Dekorasi Natal Gedung Putih 2025 Ditampilkan, Angkat Tema “Rumah Adalah Tempat Hati Bernaung”

Dekorasi Natal Gedung Putih untuk tahun ini resmi diperkenalkan pada Senin (1/12/2025). Dekorasi ini mulai Selasa dibuka untuk kunjungan publik. Ibu Negara Melania Trump menjadikan tema “Rumah adalah Tempat Hati Bernaung” sebagai inti dekorasi tahun ini, menampilkan semangat kedermawanan, patriotisme, dan rasa syukur yang melekat dalam jiwa Amerika, serta menghadirkan suasana hangat dan megah di Gedung Putih.

EtIndonesia. Sebanyak 51 pohon Natal, 75 karangan bunga klasik, lebih dari 10.000 kupu-kupu biru, 25.000 kaki pita, dan sebuah Gedung Putih dari roti jahe seberat 54 kilogram, semuanya menjadi bagian dari dekorasi yang secara resmi diperkenalkan pada 1 Desember.

Ini adalah kelima kalinya Melania Trump menata dekorasi Natal di Gedung Putih. Dengan tema “Home Is Where The Heart Is”, ia menampilkan kehangatan emosional dalam “Rumah Rakyat”—julukan Gedung Putih.

Melania mengatakan bahwa inspirasinya berasal dari sukacita, tantangan, serta ritme kehidupan sebagai seorang ibu dan pekerja. Ia menegaskan bahwa rumah bukan hanya sebuah bangunan, tetapi tempat di mana pun hati dapat merasakan kehangatan dan penghiburan.

Di Blue Room Gedung Putih, sebuah pohon Natal setinggi 5,5 meter dihiasi bintang-bintang emas dan ornamen dari setiap negara bagian, sebagai penghormatan kepada “Gold Star Families”, yaitu keluarga inti para prajurit yang gugur dalam tugas.

Dekorasi tahun ini juga menyambut peringatan 250 tahun Deklarasi Kemerdekaan yang jatuh pada tahun depan, dengan memadukan unsur patriotik dalam warna-warna tradisional Natal dan kemegahan dekorasi Gedung Putih.

Dekorasi Natal tahun ini telah dibuka untuk tur terbatas sejak 2 Desember. Pihak Gedung Putih menyatakan bahwa Natal adalah musim untuk menampilkan semangat Amerika — di mana berbagai tradisi keluarga dipersatukan oleh nilai bersama: kedermawanan, patriotisme, dan rasa syukur. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

Kolaborasi DWP ITS Rayakan HUT ke-26 dan Dies Natalis ITS ke-65 dengan Aksi Nyata: 7.500 Paket Nasi Bergizi Gratis untuk Mahasiswa

Surabaya, 4 Desember 2025 – Semangat kebersamaan dan kepedulian mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Berkolaborasi dengan perayaan Dies Natalis ITS ke-65, organisasi yang beranggotakan para pendamping keluarga civitas akademika ITS ini mempersembahkan aksi sosial konkret: pembagian 7.500 paket nasi sehat bergizi gratis kepada ribuan mahasiswa. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (4/12) pagi ini tidak hanya sekadar bagi-bagi makan, tetapi merupakan simbol komitmen dan “sentuhan keibuan” bagi generasi penerus bangsa yang sedang menuntut ilmu.

Sejak pukul 08.00 WIB, antrean panjang telah terlihat di tujuh titik strategis di seantero kampus ITS: depan Kantor IKA, seberang Infinits Park, depan Transla, Bunderan Robotika, Kampus Vokasi (Tower 3), Kampus ITS Manyar, dan lingkungan Haite T. Para mahasiswa dengan sabar menunggu untuk mendapatkan paket nasi yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga dipersiapkan dengan memperhatikan nilai gizi, sebagai bekal energi menghadapi aktivitas akademik, termasuk persiapan Ujian Akhir Semester (UAS).

Kolaborasi Solid untuk Dampak Nyata

Keberhasilan penyediaan 7.500 paket nasi ini merupakan buah dari sinergi yang kuat dan luas. Galih Kanestri Dewi Pramujati, Ketua DWP ITS yang akrab disapa Dewi Pramujati, dalam wawancara eksklusif membeberkan evolusi program ini. “Awalnya tradisi ini berupa penjualan nasi murah seharga Rp5.000, dengan 2.500 porsi. Tahun lalu kami ubah menjadi nasi gratis 3.000 porsi. Tahun ini, target kami 10.000, dan dengan segala sumber daya yang berhasil kami himpun, Alhamdulillah terkumpul 7.500 porsi,” ujarnya dengan penuh syukur.

Pencapaian tersebut, menurut Dewi, dimungkinkan berkat dukungan multipihak. “Ini adalah gabungan dari iuran dan kontribusi anggota DWP ITS, kolaborasi dengan Dies Natalis ke-65, dukungan dari perbankan seperti BNI, BSI, Mandiri, dan BPN, kontribusi Ikatan Alumni (IKA) ITS, Ikatan Orang Tua Mahasiswa (Iqtomah), serta puluhan vendor kuliner internal yang biasa mendukung kegiatan kami. Semua bersinergi sesuai kemampuannya,” jelasnya. Kolaborasi ini menunjukkan betapa program ini menjadi milik bersama seluruh keluarga besar ITS.

Lebih dari Sekadar Nasi: Tradisi, Makna, dan Masa Depan

Bagi DWP ITS, kegiatan ini telah mengakar sebagai tradisi tahunan yang sarat makna. “Intinya adalah kebermanfaatan. Core bisnis ITS adalah pendidikan, dan mahasiswa adalah jantungnya. Kami ingin berkontribusi langsung untuk mereka,” tegas Dewi Pramujati. Kontribusi itu tidak berhenti pada pemenuhan gizi. DWP ITS aktif merancang program pemberdayaan bagi mahasiswa. “Tahun ini ada pelatihan konten kreator untuk mahasiswa. Tahun depan, kami menargetkan lima kegiatan yang lebih beragam lagi, tetap fokus pada pengembangan kapasitas dan kesejahteraan mahasiswa,” tambahnya.

Prof. Dr. Umi Laili Yuhana, S.Kom., M.Sc., selaku Ketua Dies Natalis ITS ke-65, menyambut antusias kolaborasi ini. Ia menegaskan bahwa semangat Dies Natalis ke-65 adalah memberikan dampak positif yang luas dan nyata bagi semua lapisan masyarakat kampus. “Kegiatan DWP ini selaras sempurna dengan visi itu. Ini adalah wujud kepedulian yang riil, yang langsung menyentuh kebutuhan dasar mahasiswa,” ujarnya.

Apresiasi untuk Peran Multidimensi Perempuan

Acara ini juga menjadi momen untuk mengapresiasi peran multidimensi yang dijalani para anggota DWP. Bambang Pramujati (Rektor ITS), dalam kapasitasnya sebagai bagian dari keluarga besar ITS, menyoroti kemampuan manajerial dan empati yang ditunjukkan. Ia menggambarkan bagaimana para ibu ini, dengan latar belakang profesional yang beragam—ada yang pengusaha, akademisi, dan lain-lain—mampu membagi waktu antara peran di ranah domestik, karir, dan pengabdian organisasi secara seimbang. “Mereka bisa menggerakkan kegiatan yang melibatkan banyak pihak dengan efektif. Kuncinya adalah kolaborasi dan kemampuan membagi waktu,” ujarnya.

Sentuhan personal dan nuansa kekeluargaan yang dibawa DWP sangat dihargai oleh pimpinan kampus. Wakil Rektor I ITS dalam sambutannya menyebut, “Sentuhan tangan dari ibu-ibu DWP itu luar biasa. Kasih sayangnya memberikan kehangatan yang tidak bisa digantikan, terutama bagi mahasiswa yang jauh dari rumah. Mendekatkan mereka dengan ibu-ibu DWP membuat mereka merasa seperti di rumah sendiri.”

Refleksi Kemajuan dan Harapan Bersama

Perayaan ini sekaligus menjadi cermin kemajuan peran perempuan di lingkungan ITS. Wachid Wahyudi, perwakilan Ikatan Alumni ITS, menyampaikan data simbolis: “Dulu, dari 150 mahasiswa, mungkin hanya 7 yang perempuan. Sekarang, komposisi mahasiswa perempuan di ITS sudah mencapai sekitar 40%. Ini adalah tanda kebangkitan perempuan.” Pernyataan ini mengukuhkan bahwa kontribusi DWP hari ini berjalan seiring dengan semakin meningkatnya partisipasi dan prestasi perempuan di dunia sains, teknologi, dan pengabdian masyarakat.

Aksi pembagian 7.500 nasi gratis ini pun ditutup dengan harapan. Dewi Pramujati berkomitmen untuk terus meningkatkan skala dan kualitas program di tahun-tahun mendatang. Sementara bagi ribuan mahasiswa yang menerimanya, paket nasi ini lebih dari sekadar santapan; ia adalah pengingat nyata akan adanya dukungan, kepedulian, dan semangat berbagi dari “keluarga besar” ITS yang selalu menyertai perjalanan akademik mereka. Dalam balutan semangat Dies Natalis ke-65, kegiatan ini menjadi bukti bahwa inovasi dan teknologi yang menjadi trademark ITS, selalu beriringan dengan nilai-nilai humanis dan gotong royong.

Video: Angkatan Udara Ukraina Menjatuhkan Bom 226 Kg ke Operator Drone Rusia

EtIndonesia. Ukraina telah melancarkan serangan udara untuk menghancurkan pusat kendali dan komunikasi drone Rusia di Vovchansk. Sebuah video yang memperlihatkan jet tempur Su-27 Angkatan Udara Ukraina menjatuhkan bom luncur presisi Joint Direct Attack Munition Extended Range (JDAM-ER) seberat 226 kilogram ke tim drone Rusia yang bersembunyi di lantai atas elevator biji-bijian telah muncul di media sosial.

Video tersebut, yang dibagikan secara luas di X, dimulai dengan pemandangan luas elevator biji-bijian tersebut. Beberapa saat kemudian, sebuah Su-27 Ukraina menukik dari ketinggian dan menjatuhkan bom di lantai atas struktur tersebut.

Bom tersebut mengenai sasarannya, menyebabkan ledakan dahsyat, mengirimkan puing-puing dan asap mengepul ke udara.

Bom yang digunakan dalam serangan tersebut adalah GBU-62 yang dilengkapi dengan kit JDAM-ER. Bom ini juga telah dimodifikasi agar dapat digunakan dengan jet MiG-29 Soviet yang lebih tua di Ukraina, menurut media lokal.

GBU-62 sendiri adalah bom seberat 220 kg yang didasarkan pada Mk-82 standar. Bom ini ditingkatkan dengan sistem pemandu GPS/INS JDAM, yang memungkinkan bom untuk mengarahkan dirinya sendiri menuju target menggunakan satelit dan navigasi internal.

Modul luncur ER memungkinkan bom meluncur di udara alih-alih menukik tajam, yang berarti pesawat dapat mengenai target tanpa terbang terlalu dekat.

Sehari sebelum ledakan, Korps 1 Azov, bagian dari Garda Nasional Ukraina, mengatakan bahwa operator drone tempurnya berhasil menghentikan dan menghancurkan sebuah kendaraan lapis baja MTU-72 Rusia di Donetsk.

MTU-72 adalah kendaraan militer khusus Rusia yang digunakan untuk membantu kendaraan lain melintasi rintangan seperti sungai atau parit yang dalam. Dengan menargetkan dan menghancurkan kendaraan ini, pasukan Ukraina mencegah tank dan kendaraan lapis baja Rusia melintasi rintangan ini.

Rekaman eksklusif drone yang diperoleh The Associated Press pada hari Rabu menunjukkan kota Myrnohrad di Ukraina yang rusak parah, dikepung oleh pasukan Rusia. Rekaman tersebut menunjukkan sebagian besar jalan dan bangunan rusak.

Oleksii Hodzenko, petugas pers batalion drone Brigade Marinir ke-38, mengatakan: “Mereka mencoba menghapus (kota) itu dari muka Bumi.”

Komando militer Ukraina timur mengatakan bahwa mereka mengirimkan pasokan kepada pasukan di Myrnohrad menggunakan drone robot darat untuk mengirimkan makanan dan air kepada tentara yang masih berada di kota tersebut.(yn)

Pria Tidak Boleh “Tidak Sukses”?

EtIndonesia. Di zaman sekarang, kita hidup dalam sebuah era yang sangat mengagungkan kata “sukses.” Masyarakat terbiasa membagi orang menjadi dua golongan: mereka yang sukses, dan mereka yang tidak sukses.

Sukses bahkan sudah menjadi semacam nilai universal— orangtua berharap anak-anaknya sukses, anak muda ingin sukses agar bisa mendapat pengakuan, bahkan orangtua yang sudah lanjut usia pun berharap bisa disebut sebagai seseorang yang sukses, atau setidaknya memiliki keturunan yang sukses.

Bahkan pada level kolektif, obsesi terhadap “sukses” juga terlihat jelas:  perusahaan ingin memperluas pangsa pasar, meningkatkan keuntungan, memperbaiki peringkat; negara ingin menaikkan GDP, memperkuat kekuatan nasional, bahkan meningkatkan jumlah medali emas Olimpiade— karena semua itu dianggap bukti bahwa sebuah negara telah “berhasil.”

Namun yang membuat orang bingung adalah: makna sukses yang dipromosikan masyarakat sekarang sangat sarat dengan aroma materialisme dan utilitarianisme.

Dari sudut pandang individu, sukses diberi ukuran yang jelas: rumah mewah, mobil mahal, penghasilan ratusan juta atau miliaran.

Tetapi kita tahu, dalam sebuah masyarakat yang sehat, golongan seperti itu hanya sekitar 1% atau bahkan lebih sedikit. Sisanya—lebih dari 99%—akan digolongkan sebagai orang yang “belum sukses”,  atau sedang berjuang untuk meraihnya.

Ini membuat kita ingin bertanya: Di era yang dikendalikan oleh definisi “sukses” versi masyarakat, bolehkah seseorang tidak sukses?

Ini pertanyaan yang menarik. Mengatakan seseorang “tidak mengejar sukses” dalam pandangan umum mungkin tidak terlihat heroik, malah sering dianggap tidak punya ambisi.

Namun, apakah kebanyakan orang benar-benar mengerti apa itu “sukses”? Apakah hanya rumah mewah, mobil mahal, dan penghasilan tinggi yang bisa disebut sukses?

Diogenes tinggal di sebuah tong kayu sambil menangkap kutu, tapi bahkan Raja Aleksander Agung pun berdiri hormat di hadapannya meminta nasihat.

Pertanyaan Pertama: Apa Itu Sukses?

Menurut kamus, kata sukses memiliki beberapa makna:

  1. Mencapai prestasi atau karya besar;
  2. Prestasi atau karya itu sendiri;
  3. Mendapat hasil yang diharapkan atau lebih baik;
  4. Keberhasilan menyelesaikan sesuatu;
  5. Efektivitas atau hasil nyata.

Jadi, sukses dalam kacamata masyarakat modern hanyalah sebagian kecil dari makna sebenarnya.

Sukses seharusnya lebih luas: Sukses adalah perasaan positif ketika seseorang mencapai tujuan pribadinya— sebuah kondisi percaya diri dan kepuasan batin.

Artinya:  setiap orang memiliki definisi sukses yang berbeda.

Contoh:
Ada seseorang yang seumur hidup berpindah-pindah negara Eropa, hidup miskin, dan setelah meninggal dimakamkan di pemakaman rakyat biasa di Wina. Menurut standar masyarakat sekarang, dia tentu dianggap “gagal.”

Namun orang itu bernama Wolfgang Amadeus Mozart, dan musiknya kini menjadi harta tak ternilai dalam peradaban manusia.

Jika demikian, siapa yang berani mengatakan dia tidak sukses?

Dari sini terlihat bahwa definisi sukses masyarakat masa kini adalah definisi yang sempit, bahkan menyimpang. Sukses disamakan dengan uang, kekuasaan, dan status. Dalam arti tertentu—makna sukses sudah merosot.

Pertanyaan Kedua: “Sukses” yang Menyimpang

Sukses yang dipuja masyarakat kini telah berubah bentuk: sukses = materi.

Namun jika seseorang hanya mengejar sukses material, itu berbahaya.

Dari sisi gelap manusia (ketamakan):

Untuk meraih “sukses”, seseorang bisa:

  • Menghalalkan segala cara
  • Mengabaikan moral
  • Menginjak orang lain
  • Mempercayai prinsip “yang menang adalah raja, yang kalah adalah sampah”

Akhirnya, dia bisa mengorbankan segalanya — bahkan hati nurani.

Dari sisi baik manusia (ketekunan):

Untuk meraih “sukses”, seseorang bisa:

  • Bekerja sangat keras
  • Tidak menyerah meski berkali-kali gagal
  • Terus mengejar tujuan material

Namun dalam proses itu, dia bisa kehilangan:

  • kebebasan,
  • diri sendiri,
  • kebahagiaan.

Dua arah ini sama-sama berbahaya— sama-sama menakutkan.

Pertanyaan Ketiga: Jangan Kejar “Kesuksesan Itu”, Kejarlah Sukses yang Sebenarnya

Agama-agama besar mengandung filosofi kehidupan manusia. Dalam iman Kristen, tiga kata penting adalah:

Iman, Harapan, dan Kasih.

  • Iman bisa dimaknai sebagai keteguhan pada nilai kebenaran;
  • Harapan adalah pencarian terhadap kebenaran dan makna;
  • Kasih berarti cinta yang luas, kebaikan bagi semua.

Tiga hal ini justru mencerminkan jalan personal menuju kesuksesan sejati: pemahaman diri, pencarian makna, dan ketenangan batin.

Dalam banyak tradisi spiritual, hal-hal sederhana juga disebut sebagai sukses: tiga menit berdoa, mengikuti misa dengan tenang, atau menyanyikan lagu pujian.

Bagi manusia modern, sukses bisa lebih beragam: menyelesaikan pekerjaan hari ini, meluangkan waktu untuk konser, menyeduh teh, atau berjalan setengah jam di taman.

Setiap tindakan itu adalah sebuah keberhasilan kecil, dan setiap keberhasilan membawa rasa puas.

Sementara “sukses” versi masyarakat— yang dipadankan dengan harta dan status— tidak perlu dikejar mati-matian. Itu hanyalah satu bagian kecil dari sukses.

Sukses yang sebenarnya ada dalam setiap tarikan napas kehidupan: melakukan hal kecil dengan baik, memiliki sikap yang benar, dan menikmati prosesnya.

Dan anehnya— ketika seseorang mampu meraih banyak “kesuksesan kecil” dalam hidupnya, suatu hari dia mungkin mendapati bahwa sukses besar yang dikejar banyak orang sebenarnya sudah dekat, bahkan mungkin sudah berada di genggamannya.(jhn/yn)

Anggota Parlemen Uni Eropa Capai Kesepakatan untuk Melarang Impor Gas Rusia pada Musim Gugur 2027

EtIndonesia. Anggota parlemen Uni Eropa dan negara-negara anggotanya mencapai kesepakatan pada hari Rabu (3/12) untuk melarang semua impor gas Rusia pada musim gugur 2027, seiring upaya blok tersebut untuk menghentikan aliran dana penting yang menyuplai kas militer Moskow.

“Ini adalah awal era baru, era kemandirian energi Eropa sepenuhnya dari Rusia,” ujar Ketua Uni Eropa Ursula von der Leyen kepada para wartawan setelah kesepakatan yang dicapai semalam.

Bertujuan untuk memutus ketergantungan yang selama ini sulit diakhiri oleh blok tersebut meskipun terjadi invasi ke Ukraina, kesepakatan ini menandai kompromi antara ibu kota Uni Eropa dan Parlemen Eropa, yang menginginkan larangan tersebut diberlakukan lebih cepat.

“Kita telah berhasil: Eropa akan menghentikan pasokan gas Rusia, selamanya,” tulis Komisaris Energi Uni Eropa Dan Jorgensen di X.

“Kita telah memilih keamanan dan kemandirian energi untuk Eropa. Tidak ada lagi pemerasan. Tidak ada lagi manipulasi pasar oleh Putin. Kita berdiri teguh bersama Ukraina.”

Namun Kremlin membalas, dengan mengatakan bahwa langkah tersebut akan “mempercepat” kemerosotan ekonomi Uni Eropa karena akan memaksa blok tersebut untuk beralih ke alternatif yang lebih mahal.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, kontrak pipa jangka panjang—yang dianggap paling sensitif karena dapat berlangsung selama beberapa dekade—akan dilarang mulai 30 September 2027, dengan syarat tingkat penyimpanan mencukupi, dan paling lambat 1 November 2027.

Untuk gas alam cair (LNG), kontrak jangka panjang akan dilarang mulai 1 Januari 2027, sejalan dengan seruan Presiden Komisi Ursula von der Leyen untuk memperketat sanksi terhadap Moskow.

Kontrak jangka pendek akan dihapuskan lebih awal: mulai 25 April 2026 untuk LNG dan 17 Juni 2026 untuk gas pipa.

Langkah ini bertujuan “untuk mengakhiri ketergantungan pada energi Rusia menyusul persenjataan pasokan gas Rusia yang berdampak signifikan pada pasar energi Eropa,” demikian pernyataan Dewan Eropa.

Jadwal tersebut masih harus mendapatkan persetujuan akhir dari Parlemen Eropa dan negara-negara anggota.

Perusahaan-perusahaan Eropa akan dapat menggunakan “force majeure” untuk membenarkan secara hukum pemutusan kontrak yang ada, dengan mengutip larangan impor Uni Eropa.

Menghentikan Impor Energi Rusia

Kesepakatan yang dicapai dalam semalam ini juga mendorong Komisi untuk menyusun rencana dalam beberapa bulan mendatang guna mengakhiri impor minyak Rusia ke Hongaria dan Slovakia pada akhir tahun 2027.

Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban — pemimpin Uni Eropa yang paling dekat dengan Kremlin — mengecam Brussels bulan lalu dengan berjanji untuk terus mengimpor hidrokarbon Rusia dalam pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin.

Uni Eropa memutuskan untuk menghentikan impor minyak Rusia pada tahun 2022 tetapi memberikan pengecualian kepada kedua negara yang terkurung daratan tersebut.

Hampir empat tahun setelah invasi Rusia ke Ukraina, blok tersebut berusaha untuk akhirnya menghentikan aliran pendapatan energi yang menguntungkan bagi Moskow.

Pangsa gas Rusia dalam impor Uni Eropa telah turun dari 45 persen pada tahun 2021 menjadi 19 persen pada tahun 2024. Meskipun Eropa telah memangkas pengiriman pipa, sebagian negara tersebut telah beralih ke LNG — dikirim melalui laut, dibongkar di pelabuhan, dan dipasok kembali ke jaringan.

Di belakang Amerika Serikat (45 persen), Rusia tetap menjadi pemasok utama, menyumbang 20 persen dari impor LNG Uni Eropa pada tahun 2024 — sekitar 20 miliar meter kubik dari sekitar 100 miliar.

Impor LNG Rusia ke Uni Eropa diperkirakan masih mencapai 15 miliar euro tahun ini. (yn)

Disiplin Diri adalah Kunci Sukses dalam Hidup

EtIndonesia. Majalah Forbes pernah menobatkannya sebagai “selebriti seni dan budaya paling berpengaruh di dunia.” Dia bukan hanya seorang presenter televisi terkenal, tetapi juga produser TV, aktris, penerbit, dan aktivis sosial. Bertahun-tahun dia konsisten berada dalam jajaran orang terkaya dunia.

Dialah—Oprah Winfrey, tokoh talkshow paling terkenal di Amerika dan di dunia.

Perjalanan hidup Oprah sendiri sudah seperti kisah motivasi. Kesuksesannya bahkan dikenal sebagai “Fenomena Oprah.” Dia adalah seorang wanita berkulit hitam, berasal dari Selatan Amerika, anak yang lahir di luar pernikahan, dan tumbuh dalam kemiskinan.

Berbagai lapisan identitas yang rumit ini justru menjadikannya panutan bagi banyak orang dari berbagai ras dan latar belakang. Sikapnya terhadap ketenaran, kekayaan, dan kesuksesan menjadi bukti kuat dari pesona pribadinya.

Namun, Oprah juga pernah melalui masa remaja yang kelam.

Oprah Winfrey lahir pada 29 Januari 1954 di kota kecil Kosciusko, Mississippi. Dia begitu tidak dipedulikan hingga namanya—yang seharusnya “Orpah” (dari Alkitab)— dieja salah menjadi “Oprah”.

Orangtuanya tidak menikah dan berpisah sejak dia masih bayi. Oprah dibesarkan oleh neneknya hingga usia enam tahun, kemudian pindah ke Milwaukee untuk tinggal bersama ibunya.

Karena kurang pengawasan dan bimbingan, Oprah berubah menjadi anak yang liar. Dia bergaul dengan remaja bermasalah, belajar minum alkohol, merokok, berkelahi— bahkan menggunakan narkoba.

Usia 13 tahun, dia beberapa kali kabur dari rumah akibat mengalami pelecehan dan pemerkosaan. Dia hampir dikirim ke rumah rehabilitasi remaja—  namun tempat itu kebetulan penuh, sehingga dia ditolak masuk.

Pada usia 14 tahun, Oprah melahirkan seorang bayi— namun sang bayi meninggal tidak lama kemudian.

Namun justru dari titik gelap inilah hidupnya berbalik arah.

Di usia 14 tahun, Oprah dikirim untuk tinggal bersama ayahnya. Ayahnya sangat disiplin. Dia mewajibkan Oprah membaca satu buku setiap minggu lalu menuliskan ulasannya.

Ayahnya berkata: “Satu-satunya jalan menuju kesuksesan adalah kerja keras dan disiplin diri.”

Oprah mendengarkan nasihat itu. Dia belajar tekun, masuk universitas, dan sejak itu menapaki langkah demi langkah menuju kesuksesan yang luar biasa.

Pengalaman Oprah memberi satu pelajaran besar: Disiplin diri adalah rahasia utama kesuksesan.

Banyak orang bukan tidak berbakat,  bukan tidak punya kesempatan— tetapi kekurangan disiplin.

Di zaman sekarang, godaan ada di mana-mana:  game online, hiburan, uang, kekuasaan, pergaulan, kesenangan sesaat.  Jika seseorang tidak mampu mengendalikan diri, dia dengan mudah akan terseret dalam kesenangan sesaat dan tenggelam dalam kehancuran.

Kisah Eddie Griffin: Bakat besar yang hancur karena disiplin yang rapuh

Yao Ming pernah memiliki rekan setim berbakat bernama Eddie Griffin. Dia dipandang sebagai calon bintang besar NBA sejak awal kariernya.

Dengan tinggi 2,08 meter,  Griffin bisa melakukan blok menakutkan, menembak tiga angka seperti guard,  serta bergabung dalam serangan cepat.  Dia digadang-gadang menjadi “Clyde Drexler” berikutnya. Bakatnya begitu lengkap sehingga dia menjadi pemain yang sangat difavoritkan dalam pembangunan masa depan Houston Rockets—  bahkan sempat membentuk trio yang digadang-gadang akan mendominasi liga:  Yao Ming – Francis – Griffin.

Tetapi—  di balik itu semua, Griffin memiliki kepribadian yang sulit. Dia tertutup, sulit berkomunikasi,  menyimpan banyak masalah dalam dirinya dan menyalurkan semuanya dengan cara yang salah.

Pada dua tahun pertama kariernya,  dia berkali-kali mangkir latihan, diskors, dan sering harus menghadiri persidangan. Dia menjalani rehabilitasi alkohol pada 2003–2004. Dia bahkan beberapa kali ditangkap karena penggunaan narkoba.

Pelatih Timberwolves, Casey, pernah berkata: “Dia tidak pernah benar-benar berubah. Ini tragedi bagi seorang anak yang sebenarnya berhati baik.”

Di bangku kuliah, dia pernah memukul rekan setimnya di ruang ganti. Dia pernah menodongkan senjata pada pacarnya. Dia sering melanggar aturan dan menolak latihan.

Biarpun bakatnya begitu besar, tak ada tim yang mau menanggung risiko sedemikian besar.

Pada Desember 2003, Houston Rockets akhirnya menyerah dan memutus kontraknya.

New Jersey Nets kemudian memberi kesempatan, bahkan membawanya ke pusat rehabilitasi. Namun dia tetap bermasalah dan kembali dipecat.

Minnesota Timberwolves memberinya peluang lagi pada 2004. Musim pertamanya cukup baik— namun hanya sebentar. Dia kembali melakukan berbagai pelanggaran disiplin.

Pada Maret 2007, Timberwolves juga memutuskan untuk melepaskannya.

Lima bulan kemudian,  kecelakaan tragis itu terjadi.

17 Agustus 2007, pukul 01: 30 dini hari,  Griffin menabrakkan SUV-nya ke sebuah kereta barang setelah menembus palang peringatan.

Mobilnya terbakar, tubuhnya hangus hingga sulit dikenali. Dia baru diidentifikasi melalui catatan gigi.

Griffin meninggal di usia 25 tahun.

Seorang jenius basket— hancur bukan karena kurangnya kemampuan, bukan karena kurangnya kesempatan, tetapi karena tidak mampu mendisiplinkan diri sendiri.

Pelajaran Besarnya

Seseorang yang tidak mampu mengendalikan diri akan perlahan menghancurkan dirinya tanpa disadari.

Oprah bangkit karena disiplin. Griffin hancur karena tidak memilikinya.

Bakat bisa membuka pintu.  Kesempatan bisa datang kapan saja. Namun hanya disiplin diri yang memungkinkan seseorang masuk dan bertahan. (jhn/yn)

ASTON Mojokerto Hotel & Conference Center Rayakan 3 Tahun Keberhasilan dengan Serangkaian Kegiatan Sosial dan Kebersamaan

0

Mojokerto, Desember 2025 – Memasuki usia ke-3, ASTON Mojokerto Hotel & Conference Center merayakan momen spesial ini dengan menggelar berbagai kegiatan bertema “3 Years of Excellence”. Perayaan ini tidak hanya berfokus pada pencapaian internal, tetapi juga melibatkan tamu, komunitas, mitra, dan seluruh karyawan dalam rangkaian acara sosial, kesehatan, dan kebersamaan.

Perayaan dimulai dengan Aksi Donor Darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian hotel terhadap masyarakat dan berhasil mengajak partisipasi aktif dari berbagai pihak. Selain membantu pemenuhan stok darah, inisiatif ini memperkuat keterlibatan hotel dalam kegiatan sosial di Mojokerto.

Tidak kalah meriah, hotel juga mengadakan Zumba Party yang diikuti oleh tamu dan komunitas olahraga setempat. Acara yang penuh energi ini bertujuan mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan dan menerapkan gaya hidup aktif. Antusiasme peserta menjadikannya salah satu sorotan utama perayaan tahun ini.

Di sisi internal, hotel menyelenggarakan serangkaian kegiatan seperti staff gathering, fun competition, awarding, dan potong tumpeng. Aktivitas ini dirancang untuk mempererat ikatan antar karyawan dan menjaga semangat kebersamaan serta profesionalisme sebagai fondasi layanan terbaik.

Sistho A Sreshtho ST, CHA, selaku Cluster General Manager The Alana Hotel Malang dan ASTON Mojokerto Hotel & Conference Center, menegaskan, “Tiga tahun merupakan momen yang sangat berarti. Dengan tema ‘3 Years of Excellence’, kami ingin menegaskan komitmen untuk terus menghadirkan pengalaman menginap yang nyaman, layanan unggul, dan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.”

Sejak beroperasi, ASTON Mojokerto Hotel & Conference Center telah berkembang menjadi salah satu hotel pilihan di wilayah tersebut, menawarkan fasilitas modern, pelayanan profesional, serta ruang pertemuan berstandar internasional untuk kebutuhan bisnis maupun keluarga.

Tentang ASTON Mojokerto Hotel & Conference Center:
Hotel bintang 4 di bawah manajemen Archipelago International ini mengusung konsep modern dengan sentuhan nostalgia abad pertengahan. Berlokasi strategis di Jl. Totok Kerot No. 51, Sumber Gayam, Kenanten, hotel ini mudah diakses dari berbagai kota seperti Jombang, Pasuruan, Malang, dan Surabaya. Dengan 139 kamar dan 5 ruang pertemuan, hotel mampu mengakomodasi acara hingga 500 tamu.

Selalu Ada Kehangatan di Sepanjang Perjalanan

  

EtIndonesia. Waktu itu, akhir musim gugur. Usia masih seindah bunga, masa muda sedang berada di puncaknya. Semuanya begitu sederhana, ceria, dan indah— namun tak mampu menahan hantaman mendadak dari sebuah patah hati.

Dalam sekejap, dunia yang tadinya harum mekar seolah runtuh. Hati kehilangan keseimbangan. Dia merasa, tanpa cinta, seluruh dunia akan berubah warna, bahkan langit pun seperti tenggelam dalam kelabu.

Dia berjalan sendirian di jalanan. Daun-daun gugur berputar di sekitar kakinya.Pemandangan itu sebenarnya sangat indah, tetapi patah hati yang membesar sampai seribu kali lipat,bagai jarum perak yang menusuk ke dalam dada, membuatnya tak mampu melihat keindahan kota yang berdiri tenang dalam angin musim gugur.

Dia—orang itu—benar-benar tega. Padahal dia sudah begitu tulus mencintainya. Namun dia pergi tanpa menoleh, tanpa sedikit pun ragu dalam langkah, seakan setiap langkahnya memukul hati yang ditinggalkan.

Selama dua hari dia hampir menyiksa diri, mengosongkan perutnya seakan sedang memainkan “kota kosong” dalam dirinya sendiri. Baru sadar dia belum makan apa pun dua hari ini. Namun, tanpa cinta, apa pun yang dimakan terasa hambar.

Ada bait puisi yang berkata: “Bagaimana menghapus duka? Hanya dengan anggur yang memabukkan.”

Seperti mendapat ilham, dia langsung masuk ke sebuah restoran kecil di pinggir jalan, memilih tempat duduk di dekat jendela, lalu berkata tanpa menoleh: “Bos, dua botol bir!”

Saat itu yang dia inginkan hanya satu hal— mabuk dan lupa.

Namun lama tak ada jawaban. Dia mengangkat kepala dan baru menyadari, di restoran kecil itu hanya ada dirinya seorang. Meja-meja semuanya kosong.

Di sudut lain restoran, empat-lima orang tampak sedang berbisik, sesekali melirik ke arahnya.

Akhirnya salah satu dari mereka tak tahan dan berteriak:“Kami hari ini tidak buka. Silakan pulang!”

Kesedihan dalam dadanya langsung meledak. 

Dia pun balas berteriak: “Tak tahu ya bahwa pelanggan itu raja? Kalau tidak buka, buat apa pintu dibuka? Saya harus minum bir hari ini! Kalau kamu usir saya, saya lapor ke dinas perdagangan!”

Entah karena perkataannya mengagetkan mereka, atau karena alasan lain, seorang wanita berusia sekitar tiga puluh tahun berjalan mendekat dengan senyum manis.

Dia berkata lembut: “Gadis manis, minum bir apa? Hati lagi tidak enak ya? Kalau marah besar begitu nanti kamu jadi tidak cantik, lho.”

Dia tak bisa membalas. Tidak mungkin memarahi seseorang yang wajahnya penuh senyum seterang matahari.

Wanita itu melanjutkan: “Adik, di toko kami memang tidak ada bir. Bagaimana kalau aku suruh koki buatkan semangkuk mie untukmu?”

Tanpa menunggu jawabannya, wanita itu langsung memerintah sang koki:“Buatkan si adik ini semangkuk mie. Harus mie buatan tangan, poftongannya tipis-tipis, dan—tambahkan jahe banyak-banyak.”

Koki itu tampak ragu, tak bergerak.

Wanita itu menatapnya dengan sedikit kesal: “Saya masih bos kamu. Pergi dan buatkan.”

Koki gempal itu akhirnya masuk dapur dengan wajah tidak rela.

Wanita itu memegang tangan si gadis dan menepuk lembut: “Adik, tidak ada gunung berapi yang tidak bisa dilewati. Apa pun masalahmu, makan dulu semangkuk mie ini— hati kamu pasti lebih enak.”

Lalu dia berlalu pergi.

Gadis itu memandangi punggung wanita itu—  anggun, cantik, memesona. Dia berpikir, wanita seperti itu pasti tidak pernah patah hati.  Tidak seperti dirinya, yang cinta bertahun-tahun dihancurkan hanya dengan satu kepergian dingin.

Saat dia sedang tenggelam dalam kesedihan, koki gempal itu datang membawa semangkuk mie.

Mangkok porselen putih bersih, berisi mie panas yang tipis seperti helai rambut. Saat terkena sinar matahari, setiap helai mie tampak jernih berkilau, disertai jahe kuning dan irisan daun bawang hijau— indah sampai rasanya sayang untuk disuap.

Dia terpaku.


Koki itu berkata: “Cepat makan.  Kamu pelanggan terakhir kami. Besok-besok tidak bisa makan di sini lagi.”

Dia kaget : “Mengapa?”

Koki itu menjawab: “Karena toko ini bangkrut. Bos sudah menjualnya. Kami sebenarnya sudah berhenti beroperasi sejak beberapa hari yang lalu.”

Dia menatap wanita tadi. Wanita yang begitu elegan, hangat, dan penuh pesona. Perlahan, kehangatan itu meresap masuk ke dadanya.

Dia menyuap mie itu perlahan— dan anehnya, mie itu sangat lezat. Mungkin mie terbaik yang pernah dia makan. Dan entah mengapa, luka patah hatinya terasa tidak lagi sepedih tadi.

Saat pergi, dia menyelipkan uang di bawah mangkok, lalu mengangguk pelan dari jauh kepada wanita itu.

Belum sempat dia melangkah jauh, koki itu mengejarnya sambil membawa uang tersebut: “Bos bilang tidak boleh menerima uangmu.  Mie ini hadiah darinya. Dia berharap kamu bisa bahagia lagi.”

Gadis itu adalah aku.  Dan itu adalah semangkuk mie perak terbaik yang pernah kumakan dalam hidupku.

Bertahun-tahun kemudian aku mengerti— patah hati hanyalah satu rasa dalam hidup. Itu bukan runtuhnya dunia.  Dalam hidup, masih ada banyak rasa lain yang harus dicicipi— seperti kehilangan pekerjaan, kehilangan seseorang, kehilangan harapan.

Setiap kehilangan membuat kita tumbuh sedikit demi sedikit— hingga suatu hari kita menyadari, bahwa kita sudah tidak punya apa pun yang bisa hilang lagi.

Seperti makanan: kita tidak selalu makan roti, tidak selalu minum bir, dan tidak selalu menikmati pesta mewah.

Kadang— semangkuk mi hangat juga bisa menjadi penyelamat. 

Ada beberapa kehangatan dalam hidup yang tak akan pernah terlupa.  Ada beberapa kebaikan yang akan selamanya menggantung di hati. (jhn/yn)

Pasca Banjir-Longsor di Sumatera : Kasus Demam Catatkan Angka Tertinggi, Warga Diingatkan Waspada DBD dan “Penyakit Kencing Tikus”

EtIndonesia. Pasca Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat diterjang banjir bandang dan tanah longsor, Kementerian Kesehatan RI mencatat sejumlah kasus penyakit yang menimpa warga terdampak bencana. 

Data Kemenkes RI menyebutkan, sumatera Barat mencatat kasus demam tertinggi di antara tiga provinsi terdampak banjir dan longsor di Sumatera. Pada periode 25–29 November 2025, tercatat 376 kasus demam dari lima kabupaten: Pasaman, Pasaman Barat, Agam, Pesisir Selatan, dan Tanah Datar.

Keluhan kesehatan lain yang banyak dilaporkan meliputi myalgia 201 kasus, gatal 120 kasus, dispepsia 118 kasus, ISPA 116 kasus, hipertensi 77 kasus, luka 62 kasus, sakit kepala 46 kasus, serta diare dan asma masing-masing 40 kasus.

Di Sumatera Utara, pola serupa terjadi. Kabupaten Tapanuli Selatan mencatat 277 kasus demam, diikuti myalgia 151 kasus, gatal 150 kasus, dispepsia 94 kasus, ISPA 96 kasus, hipertensi 75 kasus, luka-luka 45 kasus, sakit kepala 23 kasus, diare 23 kasus, dan asma 3 kasus (periode 25 November–1 Desember 2025).

Sementara itu, Aceh menunjukkan pola berbeda. Dari data di Kabupaten Pidie Jaya (25–30 November 2025), keluhan tertinggi ialah luka-luka 35 kasus, disusul ISPA 15 kasus dan diare 6 kasus.

Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Agus Jamaludin, menyebut tingginya kasus demam menandakan kondisi lingkungan dan tempat tinggal yang belum pulih sepenuhnya pascabencana.

“Demam adalah keluhan yang paling cepat meningkat setelah banjir, terutama ketika tempat pengungsian padat dan akses air bersih terbatas. Disebabkan juga karena pelindung tubuh yang kurang memadai selama mengungsi,” ujarnya.

Agus memastikan Kemenkes telah mengirim tenaga kesehatan dan logistik tambahan ke wilayah terdampak.

“Kami menjamin ketersediaan obat dan SDM kesehatan untuk menangani berbagai keluhan kesehatan yang dialami masyarakat. Fokus kami adalah mencegah penularan dan menekan risiko komplikasi,” katanya.

Selain penyakit yang sudah terlaporkan, kondisi pasca-banjir berpotensi menyebabkan meningkatnya kasus DBD dan Leptospirosis atau yang dikenal penyakit kencing tikus, karena genangan air sisa banjir dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk penyebab DBD. 

Banjir juga menyebabkan kontaminasi air dan distribusi urine tikus atau hewan lain ke area pengungsian yang dapat memperbesar risiko Leptospirosis.

Mengingat hal itu, kondisi di daerah terdampak perlu diwaspadai tidak hanya penyakit yang sudah muncul, tetapi juga potensi penyebaran penyakit lain pasca-banjir.

Masyarakat diimbau menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sederhana untuk mencegah penyakit. Langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Rutin mencuci tangan pakai sabun, menjaga kebersihan tubuh, serta selalu memakai alas kaki untuk menghindari luka dan risiko leptospirosis.
  • Makanan sebaiknya dikonsumsi dalam keadaan matang dan menggunakan air yang aman untuk diminum.
  • Lingkungan pengungsian perlu dijaga tetap kering dan bebas genangan.
  • Sampah dibuang pada tempatnya, toilet darurat digunakan dengan benar, dan luka harus ditutup rapat.
  • Untuk mencegah DBD, upayakan tetap dapat menerapkan 3M plus.
  • Periksakan diri ke pos kesehatan atau fasilitas kesehatan terdekat bila mengalami gejala atau keluhan penyakit seperti diare, ISPA atau gatal-gatal.

(***)

Grand Mercure Malang Mirama Hadirkan Keajaiban Natal dengan Kereta Cokelat 60 Kg

Malang, 04 Desember 2025 – Menyambut suasana penuh kehangatan dan keajaiban Natal, Grand Mercure Malang Mirama mempersembahkan instalasi kuliner yang spektakuler: sebuah kereta api utuh yang terbuat dari cokelat dengan berat mencapai sekitar 60 kilogram. Kreasi seni yang dapat dimakan ini menjadi daya tarik utama perayaan Natal bertema “White Christmas” di hotel tersebut.

Kereta cokelat yang memukau ini merupakan hasil kreasi tim pastry berbakat Grand Mercure Malang Mirama. Proses pengerjaannya memakan waktu kurang lebih satu minggu dengan menggunakan cokelat dark compound kualitas premium. Setiap bagian kereta, mulai dari lokomotif hingga gerbong yang dihiasi ornamen Natal miniatur, dibentuk dengan presisi tinggi, menawarkan visual yang memanjakan mata serta aroma khas cokelat yang menggugah selera.

Sugito Adhi, Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama & Mercure Surabaya Grand Mirama, mengungkapkan bahwa perayaan Natal tahun ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih dari sekadar perayaan biasa.

“Kereta cokelat ini melambangkan perjalanan kebahagiaan dan kehangatan. Kami berharap setiap tamu yang merayakan bersama kami dapat merasakan kembali semangat dan keajaiban Natal,” ujar Sugito.

Instalasi kereta cokelat ini dapat dinikmati secara eksklusif di Trimurti Restaurant mulai awal Desember 2025 hingga akhir musim perayaan. Pengunjung tidak hanya berkesempatan mengabadikan momen di depan karya seni kuliner ini, tetapi juga dapat menikmati rangkaian acara, santapan spesial, serta penawaran kamar yang menjadi bagian dari festival Natal hotel.

Jalur Medan-Aceh Tamiang Mulai Dapat Diakses Setelah Diterjang Banjir-Longsor 

EtIndonesia. Segenap upaya komponen bangsa dalam proses pembukaan jalur yang mengubungkan Kota Medan di Sumatera Utara menuju Aceh Tamiang di Aceh mulai membuahkan hasil.

Pantauan tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dari jalur Sumatera Utara ke Kuala Simpang, Aceh Tamiang, pada Selasa (2/12/2025), sejumlah alat berat Dinas Pekerjaan Umum terus berusaha menyingkirkan material berupa tanah, lumpur dan puing lainnya yang sebelumnya menutup akses.

Sejumlah kendaraan roda empat mulai dapat melewati jalur tersebut dengan kecepatan terbatas. Targetnya, Rabu (3/12), jalur tersebut sudah dapat dilalui secara 100 persen. Pekerjaan hari ini tinggal menyingkirkan beberapa material yang masih menumpuk di pinggir jalan.

Proses pembukaan dan pembersihan jalan akses dari Sumatra Utara menuju Aceh Tamiang, pada Selasa (2/12). Sumber foto : Tim Pusdatinkom BNPB

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengirim tim pendampingan di seluruh titik kabupaten/kota yang terdampak dan dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Deputi 4 BNPB), Jarwansyah. 

Pendampingan ini meliputi pendistribusian logistik dan peralatan secara bertahap, baik melalui jalur laut dan udara, pemutakhiran data dan informasi, sistem komando dan hal lain yang dibutuhkan selama fase penanganan darurat.

Untuk distribusi bantuan jalur laut, dukungan ini dikirimkan dari Banda Aceh menuju Langsa, sebagai pintu masuk dengan durasi kurang lebih dua hari. Saat siaran pers ini diturunkan, bantuan logistik sudah berada di kantor Dinas Sosial Langsa untuk Kota Langsa, sedangkan Aceh Tamiang sudah dalam perjalanan. Hari ini juga, pendistribusian dukungan ini akan mulai dilakukan.

Sementara jalur udara untuk Aceh Tamiang, Deputi 4 BNPB telah memerintahkan helikopter untuk mengirimkan dukungan dengan metode air drop di beberapa titik seperti lapangan Dekat Babo dan Perupuk, Kecamatan Bandar Pusaka.

Adapun jenis dan kuantitas barang yang dikirim dalam tahap ini meliputi makanan siap saji 100 pack, hygiene kit 100 buah, paket sembako 50 pack, selimut 100 lembar, matras 100 lembar, alat kebersihan 25 buah.

Dengan terbukanya akses dari Medan menuju Aceh Tamiang, Langsa, hingga Lhoksumawe ini diharapkan membawa dampak yang lebih baik bagi masyarakat dan seluruh komponen yang bertugas di lapangan selama tanggap darurat hingga pemulihan nanti. 

Setelah akses mulai terbuka, maka distribusi bantuan logistik dan permakanan, pemulihan jaringan listrik dan telekomunikasi serta pembersihan material dapat lebih mudah dilakukan secara maksimal dan menyeluruh. (***)

Proses pembukaan dan pembersihan jalan akses dari Sumatra Utara menuju Aceh Tamiang, pada Selasa (2/12). Sumber foto : Tim Pusdatinkom BNPB
Proses pembukaan dan pembersihan jalan akses dari Sumatra Utara menuju Aceh Tamiang, pada Selasa (2/12). Sumber foto : Tim Pusdatinkom BNPB

Aktor Tiongkok Ma Boqian Dicium Paksa oleh Seorang Penggemar Wanita, Video Berdurasi 40 Detik yang Menayangkan Kejadian Dirilis

Etindonesia. Pada 29 November 2025, aktor dan penyanyi Tiongkok Ma Boqian hampir menjadi korban cium paksa oleh seorang penggemar wanita yang tiba-tiba naik ke atas panggung saat ia tampil.

Menurut berita New Tang Dynasty pada 2 Desember 2025, Ma Boqian dikenal karena perannya sebagai “Sang Yan”, kakak dari karakter Zhao Lusi dalam drama populer “Hidden Love (偷偷藏不住)”.

Penggemar Wanita Tiba-tiba Naik Panggung dan Mencoba Mencium

Video yang beredar menunjukkan Ma Boqian sedang bernyanyi di atas panggung ketika seorang wanita berbaju jaket hitam tiba-tiba naik ke panggung.

Wanita itu langsung berjalan ke arahnya dan memegang wajah Ma Boqian dengan kedua tangan, berusaha mencium dirinya.

Beruntung, Ma Boqian sigap mundur ke belakang—ditambah perbedaan tinggi badan yang cukup mencolok—sehingga upaya tersebut gagal. Petugas kemudian segera membawa wanita itu turun dari panggung.

Ekspresi Syok Terekam Kamera

Setelah insiden itu, Ma Boqian tampak tertegun cukup lama. Perubahan ekspresinya dari bingung hingga berusaha tersenyum kaku semua terekam kamera.

Video tersebut memicu banyak komentar:

  • “Seram banget.”
  • “Dia (penggemar wanita) begitu tenang sampai dikira staf panggung.”
  • “Kenapa begitu tidak tahu malu?”
  • “Laki-laki juga harus melindungi diri, hampir saja dilecehkan.”

Ada juga yang bercanda:

  • “Untung pakai sepatu tambah tinggi, kalau tidak pasti kena cium.”
  • “Sepatunya menyelamatkan nyawanya.”
  • “Mulai sekarang dia pasti selalu pakai sepatu peninggi.”

Netizen Salahkan Pihak Penyelenggara

Banyak netizen mengecam pihak penyelenggara karena kelalaian keamanan dan mempertanyakan mengapa tidak ada keamanan yang menghalangi penggemar tersebut.

Pada 30 November, fanbase resmi Ma Boqian mengeluarkan pernyataan: “Menjaga keselamatan dan martabat artis di situasi apa pun adalah batas paling dasar bagi kami.”

Pihak manajemen Ma Boqian telah melakukan komunikasi dengan panitia acara dan sponsor terkait kelalaian keamanan.

Profil Ma Boqian

Ma Boqian lahir tahun 1996. Ia memulai karier setelah meraih posisi runner-up dalam ajang “The Coming One (明日之子)”.

Saat ini ia juga tampil dalam program variety “Infinity and Beyond · Hua Liu Season (聲生不息·華流季)”.

Selain sebagai penyanyi, ia juga seorang aktor dan mendapat popularitas besar karena perannya sebagai “Sang Yan” dalam drama hit “Hidden Love”. (Hui/asr)

Nasib Tragis Bocah: Meninggal Dunia Sehari Setelah Keluarga Teken Donasi Enam Organ

Seorang anak laki-laki berusia 14 tahun di Henan jatuh dari gedung dan dilarikan ke rumah sakit. Dua puluh hari kemudian, setelah pihak keluarga menandatangani persetujuan donor organ atas permintaan rumah sakit, keesokan harinya bocah tersebut dinyatakan meninggal dunia. Namun ibunya mengatakan bahwa sebelum anak itu didorong masuk ke ruang operasi transplantasi, tangannya masih hangat, sehingga diduga terjadi pengambilan organ secara hidup-hidup.

EtIndonesia. Pada 29 November, menurut laporan Dahe Daily Tiongkok, seorang wanita bermarga Liu dari Kota Jiyuan, Henan, menyatakan bahwa setelah putranya yang berusia 14 tahun, Ni Haichao, meninggal, ia mendonorkan organ dan kornea anaknya sehingga menyelamatkan enam orang.

Liu menjelaskan bahwa ia membesarkan anaknya seorang diri. Pada 11 Oktober sore, anaknya tiba-tiba jatuh dari gedung dan dilarikan ke rumah sakit. Setelah lebih dari 20 hari dalam perawatan intensif tanpa tanda-tanda perbaikan, pada 30 Oktober anak tersebut dinyatakan “mati otak”.

Menurut Liu, pihak rumah sakit memberitahukan bahwa hidup anaknya tidak dapat diselamatkan. Pada 31 Oktober, Liu—”disaksikan oleh koordinator He Ning dan Pan Zhenhong”—menandatangani formulir konfirmasi keluarga untuk donor organ manusia.

Laporan menyatakan bahwa pada 1 November, hati, kedua ginjal, paru-paru, dan kornea anak tersebut ditransplantasikan ke enam pasien.

Keraguan Publik: Bagaimana 6 Penerima Organ Bisa Siap dalam 1 Hari?

Warganet mempertanyakan: “Donor baru ditetapkan 31 Oktober, dan 1 November anak itu sudah meninggal dunia. Artinya, keenam pasien itu harus melakukan operasi transplantasi pada hari yang sama. Tidak mungkin dalam satu hari bisa menemukan enam penerima yang cocok, semua sudah siap operasi dengan kondisi tubuh yang sudah disesuaikan sebelum tindakan.”

Mereka menilai bahwa selama 20 hari sebelum dinyatakan mati otak, kemungkinan sudah ada “sekelompok” pasien yang menunggu organ anak tersebut, dengan kondisi tubuh sudah disesuaikan sebelumnya sesuai instruksi dokter—seperti burung pemakan bangkai yang menunggu mangsa mati.

Banyak yang bertanya:

  • “Benarkah anak itu tidak bisa diselamatkan, atau…”
  • “Apakah sejak ia masuk ruang operasi sudah dijadikan target?”
  • “Lagi-lagi mati otak!”

Warganet lain menulis: “Ini berarti rantai ‘kecelakaan → mati otak → donor organ’ bisa menemukan 6 penerima hanya dalam 20 hari?”

Sebelum Masuk Ruang Operasi, Tangan Anak Masih Hangat

Pada 4 November, akun Zhihu “Dami dan Xiaomi” memuat tulisan berjudul ‘Anak Autis 14 Tahun Meninggal Setelah Jatuh, Ibunya Mendonorkan Organ yang Menolong 4 Orang’, yang memuat wawancara dengan ibu anak tersebut.

Sang ibu mengatakan: “31 Oktober sore, dokter berbicara kepada saya bahwa reaksi intrakranial anak sudah hilang dan ia berada di ujung hidupnya. Saya meminta untuk melihatnya untuk terakhir kalinya. Saat saya menyentuh tubuh Haichao, badannya sangat dingin. Saya tahu itu mungkin pertemuan terakhir kami.”

“1 November sekitar pukul 04.00 pagi, rumah sakit menelepon bahwa anak saya hanya bisa bertahan sampai pukul 06.30. Ketika saya tiba, dokter sedang mendorongnya keluar dari bangsal menuju ruang operasi untuk pengambilan organ. Saya memegang tangannya—anehnya, tangannya hangat. Padahal sehari sebelumnya seluruh tubuhnya dingin. Mengapa pagi itu hangat?”

Dokter menjawab bahwa itu mungkin “cahaya kembali sebelum meninggal”.

Sang ibu menambahkan: “Mungkin dia tahu bahwa dirinya akan membantu orang lain.”

Warganet kembali mempertanyakan:

  • “Apakah ini berarti ia belum meninggal ketika organnya diambil?”
  • “Apakah rasa dingin sehari sebelumnya hanya rekayasa rumah sakit?”

Profil Sumber Informasi

Informasi menunjukkan bahwa “Dami dan Xiaomi” mengklaim sebagai platform profesional Tiongkok dalam pengembangan anak dan pelayanan rehabilitasi untuk anak berkebutuhan khusus. (Hui)

Sumber : NTDTV.com