PKT Tutup-tutupi Data Penjualan Rumah, Keruntuhan Pasar Properti Kian Terbongkar

Krisis properti di Tiongkok telah berlangsung selama bertahun-tahun dan hingga kini belum terlihat titik akhirnya. Setelah sejumlah perusahaan seperti Evergrande dan Country Garden mengalami gagal bayar besar-besaran, Vanke—yang sebelumnya dianggap sebagai salah satu perusahaan properti yang relatif “sehat” di Tiongkok—kini juga tak mampu bertahan. Pada saat yang sama, pejabat Partai Komunis Tiongkok (PKT) memerintahkan dua lembaga data swasta untuk menghentikan publikasi data penjualan rumah bulanan para pengembang, sehingga memicu perhatian luas dari dunia luar.

EtIndonesia. Raksasa properti Tiongkok, Vanke, bulan lalu mengajukan perpanjangan jatuh tempo obligasi, yang semakin memperparah kekhawatiran pasar terhadap sektor properti Tiongkok. Bersamaan dengan itu, otoritas PKT memerintahkan lembaga data swasta untuk menghentikan publikasi data penjualan perumahan.

China Real Estate Information Corporation (CRIC) dan China Index Academy merupakan dua penyedia data swasta terbesar di Tiongkok, yang biasanya merilis total penjualan perumahan dari 100 pengembang teratas pada hari terakhir setiap bulan. Namun, pada akhir November lalu, kedua lembaga tersebut tidak merilis data bulan itu dan juga tidak memberikan penjelasan apa pun. 

Bloomberg, mengutip sumber yang mengetahui masalah ini, melaporkan bahwa otoritas perumahan PKT telah memberi tahu agar publikasi data semacam itu dihentikan hingga pemberitahuan lebih lanjut, dan sumber tersebut diminta untuk tidak disebutkan namanya karena membahas informasi internal.

 “Karena keruntuhan pasar properti Tiongkok terus berlanjut, PKT juga semakin memperketat pembatasan terhadap pelaporan independen data properti. Kini bahkan sampai pada tingkat yang absurd, di mana pejabat PKT meminta lembaga data swasta dan China Index Academy berhenti mempublikasikan data penjualan rumah. Mengapa Beijing begitu menutup-nutupi data keruntuhan properti? Alasannya hanya satu, dan mungkin memang hanya itu: data tersebut benar-benar terlalu buruk,” ujar Profesor Xie Tian dari Darla Moore School of Business, University of South Carolina, AS. 

Data pasar properti Tiongkok pada Oktober menunjukkan bahwa penjualan rumah baru oleh 100 pengembang terbesar turun 42 persen secara tahunan—penurunan bulanan terbesar dalam 18 bulan terakhir. Kini, dengan otoritas PKT menutup “jendela” untuk memahami kesulitan pasar properti, pihak luar semakin sulit mengetahui kondisi sebenarnya.

 “Ini adalah hal yang sering dilakukan oleh rezim diktator, tetapi juga sangat bodoh. Jika Anda tidak mempublikasikan data, orang lain justru akan berkesimpulan—dan dengan tepat—bahwa angkanya benar-benar sangat buruk. Hampir seperti bom kiamat yang dapat menghancurkan kepercayaan seluruh pemilik dan investor properti di Tiongkok. Kita tahu, beberapa diktator bukan hanya menutupi kabar buruk, tetapi bahkan membunuh para pembawa pesan. Jadi langkah selanjutnya, apakah PKT akan membubarkan lembaga-lembaga riset swasta ini? Kita tunggu saja,” tambah Xie Tian. 

Pendiri sekaligus kepala riset J Capital Research yang berbasis di Taipei, Anne Stevenson-Yang, menilai langkah ini membantu menutupi penurunan harga yang sebenarnya. Ia mengatakan kepada Deutsche Welle bahwa penurunan pasar secara keseluruhan kemungkinan telah mencapai 50 persen, dan sebelum kembali mencapai keseimbangan, bahkan bisa merosot hingga 85 persen.

Para akademisi menunjukkan bahwa alasan Beijing sangat sensitif terhadap data pasar perumahan adalah karena data tersebut bukan sekadar indikator ekonomi, melainkan faktor kepercayaan yang secara langsung mempengaruhi ekspektasi pasar dan sentimen sosial.


“Dari segi tujuan, pertama adalah mencegah ekspektasi menjadi tak terkendali. Ketika data independen berfrekuensi tinggi memperjelas besarnya penurunan, hal itu dengan mudah memicu sikap menunggu dari para pembeli, penurunan harga secara berantai dari para penjual, bahkan memperbesar kasus gagal bayar atau perpanjangan utang individu menjadi risiko sistemik. Ini selanjutnya akan menggerogoti kepercayaan terhadap kualitas aset perbankan dan keuangan daerah,” kata Profesor Sun Guoxiang, dosen tetap Departemen Hubungan Internasional dan Bisnis di Universitas Nanhua, Taiwan.

“Kedua, untuk menurunkan risiko terhadap stabilitas sosial. Dampak keruntuhan pasar properti terhadap kekayaan keluarga pertama-tama akan langsung menghantam neraca aset rumah tangga,” tambahnya. 

Pasar properti Tiongkok runtuh akibat kebijakan regulasi dan kelebihan pasokan. Menurut perkiraan Barclays Bank dari Inggris, seiring anjloknya harga rumah, kekayaan rumah tangga Tiongkok telah menyusut lebih dari 18 triliun dolar AS. Penyusutan tajam sektor konstruksi juga menyeret pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok.

Sun Guoxiang menambahkan:  “Dampak gelombang pertama keruntuhan pasar properti terhadap sistem perbankan Tiongkok adalah meningkatnya risiko kredit dan tekanan terhadap kualitas aset, yaitu meningkatnya risiko gagal bayar pinjaman dari pengembang dan rantai industri terkait.”

Xie Tian mengatakan:  “Karena data-data ini sangat buruk dan keruntuhan properti akan semakin parah, pasti akan ada bank-bank yang mulai tidak sanggup bertahan. Bahkan bank milik negara pun demikian. PKT mungkin tidak berani secara terbuka mengumumkan kebangkrutan mereka, tetapi bisa menggunakan cara lain untuk menutupi atau secara tidak langsung mengungkapkannya.”

Krisis properti Tiongkok telah berlangsung selama bertahun-tahun dan hingga kini belum terlihat akhirnya. UBS memperkirakan harga rumah di Tiongkok setidaknya akan terus turun dalam dua tahun ke depan, sementara harga rumah bekas juga akan merosot tajam. 

Lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings memperingatkan bahwa sebelum pasar properti stabil, penjualan rumah baru di berbagai wilayah masih bisa turun lagi sebesar 15 hingga 20 persen. (Hui)

Trump Perintahkan Blokade Total Kapal Tanker Minyak Venezuela yang Dikenai Sanksi

Etindonesia. Operasi Amerika Serikat dalam memerangi perdagangan narkoba kembali meningkat. Pada  Selasa 15 Desember 2025, Presiden AS Donald Trump mengeluarkan perintah terbaru untuk memblokir sepenuhnya kapal tanker minyak yang dikenai sanksi agar tidak keluar-masuk Venezuela. Berikut ini laporan langsung dari koresponden NTD di Washington, Zhang Liang.

Zhang Liang melaporkan :  Pada Selasa malam, Presiden Trump mengumumkan melalui platform media sosial Truth Social bahwa rezim Venezuela telah mencuri aset milik Amerika Serikat, serta terlibat dalam kegiatan terorisme, penyelundupan narkoba, dan perdagangan manusia. Pemerintah AS telah menetapkan rezim Nicolás Maduro sebagai organisasi teroris asing, dan memutuskan untuk memblokir total kapal tanker minyak yang terkena sanksi agar tidak keluar-masuk Venezuela, hingga mereka mengembalikan seluruh minyak, tanah, dan aset yang disebut telah dicuri dari Amerika Serikat.

Begitu kabar ini dirilis, harga minyak internasional yang sebelumnya terus melemah langsung berhenti turun dan kembali menguat.

Presiden Trump menjelaskan bahwa aset Amerika Serikat yang dicuri kemungkinan merujuk pada kebijakan mantan Presiden Venezuela Hugo Chávez pada abad lalu, yang memaksa perusahaan minyak asing mengalihkan aset mereka kepada perusahaan milik negara Venezuela.

Sementara itu, setelah Trump mengeluarkan perintah pemblokiran, Presiden Venezuela saat ini, Nicolás Maduro, menyatakan akan menggalang kerja sama dengan para pelaku industri minyak dari berbagai negara untuk melawan Amerika Serikat.

Perlu dicatat, minyak bumi merupakan komoditas ekspor utama Venezuela. Sekitar 80 persen ekspor minyak Venezuela pada akhirnya mengalir ke Tiongkok, namun porsinya relatif kecil dibandingkan total impor minyak Tiongkok, dan harganya sering ditekan rendah.

Kini, dengan pemblokiran kapal tanker, perekonomian Venezuela yang sudah lesu menjadi semakin terpuruk.

Saat ini, terdapat lebih dari 30 kapal yang beroperasi di Venezuela yang dikenai sanksi oleh Amerika Serikat.

Pada saat yang sama, militer AS terus memperkuat pengerahan pasukan di kawasan Karibia, termasuk di wilayah Puerto Riko milik AS, serta di negara kepulauan Trinidad dan Tobago yang jaraknya hanya sekitar 12 kilometer dari Venezuela. Jika situasi mengharuskan, operasi darat dapat segera dilancarkan.

Selain itu, Gedung Putih pada Selasa juga menyatakan bahwa Presiden Trump akan menyampaikan pidato nasional pada Rabu malam waktu utama, untuk memaparkan agenda pemerintahannya, pencapaian tahun pertama, serta rencana tiga tahun ke depan.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt:  “Pidato nasional Gedung Putih akan disiarkan langsung pada pukul 9 malam waktu Pantai Timur Amerika Serikat. Saya tahu Anda semua akan menontonnya. Ini akan menjadi pidato yang sangat menarik. Saya baru saja membahas hal ini dengan Presiden di Ruang Oval. Ia akan menjelaskan secara rinci pencapaian 11 bulan terakhir, termasuk segala upaya yang telah ia lakukan untuk membuat Amerika kembali berjaya, serta berbagai kebijakan yang ia rencanakan dalam tiga tahun ke depan demi kesejahteraan rakyat Amerika.”

Selain itu, Presiden Trump juga akan menghadiri upacara penyerahan jenazah dua prajurit AS yang gugur dalam serangan di Suriah. Upacara tersebut akan digelar di Pangkalan Angkatan Udara Dover, Delaware. Trump menyatakan bahwa hal ini merupakan salah satu tugas “paling berat” yang harus ia jalani sebagai presiden. (Hui/asr)

Laporan oleh reporter New Tang Dynasty Television, Chen Yue.

Finlandia Tancap Gas Perkuat Militer Hingga Pembelian Militer Terbesar dalam Sejarah, Pesawat Tempur F-35A Perdana Siap Mengudara

EtIndonesia. Raksasa industri pertahanan Amerika Serikat, Lockheed Martin, pada 16 Desember menggelar upacara besar di Fort Worth, Texas, untuk merayakan penampilan resmi pesawat tempur F-35A pertama milik Finlandia. Peristiwa ini menandai dimulainya tahap pengiriman dalam proyek pembelian militer terbesar sepanjang sejarah Finlandia. Finlandia berencana membeli total 64 unit pesawat tempur F-35 dengan nilai mencapai 10 miliar euro atau Rp196 triliun, mencetak rekor baru dalam sejarah pengadaan militernya.

Upacara perayaan tersebut dipimpin oleh Presiden Lockheed Martin, Greg Ulmer, dan dihadiri sekitar 200 tamu dari kalangan pertahanan Finlandia dan Amerika Serikat, industri terkait, serta media. Menteri Pertahanan Finlandia Antti Häkkänen memimpin delegasi Finlandia, didampingi Panglima Angkatan Udara Mayor Jenderal Timo Herranen, untuk bersama-sama merayakan keluarnya pesawat F-35A pertama dari jalur produksi.

Angkatan Udara Finlandia menamai armada pesawat ini sebagai “Joint Fighter” (Pesawat Tempur Gabungan), guna menekankan kemampuan operasi terpadu lintas matra. Pesawat F-35A dengan nomor seri JF-501 telah menyelesaikan uji terbang perdananya pada 8 Desember. Saat ini, total 16 unit F-35 sedang berada di jalur produksi.

Penampilan perdana F-35A JF-501 bukan hanya menjadi tonggak penting dalam upaya Finlandia memperkuat daya tangkal militernya terhadap Rusia setelah bergabung dengan NATO, tetapi juga mencerminkan perubahan besar dalam pemikiran strategis negara tersebut.

Untuk menghadapi kondisi iklim ekstrim di kawasan Lingkar Arktik, seluruh pesawat F-35 Finlandia dilengkapi sistem parasut pengereman, yang membantu pesawat mendarat dengan aman di landasan pacu yang licin akibat es.

Panglima Angkatan Udara Finlandia, Mayor Jenderal Herranen, menyatakan bahwa kemampuan bertahan di medan tempur, daya hancur, serta kapasitas operasi terpadu yang dimiliki pesawat ini akan secara signifikan meningkatkan kemampuan pertahanan Angkatan Udara Finlandia.

Raksasa industri pertahanan Amerika Serikat, Lockheed Martin, pada 16 Desember menggelar upacara besar di Fort Worth, Texas, untuk merayakan penampilan resmi pesawat tempur F-35A pertama milik Finlandia (tangkapan layar)

Presiden Lockheed Martin, Greg Ulmer, menambahkan bahwa melalui integrasi sistem kapasitas produksi, Finlandia akan memastikan kerja sama erat dengan Amerika Serikat selama beberapa dekade ke depan, sekaligus mempertahankan kemampuan teknologi domestik dan kemandirian nasionalnya.

Diperkirakan pada periode 2026 hingga 2030, pesawat tempur F/A-18 Hornet yang saat ini masih aktif akan beroperasi bersamaan dengan armada F-35, hingga transformasi penuh selesai pada tahun 2030. 

Pada saat itu, Finlandia akan memiliki armada F-35 terbesar di kawasan Nordik, dengan masa operasional yang diproyeksikan hingga tahun 2060-an, sehingga menjamin keunggulan pertahanan udara Finlandia selama puluhan tahun ke depan. (Hui)

Laporan komprehensif oleh reporter New Tang Dynasty Television, Zhao Fenghua.

Skandal Gelap Transplantasi Tiongkok: Donasi Organ Dijadikan Alat Penyangkalan Kejahatan Pengambilan Organ

Belakangan ini, Konferensi Internasional Donasi dan Transplantasi Organ digelar di Guangzhou. Pada saat yang sama, otoritas Partai Komunis Tiongkok (PKT) secara intensif merilis informasi seperti klaim bahwa “sistem donasi organ telah matang” dan “jumlah relawan melonjak tajam”, yang kembali mendorong isu pengambilan organ hidup oleh PKT ke pusat perhatian publik.

EtIndonesia. Pada 7 Desember 2025, konferensi internasional donasi organ di Guangzhou mengklaim bahwa di seluruh Tiongkok terdapat 7,28 juta relawan donasi organ jenazah, dengan lebih dari 90% berusia di bawah 45 tahun.

Bahkan, pada 15 Desember, Palang Merah Tiongkok menggelar konferensi pers di Beijing dan kembali menekankan angka tersebut, dengan tujuan menampilkan kepada dunia luar apa yang mereka sebut sebagai “standarisasi” sistem transplantasi organ di Tiongkok.

Seorang dokter bedah dari Rumah Sakit Nanfang di Guangzhou, dr. Liu (nama samaran), mengungkapkan bahwa lebih dari sepuluh rumah sakit di wilayah tersebut telah terlibat dalam penelitian transplantasi organ manusia dan penerapan klinis secara luas. Namun, sumber organ selalu tidak transparan. Ia menegaskan bahwa masyarakat Tiongkok pada umumnya tidak bersedia mendonorkan organ, dan mengatakan, “Dari mana rumah sakit mendapatkan organ-organ itu, semua orang bisa membayangkannya sendiri.”

“Terlepas dari apapun trik yang dimainkan PKT di permukaan, semua yang mereka lakukan sekarang pada dasarnya adalah menutupi kejahatan genosida berupa pengambilan organ hidup terhadap praktisi Falun Gong, baik di tingkat opini publik maupun secara formal,” ujar Ketua World Organization to Investigate the Persecution of Falun Gong (WOIPFG), Wang Zhiyuan. 

WOIPFG telah menerbitkan banyak laporan investigasi yang mengungkap bahwa sejak PKT mulai menganiaya Falun Gong pada tahun 1999, dengan perlindungan pejabat tingkat tinggi, rumah sakit militer dan rumah sakit swasta sama-sama terlibat dalam rantai industri pengambilan organ hidup.

Wang Zhiyuan menambahkan: “Keuntungan dari praktek ini bersifat eksplosif. Selama bertahun-tahun, pengambilan organ hidup dari praktisi Falun Gong telah menghancurkan batas moral umat manusia dan masyarakat, merusak sistem peradilan, dan melahirkan jaringan kejahatan pengambilan organ hidup yang lengkap. Kejahatan-kejahatan ini kini telah mencemari seluruh masyarakat.”

Sumber internal mengungkapkan bahwa ‘Konferensi Internasional Donasi Organ’ di Guangzhou kali ini sebenarnya bertujuan mempromosikan kemampuan transplantasi organ Tiongkok ke luar negeri dan menarik pasien asing.

“Dalam beberapa tahun terakhir, rezim PKT telah merasakan keuntungan besar dari transplantasi organ. Banyak pejabat tinggi, termasuk Xi Jinping, bahkan berbicara tentang batas usia hidup hingga 150 tahun, dan menjadikan transplantasi organ sebagai cara memperpanjang usia. Ini tidak hanya untuk memperpanjang hidup mereka sendiri, tetapi juga untuk mengikat pejabat asing dan kalangan elite internasional agar melayani rezim jahat ini,” kata Doktor medis dari Universitas Okayama, Jepang, Zhen Lixue. 

Zhen Lixue juga mengungkapkan bahwa saat ini PKT mengumpulkan data biologis manusia melalui tes darah terhadap pelajar dan kaum muda, sehingga setiap orang berpotensi menjadi donor.

“Dengan basis data donor yang begitu besar, jika seseorang membutuhkan kecocokan organ khusus, pencarian dapat dilakukan dengan sangat cepat. Bagi pasien gagal ginjal, terutama pejabat asing yang membutuhkan organ, organ bisa langsung disediakan. Ini jelas menciptakan kondisi yang sangat ‘nyaman’,” pungkasnya. (Hui)

Laporan hasil wawancara oleh Li Yun dan Qiu Yue, reporter New Tang Dynasty Television.

164 Warga Desa di Hunan, Tiongkok Menandatangani Formulir Donasi Organ Tubuh ? Netizen Daratan Tiongkok : Mereka Mulai Menipu Para Petani

Partai Komunis Tiongkok (PKT) gencar mendorong masyarakat untuk menandatangani perjanjian donasi organ tubuh. Namun, seiring terus terungkapnya kejahatan pengambilan organ hidup, masyarakat semakin menyadari berbagai tipu daya yang digunakan dan tidak lagi mempercayainya. 

Baru-baru ini, media resmi PKT melaporkan bahwa 164 warga dari sebuah desa di Provinsi Hunan secara sukarela menandatangani surat donasi organ dan jenazah, yang justru memicu kecaman luas dari warganet. Banyak yang menyindir: “Sudah tidak mudah menipu lagi, sekarang mulai menipu petani.”

EtIndonesia. Menurut laporan media resmi Partai Komunis Tiongkok, The Paper (澎湃新聞), pada 15 Desember, Palang Merah Tiongkok menggelar konferensi pers di Beijing mengenai kerja layanan relawan, memaparkan perkembangan dan hasil kerja sistem Palang Merah nasional dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam konferensi tersebut disebutkan bahwa Luo Ya, anggota komite cabang Partai Desa Gaotian, Kecamatan Chunkou, Kota Liuyang, Provinsi Hunan, sekaligus kepala kantor Palang Merah desa, “berbagi pengalaman” bahwa berkat upaya berkelanjutan Palang Merah Provinsi Hunan, warga Desa Gaotian diklaim telah mengubah pandangan tradisional yang menganggap keutuhan jenazah sebagai batas akhir bakti kepada orang tua. 

Disebutkan, mereka kini menerima “konsep baru” berupa donasi organ dan perpanjangan kehidupan, yang disebut telah menjadi kesepakatan seluruh desa. Hingga kini, 164 warga desa disebut telah secara sukarela menandatangani surat donasi organ dan jenazah.

(Tangkapan layar dari internet)
(Tangkapan layar dari internet)

Laporan tersebut bahkan menyatakan bahwa, “angka ini mencerminkan kemajuan peradaban pedesaan dan peningkatan taraf spiritual warga desa.”

Namun, laporan itu memicu gelombang kritik dan sindiran dari netizen daratan Tiongkok, di antaranya:

  • “Sekarang bisa mencocokkan organ secara terang-terangan.”
  • “Begitu menandatangani, kemungkinan ‘kecelakaan’ akan naik 10.000%.”
  • “Mau tanda tangan atau tidak, hasilnya sama saja.”
  • “Yang tanda tangan dikasih imbalan, yang tidak tanda tangan menghilang secara misterius. Mereka memang tidak berniat membiarkan siapapun lolos.”

Sebagian netizen menyindir dengan nada sarkastik:

  • “Warga desa: saya tidak tahu apa-apa, bagian atasnya ditutup, katanya ada keuntungan, jadi saya tanda tangan saja.”
  • “Warga desa: apa? Bukannya ada manfaat? Kok malah jadi donasi organ?”

Seorang netizen dari Sichuan mengatakan hal serupa :  “Dulu di daerah kami benar-benar ada yang melakukan hal seperti ini. Bagian atas ditutup, lalu warga desa diminta tanda tangan, ternyata itu adalah surat donasi organ dan jenazah.”

Netizen lainnya mempertanyakan:

  • “Kalau ini benar-benar disebut energi positif penyelamatan nyawa, berapa orang dari redaksi The Paper yang sudah menandatangani surat donasi organ?”
  • “Kalau ini perbuatan mulia dan semangat pengorbanan, maka seluruh anggota Partai, pegawai negeri, media resmi, dan institusi pemerintah seharusnya memberi contoh dengan menandatangani terlebih dahulu.”
  • “Kalau terus-menerus bilang ini hal baik, tapi sendiri bersembunyi dan tidak melakukannya sama sekali, pasti ada yang mencurigakan.”
  • “Menurut saya, staf Palang Merah seharusnya yang pertama menandatangani perjanjian donasi.”
  • “Jika ini perbuatan baik, maka anggota Partai dan pejabat publik harus memberi teladan, bahkan membawa anak-anak mereka sendiri untuk berdonasi sebagai contoh.”

Ada pula netizen yang mengecam:

  • “Semakin sulit menipu, sekarang mulai menipu petani.”
  • “Rencana pemusnahan satu desa.”

Di platform Zhihu di daratan Tiongkok, sebuah pertanyaan berbunyi: “Mengapa sekarang semakin banyak orang menentang transplantasi organ?” Seorang netizen menjawab:
“Karena orang biasa seperti kita ini bisa berubah menjadi pemasok ‘suku cadang’ yang berjalan. Anak-anak yang dibesarkan dengan susah payah oleh kita dan orang tua kita, akhirnya dimanfaatkan untuk keuntungan besar tanpa modal.”

Ia melanjutkan: “Berapa jumlah transplantasi organ setiap tahun di Tiongkok? Dari mana semua ‘suku cadang’ itu berasal? Apakah benar ada begitu banyak donasi sukarela yang kebetulan meninggal, lalu kebetulan cocok? Apa bisa sebegitu kebetulannya?”

Laporan kompilasi oleh reporter Li Li / Lin Qing 

Christmas Carol yang Membawa Damai dan Menyela Deru Perang

Pada Natal yang membeku di tahun 1914, para tentara yang bernyanyi membawa kedamaian dan niat baik ke medan perang

Raymond Beegle

Dalam Alkitab, terdapat banyak cerita tentang malaikat berbicara kepada manusia, memperingatkan mereka, membimbing mereka, dan menghibur mereka, tetapi hanya ada satu kali—hanya satu kali saja—manusia mendengar malaikat bernyanyi. Itu terjadi pada malam kelahiran Kristus ke dunia, ketika malaikat menyanyikan “kemuliaan bagi Allah” dan “damai di bumi.” Hanya segelintir orang biasa, gembala-gembala sederhana, yang dipilih untuk mendengar lagu itu.

Sekarang, ada ratusan, bahkan ribuan, lagu Natal, carol, kantata, dan oratorio, yang diciptakan dan dinyanyikan oleh manusia fana, merayakan mukjizat yang terjadi berabad-abad lalu. Salah satu yang paling indah dan paling dicintai adalah Adeste Fideles, atau Oh Come, All Ye Faithful (Datanglah, Semua yang Setia).

Berbeda dengan pemerintahan, sebuah lagu tidak mengenal batas, melewati satu negara ke negara lain dengan bebas. Kadang-kadang lagu bahkan menembus garis depan dan parit pada masa perang.

Naskah tertua yang masih ada dari “Adeste Fideles,” tanpa nama penulis, yang dikaitkan dengan John Francis Wade, berasal dari tahun 1740-an. Domain Publik

Malam Natal yang Tak Terlupakan

Sebuah peristiwa luar biasa dan menakjubkan terjadi pada Natal 1914. Beberapa minggu sebelumnya, Paus Benediktus XV meminta semua pihak yang berperang untuk menghentikan pertempuran pada Natal, tetapi para raja dan menteri mereka, yang aman di tengah permadani dan lampu gantung mewah, menolak menghentikan pembunuhan bahkan untuk sehari.

Potret terpotong Paus Benediktus XV, 1916, karya Antonio Fabrés. Museum Nasional Prado, Madrid, Spanyol. Selama Perang Dunia I, Paus tersebut meminta gencatan senjata Natal. Domain Publik

Namun, pada malam Natal, sepanjang Front Barat, para tentara di parit mendengar carol dinyanyikan oleh musuh mereka—dan mereka pun membalas dengan lagu mereka sendiri. Sebenarnya, lagu-lagu itu sama persis, hanya berbeda bahasa. Sekitar dua pertiga dari pasukan bersenjata, yang merindukan rumah dan berduka atas rekan-rekan mereka yang gugur, spontan membuat gencatan senjata sendiri.

Seorang tentara Inggris, Graham Williams, mengenang:

“Pertama-tama, orang Jerman menyanyikan salah satu carol mereka, lalu kami menyanyikan salah satu lagu kami, sampai ketika kami mulai ‘O Come, All Ye Faithful,’ orang Jerman langsung ikut bernyanyi, menyanyikan himne yang sama dengan kata-kata Latin ‘Adeste Fideles.’ Dan saya berpikir, ini sungguh luar biasa—dua bangsa menyanyikan carol yang sama di tengah perang.”

Ketika fajar tiba di garis depan, senjata disingkirkan dan ucapan niat baik disampaikan di antara mereka yang sehari sebelumnya saling menembak. Bahkan hadiah berupa makanan dan rokok pun dipertukarkan, dan kedua pihak dapat menguburkan mereka yang telah meninggal dunia yang terbaring di parit dan di medan perang.

Tentara Sekutu keluar dari parit dalam foto Perang Dunia I ini. CP Picture Archive/AP

Seorang tentara Inggris lain berkata, “Jika kami dibiarkan sendiri, tidak akan ada tembakan lagi yang dilepaskan.”

Hal ini mengingatkan pada kata-kata Frederick Agung: “Jika tentara saya mulai berpikir, tidak satu pun yang akan tetap berada di tentara.”perdamaian.


Pada kelahiran Kristus, malaikat menyanyikan “damai di bumi”—bukan untuk para raja, tetapi untuk orang-orang biasa. Berabad-abad kemudian, para tentara biasa di parit itu tidak mendengar malaikat, tetapi mereka mendengar saudara-saudara mereka sendiri menyanyikan lagu-lagu perdamaian dan niat baik. Barangkali hanya merekalah yang memegang kunci perdamaian.

Tentang Penulis:

Raymond Beegle telah tampil sebagai pianis kolaboratif di gedung konser besar di Amerika Serikat, Eropa, dan Amerika Selatan; telah menulis untuk The Opera Quarterly, Classical Voice, Fanfare Magazine, Classic Record Collector (Inggris), dan The New York Observer. Beegle pernah menjadi dosen di State University of New York–Stony Brook, Music Academy of the West, dan American Institute of Musical Studies di Graz, Austria. Ia mengajar di divisi musik kamar Manhattan School of Music selama 31 tahun.

Dafam Pacific Caesar Surabaya Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumatera dan Aceh

0

Surabaya, 19 Desember 2025 – Menyambut semangat Natal dengan aksi nyata, Dafam Pacific Caesar Surabaya menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan memberikan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di wilayah Sumatera dan Aceh. Bantuan ini diserahkan langsung kepada perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok, sandang, serta perlengkapan sanitasi yang sangat dibutuhkan di lokasi pengungsian. Inisiatif ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas keluarga besar Dafam Pacific Caesar Surabaya terhadap sesama yang tengah mengalami kesulitan.

Hogi Budiarto, General Manager Dafam Pacific Caesar Surabaya, menyatakan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban. “Kami memilih menyalurkan bantuan melalui BPBD dan BAZNAS Surabaya karena keduanya memiliki mekanisme yang teruji untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” ujarnya.

Edy Santoso, Sales & Marketing Manager, menambahkan apresiasinya terhadap sinergi antarlembaga. “Kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan lembaga zakat sangat krusial dalam upaya penanggulangan bencana. Kami berkomitmen untuk terus mendukung pemulihan pasca-bencana,” katanya.

Kegiatan ini mempertegas komitmen Dafam Pacific Caesar Surabaya tidak hanya dalam sektor pariwisata, tetapi juga dalam tanggung jawab sosial dan kemanusiaan. Ke depan, hotel ini berencana melanjutkan berbagai program CSR berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi aktif terhadap masyarakat dan lingkungan.

Seekor Tikus Besar Ditemukan Berkeliaran di Kabin Pesawat Saat Mengudara Hingga Penerbangan Dibatalkan

EtIndonesia. Sebuah maskapai penerbangan nasional Belanda, KLM (Royal Dutch Airlines), yang menuju destinasi wisata di Karibia, mengalami insiden tak terduga ketika seekor tikus ditemukan berkeliaran di dalam kabin. Akibatnya, penerbangan lanjutan dibatalkan dan sekitar 250 penumpang terdampak.

Insiden tersebut terjadi pada 10 Desember dalam penerbangan dari Amsterdam ke Aruba, yang kemudian dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Pulau Bonaire. Video yang beredar di internet dan direkam oleh penumpang menunjukkan seekor tikus memanjat batang tirai jendela, lalu melompat ke rak bagasi dan kompartemen penyimpanan di atas kepala. Tikus tersebut tampak berukuran cukup besar, menimbulkan rasa tidak nyaman.

Setelah pesawat mendarat di Aruba, KLM membatalkan penerbangan lanjutan menuju Bonaire serta penerbangan kembali ke Amsterdam, guna melakukan pembersihan dan pemeriksaan menyeluruh terhadap pesawat. Sebanyak 254 penumpang terdampak. KLM menyediakan akomodasi hotel bagi para penumpang dan mengatur ulang penerbangan alternatif.

Video daring memperlihatkan seekor tikus merayap di dalam pesawat KLM. (Tangkapan layar video)

Setelah kejadian tersebut, KLM menyatakan bahwa ini merupakan “insiden yang sangat tidak biasa”.

Menurut laporan media Belanda, juru bicara KLM mengatakan bahwa hingga kini belum diketahui bagaimana tikus tersebut bisa masuk ke dalam pesawat. Saat tikus ditemukan, pesawat sedang terbang di atas samudera, sehingga pilot tidak memiliki pilihan selain melanjutkan penerbangan. KLM menyatakan, “Penumpang tetap tenang, dan awak pesawat terus memantau hewan tersebut dengan saksama. Hewan itu juga tidak mendekati makanan.”

Menurut laporan The Telegraph, tikus tersebut berkeliaran di pesawat selama lebih dari sehari, dan baru berhasil ditangkap oleh petugas darat sekitar 36 jam setelah pertama kali ditemukan. Setelah itu, petugas kebersihan dan teknisi melakukan penanganan lanjutan terhadap pesawat.

Kemunculan tikus di dalam pesawat memang jarang terjadi, namun bukan tanpa preseden.

Pada 31 Desember 2015, sebuah pesawat di India yang membawa lebih dari 200 penumpang dan terbang menuju London terpaksa kembali ke Mumbai setelah “diduga terlihat tikus” di dalam kabin, setelah hampir tiga jam mengudara.

Pada September lalu, sebuah pesawat di India yang terbang dari Kanpur ke Delhi menemukan seekor tikus melompat masuk ke kabin sebelum lepas landas. Sebanyak 140 penumpang dievakuasi, menyebabkan penerbangan tertunda selama tiga jam.

Hewan pengerat merupakan ancaman serius bagi keselamatan penerbangan. Mereka dapat menggigit kabel listrik, isolasi, dan sistem kendali, yang berpotensi menyebabkan kerusakan instrumen atau memicu peringatan pada sistem penting. Selain kerusakan mekanis, hewan pengerat juga menimbulkan risiko kebersihan dan keamanan hayati. (Hui)

Laporan gabungan oleh reporter Jin Jing / Editor penanggung jawab: Lin Qing

Inggris Menjatuhkan Sanksi kepada Taipan Pakistan Murtaza Lakhani atas Perannya dalam Sektor Energi Rusia

EtIndonesia. Inggris menjatuhkan sanksi kepada taipan perdagangan minyak Murtaza Lakhani, sebagai bagian dari paket sanksi baru yang menargetkan Rusia atas perang melawan Ukraina.

Lakhani, seorang pengusaha Pakistan terkemuka yang telah lama menggunakan London, Inggris sebagai basisnya, ditambahkan ke daftar sanksi negara tersebut karena dugaan perannya dalam sektor energi Rusia. Sanksi Inggris juga menetapkan sejumlah perusahaan, termasuk Mercantile & Maritime Group milik Lakhani.

Langkah-langkah ini dilakukan beberapa hari setelah paket sanksi baru oleh Uni Eropa, yang juga menargetkan pedagang Pakistan tersebut serta saingannya yang berpengaruh dari Azerbaijan.

Dalam pernyataan tertulis, Lakhani membantah tuduhan bahwa dia memiliki atau mengendalikan armada kapal gelap yang memperdagangkan produk minyak Rusia yang melanggar hukum sanksi yang berlaku. Dia mengatakan bahwa dia segera menempuh semua jalur hukum untuk membela diri, membantah, dan mengajukan banding atas penetapan sanksi oleh Uni Eropa dan Inggris.

Sanksi terbaru dari London dan Brussels dijatuhkan saat Washington bersiap untuk mengeluarkan serangkaian sanksi baru yang menargetkan sektor energi Rusia, sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan tekanan pada Moskow jika Presiden Vladimir Putin menolak perjanjian damai dengan Ukraina. Pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan berbagai opsi, seperti menargetkan kapal-kapal dalam armada tanker bayangan Rusia serta para pedagang yang memfasilitasi transaksi tersebut, seperti yang dilaporkan Bloomberg News pada hari Rabu.

Lakhani, yang telah lama menggunakan lingkungan Chelsea yang mewah di London sebagai basis utamanya dan memiliki koneksi yang kuat di kalangan politik Inggris, dikenal sebagai operator yang cerdas di beberapa yurisdiksi yang paling menantang.

Sanksi Inggris pada hari Kamis menargetkan beberapa perusahaan yang berbasis di Uni Emirat Arab, termasuk Tejarinaft FZCO, Fossil Trading FZCO, dan Amur II — FZCO, yang menurut Inggris terkait dengan Lakhani dan menjalankan bisnis di sektor yang strategis bagi pemerintah Rusia.

Tiga produsen minyak kecil Rusia juga masuk daftar hitam.(yn)

 Laba-Laba yang Terbang

EtIndonesia. Keyakinan adalah kekuatan yang tak tertembus apa pun. Ketika kamu sungguh percaya bahwa kamu bisa berhasil, maka keberhasilan itu pasti akan datang.

Suatu hari, aku menemukan seekor laba-laba hitam di halaman belakang rumah. Dia sedang menenun sebuah jaring yang sangat besar di antara dua atap rumah. Jarak antara kedua atap itu lebih dari satu meter.

Aku pun bertanya dalam hati:  “Apakah laba-laba bisa terbang? Jika tidak, bagaimana mungkin benang pertama bisa ditarik dari satu atap ke atap yang lain?”

Kemudian aku memperhatikan dengan saksama. Ternyata laba-laba itu tidak terbang sama sekali. Dia menempuh jalan yang sangat berliku. Dari satu sisi atap, dia mulai mengikat benang, lalu merayap turun menyusuri dinding, bergerak perlahan dan hati-hati. Dia mengangkat bagian belakang tubuhnya agar benang sutra tidak menyentuh pasir, tanah, atau benda lain di permukaan.

Dia menyeberangi ruang kosong di bawah, kemudian merayap naik ke atap di seberang. Setelah ketinggiannya hampir sejajar, barulah dia menarik benang itu hingga kencang. Langkah-langkah berikutnya pun dilakukan dengan cara yang sama—perlahan, teliti, dan tanpa henti.

Renungan

Laba-laba memang tidak bisa terbang, namun dia mampu menenun jaringnya di udara.

Dia adalah makhluk yang rajin, peka, pendiam, dan sangat ulet. Jaring yang dibuatnya rapi dan presisi, terbentang seperti pola delapan arah, seolah-olah mendapat bantuan dari kekuatan tak terlihat.

Pemandangan itu membuatku teringat pada orang-orang yang tidak banyak bicara, namun menyimpan kebijaksanaan dan kekuatan besar di dalam diri mereka.

Sejak saat itu, aku selalu mengingat satu hal: laba-laba tidak terbang, tetapi tetap mampu menenun jaring di angkasa.

Keajaiban diciptakan oleh mereka yang mau bertahan dan terus berusaha.(jhn/yn)

Video: Protes Besar-besaran di Bangladesh Setelah Pemimpin Anti-India Tewas Ditembak

EtIndonesia. Protes kekerasan meletus di beberapa kota di Bangladesh semalam setelah kematian pemimpin radikal Sharif Osman Hadi. Sosok kontroversial yang dikenal karena retorika anti-India yang keras. 

Hadi, 32 tahun, menjadi terkenal selama pemberontakan mahasiswa Bangladesh tahun 2024 yang menyebabkan penggulingan mantan perdana menteri Sheikh Hasina. Juru bicara platform Inquilab Mancha dan kandidat dalam pemilihan umum ditembak di kepala oleh penyerang bertopeng Jumat lalu saat meluncurkan kampanye pemilu di Dhaka dan meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit di Singapura.

Setelah berita kematiannya tersebar, ribuan demonstran turun ke jalan-jalan di Dhaka dan kota-kota lain untuk menuntut agar para pembunuhnya ditangkap. Beberapa gedung di ibu kota Bangladesh, termasuk gedung yang menampung dua media terkemuka di negara itu—The Daily Star dan Prothom Alo—dibakar, dengan staf terjebak di dalamnya, menurut pihak berwenang.

Demonstrasi tersebut ditandai dengan slogan-slogan yang sarat emosi yang menyebut nama Hadi, dengan para pengunjuk rasa bersumpah untuk melanjutkan gerakan mereka dan menuntut keadilan dan pertanggungjawaban yang cepat atas serangan yang merenggut nyawanya.

Beberapa daerah tetap tegang hingga larut malam, dengan tambahan polisi dan pasukan paramiliter dikerahkan untuk mencegah kekerasan lebih lanjut. Polisi tidak segera berkomentar, sementara dinas pemadam kebakaran mengatakan kebakaran di Daily Star telah terkendali.

Kekerasan juga dilaporkan di beberapa kota lain di Bangladesh, termasuk kota pelabuhan Chittagong, di mana para pengunjuk rasa berkumpul di luar Kantor Asisten Komisi Tinggi India dan meneriakkan slogan-slogan anti-India.

Di Rajshahi, para pengunjuk rasa membakar kediaman Bangabandhu Sheikh Mujibur Rahman dan kantor Liga Awami, menyebabkan kerusakan yang luas.

Sentimen Anti-India Meningkat

Kerusuhan ini menyusul protes anti-India baru-baru ini di awal pekan, dengan hubungan antara kedua negara tetangga memburuk sejak Hasina melarikan diri ke Delhi. Pada hari Rabu, ratusan demonstran di bawah panji “July Oikya” (Persatuan Juli) berbaris menuju Komisi Tinggi India di Dhaka, meneriakkan slogan-slogan anti-India, sambil juga menuntut kembalinya Hasina.

Awal pekan ini, India memanggil Komisaris Tinggi Bangladesh di New Delhi, Muhammad Riaz Hamidullah, untuk mengeluarkan protes diplomatik resmi atas ancaman baru-baru ini terhadap Komisi Tinggi India di Dhaka dan pernyataan anti-India yang menghasut dari para pemimpin politik Bangladesh. Pemanggilan tersebut dikirim setelah seorang pemimpin Partai Warga Negara Nasional (NCP) Bangladesh mengancam bahwa Dhaka akan melindungi pasukan yang memusuhi Delhi dan membantu memisahkan “tujuh saudara perempuan” India—istilah yang digunakan untuk menggambarkan negara-negara bagian timur laut negara itu—dari India.

“Tujuh Saudara Perempuan akan dipisahkan dari India,” kata Abdullah dalam unjuk rasa yang diselenggarakan oleh Inqilab Mancha terhadap mereka yang terlibat dalam serangan terhadap Hadi, mengulangi klaim yang tidak masuk akal bahwa para terdakwa didukung oleh India. Unsur-unsur radikal seperti Hasnat Abdullah telah diberi kebebasan penuh oleh pemerintahan sementara yang dipimpin Yunus.

India menegaskan bahwa mereka sepenuhnya menolak narasi palsu yang ingin diciptakan oleh unsur-unsur ekstremis mengenai upaya pembunuhan terhadap Hadi.

Reaksi Muhammad Yunus Terhadap Kematian Hadi

Dalam pidato yang disiarkan televisi kepada bangsa setelah kematian Hadi, kepala sementara Bangladesh, Muhammad Yunus, mengatakan: “Kepergiannya merupakan kehilangan yang tak tergantikan bagi bidang politik dan demokrasi bangsa.” 

Mendesak warga untuk tetap tenang, Yunus mengatakan pemerintah berkomitmen untuk memastikan penyelidikan yang transparan dan membawa semua yang bertanggung jawab ke pengadilan.

Dia juga menyerukan untuk menahan diri, memperingatkan bahwa kekerasan hanya akan merusak jalan negara menuju pemilihan yang kredibel. Pemerintahan sementara telah menetapkan hari Sabtu sebagai hari berkabung nasional untuk menghormati Hadi, dengan bendera nasional dikibarkan setengah tiang dan doa khusus direncanakan di seluruh negeri.

Bangladesh telah diperintah oleh pemerintahan sementara yang dipimpin oleh peraih Nobel Yunus sejak Agustus 2024, setelah Perdana Menteri Sheikh Hasina melarikan diri ke India menyusul pemberontakan yang dipimpin mahasiswa. Pemilihan nasional negara itu dijadwalkan pada 12 Februari.

India Mengeluarkan Imbauan

Komisi Tinggi India di Dhaka telah mengeluarkan imbauan bagi warga negara India di Bangladesh, mendesak mereka untuk menghindari perjalanan lokal dan meminimalkan pergerakan mereka di luar tempat tinggal mereka.

Jika ada keadaan darurat, mereka disarankan untuk menghubungi Komisi Tinggi atau Asisten Komisi Tinggi di negara tersebut.

Surat Kabar Terkemuka Bangladesh Menghentikan Operasi

Dua surat kabar terkemuka Bangladesh, The Daily Star dan Prothom Alo, telah menangguhkan sementara operasi cetak dan daring mereka setelah kantor mereka dibakar selama kekerasan di Dhaka.

Selain itu, publikasi Bangladesh, Business Standard, tidak dapat mencetak edisi kota untuk hari Jumat, karena percetakan ditutup karena masalah keamanan.

Kasus Sharif Osman Hadi

Hadi adalah tokoh kunci dalam pemberontakan tahun lalu yang mengakhiri pemerintahan otokratis Perdana Menteri Sheikh Hasina dan membuatnya melarikan diri ke India. Dia adalah kandidat dalam pemilihan Februari 2026, pemilihan parlemen pertama sejak pemberontakan yang dipimpin mahasiswa tahun lalu.

Pada 12 Desember, Hadi ditembak oleh penyerang bertopeng saat dia meninggalkan sebuah masjid di Dhaka. Dia diterbangkan ke rumah sakit di Singapura untuk perawatan, di mana dia meninggal dunia akibat luka-lukanya pada hari Kamis.

Polisi di Bangladesh telah melancarkan perburuan terhadap para penyerang yang menembak Hadi, merilis foto dua tersangka utama dan menawarkan hadiah lima juta taka untuk informasi yang mengarah pada penangkapan mereka.

Yunus, pemenang Hadiah Nobel Perdamaian berusia 85 tahun yang memimpin Bangladesh hingga pemilihan 12 Februari, mengatakan Sabtu lalu bahwa penembakan itu adalah serangan yang direncanakan sebelumnya yang dilakukan oleh jaringan yang kuat, tanpa menyebutkan nama. 

Dia mengatakan bahwa “tujuan para konspirator adalah untuk menggagalkan pemilihan”, menambahkan bahwa serangan itu “bersifat simbolis — dimaksudkan untuk menunjukkan kekuatan mereka dan menyabotase seluruh proses pemilihan.”

Bangladesh, negara mayoritas Muslim dengan 170 juta penduduk, akan memilih langsung 300 anggota parlemennya, dengan 50 lainnya dipilih dari daftar perempuan. Referendum tentang paket reformasi demokrasi yang penting akan diadakan pada hari yang sama. (yn)

Seorang Wanita Hanya Makan Dada Ayam Rebus dan Kembang Kol Selama 6 Bulan, Menderita Pankreatitis

EtIndonesia. Seorang wanita di Tiongkok berusia 25 tahun didiagnosis menderita pankreatitis setelah enam bulan hanya mengonsumsi dada ayam rebus dan kembang kol.

Dokter selalu memperingatkan para pelaku diet untuk menjaga pola makan seimbang saat mencoba menurunkan berat badan, tetapi sedikit dari kita yang benar-benar memahami betapa pentingnya hal itu bagi kesehatan kita. Seorang influencer wanita muda di Tiongkok mengetahuinya dengan cara yang sulit, setelah mengalami pankreatitis akut akibat dietnya yang hambar dan rendah lemak. Menurut media Tiongkok, wanita tersebut hampir meninggal setelah membatasi dietnya hanya pada dada ayam rebus dan sayuran selama enam bulan.

Wanita muda tersebut, yang namanya tidak diungkapkan oleh media, mendokumentasikan perjalanan penurunan berat badannya secara online dan bahkan dijuluki “dewi disiplin diri” oleh para penggemarnya karena dedikasinya yang tinggi terhadap tujuannya. Selama hampir enam bulan, dia hanya makan dada ayam rebus dan kembang kol, dengan sesekali menambahkan sepotong kentang rebus, untuk sedikit menambah variasi.

Diet ekstrem tersebut membantu wanita berusia 25 tahun itu mencapai tujuannya, tetapi juga menyebabkan efek samping negatif, seperti kelelahan, lemas, dan kulit kusam. Sayangnya, dia memilih untuk mengabaikan gejala-gejala tersebut, dan tak lama kemudian, dia mulai mengalami kram perut yang sangat hebat sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Tes menunjukkan bahwa kadar amilase serum wanita tersebut 10 kali lebih tinggi dari normal. Amilase adalah enzim yang disekresikan oleh pankreas dan kelenjar ludah yang membantu memecah karbohidrat. Penumpukan sekresi enzim di pankreas mulai mencerna organ itu sendiri, dan peradangan parah mengakibatkan pankreatitis akut.

Dokter menyimpulkan bahwa kondisi yang mengancam jiwa wanita tersebut kemungkinan disebabkan oleh diet rendah lemak ekstrem yang dijalani dalam jangka waktu lama. Mereka menyarankan orang yang ingin menurunkan berat badan untuk makan dengan defisit kalori sambil tetap menjaga pola makan seimbang, daripada menerapkan diet ekstrem yang hambar.

Meskipun dada ayam dan kembang kol dianggap sebagai makanan sehat oleh sebagian besar dokter dan ahli diet, keduanya tidak menyediakan semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh manusia untuk berkembang. Selain itu, diet yang terlalu ketat seperti itu mungkin tampak sehat, tetapi dapat mengganggu sekresi normal enzim pencernaan. (yn)

Daun Hijau

EtIndonesia. Gambarlah sehelai daun bagi kehidupan. Selama hati masih percaya, keajaiban selalu punya peluang untuk terjadi. Harapan mungkin tampak kecil, tetapi dia hidup abadi di dunia ini.

Sastrawan Amerika O. Henry pernah menuliskan sebuah kisah menyentuh dalam novelnya The Last Leaf (Daun Terakhir).

Di sebuah kamar rumah sakit, terbaring seorang pasien yang hidupnya berada di ujung tanduk. Dari balik jendela kamarnya, dia dapat melihat sebuah pohon di luar. Setiap hari, diterpa angin musim gugur, daun-daun pohon itu satu per satu berguguran.

Sang pasien menatap daun-daun yang rontok itu dengan perasaan putus asa. Seiring berkurangnya daun di pohon, kondisi tubuhnya pun semakin melemah—hari demi hari kian memburuk. 

Dia berkata lirih: “Ketika semua daun di pohon itu gugur, saat itulah aku akan mati.”

Seorang pelukis tua yang mengetahui hal tersebut merasa sangat tersentuh. Diam-diam, dia mengambil kuas dan cat, lalu melukis sehelai daun hijau dengan urat daun yang tampak segar, kemudian menggantungkannya di salah satu dahan pohon.

Hari demi hari berlalu. Daun terakhir itu tak kunjung jatuh.

Dan karena sehelai “daun hijau” dalam hidupnya itulah, sang pasien perlahan menemukan kembali harapan. Secara ajaib, dia pun berhasil bertahan dan hidup.

Renungan

Dalam hidup, seseorang mungkin bisa kehilangan banyak hal. Namun ada satu hal yang tidak boleh hilang sama sekali, yaitu harapan.

Harapan adalah nilai penting dalam kehidupan manusia. Di mana ada harapan, di sanalah kehidupan terus berdenyut dan tak pernah berhenti.(jhn/yn)

 Menegakkan Kepala Itu Indah

Etindonesia. Jangan pedulikan dia seekor sapi betina berwarna hitam—susu yang dihasilkannya tetap putih.

Jenny adalah seorang gadis kecil yang selalu berjalan dengan kepala tertunduk. Dia merasa dirinya tidak cukup cantik, sehingga rasa percaya dirinya sangat rendah.

Suatu hari, dia pergi ke sebuah toko aksesori dan membeli sebuah pita kupu-kupu berwarna hijau. Pemilik toko terus memujinya, mengatakan bahwa Jenny terlihat cantik saat mengenakannya. Walau Jenny tidak sepenuhnya percaya, hatinya tetap terasa senang. Tanpa sadar, dia pun menegakkan kepalanya, ingin segera memperlihatkan dirinya kepada orang lain. Dia bahkan menabrak seseorang saat keluar dari toko, tetapi sama sekali tidak memedulikannya.

Ketika Jenny memasuki kelas, dia berpapasan dengan gurunya.

“Jenny, kamu terlihat sangat cantik saat menegakkan kepala,” kata sang guru sambil menepuk bahunya dengan penuh kasih.

Hari itu, Jenny menerima banyak pujian dari orang-orang di sekitarnya. Dia mengira semua itu berkat pita kupu-kupu yang dibelinya. Namun ketika dia bercermin, ternyata pita itu sudah tidak ada di kepalanya—mungkin terjatuh saat dia bertabrakan dengan seseorang ketika keluar dari toko.

Saat itulah Jenny menyadari bahwa kepercayaan diri itu sendiri adalah sebuah keindahan. Sayangnya, banyak orang justru kehilangan kebahagiaan hanya karena terlalu memusingkan penampilan luar.

Renungan

Entah kita miskin atau kaya,  entah berparas rupawan atau berpenampilan biasa saja, selama kita berani menegakkan kepala, kebahagiaan akan membuat kita tampak menawan— menawan dengan cara yang disukai semua orang. (jhn/yn)

Grand Mercure Malang Mirama Berbagi Sukacita Natal di Lapas Perempuan Malang

Malang, 19 Desember 2025 – Menyebarkan cahaya kasih Natal, Grand Mercure Malang Mirama menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Kota Malang pada Kamis (18/12). Kegiatan bertema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” ini bertujuan berbagi kebahagiaan dan memberikan dukungan moril bagi sekitar 50 warga binaan.

Acara diisi dengan ibadah perayaan Natal yang khidmat, diikuti oleh warga binaan beragama Kristen dan Katolik. Rangkaian kegiatan meliputi doa bersama, puji-pujian, paduan suara, serta penampilan gerak tari, menciptakan suasana hangat penuh sukacita dan pengharapan.

Sugito Adhi, Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama & Mercure Surabaya Grand Mirama, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen hotel dalam berperan aktif bagi masyarakat. “Kami ingin merayakan Natal dengan cara yang lebih bermakna, salah satunya dengan berbagi kebahagiaan bersama warga binaan Lapas Perempuan Malang. Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial kami sebagai bagian dari industri perhotelan,” ujarnya.

Sinergi antara Grand Mercure Malang Mirama dengan Lapas Perempuan Kelas IIA Malang diharapkan dapat memperkuat pembinaan kepribadian yang humanis, membangun semangat kebersamaan, serta menumbuhkan optimisme warga binaan untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bingkisan kasih berupa body care dari pihak manajemen hotel kepada para warga binaan, sebagai simbol kepedulian dan dukungan moral.