Bengkel-bengkel Perbaikan Mobil di Berbagai Kota di Tiongkok Memboikot Mobil Xiaomi, Memicu Diskusi Panas 

EtIndonesia. Belakangan ini, pemilik bengkel mobil di banyak daerah di Tiongkok secara terbuka menyatakan bahwa bengkel mereka tidak lagi menyediakan layanan apa pun untuk mobil Xiaomi. Pemicu utamanya adalah insiden sebuah mobil listrik Xiaomi SU7 yang tiba-tiba terbakar saat sedang dicuci di sebuah bengkel di Haikou. Pihak Xiaomi secara resmi menyatakan bahwa penyebab kebakaran tidak terkait dengan kendaraan maupun baterai, sehingga memicu keraguan dan pertanyaan luas dari publik.

Bengkel Mobil di Banyak Daerah Menolak Melayani Mobil Xiaomi

Pada 19 Januari, di sebuah bengkel mobil di Kota Haikou, sebuah Xiaomi SU7 tiba-tiba terbakar saat dalam kondisi terparkir. Pada tanggal 20 Januari, Xiaomi merilis pengumuman resmi yang menyatakan bahwa kebakaran tersebut tidak ada kaitannya dengan mobil maupun baterai.

Dalam beberapa hari terakhir, pemilik bengkel mobil di berbagai daerah Tiongkok ramai-ramai mengunggah video, menyatakan bahwa bengkel mereka tidak lagi akan memberikan layanan apapun kepada mobil Xiaomi. Kekhawatiran utama para pemilik bengkel adalah jika terjadi kebakaran saat mobil Xiaomi diperbaiki atau dirawat di bengkel mereka, maka tanggung jawabnya tidak sanggup mereka tanggung.

 “Hari ini tanggal 23 Januari 2026, saya resmi mengumumkan kepada semua orang, mulai hari ini kami tidak lagi melayani mobil Xiaomi, termasuk pengisian angin ban, tambal ban, cuci mobil, maupun perbaikan,” ujar seorang pemilik bengkel dalam video. 

“Di Hainan, ada bengkel cuci mobil yang terbakar habis hanya karena mencuci sebuah mobil Xiaomi. Pabrikan mengatakan mobil tidak bermasalah dan baterai juga tidak bermasalah. Akibatnya, bengkel-bengkel seperti kami jadi sama sekali tidak berani memperbaiki mobil Xiaomi lagi,” tambahnya. 

Ia menegaskan, “Untuk kendaraan energi baru, kami hanya melayani Tesla.”

Pemilik bengkel lain juga mengatakan dalam videonya:  “Mulai hari ini, bengkel kami tidak lagi memberikan layanan apa pun untuk mobil Xiaomi, termasuk cuci mobil, isi angin, dan tambal ban.”

Ia menambahkan bahwa hampir semua orang telah melihat kasus kebakaran mobil Xiaomi di Haikou. Mobil bahkan belum sempat dicuci, tetapi bengkel sudah hangus terbakar. “Pabrikan bilang mobil dan baterainya tidak bermasalah. Kami juga tidak tahu sebenarnya masalahnya di mana. Sekarang, setiap kali melihat mobil Xiaomi, saya jadi takut.”

Perbincangan Hangat di Dunia Maya

Penolakan bengkel-bengkel mobil di berbagai daerah terhadap mobil Xiaomi pun memicu perbincangan hangat. Warganet Tiongkok berkomentar:

“Sekarang para pemilik bengkel kecil ini benar-benar ketakutan. Cari uang itu tidak mudah.”

“Cuci mobil cuma dapat 30 yuan, tapi sewaktu-waktu bisa ganti rugi 300 ribu yuan.”

“Ah, Xiaomi ini seperti racun paraquat—ke mana pun pergi, tak ada rumput yang tumbuh.”

“Saya rasa sekarang banyak bengkel servis juga punya pikiran yang sama. Entah apa yang dipikirkan perusahaan Xiaomi.”

Xiaomi SU7 Terbakar Saat Dicuci, Sikap Pabrikan Dipertanyakan

Menurut laporan media sebelumnya, pada 19 Januari sekitar pukul 17.00, di sebuah pusat layanan mobil di Jalan Xiakan East, Haikou, sebuah mobil energi baru Xiaomi SU7 baru saja dibawa masuk untuk dicuci, namun tidak lama kemudian tiba-tiba terbakar dan mengeluarkan asap hitam pekat.

Setelah kejadian, area di sekitar bengkel tersebut dipasangi garis pembatas. Staf bengkel mengatakan bahwa pemilik mobil memarkir kendaraan di dalam bengkel lalu turun dari mobil. Tak lama kemudian, seseorang mencium bau aneh dan melihat mobil tersebut mulai mengeluarkan asap lalu terbakar.

Pemilik mobil bermarga Su mengatakan bahwa Xiaomi SU7 tersebut dibeli pada April 2025, tidak pernah terendam banjir maupun mengalami kecelakaan lalu lintas. Ia juga mengaku tidak mengetahui penyebab kebakaran tersebut.

Aksi penolakan bengkel-bengkel mobil terhadap mobil Xiaomi juga ramai diperbincangkan di platform X. Salah satu komentar berbunyi:  “Mobil Xiaomi: saya tidak terbakar! Bengkel: saya tidak berani lagi! Ini benar-benar ‘produsen keras kepala, pedagang cari selamat’.” (Hui)

Laporan gabungan oleh reporter Luo Tingting / Penyunting penanggung jawab: Wen Hui

Remaja 17 Tahun Ditangkap Usai Mengancam Penumpang Kereta Tokyo dengan Gunting

EtIndonesia. Di dalam kereta Jalur Saikyō di Tokyo, Jepang, seorang remaja berusia 17 tahun mengacungkan gunting sehingga menimbulkan keributan pada Jumat (23 Januari) sore. Polisi menangkap remaja tersebut sebagai pelaku tertangkap tangan. 

Dalam peristiwa ini tidak ada korban yang terluka akibat senjata tajam, namun karena kereta berhenti mendadak, satu penumpang terbentur kepalanya. Selain itu, saat penumpang panik dan berusaha menyelamatkan diri, tiga orang mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit.

Menurut laporan media Jepang, polisi menyatakan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 16.20 waktu setempat, di dalam gerbong kereta JR Jalur Saikyō yang sedang melaju di sekitar wilayah Nakajūjō, Distrik Kita, Tokyo. Seorang penumpang melaporkan kepada polisi bahwa “ada orang yang mengacungkan gunting di dalam kereta.” Tombol alarm darurat di dalam gerbong juga ditekan, sehingga kereta segera berhenti darurat.

Sementara itu, menurut laporan ANNnewsCH, saat kejadian kereta berhenti di antara Stasiun JR Jūjō dan Stasiun Akabane. Diduga seorang penumpang menggunakan tuas pintu darurat untuk membuka pintu dan mengevakuasi penumpang.

Laporan tersebut mengutip keterangan penyelidik yang menyatakan bahwa seorang remaja 17 tahun berdiri di dalam gerbong dan menodongkan gunting ke leher seorang siswi yang tidak dikenalnya. Beruntung, siswi tersebut tidak terluka. Namun, tiga penumpang lainnya (dua pria dan satu wanita) mengalami luka akibat kereta yang berhenti mendadak.

Pihak berwenang juga menyebutkan bahwa remaja tersebut mengacungkan benda mirip gunting di dalam gerbong sambil berteriak keras, sehingga membuat penumpang merasa tidak aman.

Remaja itu segera dilumpuhkan di tempat oleh polisi dan ditangkap sebagai tersangka tertangkap tangan atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Pencegahan Tindakan Kekerasan.

Insiden ini terjadi menjelang jam sibuk pulang-pergi kerja. Akibat kejadian tersebut, JR East mengumumkan penghentian sementara layanan di sejumlah jalur, termasuk Jalur Saikyō (arah naik dan turun), Jalur Keihin–Tōhoku (arah naik dan turun), sebagian Jalur Utsunomiya, Jalur Takasaki (arah naik dan turun), serta Jalur Shōnan–Shinjuku. Penumpang diminta turun dari kereta dan berjalan melintasi rel. Layanan kereta kemudian dipulihkan sekitar pukul 18.00.

Polisi masih menyelidiki rincian kejadian serta motif tindakan remaja tersebut. (Hui)

Tes Darah di Sekolah Memicu Kepanikan, Muncul Gelombang “Berhenti dari Sekolah untuk Menyelamatkan Nyawa” di Banyak Wilayah di Tiongkok

Dalam beberapa tahun terakhir, kasus hilangnya anak di bawah umur sering terjadi di berbagai wilayah Tiongkok. Ditambah lagi dengan praktik pengambilan darah di sekolah dengan alasan pemeriksaan kesehatan, hal ini memicu kecurigaan publik terhadap dugaan kejahatan pengambilan organ hidup oleh Partai Komunis Tiongkok. Banyak orang tua menyerukan “tidak mengirim anak ke sekolah” di media sosial, sehingga dunia maya pun dilanda gelombang “berhenti sekolah demi menyelamatkan nyawa”

EtIndonesia. Pada 22 Januari 2026, seorang orang tua di Provinsi Jiangsu mengatakan kepada NTDTV bahwa sejak tahun lalu ia sudah tidak lagi menyekolahkan anaknya, karena khawatir anaknya tiba-tiba menghilang dan diambil organ tubuhnya.

Ibu Li (nama samaran), orang tua dari Jiangsu:  “Sejak tahun lalu saya membawa anak ke rumah sakit komunitas hanya untuk cek golongan darah. Dokternya meminta nomor KTP serta alamat asal daerah. Kenapa perlu informasi sebanyak itu? Setelah itu saya sering melihat informasi tentang orang hilang, tentang cek golongan darah di rumah sakit yang bisa dipakai untuk pencocokan, juga sekolah yang mengumpulkan data golongan darah anak-anak. Sejak itu setiap hari saya hidup dalam ketakutan dan kecemasan.”

Ada pula orang tua di Tiongkok daratan yang secara tidak sengaja mengetahui dari percakapan dengan anaknya bahwa pihak sekolah telah mengambil darah siswa, sehingga mereka menjadi sangat panik.

Orang tua:  “Bulan Oktober tahun lalu kamu diambil darah di sekolah?”

Siswa: “Satu sekolah semuanya diambil!”

Internet di Tiongkok dipenuhi informasi tentang anak-anak yang hilang, meninggal mendadak di sekolah, atau diculik di jalanan. Ditambah dengan penindasan terhadap kebenaran dan pembungkaman tim pencari keluarga oleh PKT, kekhawatiran para orang tua pun semakin meningkat.

 “Ketika semakin banyak tayangan seperti ini, setiap orang tua hatinya terus tercekik. Saat mengantar anak ke sekolah, mereka bahkan tidak tahu apakah bisa menunggu sampai anak pulang. Karena masyarakat tidak aman, pemerintah tidak dapat dipercaya, aparat penegak hukum seperti kelompok mafia. Semua orang berada dalam bahaya, dan anak-anak adalah kelompok paling lemah di antara yang lemah,” kata Ilshat Hasan, juru bicara berbahasa Mandarin World Uyghur Congress. 

Para analis menilai, kepanikan orang tua saat ini bukan disebabkan oleh satu peristiwa tertentu, melainkan merupakan reaksi terpusat dari runtuhnya kepercayaan terhadap sistem PKT.

Wang Shoufeng, Wakil Ketua Federasi Demokrasi Tiongkok cabang Jerman, mengatakan: “Selama anak-anak bersekolah, orang tua khawatir anaknya diambil organ hidup-hidup, khawatir data golongan darah mereka dimasukkan ke dalam basis data organ. Pemerintah PKT mengerahkan seluruh kekuatan nasional untuk melakukan pengambilan organ hidup—ini sangat mengerikan. Sekolah selama bertahun-tahun telah menjadi kaki tangan dalam kejahatan pengambilan organ hidup. Tiongkok telah memasuki era teror putih, dan situasinya semakin berbahaya.”

Laporan wawancara oleh reporter NTDTV Li Yun dan Qiu Yue.

Tujuh Krisis Ekonomi Besar Mengancam Tiongkok: Ledakan Serentak Diperkirakan Terjadi pada 2026

Data ekonomi terbaru yang dirilis oleh otoritas resmi Partai Komunis Tiongkok (PKT) menunjukkan bahwa banyak sektor mengalami penurunan atau kemunduran. Di antaranya, pasar investasi domestik yang lesu, angka kelahiran yang terus menurun selama bertahun-tahun, serta penurunan investasi aset tetap nasional dan investasi properti. 

Para analis memperkirakan bahwa tahun 2026 bisa menjadi periode penentu bagi ekonomi Tiongkok, dengan tujuh krisis besar berpotensi meletus secara bersamaan.

EtIndonesia. Menghadapi kondisi ekonomi Tiongkok saat ini, situs web Amerika “1945” baru-baru ini memuat artikel Reuben F. Johnson, mantan  konsultan bagi Departemen Pertahanan AS, Departemen Angkatan Laut dan Angkatan Udara AS, serta pemerintah Inggris dan Australia. 

Artikel tersebut menyebutkan bahwa sekelompok ekonom dan analis data yang meneliti risiko struktural makro ekonomi Tiongkok memprediksi bahwa mulai Januari 2026, Tiongkok akan menghadapi krisis ekonomi dan struktural yang semakin dalam dan saling bertumpuk.

Krisis tersebut terutama tercermin dalam tujuh indikator utama, yaitu:

  1. Kesenjangan yang terus melebar antara iuran dan pembayaran dana pensiun;
  2. Menurunnya kemampuan keuangan pemerintah daerah untuk mandiri;
  3. Lonjakan penjualan rumah baru, meningkatnya jumlah listing rumah bekas, serta lambatnya penyerapan stok di kota-kota besar;
  4. Tekanan yang semakin besar terhadap bank-bank kecil dan menengah;
  5. Penyusutan berkelanjutan pada laba industri, pertumbuhan output, dan indikator ketenagakerjaan;
  6. Kemerosotan cepat struktur demografi, yang tercermin pada menurunnya angka kelahiran.

Menurut data resmi terbaru PKT, jumlah kelahiran di Tiongkok tahun lalu hanya 7,92 juta bayi, turun dari 9,54 juta pada tahun 2024. Angka sebenarnya disebut-sebut lebih rendah dari data resmi.

 “Kita tahu bahwa Tiongkok saat ini mengalami penurunan populasi yang sangat tajam, dengan jumlah kelahiran bayi yang terus menurun. Dalam waktu dekat, Tiongkok akan menghadapi krisis demografi. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi kekurangan dorongan, dan di kancah internasional—di tengah perang dagang dengan Amerika Serikat—situasi perdagangan luar negeri kini sangat berat,” kata Profesor Xie Tian dari Aiken School of Business, University of South Carolina. 

Indikator ketujuh adalah penurunan menyeluruh permintaan eksternal Tiongkok, yang tercermin pada berkurangnya pesanan ekspor, melambatnya pengiriman ke pasar utama, serta penurunan volume bongkar muat kontainer.

Meskipun Administrasi Umum Bea Cukai PKT baru-baru ini secara gencar mengklaim bahwa ekspor tahun lalu mencetak rekor tertinggi dan surplus perdagangan mencapai rekor baru, data neraca pembayaran internasional yang dirilis oleh Administrasi Valuta Asing menunjukkan bahwa surplus ekspor besar tersebut tidak berbanding lurus dengan peningkatan cadangan devisa secara nyata. Analisis menilai bahwa surplus perdagangan justru mencerminkan distorsi kebijakan PKT dan membawa berbagai risiko.

Data terbaru dari Biro Statistik Nasional PKT menunjukkan bahwa pada tahun 2025, total investasi aset tetap nasional (tidak termasuk rumah tangga pedesaan) mencapai 48,5186 triliun yuan, turun 3,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Investasi aset tetap swasta bahkan turun 6,4%. Angka sebenarnya disebut-sebut lebih buruk dari laporan resmi.

 “Selama ini ekonomi Tiongkok sangat bergantung pada investasi besar-besaran untuk mendorong pertumbuhan. Namun pada 2025 justru mencatat angka negatif. Ada tiga penyebab utama: pertama, sektor properti terus merosot, menjadi beban berat bagi ekonomi; kedua, hutang pemerintah daerah sangat serius, sementara aset berkualitas semakin terbatas; ketiga, kebijakan PKT tahun lalu untuk menekan ‘kompetisi berlebihan’ justru memberi dampak besar terhadap investasi manufaktur. Ini menunjukkan bahwa pelarian modal domestik dan penarikan modal asing sudah tidak bisa dibendung, dan dampaknya terhadap ekonomi sangat besar,” ujar penulis kolom Epoch Times, Wang He. 

Selain itu, tahun lalu pertumbuhan nilai tambah industri skala besar nasional mencapai 5,9%, lebih tinggi dari pertumbuhan penjualan ritel sebesar 3,7%, namun investasi properti anjlok tajam sebesar 17,2%. Data sebenarnya masih belum jelas.

Para analis menilai bahwa jika Beijing tidak mampu mengalihkan sumber daya ke sisi konsumsi dan mendorong sektor yang bergantung pada belanja domestik, maka pertumbuhan ekonomi ke depan berpotensi melambat secara signifikan.

Wang He menambahkan:  “Saat ini, karena permintaan domestik lemah dan ekspor menghadapi langkah-langkah balasan yang keras dari berbagai negara, prospek perang tarif sangat tidak pasti. Oleh karena itu, sekalipun investasi manufaktur meningkat, laju pertumbuhannya kemungkinan tetap sangat rendah.” (Hui)

Laporan wawancara oleh reporter New Tang Dynasty Television, Tang Rui.

Tanah Longsor Cisarua Bandung Barat, 9 Orang Tewas dan 81 Hilang

EtIndonesia. BANDUNG BARAT – Operasi pencarian terhadap korban tanah longsor yang melanda Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat telah memasuki hari ke tiga. 

Data sementara per Minggu (25/1) pukul 12.00 WIB tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue-SAR) gabungan berhasil menemukan sembilan korban meninggal dunia. 

“Selain korban meninggal dunia, terdapat 23 jiwa dilaporkan selamat dan belum ditemukan 81 jiwa, sehingga total korban terdampak berjumlah 113 jiwa. Angka jumlah korban ini bersifat sementara dan masih akan terus dilaksanakan verifikasi di lapangan,” kata Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB. 

Terhadap 9 korban meninggal yang sudah terindentifikasi, 5 korban sudah diserahterimakan kepada pihak keluarga dan 4 orang korban masih di Posko Disaster Victim Identification (DVI).

Pengerahan alat berat juga telah dilakukan, namun kondisi tanah yang masih labil menjadi tantangan bagi tim SAR gabungan dalam melakukan operasi pencarian. 

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Bandung Barat bersama lintas instansi gabungan masih melakukan pendataan lanjutan dan pemantauan di lokasi terdampak, termasuk proses pencarian korban serta pendataan rumah terdampak.

Tanah longsor terjadi di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, pada Sabtu (24/1) dini hari.  Peristiwa longsor dipicu hujan dengan intensitas tinggi dan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di Kecamatan Cisarua, tepatnya di Desa Pasir Langu, Kampung Babakan Cibudah. Material longsoran menimbun permukiman warga dan menyebabkan korban jiwa serta warga terdampak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat telah melakukan kaji cepat dan asesmen awal di lokasi kejadian serta melaksanakan upaya penanganan darurat dan pencarian korban.

Kabupaten Bandung Barat saat ini berada dalam Status Siaga Darurat Bencana Banjir, Banjir Bandang, Cuaca Ekstrem dan Tanah Longsor berdasarkan Keputusan Bupati Bandung Barat Nomor 100.3.3.2/Kep.359-BPBD/2025 yang berlaku sejak 1 Oktober 2025 hingga 30 April 2026. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 360/Kep.626-BPBD/2025 yang berlaku mulai 15 September 2025 hingga 30 April 2026.

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Bandung Barat bersama lintas instansi gabungan masih melakukan pendataan lanjutan dan pemantauan di lokasi terdampak, termasuk proses pencarian korban serta penilaian kebutuhan darurat.

BNPB Lakukan OMC

Seiring dengan meningkatnya kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah Jawa Barat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), telah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah mitigasi untuk menurunkan intensitas curah hujan. OMC telah berlangsung sejak 12 Januari 2026 di wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta dengan mengerahkan dua unit pesawat, yakni PK-JVH dan CASA 212 A-2105, yang beroperasi dari Lanud Halim Perdanakusuma.

Dalam pelaksanaannya, pesawat PK-JVH melaksanakan 32 sortie di wilayah Jawa Barat dengan total bahan semai 32.000 kilogram selama periode 13–22 Januari 2026. Sementara itu, pesawat CASA 212 A-2105 melaksanakan 19 sortie di wilayah DKI Jakarta dengan total bahan semai 12.400 kilogram pada periode 16–22 Januari 2026.

Untuk mengoptimalkan pengendalian curah hujan, sejak 23 Januari 2026 BNPB menambah dua unit pesawat Caravan dalam pelaksanaan OMC. Operasi ini juga dapat diperluas ke wilayah Provinsi Banten apabila terjadi peningkatan potensi cuaca ekstrem.

BNPB mengimbau masyarakat di wilayah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama, serta segera melakukan evakuasi mandiri apabila kondisi dinilai tidak aman. (***)

Trump Mengundang 60 Negara untuk Bergabung dengan Dewan Perdamaian, Analisis Menunjukkan Dapat Mempercepat Perpecahan Antara PKT dan Rusia

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengundang sekitar 60 negara untuk bergabung dalam Komite Perdamaian Timur Tengah. Para pakar menilai langkah ini menarik karena Beijing dan Moskow juga termasuk dalam daftar undangan, dan dinilai berpotensi mempercepat perpecahan antara Tiongkok dan Rusia, menempatkan Partai Komunis Tiongkok (PKT) pada posisi yang canggung.

EtIndonesia. Pada Rabu (21 Januari), bertepatan dengan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Dewan Perdamaian yang diprakarsai oleh Presiden Trump secara resmi diumumkan pembentukannya. Para pemimpin dan perwakilan dari 13 negara, termasuk Hongaria, Argentina, dan Indonesia, menghadiri upacara penandatanganan. Gedung Putih menyatakan bahwa sekitar 35 negara telah menyetujui untuk bergabung dalam komite tersebut.

Peneliti dari Institut Riset Pertahanan dan Keamanan Nasional Taiwan, Shen Mingshi, mengatakan:  “Trump berlatar belakang pengusaha properti. Ia ingin membangun kawasan Gaza menjadi seperti Riviera Prancis. Tentu saja, ini membutuhkan dana dan investasi dari berbagai negara.”

Pengamat politik Lan Shu menyatakan:  “Pembentukan komite ini terutama bertujuan untuk perdamaian jangka panjang Gaza dan Timur Tengah, serta memastikan peristiwa seperti serangan teror Hamas tidak terulang kembali. Hal ini hanya dapat terwujud jika seluruh atau sebagian besar negara yang berpengaruh di dunia ikut berpartisipasi.”

Para ahli menilai bahwa karena banyak organisasi internasional telah disusupi atau dipengaruhi oleh PKT, Komite Perdamaian yang dipimpin Trump ini kemungkinan akan menjadi organisasi internasional di luar PBB, yang berperan utama dalam menangani isu-isu global.

Shen Mingshi menjelaskan:  “Kita tahu bahwa beberapa waktu lalu Amerika Serikat keluar dari 66 organisasi internasional. Banyak dari organisasi tersebut kini didominasi oleh PKT. Dalam kondisi seperti ini, tentu AS ingin memimpin sebuah organisasi internasional baru—di satu sisi untuk menegaskan pengaruh Amerika, dan di sisi lain untuk menangani isu-isu global di luar kerangka PBB.”

Pemerintahan Trump menyatakan telah mengirim undangan kepada sekitar 60 negara di seluruh dunia untuk bergabung dalam Komite Perdamaian, termasuk Beijing dan Moskow. Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Kamis menyatakan bahwa Rusia siap mengalihkan dana Rusia senilai 1 miliar dolar AS yang dibekukan di Amerika Serikat kepada Dewan Perdamaian pimpinan Trump, guna mendukung rekonstruksi Gaza.

Sementara itu, PKT belum menyatakan sikap apakah akan bergabung atau tidak.

Shen Mingshi mengatakan:  “Jika PKT bergabung dalam Komite Perdamaian ini, artinya mereka ikut dalam sebuah organisasi yang dipimpin oleh Amerika Serikat. Karena itu, saya rasa Tiongkok akan mempertimbangkannya secara mendalam dan tidak akan segera bergabung. Mereka kemungkinan akan menunggu reaksi negara-negara lain. Jika negara-negara utama dunia sudah bergabung, PKT mungkin juga akan ikut demi menghindari isolasi internasional.”

Lan Shu menambahkan:  “PKT sendiri bertujuan untuk merusak tatanan internasional yang ada. Jika mereka bergabung dalam organisasi apa pun, peran yang mereka mainkan setelah itu pasti bersifat merusak tatanan internasional.”

Pakar pertahanan Taiwan menganalisis bahwa undangan AS kepada Tiongkok dan Rusia untuk bergabung dalam Komite Perdamaian ini dapat mempercepat perpecahan antara kedua negara tersebut.

Shen Mingshi menutup dengan mengatakan:  “Akibat perang Rusia–Ukraina, Rusia saat ini menjadi musuh utama NATO, Uni Eropa, dan Amerika Serikat. Namun setelah Trump menjabat, ia menyadari bahwa ancaman terbesar AS saat ini berada di kawasan Indo-Pasifik, yaitu PKT. “

“Dalam tren seperti ini, Rusia tentu bersedia melihat situasi tersebut terbentuk, atau setidaknya tidak secara keras menentang Amerika, sehingga AS memusatkan perhatian pada PKT. Ini adalah kontradiksi mendasar dalam hubungan Tiongkok–Rusia.”

Laporan wawancara oleh reporter New Tang Dynasty Television, Zhao Fenghua dan Yi Ru.

Pembicaraan Trilateral Pertama antara AS, Rusia, dan Ukraina Sejak Dimulainya Perang : Secercah Harapan untuk Kesepakatan Perdamaian Muncul

Pada Jumat (23 Januari), perwakilan Amerika Serikat, Rusia, dan Ukraina menggelar pertemuan tiga pihak pertama sejak perang Rusia–Ukraina meletus secara penuh. Pertemuan berlangsung di Uni Emirat Arab (UEA). Dunia internasional menaruh perhatian besar pada perundingan dua hari ini, apakah dapat menyelesaikan persoalan-persoalan paling rumit seperti sengketa wilayah, sehingga membawa perdamaian sejati bagi Ukraina. Namun demikian, hingga saat ini, perbedaan pandangan antara Rusia dan Ukraina masih tetap ada.

EtIndonesia. Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab pada Jumat mengumumkan bahwa perwakilan Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat sedang mengadakan pembicaraan di Abu Dhabi, ibu kota UEA, untuk mengakhiri perang di Ukraina. Ini merupakan pembicaraan tiga pihak pertama yang dimediasi oleh Amerika Serikat sejak Rusia melancarkan invasi penuh ke Ukraina pada tahun 2022.

Rekaman yang beredar menunjukkan Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan sebagai tuan rumah duduk di tengah menerima para delegasi. Di sisi kiri dan kanan masing-masing duduk Rustem Umerov, Kepala Badan Keamanan Nasional Ukraina, dan Igor Kostyukov, Kepala Direktorat Intelijen Militer Rusia. Selanjutnya tampak utusan khusus Presiden Trump, Witkoff, serta menantu Trump, Jared Kushner.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky:  “Delegasi Ukraina hampir setiap jam melaporkan perkembangan kepada saya. Pembicaraan ini sangat penting, karena sudah lama tidak ada pertemuan tiga pihak seperti ini. Mereka sedang membahas berbagai persyaratan untuk mengakhiri perang.”

Presiden Zelensky secara tegas menyatakan bahwa masalah wilayah Donbas merupakan inti persoalan, dan juga menjadi agenda utama dalam pertemuan tiga pihak ini. Secara umum, dunia menilai perundingan dua hari ini sangat penting, namun dengan harapan yang terbatas, mengingat perbedaan mendasar antara Rusia dan Ukraina masih belum teratasi.

Menjelang pertemuan di UEA, pada Kamis malam waktu setempat, perwakilan Amerika Serikat bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin. Pihak Rusia menyebut pembicaraan yang berlangsung sekitar empat jam itu sebagai pertemuan yang produktif dan sangat terbuka.

Namun, tak lama setelah delegasi AS meninggalkan Kremlin, penasihat Putin, Yuri Ushakov, memperingatkan bahwa tanpa penyelesaian masalah wilayah, perdamaian yang berkelanjutan mustahil terwujud.

Penasihat Putin, Yuri Ushakov:  “Sebelum hal itu tercapai, Rusia akan terus, seperti biasa, merealisasikan tujuan yang telah ditetapkan dalam ‘operasi militer khusus’, terutama ketika angkatan bersenjata Rusia memegang inisiatif strategis di medan perang.”

Putin menuntut Ukraina untuk melepaskan 20% wilayah Donetsk bagian timur yang masih berada di bawah kendali Ukraina. Namun Zelensky menolak tuntutan tersebut, dan menyebutnya sebagai garis merah yang tidak dapat dilanggar.

Oleh karena itu, perhatian dunia tertuju pada apakah pertemuan tiga pihak ini dapat melangkah menuju tahap paling krusial, guna membuka jalan bagi perdamaian di Ukraina. Dalam satu hari terakhir, serangan Rusia telah menewaskan sedikitnya 6 orang dan melukai 45 orang di Ukraina. Sementara itu, sekitar 20% gedung apartemen di Kyiv masih tidak memiliki pasokan pemanas. (Hui)

Laporan gabungan oleh reporter New Tang Dynasty Television, Yi Jing.

Kabar Tentang Masalah yang Dialami Jenderal Besar Zhang Youxia Kembali Mencuat, Para Cendekiawan Menganalisis Krisis Mendalam Partai Komunis Tiongkok

EtIndonesia. Baru-baru ini, Partai Komunis Tiongkok (PKT) menggelar rapat pejabat tingkat provinsi dan kementerian di Beijing. Sejumlah pejabat tinggi diketahui tidak hadir, termasuk Wakil Ketua Komisi Militer Pusat PKT Zhang Youxia serta mantan Sekretaris Partai Xinjiang Ma Xingrui. 

Berbagai sumber membocorkan bahwa Zhang Youxia telah “mengalami masalah”, memicu perhatian luas terhadap perebutan kekuasaan di tingkat tertinggi PKT.

Pengamat politik independen Cai Shenkun, pada 23 Januari, kembali menulis di platform X bahwa kabar penangkapan Zhang Youxia dan 17 jenderal senior lainnya adalah “sepenuhnya akurat”. Mereka yang disebut termasuk Jenderal Liu Zhenli, Jenderal Xiao Tianliang, dan Letnan Jenderal Zhong Shaojun. 

Operasi penangkapan tersebut disebut melibatkan Biro Pengamanan Khusus Kementerian Keamanan Publik, Biro Pengawal Pusat, serta Komisi Disiplin Pusat (CCDI). Cai menyebutnya sebagai “pemberontakan militer kelas berat”, dan mengatakan akan ada gelombang penangkapan perwira militer berikutnya.

Sebelumnya, berbagai bocoran juga menyebutkan bahwa Zhang Youxia beserta keluarganya telah ditangkap.

Namun, mengingat sistem PKT yang tertutup dan serba rahasia, informasi ini masih belum dapat diverifikasi.

Para analis menilai bahwa apakah Zhang Youxia benar-benar bermasalah masih perlu diamati. Akan tetapi, ramainya rumor seputar tokoh-tokoh militer dan politik tingkat tinggi mencerminkan bahwa Sidang Pleno Komisi Disiplin tahun ini sangat tidak biasa, dan pertarungan internal PKT telah mencapai titik tegang dan terbuka.

 “Ketidakhadiran satu kali dalam rapat yang sebenarnya tidak wajib dihadiri, tidak bisa langsung membuktikan bahwa Zhang Youxia bermasalah. Namun mengapa isu ini dibesar-besarkan oleh opini publik? Dari satu sisi, ini justru menunjukkan bahwa konflik internal PKT sudah berada pada tahap saling menodongkan senjata dan telah menjadi terbuka,” ujar pengamat independen senior sekaligus pengelola kanal Vision Times Commentary, Tang Jingyuan. 

Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa Sidang Pleno CCDI tahun ini berbeda dari biasanya, karena kemungkinan dimulai dengan kasus besar yang melibatkan Ma Xingrui, tokoh inti dari apa yang disebut ‘faksi Xi Jinping’. Hal ini dipandang sebagai sinyal kuat dimulainya pembersihan terhadap kubu Xi.

Dalam konteks ini, media resmi PKT pada Kamis memuat pernyataan seperti “menyasar ke dalam dengan pisau tajam” dan “membersihkan unsur-unsur perusak tanpa kompromi”.

 “Kalimat seperti ‘menyasar ke dalam’, ‘bertempur keras’, pada dasarnya adalah mengibarkan bendera merah untuk melawan bendera merah—memanfaatkan kekuatan Xi Jinping sendiri untuk menyerang Xi Jinping. Inilah yang kita lihat dari kelompok anti-Xi,” tambah Tang Jingyuan. 

“Mereka memanfaatkan kampanye anti-korupsi, yang sebelumnya digunakan Xi untuk merebut kekuasaan dan membersihkan lawan politik. Sekarang, kelompok anti-Xi menggunakan cara yang sama untuk menyerang faksi Xi,” jelasnya. 

Komentator politik Li Linyi menyatakan:  “Rumor-rumor ini bukan tanpa dasar. Pasti ada konflik internal yang telah memuncak, namun tidak bisa disampaikan secara terbuka. Karena itu, media corong partai menerbitkan artikel-artikel yang ambigu dan penuh isyarat.”

Analisis juga menunjukkan bahwa kampanye ‘anti-korupsi’ besar-besaran PKT yang berlangsung bertahun-tahun, di satu sisi mengungkap meluasnya korupsi di semua tingkat, dan di sisi lain menyingkap masalah struktural berupa konflik internal yang tak berkesudahan.

Ketua Partai Sosial Demokrat Tiongkok, Liu Yinquan, mengatakan:  “Orang-orang yang ditangkap itu sebenarnya bukan karena korupsi. Penangkapan tersebut pada dasarnya adalah perjuangan internal antar faksi.”

Li Linyi menambahkan:  “Ini juga menunjukkan bahwa korupsi bukan sekadar masalah mendasar, melainkan bahwa seluruh partai itu sendiri sudah membusuk.”

Laporan wawancara oleh reporter New Tang Dynasty Television, Chen Yue dan Chang Chun.

Operasi Pencarian Korban Longsor Cisarua Bandung Barat, 25 Body Pack Ditemukan 

EtIndonesia – Operasi pencarian terhadap korban longsor di Desa. Pasirlangu Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat terus dilakukan.   

Hingga Minggu (25/1/2026) pukul 16.00 WIB Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi korban terdampak longsor.

Pada hari itu,  jumlah harian 14 bodypack telah dievakuasi, 7 bodypack ditemukan di worksite A1, 6 Bodypack di worksite A2 dan 1 body pack lainnya ditemukan di worksite B1. 

Operasi pencarian terhadap korban longsor di Desa. Pasirlangu Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Basarnas)

Adapun total jumlah korban saat ini yakni telah ditemukan 25 bodypack, 23 selamat dan kurang lebih 80 masih dalam pencarian. 

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana menyebutkan, sebelumnya Tim SAR Gabungan telah  melaksanakan pencarian sejak pagi tadi dengan fokus pada 2 sektor yakni sektor alpha dan sektor bravo dengan metode pencarian menggunakan alat berat, pencarian manual serta penggunaan drone UAV. 

Operasi pencarian terhadap korban longsor di Desa. Pasirlangu Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Basarnas)

Ia menambahkan, selain cuaca yang menjadi tantangan tim SAR Gabungan saat melaksanakan pencarian, medan di lokasi juga dinilai sulit dan menjadi tantangan. 

“Berdasarkan pertimbangan teknis di lapangan, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari,”kata Ade dalam keterangannya.  (asr)

Republik Ceko Menangkap Jurnalis Mata-mata Partai Komunis Tiongkok, Para Cendekiawan Memperingatkan Tentang Infiltrasi PKT

Kepolisian Ceko baru-baru ini menangkap seorang pria warga negara Tiongkok yang diduga memberikan informasi intelijen kepada Partai Komunis Tiongkok (PKT). Identitas pria tersebut terungkap sebagai jurnalis yang ditempatkan di Praha oleh media resmi PKT, Guangming Daily. Para akademisi memperingatkan bahwa dunia internasional perlu mewaspadai infiltrasi intelijen PKT ke berbagai negara dan sektor, dan bahwa semakin banyak negara kini telah sadar serta mulai mengambil tindakan.

EtIndonesia. Pada Kamis (22 Januari), kepolisian Ceko mengumumkan bahwa pada 17 Januari mereka telah menangkap seorang pria yang diduga bekerja untuk badan intelijen PKT. Pihak Ceko secara resmi mengajukan tuntutan pidana dengan tuduhan “melakukan aktivitas tanpa izin untuk kepentingan kekuatan asing.”

Sejumlah sumber yang mengetahui kasus ini mengungkapkan kepada media Ceko bahwa pria yang ditangkap adalah koresponden tetap Guangming Daily di Praha, bernama Yang Yiming (alih aksara). Ia telah tinggal dan bekerja di Ceko selama bertahun-tahun. Badan keamanan Ceko menuduhnya berusaha mengumpulkan informasi dari kalangan politisi Ceko.

 “Kita sebenarnya tahu bahwa sebagian besar personel PKT yang ditempatkan di luar negeri—saya tidak mengatakan setiap orang, tetapi sebagian besar—memiliki peran untuk mengumpulkan intelijen bagi PKT. Ini bersifat sistemik. Siapa pun yang dikirim ke luar negeri, khususnya jurnalis, harus memikul tanggung jawab semacam itu ,” kata Wakil Ketua Aliansi Demokrasi Tiongkok Kanada, Sheng Xue. 

Sejumlah analis menilai kasus ini mengingatkan publik pada insiden penguntitan dan intimidasi terhadap Wakil Presiden Republik Tiongkok (Taiwan), Hsiao Bi-khim, saat kunjungannya ke Ceko pada tahun 2024. Saat itu, mobil yang ditumpangi Hsiao dilaporkan dibuntuti oleh pihak PKT, bahkan muncul dugaan adanya rencana tabrakan yang hampir memicu kecelakaan. Dunia luar menduga Yang Yiming mungkin terlibat dalam pengumpulan intelijen atau pengawasan lingkungan.

 “Ini seharusnya dilihat sebagai sinyal arah politik. Personel PKT yang ditempatkan di luar negeri—baik di kedutaan dan konsulat, dengan kedok diplomat, jurnalis, akademisi, maupun identitas lainnya—sebagian besar sebenarnya adalah mata-mata. Mereka tersebar di seluruh dunia,” kata Mantan pengacara Beijing sekaligus akademisi independen, Lai Jianping. 

“Pihak Ceko kemungkinan sudah lama mengetahui hal ini. Mengapa baru sekarang ditangkap dan diumumkan? Menurut saya, ini menunjukkan sikap pemerintah Ceko terhadap rezim PKT,” tambahnya. 

Undang-undang kontra-intelijen Ceko mulai berlaku secara resmi pada Februari 2025, dan Yang Yiming menjadi orang pertama yang didakwa berdasarkan undang-undang tersebut. Jika terbukti bersalah, ia terancam hukuman penjara hingga lima tahun.

Lai Jianping menambahkan:  “Pengungkapan kasus ini akan memperkuat pemahaman masyarakat Eropa tentang PKT—bahwa rezim ini memang telah lama bertindak seperti itu, dan ke depan akan ada semakin banyak aktivitas spionase. Pemerintah negara-negara Eropa kemungkinan akan lebih serius menanggapi ancaman ini, serta mengambil langkah-langkah unilateral maupun kolektif untuk membendung infiltrasi PKT.”

Sheng Xue juga menegaskan:  “Infiltrasi PKT di negara-negara demokratis sudah berlangsung selama puluhan tahun. Hampir di semua bidang—politik, ekonomi, akademik, media—ada orang-orang PKT di dalamnya.” 

“Ini terjadi karena negara-negara demokrasi belum sepenuhnya menyadari bahwa PKT adalah rezim komunis yang bersifat teror negara. Namun dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak negara mulai menyadari hal ini. Amerika Serikat, Jerman, dan Inggris, misalnya, telah menangkap mata-mata PKT di wilayah mereka,” katanya.  

Hanya jika sebuah negara benar-benar memahami ancaman PKT, memiliki hukum yang jelas dan sikap yang tegas, barulah PKT akan merasa gentar, “ tambahnya. 

Laporan wawancara oleh reporter New Tang Dynasty Television, Yi Jing dan Li Li.

Pawai untuk Kehidupan Guncang Washington, Trump Serukan Kebangkitan Tradisi dan Nilai Moral

EtIndonesia. Pada Jumat (23/1/2026), ibu kota Amerika Serikat, Washington DC, menggelar aksi tahunan pembelaan hak asasi manusia terbesar di dunia — Pawai Besar Pro-Kehidupan, yang menentang aborsi dan menyerukan perlindungan terhadap kehidupan. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pidato kepada peserta aksi, menekankan pentingnya memulihkan iman dan nilai-nilai tradisional. 

Koresponden NTDTV di Washington, Zhang Liang:  Hari ini di Washington DC, Amerika Serikat, digelar pawai tahunan pro-kehidupan yang menentang aborsi. Presiden Trump menyampaikan pidato melalui sambungan langsung dari Ruang Oval Gedung Putih, sementara Wakil Presiden J.D. Vance hadir langsung di lokasi. Ia menegaskan bahwa pemerintahan saat ini melindungi kehidupan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Menghargai Kehidupan, Menentang Aborsi

Presiden AS Donald Trump:  “Enam tahun lalu, saya merasa terhormat menjadi presiden pertama dalam sejarah yang secara langsung menghadiri Pawai Pro-Kehidupan ini. Sejak saat itu, kita telah mencapai kemajuan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam melindungi kehidupan yang tak berdosa dan membangun sistem pendukung bagi keluarga.”

Wakil Presiden Vance juga pernah menghadiri pawai ini tahun lalu dan kembali hadir tahun ini. Ia mengungkapkan bahwa pada akhir Juli nanti, keluarganya akan menyambut kelahiran anak keempatnya, yang juga merupakan putra ketiganya. Ia kemudian menjelaskan sejumlah langkah terbaru pemerintah.

Wakil Presiden AS J.D. Vance:  “Hanya kemarin, pemerintahan ini meluncurkan penyelidikan penipuan terhadap cabang-cabang Planned Parenthood. Jutaan dolar dana, selama masa pemerintahan Biden, dibayarkan secara ilegal atau dihapuskan secara tidak sah dalam bentuk pinjaman Planned Parenthood.”

Vance melanjutkan:  “Hari ini, pemerintah kami dengan bangga mengumumkan perluasan bersejarah terhadap Kebijakan Kota Meksiko. Kami akan mulai menghentikan seluruh organisasi internasional yang melakukan atau mempromosikan aborsi di luar negeri agar tidak menerima satu sen pun dana dari Amerika Serikat.”

Dalam pidatonya, Presiden Trump mengatakan bahwa membangun kembali budaya yang mendukung kehidupan adalah pertempuran yang harus dimenangkan oleh pemerintah saat ini — bukan hanya di tingkat kebijakan, tetapi juga dengan meluruskan nilai-nilai yang telah terdistorsi dalam benak masyarakat.

Trump:  “Di bawah kepemimpinan pemerintahan Trump, kami dengan tegas membela kebebasan beragama. Kami sedang membentuk kembali iman Amerika. Kami ingin menyambut kembalinya Tuhan.”

Tahun ini merupakan Pawai Pro-Kehidupan tahunan ke-53, dengan puluhan ribu orang berkumpul dan berbaris di depan National Mall, Washington DC. Ini merupakan aksi tahunan pro-kehidupan terbesar di dunia.

Tema pawai tahun ini adalah “Hidup adalah Anugerah”, yang menegaskan bahwa dimanapun seseorang berada dan dalam kondisi apa pun, kehidupan tetap indah dan layak untuk dilindungi.

Pemerintah Federal Mulai Meninjau Dana Federal untuk 14 Negara Bagian “Suaka”

Pekan ini, Kantor Manajemen dan Anggaran Gedung Putih mengumumkan melalui sebuah memo bahwa mereka akan memulai peninjauan menyeluruh terhadap penggunaan dana federal oleh Washington DC dan 14 negara bagian “biru” yang dikenal sebagai wilayah “suaka” bagi imigran ilegal.

Pada tahap pertama peninjauan, seluruh lembaga federal — kecuali Departemen Urusan Veteran dan Departemen Pertahanan — diwajibkan menyusun laporan rinci mengenai jumlah dana federal yang disalurkan ke negara bagian tersebut, termasuk ke universitas dan organisasi nirlaba di wilayah yurisdiksinya.

Tahap ini tidak mencakup penahanan dana, tidak melibatkan putusan pengadilan, dan murni bertujuan untuk pengumpulan data.

Zhang Liang:  Presiden Trump menyatakan pekan lalu bahwa mulai 1 Februari, pemerintah berencana menangguhkan penyaluran dana federal kepada kota-kota suaka dan negara bagian tempat kota-kota tersebut berada. Sebelumnya, setelah Minnesota terungkap melakukan penipuan dana pemerintah senilai puluhan miliar dolar, Presiden memerintahkan pemotongan dana sebesar 10 miliar dolar AS untuk program penitipan anak dan layanan sosial di lima negara bagian “biru”.

Laporan dari Zhang Liang dan Ren Hao, New Tang Dynasty Television, Washington DC, Amerika Serikat.

Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung Resmi Ditutup 

EtIndonesia. Makassar — Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan, akibat cuaca ekstrem pada Sabtu, 17 Januari 2026, resmi dinyatakan ditutup. Pesawat tersebut diketahui membawa 10 orang penumpang on board.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsekal Madya TNI, Mohammad Syafii, menyampaikan bahwa hingga akhir pelaksanaan operasi, tim SAR gabungan telah berhasil menemukan total 11 paket, terdiri dari 10 paket body pack dan 1 paket body part.

“Seluruh paket yang ditemukan telah dievakuasi dan diserahkan kepada Biddokkes Polda Sulawesi Selatan untuk dilakukan proses identifikasi sesuai dengan prosedur yang berlaku,” ujar Mohammad Syafii dalam keterangannya. 

Selain temuan korban, Mohammad Syafii menjelaskan bahwa black box pesawat juga telah berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan di hari kelima Jumat (23/01). Saat ini, black box tersebut sedang dalam proses analisis dan identifikasi lebih lanjut oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Black box yang ditemukan saat ini sedang ditangani oleh KNKT untuk proses investigasi guna mengetahui penyebab kecelakaan pesawat secara teknis,” tambahnya.

Berdasarkan hasil briefing dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan operasi pencarian, Mohammad Syafii menyatakan bahwa Operasi SAR resmi ditutup pada Jumat, 23 Januari 2026.

“Setelah mempertimbangkan hasil pencarian, evakuasi, serta evaluasi di lapangan, maka Operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 ini kami nyatakan ditutup per hari ini,” jelasnya.

Namun demikian, Mohammad Syafii menegaskan bahwa Basarnas masih menunggu hasil resmi identifikasi dari KNKT dan tim forensik terkait kesesuaian jumlah korban dengan data manifest penumpang.

“Apabila nantinya hasil identifikasi menyatakan bahwa jumlah paket yang ditemukan tidak sesuai dengan data manifest penumpang, maka Operasi SAR dapat dibuka kembali untuk dilakukan pencarian lanjutan,” tegas Mohammad Syafii.

Penutupan operasi ini menjadi akhir dari rangkaian panjang upaya kemanusiaan yang dilakukan oleh Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan dalam kondisi medan ekstrem dan cuaca yang sangat menantang di kawasan Pegunungan Bulusaraung. (***)

Zelenskyy Mengkritik Keras Eropa karena Dianggap “Tersesat” Hingga Seperti Tumpukan Pasir yang Terhampar

EtIndonesia.  Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy saat berpidato di Forum di Davos, Swiss menuduh Eropa gagal menjadi kekuatan global. Ketika perhatian Amerika Serikat beralih ke wilayah lain, Eropa seharusnya tampil memimpin dalam membela kebebasan dunia. Namun kenyataannya, Eropa justru kehilangan arah dan hanya berupaya membujuk Presiden AS agar mengubah sikapnya—padahal Trump tidak akan berubah.

“Presiden Trump menyukai dirinya yang sekarang. Meski ia juga mengatakan mencintai Eropa, ia tidak akan mendengarkan Eropa dalam kondisi seperti saat ini,” kata Zelenskyy. Ia baru saja melakukan pertemuan tertutup dengan Trump sebelum menyampaikan pidato tersebut.

Ia menambahkan, “Eropa lebih tampak seperti sebuah konsep geografis, sepotong sejarah, atau tradisi, ketimbang sebuah kekuatan politik atau negara adidaya yang sesungguhnya. Memang ada beberapa negara Eropa yang kuat, tetapi banyak yang berteriak ‘kita harus tetap kuat’, sambil menunggu orang lain memberi tahu berapa lama kekuatan itu harus dipertahankan—idealnya sampai pemilu berikutnya.”

Pekan ini, perhatian di Davos teralihkan ke isu Greenland, sehingga mengurangi fokus terhadap perang di Ukraina. Zelenskyy mengkritik hal ini, dengan menyoroti bahwa setelah Trump melontarkan ancaman terkait Greenland, negara-negara NATO hanya mengirimkan jumlah pasukan yang sangat terbatas ke pulau Arktik tersebut.

“Jika Anda hanya mengirim 30 atau 40 tentara ke Greenland, apa gunanya? Pesan apa yang disampaikan? Sinyal apa yang itu kirimkan kepada Putin atau kepada Tiongkok (PKT)? Dan yang lebih penting, pesan apa yang disampaikan kepada Denmark?” tanyanya.

Zelenskyy menyiratkan bahwa ketika para pemimpin Eropa “menunggu Amerika Serikat menenangkan diri terkait isu Greenland”, berbagai persoalan mendesak lainnya justru terpinggirkan. “Dulu, orang-orang membahas dengan hangat protes di Iran, tetapi gerakan itu kini tenggelam dalam lautan darah. Bantuan dunia kepada rakyat Iran sangatlah tidak memadai,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kekecewaan atas sejumlah hal, termasuk keputusan Uni Eropa yang tidak menggunakan aset Rusia yang dibekukan untuk membantu Ukraina. “Sayangnya, Putin berhasil menghambat Eropa,” kata Zelenskyy.

“Tahun lalu, di akhir pidato saya di Davos, saya mengatakan: ‘Eropa perlu tahu bagaimana membela dirinya sendiri.’ Setahun telah berlalu, tetapi tidak ada yang berubah. Hari ini saya masih harus mengatakan hal yang sama.” Ia menekankan, “Jika bersatu, kita akan tak terkalahkan. Eropa bisa—dan harus—menjadi kekuatan global, bukan organisasi yang lamban bereaksi,” tambahnya. 

Zelenskyy juga mengungkapkan bahwa Ukraina, Rusia, dan Amerika Serikat akan mengadakan pertemuan tiga pihak pada Jumat dan Sabtu di Uni Emirat Arab untuk membahas cara mengakhiri perang di Ukraina. Ia menegaskan bahwa Rusia “harus siap melakukan kompromi” agar perang dapat diakhiri. (Hui)

Wartawan Media Resmi dari Beijing Ternyata Mata-mata, Polisi Ceko Lakukan Penangkapan

Polisi Ceko pada Kamis (22 Januari) mengunggah pernyataan di media sosial X bahwa pada 17 Januari 2026 mereka telah menahan seorang individu yang dicurigai bekerja sama dengan badan intelijen Partai Komunis Tiongkok (PKT). Badan Kontra-Intelijen Ceko (Czech Counter-intelligence Agency) dan Badan Kepolisian Anti-Teror Ceko (Czech Counter Terrorism Police Agency) turut terlibat dalam penyelidikan kasus ini. Saat ini, orang tersebut telah didakwa karena melakukan aktivitas tidak sah atas nama kekuatan asing

EtIndonesia. Situs berita “Czech News” (Seznam Zpravy) kemudian mengutip sejumlah sumber yang mengetahui perkara ini dan mengkonfirmasi bahwa pria yang ditangkap adalah Yang Yiming, koresponden media PKT Guangming Daily yang ditempatkan di Praha dan terdaftar secara resmi sebagai wartawan di Ceko.

Situs berita Ceko Denik N juga mengkonfirmasi bahwa orang yang ditahan adalah seorang warga negara Tiongkok. Selama ini ia mengumpulkan intelijen tentang tokoh-tokoh politik Ceko, terutama terkait hubungan dan detail kunjungan para politisi ke Taiwan. Sebagian dari aktivitas tersangka dilakukan di luar wilayah Ceko.

Hal ini berarti Yang Yiming menjadi kasus pertama di Ceko yang dituntut berdasarkan tuduhan melakukan aktivitas tidak sah atas nama kekuatan asing. Undang-undang tersebut mulai berlaku pada Februari 2025, dan ia terancam hukuman penjara hingga lima tahun.

Kantor Kejaksaan Tinggi Praha yang menangani perkara ini belum memberikan tanggapan. Kedutaan Besar PKT di Praha juga tidak menjawab permintaan komentar dari media.

“Czech News” melaporkan bahwa tiga sumber independen yang memahami kasus ini telah mengkonfirmasi identitas Yang Yiming. Sumber tersebut mengungkapkan bahwa Yang Yiming membangun hubungan dengan sejumlah politisi di Ceko dan Slovakia, serta berupaya memperoleh informasi dari mereka untuk kegiatan mata-mata.

Karena untuk pertama kalinya detail kontra-spionase dan pengawasan polisi diungkap dalam proses pidana ini, kasus tersebut menarik perhatian luas dari publik.

“Czech News” menyebutkan bahwa dari wawancara tertulis yang dipublikasikan oleh Yang, terlihat jelas bahwa ia secara sistematis memilih mewawancarai aktivis politik yang dianggap bersikap ramah terhadap Tiongkok dan sering kali bertentangan dengan garis kebijakan utama Uni Eropa terhadap Tiongkok. 

Selain di Ceko, cakupan aktivitas Yang Yiming di Slovakia tampak lebih luas. Ia secara langsung menghubungi anggota Parlemen Eropa yang menyuarakan pandangan pro-Rusia, menyebarkan narasi untuk meninggalkan nilai-nilai universal dan merangkul Tiongkok serta Rusia.

Pakar pengaruh Tiongkok dari situs Sinopsis, Martin Hála, mengatakan bahwa ia tidak terkejut dengan penangkapan mata-mata PKT ini. Ia menyatakan, “Guangming Daily adalah salah satu surat kabar terpenting PKT. Mantan editornya pernah mengatakan bahwa hingga setengah dari koresponden luar negerinya adalah personel intelijen.” (Hui)

Sumber : NTDTV.com