99 Anak Disabilitas dan Dhuafa Tersenyum Bahagia dalam Kilau Khitan Gembira di Grand Mercure Malang

MALANG – Kebahagiaan terpancar dari wajah 99 anak disabilitas dan dhuafa yang mengikuti kegiatan Kilau Khitan Gembira yang digelar Grand Mercure Malang Mirama bekerja sama dengan Omah Gembira dan Kementerian Sosial. Acara rutin tahunan ini berlangsung di hotel berbintang tersebut pada 17 Mei 2026, menjadi bukti nyata kepedulian industri perhotelan terhadap kesehatan dan hak anak-anak dari kelompok rentan.

Kegiatan khitan massal ini diikuti oleh 99 peserta dari berbagai wilayah di Malang Raya. Sebanyak 59 peserta menerima dukungan program dari Kementerian Sosial, sementara 40 peserta lainnya berasal dari kategori non-desil (keluarga kurang mampu). Raut wajah bahagia para peserta menjadi kesan terbaik sekaligus rasa syukur bagi manajemen hotel.

Ketua Yayasan Omah Gembira, Riza Agung Pribadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian nyata terhadap hak kesehatan anak, khususnya bagi kelompok rentan dan keluarga tidak mampu.

“Terdapat 99 peserta yang mengikuti kegiatan Kilau Khitan Gembira hari ini. Dari jumlah itu, sebanyak 59 peserta mendapat dukungan program dari Kementerian Sosial dan sekitar 40 peserta lainnya berasal dari kategori non-desil,” ujar Riza.

Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama & Mercure Surabaya Grand Mirama, Sugito Adhi, menegaskan komitmen hotel untuk terus melaksanakan program sosial ini setiap tahun.

“Program ini sudah rutin diselenggarakan. Kami ingin menunjukkan bahwa Grand Mercure Malang Mirama peduli dan berkomitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar kita. Kami berharap acara ini membawa kebahagiaan dan keberkahan,” ungkap Sugito.

Ia menambahkan, jumlah peserta tahun ini meningkat hingga 99 anak. Dengan kolaborasi bersama Omah Gembira dan dukungan Kementerian Sosial, kegiatan ini diharapkan menjadi cerminan semangat kebersamaan dan dedikasi dalam menciptakan perubahan positif bagi generasi penerus bangsa.

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine