Yoga di Tepi Kolam Renang, Pengalaman Relaksasi di Grand Whiz Hotel Trawas

Trawas, November 2025 – Suasana sejuk khas pegunungan Trawas kini bisa dinikmati sambil menenangkan pikiran dan tubuh melalui kegiatan yoga di tepi kolam renang Grand Whiz Hotel Trawas. Dikelilingi panorama Gunung Penanggungan dan udara segar yang menenangkan, aktivitas yoga di hotel ini menjadi pilihan favorit tamu untuk melepas penat dan menyegarkan diri.

Grand Whiz Hotel Trawas menghadirkan konsep relaksasi yang menyatu dengan alam. Area kolam renang yang luas dan bersih menjadi lokasi ideal untuk melakukan yoga, baik secara individu maupun dalam kelompok. Dengan latar pemandangan alam yang indah dan suara gemericik air kolam, setiap gerakan yoga terasa lebih bermakna dan menenangkan.

Salah satu tamu yang mengikuti kegiatan yoga, Ririn dari Mojokerto, mengungkapkan kesan positifnya. “Rasanya benar-benar berbeda ketika yoga di sini. Udara Trawas yang sejuk dan pemandangan Gunung Penanggungan membuat pikiran lebih tenang dan tubuh terasa ringan. Sangat direkomendasikan untuk yang ingin healing sambil berolahraga ringan,” ujarnya.

Marketing Communication Grand Whiz Hotel Trawas, Riyya Izza, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen hotel dalam menghadirkan pengalaman liburan yang menyatu dengan alam dan kesehatan.

“Kami ingin tamu menikmati ketenangan Trawas secara lebih mendalam. Melalui yoga, mereka tidak hanya berlibur tetapi juga mendapatkan keseimbangan tubuh dan pikiran” jelasnya.

Selain fasilitas kolam renang yang dapat digunakan untuk yoga, Grand Whiz Hotel Trawas juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang kenyamanan, seperti area outbound, taman hijau, lounge bar, dan cafe dengan pemandangan alam terbuka. Dengan suasana yang tenang dan asri, hotel ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang mencari keseimbangan antara liburan dan relaksasi.

Kegiatan yoga di tepi kolam renang ini menjadi salah satu daya tarik utama Grand Whiz Hotel Trawas – mengajak para tamu untuk tidak sekadar menginap, tetapi juga menikmati pengalaman menyatu dengan alam yang menenangkan.

Lomba Poster Nasional 2025 di Artotel TS Suites SurabayaJadi Wadah Kreasi Pemuda Tanpa Batas

Surabaya, 10 November 2025 – ARTOTEL TS Suites Surabaya berkolaborasi dengan komunitas Kreasi Pemuda Tanpa Batas (KPS) menggelar Lomba Poster Nasional 2025, yang diikuti oleh 73 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Para peserta berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Ponorogo, Yogyakarta, Purbalingga, Semarang, Bandung, Bekasi, Bali, dan Makassar, menampilkan karya penuh makna tentang perjuangan dan semangat kepahlawanan dalam konteks masa kini.

Kegiatan ini berlangsung secara hybrid, menggabungkan sesi offline di One Deck Gastropub, ARTOTEL TS Suites Surabaya, serta online melalui platform Zoom, sehingga dapat menjangkau peserta dan penonton dari seluruh Indonesia.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap karya para peserta, 10 poster terbaik telah dipamerkan di area outdoor One Deck Gastropub sejak 8 November 2025, menghadirkan nuansa kreativitas dan nasionalisme di ruang publik.

Founder Kreasi Pemuda Tanpa Batas, Ghifary Mahindisyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar untuk mendorong anak muda berkreasi secara positif dan menyalurkan semangat kepahlawanan melalui seni visual.

“Lomba ini bukan sekadar kompetisi, tapi juga wadah bagi generasi kreatif untuk menyuarakan nilai perjuangan dalam bentuk yang relevan dengan zaman mereka,” ujar Ghifary.

Acara final dan awarding night berlangsung pada 9 November 2025 pukul 17.00 WIB di One Deck Gastropub, lantai UG ARTOTEL TS Suites Surabaya, sebagai puncak dari rangkaian kegiatan lomba.

Melalui kolaborasi antara ARTOTEL TS Suites Surabaya dan Kreasi Pemuda Tanpa Batas, acara ini menjadi simbol semangat anak muda Indonesia untuk terus berkarya, berinovasi, dan menyalurkan pesan perjuangan dengan cara yang kreatif dan inspiratif.

Pelopor Jaringan AI, Indosat Gandeng Nokia & NVIDIA Luncurkan AI-RAN Research Center

Surabaya, 12 November 2025 – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), bersama Nokia dan NVIDIA, secara resmi meluncurkan AI-RAN Research Center di Surabaya. Pusat riset ini menjadi yang pertama di Asia hasil kolaborasi ketiga perusahaan dalam pengembangan jaringan nirkabel berbasis kecerdasan artifisial (AI), menandai babak baru inovasi digital Indonesia.

Pusat riset ini akan berfungsi sebagai hub kolaborasi terbuka bagi para insinyur, peneliti, dan talenta digital untuk mengembangkan jaringan AI-native wireless dan ekosistem aplikasi edge AI. Inisiatif ini merupakan realisasi dari kemitraan strategis yang diumumkan pada Mobile World Congress (MWC) 2025 di Barcelona.

Kolaborasi ini menggabungkan teknologi RAN canggih Nokia, platform komputasi akselerasi mutakhir dari NVIDIA, dan jaringan komersial Indosat yang andal. Tujuannya adalah membentuk integrasi AI yang mendalam dalam infrastruktur telekomunikasi Indonesia.

“Peresmian AI-RAN Research Center ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan mitra global seperti Indosat, Nokia, dan NVIDIA menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta teknologi AI,” ujar Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Inisiatif ini dinilai sejalan dan mendukung percepatan visi Indonesia Emas 2045.

Salah satu tujuan utama pusat riset ini adalah membangun fondasi untuk AI Grid, sebuah jaringan yang akan menghubungkan AI Factory pusat Indosat dengan hub AI-RAN di berbagai daerah. AI Grid memungkinkan aplikasi berbasis AI dijalankan dari pusat data hingga jaringan 5G terdistribusi, sehingga lebih dekat ke pengguna.

“Di saat konektivitas berpadu dengan komputasi, maka lahirlah kecerdasan yang dihadirkan secara langsung di jaringan, dengan tetap menjaga kedaulatan data. Inilah wujud nyata bagaimana AI memberikan dampak positif, mulai dari tutor personal berbasis AI untuk anak-anak di wilayah terpencil, hingga pertanian presisi yang didukung oleh drone,” jelas Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison.

Dari sisi teknologi, infrastruktur AI-RAN akan memfasilitasi software-defined RAN berkinerja tinggi dan terhubung dengan Sovereign AI Factory Indosat. Platform ini mendukung beban kerja AI dan RAN di atas *NVIDIA Aerial RAN Computer 1 (ARC-1)*, dan mempersiapkan implementasi komersial menggunakan NVIDIA ARC-Pro serta perangkat lunak Nokia CUDA-accelerated anyRAN.

“AI Grid adalah peluang terbesar bagi penyedia layanan telekomunikasi untuk menjadikan AI sebagai bagian keseluruhan dalam konektivitas,” kata Ronnie Vasishta, Senior Vice President of Telecom NVIDIA. Langkah ini disebutnya mengubah cara jaringan nirkabel dibangun dan dijalankan untuk kinerja dan efisiensi yang lebih baik di era AI.

Lebih dari sekadar inovasi teknologi, AI-RAN Research Center merupakan investasi strategis dalam pengembangan talenta digital Indonesia. Pusat ini akan menjadi wadah bagi lahirnya generasi baru spesialis AI dan telekomunikasi melalui pembelajaran praktis dan program pendampingan.

“Dengan menggabungkan teknologi RAN unggulan dari Nokia, komputasi akselerasi NVIDIA, dan keahlian operasional Indosat, kami menunjukkan bagaimana AI dapat sungguh-sungguh mengubah kinerja dan kecerdasan jaringan telekomunikasi, sekaligus membangun fondasi yang kuat bagi masa depan digital Indonesia,” pungkas Pallavi Mahajan, Chief Technology and AI Officer Nokia.

Kehadiran AI-RAN Research Center diharapkan dapat membuka peluang baru di berbagai sektor seperti pendidikan, pertanian, dan kesehatan, sekaligus mendorong Indonesia menuju lima besar ekonomi dunia pada 2045.

Bagaimana Melakukan Pembaruan Diri


EtIndonesia. Pakaian yang robek harus diganti yang baru.  Rumah yang usang harus direnovasi.  Lingkungan baru, rekan baru, dan tim baru akan membawa perkembangan baru.

Dalam Empat Kitab dan Lima Klasik, bagian Daxue (Ajaran Besar) tertulis:  “Jika hari ini bisa menjadi baru, maka biarlah esok pun baru, dan lusa pun terus baru.”

 Artinya, manusia harus terus memperbarui dirinya agar bisa berkembang.

Jika kita terus terikat pada masa lalu dan enggan berubah, kita hanya akan menjadi orang yang kolot, kaku, dan tidak berkembang. Manusia harus berani “keluar dari cangkang lama”, meninggalkan masa lalu yang menahan langkah, dan belajar memperbarui diri.

Lalu, bagaimana cara melakukan pembaruan diri?

1. Introspeksi Diri

Zengzi pernah berkata: “Setiap hari aku memeriksa diriku tiga kali.”

Manusia harus mau bercermin pada diri sendiri supaya bisa bertumbuh dan berubah.

Tanyakan diri kita setiap hari:
— Apakah aku sudah berbakti kepada orang tua?
— Apakah aku membantu sahabatku?
— Apakah aku berkontribusi kepada masyarakat?
— Apakah ada tindakan atau ucapan yang salah hari ini?

Siapa pun yang mampu melakukan introspeksi, pasti akan mengalami kemajuan.

2. Berani Mengakui Kesalahan

Mengakui kesalahan adalah sebuah kebajikan—dan sebuah keberanian. 

Ungkapan kuno mengatakan: “Mengetahui kesalahan dan memperbaikinya adalah kebaikan yang tiada bandingnya.”

Tidak ada manusia yang tidak pernah berbuat salah. Namun yang penting adalah:
ketika salah, sadari; setelah sadar, perbaiki.

Pengalaman dan kebijaksanaan seseorang terbentuk dari kegagalan dan kesalahan yang dia perbaiki berulang kali. Orang yang tidak pernah berbuat salah bukanlah orang hebat—yang hebat adalah orang yang mau memperbaiki diri.

3. Bertobat dan Membersihkan Diri

Syair pertobatan berkata: “Segala kejahatan masa lalu, lahir dari keserakahan, kemarahan, dan kebodohan tanpa awal; muncul dari tubuh, ucapan, dan pikiran—semua itu kini kutobati.”

Pembaruan diri membutuhkan proses pertobatan. Dalam keseharian, berapa banyak ucapan kita yang melukai orang lain? Berapa banyak pikiran kita yang dipenuhi iri, marah, serakah, dan kebodohan?

Kebiasaan buruk itu seperti pakaian kotor. Bila tidak sering dibersihkan, ia akan menghitamkan hati.  Tanpa pertobatan, bagaimana kita bisa menjadi bersih?

4. Berbuat Baik

Untuk memperbarui diri, seseorang harus:
— Menghentikan kebiasaan buruk yang pernah dilakukan,
— Melakukan kebaikan yang belum pernah dilakukan,
— Dan memperkuat kebaikan yang sudah dilakukan.

Jika satu orang berbuat baik, sepuluh orang akan merasakan manfaatnya. Jika seluruh rakyat sebuah negara berbuat baik, dunia akan dipenuhi keindahan.

Mengucapkan satu kata baik adalah berbuat baik.  Melakukan satu tindakan baik juga adalah berbuat baik.

Jika masyarakat ingin memperbaiki suasana moral, tiada jalan lain selain memperbanyak kebajikan.

Kesimpulan: Pembaruan Diri Membangun Dunia yang Lebih Indah

Setiap orang yang ingin memperbarui diri harus: introspeksi, mengakui kesalahan, bertobat, dan aktif berbuat baik.

Dengan setiap orang melakukan kebaikan, suasana masyarakat akan membaik, dan hati manusia akan menjadi lebih bersih.

Pembaruan diri bukan hanya demi diri sendiri, tetapi juga demi memperindah dunia. Mari berharap seluruh masyarakat dapat bergerak bersama, saling menguatkan, dan menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi semua. (jhn/yn)

Rusia Blokir Masuk 30 Warga Negara Jepang di Tengah Sengketa Sanksi

EtIndonesia. Jepang menyebut keputusan Rusia untuk melarang masuk 30 warga negaranya menyusul sanksi terhadap Moskow “sama sekali tidak dapat diterima,” lapor Reuters.

Kementerian Luar Negeri Rusia pada hari Selasa, 11 November, mengumumkan larangan masuk tanpa batas waktu bagi 30 warga negara Jepang tambahan. Langkah ini merupakan tanggapan Moskow terhadap sanksi Jepang yang dijatuhkan atas perang Rusia di Ukraina yang telah berlangsung hampir empat tahun.

Di antara mereka yang menjadi sasaran larangan tersebut adalah juru bicara Kementerian Luar Negeri Jepang, Toshihiro Kitamura, serta akademisi: Associate Professor Yu Koizumi dari Universitas Tokyo, Profesor Akihiro Iwashita dari Universitas Hokkaido, Profesor Yoko Hirose dari Universitas Keio, dan Profesor Tamu Kenro Nagoshi dari Universitas Takushoku.

Selain itu, target baru tersebut mencakup perwakilan media, seperti jurnalis senior dari media nasional terkemuka, termasuk harian bisnis Nikkei, serta mantan koresponden di Moskow.

Daftar tersebut juga mencakup Takashi Hirano, editor kantor berita nasional Ukraina, Ukrinform.

Ini adalah keputusan pertama Rusia untuk melarang masuk warga negara Jepang sejak Sanae Takaichi menjadi Perdana Menteri Jepang bulan lalu. Langkah serupa telah diambil oleh Moskow pada bulan Maret tahun ini.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang, Minoru Kihara, mengecam tindakan “menyesalkan” Rusia dan menekankan bahwa komunikasi antarmasyarakat antara kedua negara tetap penting. Dia mengatakan Kremlin berusaha mengalihkan kesalahan atas invasinya ke Ukraina kepada pihak lain.

Jepang terus membeli minyak dan gas dari Rusia

Pada saat yang sama, meskipun terjadi ketegangan politik, Jepang terus mengimpor sumber daya energi dari Pulau Sakhalin di Timur Jauh Rusia. Hal ini terjadi meskipun ada seruan dari Amerika Serikat agar sekutunya memutuskan hubungan ekonomi sebagai cara untuk menekan Moskow.

Sebelumnya, Tokyo memberlakukan sanksi tambahan terhadap perusahaan, individu, dan organisasi Rusia, sekaligus melonggarkan pembatasan impor minyak mentah Rusia melalui laut. (yn)

Anak Pengumpul Botol

EtIndonesia. Kereta melaju menembus pegunungan yang terjal. Saat itu tengah malam, sebagian besar penumpang telah tertidur pulas. Di saat semua tampak tenang, seorang pemuda berpakaian rapi diam-diam menyelinapkan tangannya ke saku seorang penumpang. Tak lama kemudian, dia berhasil mencopet dompetnya.

Namun ketika hendak kabur, seorang petugas kereta yang sedang berpatroli di gerbong sebelah melihatnya dan segera mengejarnya. Sang pencopet terpaksa berlari menuju gerbong kereta makan.

Kereta makan benar-benar sunyi. Hanya ada seorang anak laki-laki lusuh, rambut kusut, yang sedang merangkak di bawah meja untuk mengumpulkan botol-botol minuman kosong.

Pencopet itu tahu betul: setelah kereta makan adalah gerbong tempat tidur. Jika dia masuk ke sana, dirinya akan terjebak.  Artinya, dia harus lolos dari pengejaran sekarang—jika tidak, dia tak punya jalan keluar.

Dia sempat mempertimbangkan untuk melompat turun dari kereta, tetapi kereta melaju begitu cepat. Melompat berarti mati berantakan.

Dengan panik dia menoleh. Petugas yang mengejarnya berhenti, kini berdiri menghalangi satu-satunya jalan kabur, sambil berbicara ke walkie-talkie untuk memanggil petugas lain. Jelaslah—dia tak punya peluang melarikan diri.

Tepat pada saat putus asa itu, kereta mengerem mendadak. Ini seperti peluang dari langit.

Pencopet itu segera melompat ke jendela yang terbuka lebar. Tubuhnya sudah setengah berada di luar jendela.  Di luar gelap gulita. Angin dingin membuatnya merinding. Justru saat dia bersiap-siap melonca.

Teriakan itu Mengubah Segalanya

Dari dalam gerbong tiba-tiba terdengar teriakan mengerikan: “Aduh! Mataku… mataku!”

Bahunya refleks menegang. Dia menoleh.

Anak kecil yang tadi memungut botol kini memegangi wajahnya yang berlumuran darah. Saat kereta mengerem, dia terantuk botol kaca, membuat botol itu pecah. Pecahannya menusuk wajah dan melukai kedua matanya.

Anak itu tak bisa melihat apa pun. Darah hangat mengucur di sela jari-jarinya. Dia menangis, merintih, dan ketakutan sepenuhnya.

Di gerbong itu, hanya ada dua manusia: Anak kecil yang sekarat… dan pencopet.

Pilihan dalam Sepersekian Detik

Pencopet itu ragu sesaat.  Di depannya jendela adalah jalan keluar.  Kesempatan untuk kabur hanya tinggal hitungan detik.

Tetapi kemudian—dia menarik kembali kakinya dari jendela. Dia berbalik, mengangkat anak yang penuh darah itu, dan berlari menuju arah petugas—tempat ruang medis kereta berada.

Anak itu akhirnya selamat.  Dan pencopet itu pun langsung diborgol oleh polisi kereta.

Percakapan yang Menggetarkan

Di ruang petugas, polisi bertanya dengan bingung: “Kamu jujur saja. Tadi kamu sebenarnya bisa kabur dengan melompat.  Mengapa kamu memilih menyelamatkan anak itu?”

Pencopet itu gemetar, lalu berkata lirih: “Karena… karena aku dulu juga seperti dia. Seorang anak kotor yang mengumpulkan botol di kereta. Tidak ada yang peduli… tidak ada yang mau menolong…”

Jawaban itu membuat polisi terdiam.

Kemudian polisi menatapnya lekat-lekat dan berkata: “Untung kamu tidak lompat. Kamu tahu apa?  Tepat di bawah jendela tempat kamu akan melompat itu… jurang ratusan meter! Jika tadi kamu melompat, kamu pasti mati seketika.”

Tubuh pencopet itu langsung lemas. Sebuah keputusan kecil yang lahir dari belas kasih—tidak hanya menyelamatkan anak itu— tapi juga  menyelamatkan nyawanya sendiri.(jhn/yn)

Pesawat Turki yang Jatuh di Georgia Membawa 20 Orang

EtIndonesia. Pesawat angkut militer Turki C-130 yang jatuh di Georgia pada hari Selasa, 11 November membawa 20 awak dan penumpang, lapor Milliyet.

“Dua puluh orang, termasuk awak, berada di dalam pesawat kami yang jatuh. Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung,” kata Kementerian Pertahanan Nasional Turki.

Kementerian tersebut mencatat bahwa operasi pencarian dan penyelamatan sedang dilakukan dengan berkoordinasi dengan Georgia.

Penyebab kecelakaan akan ditentukan setelah pemeriksaan rinci reruntuhan pesawat oleh tim investigasi.

“Operasi pencarian dan penyelamatan kami terus berlanjut dengan berkoordinasi dengan layanan nasional Georgia,” tegas Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan.

Menteri Dalam Negeri Ali Yerlikaya mengatakan dia telah berbicara melalui telepon dengan mitranya dari Georgia, Gela Geladze, yang terbang ke lokasi kecelakaan.

Erdoğan juga berbicara dengan Perdana Menteri Georgia, Irakli Kobakhidze untuk membahas upaya pencarian dan penyelamatan di lokasi kecelakaan.

Pesawat angkut militer Turki jatuh di Georgia

Pada Selasa, 11 November, Kementerian Pertahanan Turki melaporkan jatuhnya pesawat angkut militer Angkatan Bersenjata Turki di wilayah Georgia.

Pesawat C-130 tersebut terbang dari Azerbaijan menuju Turki.

Operasi pencarian dan penyelamatan telah diluncurkan, berkoordinasi dengan otoritas Azerbaijan dan Georgia.

Pesawat angkut militer C-130 merupakan salah satu pesawat paling terkenal dan andal di dunia, dan secara aktif digunakan oleh Angkatan Bersenjata Turki.

Dikembangkan oleh perusahaan Amerika Lockheed Martin, pesawat ini dikenal karena keserbagunaannya – dapat mengangkut pasukan, peralatan, bantuan kemanusiaan, dan melakukan evakuasi medis.(yn)

Ucapkan Hal yang Benar-benar Bermanfaat bagi Orang Lain


EtIndonesia. Sebelum kita berbicara, bayangkan ada tiga saringan penting yang harus dilewati oleh setiap kalimat: kebenaran, kebaikan, dan nilai.

Dua yang pertama—kebenaran dan kebaikan—mungkin sudah sering kita dengar. Namun yang ketiga, yakni nilai, sering kali justru terabaikan.

Lalu, bagaimana caranya agar kita bisa mengucapkan kata-kata yang benar-benar bernilai bagi orang lain? 

Jawabannya: setiap kata perlu melewati tiga tahap pertimbangan sebelum keluar dari mulut kita.

Tahap Pertama: Apakah yang Kamu Katakan Benar-benar Tepat?

Saya masih ingat ketika baru lulus kuliah. Saya memilih untuk tidak bekerja di bank meski saya lulusan akuntansi.

Orangtua saya khawatir, mereka berkata: “Nak, untuk perempuan, pekerjaan yang stabil itu paling penting. Pergilah ke bank, itu ‘mangkuk nasi besi’.”

Namun saya punya arah lain. Setelah berjuang selama sepuluh tahun, saya akhirnya menjadi seorang manajer profesional. Baru ketika mereka merasa saya “aman”, saya malah mengundurkan diri dan beralih ke dunia psikologi — menjadi pelatih lepas dan konsultan pelatihan.

Orangtua saya terkejut, bahkan merasa cemas: “Kamu yakin? Membuka usaha itu tidak mudah. Psikologi itu apa sih? Jangan sampai tersesat, ya!”

Saya menyadari sesuatu: Kita semua sering menilai hidup orang lain dengan pengalaman kita yang terbatas. Kita hanya mengenal sepotong dari kehidupan orang lain, bukan keseluruhannya.

Bahkan orangtua pun tidak selalu memahami jalan anaknya. Mereka sendiri sering merasa, “Generasi muda sekarang berjalan di jalan yang bahkan kami belum pernah lewati.”

Jadi, sebelum kamu dengan yakin menasihati seseorang—baik sebagai atasan, pakar, atau sahabat, tanyakan pada diri sendiri:“Apakah yang aku anggap benar, benar-benar juga benar bagi mereka?”

Apakah nasihatmu sungguh untuk kebaikan mereka, atau hanya untuk memenuhi ekspektasimu sendiri?

Tahap Kedua: Apakah yang Kamu Katakan Memang Mereka Pedulikan?

Pernahkah kamu melihat orang yang pandai bicara tapi gagal meyakinkan siapa pun? Mereka berpidato panjang, tapi hasilnya nihil — bahkan membuat orang menjauh.

Itulah komunikasi gaya “menjual tanpa mendengar.” Kamu berbicara banyak, tapi belum tentu menyentuh kebutuhan atau perhatian orang lain.

Cara mengetahuinya sederhana: orang yang benar-benar tertarik pada pembicaraanmu akan menunjukkan tanda-tanda ini:

  • Matanya fokus padamu,
  • Tubuhnya sedikit condong ke depan,
  • Dia berhenti dari aktivitasnya untuk mendengarkan,
  • Ekspresinya berubah mengikuti ceritamu,
  • Kadang terdiam karena sedang merenung.

Sebaliknya, jika dia terlalu sering menyela dan justru terus bicara tentang dirinya, itu pertanda dia lebih fokus pada dirinya sendiri, bukan pada apa yang kamu katakan.

Jadi, sebelum berbicara panjang, pikirkan dulu:“Apakah yang ingin aku sampaikan ini benar-benar penting bagi dia?” Bukan hanya penting bagi dirimu.

Tahap Ketiga: Apakah Dia Mempercayaimu?

Dalam dunia psikologi, ada satu hal menarik. Dikatakan bahwa keberhasilan terapi psikologis bukan bergantung pada obat atau metode, melainkan pada kepercayaan antara klien dan terapis.

Artinya, kata-kata hanya berguna jika datang dari orang yang dipercaya. Tanpa kepercayaan, seberapa logis pun perkataanmu, di hati lawan bicaramu tetap akan muncul tanda tanya.

Dia mungkin mengangguk di depanmu, tapi di belakang tetap akan berbuat sesukanya.

Karena itu, sebelum memberi nasihat, kritik, atau opini, tanyakan pada diri sendiri:

  • “Apakah orang ini benar-benar mempercayai aku?”
  • “Apakah dia merasa aman mendengar kata-kataku?”

Kalau jawabannya tidak, mungkin lebih baik diam dulu. Sebab kata-kata tanpa dasar kepercayaan, hanya akan menjadi angin yang lewat tanpa arti.

Kesimpulan: Nilai Sejati dari Bicara

Jika setelah melewati tiga tahap itu— apa yang kamu katakan benar, penting, dan datang dari hati yang dipercaya— maka selamat, kata-katamu pasti bernilai dan berdampak.

Namun menariknya, begitu kita benar-benar menyaring setiap kata lewat tiga tahap ini, kita akan sadar: Banyak hal yang ternyata tidak perlu lagi diucapkan. Karena sering kali, diam yang bijak lebih berguna daripada seribu kata yang hanya menambah kebisingan. (jhn/yn)

Video Dramatis Menunjukkan Momen Runtuhnya Jembatan Hongqi yang Baru Dibangun di Tiongkok

EtIndonesia. Jembatan Hongqi, sebuah jembatan besar yang baru dibangun di Provinsi Sichuan, Tiongkok, sebagian runtuh pada hari Selasa (11 November), menurut media Tiongkok. Runtuhnya jembatan tersebut mengakibatkan berton-ton beton jatuh ke sungai dan memenuhi udara dengan kepulan debu. Video dramatis kejadian tersebut pun viral di media sosial.

Jembatan sepanjang 758 meter tersebut, yang merupakan bagian dari jalan raya nasional yang menghubungkan Tiongkok tengah dengan Tibet, ditutup pada hari Senin setelah terdeteksi retakan dan pergeseran tanah, menurut keterangan pejabat setempat kepada Reuters.

Tidak ada laporan korban jiwa, dengan investigasi awal menunjukkan ketidakstabilan geologis di wilayah pegunungan yang curam sebagai pemicu keruntuhan.

Setelah kejadian tersebut, jembatan ditutup oleh pihak berwenang, dengan penyelidikan teknis komprehensif sedang dilakukan untuk menentukan apakah masalah desain atau konstruksi berkontribusi terhadap insiden tersebut.

Menurut laporan Sichuan Daily, potensi risiko teridentifikasi selama inspeksi lokal pada hari Senin pukul 17.25 (waktu setempat) di tepi kanan ruas Jembatan Hongqi jalan raya di Kota Maerkang. Hal ini mendorong pihak berwenang untuk melancarkan tanggap darurat dan evakuasi. Media Tiongkok melaporkan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 (waktu setempat) di dekat jalan raya nasional G317.

Jembatan tersebut, yang terletak di dekat Pembangkit Listrik Tenaga Air dan bendungan Shuangjiangku, berdiri sekitar 625 meter di atas dasar ngarai. Jembatan ini selesai dibangun awal tahun ini untuk memudahkan koneksi antara Sichuan dan Dataran Tinggi Tibet. Jembatan ini dibuka untuk umum pada bulan September.

Menurut China Daily, belum ada konfirmasi kapan jalan raya tersebut akan dibuka kembali. (yn)

Tuluslah pada Orang, Jangan Terlalu Banyak Perhitungan

EtIndonesia. Pernahkah kamu mengalami hal seperti ini? Kamu hanya ingin bergaul dengan tulus, tapi karena satu ucapan tanpa maksud buruk, atau kesalahpahaman kecil, hatimu tiba-tiba terasa terguncang. Waktu pun berlalu, dan kamu mulai bingung: apakah ini karena sikap orang lain, atau karena dirimu sendiri yang terlalu sensitif?

Di Tengah Hidup yang Serba Cepat

Dalam ritme hidup yang cepat, kita sering merasa tertekan oleh berbagai beban: persaingan di tempat kerja, masalah kecil dalam kehidupan sehari-hari, dan hubungan sosial yang rumit. Semua itu dengan mudah menimbulkan rasa cemas dan gelisah. Namun sebenarnya, banyak dari kegelisahan itu bukan berasal dari luar, melainkan dari hati kita sendiri—dari kebiasaan menghitung-hitung dan terlalu melekat pada hal-hal kecil.

Dalam psikologi, ada istilah egocentric bias—yakni kecenderungan manusia untuk menganggap bahwa orang lain memandang dan menilai dirinya secara lebih negatif daripada kenyataannya. Akibatnya, kita jadi mudah salah paham, mudah tersinggung, bahkan memperbesar masalah yang sebetulnya kecil.

Padahal, ketenangan hati bukan datang dari mengubah perilaku orang lain, tapi dari menyesuaikan cara pandang kita sendiri.

Seperti pepatah lama mengatakan: “Mundur selangkah, lautan pun menjadi luas.”

Kadang, ketika kita berhenti menghitung dan melepaskan sedikit ego, justru akan muncul lebih banyak pengertian dan rasa hormat dari sekitar.

Cobalah melihat orang lain dengan hati yang lebih lapang. Setiap orang punya latar belakang dan pengalaman yang berbeda; sikap mereka sering kali lahir dari hal-hal yang tidak kita pahami. Daripada sibuk memikirkan apakah orang lain adil terhadap kita, lebih baik renungkan: apakah kita sudah cukup tulus terhadap mereka?

Balas dengan Kebaikan, Hangatkan Hubungan

Saat kamu memilih untuk berbuat baik lebih dulu, sering kali kamu akan mendapat balasan yang tak terduga. Hanya dengan sapaan sederhana atau senyuman tulus, hubungan bisa menjadi jauh lebih akrab.
Penelitian psikologi menunjukkan bahwa interaksi positif dapat memperkuat rasa percaya antara manusia.

Jangan terus memikirkan masa lalu atau mencemaskan masa depan yang belum tiba. Arahkan perhatianmu pada apa yang sedang kamu jalani sekarang. Ketika kamu sepenuh hati menjalani setiap hal kecil, kamu akan sadar bahwa hidup sebenarnya tidak seberat yang kamu bayangkan.

Namun Ingat: Jangan Biarkan Kebaikanmu Disalahartikan

Kebaikan sejati lahir dari rasa harga diri yang sehat. Jika kamu terus mengorbankan diri demi menyenangkan orang lain, justru kamu akan makin lelah. Belajarlah berkata “tidak” dengan tenang—itu juga bentuk kedewasaan.

Kesalahan Umum: Terlalu Banyak Perhitungan

Banyak orang berpikir bahwa dengan sedikit “untung” atau menang dalam hubungan, mereka bisa merasa aman. Padahal, terlalu banyak perhitungan justru membuat hati dingin dan hubungan renggang. Kebahagiaan sejati lahir dari interaksi yang sederhana namun tulus.

Di dunia yang serba tak pasti ini, memiliki hati yang tenang adalah harta yang paling berharga. Semoga kamu bisa membawa lebih banyak pengertian dan lebih sedikit perhitungan dalam setiap hubungan.  Siapa tahu, dari sanalah kamu justru menemukan lebih banyak kehangatan dan kebahagiaan.

Pernahkah kamu juga merasa lelah dalam berhubungan dengan orang lain? Ceritakan pengalamanmu—mari kita belajar bersama bagaimana cara menjalin hubungan yang lebih damai dan bermakna. (jhn/yn)

Investor Asing Pesimistis terhadap Prospek Ekonomi Tiongkok — FDI Kuartal Ketiga Turun Separuh dari Kuartal Sebelumnya

Data resmi terbaru dari pemerintahan partai komunis Tiongkok menunjukkan bahwa investasi langsung asing (FDI) ke Tiongkok pada kuartal ketiga tahun ini turun sekitar 50% dibandingkan kuartal kedua. Data ini menandakan bahwa investor asing semakin pesimistis terhadap prospek pertumbuhan ekonomi Tiongkok

EtIndonesia. Badan Administrasi Valuta Asing Tiongkok (SAFE) pada 7 November merilis data neraca pembayaran internasional untuk kuartal ketiga dan sembilan bulan pertama tahun 2025.

Data tersebut menunjukkan bahwa FDI bersih yang masuk ke Tiongkok pada kuartal ketiga hanya sebesar 8,5 miliar dolar AS, turun 51% dibanding kuartal sebelumnya, dan merosot 92% dibanding puncaknya pada kuartal pertama tahun 2022.

Penurunan tajam ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor terhadap pertumbuhan ekonomi Tiongkok terus melemah, sehingga minat berinvestasi pun turun drastis.

Dalam dua tahun terakhir, ekonomi Tiongkok terus mengalami perlambatan, dengan permintaan domestik yang lemah, kepercayaan konsumen menurun, serta tekanan deflasi yang tinggi. Ditambah lagi, perang tarif antara AS dan Tiongkok memperburuk situasi, menyebabkan investasi asing di Tiongkok terus menyusut.

Menurut laporan “China Business Report 2025” yang diterbitkan Kamar Dagang Amerika di Shanghai (AmCham Shanghai) pada 10 September, hanya 41% perusahaan AS di Tiongkok yang optimistis terhadap prospek bisnis lima tahun ke depan, angka ini menjadi yang terendah dalam empat tahun terakhir.

Perusahaan asing yang sudah membuka cabang atau gerai di Tiongkok juga mengalami penurunan pendapatan, akibat lesunya ekonomi, turunnya daya beli masyarakat, dan persaingan ketat dengan perusahaan lokal. Karena laba yang terus menurun bahkan mengalami kerugian, banyak perusahaan asing menutup gerai mereka di berbagai kota besar Tiongkok, menjual sebagian besar saham bisnisnya, atau sepenuhnya hengkang dari pasar Tiongkok.

Contoh terbaru adalah Burger King, merek restoran cepat saji multinasional asal Amerika Serikat, yang pada 10 November malam mengumumkan penjualan 83% saham bisnisnya di Tiongkok (“Burger King China”) kepada perusahaan investasi Tiongkok CPE Yuanfeng.
Perusahaan induknya, Restaurant Brands International (RBI), kini hanya mempertahankan 17% saham.

Sebelumnya, Starbucks, jaringan kopi raksasa asal Amerika Serikat, juga baru saja mengumumkan pada 3 November bahwa mereka akan menjual 60% saham bisnisnya di Tiongkok kepada Boyi Capital, sebuah dana investasi asal Tiongkok.

Selain itu, Kamar Dagang Jepang di Tiongkok melakukan survei pada Juli tahun ini. Dari hasilnya, 43% perusahaan Jepang di Tiongkok menyatakan akan mengurangi investasinya tahun ini dibanding tahun lalu, atau bahkan tidak akan berinvestasi sama sekali.

Sementara itu, hanya 16% responden yang menjawab akan “meningkatkan” atau “meningkatkan secara signifikan” investasi mereka di Tiongkok; sisanya mengatakan belum menentukan sikap. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

Wabah Flu di Tiongkok Meningkat Tajam, Permintaan Obat Antivirus Melonjak

Wabah flu di Tiongkok meningkat tajam dalam beberapa waktu terakhir. Virus influenza tipe A H3N2 menyebar dengan cepat. Bahkan, produsen obat antivirus seperti oseltamivir (Tamiflu) melaporkan bahwa pabrik mereka kini beroperasi 24 jam tanpa henti. Para ahli memperingatkan bahwa risiko infeksi ganda oleh berbagai jenis virus juga semakin tinggi.

EtIndonesia. Pada 10 November 2025, seorang peneliti dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Tiongkok menyatakan dalam konferensi pers bahwa puncak wabah flu kali ini diperkirakan terjadi antara pertengahan Desember hingga awal Januari tahun depan.

Data pemantauan menunjukkan bahwa aktivitas flu di Tiongkok saat ini sedang meningkat, dengan virus H3N2 menyumbang lebih dari 95% kasus. Selain itu, juga terdapat sejumlah kecil virus H1N1 dan influenza tipe B yang turut beredar.

Di ruang gawat darurat rumah sakit besar, flu kini menjadi penyakit menular paling dominan. Seiring meningkatnya kasus, permintaan terhadap obat antivirus melonjak tajam. Perusahaan yang memproduksi oseltamivir melaporkan bahwa sejak pertengahan Oktober, penjualan obat terus meningkat, dan beberapa produsen kini mengoperasikan produksi 24 jam nonstop.

Selain itu, perusahaan pembuat inhibitor RNA polymerase juga menyatakan tengah mempercepat produksi komersial untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Profesor Liu, dari Akademi Pengobatan Tradisional Tiongkok di Kanada, mengatakan bahwa situasi flu di Tiongkok saat ini memang sangat serius, terutama pada kalangan lanjut usia, di mana sekitar 60% pasien mengalami infeksi paru-paru berat, yang dikenal dengan istilah “paru-paru putih”.

“Banyak pasien lansia tidak hanya terinfeksi oleh satu jenis patogen. Sebagian besar mengalami infeksi campuran — selain virus flu, juga ada virus-virus lain yang ikut aktif. Jadi satu jenis obat antivirus saja mungkin tidak cukup efektif. Karena itu, jangan menganggap enteng penyakit ini,” ujarnya. 

Sementara itu, Dr. Zhen Lixue, ahli kedokteran dari Universitas Okayama, Jepang, berpendapat bahwa penyebaran luas flu di Tiongkok bukan hanya karena virusnya, tetapi juga karena polusi lingkungan, masalah keamanan pangan, kondisi medis yang buruk, serta maraknya obat palsu dan obat berkualitas rendah.

“Sejak pandemi COVID-19, berbagai jenis penyakit menular terus bermunculan. Dalam kondisi seperti ini, sistem kekebalan tubuh manusia menjadi kacau dan lemah, sehingga lebih mudah terinfeksi. Dalam epidemiologi, kami menyebutnya ‘populasi rentan’. Karena itulah skala penyebaran penyakit bisa membesar,” katanya. 

Para ahli memperingatkan bahwa situasi flu saat ini sangat serius, dan masyarakat perlu melakukan pencegahan tepat waktu, terutama bagi anak-anak dan lansia. Bila muncul gejala seperti demam atau sesak napas, disarankan untuk segera mencari pertolongan medis. (Hui)

Laporan oleh Li Yun dan Qiu Yue, NTDTV

Skandal Rekayasa BBC : Trump Ancam Akan Menuntut, Pemerintah Inggris Tuntut Penjelasan dari BBC

Etindonesia. Stasiun penyiaran Inggris BBC baru-baru ini diguncang skandal besar yang menyebabkan presiden direktur dan kepala berita keduanya mengundurkan diri — menjadi berita utama di seluruh Inggris. Skandal ini muncul setelah terungkap bahwa BBC, dalam program dokumenternya “Panorama”, telah menyunting dan memanipulasi rekaman pidato Presiden Trump pada 6 Januari 2021 di Washington D.C, sehingga menciptakan kesan seolah-olah Trump sedang menghasut kerusuhan di Gedung Kongres AS.

Trump menanggapi dengan menyebut pihak yang bertanggung jawab sebagai “orang-orang yang sangat tidak jujur” dan mengancam akan menggugat BBC senilai 1 miliar dolar AS. Saat ini, ketua BBC telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, dan pemerintah Inggris menuntut penjelasan resmi dari BBC.

Pada 9 November, Presiden Direktur BBC Tim Davie dan Kepala Divisi Berita Deborah Turness mengumumkan pengunduran diri mereka, yang mengejutkan dunia media.

Menurut laporan The Daily Telegraph, mereka memperoleh sebuah memo setebal 19 halaman yang ditulis oleh mantan penasihat BBC, Michael Prescott, yang secara rinci mengungkapkan adanya kesengajaan dalam membuat laporan bias dan keliru terkait isu perang Israel-Hamas, transgender, dan berita seputar masa jabatan pertama Presiden Trump.

Memo tersebut menyebutkan bahwa episode “Panorama” yang disiarkan seminggu sebelum pemilihan presiden tahun lalu telah mengedit dan menggabungkan dua bagian terpisah dari pidato Trump — yang aslinya berjarak lebih dari 50 menit — untuk membuatnya tampak seolah ia menghasut penyerangan ke Capitol Hill.

Dalam pidato aslinya, bagian pertama menunjukkan Trump berkata kepada para pendukungnya: “Kita akan berjalan menuju Gedung Kongres dan menyemangati para senator dan anggota DPR yang berani.”

Namun, BBC kemudian menyambungnya dengan bagian lain dari pidato berbeda, di mana Trump berbicara tentang kecurangan pemilu dan menggunakan ungkapan “berjuang mati-matian” (fight like hell). Setelah dua potongan itu digabung, hasilnya tampak seperti pidato provokatif yang menghasut kekerasan.

Trump menyambut baik pengunduran diri kedua pejabat tersebut dan menyebut mereka sebagai “orang-orang yang sangat tidak jujur”.

Menurut laporan, pengacara Trump juga mengirim surat resmi ke BBC pada hari yang sama, menuntut agar mereka menarik kembali dokumenter itu sebelum 14 November, jika tidak maka BBC akan menghadapi gugatan senilai sedikitnya 1 miliar dolar AS.

Tim Davie, yang telah bekerja lebih dari 20 tahun di BBC, menyebutkan dalam surat kepada staf bahwa pengunduran dirinya setelah 5 tahun menjabat adalah keputusan pribadi.

Sementara itu, Deborah Turness, kepala divisi berita BBC, mengatakan bahwa BBC News tidak memiliki bias sistematis, tetapi “kesalahan adalah hal yang tidak dapat dihindari.”

Seorang wartawan bertanya: “Mengapa kesalahan seperti ini tidak ditangani dengan baik, terutama dalam isu-isu seperti Trump, anti-Semitisme, dan hak perempuan?”

Deborah Turness menjawab: “Saya percaya kebenaran pada akhirnya akan terungkap. Tapi untuk saat ini, saya perlu berbicara dengan tim kami terlebih dahulu.”

Pada 10 November, Ketua BBC Samir Shah juga meminta maaf atas penyuntingan pidato Trump tersebut.

“Beberapa anggota dewan sangat yakin bahwa tindakan itu salah, sementara yang lain membelanya. Program Panorama sendiri juga telah membahas hal ini, jadi semua pihak mengetahui masalah tersebut. Namun menurut saya, yang paling penting adalah kita seharusnya bisa bertindak lebih cepat dan menetapkan sikap resmi terkait masalah ini — dan itulah yang sedang kami lakukan sekarang,” ujarnya. 

BBC dalam beberapa tahun terakhir memang sering dikritik karena kurang netral dalam pelaporan berita. Bahkan, gagal menyesuaikan diri dengan kondisi sosial-politik yang semakin terpolarisasi. Saat ini, pemerintah Inggris telah memerintahkan BBC untuk memberikan penjelasan resmi terkait skandal tersebut.

Laporan dari Guo Yuexi, New Tang Dynasty TV, Amerika Serikat

Taliban Pakistan Mengklaim Melakukan Bom Bunuh Diri di Islamabad, Mengancam Serangan Lebih Lanjut

EtIndonesia. Taliban Pakistan (TTP) telah mengklaim bertanggung jawab atas bom bunuh diri di Islamabad yang menewaskan sedikitnya 12 orang pada hari Selasa (11/11). 

“Pejuang kami menyerang komisi yudisial di Islamabad. Hakim, pengacara, dan pejabat yang menjalankan putusan berdasarkan hukum Pakistan yang tidak Islami menjadi sasaran,” kata kelompok itu. Mereka mengancam akan melakukan lebih banyak serangan hingga hukum Islam diterapkan di negara itu.

Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi mengatakan bahwa beberapa orang tewas setelah penyerang meledakkan bahan peledak di dekat kendaraan polisi.

Mohammed Shahzad Butt, seorang pengacara dan saksi mata, mengatakan kepada AFP: “Semua orang berlarian ke dalam karena panik. Saya melihat setidaknya lima mayat tergeletak di gerbang depan.”

Pengacara lain, Rustam Malik, mengatakan bahwa dia mendengar “ledakan keras” di gerbang saat dia memasuki kompleks tersebut. 

“Kekacauan total, pengacara dan orang-orang berlarian di dalam kompleks. Saya melihat dua mayat tergeletak di gerbang dan beberapa mobil terbakar,” katanya.

Ini terjadi setelah ledakan mobil di Delhi pada hari Senin, yang menewaskan 9 orang dan melukai 20 orang.

Serangan bunuh diri terakhir di Pakistan terjadi pada Desember 2022. Namun, kini negara itu mengalami peningkatan serangan dan para pejabat menyalahkan kelompok bersenjata yang diduga berlindung di tanah Afghanistan.

Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, mengatakan bahwa serangan bunuh diri itu harus dilihat sebagai “seruan untuk bangun”.

“Dalam situasi seperti ini, sia-sia saja berharap negosiasi yang berhasil dengan para penguasa Kabul dapat terwujud,” tulisnya.

Pada bulan Oktober, Pakistan dan Afghanistan terlibat dalam bentrokan besar yang dipicu oleh serangan baru-baru ini. Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa, lebih dari 70 orang tewas di kedua belah pihak, termasuk 50 warga sipil Afghanistan. (yn)

Sarapan Telur Jangan Asal Makan! 5 Kesalahan Umum Ini Sering Dilakukan, Begini Cara yang Benar Agar Lebih Bergizi

EtIndonesia. Bagi banyak orang, sarapan dengan telur sudah jadi rutinitas tetap setiap pagi. Praktis, enak, dan mengenyangkan. Tapi tahukah kamu, meskipun kita sudah makan telur puluhan tahun, banyak orang ternyata masih salah cara menyajikannya?

Kesalahan kecil ini bukan hanya bisa membuat kandungan gizi telur terbuang percuma, tapi juga berisiko menimbulkan masalah kesehatan.

Yuk, simak lima kesalahan paling umum saat makan telur di pagi hari — sekaligus pelajari cara paling sehat untuk mendapatkan manfaat nutrisinya secara maksimal.

1. Waktu Merebus Tidak Tepat – Gizi dan Keamanan Jadi Berkurang

Banyak orang merebus telur hanya berdasarkan “feeling”. Ada yang cuma 1–2 menit, hasilnya telur setengah matang; ada juga yang khawatir belum matang, lalu merebusnya sampai 10 menit lebih hingga kuning telurnya berubah abu-abu kehijauan. Kedua cara ini sebenarnya tidak disarankan.

Telur setengah matang memang lembut dan lezat, tapi berisiko membawa Salmonella — bakteri yang bisa menyebabkan sakit perut atau diare karena belum sepenuhnya mati dalam suhu rendah. Sebaliknya, jika direbus terlalu lama, reaksi antara zat besi dan protein di kuning telur akan membentuk senyawa yang sulit diserap tubuh, membuat gizinya berkurang dan rasanya pun jadi kering dan keras.

Cara yang benar:

Masukkan telur dalam air dingin, rebus hingga air mendidih, lalu hitung waktu perebusan selama 6–8 menit.

Dengan durasi ini, telur akan matang sempurna, bebas bakteri, teksturnya lembut, dan kandungan proteinnya tetap optimal.

2. Pencinta Telur Setengah Matang, Hati-hati! Kelompok Ini Sebaiknya Hindari

Bagi sebagian orang, telur setengah matang terasa lebih lezat karena teksturnya lembut. Untuk orang dewasa sehat, sesekali menikmatinya tidak masalah. Namun, ada empat kelompok yang sebaiknya hanya makan telur matang sempurna, yaitu:

  • Lansia
  • Anak-anak
  • Ibu hamil
  • Orang dengan daya tahan tubuh lemah

Mengapa? Karena sistem pencernaan dan imun mereka lebih rentan. Jika mereka mengonsumsi telur setengah matang yang mengandung Salmonella, bakteri bisa berkembang di dalam tubuh dan menimbulkan gejala seperti sakit perut, muntah, dan diare — bahkan bisa berakibat serius.

Jadi, untuk kelompok ini, pastikan telur matang sepenuhnya agar aman dikonsumsi.

3. Terlalu Banyak Minyak Saat Menggoreng – Lemak Berlebih dan Gizi Rusak

Bau harum telur goreng memang menggoda, tapi banyak orang menuangkan minyak terlalu banyak atau bahkan menggorengnya seperti menggoreng tempe.

Masalahnya, minyak yang berlebihan akan meningkatkan kalori dan lemak jenuh dalam tubuh, memicu kenaikan berat badan, dan memperberat kerja metabolisme.

Selain itu, minyak yang dipanaskan terlalu lama bisa menghasilkan zat berbahaya seperti akrolein, yang berdampak buruk bagi kesehatan.

Cara yang sehat:

Gunakan sedikit minyak saja, cukup untuk melapisi dasar wajan tipis-tipis. Gunakan api kecil agar telur matang perlahan tanpa gosong.

Kalau mau lebih sehat lagi, pilih telur rebus atau telur kukus, karena keduanya tidak butuh tambahan minyak dan bisa mempertahankan gizi telur sepenuhnya.

4. Hanya Makan Putih Telur, Kuningnya Dibuang? Rugi Besar!

Banyak orang mengira kuning telur berbahaya karena tinggi kolesterol, lalu hanya makan putih telurnya. Padahal, ini justru menghilangkan bagian paling bergizi dari telur.

Kuning telur mengandung:

  • Protein berkualitas tinggi
  • Vitamin A, D, E
  • Lutein dan zeaxanthin (baik untuk mata)
  • Asam lemak dan mineral penting

Sementara putih telur sebagian besar hanya mengandung protein dan air. Untuk orang sehat, satu butir telur utuh per hari aman dikonsumsi. Kandungan kolesterolnya masih dalam batas yang bisa diterima tubuh dan tidak akan membuat kolesterol darah melonjak, selama kamu menjaga pola makan seimbang.

Jadi, jangan buang kuning telurnya — makan utuh satu butir, baru kamu dapat manfaatnya secara penuh.

5. Makan Telur Bersama Susu Kedelai yang Belum Matang? Nutrisi Hilang Sia-Sia

Banyak orang suka memadukan telur dengan susu kedelai, karena sama-sama tinggi protein. Tapi kalau susu kedelainya belum benar-benar matang, kombinasi ini malah jadi “pasangan gagal”.

Susu kedelai mentah mengandung trypsin inhibitor, yaitu zat yang menghambat penyerapan protein dari telur.

Akibatnya, gizi telur tidak bisa diserap optimal — seolah-olah kamu makan tapi tidak mendapat manfaatnya. Selain itu, susu kedelai yang belum matang juga bisa menyebabkan perut kembung atau mual.

Solusinya:

Pastikan susu kedelai benar-benar mendidih dan berbuih selama minimal 5 menit agar zat penghambat tersebut hancur.

Setelah itu, baru aman diminum bersama telur rebus matang — kombinasi ini justru jadi paket sarapan yang tinggi protein dan aman bagi pencernaan.

Tiga Prinsip Emas Saat Makan Telur di Pagi Hari

  1. Pilih cara masak paling sehat:
    Rebus atau kukus adalah pilihan terbaik. Goreng dengan sedikit minyak kalau ingin variasi rasa, tapi hindari menggoreng dengan minyak banyak.
  2. Pastikan telur matang sempurna bagi kelompok rentan:
    Lansia, anak-anak, ibu hamil, dan orang yang daya tahannya lemah harus menghindari telur setengah matang.
  3. Makan utuh – putih dan kuning bersama:
    Karena dua-duanya saling melengkapi. Jangan takut kolesterol — yang penting seimbang dan tidak berlebihan.

Rekomendasi Sarapan Telur Sehat untuk Berbagai Kalangan

  • Lansia:
    Satu butir telur rebus + segelas susu kedelai matang + sepotong roti gandum utuh.
    Kombinasi ini kaya protein dan serat, membantu pencernaan tetap lancar.
  • Anak-anak:
    Telur kukus lembut dengan potongan kecil wortel dan jamur + semangkuk bubur millet hangat.
    Rasanya lembut dan mudah dicerna.
  • Ibu hamil:
    Telur rebus + susu hangat + semangkuk oatmeal.
    Kandungan seratnya membantu mencegah sembelit dan menjaga energi.
  • Dewasa aktif:
    Telur goreng rendah minyak + sayur rebus + yogurt tanpa gula.
    Seimbang antara protein, serat, dan probiotik untuk energi sepanjang hari.

Kesimpulan

Sarapan telur memang sederhana, tapi cara memasaknya menentukan apakah kamu benar-benar mendapat manfaatnya atau tidak.

Hindari lima kesalahan umum di atas, ikuti tiga prinsip emas, dan sesuaikan dengan kebutuhan tubuhmu.

Dengan begitu, telur bisa menjadi sumber gizi lengkap yang membantu menjaga kesehatan, menambah energi, dan membuat hari-harimu lebih bertenaga. (jhn/yn)