karbohidrat: 25 g
  • Protein: 47 g
  • Lemak: 15 g
  • Lemak jenuh: 5 g
  • Lemak tak jenuh ganda: 5 g
  • Lemak tak jenuh tunggal: 5 g
  • Lemak trans: 0,04 g
  • Kolesterol: 70 mg
  • Sodium: 734 mg
  • Kalium: 767 mg
  • Serat: 1 g
  • Gula: 16 g
  • Vitamin A: 79 IU
  • Vitamin C: 2 mg
  • Kalsium: 64 mg
  • Zat besi: 4 mg

Kategori: Makan malam, Hidangan utama
Masakan: Asia-Amerika, Jepang
Diet: Bebas gluten, rendah lemak, rendah laktosa
Metode Memasak: Tumis, wajan, kompor

Artikel ini awalnya diterbitkan di chewoutloud.com.

Video Putin Mendadak Dihapus Kremlin, Bersamaan Rusia Ancam Bombardir Kyiv Besar-Besaran

EtIndonesia. Pada 25 Mei 2026, situasi perang Rusia–Ukraina kembali memasuki fase yang sangat berbahaya setelah Rusia secara terbuka mengeluarkan peringatan keras kepada warga negara asing dan staf diplomatik internasional agar segera meninggalkan Kyiv. Pernyataan tersebut langsung memicu kekhawatiran global bahwa Moskow kemungkinan sedang mempersiapkan gelombang serangan udara besar-besaran baru terhadap ibu kota Ukraina.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa militer Rusia akan melakukan serangan sistematis terhadap fasilitas industri pertahanan, pusat pengambilan keputusan strategis, serta fasilitas komando militer Ukraina yang berada di Kyiv. Pernyataan itu dianggap tidak biasa karena jarang sekali Moskow secara terbuka memberi sinyal sedetail itu sebelum operasi militer besar dilakukan.

Peringatan tersebut juga disampaikan langsung kepada pihak Amerika Serikat. Pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, melakukan pembicaraan telepon dengan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio. Dalam percakapan itu, Rusia memberitahukan bahwa mereka telah mengambil keputusan untuk menyerang berbagai fasilitas yang terkait dengan militer Ukraina di Kyiv.

Moskow juga meminta Washington memperhatikan keselamatan warga negara Amerika dan staf diplomatik AS yang masih berada di ibu kota Ukraina tersebut.

Langkah Rusia ini langsung memicu spekulasi internasional mengenai kemungkinan eskalasi besar yang dapat mengguncang situasi geopolitik global. Pengamat politik internasional, Mario Nawfal, bahkan memperingatkan dampak yang lebih luas terhadap stabilitas dunia.

Ia menyatakan bahwa jika Kyiv benar-benar berubah menjadi “lautan api”, maka dampaknya dapat meluas hingga mempengaruhi proses negosiasi internasional lain, termasuk pembicaraan sensitif mengenai Iran dan Timur Tengah.

Rusia Klaim Balasan atas Serangan Ukraina di Luhansk

Pemerintah Rusia menyebut ancaman serangan besar tersebut merupakan balasan atas serangan drone Ukraina terhadap sebuah asrama mahasiswa di wilayah Luhansk yang saat ini dikuasai Rusia.

Namun pihak Ukraina membantah tuduhan tersebut. Militer Ukraina menegaskan bahwa target sebenarnya adalah markas pasukan elite pengendali drone Rusia yang beroperasi di wilayah tersebut.

Sementara itu, pemerintah Ukraina mengonfirmasi bahwa gelombang terbaru serangan rudal dan drone Rusia telah menyebabkan sedikitnya dua orang tewas dan 91 orang lainnya terluka di Kyiv dan wilayah sekitarnya.

Beberapa distrik di Kyiv dilaporkan mengalami kerusakan berat. Gedung apartemen, fasilitas sipil, dan jaringan infrastruktur kota ikut terdampak akibat ledakan serta kebakaran yang terjadi setelah serangan.

Banyak analis keamanan menilai bahwa perintah terbuka Rusia agar warga asing segera meninggalkan Kyiv merupakan sinyal serius bahwa operasi udara besar mungkin akan segera dimulai dalam waktu dekat.

Kaliningrad Ikut Siaga Drone untuk Pertama Kalinya

Di tengah meningkatnya intensitas perang, wilayah eksklave Rusia, Kaliningrad, juga mulai menunjukkan tanda-tanda tekanan baru.

Untuk pertama kalinya sejak perang berlangsung, otoritas Kaliningrad mengeluarkan peringatan bahaya serangan drone. Bandara Khrabrovo bahkan sempat menghentikan seluruh aktivitas penerbangan, termasuk lepas landas dan pendaratan.

Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa ancaman drone kini mulai menjangkau wilayah domestik Rusia yang sebelumnya relatif aman dari serangan langsung.

Ukraina Kembangkan Senjata “Lima”, Rudal Rusia Mulai Kehilangan Arah

Di sisi lain, Ukraina disebut berhasil menemukan metode pertahanan murah tetapi sangat efektif untuk menghadapi serangan drone dan rudal Rusia.

Sistem anti-drone bernama “Lima”, yang dikembangkan perusahaan teknologi pertahanan Ukraina, dikabarkan mampu menciptakan gangguan sinyal satelit berskala besar.

Teknologi tersebut bekerja dengan meniru sinyal navigasi satelit yang digunakan drone, rudal jelajah, rudal balistik, hingga bom luncur Rusia. Akibatnya, sistem senjata Rusia dapat diarahkan menuju koordinat palsu sehingga meleset dari target sebenarnya.

Para pengamat militer menilai teknologi peperangan elektronik seperti ini kini mulai menjadi salah satu elemen paling menentukan dalam perang modern.

Moskow Lumpuh oleh Gangguan GPS dan Internet

Investigasi media Inggris, The Guardian, mengungkap bahwa pemerintah Rusia dalam beberapa bulan terakhir terus memperluas gangguan terhadap sistem navigasi satelit dan komunikasi di Moskow.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah drone Ukraina menggunakan sistem GPS dalam melancarkan serangan ke wilayah Rusia.

Akibatnya, banyak warga Moskow mengeluhkan telepon genggam dan aplikasi peta digital mereka sering tidak berfungsi. Sebagian masyarakat bahkan mulai kembali menggunakan peta kertas untuk bepergian di dalam kota.

Operasi pengendalian jaringan ini disebut dipimpin oleh Departemen Kedua Dinas Keamanan Federal Rusia atau Federal Security Service, yang bertugas menangani ancaman sabotase dan keamanan internal.

Pemerintah Rusia juga semakin sering memutus jaringan internet seluler di pusat kota Moskow dengan alasan keamanan nasional.

Namun kebijakan tersebut mulai memicu ketidakpuasan publik. Di kota-kota besar seperti Saint Petersburg, warga mulai memprotes pembatasan internet karena mengganggu aktivitas sehari-hari dan bisnis.

Kalangan pengusaha Rusia bahkan mengeluhkan bahwa pemadaman jaringan telah menyebabkan kerugian hingga miliaran rubel.

Elite Kremlin Mulai Kehilangan Kepercayaan terhadap Putin

Bersamaan dengan meningkatnya tekanan eksternal, situasi internal di lingkaran elite Kremlin juga disebut semakin tidak stabil.

Laporan terbaru dari The Guardian menyebut sejumlah sumber dekat Kremlin, pebisnis Rusia, hingga kalangan intelijen Barat mengungkap adanya peningkatan ketidakpuasan terhadap Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Menurut sumber tersebut, Putin kini dianggap semakin tertutup dan semakin sulit menerima masukan dari lingkaran elite di sekitarnya.

Meski ekonomi Rusia terus melambat dan perang Ukraina belum menunjukkan kepastian akhir, Putin disebut tetap bersikeras melanjutkan operasi militer dalam skala besar.

Kondisi itu membuat sebagian elite Rusia mulai kehilangan harapan.

Seorang tokoh bisnis Rusia bahkan mengatakan bahwa semakin banyak orang di Moskow merasa “sesuatu yang buruk akan segera terjadi.”

Para analis politik menilai bahwa ancaman terbesar terhadap kekuasaan Putin suatu hari nanti kemungkinan bukan berasal dari demonstrasi rakyat, melainkan dari dalam lingkaran inti kekuasaan Kremlin sendiri.

Kondisi Kesehatan Putin Kembali Jadi Sorotan

Di tengah meningkatnya tekanan politik dan militer, kondisi kesehatan Putin kembali menjadi perhatian publik internasional.

Pada 19–20 Mei 2026, setelah menyelesaikan kunjungan luar negeri ke Tiongkok, Putin menghadiri pertemuan dengan para tentara garis depan di Kremlin.

Dalam rekaman video yang sempat dipublikasikan media resmi Rusia, Putin terlihat mencoba memimpin seruan “Ura!” sebanyak tiga kali. Namun suaranya terdengar lemah dan terputus-putus.

Ketika berdiri untuk kembali meneriakkan slogan tersebut, Putin juga terlihat mengalami kesulitan bernapas dan tampak membungkuk sejenak untuk mengatur napasnya.

Video itu kemudian dilaporkan dihapus dari situs resmi Kremlin, memicu berbagai spekulasi baru mengenai kondisi kesehatan pemimpin Rusia tersebut.

Drone AI Diprediksi Akan Mengubah Total Medan Perang

Sementara itu, perang Rusia–Ukraina kini disebut sedang memasuki era baru peperangan drone.

Ukraina dilaporkan menargetkan produksi hingga tujuh juta drone sepanjang tahun 2026, hampir dua kali lipat dibandingkan estimasi produksi tahun 2025 yang berada di kisaran 3,5 hingga 4 juta unit.

Jika kapasitas produksi penuh berhasil dicapai dan operator tersedia dalam jumlah cukup, Ukraina diperkirakan mampu mengerahkan hingga 20 ribu drone setiap hari di medan tempur.

Mantan Direktur Central Intelligence Agency sekaligus mantan jenderal bintang empat AS, David Petraeus, memperingatkan bahwa dunia kini sedang menuju fase baru peperangan otomatis berbasis kecerdasan buatan atau AI.

Menurut Petraeus, dalam satu hingga dua tahun mendatang, drone kemungkinan tidak lagi membutuhkan kendali manusia secara langsung.

Ia memperingatkan bahwa “kawanan drone” otonom berbasis AI kemungkinan segera muncul di medan perang modern.

Banyak analis militer percaya bahwa peperangan masa depan mungkin tidak lagi ditentukan oleh jumlah tank, kapal perang, atau jet tempur yang dimiliki sebuah negara, melainkan oleh kemampuan memproduksi drone AI dalam jumlah besar dengan biaya murah dan kecepatan tinggi.

Kini, ketika Rusia terus mengancam Kyiv dengan serangan baru, Moskow sendiri juga mulai menghadapi tekanan drone yang semakin besar di wilayah domestiknya sendiri.

Bagi Kremlin dan rezim Putin, banyak pihak menilai bahwa ujian paling berat kemungkinan baru saja dimulai. (***)

Trump Kembali Bikin Dunia Tegang: Gambar Kapal Iran Diledakkan Viral Saat Negosiasi Rahasia Berlangsung

EtIndonesia— Situasi geopolitik di Timur Tengah kembali menjadi perhatian dunia internasional setelah muncul berbagai sinyal kuat bahwa Amerika Serikat dan Iran kemungkinan sedang berada di ambang tercapainya sebuah kesepakatan besar yang dapat mengubah arah konflik kawasan secara drastis.

Di tengah meningkatnya harapan akan lahirnya perjanjian baru terkait program nuklir Iran, Presiden Amerika Serikat Donald Trump justru memunculkan gelombang ketegangan baru melalui unggahan kontroversial bernuansa militer di media sosialnya. Kombinasi antara diplomasi intensif dan unjuk kekuatan militer itu kini membuat dunia bertanya-tanya: apakah Timur Tengah benar-benar sedang menuju perdamaian, atau justru memasuki fase paling berbahaya sebelum konflik besar meledak?

Rubio: Dunia Akan Segera Mendengar “Kabar Baik”

Harapan mengenai kemungkinan tercapainya kesepakatan mulai menguat setelah Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, memberikan pernyataan penting pada malam 24 Mei 2026 waktu setempat.

Saat melakukan kunjungan resmi di New Delhi, India, Rubio mengatakan kepada para wartawan bahwa dunia kemungkinan akan segera menerima “kabar baik” dalam beberapa jam ke depan terkait hubungan antara Washington dan Teheran.

Pernyataan tersebut langsung memicu spekulasi luas di berbagai media internasional bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump tengah berada pada tahap akhir negosiasi dengan Iran mengenai isu nuklir dan stabilitas kawasan Timur Tengah.

Rubio menjelaskan bahwa kesepakatan tersebut nantinya diharapkan dapat membuka jalan menuju tujuan utama pemerintahan Trump, yakni menciptakan situasi global yang tidak lagi dibayangi kekhawatiran bahwa Iran akan memiliki senjata nuklir.

Meski demikian, Rubio juga mengingatkan bahwa pembicaraan nuklir merupakan proses yang sangat rumit dan sensitif. Ia menegaskan bahwa negosiasi sebesar ini tidak mungkin dapat diselesaikan hanya dalam waktu singkat.

“Perundingan nuklir bukan sesuatu yang bisa selesai dalam 72 jam,” ujar Rubio dalam pernyataannya kepada media.

Ucapan itu dipandang sebagai sinyal bahwa meskipun kedua pihak telah mendekati titik temu, masih terdapat sejumlah detail teknis dan politik yang harus diselesaikan sebelum perjanjian resmi diumumkan.


Kesepakatan Disebut Sudah Rampung 95 Persen

Laporan yang disiarkan Fox News kemudian semakin memperkuat spekulasi tersebut. Mengutip pejabat senior Amerika Serikat yang identitasnya dirahasiakan, media itu menyebut bahwa hingga Minggu, 24 Mei 2026, rancangan kerangka kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran disebut telah selesai sekitar 95 persen.

Menurut sumber tersebut, Washington dan Teheran dikabarkan sudah mencapai titik temu dalam dua isu paling sensitif, yaitu:

  • Program pengembangan senjata nuklir Iran
  • Situasi keamanan dan jalur pelayaran di Selat Hormuz

Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur perdagangan energi paling penting di dunia. Setiap ketegangan di wilayah itu selalu berdampak langsung terhadap harga minyak global dan stabilitas ekonomi internasional.

Pejabat AS tersebut menjelaskan bahwa saat ini pembahasan hanya tersisa pada pemilihan kata, formulasi hukum, dan rincian akhir dalam dokumen resmi perjanjian.

Namun demikian, Washington disebut tetap mempertahankan sikap keras terhadap Teheran. Pemerintah AS dikabarkan menolak memberikan kompromi yang memungkinkan Iran tetap menyimpan material nuklir berkadar tinggi atau menerima bantuan dana tambahan sebagai bagian dari kesepakatan.

Sumber itu juga menyebut bahwa secara prinsip, Iran telah menyetujui kerangka besar perjanjian tersebut.


Pemimpin Tertinggi Iran Disebut Bersembunyi di Lokasi Rahasia

Di tengah proses negosiasi yang semakin intensif, laporan lain dari CBS News menambah nuansa dramatis dalam perkembangan situasi ini.

Menurut laporan tersebut, badan intelijen Amerika Serikat menilai Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, saat ini berada di lokasi rahasia dan hanya melakukan komunikasi melalui kurir khusus.

Sistem komunikasi tertutup itu disebut membuat proses negosiasi berjalan lebih lambat karena setiap keputusan strategis harus menunggu persetujuan langsung dari Khamenei.

Meski demikian, seorang pejabat senior AS mengatakan bahwa Khamenei pada prinsipnya telah memberikan persetujuan terhadap rancangan kerangka kesepakatan tersebut. Pemerintahan Trump kini disebut sedang menunggu jawaban final dari Teheran dalam beberapa hari mendatang.

Kondisi ini memperlihatkan betapa sensitif dan berharganya proses negosiasi yang sedang berlangsung. Setiap keterlambatan komunikasi atau perubahan sikap politik berpotensi menggagalkan keseluruhan perjanjian.


Iran Dikabarkan Bersedia Lepaskan Uranium Berkadar Tinggi

Pada 23 Mei 2026, sejumlah media Amerika Serikat juga melaporkan bahwa salah satu poin terpenting dalam rancangan kesepakatan tersebut adalah kesediaan Iran untuk melepaskan persediaan uranium berkadar tinggi yang selama ini menjadi sumber kekhawatiran utama Barat.

Jika benar-benar terlaksana, langkah itu akan menjadi perubahan besar dalam posisi Iran selama beberapa tahun terakhir.

Program pengayaan uranium Iran sebelumnya berkali-kali dituding oleh negara-negara Barat sebagai jalur potensial menuju pengembangan senjata nuklir. Sementara Iran selalu bersikeras bahwa program nuklirnya hanya bertujuan damai dan digunakan untuk kebutuhan energi serta penelitian ilmiah.

Tak lama setelah laporan itu muncul, media Iran memberitakan bahwa Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, dalam wawancara pada 24 Mei 2026 kembali menegaskan bahwa Teheran tidak berniat memiliki senjata nuklir.

Ia menyatakan bahwa Iran siap memberikan jaminan kepada masyarakat internasional bahwa negaranya tidak sedang mengejar kepemilikan senjata pemusnah massal tersebut.

Pernyataan itu dipandang sebagai sinyal diplomatik penting yang menunjukkan bahwa Teheran berusaha membangun kembali kepercayaan internasional di tengah negosiasi sensitif dengan Washington.


Trump Unggah Gambar “Serangan Drone” ke Kapal Iran

Namun ketika dunia mulai berharap pada kemungkinan perdamaian, Presiden Donald Trump justru kembali menciptakan kontroversi besar melalui media sosialnya, Truth Social.

Pada 24 Mei 2026, Trump mengunggah sebuah gambar dramatis yang memperlihatkan drone militer berlogo Amerika Serikat sedang meluncurkan serangan rudal terhadap kapal perang Iran.

Dalam gambar tersebut, kapal Iran tampak mengalami ledakan besar hingga terbelah, sementara para personel di atas kapal terlihat berlarian menyelamatkan diri dari kobaran api.

Yang paling menarik perhatian publik adalah tulisan singkat di bagian atas gambar itu:

“Adios.”

Kata dalam bahasa Spanyol tersebut berarti “selamat tinggal”.

Unggahan itu langsung memicu berbagai spekulasi di media internasional dan kalangan analis keamanan global. Banyak pihak menilai pesan tersebut merupakan bentuk ancaman simbolis sekaligus tekanan psikologis terhadap Iran di tengah negosiasi yang sedang berlangsung.


Bom Bertuliskan Pesan Khas Trump

Tak lama setelah unggahan pertama, Trump kembali mengunggah gambar kedua yang tak kalah kontroversial.

Kali ini, gambar tersebut memperlihatkan sebuah jet tempur Amerika membawa bom Mark-84. Yang mengejutkan, pada badan bom itu tertulis kalimat khas Trump:

“Thank you for your attention to this matter.”

Kalimat tersebut selama ini sering digunakan Trump dalam berbagai surat resmi, pernyataan politik, maupun unggahan media sosialnya.

Banyak pengamat menilai penggunaan kalimat itu pada sebuah bom merupakan simbol yang sengaja dibuat untuk menunjukkan gaya diplomasi keras Trump: berbicara mengenai perdamaian sambil tetap memperlihatkan kesiapan militer penuh.


Sinyal Damai atau Ancaman Perang?

Rangkaian peristiwa dalam 48 jam terakhir memperlihatkan situasi yang sangat kompleks dan penuh kontradiksi.

Di satu sisi, Washington dan Teheran tampak semakin dekat menuju sebuah kesepakatan bersejarah yang dapat mengurangi ancaman perang besar di Timur Tengah.

Namun di sisi lain, langkah Trump yang terus mempertontonkan simbol kekuatan militer menunjukkan bahwa Amerika Serikat tetap ingin mempertahankan posisi dominan dan tekanan maksimal terhadap Iran.

Sejumlah analis menilai strategi ini merupakan bagian dari pendekatan khas Trump: membangun tekanan psikologis ekstrem agar lawan bersedia menerima syarat-syarat negosiasi Amerika Serikat.

Pesan yang ingin disampaikan dianggap sangat jelas:

Jika Iran memilih kompromi, maka peluang perdamaian terbuka lebar. Tetapi jika negosiasi gagal, maka opsi militer tetap berada di atas meja.

Kini dunia menunggu dengan tegang apakah beberapa hari ke depan akan menjadi awal perdamaian baru di Timur Tengah, atau justru menjadi titik awal konfrontasi yang lebih besar dan berbahaya.  (***)

Kereta di Kota Quetta, Pakistan, Diserang Bom Teroris Menyebabkan Tingginya Korban Jiwa

EtIndonesia. Sebuah serangan bom bunuh diri besar yang menargetkan kereta komuter Minggu (24 Mei) di Kota Quetta, ibu kota Provinsi Balochistan di barat daya Pakistan. Sebanyak 24 orang tewas dan lebih dari 100 lainnya terluka. Kelompok separatis bersenjata mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Serangan bom terjadi di dekat perlintasan kereta api di kawasan perkotaan Quetta. Sebuah kereta komuter jarak pendek yang membawa tentara dan anggota keluarga mereka sedang melintas ketika sebuah mobil berisi bahan peledak melaju kencang menabrak kereta lalu meledak. Ledakan itu menyebabkan beberapa gerbong keluar jalur dan terbakar, menimbulkan banyak korban jiwa dan luka-luka.

Seorang warga setempat yang menyaksikan ledakan, Muhammad Khan, mengatakan bahwa saat kejadian ia hanya berada beberapa langkah dari rel kereta.

Warga Quetta, Muhammad Khan, mengatakan:  “Itu terjadi tepat di sana, hanya beberapa langkah dari kami. Tepat di depan mata kami. Benar-benar hanya beberapa langkah saja. Ledakannya sangat besar. Syukurlah kami masih selamat.”

Provinsi Balochistan kaya akan sumber daya mineral dan berbatasan dengan Iran serta Afghanistan. Kelompok separatis bersenjata Balochistan Liberation Army (BLA) telah lama menuntut kemerdekaan Balochistan dan menuduh pemerintah Pakistan serta Partai Komunis Tiongkok mengeksploitasi sumber daya daerah tersebut melalui proyek Belt and Road, khususnya Koridor Ekonomi Tiongkok-Pakistan (CPEC).

Dalam beberapa tahun terakhir, kelompok-kelompok separatis seperti BLA semakin sering melakukan serangan kekerasan, sementara pemerintah Pakistan juga meningkatkan operasi penindakan terhadap mereka.

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, menulis di platform media sosial X untuk mengecam apa yang ia sebut sebagai “serangan bom yang mengerikan”. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa seluruh rakyat Pakistan akan berdiri bersama masyarakat Balochistan.

Laporan NTDTV, Zeng Wenxian dan Liu Fang.

Tragis! 24 Orang Tewas dan 50 Terluka dalam Serangan Terhadap Kereta Api Pakistan

EtIndonesia. Di Provinsi Balochistan, wilayah barat daya Pakistan yang situasinya tidak stabil, sebuah kereta yang membawa personel militer diserang ledakan Minggu (24 Mei), menyebabkan 24 orang tewas dan lebih dari 50 lainnya terluka.

Menurut laporan AFP yang mengutip pejabat setempat, insiden terjadi di Quetta, ibu kota Provinsi Balochistan. Korban tewas termasuk anggota militer angkatan darat Pakistan.

Pejabat tersebut mengatakan bahwa kereta membawa tentara beserta keluarga mereka dan dijadwalkan berangkat dari Quetta menuju Peshawar di barat laut Pakistan. Saat kereta melintas di dekat sebuah sinyal rel di Quetta, “sebuah mobil yang dipenuhi bahan peledak menabrak salah satu gerbong dan memicu ledakan besar.”

Ledakan tersebut menghancurkan kaca-kaca jendela dan merusak kendaraan di sekitar lokasi.

Rekaman video menunjukkan salah satu gerbong mengalami kerusakan parah dan terguling. Warga memanjat puing-puing untuk mencari korban yang selamat. 

Beberapa korban yang berlumuran darah di evakuasi dengan tandu dari gerbong yang anjlok, sementara pasukan keamanan bersenjata berjaga di lokasi kejadian.

Provinsi Balochistan merupakan provinsi terbesar sekaligus termiskin di Pakistan. Kelompok separatis Baloch menuduh pemerintah Pakistan mengeksploitasi sumber daya alam seperti gas alam dan kekayaan mineral di wilayah tersebut tanpa memberikan manfaat yang layak kepada penduduk lokal. 

Sumber : NTDTV.com

Rencana Pembunuhan terhadap Putri Presiden AS Terungkap, Dugaan Balas Dendam Kelompok Teroris

EtIndonesia. Berdasarkan informasi terbaru, sebuah rencana pembunuhan terhadap “putri pertama” Amerika Serikat, Ivanka Trump, terungkap setelah seorang tersangka ditangkap di Turkiye.

Menurut laporan New York Post, pria berusia 32 tahun bernama Mohammad Baqer Saad Dawood Al-Saadi adalah seorang teroris berkewarganegaraan Irak yang juga bekerja untuk Garda Revolusi Iran. Ia disebut sebagai tokoh penting dalam aktivitas teror Irak dan Iran. Pada 15 Mei, ia ditangkap di Turkiye dan kemudian diekstradisi ke Amerika Serikat.

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa Al-Saadi sebelumnya terlibat dalam sejumlah rencana serangan. Ia diduga menjadikan Ivanka Trump sebagai target utama pembunuhan untuk membalas kematian komandan Pasukan Quds Iran, Qasem Soleimani, yang tewas dalam serangan militer AS enam tahun lalu.

Disebutkan bahwa Al-Saadi memiliki hubungan sangat dekat dengan Soleimani dan bahkan menganggapnya seperti ayah sendiri. Karena itu, ia secara terbuka mengancam ingin membuat keluarga Trump merasakan penderitaan kehilangan orang tercinta.

Ia juga dilaporkan menantang secara terbuka di internet dengan mengklaim telah memiliki denah rumah mewah Ivanka di Florida, dan menyatakan bahwa Dinas Rahasia AS tidak akan mampu melindunginya.

Meski pihak Gedung Putih dan pengacara tersangka belum memberikan komentar terkait laporan tersebut, dugaan upaya pembunuhan terhadap anggota keluarga presiden telah memicu kewaspadaan tinggi di Washington. Pengamanan terkait diperkirakan akan ditingkatkan secara menyeluruh.

Laporan gabungan reporter NTDTV, Yu Liang.