Kisah Inspiratif: Semua Masalah Berawal dari Sebuah “Candaan”

EtIndonesia. Anjing pelacak bernama Heizi (Blacky-Si Hitam) adalah kebanggaan unit militer itu. Tatapannya tajam, gerakannya gesit, wibawanya membuat para tersangka sering kali belum diperiksa saja sudah tampak gugup.

Dalam sebuah latihan, begitu pelatih memberikan aba-aba, Heizi langsung menemukan barang yang “hilang” di tempat tersembunyi. Lalu dia segera berlari ke kerumunan, mencium satu per satu, dan akhirnya menggigit lengan orang yang berperan sebagai “pencuri”.

Heizi menatap pelatihnya dengan penuh semangat, menunggu pujian.

Namun, pelatih itu menggeleng keras sambil berkata: “Bukan dia! Cari lagi!”

Heizi terkejut. Di mata anjing itu muncul kebingungan. Tetapi kepercayaannya pada pelatih sangat besar. Dia kembali melakukan pencarian—lebih teliti, lebih hati-hati.

Instingnya berkata “Aku benar!”, dan dia kembali menggigit orang yang sama.

Namun pelatih tetap mengatakan: “Salah! Bukan dia!”

Kali ini Heizi terpaku menatap pelatihnya, ragu, takut, tak tahu apa yang terjadi. Tapi dia tetap mematuhi. Dia kembali berkeliling, mencium semua orang lebih lama, lebih cemas, sambil terus melirik pelatihnya.

Akhirnya, mengikuti isyarat mata pelatih yang sengaja menyesatkannya, Heizi pun menggigit orang lain—orang yang sama sekali bukan “pencuri”.

Seketika, pelatih dan para prajurit tertawa keras.  Heizi terpaku. Tidak mengerti.

Ketika pelatih berkata: “Kamu tadi benar. Yang salah adalah kamu tidak bertahan.”

Heizi seketika mengeluarkan suara panjang penuh luka. Beberapa tetes air mata jatuh dari matanya.

Dunia yang selama ini dia yakini—tentang benar dan salah, tentang kepercayaan dan kepastian—hancur dalam sekejap.

Mungkin bagi pelatih itu hanya candaan. Mungkin hanya “tes kecil”.

Tapi setelah hari itu:

  • Heizi tidak lagi mempercayai pelatih
  • Tidak lagi percaya siapa pun
  • Tidak lagi tajam, cepat, dan tegas
  • Tidak lagi menjadi anjing pelacak yang gagah dan percaya diri

Sebuah candaan menghancurkan seluruh keyakinan seekor anjing.

Pelajaran untuk Semua Pemimpin

Kisah Heizi sangat mirip dengan hubungan pimpinan dan bawahan dalam dunia kerja.

Bagi bawahan, atasan sering kali adalah:

  • simbol kebenaran
  • sumber keadilan
  • acuan benar atau salah
  • penentu arah

Jika atasan berkata hari ini A benar, besok A salah, lalu besoknya A benar lagi…

Jika atasan mempermainkan, menggunakan candaan yang menyesatkan, atau menjatuhkan secara emosional…

Maka bawahan:

  • bingung
  • hilang kepercayaan
  • kehilangan standar benar-salah
  • hilang motivasi
  • bahkan bisa berubah sikap selama hidupnya

Bawahan yang tidak tahu apa yang benar atau salah akhirnya bekerja dalam ketakutan, bukan dalam keyakinan.

Pemimpin yang tidak konsisten akan menciptakan tim yang hancur.

Pemimpin, Berhati-hatilah Menggunakan Kekuasaan

Sebagai manajer, pimpinan, pemilik usaha—apa pun jabatannya—emosi kita, ucapan kita, dan sikap kita langsung memengaruhi tim.

  • Ucapanmu bisa menguatkan, tapi bisa juga menghancurkan.
  • Pujian yang tepat bisa membuat seseorang bersinar;
  • Namun candaan yang salah bisa mematikan semangat orang yang paling loyal sekalipun.

Jangan biarkan kekuasaan membuatmu sembrono. Sekali kamu mengacaukan standar “benar–salah”, kepercayaan itu tidak akan kembali.

Kisah Kesetiaan dan Kepercayaan dalam Sejarah

1. Janji Jin Wen Gong

Ketika Jin Wen Gong memimpin pasukan menaklukkan Negara Yuan, dia berjanji kepada tentaranya: “Kita harus menang dalam 7 hari.”

Namun ketika 7 hari telah lewat, negara itu belum juga jatuh.

Para jenderal berkata: “Tuan, hanya perlu 3 hari lagi dan mereka pasti kalah!”

Tetapi Jin Wen Gong menolak.

Dia berkata: “Jika sebuah negara tidak memegang janji, maka apa lagi yang bisa dipercaya? Demi menepati janji, lebih baik kita mundur.”

Tak lama setelah itu, nama baik Jin Wen Gong tersebar ke seluruh negeri.

Tahun berikutnya ketika dia datang kembali, musuh menyerah tanpa perlawanan, karena tahu dia adalah pemimpin yang memegang kata-kata.

2. Kejujuran yang Membangun Dinasti Keuangan Morgan

Pada tahun 1835, Morgan Sr. menjadi pemegang saham perusahaan asuransi kebakaran Etna. Ketika ada klaim besar, perusahaan itu akan bangkrut jika membayar penuh.

Semua pemegang saham ingin mundur. 

Namun Morgan berkata: “Reputasi lebih penting daripada uang.”

Dia menjual rumahnya, meminjam ke sana-sini, dan membeli semua saham orang yang kabur.
Lalu dia membayar klaim pelanggan secara penuh.

Hasilnya?

  • Reputasi Etna melonjak
  • Pelanggan datang berbondong-bondong
  • Perusahaan tumbuh menjadi raksasa asuransi
  • Dari sana lahir kerajaan keuangan keluarga Morgan

Semua itu terjadi karena satu hal: Kepercayaan.

Inti dari Segala Keberhasilan: Kepercayaan

Kepercayaan bukan bisa dibeli.
Bukan bisa dipaksakan.
Bukan bisa diakali.

Kepercayaan lahir dari:

  • konsistensi
  • integritas
  • janji yang ditepati
  • sikap yang benar
  • ketulusan

Jika orang mempercayaimu, hidupmu akan dipenuhi peluang.

Jika tidak ada yang mempercayaimu, apa pun kemampuanmu akan sia-sia.

Pesan Akhir

  • Jangan bermain-main dengan kepercayaan orang.
  • Jangan mempermainkan bawahan atau orang yang mempercayaimu.
  • Jangan jadikan candaan sebagai alasan untuk melukai hati orang lain.

Karena sekali retak, kepercayaan tidak akan kembali seperti semula.

Berapa banyak orang yang percaya padamu, itulah jumlah kesempatan sukses yang kamu miliki.(jhn/yn)

Malam Mencekam: Ukraina Tawan 12 Tentara Rusia, Rudal Hantam Moskow, dan Aset Rahasia Putin Meledak!

EtIndonesia. Garis depan perang Rusia–Ukraina kembali berubah setelah operasi malam hari Ukraina di sektor Red Army Village. Menurut laporan Knorr Report, pada sekitar 24 November 2025, pasukan khusus Brigade Rubizh melaksanakan operasi gabungan yang direncanakan berhari-hari sebelumnya.

Ukraina Menyerang Red Army Village – 12 Tentara Rusia Ditawan

Dengan memanfaatkan gelap malam, unit khusus Ukraina menyusup ke daerah yang dikuasai Rusia, melakukan kontak tembak jarak dekat, dan menghancurkan pos sementara musuh. Operasi ini berhasil:

  • Menghentikan laju serangan Rusia,
  • Menangkap 12 tentara Rusia hidup-hidup,
  • Membawa pulang para tawanan yang kini sedang diinterogasi.

Video yang beredar menunjukkan tentara Rusia yang tertawan mulai membuka informasi mengenai posisi, tugas, dan rute logistik pasukan mereka.

Rusia mencoba mengirim bala bantuan memanfaatkan ladang pertanian dan kegelapan malam, tetapi drone FPV Ukraina menekan seluruh rute pergerakan mereka.

Sebelumnya, Brigade ke-7 Ukraina telah membersihkan pusat kota Red Army Village dan memukul Rusia dari sektor terpenting garis pertahanan pertama.

Moskow sebelumnya sesumbar dapat merebut wilayah ini sebelum 15 November 2025, namun batas waktu itu kembali berlalu tanpa hasil—mengulang kegagalan mereka tahun lalu di lokasi yang sama.

Dengan salju mulai turun dan medan berubah ekstrem, perang di sektor ini diperkirakan akan berlanjut hingga tahun 2026.

Tentara Korea Utara Diduga Akan Dipindahkan ke Zaporizhzhia

Informasi baru mengenai kehadiran tentara Korea Utara di Ukraina memantik perhatian internasional. Pada 24 November 2025, sejumlah wartawan militer Rusia melaporkan bahwa pasukan Korea Utara dipindahkan menuju Gulyay-Pole, Zaporizhzhia, setelah menjalani pelatihan dua bulan.

Walau demikian, baik Moskow maupun Pyongyang belum mengeluarkan konfirmasi resmi, sehingga informasi ini masih perlu diverifikasi.

Jika benar, ini akan menjadi kali pertama tentara Korea Utara masuk langsung ke wilayah Ukraina sebagai pasukan tempur. Sejauh ini, personel Korea Utara hanya ditempatkan di wilayah Rusia, khususnya arah Kursk.

Sejak 2024, Korea Utara disebut telah mengirim:

  • Lebih dari 10.000 personel,
  • Sekitar 6,5 juta butir amunisi,
  • Yang kini disebut mengisi 70% suplai artileri Rusia di garis depan.

Pada saat yang sama, garis selatan Rusia mulai runtuh. Dari Kherson hingga Krimea, Ukraina terus menghantam gudang logistik, depot gas bawah tanah, terminal minyak, hingga pabrik industri strategis Rusia.

Rudal Ukraina Hantam Moskow – Tiga Bandara Ditutup

Pagi hari 25 November 2025, ibu kota Rusia kembali diguncang serangan jarak jauh dari Ukraina. Ledakan besar menghantam Zelenograd, kawasan industri di barat laut Moskow.

Video dari warga memperlihatkan asap hitam pekat membubung tinggi. Pemerintah Moskow segera mengevakuasi kawasan industri, termasuk Akademi Elektronik Moskow, pusat riset mikroelektronik dan teknik radio.

Dampaknya langsung terlihat:

Tiga bandara utama Moskow — Sheremetyevo, Domodedovo, dan Vnukovo — ditutup penuh sejak pagi, dengan seluruh penerbangan dialihkan atau ditunda. Meski otoritas Rusia menyatakan operasional “normal”, mereka tidak menampik terjadinya serangan rudal.

Serangan ini merupakan gelombang kedua dalam tiga hari, setelah serangan besar Ukraina terhadap pembangkit listrik Shatura pada 23 November 2025.

Rangkaian serangan serupa juga menyebabkan kebakaran di kilang minyak dan pabrik kimia di beberapa wilayah Rusia.

Menurut Reuters, pendapatan minyak Rusia di November hanya 520 miliar rubel, turun 35% dibanding tahun lalu—penurunan paling tajam sejak awal invasi 2022.

Rudal Neptune Ukraina Hancurkan A-60 – Fasilitas Taganrog Terbakar

Pada malam 24 November, kota industri Taganrog, Oblast Rostov, kembali diserang dalam salah satu operasi udara Ukraina paling presisi tahun ini.

Langkah serangannya:

  1. Ukraina menerbangkan lebih dari 10 drone untuk mengacaukan radar Rusia.
  2. Setelah jalur pertahanan udara terbuka, Ukraina menembakkan rudal jelajah Neptune buatan dalam negeri.
  3. Serangan diarahkan ke Pangkalan Udara Taganrog dan pabrik pesawat Beriev.

Citra satelit NASA FIRMS menunjukkan banyak titik api besar di apron dan hanggar pangkalan.

Para blogger militer Rusia menyampaikan dugaan paling serius: Salah satu dari dua pesawat laser eksperimental A-60 — aset ultra-langka berbasis Il-76 — kemungkinan hancur total.

Rusia belum memberikan pernyataan resmi mengenai kerusakan tersebut.

Pada malam yang sama:

  • Kelompok sabotase pro-Ukraina membakar kereta listrik di Rostov,
  • Sistem kereta regional mengalami gangguan luas,
  • Di Novorossiysk, rudal pertahanan udara Rusia tersasar dan jatuh di pemukiman warga — insiden kedua dalam dua hari.

Ukraina Hancurkan Amunisi Terbesar Rusia – Satu Pukulan yang Mengubah Perang

Pada 25 November, pukul 03.00, rudal Ukraina menghantam gudang amunisi terbesar Rusia di hutan strategis dekat Red Army Village. Ledakan yang mengikuti serangan itu terdengar hingga puluhan kilometer.

Video memperlihatkan bola api raksasa naik ke langit diikuti rentetan ledakan sekunder. Gelombang kejutnya begitu kuat hingga mobil pemadam Rusia terbalik sebelum mencapai lokasi.

Gudang ini merupakan pusat suplai artileri untuk sektor Red Army Village, tempat Rusia menumpuk:

  • 160.000 personel,
  • Ratusan meriam,
  • Stok amunisi untuk operasi musim dingin.

Ukraina menjalankan serangan dengan metode “triple strike”:

  1. Drone memetakan posisi target dan titik buta pertahanan udara,
  2. HIMARS ditembakkan untuk membuka jalan,
  3. OTR-21 Tochka-U memberikan pukulan terakhir.

Hasilnya terlihat dalam hitungan jam: Artileri Rusia di sektor itu turun lebih dari 60%, membuat serangan mereka mendadak melemah.

Brigade 81 Ukraina Pertahankan Yampil Selama 3 Hari – Gagalkan 10 Serangan Bertubi-tubi

Desa kecil Yampil, pintu gerbang alami menuju Sloviansk, menjadi salah satu titik pertempuran paling brutal pada 22–24 November.

Rusia mengerahkan:

  • Tank T-72,
  • Sistem roket BM-21 Grad,
  • Ratusan infanteri,
  • Puluhan drone kamikaze.

Setiap empat jam, satu gelombang serangan baru tiba.

Pertempuran terberat terjadi pada serangan kelima di hari kedua. 

Komandan peleton Ukraina, Petro Liuk, menggambarkan situasinya: “Dua belas tank di depan, dua ratus tentara di belakang. Drone seperti kawanan lalat hitam. Mortir kami sudah panas membara. Tapi tak satu pun dari kami mundur.”

Saat tank Rusia tinggal berjarak 500 meter, tim anti-tank Ukraina merayap keluar dan meluncurkan rudal presisi tinggi, menghancurkan tiga tank.

Ketika amunisi menipis, pasukan Ukraina menggunakan senjata yang mereka ambil dari tentara Rusia yang gugur.

Sebuah rekaman memperlihatkan penembak mesin yang kakinya tertembak, membalut lukanya dengan kain, lalu kembali menembak hingga peluru terakhir.

Setengah pasukan terluka, namun cadangan Brigade 81 tiba pada malam hari dan menstabilkan sektor tersebut. Dengan bantuan drone, artileri Ukraina menghantam titik kumpul Rusia dan memicu pertempuran jarak dekat di parit-parit.

Saat matahari terbit, Rusia dipukul mundur. Yampil bertahan.

Di tembok parit, para prajurit Ukraina meninggalkan pesan: “Ini adalah tanah Ukraina.”

Kamu Tidak Berusaha, Lalu Mengapa Orang Lain Harus Bersikap “Adil” Padamu?

EtIndonesia. Beginilah realitas hidup: Kalau kamu tidak berusaha, jangan berharap dunia akan memperlakukanmu dengan adil. Dalam hal kecil maupun besar, ketidakadilan akan selalu terasa. Hanya ketika kamu berusaha, punya sumber daya, punya kekuatan untuk bersuara,  barulah kamu memiliki kesempatan untuk memperjuangkan keadilan untuk diri sendiri.

5 Hal yang Harus Kamu Pahami Lebih Dulu

1. Seberapa besar hatimu, sejauh itu pula kamu bisa melangkah. Jika kamu terus berlari—meski pelan sekalipun—  kamu akan sampai pada jarak yang tak pernah kamu bayangkan.

2. Kecintaan dan fokus pada pekerjaan lebih berarti daripada ijazah. Pendidikan itu penting. Tapi minat, fokus, dan kecintaan terhadap sesuatu, nilainya berkali lipat lebih besar.

3. Kebiasaan buruk adalah musuh utama kehidupan.Begitu hidup terasa “biasa saja”,  kita akan kehilangan kemampuan menikmati keindahan hidup.

4. Jika kamu merasa dipaksa mengerjakan sesuatu, jangan buru-buru kesal atau kecewa. Bisa jadi, itu justru akan menjelma menjadi keuntunganmu di masa depan.

5. Kamu tidak berusaha, orang lain tidak akan adil padamu. Dunia ini tidak pernah adil dengan sendirinya. Kamu harus berjuang untuk memperoleh porsi keadilanmu.

Dua Kesalahan Besar tentang “Masa Depan”

Setiap orang punya harapan tentang masa depan—karier, prestasi, kebahagiaan.

Tetapi ada dua kesalahan fatal yang sering dilakukan:

  1. Menganggap diri sendiri tidak akan punya pencapaian.
  2. Menganggap orang lain tidak akan punya pencapaian.

Kesalahan 1:Merasa diri ini tidak akan sukses seumur hidup

Saya pernah melakukan kesalahan ini saat masih sekolah. Saya pikir diri saya tidak akan menjadi siapa-siapa:

  • Orangtua hanya pekerja biasa
  • Saya merasa tidak menarik
  • Saya merasa tidak punya kelebihan

Semakin dipikir, semakin gelap rasanya. Bahkan saya sampai jatuh sakit karena stres.

Tapi begitulah hidup…

Selama kamu terus berlari, kamu akan melihat jalan baru.

Kamu tidak bisa memilih siapa orang tuamu. Tapi kamu bisa memilih ke mana kaki ini melangkah.

Saya percaya kalau saya bisa berjuang masuk universitas negeri, saya juga bisa melangkah lebih tinggi setelahnya.

Saya percaya—maka saya berusaha. Saya berusaha—maka saya berhasil.

Yang Lebih Penting daripada Ijazah: Antusiasme dan Fokus pada Apa yang Kamu Kerjakan

Ada mahasiswa bertanya: “Pak, kampus saya cuma kampus swasta biasa. Masa depan saya masih bisa bagus?”

Lihatlah para pengusaha besar:  banyak di antara mereka bahkan tidak lulus kuliah.

Mengapa mereka sukses?

Karena mereka punya:

  • Fokus
  • Kecintaan pada pekerjaan
  • Ketekunan
  • Kemauan untuk belajar

Itulah yang lebih penting dari nama universitas.

Daripada Mengeluh Tidak Adil, Lebih Baik Berjuang Mendapatkan Keadilan

Ada yang berkata: “Teman saya anak orang kaya, saya hanya anak dari keluarga penuh utang. Dia pakai laptop baru, saya pakai laptop 10 tahun. Dia punya iPhone, saya punya HP jadul.”

Tapi… mengeluh tidak akan membuat dunia lebih adil.

Karena dunia memang tidak adil.

  • Kamu tidak berusaha → tidak ada yang peduli
  • Kamu berusaha → kamu punya peluang
  • Kamu berhasil → kamu punya suara

Baru setelah itu, kamu mulai bisa memperjuangkan “keadilan” versimu.

Kesalahan 2:Menganggap orang lain tidak akan sukses

Jika kamu meremehkan teman yang nilainya jelek, suatu hari kamu bisa kehilangan seorang partner bisnis yang berpotensi luar biasa.

Sebuah penelitian pernah dilakukan:  dibandingkan murid peringkat 1–5, murid peringkat terbawah setelah 20 tahun ternyata:banyak yang jadi pengusaha besar, politisi, atau tokoh sukses.

Sukses bukan hanya milik mereka yang paling pintar di kelas.

Sukses milik mereka yang:

  • Percaya diri
  • Berani bermimpi
  • Berani berusaha
  • Tidak berhenti melangkah

Siapa yang Akan Berhasil?

Jawabannya sederhana: Orang yang benar-benar percaya bahwa dirinya akan berhasil. Keyakinan itu menentukan langkah, menentukan mental, menentukan jarak tempuh. Seberapa besar hatimu → sejauh itu kamu bisa melangkah.

Sukses Milik Mereka yang Tidak Berhenti Berusaha

Hidup adalah marathon. Di usia 20, kamu belum apa-apa. Perjalanannya masih sangat panjang.

Yang terpenting:

  • fokus
  • konsisten
  • tahan banting
  • punya tujuan
  • terus bergerak

Selisihmu dengan orang lain hari ini tidak penting. Yang penting adalah arah yang kamu ambil mulai hari ini.

Berlarilah perlahan tapi pasti. Lakukan yang terbaik setiap hari. Akhirnya, kamu akan melihat hidupmu bersinar.(jhn/yn0

Artikel Motivasi: Jika Ingin Sukses, Belajarlah Memutuskan

EtIndonesia. Jika kamu ingin sukses, kamu harus belajar memutuskan — memutus semua hal yang tidak ada hubungannya dengan tujuanmu, dan hanya mengerjakan hal-hal yang mendekatkanmu pada tujuan itu.

Ada orang yang bertanya:  “Kalau aku punya pekerjaan full-time, harus bekerja 8 jam sehari untuk perusahaan, bagaimana mungkin aku fokus mengejar tujuan pribadi?”

Jawabannya sederhana: 24 – 8 = 16. Selain 8 jam kerja, kamu masih punya 16 jam waktu bebas setiap hari. Menggunakan 16 jam itu untuk hal yang berkaitan dengan tujuanmu—itu lebih dari cukup!

Lalu seseorang bertanya lagi :  “Tapi dalam 16 jam itu aku masih harus makan, ke toilet, mandi, bersih-bersih… mana mungkin semuanya untuk mengejar tujuan?”

Tidak masalah! Saat kamu makan, mandi, atau bahkan sedang di toilet—otakmu tetap bisa bekerja, tetap bisa memikirkan setiap langkah, detail, strategi, dan proses menuju tujuanmu.

Bayangkan: mandi sambil memikirkan hal yang kamu cintai, memikirkan mimpi yang membuatmu bergairah—itu rasanya bukan beban, tapi justru menyenangkan!

Kemudian ada lagi yang bertanya : “Dalam 16 jam itu, aku juga butuh tidur. Bagaimana dong?”

Tetap tidak masalah! Silakan tidur, tapi mimpimu harus tetap berkaitan dengan tujuanmu.
Jika selama 5–8 jam tidur, pikiranmu dipenuhi oleh tujuanmu, kamu mengigau menyebut mimpi itu, kamu menggeretakkan gigi karena tekadmu yang membara, bahkan kalau kamu sleepwalking pun arahnya mendekati tujuanmu…

Selamat!  Itu artinya kamu sudah memiliki kualitas penting untuk meraih hal besar—mimpi yang meresap sampai ke jiwa.

Jika kamu bisa mempertahankan kondisi “mimpi memenuhi pikiran, tujuan memenuhi hati” ini secara terus-menerus—tanpa henti, tanpa alasan, tanpa menyerah—aku berani bertaruh: impianmu pasti 1000% menjadi kenyataan.

Aku yakin, sangat yakin, dan benar-benar yakin!

Jika masih ada yang bertanya: “Tapi kalau… tapi bagaimana kalau…”

Stop! Cukup!


Dari mana datangnya begitu banyak “kalau”?  Jika hidupmu penuh alasan, penuh “kalau”, penuh pembenaran, aku mohon: tetaplah hidup sebagai orang biasa saja. Karena orang yang hanya punya alasan dan tidak punya nyali, tidak perlu berbicara tentang sukses.

Tapi jika kamu sudah muak menjadi “orang biasa”, bosan dengan label itu—mulailah hari ini juga dengan satu prinsip:

Putuskan hal-hal yang tidak berhubungan dengan tujuanmu.

Dan fokuskan seluruh energi untuk hal-hal yang mendekatkanmu ke tujuan itu. Biarkan mimpimu memenuhi pikiranmu.

Kerjakan dengan sepenuh hati. Hidupkan setiap hari dalam arah yang sama. Dan lihat bagaimana hidupmu perlahan-lahan berubah. (jhn/yn)

Presiden Taiwan Lai Ching-te Ajukan Anggaran Militer Rp 620 Triliun, Bekerja Sama dengan AS Percepat Pembangunan “Perisai Taiwan”

Pada Selasa (25 November), Presiden Republik Tiongkok (Taiwan) Lai Ching-te menulis artikel opini untuk sebuah media Amerika Serikat, menyatakan bahwa dalam waktu dekat pemerintah akan mengajukan anggaran pertahanan khusus sebesar 40 miliar dolar AS. Presiden Lai menegaskan bahwa Taiwan akan bekerja sama dengan Amerika Serikat dan negara-negara sehaluan untuk mempercepat pembangunan apa yang disebut sebagai “Perisai Taiwan”.

EtIndonesia. Presiden Taiwan  Lai Ching-te, melalui tulisannya di The Washington Post, mengumumkan bahwa Taiwan akan meluncurkan anggaran pertahanan yang belum pernah terjadi sebelumnya senilai 40 miliar dolar AS, sebagai sinyal kuat kepada dunia mengenai tekad Taiwan memperkuat kemampuan pertahanannya sendiri.

Dalam artikelnya yang berjudul “Saya akan meningkatkan anggaran pertahanan untuk melindungi demokrasi kami”, Lai kembali menegaskan bahwa di tengah tekanan dari Partai Komunis Tiongkok (PKT), Taiwan akan secara bertahap meningkatkan belanja militernya. 

Anggaran khusus ini tidak hanya digunakan untuk membeli senjata baru dari Amerika Serikat, tetapi juga difokuskan pada peningkatan kemampuan perang asimetris. Selain itu, Taiwan akan mempercepat pembangunan “Perisai Taiwan”, yakni sistem pertahanan udara berlapis.

Lai juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Trump, dan menekankan pentingnya kepemimpinan global Amerika Serikat. Ia mengatakan bahwa Taiwan akan bekerja sama dengan negara-negara sehaluan, memanfaatkan keunggulan industri manufaktur Taiwan untuk memperkuat rantai pasok industri pertahanan dan menghadapi ancaman baru secara tepat waktu.

 “Kami berterima kasih kepada Presiden Trump atas penegasan pentingnya kepemimpinan global Amerika Serikat. Melalui kerja sama dengan negara-negara yang memiliki kesamaan nilai, kami akan memanfaatkan keunggulan manufaktur Taiwan untuk memperkuat rantai pasok industri pertahanan dan merespons ancaman baru secara cepat,” kata Presiden Lai Ching-te. 

Robert O’Brien, mantan penasihat keamanan nasional Gedung Putih pada masa jabatan pertama Trump, juga memuji keputusan Lai dan menyebutnya sebagai kemenangan ganda bagi Republik Tiongkok (Taiwan) dan Donald Trump.

Anggota legislatif Taiwan, Wang Ting-yu, mengatakan:  “Pada 2025, anggaran militer Republik Rakyat Tiongkok mencapai 8 triliun. Ekspansi mereka ke luar berdampak pada negara-negara di First Island Chain, dan Taiwan menjadi pihak yang terkena dampak langsung di garis depan. Karena ada ancaman, tentu kami membutuhkan pertahanan. Sama seperti rumah yang berada dalam ancaman pencuri, jelas Anda membutuhkan pintu, jendela, kunci, dan sistem keamanan. Prinsipnya sama.”

Pengumuman anggaran militer 40 miliar dolar AS oleh Lai Ching-te juga memicu lonjakan saham industri pertahanan Taiwan, khususnya di sektor drone, kedirgantaraan, dan perkapalan. Perusahaan seperti Thunder Tiger, AIDC, dan CSBC Corporation semuanya dibuka dengan kenaikan batas atas pada perdagangan 26 November 2025. (Hui)

Laporan NTD Asia Pasifik oleh Lin Yutang dan Li Yihong dari Taipei, Taiwan

Kanada–India Lanjutkan Perundingan Dagang, PM Mark Carney Dorong Energi Terbarukan Lepas dari Ketergantungan pada Tiongkok

Pertemuan puncak G20 di Afrika telah berakhir. Selama acara tersebut, Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Perdana Menteri India Narendra Modi mengadakan pertemuan dan sepakat untuk kembali melanjutkan pembicaraan dagang kedua negara. Carney juga menyatakan bahwa Kanada harus mengurangi ketergantungannya pada rezim Partai Komunis Tiongkok

EtIndonesia. Setelah KTT G20, Kanada dan India resmi memulai kembali Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA), menghidupkan kembali perundingan dagang bilateral yang mandek selama dua tahun terakhir. 

Perjanjian ini mencakup berbagai bidang, termasuk barang, jasa, investasi, produk pertanian, perdagangan digital, mobilitas tenaga kerja, serta pembangunan berkelanjutan. Pemerintah Kanada mengatakan bahwa perjanjian tersebut dapat membantu melipatgandakan volume perdagangan bilateral hingga 70 miliar dolar Kanada pada tahun 2030.

Perdana Menteri India Narendra Modi dalam unggahan di platform X menyatakan keyakinannya terhadap kerja sama India–Kanada dalam bidang perdagangan dan investasi. Ia juga menyebut bahwa Dana Pensiun Kanada menunjukkan minat besar dalam berinvestasi pada perusahaan-perusahaan India.

Di sisi lain, PM Kanada Carney mengatakan bahwa membangun kembali hubungan kerja sama dengan India dapat membantu Kanada mendiversifikasi pasokan energi terbarukan dan mengurangi ketergantungannya pada PKT.

 “India adalah salah satu negara pengembang teknologi bersih terkemuka, khususnya dalam energi surya dan angin. Jika kita ingin mendiversifikasi rantai pasokan, India dan Korea Selatan adalah dua peluang paling penting. Karena itu, kerja sama ini sangat berharga,” kata Carney. 

Selain itu, Kementerian Urusan Global Kanada sedang memperbarui strategi Indo-Pasifik tahun 2022. Kebijakan baru akan berfokus pada peningkatan perdagangan di kawasan, mendukung target Carney untuk menggandakan ekspor non-AS dalam sepuluh tahun ke depan. (Hui)

Laporan gabungan oleh wartawan magang NTD, Xiao Chang dari Kanada

Video Lucu ! Guru Tari Jatuh Berlutut karena Pusing,  Para Murid Ikutan Terjatuh Bersamanya

EtIndonesia. Belum lama ini, seorang guru tari di Liaoning, Tiongkok sedang mengajar murid-muridnya menari ketika tiba-tiba merasa pusing karena gula darah rendah. Ia mendadak jatuh berlutut ke lantai. Para murid di belakangnya yang tidak tahu apa yang terjadi langsung ikut berlutut dan jatuh ke lantai. Video tersebut viral dan membuat netizen tertawa terpingkal-pingkal.

Video yang beredar menunjukkan bahwa pada 22 November 2025, seorang guru tari muda sedang mengajar di kelas. Guru itu menggoyangkan tubuhnya sambil mengibaskan rambut panjangnya. Para murid di belakangnya, baik laki-laki maupun perempuan, semuanya mengikuti gerakan kepala sang guru.

Tiba-tiba, guru itu tampak pusing dan kehilangan keseimbangan, lalu jatuh berlutut ke lantai. Tanpa berpikir panjang, para murid di belakangnya ikut melakukan hal yang sama dan menjatuhkan diri ke lantai.

Setelah jatuh, guru itu dengan susah payah merangkak ke arah dinding untuk bersandar dan beristirahat. Sementara itu, para muridnya tetap berlutut di lantai sambil terus menggerakkan kepala, tanpa satu pun menyadari bahwa ada yang tidak beres.

Video tersebut viral dan membuat banyak netizen tertawa, dengan lebih dari 3,65 juta tanda suka. Netizen pun ramai-ramai berkomentar:

  • “Guru sudah jatuh beberapa detik tapi tak ada yang datang membantu. Setelah sadar dan menoleh, ia melihat murid-muridnya semua berlutut sambil menggelengkan kepala.”
  • “Guru pusing karena gula darah rendah, murid tidak mengerti, tapi tetap ikut gerakan baru itu.”
  • “Para murid sangat percaya pada guru, sehingga mengira itu gerakan baru dan ikut berlutut juga.”
  • “Bahkan gerakan goyah sebelum jatuh pun ada yang menirukan.”

Ada netizen yang mengatakan, fenomena ini adalah contoh efek kawanan atau efek ikut-ikutan, yaitu ketika seseorang kehilangan penilaian sendiri karena tekanan atau pengaruh kelompok, lalu mengikuti perilaku mayoritas. Seperti sekawanan domba yang mengikuti pemimpin tanpa berpikir, individu dalam situasi tidak pasti cenderung menganggap “apa yang dilakukan banyak orang” pasti benar, sehingga ikut meniru. (Hui/asr) 

Laporan oleh Luo Tingting / Fan Ming

Penggunaan Gambar Buatan AI untuk Menipu Pengembalian Dana Menjadi Tren, Membuat Para Pedagang Online Tiongkok Putus Asa

Perkembangan pesat teknologi AI membawa kemudahan dan efisiensi dalam kehidupan serta pekerjaan manusia. Namun, bagi mereka yang tak memiliki moral dan hati nurani, AI justru membuka pintu bagi pemalsuan dan penipuan. Seiring meluasnya penggunaan AI, industri e-commerce menjadi salah satu korban terbesar dari penipuan berbasis AI. Terutama aturan “hanya refund tanpa pengembalian barang”, membuat para penjual ditarget habis-habisan dengan foto palsu buatan AI, hingga tak sedikit dari mereka hanya bisa mengeluh putus asa.

EtIndonesia. Belakangan ini, topik “memalsukan foto dengan AI untuk mengelabui refund tanpa pengembalian barang” menjadi viral di media sosial Tiongkok. Bahkan sudah menjadi trending. Sejumlah besar penjual e-commerce, yang baru saja “berdarah-darah” menghadapi festival belanja Singles’ Day (11.11), ramai-ramai membagikan postingan dan foto untuk mengeluhkan bagaimana mereka ditipu oleh para “kaum penebeng” yang menggunakan AI untuk membuat foto barang rusak demi mendapatkan refund.

Secara umum, penjual buah adalah yang paling terdampak oleh “belanja gratis” berbasis foto AI ini. Pasalnya, proses retur buah memakan waktu, repot, dan ongkos kirim mahal, penjual meskipun mencurigai foto itu palsu, sering kali terpaksa menyetujui permintaan refund tanpa banyak pilihan, demi menghindari sengketa dan menjaga reputasi toko.

Gambar gabungan tangkapan layar)

Seorang penjual buah mengeluh bahwa ia selalu mengirim buah yang dipilih dengan ketat, namun pembeli mengirimkan foto buah yang berjamur parah dan meminta refund. Setelah diteliti, warna jamur pada foto tampak tak wajar — jelas buatan AI. Tetapi platform tetap memaksa penjual memberikan refund demi menjaga “reputasi” platform, tanpa ruang negosiasi.

Gambar gabungan tangkapan layar)

Faktanya, dengan alat AI, hanya perlu memasukkan perintah sederhana seperti “buat buah terlihat berjamur”, maka gambar buah yang segar bisa langsung berubah jadi busuk penuh jamur, dengan tingkat realisme yang tinggi. Bahkan bunga segar pun bisa dijadikan layu dalam satu klik. Jika tidak punya foto asli sebagai perbandingan, nyaris mustahil membedakan keasliannya.

Ada warganet membongkar bahwa seorang pegawai sebuah perusahaan secara khusus menggunakan foto AI untuk meminta refund dari penjual, dan kini telah mencapai “durian gratis seumur hidup”.

Seorang penjual boneka berbulu juga menerima foto boneka yang tampak sangat kotor dari pelanggan yang menuntut refund. Namun detail kotorannya tampak sangat tidak masuk akal, dan “retakan” pada pakaian boneka juga jelas tak sesuai logika. Meski begitu, banding sang penjual ditolak oleh platform tanpa ragu, dan ia akhirnya harus mengembalikan 50 yuan kepada pembeli.

Gambar gabungan tangkapan layar)

Yang lebih menggelikan, seorang yang membeli sepatu baru lalu menggunakan AI untuk membuat gambar sol sepatu yang mengelupas. Namun ia lupa menghapus watermark “豆包AI (Doubao AI)” di sudut kanan bawah, lalu tetap memakai gambar itu untuk meminta refund. Setelah penjual membongkar pemalsuan itu, pembeli malah marah dan mengancam akan memberi ulasan buruk.

Gambar gabungan tangkapan layar)

Beberapa pembeli bahkan langsung mengambil gambar promosi milik penjual, mengedit ulang dengan AI, dan mengirimkannya kembali sebagai “bukti kerusakan” untuk mendapatkan refund.

Akun publik “Tech Fox (科技狐)” pada 24 November merangkum tiga trik utama yang dipakai oleh para penipu menggunakan foto AI:

  1. Menargetkan produk murah (di bawah 100 yuan), sehingga penjual lebih mudah menyerah.
  2. Menggunakan generator gambar AI untuk membuat foto produk rusak atau busuk sebagai bukti, yang sangat sulit dibedakan dari nyata.
  3. Memanfaatkan celah “refund otomatis berbasis foto” pada platform — cukup unggah gambar, dan sistem langsung menyetujui refund tanpa verifikasi. Bahkan jika penjual mengajukan banding, biasanya ditolak karena “bukti kurang kuat”.

Para penjual pun berada dalam dilema:  Memberikan refund berarti rugi total, tetapi menolak bisa membuat pembeli sengaja memberi ulasan buruk yang merusak reputasi toko dan mempengaruhi penjualan.

Lebih parahnya, penipuan ini bahkan dijadikan bisnis, dengan orang-orang yang menjual “tutorial refund tanpa pengembalian barang”, menjanjikan “pasti berhasil, satu akun bisa dapat refund 30 kali”. Ini sudah merupakan penipuan terang-terangan.

Di sisi lain, banyak penjual juga menggunakan gambar produk generasi AI untuk promosi, tetapi barang yang dikirim tidak sesuai deskripsi, sehingga menipu konsumen. Drama saling menipu antara penjual dan pembeli ini dianggap sangat ironis.

Akhir tulisan, “Tech Fox” menekankan bahwa teknologi pada dasarnya netral — yang sulit ditebak adalah hati manusia. Teknologi AI memang menurunkan biaya pemalsuan, tetapi tidak boleh sampai menurunkan biaya kejahatan. (Hui)

Laporan oleh He Yating / Fan Ming

Sidang Kasus Mantan Asisten Gubernur New York Kathy Hochul, Linda Sun Bersama Suaminya Chris Hu Ungkap Interaksi Dekat dengan Konsulat PKT

EtIndonesia. Sidang kasus mantan wakil kepala staf Gubernur New York Kathy Hochul, Linda Sun atau Sun Wen, yang dituduh bertindak sebagai agen asing, menerima suap, dan melakukan pencucian uang, memasuki hari ketujuh pada Senin (24 November). Persidangan berfokus pada tindakan Sun Wen membantu pemerintah Partai Komunis Tiongkok (PKT)  menghalangi interaksi antara Taiwan dan pemerintah negara bagian New York, serta bagaimana pasangan tersebut memperoleh keuntungan besar dari pengadaan barang medis selama pandemi melalui perusahaan yang terhubung dengan kerabat mereka.

Dokumen pengadilan menunjukkan bahwa meskipun Amerika Serikat tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Republik Tiongkok (Taiwan), pemerintah federal dan negara bagian tetap menjalin hubungan non-resmi yang kuat dan terbuka. Pemerintah negara bagian New York tidak pernah membatasi pejabat tinggi untuk berinteraksi dengan perwakilan Taiwan.

Namun sejak 2016, Sun Wen bekerja sama dengan permintaan Konsulat PKT, secara bertahap mengurangi interaksi pejabat Taiwan dengan pemerintah negara bagian New York, termasuk: memberikan instruksi agar pertemuan dengan perwakilan Taiwan tidak dijadwalkan; serta menentang penetapan “Pekan Tradisi Warga Amerika Keturunan Taiwan”.

Pengadilan membeberkan banyak email dan pesan teks yang menunjukkan bahwa Sun Wen selama bertahun-tahun memberi informasi kepada Konsulat PKT, menghalangi kontak antara pejabat Taiwan dan pemerintah negara bagian, serta kemudian meminta pengakuan dan imbalan dari Konsulat.

Dalam satu pesan kepada Huang Ping, Konsul Jenderal PKT di New York saat itu, Sun Wen menulis:
“Saya telah berhasil memblokir semua pertemuan resmi dan informal antara gubernur, wakil gubernur, dan kantor perwakilan Taiwan. Kontak saya dengan mereka juga saya jaga pada tingkat minimum.”

Sun Wen bahkan meminta arahan dari Huang Ping mengenai apakah ia harus terus menghindari segala interaksi yang dapat dianggap sebagai “pengakuan” terhadap Taiwan. Ia juga berdiskusi dengan Huang tentang partisipasi Konsulat PKT dalam Pekan Raya Negara Bagian New York, serta secara proaktif memberikan saran dan membantu mengatur booth serta kegiatan mereka.

Hubungan pribadi keduanya juga sangat dekat. Sun Wen beberapa kali meminta makanan “Bebek Asin Nanjing” buatan koki pribadi Huang, dan berkata terus terang:
“Duta Besar Huang, saya ingin makan bebek asin.”

 Huang membalas bahwa ia akan berusaha memenuhinya.

Sun Wen juga cepat menanggapi berbagai permintaan dari Konsulat. Pada Juli 2021, Huang Ping meminta bantuan untuk mengurus izin akses bandara bagi duta besar PKT yang baru agar bisa menyambut kedatangannya di Bandara Internasional JFK. 

Sun Wen langsung merespons bahwa ia dapat langsung menghubungi pihak bandara untuk mempercepat proses, bahkan bersedia datang sendiri untuk membantu mengkoordinasi.

Bukti lain menunjukkan bahwa Sun Wen secara rutin berhubungan dengan beberapa pejabat tinggi Konsulat Tiongkok selain Huang Ping, termasuk Konsul Zhang Lin dan Wakil Konsul Li Lihua.

Pada 2019, saat Presiden Taiwan saat itu, Tsai Ing-wen, mengunjungi New York, Sun Wen terlihat hadir dalam aksi protes yang digelar tokoh pro-Beijing, Liang Guanjun — sebuah tindakan yang sempat memicu kehebohan di kalangan diaspora Taiwan.

Bukti juga menunjukkan bahwa pada awal pandemi COVID-19 pada 2020, Sun Wen sering berkomunikasi dengan empat pejabat Konsulat PKT. Ketika membantu mengkoordinasikan pengiriman barang medis, ia juga meminta Konsulat “mempromosikan” perusahaan cargo Air-City, yang terkait dengan suaminya, Hu Xiao.

Air-City dikelola oleh sahabat dekat Hu Xiao, tetapi Sun Wen memberi tahu Konsulat bahwa Air-City adalah “perusahaan logistik milik Hu”. Pada tahun yang sama, Air-City yang disarankan oleh Sun, menagih lebih dari US$700.000 biaya logistik kepada negara bagian New York.

Selain itu, bukti keuangan yang diajukan jaksa menunjukkan bahwa berkat dorongan Sun Wen, Departemen Kesehatan Negara Bagian New York membeli masker dan sarung tangan dari dua perusahaan yang terhubung dengan kerabatnya, yakni High Hope dan JCD, dengan nilai total lebih dari US$20 juta. Hu Xiao memperoleh keuntungan lebih dari US$8 juta dari transaksi tersebut.

Jaksa mengungkapkan bahwa Hu Xiao menginstruksikan perusahaan kerabatnya untuk mengirim tiga pembayaran — masing-masing US$500.000 — total US$1,5 juta ke rekening atas nama kerabatnya tetapi dikendalikan olehnya. Pembayaran dilakukan tepat dua hari sebelum Departemen Kesehatan membayar cicilan terakhir senilai US$6 juta kepada perusahaan tersebut. Uang US$1,5 juta itu kemudian dipindahkan ke rekening lain yang dikendalikan Hu.

Sun Wen juga mengatur agar sebuah perusahaan bernama “United Company” menjadi pemasok alat pelindung diri pemerintah negara bagian. Pada Maret 2020, ia merekomendasikan perusahaan itu sebagai “penyedia masker” dan memantau proses kontraknya. 

Dokumen internal pemerintah yang ditemukan di komputer terdakwa menyebut bahwa perusahaan itu “direkomendasikan oleh Kamar Dagang PKT”, namun bukti menunjukkan rekomendasi itu tidak pernah ada. (Hui) 

Laporan oleh Zhao Fenghua, New Tang Dynasty Television.

Tiongkok Dilanda Lonjakan Flu, Banyak Siswa Terinfeksi, Gelombang Penutupan Sekolah Terjadi di Berbagai Daerah

Belakangan ini, wabah flu di Tiongkok meningkat dengan sangat cepat. Virus flu memasuki masa puncak penularan, dan anak-anak menjadi kelompok yang paling terdampak. Banyak sekolah di berbagai daerah terpaksa menutup kelas, sementara rumah sakit anak dipenuhi pasien kecil. 

Para ahli menyatakan bahwa varian virus yang beredar saat ini memiliki daya serang lebih kuat, penyebarannya lebih cepat, dan tidak ada obat khusus. Kasus “paru-paru putih” dan kematian mendadak juga terus bertambah, memicu kekhawatiran publik bahwa apakah wabah COVID-19 akan bangkit kembali.

EtIndonesia.  Saat ini, penyebaran virus flu di Tiongkok berlangsung sangat cepat. Dalam sampel yang terdeteksi positif flu, pihak resmi menyebut bahwa varian yang dominan adalah influenza tipe A H3N2, yang memiliki tingkat keparahan lebih tinggi dan lebih mudah menular dibanding varian H1N1 yang menyebar tahun lalu. Pihak berwenang juga mengakui bahwa tidak ada obat khusus untuk virus tersebut.

 “Flu berbeda dari pilek biasa karena tingkat penularannya sangat tinggi. Pada musim flu, infeksi sering menyebar secara massal,” ujar Dokter Wang Shikui, Direktur Departemen Pediatri. 

Video dan unggahan dari berbagai platform media sosial di Tiongkok menunjukkan bahwa rumah sakit di banyak daerah penuh sesak, dengan banyak anak dan remaja jatuh sakit. Gejala yang paling umum adalah demam tinggi yang tidak kunjung turun, dan kondisi yang memburuk sangat cepat.

Media Tiongkok melaporkan bahwa baru-baru ini, seorang anak di Fujian tiba-tiba mengalami demam hingga 40°C, disertai nyeri kaki dan sesak napas. 

Sebelumnya, seorang gadis berusia 12 tahun di Zhejiang mengalami demam hanya satu hari, namun paru-paru kirinya berubah menjadi “paru-paru putih”. Pada 10 November, seorang bocah laki-laki berusia 3 tahun di Puyang, Henan, meninggal kurang dari satu hari setelah terinfeksi flu. Berita ini membuat banyak orang tua sangat khawatir.

 “Setelah anak terinfeksi, gejalanya bisa lebih parah. Dalam hitungan hari, bahkan hitungan jam, kondisi bisa berubah sangat cepat,” ujar seorang dokter di Tiongkok. 

Saat ini, Beijing, Tianjin, Guangdong, dan wilayah lain telah memasuki masa puncak penyakit pernapasan menular. Di Guangdong, tingkat positif influenza dalam sampel kasus flu di instalasi gawat darurat mencapai 36,69%, angka tertinggi sejauh ini — dan kemungkinan angka sebenarnya bahkan lebih tinggi.

Pada 21 November, peneliti CDC Tiongkok, Peng Zhibin, menyatakan bahwa Tiongkok saat ini telah memasuki fase kenaikan cepat infeksi flu, dan beberapa provinsi sudah memasuki tingkat penyebaran tinggi.

Sejak minggu lalu, banyak daerah di seluruh negeri mengalami gelombang penutupan kelas. Media Tiongkok melaporkan bahwa di Tianjin, Guangdong, Zhejiang, Jilin, Jiangxi, dan Mongolia Dalam, dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah, banyak kelas terpaksa ditutup karena banyak siswa mengalami demam dan tingkat ketidakhadiran sangat tinggi.

 “Rumah sakit penuh dengan orang, banyak yang masih sangat muda, berbagai penyakit yang sebelumnya tidak pernah terlihat,” ujar seorang warga Xi’an, Tuan Xiao.

Dengan semakin ganasnya virus, jumlah kematian mendadak pada orang dewasa juga meningkat, terutama usia 30-an hingga 50-an.

 “Flu kali ini sangat parah. Banyak yang meninggal begitu saja. Usianya tidak tua, bibi ketiga saya meninggal karena paru-paru putih, baru lima puluh lebih. Setelah pandemi, hidup terasa sangat rapuh. Banyak yang masih muda—usia 30-an, 40-an, 50-an—tiba-tiba meninggal begitu saja. Ini sangat banyak,” ujar Seorang warga Tangshan, Hebei, Tuan Liu. 

Sejumlah dokter di Tiongkok memperingatkan bahwa tahun ini banyak kasus pneumonia akibat infeksi campuran — virus, bakteri, dan mikoplasma. Jika pasien terlambat ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi paru-paru putih.

Seminggu lalu, Pusat Pengendalian Penyakit Guangdong mengeluarkan peringatan darurat, menyatakan bahwa tempat-tempat padat penduduk memiliki risiko tinggi terjadi wabah. Banyak warga mempertanyakan apakah ini merupakan tanda kembalinya COVID-19. (Hui)

Laporan oleh Tang Rui dan Xiong Bin, New Tang Dynasty Television

Ukraina Setuju Kerangka Perjanjian Damai Baru, Trump Akan Kirim Utusan untuk Bertemu Putin

EtIndonesia. Pada Selasa (25/11/2025), proses perdamaian Rusia–Ukraina mengalami kemajuan besar. Pihak Ukraina pada dasarnya telah menyetujui kerangka terbaru perjanjian damai. Presiden Zelenskyy mengatakan bahwa langkah-langkah untuk mengakhiri perang kini tampak dapat dicapai, namun ia masih perlu membahas sejumlah isu paling rumit dengan Presiden Trump — yang sebagian besar diyakini berkaitan dengan masalah wilayah. Presiden Trump menyatakan bahwa proses menuju akhir perang sedang dipercepat dan ia telah mengirim utusan khusus ke Moskow.

 “Daftar langkah penting untuk mengakhiri perang kini mungkin sudah dapat dilaksanakan,” ujar Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Amerika Serikat dan Ukraina pada Senin (24 November) menyelesaikan putaran pembahasan perjanjian damai di Jenewa. Seorang pejabat tinggi AS pada Selasa menyampaikan bahwa meski masih ada beberapa detail yang harus diselesaikan, Ukraina telah menyetujui kerangka dasar perjanjian damai. Direktur Keamanan Nasional Ukraina, Rustem Umerov, juga membenarkan bahwa kedua pihak telah mencapai kesepahaman mengenai poin inti.

Zelenskyy menjelaskan bahwa setelah pembahasan Jenewa, jumlah poin telah berkurang — tidak lagi 28 poin — karena banyak unsur penting telah dimasukkan ke dalam kerangka baru tersebut.

Presiden Zelenskyy menegaskan bahwa arah proposal baru ini sudah tepat, tetapi ia masih perlu berdiskusi dengan Presiden Trump terkait isu-isu sensitif dan paling sulit. Banyak pihak memperkirakan bahwa isu tersulit tersebut adalah wilayah Ukraina yang saat ini dikuasai Rusia.

Ukraina berharap dapat menjadwalkan pertemuan antara Trump dan Zelensky dalam minggu ini agar perjanjian damai bisa segera disepakati.

Dalam upacara pengampunan kalkun Thanksgiving, Presiden Trump mengatakan bahwa AS semakin dekat untuk mencapai kesepakatan damai Rusia–Ukraina.

 “Saya mengakhiri delapan perang dalam sembilan bulan. Kami sedang berusaha mengakhiri perang terakhir ini. Tidak mudah, tetapi saya yakin kami akhirnya akan berhasil. Kami sedang membuat kemajuan,” kata Trump. 

Trump juga menulis bahwa untuk mem finalisasi rencana damai tersebut, ia telah menginstruksikan utusannya, Steve Witkoff untuk pergi ke Moskow dan bertemu Presiden Putin. Pada saat yang sama, Menteri Angkatan Darat AS, Daniel P. Driscoll akan bertemu dengan pihak Ukraina.

Trump menambahkan bahwa ia berharap segera dapat bertemu baik dengan Zelenskyy maupun Putin, asalkan kesepakatan akhir untuk mengakhiri perang sudah tercapai atau hampir selesai.

Setelah selesai bernegosiasi dengan Ukraina, pada Senin malam (24 November), Menteri Angkatan Darat AS, Driscoll, segera terbang ke Abu Dhabi, UEA, untuk mengadakan pembicaraan dengan pejabat Rusia. Pertemuan berlangsung hingga Selasa. Driscoll juga dijadwalkan bertemu Kepala Intelijen Militer Ukraina, Kyrylo Budanov di UEA.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov kembali menegaskan posisi Moskow.

 “Kami akan meninjau rencana damai yang direvisi itu. Jika semangat dan substansi dari pertemuan Anchorage (pertemuan Putin–Trump pada Agustus) serta kesepahaman penting yang telah dicatat dikeluarkan, maka situasinya akan sangat berbeda,” katanya. 

Sebelumnya Putin menyambut baik 28 poin rencana damai yang diajukan AS, namun para analis menilai bahwa karena perbedaan besar masih ada antara Rusia dan Ukraina, Moscow kemungkinan kecil menerima versi revisi yang disetujui Kyiv.

Di tengah percepatan proses perdamaian oleh pemerintahan AS, warga Kyiv kembali mengalami malam tanpa tidur. Hampir 500 drone dan rudal Rusia menyerang Kyiv dan wilayah sekitarnya pada Selasa dini hari, menyebabkan rentetan ledakan terus-menerus. Setidaknya enam warga sipil tewas, dan gedung-gedung apartemen terbakar hebat.

Kenyataan pahit itu membuat banyak warga Ukraina semakin putus asa.

 “Saya tidak bisa percaya ada negosiasi yang berlangsung. Begitu banyak orang tewas di Kyiv hari ini. Saya benar-benar kehilangan kepercayaan, sepenuhnya,” ujar Seorang warga Kyiv, Zain. 

Rusia juga menyerang sejumlah pelabuhan Ukraina dekat perbatasan Rumania pada malam hari. Kementerian Pertahanan Rumania mengkonfirmasi bahwa sebuah drone Rusia memasuki wilayah udara negara itu — lebih dalam daripada sebelumnya. Jet tempur NATO dari Rumania dan Jerman langsung dikerahkan untuk mengejar dan mencoba menjatuhkan target tersebut. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

Korban Serangan Hamas Gugat Binance atas Dugaan Pencucian Uang untuk Organisasi Teroris

Baru-baru ini, sebanyak 306 korban serangan  Hamas dan keluarga mereka di Amerika Serikat secara bersama-sama menggugat Binance, platform perdagangan kripto terbesar di dunia, serta pendirinya Zhao Changpeng. Mereka menuduh Binance dengan sengaja membantu Hamas, Hizbullah, dan organisasi teroris lainnya melakukan pencucian uang.

EtIndonesia. Pada 7 Oktober 2023, Hamas melancarkan serangan terhadap Israel, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 251 orang. Para korban dan keluarga menuduh bahwa Binance membantu Hamas memindahkan dana bernilai puluhan juta dolar.

Menurut gugatan yang dipublikasikan pada Senin (24 November), para penggugat menyatakan bahwa pada November 2023 Binance mengakui telah melanggar undang-undang federal anti-pencucian uang dan sanksi Amerika Serikat, dan kemudian membayar denda pidana sebesar 4,32 miliar dolar AS. Namun setelah itu, Binance tetap terus membantu Hamas mencuci uang.

Para penggugat—306 warga AS yang menjadi korban serangan teroris Hamas, termasuk keluarga korban tewas, korban luka, mereka yang disandera, serta korban serangan lanjutan oleh kelompok teroris lainnya—menuduh Binance secara sadar mengizinkan organisasi yang ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh AS, termasuk Hamas, Hizbullah, Jihad Islam Palestina, dan Garda Revolusi Iran, memindahkan lebih dari 1 miliar dolar AS melalui platformnya. Dari jumlah itu, lebih dari 50 juta dolar ditransfer setelah serangan 7 Oktober.

Gugatan tersebut menyatakan: “Binance dengan sengaja menjadikan dirinya sebagai tempat aman bagi aktivitas ilegal. Hingga hari ini, tidak ada tanda bahwa mereka benar-benar mengubah model bisnis inti mereka.”

Dalam gugatan itu, para penggugat menuntut ganti rugi kompensasi, tiga kali lipat ganti rugi, serta tindakan perbaikan lainnya.

Dokumen gugatan telah diajukan ke pengadilan federal AS di North Dakota, dan disebutkan bahwa sedikitnya dua transaksi mencurigakan dilakukan melalui alamat IP di Kindred, North Dakota.

Sebagian penggugat lainnya juga mengajukan gugatan di pengadilan federal Manhattan, menuduh bahwa Binance dan Zhao Changpeng selama bertahun-tahun menyediakan saluran pendanaan tersembunyi dan jalur transaksi ilegal bagi Hamas serta Jihad Islam Palestina.

“Ketika sebuah perusahaan menempatkan keuntungan di atas kewajiban dasar memerangi terorisme, perusahaan itu harus dimintai pertanggungjawaban—dan memang akan dimintai pertanggungjawaban,” ujar pengacara para penggugat, Lee Wolosky, dalam sebuah pernyataan. 

Sebelumnya, pendiri Binance Zhao Changpeng telah mengakui pelanggaran terhadap undang-undang anti-pencucian uang di AS. Setelah menjalani hukuman 4 bulan penjara, pada 23 Oktober tahun ini, ia mendapat pengampunan dari Presiden AS, Donald Trump. (Hui/asr)

Laporan oleh Zhao Fenghua, New Tang Dynasty Television.

Labrador yang Hilang di Pantai Tiongkok Ditemukan 1.500 Km Jauhnya 3 Bulan Kemudian, dan Dipertemukan Kembali dengan Pemiliknya

EtIndonesia. Seekor anjing peliharaan di Tiongkok secara ajaib ditemukan 1.500 km jauhnya dan dipertemukan kembali dengan pemiliknya tiga bulan setelah dia hilang.

Seekor Labrador bernama September hilang pada 13 Agustus, di sebuah pantai di Qingdao, Provinsi Shandong, Tiongkok timur.

Menurut pemiliknya, yang bermarga Gao, anjing itu berjalan sendiri saat bermain di kebunnya. Saat dia menyadari hal ini, September sudah hilang.

Dia memeriksa rekaman CCTV dari festival bir di dekatnya dan mendapati September berjalan pergi bersama anjing lain dan pemiliknya.

Gao tak pernah menyerah mencari hewan peliharaannya.

Dia mengunjungi berbagai tempat penampungan hewan di kota tersebut dan terus mencari informasi daring yang mungkin dapat membantunya menemukan hewan peliharaan kesayangannya.

Gao juga bepergian ke kota-kota lain setiap kali dia melihat anjing-anjing yang mirip dengannya.

Pada 6 November, Gao menemukan video seekor anjing Labrador yang diunggah daring oleh seorang wanita di Changsha, 1.500 km dari kotanya di Provinsi Hunan, Tiongkok tengah.

Dia langsung mengenali September karena bekas luka di tubuhnya yang disebabkan oleh suatu kondisi kulit.

Dalam panggilan video dengan wanita bermarga Zhou itu, Gao memanggil nama September dan melihat anjing itu bereaksi.

“Saya langsung menangis kegirangan,” kenang Gao.

Zhou menemukan September berkeliaran di jalan di tengah hujan deras pada pukul 3 pagi tanggal 4 November.

Khawatir dia akan sakit, dia membawa anjing itu ke asramanya di tempat kerja, membeli makanan, dan menyiapkan selimut untuknya.

Ketika Zhou mengunggah video September dengan harapan menemukan pemiliknya, beberapa orang mengatakan hewan itu telah berkeliaran di sekitar lingkungan selama berhari-hari.

Gao mengatakan dia tidak berani membayangkan bagaimana September bisa bepergian sejauh itu.

“Dia mungkin telah dicuri atau dibawa ke sana oleh turis dari Qingdao. Apa pun masalahnya, dia mengalami masa-masa sulit di sana.”

Setelah membuat beberapa video lagi untuk memastikan bahwa itu memang anjingnya, Gao menghubungi layanan relokasi hewan peliharaan dan menghabiskan 1.100 yuan (sekitar Rp 2,5 juta) untuk membawa September kembali pada 8 November.

“Saya tidak ingin membuang waktu sedetik pun lagi,” katanya.

Gao mengatakan September langsung melompat ke pelukannya begitu melihatnya dan bahkan menangis.

Dia mengatakan anjingnya sehat dan bahkan berhasil menurunkan berat badan.

Temperamen hewan itu juga sedikit berubah. Dia tidak lagi malas dan lebih bersedia membantu mereka mengambil barang-barang seperti sandal.

Banyak yang tersentuh oleh pencarian Gao yang tak kenal lelah untuk September.

“Sungguh ajaib Anda menemukannya setelah dia hilang begitu lama dan tersesat sejauh ini,” kata seorang pengamat daring.

“‘Hilang dan ditemukan adalah salah satu hal terindah di dunia,” kata yang lain.

Gao mengatakan dia akan memasang microchip pada September agar dia tidak akan pernah kehilangannya lagi. (yn)

 Investasi Terbaik dalam Hidup: Memilih Istri yang Tepat

EtIndonesia. Bagi seorang pria, investasi terbaik dalam hidup bukanlah rumah, emas, atau saham—melainkan seorang wanita yang tepat.

Wanita seperti apa akan membentuk pria seperti apa. Bahkan Warren Buffett pun pernah berkata: “Investasi terbaik dalam hidup saya adalah memilih istri yang tepat.”

Maka jika hidupmu belum dipertemukan dengan wanita baik, bersiaplah melatih dirimu sendiri, mendisiplinkan diri seperti seorang penunggang kuda yang tegas mengendalikan kudanya.

Dalam hidup seorang pria—akan naik setinggi apa, dan melangkah sejauh mana—sering kali ditentukan oleh apakah dia bertemu wanita yang tepat. Wanita itu bisa menjadi pacar, istri, atau bahkan sahabat sejati. Tetapi yang paling penting adalah hati kalian saling terhubung.

Seperti kata Feuerbach: “Cinta adalah kekuatan yang membentuk manusia.”

Bagi seorang pria, untuk tumbuh matang dan mencapai ketinggian tertentu, dia perlu didampingi seorang wanita yang lembut, bijaksana, penuh pengertian. Yang terpenting: jangan sampai jatuh pada “orang yang salah”.

Karena pria yang hebat lahir dari wanita yang baik—yang mendukung, mengerti, mengapresiasi, sekaligus membantu membentuknya.

Berikut adalah lima tipe wanita baik yang mampu membentuk seorang pria menjadi lebih hebat di masa depan:

1. Wanita yang Pernah Bertumbuh dan Berproses

Seperti wanita dewasa lainnya, dia pernah melalui masa remaja yang polos, naif, bingung, bermimpi, dan jatuh bangun.

Dia pernah tertawa, pernah menangis, pernah bahagia, pernah patah hati.

Justru karena pengalaman inilah ia jauh lebih matang dan berisi dibanding wanita yang hanya hidup di permukaan, penuh drama dan kepura-puraan. Dia menjadi wanita yang memiliki kedalaman, ketenangan, kecerdasan emosional, dan kebijaksanaan.

Dia melihat dunia dengan luas, mampu menerima banyak hal, dan selalu setia pada kata hatinya. Dia tidak mudah terseret gemerlap dunia. Dia tahu cara membedakan mana yang palsu dan mana yang tulus. Dia punya “mata emas”—tahu mana pria yang layak diperjuangkan.

2. Wanita yang Menjunjung Tinggi Nilai, Bukan Materi

Dia mungkin tidak membaca ribuan buku, tetapi ia punya pikiran, selera, dan prinsip hidup yang kuat. Dia menjauh dari gaya hidup dangkal dan tidak bermakna.

Dia mementingkan komunikasi hati ke hati, bukan pamer atau gengsi.

Dalam pandangannya, seorang pria tidak harus sudah sukses—tetapi harus punya potensi, punya semangat membangun hidup. Dia tahu betapa beratnya perjuangan seorang pria di dunia ini.

Karena itu dia bisa menerima prosesmu, perjuanganmu, bahkan kegagalanmu—selama kamu terus berusaha.

3. Wanita yang Tidak Serakah dan Mudah Bahagia

Wanita seperti ini adalah berkah bagi seorang pria.

Karena dia tidak tamak, hatinya jauh lebih damai, lebih mudah merasa cukup. Dia tahu bahwa hati yang lembut jauh lebih berharga daripada materi yang menumpuk.

Dia tidak mudah tergoda oleh uang atau kemewahan. Di saat kamu sukses, dia bangga padamu. Di saat kamu jatuh, dia menjadi tiang yang menopangmu.

Jika kamu adalah pria sejati, jangan pernah membuatnya kecewa. Kamu boleh tidak tampan, boleh tidak kaya, tapi kamu tidak boleh menghilangkan harapannya. Karena bagi wanita yang berjiwa tenang, harapan adalah segalanya.

4. Wanita yang Mengembangkan Dirinya—Dan Mengembangkan Dirimu

Saat dia memperbaiki diri, dia juga membantu memperbaiki dirimu.

Dia menghargai usahamu, menuntunmu dengan cara yang halus, memberi nasihat tanpa merendahkan. Dia tidak cerewet karena ingin mengatur, tetapi karena dia peduli.

Dia memberi kekuatan, keberanian, ketegasan, dan ruang aman. Dia tidak menuntutmu menjadi pahlawan dunia—cukup menjadi pria yang tahu apa yang benar dan apa yang harus dijaga.

Yang dia inginkan adalah kamu hidup dengan jujur, bahagia, apa adanya, dan tetap bermartabat.
Karena matanya mampu menerima semua sisi dirimu.


5. Wanita yang Membuatmu Nyaman Menjadi Dirimu Sendiri

Bersamanya, kamu merasakan keteduhan. Kamu bisa rileks, bisa jujur, bisa menjadi diri sendiri—bahkan bisa kembali seperti anak kecil yang polos.

Di hadapannya, kamu tidak perlu memasang topeng gagah dan tangguh. Kelelahan, kegagalan, rasa bersalah, tekanan hidup—semua bisa cair dalam pelukannya.

  • Dia adalah air yang melembutkanmu.
    –  Dia adalah api yang membakar semangatmu.
    – Dia adalah angin yang menenangkanmu.
    – Dia adalah tanah yang membuatmu berpijak kokoh.

Intinya: dia adalah orang yang paling mengerti kamu.

Jika Kamu Memiliki Wanita Seperti Ini—Jaga Dia

Karena wanita seperti ini adalah rezeki.
Ia hadir bukan setiap hari.
Ia hadir bukan di setiap hidup.

Jika ada wanita seperti ini di sampingmu:

Jangan sia-siakan dia.
Jangan membuatnya menunggu.
Jangan biarkan dia terluka.
Jangan membuatmu menyesal di kemudian hari.

Karena banyak pria di luar sana yang akan sangat iri padamu—karena kamu dianugerahi wanita yang begitu baik, lembut, kuat, dan penuh cinta. (jhn/yn)