Berlangsung 10 Tahun! Peretas Partai Komunis Tiongkok Menyerang Sistem Rahasia Inggris

Aktivitas mata-mata Partai Komunis Tiongkok (PKT) di Inggris belakangan ini semakin sering terungkap. Baru-baru ini, sejumlah mantan pejabat tinggi keamanan Inggris dan sumber internal pemerintah mengungkapkan bahwa peretas PKT telah lama menyusup ke sistem informasi pemerintah Inggris dan memantau negara itu selama sedikitnya 10 tahun, memicu keprihatinan masyarakat internasional.

EtIndonesia. Menurut laporan Bloomberg, dua mantan pejabat tinggi keamanan Inggris dan beberapa sumber pemerintahan menyebutkan bahwa selama lebih dari satu dekade terakhir, peretas PKT secara sistematis menyerang server rahasia pemerintah Inggris dan berhasil memperoleh sejumlah besar data internal yang tergolong “sensitif” dan “rahasia.” Peretasan tersebut termasuk rancangan kebijakan, kawat diplomatik, komunikasi pribadi pejabat. Bahkan data yang tersimpan di jaringan keamanan informasi pemerintah Inggris.

“Pemantauan atau pengumpulan intelijen ini dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya terkait aktivitas militer Inggris, tetapi juga perkembangan industri pertahanan, teknologi militer, diplomasi, kerja sama militer dengan negara lain, bahkan pergerakan kapal perang Inggris ke kawasan Indo-Pasifik — semua itu menjadi sasaran pengumpulan intelijen oleh PKT,” ujar peneliti Institut Pertahanan dan Keamanan Nasional Taiwan, Shen Ming-shih. 

Sumber-sumber tersebut menggambarkan upaya infiltrasi PKT terhadap sistem pemerintah Inggris sebagai “tidak ada habisnya.”

Shen Ming-shih menambahkan: “Operasi intelijen Tiongkok ibarat menjaring di laut — mereka mengirimkan banyak agen untuk mengumpulkan segala jenis data, kemudian mengelompokkan, menganalisis, dan memanfaatkannya.” 

“Fakta bahwa aktivitas ini berlangsung selama 10 tahun menunjukkan bahwa Inggris memang menjadi target utama mereka. Bahkan pembangunan kedutaan besar PKT yang besar di London bisa jadi berfungsi sebagai pusat pengumpulan intelijen.”

Disebutkan pula bahwa salah satu kebocoran besar terjadi di sebuah pusat data di London yang menyimpan informasi sensitif pemerintah. Fasilitas ini dijual kepada perusahaan yang memiliki kaitan dengan PKT saat Partai Konservatif berkuasa, sehingga menimbulkan kekhawatiran serius terkait keamanan nasional.

“Dalam situasi pemantauan yang berkelanjutan seperti ini, kebijakan Inggris praktis menjadi transparan bagi PKT. Dampaknya bukan hanya pada perkembangan negara, tapi lebih pada guncangan psikologis terhadap masyarakat Inggris — meskipun infrastruktur utama mungkin tidak secara langsung terdampak,” ujar Ketua Departemen Politik dan Ekonomi Global Universitas Tamkang Taiwan, Cheng Chin-mo. 

Juru bicara resmi pemerintah Inggris menegaskan bahwa sistem paling sensitif milik pemerintah masih aman. Namun, sejumlah pakar keamanan menilai bahwa serangan-serangan siber tersebut menunjukkan bahwa PKT memang merupakan ancaman nyata terhadap keamanan nasional Inggris.

Cheng Chin-mo mengatakan: “Masyarakat internasional telah lama memperhatikan hal ini. Cara berpikir dasar PKT memang menantang tatanan internasional yang ada. Jika Anda mencoba bernegosiasi dengan PKT berdasarkan norma internasional, itu tindakan yang sangat naif.”

Pada 16 Oktober, Kepala Dinas Intelijen Dalam Negeri Inggris (MI5), Ken McCallum, dalam pidato tahunannya di markas MI5 di London, menyatakan bahwa aktivitas mata-mata PKT bukan hanya ancaman terhadap keamanan nasional Inggris, tetapi juga merupakan ancaman yang terjadi setiap hari.

Shen Ming-shih menilai: “Pengungkapan informasi ini dimaksudkan untuk memperingatkan masyarakat Inggris bahwa PKT telah lama melakukan spionase dan pemantauan terhadap situasi internal Inggris. Ini semacam peringatan strategis — mengingatkan publik bahwa PKT tetap menjadi ancaman yang tidak boleh diremehkan, karena upaya infiltrasi dan pencurian informasinya terjadi terus-menerus.”

McCallum juga merinci berbagai bentuk ancaman dari PKT, termasuk spionase siber, pencurian teknologi rahasia, intervensi dalam kehidupan publik Inggris, serta intimidasi terhadap aktivis pro-demokrasi.

Cheng Chin-mo berkomentar: “Itu perilaku preman, layaknya geng kriminal. Terhadap pihak yang lebih lemah, PKT selalu bersikap menindas. Dalam kasus peretasan ini pun, PKT tidak pernah mau mengakuinya.”

Badan Intelijen MI5 juga telah mengirimkan peringatan kepada parlemen bahwa PKT dan Rusia tengah meningkatkan aktivitas spionase mereka.

Shen Ming-shih menjelaskan: “Setiap negara memiliki sumber ancaman berbeda, tetapi kerusakan dan potensi bahaya yang ditimbulkan bisa serupa. Karena itu, banyak negara kini membentuk mekanisme kerja sama bilateral maupun multilateral untuk bersama-sama melawan ancaman dan serangan siber semacam ini.”

Menurut data dari Pusat Keamanan Siber Nasional Inggris (NCSC), jumlah serangan siber serius dalam setahun terakhir meningkat 50%, dan PKT diidentifikasi sebagai “sumber ancaman utama.”  (Hui/asr)

Meng Xinqi |Chang Chun | Zhong Yuan – NTDTV.com

Pabrik Gas Utama Rusia Rusak Parah Hingga Trump Serukan Pembekuan di Garis Depan Demi Mengakhiri Perang

Pada 19 Oktober 2025, drone Ukraina melancarkan serangan terhadap salah satu pabrik pengolahan gas alam terbesar di dunia — Pabrik Gas Orenburg di Rusia. Serangan itu memaksa Kazakhstan untuk mengurangi impor gas alamnya hampir 30%. Sementara itu, Amerika Serikat berencana menyediakan 25 sistem pertahanan udara Patriot untuk Ukraina, dan Presiden Donald Trump menyerukan agar kedua pihak segera melakukan gencatan senjata dan mempertahankan garis depan sebagaimana adanya.

EtIndonesia. Drone Ukraina terbang langsung menuju target. Meskipun dari darat terdengar tembakan gencar untuk mencegatnya, serangan tersebut tetap berhasil. Ketika ledakan terjadi, langit malam seolah berubah menjadi siang hari.

Itulah cuplikan serangan drone Ukraina terhadap Pabrik Gas Orenburg di Rusia. Fasilitas energi ini terletak sekitar 1.700 kilometer di timur perbatasan Rusia–Ukraina dan merupakan salah satu pabrik pengolahan gas terbesar di dunia. Negara tetangga Rusia, Kazakhstan, mengkonfirmasi bahwa setelah serangan tersebut, Orenburg terpaksa menghentikan impor gas dari Kazakhstan.

Menurut sumber industri yang dikutip Reuters pada Senin (20 Oktober), akibat serangan itu, ladang kondensat gas Kazakhstan mengalami penurunan produksi sebesar 25% hingga 30%.

Pada saat yang sama, kilang minyak Novokuibyshevsk — yang dikelola oleh perusahaan minyak negara Rusia Rosneft — juga menjadi sasaran serangan drone Ukraina, sehingga pengolahan minyak mentah di sana harus dihentikan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, “Faktanya, setiap hari atau dua hari sekali, kilang minyak Rusia menjadi sasaran serangan.”

Sembari menyerang fasilitas energi Rusia, Ukraina juga terus berupaya memperoleh dukungan dari Amerika Serikat dan sekutu Eropa.

Meskipun Presiden Trump belum membuat keputusan akhir terkait kemungkinan pengiriman rudal Tomahawk ke Kyiv, Zelensky mengkonfirmasi bahwa setelah pertemuan di Washington, Ukraina dan AS berencana menandatangani kontrak pengadaan 25 sistem pertahanan udara Patriot, yang akan dilaksanakan dalam beberapa tahun ke depan.

Selain itu, Presiden Trump secara terbuka mendesak agar Rusia dan Ukraina segera melakukan gencatan senjata dan membagi wilayah sesuai garis depan yang ada saat ini — dan Zelensky menyatakan persetujuan terhadap gagasan itu.

“Saya katakan, mereka harus segera menghentikan pertempuran di garis depan, pulang ke rumah, berhenti saling membunuh, dan akhiri (konflik) ini,” kata Trump. 

Seorang wartawan bertanya:

“Lalu bagaimana dengan wilayah Donbas?”

Trump menjawab:

“Biarkan saja seperti itu. Sekarang wilayah itu sudah terbagi.”

Zelensky menambahkan:

“Ya, saya setuju. Jika kita ingin mengakhiri perang ini dan memulai perundingan damai, kita perlu segera mempertahankan status quo melalui cara diplomatik — bukan menyerah pada apapun yang diinginkan Putin.”

Kremlin menanggapi bahwa posisi Rusia tidak berubah. Moskow sebelumnya telah menyatakan penolakannya terhadap pembekuan garis depan saat ini, dan menegaskan bahwa mereka akan merebut seluruh wilayah Donbas.

Pada hari Senin, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio berbicara lewat telepon dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. Keduanya diperkirakan akan mengadakan pertemuan tatap muka pada 23 Oktober sebagai persiapan untuk pertemuan mendatang antara Trump dan Putin. (Hui/asr)

 oleh Yi Jing, NTD News

Presiden Taiwan Berjanji Bangun Sistem Pertahanan Udara “T-Dome” di Tengah Ancaman Tiongkok yang Meningkat

 Presiden Taiwan Lai Ching-te menyerukan agar Tiongkok “meninggalkan penggunaan kekuatan atau paksaan untuk mengubah status quo di Selat Taiwan.”

TAIPEI, Taiwan — Presiden Taiwan Lai Ching-te berjanji akan mempercepat pembangunan sistem pertahanan udara baru bernama “T-Dome” sebagai respons terhadap meningkatnya ancaman militer dari rezim komunis Tiongkok.

Lai menyampaikan hal itu dalam pidato kenegaraan di depan Gedung Kantor Kepresidenan di Taipei pada 10 Oktober, bertepatan dengan Hari Nasional Taiwan, yang tahun ini juga menandai ulang tahun ke-114 Republik Tiongkok.

“Kami akan mempercepat pembangunan T-Dome, membentuk sistem pertahanan udara yang ketat dengan pertahanan berlapis, deteksi tingkat tinggi, dan pencegahan efektif, serta menenun jaring pengaman bagi Taiwan untuk melindungi jiwa dan harta rakyat,”
kata Lai, sebagaimana dikutip dari terjemahan resmi pidatonya.

Lai tidak menjelaskan secara rinci mengenai “T-Dome” dalam pernyataan publik pertamanya tentang sistem tersebut. Saat ini, pertahanan udara Taiwan terutama mengandalkan rudal Patriot buatan Amerika Serikat dan Sky Bow buatan dalam negeri.

Sejak Partai Progresif Demokratik (DPP) berkuasa pada 2016, rezim Tiongkok terus meningkatkan tekanan diplomatik, militer, dan politik terhadap Taiwan. Beijing menganggap pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu sebagai wilayahnya, dan menuduh Lai serta pendahulunya, Tsai Ing-wen, sebagai “separatis” karena tekad mereka mempertahankan kedaulatan Taiwan.

“Kami akan memajukan integrasi teknologi tinggi dan kecerdasan buatan (AI) untuk membangun sistem pertahanan cerdas yang memaksimalkan efek penangkalan dalam strategi asimetris kami,”
ujar Lai.

Presiden juga menegaskan kembali komitmennya untuk meningkatkan anggaran pertahanan Taiwan, yang diproyeksikan akan melampaui 3 persen dari PDB pada 2026 dan mencapai 5 persen pada 2030.

“Peningkatan belanja pertahanan merupakan kebutuhan mutlak untuk menghadapi ancaman musuh dan menjadi pendorong bagi pengembangan industri pertahanan kita,” tambahnya.

Pada Juli lalu, saat Taiwan menggelar latihan militer tahunan Han Kuang, untuk pertama kalinya simulasi dilakukan dengan skenario invasi Tiongkok yang mungkin terjadi pada 2027.
Pejabat Amerika Serikat menyebut, pemimpin Tiongkok Xi Jinping telah memerintahkan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) agar siap menyerbu pulau itu pada tahun tersebut.

Lai menegaskan bahwa Tiongkok harus “meninggalkan penggunaan kekuatan atau paksaan untuk mengubah status quo di Selat Taiwan.”

“Di dunia saat ini, otoritarianisme terus meluas dan tatanan internasional menghadapi tantangan berat. Tatanan regional di Selat Taiwan, Laut Cina Timur, dan Laut Cina Selatan, bahkan keamanan seluruh rantai pulau pertama, berada dalam ancaman serius,” katanya.

Secara strategis, Taiwan berada di jantung rantai pulau pertama, yang membentang dari Pulau Kyushu di Jepang bagian selatan dan Filipina hingga ke Semenanjung Malaka.
Rantai pulau kedua membentang dari Jepang melalui Guam dan Mikronesia hingga ke Indonesia.

“Melihat kembali Perang Dunia II, kita dapat melihat betapa banyak orang menderita akibat perang dan penjajahan. Kita harus belajar dari sejarah dan memastikan tragedi semacam itu tidak terulang,” ujarnya.

Pada 14 Oktober tahun lalu, empat hari setelah pidato Hari Nasional, Tiongkok meluncurkan latihan perang yang mengepung Taiwan, menyebutnya sebagai “peringatan keras” bagi kekuatan “separatis.”
Latihan militer itu memicu kecaman internasional dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Inggris.

Lai menyebut Taiwan sebagai “mercusuar demokrasi di Asia”, dan menegaskan bahwa pemerintahannya akan berupaya mempertahankan status quo di Selat Taiwan.

Seorang pejabat pemerintahan Amerika Serikat menyatakan bahwa Washington menyambut baik janji Presiden Lai untuk meningkatkan belanja pertahanan dan menjaga perdamaian di kawasan.

“Kami tidak akan berspekulasi bagaimana Beijing akan bereaksi. Namun kebijakan umum kami adalah bahwa pidato rutin seharusnya tidak dijadikan alasan untuk melakukan tindakan koersif atau militer,” kata pejabat tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, militer Tiongkok secara rutin mengirim jet tempur dan kapal perang mendekati Taiwan, sering kali melanggar Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) pulau itu.

Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan melaporkan pada pagi hari 10 Oktober bahwa delapan pesawat militer dan sembilan kapal perang Tiongkok terdeteksi di sekitar pulau dalam 24 jam terakhir, dengan empat di antaranya memasuki ADIZ.

Hari Nasional Taiwan, yang juga disebut Hari Ganda Sepuluh (Double Ten Day), menandai dimulainya Pemberontakan Wuchang pada tahun 1911 yang menggulingkan kekaisaran Dinasti Qing.

Republik Tiongkok (ROC) — nama resmi Taiwan — didirikan di daratan Tiongkok pada 1912.
Pemerintah ROC kemudian mundur ke Taiwan pada 1949 setelah kalah dalam perang saudara melawan Partai Komunis Tiongkok (PKT).

Laporan ini turut disumbangkan oleh Reuters.

Polisi Gagalkan Serangan Teror dengan Drone – Perdana Menteri Belgia Selamat dari Upaya Pembunuhan

EtIndonesia. Polisi Belgia berhasil menggagalkan sebuah rencana serangan teror dengan drone yang menargetkan Perdana Menteri Bart De Wever. Kejaksaan Federal Belgia pada Kamis (9 Oktober) mengumumkan bahwa mereka telah membongkar kelompok kriminal yang diduga berencana melakukan serangan terhadap sang perdana menteri.

Saat tim penyelidik menggeledah rumah para tersangka di Distrik Deurne, Kota Antwerp, mereka menemukan sebuah alat peledak yang tampaknya akan dipasang pada sebuah drone untuk melancarkan serangan.

Tiga pemuda yang tinggal di Antwerp telah ditangkap — mereka masing-masing lahir pada tahun 2001, 2002, dan 2007.

Wakil Perdana Menteri Maxime Prevot menulis di media sosial X, “Berita tentang rencana menyerang Perdana Menteri Bart De Wever sungguh mengejutkan.” Ia menambahkan, “Hal ini menunjukkan bahwa kita sedang menghadapi ancaman terorisme yang sangat nyata, dan kita harus tetap waspada.”

Menteri Kehakiman Belgia Annelies Verlinden juga mengatakan di X bahwa aksi cepat polisi kemungkinan telah mencegah tragedi yang bisa saja terjadi pada 9 Oktober. Saat ini, kejaksaan tengah menyelidiki kasus ini atas tuduhan ‘percobaan pembunuhan teroris’ dan ‘keterlibatan dalam aktivitas organisasi teroris’.

Bart De Wever, yang terpilih sebagai Perdana Menteri pada Februari 2025, adalah perdana menteri pertama asal wilayah Flanders di Belgia.

Dalam satu dekade terakhir, Belgia terus menghadapi ancaman dari kelompok ekstremis yang terkait dengan ISIS serta krisis keamanan yang dipicu oleh sindikat perdagangan narkoba lintas negara.

Pada Maret 2016, terjadi serangan bom bunuh diri di bandara dan stasiun metro Brussels yang menewaskan 32 orang, dan ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Sementara pada Oktober 2023, dalam sebuah pertandingan sepak bola di Brussels, seorang penyerang bersenjata yang mengaku sebagai militan  radikal menembak mati dua warga Swedia. (Hui/asr)

Viral Video AI “Runtuhnya Partai Komunis Tiongkok” – Rakyat Berharap Tiongkok Tanpa Partai Komunis

EtIndonesia. Baru-baru ini, beredar luas di internet sebuah video yang dibuat dengan teknologi AI yang menggambarkan berbagai adegan di Tiongkok setelah kejatuhan Partai Komunis Tiongkok (PKT). 

Menurut data dari Global Center for Quitting the CCP (Pusat Layanan Global untuk Mundur dari PKT), hingga kini sudah ada 453,378,813 juta warga Tiongkok yang menyatakan “tiga pengunduran diri” (San Tui) — yakni keluar dari Partai Komunis, Liga Pemuda, dan Pionir Muda. Banyak warga berharap PKT segera runtuh, agar mereka dapat menyambut lahirnya Tiongkok baru tanpa komunisme yang telah lama mereka dambakan.

Pada 20 Oktober, YouTuber “Cai Jing Leng Yan” (Pandangan Dingin Soal Ekonomi) membagikan video tersebut. 

Video itu menampilkan berbagai adegan yang telah lama diidam-idamkan rakyat Tiongkok, namun sudah lama menjadi kenyataan di dunia bebas. Dalam salah satu adegan, seorang pejabat berdiri di panggung dan berkata:

“Kami akan menetapkan sebuah konstitusi untuk melindungi hak asasi manusia dan kebebasan setiap warga negara di negeri ini.”

Tampak pula potret mantan pemimpin Partai Komunis Mao Zedong diturunkan dari gerbang Tiananmen. 

Seorang pembaca berita melaporkan bahwa banyak kasus politik pada masa pemerintahan komunis kini dibuka kembali, dan sejumlah tahanan politik telah dibebaskan serta akhirnya bisa berkumpul kembali dengan keluarga mereka.

Dalam adegan lain, ditampilkan program pemilihan wali kota Shanghai. Seorang kandidat mengatakan bahwa pembangunan Shanghai tidak boleh hanya berupa gedung pencakar langit — para pekerja migran adalah pembangun kota ini, dan pendidikan serta layanan kesehatan bagi anak-anak mereka juga harus dijamin.

Video itu juga memperlihatkan antrean panjang warga di tempat pemungutan suara. Seseorang berkomentar: “Wah, antriannya cepat juga!” Warga dari berbagai usia tampak bahagia saat menyalurkan suara mereka yang berharga.

Netizen berkomentar:

“Luar biasa! Semoga cepat menjadi kenyataan!”
“Menanti hari itu segera tiba.”
“Inilah China Dream yang sesungguhnya.”

Ada pula yang menulis:

“Inilah arti hidup yang sebenarnya — kebebasan adalah nilai paling berharga dalam kehidupan.”
“Saudara sebangsa, semangatlah! Keadilan, kebebasan, dan demokrasi harus kita perjuangkan sendiri.”

Warga Tionghoa perantauan juga menulis di media sosial:

“Jika rakyat Tiongkok bersatu hati, pasti bisa menumbangkan iblis komunis!”

Sebagian lainnya memuji video tersebut:

“Keren sekali, pembuatannya sungguh serius dan luar biasa!”
“Kekuatan video semacam ini jangan dianggap remeh.”

Saat ini, semakin banyak orang di seluruh dunia yang menyatakan pengunduran diri dari organisasi PKT di situs Global Pengunduran Diri dari PKT. 

Tragedi jatuhnya aktor Yu Menglong dari gedung tinggi memicu gelombang baru orang yang keluar dari organisasi komunis itu. 

Para penandatangan berasal dari Tiongkok, Taiwan, Kanada, Amerika Serikat, dan negara lain. Mereka mengatakan bahwa insiden Yu Menglong membuat mereka semakin menyadari kegelapan sistem komunis Tiongkok, sehingga memutuskan untuk tidak lagi bersekongkol dengannya.

Tigabelas warga dari Kota Linyi, Provinsi Shandong, menulis dalam pernyataan mereka:

“Dari kasus Hu Xinyu hingga pengambilan organ paksa praktisi Falun Gong, dari ‘insiden bakar diri palsu di Tiananmen’ hingga ‘tragedi jatuhnya Yu Menglong’ — semua ini adalah hasil dari korupsi dan ketidakmampuan Partai Komunis. Tampaknya Surga benar-benar akan memusnahkan partai itu. Kami menyatakan keluar dari organisasi Partai, Liga Pemuda, dan Pionir Muda.” 

Sumber : NTDTV.com

Autisme: Gangguan Perkembangan Saraf yang Tidak Selalu Harus Seumur Hidup

Dalam beberapa kasus, anak-anak dapat melampaui diagnosis mereka

oleh Marina Zhang

Berbeda dengan depresi atau kecemasan, autisme tidak diklasifikasikan sebagai penyakit mental. Ia merupakan gangguan perkembangan saraf (neurodevelopmental disorder).

Perbedaan autisme sebagai gangguan perkembangan saraf menjadikannya unik dalam hal pengobatan dan potensi perbaikan dibandingkan dengan kondisi psikiatris lainnya.

“Dalam autisme, anak-anak dapat berubah dari yang sangat tertinggal secara perkembangan dalam tes perkembangan menjadi berfungsi dalam kisaran normal,” kata Dr. Fred Volkmar, profesor emeritus di Yale School of Medicine yang mengkhususkan diri dalam psikiatri anak, pediatri, dan psikologi, kepada The Epoch Times.


Gangguan Perkembangan Saraf

Gangguan perkembangan saraf adalah kondisi yang biasanya muncul sejak masa kanak-kanak dan menghambat perkembangan alami seseorang.

Istilah “gangguan perkembangan saraf” sering digunakan bergantian dengan istilah “gangguan yang muncul pada masa kanak-kanak,” jelas Volkmar. Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (ADHD) adalah salah satu gangguan perkembangan saraf yang dikenal luas.

Autisme biasanya muncul dalam tiga tahun pertama kehidupan. Anak-anak dengan gejala yang lebih ringan kadang baru didiagnosis beberapa tahun kemudian.

Berbeda dengan itu, gangguan mental seperti depresi dan kecemasan dapat muncul kapan saja dalam kehidupan seseorang. Namun, memiliki disabilitas perkembangan saraf dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami gangguan mental seiring bertambahnya usia—dengan 40 hingga 50 persen penyandang autisme mengalami depresi dan kecemasan pada suatu titik dalam hidup mereka.

Orang dengan gangguan perkembangan saraf umumnya mengalami kesulitan dalam belajar serta melakukan tugas-tugas sosial, kognitif, dan/atau fisik.

Dalam kasus autisme, kesulitan utama terletak pada interaksi sosial, dengan gejala yang biasanya muncul antara usia 6 hingga 24 bulan.

“Dalam perkembangan normal, ketertarikan sosial dan fokus sosial terhadap orang lain merupakan aspek inti dari perkembangan,” kata Deborah Fein, psikolog di University of Connecticut yang berfokus pada pemahaman dan penanganan gangguan spektrum autisme, kepada The Epoch Times.

Mereka yang memiliki autisme sering kali kesulitan memahami isyarat sosial, mempertahankan percakapan, dan membangun hubungan. Sehubungan dengan tantangan sosial tersebut, beberapa anak autistik juga mengalami keterlambatan bicara dan kesulitan berbahasa.

Ciri khas lainnya adalah kesulitan beradaptasi dengan perubahan, yang tampak dalam perilaku berulang dan rutinitas yang kaku.


Apa Penyebab Kesulitan Ini?

Campuran Berbagai Faktor

Secara umum, semua gangguan perkembangan saraf diyakini memiliki dasar neurologis.

Penelitian awal pada tahun 1970-an menunjukkan bahwa anak-anak dengan autisme memiliki pola EEG (elektroensefalogram) yang berbeda, mendukung teori bahwa autisme berakar pada fungsi otak yang berubah. Studi postmortem selanjutnya juga menunjukkan perbedaan struktur anatomi otak antara individu autistik dan yang berkembang normal.

Pada waktu yang sama, penelitian terhadap anak kembar mulai mengungkapkan komponen genetik yang kuat.

Jika satu anak kembar identik memiliki autisme, kemungkinan kembarannya juga autistik berkisar antara 60 hingga 90 persen, dibandingkan 5 hingga 40 persen pada anak kembar non-identik.

Namun, autisme tidak dapat ditelusuri ke satu gen tunggal. Para peneliti memperkirakan 500 hingga 1.000 gen mungkin terkait dengan autisme. Sekitar 10 persen anak dengan diagnosis gangguan spektrum autisme (ASD) juga memiliki sindrom genetik yang sudah dikenal, seperti Down syndrome atau cerebral palsy.

Untuk 90 persen sisanya, lebih dari setengah kasus memiliki dasar genetik, sementara 40 persen lainnya masih belum dapat dijelaskan.

Kasus yang belum terjelaskan ini mungkin disebabkan oleh gangguan metabolik seperti disfungsi mitokondria. Faktor lingkungan—seperti komplikasi kehamilan, kurangnya interaksi sosial pada masa awal kehidupan, infeksi dini, dan paparan bahan kimia—juga dapat meningkatkan risiko autisme.

Oleh karena itu, autisme tampaknya merupakan hasil kombinasi faktor genetik, lingkungan, dan neurologis.
“Jadi bisa dikatakan, ini adalah gangguan perkembangan neuro-genetik,” ujar Volkmar.

Meskipun demikian, teori yang dominan tetap menyatakan bahwa autisme memiliki komponen genetik yang kuat, sehingga selama ini dianggap sebagai kondisi seumur hidup.
Namun, hal itu tidak selalu benar.


Melampaui Autisme

Beberapa anak dapat mengalami kemajuan luar biasa—terutama jika mendapat intervensi perilaku dini sebelum usia tiga tahun. Menurut Volkmar, sebagian kecil anak bahkan dapat kehilangan diagnosis autisme mereka.

“Ada penelitian tentang anak-anak yang melampaui autisme mereka,” kata Volkmar. “Secara teknis mereka tidak lagi memenuhi kriteria autisme, tetapi sering kali masih memiliki sisa gejala.”

Otak paling plastis secara neurologis dalam tiga tahun pertama kehidupan, dan dengan melatih anak untuk mengatasi kesulitan sosialnya, mereka dapat tumbuh menjadi individu yang berfungsi secara sosial dan tidak lagi dianggap autistik, jelas Fein.

Studi menunjukkan sekitar 10 persen anak autistik mungkin tidak lagi memenuhi kriteria diagnosis saat mereka dewasa.

Fein telah melakukan penelitian yang menunjukkan bahwa beberapa ciri awal dapat memprediksi keberhasilan pengobatan. Anak-anak dengan IQ lebih tinggi, kemampuan bahasa yang lebih kuat, dan kemampuan bermain imitasi, dikombinasikan dengan diagnosis dan intervensi dini, lebih mungkin untuk kehilangan diagnosisnya.

Perlu dicatat bahwa anak-anak ini memiliki kemampuan kognitif yang baik dan karenanya menderita autisme ringan, bukan autisme mendalam (profound autism) yang merupakan bentuk paling parah. (Topik ini dibahas lebih lanjut dalam artikel berikutnya.)

Jenis terapi yang paling umum untuk autisme adalah Applied Behavioral Analysis (ABA), yaitu terapi perilaku yang mengajarkan keterampilan sosial seperti kontak mata dan mengungkapkan keinginan secara verbal. ABA dianggap sebagai standar emas dalam penanganan autisme.

Namun, anak-anak yang kehilangan diagnosisnya tidak selalu menjadi sama dengan anak yang berkembang normal.

Fein mengamati bahwa banyak dari anak-anak ini kemudian mengalami masalah lain, seperti gangguan perhatian atau ADHD.

Penjelasan yang mungkin adalah bahwa kesulitan dengan perhatian sebenarnya merupakan bagian dari autisme, meskipun tidak termasuk dalam kriteria diagnostik, jelas Fein. Oleh karena itu, ketika anak menjadi lebih mahir secara sosial dan tidak lagi termasuk dalam spektrum autisme, kesulitan dalam fokus dan perhatian menjadi lebih terlihat dan tampak seperti ADHD.

Dalam studi pencitraan otak lanjutan, Fein dan rekan-rekannya menemukan bahwa anak-anak yang kehilangan diagnosis autisme memiliki pola aktivitas otak yang lebih mirip dengan mereka yang masih autistik dibandingkan dengan anak yang berkembang normal.

Anak-anak yang kehilangan diagnosis juga menunjukkan aktivitas otak unik yang tidak ditemukan pada kelompok lain, menandakan bahwa otak mereka membentuk jalur baru untuk belajar dan beradaptasi.

Namun demikian, meskipun label “autisme” tidak lagi berlaku, orang dewasa yang tumbuh dengan autisme mungkin masih memiliki ciri khas tertentu.

Mereka mungkin menggunakan bahasa yang terlalu formal, seperti “saya sangat terpesona oleh fenomena ini,” dan kadang menciptakan kata baru seperti “kabel elektronikal” alih-alih “kabel listrik.”

 Sebagai orang dewasa, mereka juga menyukai rutinitas, ujar Fein.

Karena anak-anak dengan diagnosis autisme sering menjalani pelatihan perilaku, mereka biasanya lebih patuh pada etika sosial, dan akibatnya sering dianggap lebih disukai dibandingkan anak yang berkembang normal, kata Fein.

Fein menggambarkan kecenderungan orang autistik untuk mengikuti aturan sosial dengan contoh dialog dari serial TV Law & Order: Criminal Intent, ketika detektif menanyai seorang pria autistik:

“Dia [orang autistik itu] menatap detektif dan berkata, ‘Oh, saya harus memalingkan pandangan, karena kalau saya menatap Anda lebih dari dua pertiga waktu, saya terlihat agresif, dan kalau kurang dari sepertiga, saya terlihat menghindar.’ Dia telah mempelajari aturan itu.”

Selain terapi perilaku, beberapa dokter percaya bahwa autisme juga bisa ditangani dengan mengatasi penyebab biomedis yang mendasarinya—seperti perbedaan sistem imun, kekurangan vitamin, disfungsi mitokondria, dan lainnya.

Sebagai contoh, penelitian Dr. Richard Frye, seorang ahli saraf, menunjukkan bahwa beberapa anak menghasilkan antibodi yang mengganggu penyerapan nutrisi. Ketika nutrisi itu dipulihkan, perbaikan dalam fokus dan kemampuan bahasa dapat terjadi, ujarnya kepada The Epoch Times.

Dr. Armen Nikogosian, dokter penyakit dalam, mengatakan bahwa anak-anak yang menerima terapi biomedis sejak usia dini—misalnya sebelum usia lima tahun—dapat mengalami peningkatan besar dalam perilaku mereka. Anak-anak yang mendapat terapi di usia lebih tua biasanya hanya menunjukkan perbaikan ringan.

Jendela perkembangan awal ini memberikan sebagian anak dengan autisme—yang sering dianggap sebagai disabilitas permanen—peluang untuk mencapai peningkatan nyata dan bertahan lama dalam hidup mereka.

Waktu Tak Akan Membawa Pergi Sahabat Sejati; Usia Tak Dapat Menyimpan Kepemilikan yang Semu

EtIndonesia. Persahabatan, sebaik apa pun, selalu akan melewati masa-masa jeda — saat di mana kita tidak saling menyapa, tidak saling bertanya kabar. Bukan karena bosan, bukan pula karena sudah berubah hati, tapi semata-mata karena semua orang sedang sibuk menata hidupnya.

Namun, sahabat sejati adalah mereka yang, setelah sekian lama tak berkomunikasi, tetap menyambutmu seolah tak ada jarak yang pernah memisahkan. Masih bisa bercanda, bertengkar kecil, berbagi cerita, dan tanpa perlu basa-basi, bisa tertawa seperti dulu lagi.

Sahabat sejati tak perlu sering diingat, karena mereka tidak pernah terlupakan.

Waktu Menguji Hati, Bukan Jarak

Waktu tidak akan membawa pergi sahabat sejati;  dan tahun-tahun yang berlalu tidak bisa mempertahankan hal-hal yang palsu.

Dalam perjalanan waktu, kita akan merasakan perubahan nasib dan pergeseran hubungan. Kita akan tahu siapa yang benar-benar peduli dan siapa yang hanya sekadar hadir.

Orang yang berhati tulus — meski kamu jauh, tetap memikirkanmu. Orang yang berhati dingin — meski kamu di depan mata, dia tetap acuh.

Setiap jalan yang kita tempuh meninggalkan pelajaran. Setiap pengalaman mengajari kita siapa yang layak dipertahankan dan siapa yang sebaiknya dilepaskan.

Sahabat sejati tidak perlu selalu diingat, karena mereka selalu ada dalam hati — mereka yang tak meninggalkanmu di saat sulit, dan tak pernah berpura-pura di saat senang.

Di Saat Sulit, Kamu Akan Tahu Siapa yang Benar-Benar Peduli

Ketika hidupmu sedang jatuh, baru kamu tahu tangan siapa yang paling hangat. Saat kamu bertengkar, baru kamu paham hati siapa yang paling lembut.

Sahabat sejati bukanlah mereka yang datang ketika kamu sukses, tapi mereka yang datang tanpa diminta ketika kamu terluka.

Seorang sahabat sejati tidak menjanjikan “selamanya”, tapi membuktikan dengan tindakan bahwa dia tidak akan meninggalkanmu.

Sahabat sejati tidak memujimu saat kamu di puncak, tapi mengangkatmu ketika kamu terjatuh. Dan sering kali, dalam keputusasaan paling dalam, kita justru melihat pemandangan yang paling indah — yaitu kehadiran mereka yang tulus.

Sahabat Dikenal Bukan di Saat Senang, Tapi di Saat Sulit

Saat kamu sukses, banyak orang ingin mengenalmu; tapi saat kamu gagal, barulah kamu mengenal siapa yang benar-benar temanmu.

Ketika kamu jatuh, baru kamu tahu betapa sedikit orang yang mau mengulurkan tangan. Ketika kamu miskin, baru kamu sadar bahwa bahkan cinta pun bisa dikalahkan oleh kenyataan.

Dan dalam perjalanan panjang hidup, kamu akan tahu bahwa banyak orang bisa mencintaimu, tapi sedikit yang mau bersabar dengan kekuranganmu.

Karena itu, di dunia ini, ada tiga orang yang paling layak kamu hargai:

  1. Sahabat yang menolongmu saat kamu kesulitan.
  2. Wanita yang mau menemanmu melewati masa miskin dan susah.
  3. Pria yang tetap sabar menghadapi semua kekuranganmu.

Sahabat Sejati Tak Butuh Banyak Kata

Sahabat sejati adalah yang bisa berpamitan tanpa air mata, tapi saling merindukan setelah berpisah. Yang membantu di saat kamu susah, tanpa pernah menagih balasan. Yang tak akan membiarkanmu menangis sendirian.

Saat kamu sedih, dia ikut sedih.  Saat kamu bahagia, dia turut tersenyum. Dia adalah “dirimu yang kedua” — cerminan dari jiwamu sendiri.

Sahabat sejati adalah mereka yang bisa saling memahami, saling percaya, saling menghargai, dan saling memaafkan. Tak peduli waktu dan jarak, hubungan itu tetap terjaga oleh hati yang saling mengerti.

Sahabat Sejati: Hubungan Jiwa, Bukan Transaksi Dunia

Sahabat sejati tidak diukur dari mewahnya perjamuan, bukan dari seberapa sering bertemu, tapi dari seberapa dalam hati saling mengenal.

Sahabat sejati tidak butuh alasan untuk peduli. Cukup dengan satu pesan, satu panggilan, atau bahkan satu pikiran — keduanya tahu, mereka saling ada.

Persahabatan sejati adalah pertemuan dua jiwa yang sama-sama indah, seperti bunga yang mekar alami, seperti embun yang menyambut mentari tanpa pamrih.

Sahabat sejati tidak perlu banyak, asal tulus, jujur, dan murni. Sebab persahabatan yang sejati bukan karena kepentingan, tapi karena ketulusan yang menumbuhkan kehangatan.

Makna Sejati dari Persahabatan

Sahabat sejati adalah yang berani berkata jujur saat kamu salah, yang menegurmu karena peduli, bukan yang hanya menyanjungmu agar kamu senang.

Sahabat sejati adalah yang menolong tanpa pamrih, yang membantu tanpa banyak bicara, yang tetap di sisimu baik dalam tawa maupun air mata.

Mereka tidak akan menjualmu demi keuntungan pribadi, tidak akan meninggalkanmu di tengah jalan, dan tidak akan bersembunyi ketika kamu butuh bantuan.

Sahabat sejati adalah mereka yang bisa berbagi suka dan duka,yang bisa menopangmu saat kamu lemah, dan merayakan keberhasilanmu dengan hati yang tulus.

Penutup: Sahabat Sejati Tak Perlu Diingat, Karena Tak Pernah Terlupakan

Di perjalanan panjang hidup ini, kita akan melewati banyak jalan, banyak orang, banyak kenangan. Tapi yang paling berharga bukanlah jumlah teman yang kita punya, melainkan siapa yang tetap tinggal ketika semua orang pergi.

Sahabat sejati tak perlu selalu diingat,  karena mereka tidak pernah benar-benar dilupakan.(jhn/yn)

Sidik Jari Matahari

EtIndonesia. Sebuah tim ekspedisi Arktik sedang melakukan penelitian di kawasan Kutub Utara. Suatu hari, kapten mereka, Bader, memberi tugas baru kepada semua anggota tim:  selain menulis catatan ilmiah harian, mereka juga harus menulis sebuah “catatan pribadi” setiap hari — tentang apa pun yang mereka lihat di bawah sinar matahari.

Awalnya, para anggota merasa heran dan kesal. 

Mereka mengeluh diam-diam : “Kami datang untuk meneliti, bukan menulis seperti penyair.”

Namun, karena tak ada yang berani membantah sang kapten,  mereka pun tetap menjalankan perintah itu.

Malam Panjang di Kutub Utara

Waktu berlalu. Karena cuaca ekstrem dan penundaan logistik, tim ekspedisi itu tidak bisa segera kembali.  Mereka terpaksa bertahan di malam kutub yang panjang, gelap, dingin, dan sunyi.

Di awal, mereka masih bisa menahan hawa dingin dan lapar. Namun yang paling sulit ternyata bukan itu — melainkan kesepian. Kesepian yang menekan seperti beban berat, membuat setiap orang hampir kehilangan akal sehat.

Melihat semangat para anggotanya mulai runtuh, kapten Bader berdiri di tengah tenda dan mengumumkan : “Mulai hari ini, aku akan memeriksa buku harian kalian. Satu per satu, bacakan isi catatanmu dengan suara keras!”

Ketika Kata-kata Menyalakan Cahaya

Tenda itu mendadak menjadi hening.  Lalu, satu per satu anggota tim mulai membaca tulisannya.

Ada yang menggambarkan salju berkilauan di bawah matahari, ada yang menulis tentang kawanan penguin berlari lucu di tepi es, ada pula yang menceritakan beruang kutub yang bangkit dari air, mengguncang tubuhnya hingga air menetes seperti kristal.

Saat mereka membaca, semua orang seakan kembali ke masa itu — mereka melihat kembali cahaya yang dulu pernah menyapa wajah mereka,  merasakan kembali kehangatan yang lama hilang.
Suasana tenda pun berubah:  senyum muncul, tawa kecil terdengar, dan rasa gelisah perlahan sirna,  digantikan oleh kenangan dan harapan akan cahaya.

Ketika Matahari Kembali

Hari demi hari berlalu.  Setiap malam mereka membaca catatan baru, dan setiap kali, seolah sinar matahari ikut hadir di antara mereka.

Akhirnya, setelah malam panjang kutub berakhir, matahari yang lama hilang itu perlahan terbit kembali di cakrawala.  Seluruh tim bersorak, menyanyi, dan menangis bahagia. Mereka akhirnya mengerti niat tulus kapten mereka.

Ternyata, tugas menulis tentang “matahari”  adalah cara untuk menyelamatkan semangat mereka dari kegelapan. Karena ketika seseorang menyimpan cahaya di dalam hatinya, bahkan malam yang paling gelap pun tak bisa menelan jiwanya.

Makna dari “Sidik Jari Matahari”

“Selama hati kita masih memiliki sidik jari matahari,  bahkan di tengah dingin dan gelap, dunia tetap terasa hangat dan indah.”

Begitulah hidup.  Kadang kita berada di masa sulit, di tengah “malam panjang” kehidupan — masa ketika harapan terasa jauh, dan semangat nyaris padam.  Namun selama api kecil di hati kita belum padam, selama masih ada secercah keyakinan dan rasa syukur, kita akan menemukan jalan untuk bertahan.

Penutup: Cahaya Itu Ada di Dalam Diri Kita

Cahaya bukan hanya milik langit — ia juga bisa lahir dari dalam hati manusia.

Jika kamu mau menyalakan secercah sinar di dalam dirimu, maka tak peduli betapa panjangnya malam, hidupmu tetap akan dipenuhi warna dan kehangatan.

Karena sinar matahari di luar bisa hilang, tetapi “sidik jari matahari” di dalam hatimu — akan selalu abadi. (jhn/yn)

Pasar Modal Indonesia Tunjukkan Ketangguhan, Jawa Timur Jadi Pilar Penting Pertumbuhan Nasional

Laporan terkini dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI) per Oktober 2025 mengungkapkan perkembangan positif dan ketangguhan pasar modal Indonesia di tengas ketidakpastian global. Dengan 955 perusahaan tercatat, total kapitalisasi pasar mencapai Rp 14.890 triliun, tumbuh rata-rata 11,16% per tahun dalam lima tahun terakhir. Pertumbuhan ini diiringi dengan peningkatan likuiditas yang signifikan, ditandai dengan rata-rata nilai transaksi harian saham sebesar Rp 15,495 triliun.

Yang menarik, partisipasi investor domestik terus menguat. Total jumlah investor di pasar modal telah mencapai 18,9 juta, dengan 7,9 juta di antaranya merupakan investor saham. Data demografis menunjukkan bahwa generasi muda (di bawah 30 tahun) mendominasi dengan porsi 54,12%, diikuti oleh kelompok usia 31-40 tahun (34,89%). Mayoritas investor berasal dari kalangan karyawan (40,06%) dan memiliki latar belakang pendidikan SMA/sederajat (44,52%).

Posisi Indonesia di Kancah Global dan Peran Jawa Timur

Dalam perbandingan global, BEI masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar. Dengan 955 emiten, Indonesia berada di atas Thailand (861) dan Malaysia (1.064), namun masih di bawah Filipina (282) dan Vietnam (391) dalam hal jumlah perusahaan tercatat. Kapitalisasi pasar BEI senilai USD 892 miliar juga menunjukkan potensi peningkatan dibandingkan dengan bursa regional lainnya.

Dalam konteks ini, Jawa Timur emerge sebagai pilar penting. Provinsi ini merupakan satu-satunya di luar DKI Jakarta yang memiliki Bursa Efek sendiri, yaitu AEI. Sebanyak 56 emiten berdomisili di Jawa Timur, dengan 50 perusahaan sekuritas berkantor cabang di sana. Kontribusi Jawa Timur terhadap pasar nasional sangat signifikan: investor dari provinsi ini berjumlah 2 juta orang (10,5% dari total nasional), dengan total transaksi akumulatif hingga Agustus 2025 mencapai Rp 533,16 triliun. Surabaya menjadi kota dengan transaksi tertinggi (Rp 327,29 triliun), diikuti oleh Kota Malang dan Kabupaten Sidoarjo.

Potensi Pasar Syariah dan Inisiatif Edukasi

Pasar modal syariah Indonesia juga menunjukkan prospek cerah. Terdapat 657 saham syariah, mewakili 68% dari total saham di BEI. Performa indeks syariah (ISSI) secara konsisten solid, dengan volume dan frekuensi perdagangan mencapai lebih dari 60% dibandingkan pasar reguler. Jumlah investor syariah terus bertumbuh, mencerminkan potensi besar Indonesia sebagai pusat keuangan syariah global.

BEI Kantor Perwakilan Jawa Timur aktif mendorong literasi keuangan melalui berbagai program inovatif, seperti:

  • JELITA: Menyasar masyarakat umum dan komunitas keagamaan untuk edukasi keuangan syariah.
  • BANTER: Khusus bagi karyawan perusahaan tercatat di Jatim, dengan mitra seperti BJTM, MPMX, dan BATR.
  • MABAR CERIA: Membekali mahasiswa baru dengan pengetahuan investasi sedini mungkin.
  • TIMNAS: Meningkatkan literasi keuangan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mencegah penipuan keuangan.

Tantangan dan Prospek ke Depan

Meski optimis, tantangan tetap ada. Jumlah pencatatan saham baru (IPO) di Indonesia pada September 2025 tercatat hanya 5, lebih rendah dari negara ASEAN seperti Malaysia (17) dan Thailand (10). Hal ini menunjukkan perlunya iklim investasi yang lebih kondusif dan stabil.

Secara keseluruhan, laporan ini menggambarkan pasar modal Indonesia yang tangguh dan terus berkembang. Dengan dukungan dari daerah-daerah potensial seperti Jawa Timur, komitmen pada pengembangan pasar syariah, dan program edukasi yang masif, BEI memiliki fondasi yang kuat untuk terus mencatatkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan inklusif di masa mendatang, mengukuhkan perannya sebagai mesin penggerak ekonomi nasional.

Aurora Tech Award 2026 Ajak Perempuan Indonesia Jadi Pelopor Inovasi Fintech

Jakarta – Aurora Tech Award ajang penghargaan global yang diberikan kepada para perempuan pendiri startup di bidang teknologi resmi mengumumkan peluncuran jalur khusus financial technologi (fintech) untuk edisi 2026. Kategori baru ini menjadi bentuk apresiasi terhadap pertumbuhan pesat sektor fintech di seluruh dunia, terutama inovasi yang berfokus pada peningkatan akses, inklusi, dan kesetaraan finansial.

Keputusan ini juga didorong oleh meningkatnya jumlah startup fintech yang mendaftar setiap tahunnya. Salah satu contoh suksesnya adalah HerVest dari Nigeria, pemenang tahun lalu, yang membantu perempuan memiliki akses ke tabungan, investasi, serta kredit bagi petani dan pelaku usaha kecil perempuan. Misi HerVest untuk memperkuat perempuan lewat inklusi keuangan menjadi inspirasi lahirnya kategori baru ini.

Melalui jalur fintech, para peserta tidak hanya akan mendapatkan pendampingan, tetapi juga dukungan khusus dari inDrive.Money layanan keuangan dalam aplikasi yang dikembangkan oleh inDrive untuk memberdayakan komunitas pengemudi. Saat ini, inDrive.Money telah hadir di Meksiko, Kolombia, Peru, dan Indonesia, menyediakan akses cepat terhadap pinjaman dan layanan keuangan lainnya yang membantu pengguna membangun kestabilan ekonomi dan kemandirian.

Berbekal pengalaman luas dalam mengembangkan produk keuangan lintas negara, inDrive.Money akan memberikan dukungan nyata bagi para startup fintech untuk menumbuhkan dan menguji solusi mereka. Melalui jalur ini, para pendiri startup berkesempatan untuk mengakses langsung basis pengguna inDrive.Money, sehingga dapat menguji dan memvalidasi produk mereka di pasar sesungguhnya di berbagai negara tempat inDrive beroperasi.

Selain itu, startup yang memiliki kesamaan visi dengan ekosistem inDrive berkesempatan mendapatkan promosi khusus di dalam aplikasi, senilai sekitar US$20.000. Dukungan ini membantu mereka menjangkau jutaan pengguna di seluruh dunia. Melalui jalur fintech Aurora Tech Award, para pendiri startup juga dapat mencoba produk mereka secara langsung, mendapatkan perhatian internasional, dan mengembangkan solusi yang mendorong akses keuangan yang lebih adil dan inklusif.

Alina Zavorokhina, Senior Head of Business & Growth inDrive.Money. “Fintech adalah salah satu sektor paling dinamis yang membentuk masa depan kita, dan perempuan harus memiliki peran yang setara dalam menentukan arah perkembangannya. Dengan meluncurkan jalur khusus ini, kami bersama Aurora Tech Award ingin mendukung para pendiri yang tidak hanya menciptakan produk hebat, tetapi juga memperluas inklusi dan peluang keuangan di komunitas mereka.”

Selain itu, peserta jalur fintech juga otomatis bergabung dalam program utama Aurora Tech Award yang memberikan berbagai dukungan untuk membantu perkembangan startup. Mereka akan mendapat akses ke jaringan investor dan mitra strategis, sesi mentoring serta berbagi pengalaman dengan tim global inDrive, dan berbagai sumber daya untuk mendukung pengembangan bisnis, pendanaan, serta ekspansi ke pasar internasional.

Pendaftaran Aurora Tech Award 2026 dibuka sampai 12 November 2025. Para perempuan pendiri startup bisa mendaftar secara online melalui www.auroratechaward.com/fintech-track. Program ini terbuka untuk startup yang didirikan atau dipimpin oleh perempuan, berusia maksimal lima tahun, sudah memiliki prototipe, MVP, atau klien awal, dan berada di tahap pre-seed atau seed. Total pendanaan yang sudah diterima startup juga tidak boleh lebih dari US$6 juta, termasuk pendanaan tahap awal.

Para finalis akan dinilai berdasarkan inovasi, potensi pengembangan, dan dampak sosial oleh dewan juri yang terdiri dari investor dan pakar industri global. Tiga pemenang akan dipilih dan berhak mendapatkan hadiah tunai senilai US$50.000 untuk juara pertama, US$20.000 untuk juara kedua, dan US$15.000 untuk juara ketiga. Selain hadiah finansial, para pemenang juga akan memperoleh visibilitas global serta kesempatan memperluas jaringan dengan para pemimpin industri teknologi.u

Sejak diluncurkan pada 2021 oleh inDrive, Aurora Tech Award telah menjadi wadah bagi perempuan pendiri startup dari berbagai negara termasuk Timur Tengah, Afrika Selatan, Amerika Latin, Asia Tengah, dan Asia Pasifik untuk menampilkan inovasi mereka di bidang seperti health technology, Artificial Intelligence, financial technology, education technology, dan agriculture technology. Dari tahun ke tahun, penghargaan ini terus berkembang, tidak hanya sebagai ajang apresiasi bagi perempuan di dunia teknologi, tetapi juga sebagai gerakan global yang mendorong peran perempuan dalam menciptakan perubahan sosial dan ekonomi melalui inovasi teknologi.

Setiap Manusia Pasti Punya Kekurangan, Hidup Pasti Tak Selalu Memuaskan — Jangan Gunakan Standarmu untuk Menuntut Orang Lain

EtIndonesia. Setiap manusia punya kekurangan, setiap perkara punya ketidakpuasan. Karena itu, jangan memaksakan dunia berjalan sesuai cara dan kehendakmu.

Tidak ada manusia yang sempurna di kolong langit ini. Jika ingin menjadi orang yang bijak, belajarlah memperbaiki diri terlebih dahulu sebelum menilai orang lain.

Sebelum Mengukur Orang, Ukurlah Diri Sendiri

Mata adalah penggaris, yang sering kita gunakan untuk mengukur orang lain. Namun sebelum itu, cobalah melihat diri sendiri terlebih dahulu.

Hati adalah timbangan, yang sering kita gunakan untuk menilai baik buruknya orang lain, padahal seharusnya kita menimbang keikhlasan dan kesabaran diri sendiri.

Jika hati seseorang dihiasi kebajikan, maka yang muncul darinya adalah belas kasih dan pengertian.

Kedewasaan Berasal dari Kelapangan Hati

Kematangan seorang manusia tidak diukur dari seberapa keras dia berbicara, tetapi dari seberapa besar ia mampu berlapang dada.

Kelapangan hati melahirkan kebijaksanaan, dan kebijaksanaan lahir dari kemampuan untuk memahami dan menghormati orang lain.

Seseorang yang tahu mengerti, menghormati, dan memaafkan, sesungguhnya telah mencapai tingkat kebajikan yang tinggi.

Moralitas Adalah Akar dari Segalanya

Moralitas (德 / dé) adalah akar dari kemanusiaan. Dia mencerminkan kualitas batin dan tingkat kebajikan seseorang.

Seseorang yang memiliki moral yang baik, menunjukkan bahwa dia memiliki hati yang lembut dan penuh kasih. Dan seseorang yang memiliki budi pekerti yang luhur, menandakan dia memiliki pandangan hidup yang jujur dan benar.

Hanya jika karakter baik, maka segalanya akan berjalan baik. Jika hati baik, maka hidup pun akan menjadi terang.

Hidup dengan Kasih, Melangkah dengan Bijak

Ingatlah : “Ketika mata kita mampu melihat kebaikan orang lain, jalan hidup akan terbuka. Ketika hati kita dipenuhi cinta, segala hal akan memiliki makna.”

Jangan terlalu keras menuntut orang lain,karena setiap orang punya cerita dan beban yang tidak kamu ketahui. Jangan terlalu cepat menilai, karena setiap kesalahan sering kali lahir dari ketidaksempurnaan manusiawi.

Belajarlah berbelas kasih, bukan menghakimi; berlapang hati, bukan menyalahkan.

Penutup: Kesempurnaan Bukan untuk Dicari, Tapi untuk Dihargai

Dunia ini tidak perlu manusia sempurna, yang dibutuhkan hanyalah manusia yang saling memahami dan menghormati.

Jangan paksa orang lain mengikuti caramu berpikir, karena mereka bukan kamu. Setiap orang punya jalan hidup sendiri — yang sedang kamu nilai mungkin sedang berjuang tanpa suara.

Maka, jadilah orang yang melihat dengan empati dan bertindak dengan hati.  Karena pada akhirnya “Mereka yang berhati lembut akan selalu menemukan cahaya, dan mereka yang berhati tulus akan selalu menemukan jalan.” (jhn/yn)

Lavrov dan Rubio Mengadakan Pembicaraan untuk Mempersiapkan KTT Putin-Trump di Hungaria

EtIndonesia. Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov dan mitranya dari AS, Marco Rubio membahas persiapan KTT mendatang antara Vladimir Putin dan Donald Trump melalui panggilan telepon pada hari Senin, ungkap kedua belah pihak.

Rubio “menekankan pentingnya pertemuan mendatang sebagai kesempatan bagi Moskow dan Washington untuk berkolaborasi dalam memajukan resolusi yang berkelanjutan atas perang Rusia-Ukraina,” ujar Wakil Juru Bicara Utama Tommy Pigott dalam sebuah pernyataan.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy sebelumnya mengatakan bahwa dia siap untuk bergabung jika diundang, tetapi baik Moskow maupun Washington tidak menyebutkan Zelenskyy dalam pernyataan mereka.

Kremlin sebelumnya mengatakan bahwa mereka “tidak memiliki detail” tentang apakah Zelenskyy akan hadir.

Upaya diplomatik untuk mengakhiri invasi Rusia yang telah berlangsung selama tiga setengah tahun telah terhenti sejak Trump dan Putin bertemu untuk perundingan damai di Alaska pada bulan Agustus.

Keduanya mengumumkan pekan lalu bahwa mereka akan bertemu di Budapest untuk putaran perundingan kedua, tetapi belum jelas apakah Zelenskyy — yang tidak hadir dalam pertemuan sebelumnya — akan hadir.

“Jika saya diundang ke Budapest — jika undangan tersebut berupa format pertemuan bertiga atau, sebagaimana disebut, diplomasi bolak-balik, Presiden Trump bertemu dengan Putin dan Presiden Trump bertemu dengan saya — maka dalam satu format atau lainnya, kami akan sepakat,” ujar Zelenskyy kepada wartawan dalam pernyataan yang dirilis pada hari Senin (20/10).

Zelenskyy juga mengkritik Hungaria — mitra terdekat Moskow di Uni Eropa — sebagai tempat pertemuan.

Negara-negara Barat mendorong Ukraina untuk menyerahkan persenjataan nuklirnya pada pertemuan puncak di Budapest tahun 1994, sebuah momen penting dalam sejarah pasca-Soviet yang kini dianggap oleh banyak warga Ukraina sebagai pengkhianatan.

“Skenario ‘Budapest’ lainnya juga tidak akan positif,” kata Zelenskyy.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron pada hari Senin menyambut baik rencana pertemuan puncak tersebut tetapi mengatakan bahwa Ukraina dan Eropa harus diikutsertakan. (yn)

Sebagai Manusia, Harus Belajar Merasa Cukup

EtIndonesia. Dalam Kitab Lǐjì , terdapat kalimat bijak yang berbunyi: “Kesombongan tidak boleh dibiarkan tumbuh, nafsu tidak boleh dibiarkan lepas kendali, dan kesenangan tidak boleh mencapai puncak.”

Kalimat kuno ini tampak sederhana, namun menyimpan filsafat hidup yang mendalam. Ketika seseorang menjadi sombong, ia akan menutup mata terhadap kekurangannya sendiri; saat ia menuruti keinginan tanpa batas, ia akan kehilangan rasa syukur atas apa yang dimiliki; jika terlalu cepat puas diri, semangat untuk maju akan padam; dan bila mengejar kebahagiaan tanpa kendali, akhirnya justru terjebak dalam penderitaan.

Hidup ibarat segelas air — terlalu sedikit, membuat dahaga tak terpuaskan; terlalu banyak, akan tumpah dan tak bisa disimpan. Keseimbanganlah yang menghadirkan rasa cukup dan tenang.

Kebahagiaan sejati bukan datang dari memiliki segalanya, melainkan dari hati yang tahu kapan harus berhenti. Karena itu, belajar merasa cukup bukanlah kelemahan, tetapi pelajaran seumur hidup dan jalan menuju kedamaian batin.

1. Orang yang Tahu Cukup, Hidupnya Lebih Tenang

Dalam hidup, kecemasan sering kali bukan berasal dari kekurangan nyata, tetapi dari perasaan “tidak cukup” yang tumbuh di dalam hati.

Kita gelisah karena membandingkan diri dengan orang lain, karena merasa “harus lebih baik”, “harus punya lebih banyak”.  Padahal, semakin banyak keinginan yang tak terpenuhi, semakin besar pula jurang kegelisahan di dalam diri.

Orang yang tahu merasa cukup, justru jarang cemas. Dia tidak tergoda oleh pencapaian orang lain, tidak memaksakan diri melampaui kemampuannya. Dia hidup dengan hati yang stabil — tahu kapan berusaha, dan tahu kapan berhenti.

Seperti yang pernah dikatakan oleh filsuf Rusia, Chernyshevsky: “Bahkan matahari pun memiliki bintik hitam, maka tak ada sesuatu di dunia ini yang benar-benar sempurna.”

Hidup memang tak sempurna — dan justru karena ketidaksempurnaan itu, kita belajar menghargai yang ada.
Kebahagiaan tidak datang dari “memiliki semuanya”, melainkan dari menerima dengan tenang apa yang memang menjadi bagian kita.

Kitab Sheng Xin Lu (省心录) pernah menulis: “Orang yang tahu cukup, akan selalu bahagia;
orang yang tamak, akan selalu gelisah.”

Mereka yang tahu bersyukur, meski sederhana, tetap bisa menemukan kebahagiaan dalam hal-hal kecil: secangkir teh hangat, tawa anak, atau sapaan pagi dari tetangga.

Sedangkan mereka yang tak pernah puas, meskipun hidup berkecukupan, tetap merasa hampa — karena hati mereka selalu lapar akan yang lebih banyak.

Hidup ini singkat. Jangan biarkan waktu berharga kita dihabiskan untuk iri, cemas, atau mengejar hal yang tak berujung. Belajarlah merasa cukup — agar kita punya ruang untuk menikmati kedamaian yang sesungguhnya.

2. Orang yang Tahu Cukup, Akan Selalu Bersyukur

Jika kamu perhatikan, orang-orang yang tahu cukup hampir selalu memiliki satu kesamaan: mereka juga orang yang tahu berterima kasih.

Rasa syukur membuat seseorang melihat dunia dengan mata yang lebih lembut. Dia tidak menghitung apa yang hilang, tapi menghargai apa yang masih dimiliki.

Dalam Psikologi Positif, rasa syukur disebut sebagai “energi emosional yang paling murni dan positif.”

Dia memperkuat kebahagiaan, menurunkan kecemasan, dan menumbuhkan empati terhadap orang lain.

Contoh nyata datang dari penulis terkenal Shi Tiesheng. Di usia 21 tahun, dia lumpuh dan harus hidup di kursi roda sepanjang sisa hidupnya. Awalnya, dia tenggelam dalam keputusasaan. Namun perlahan, dia belajar berterima kasih pada hidup yang tetap memberinya kesempatan untuk menulis.  Dari situ lahirlah karya-karya yang menggugah hati,  dan dia menemukan makna baru dalam penderitaan.

Demikian pula, miliarder Li Ka-shing pernah berkata: “Hidup harus tahu rasa cukup, karena hanya dengan merasa cukup, kita bisa belajar bersyukur; dan orang yang tahu bersyukur, ke mana pun dia pergi, akan menemukan kebahagiaan.”

Rasa cukup melahirkan rasa syukur,  dan rasa syukur melahirkan ketenangan. Sebaliknya, orang yang tak pernah merasa cukup, hidupnya seperti sumur tanpa dasar —  semakin diisi, semakin kosong.

Berhentilah menghitung kekuranganmu. Mulailah menghitung hal-hal yang patut kamu syukuri hari ini.  Maka kamu akan menemukan bahwa kebahagiaan sejati tidak pernah pergi jauh — dia hanya menunggu hati yang tenang untuk menyapanya.

3. Orang yang Tahu Cukup, Hidupnya Selalu Bahagia

Penulis Zhou Guoping pernah berkata: “Hidup memang tidak sempurna. Menolak untuk berdamai dengan ketidaksempurnaan adalah kebodohan, karena itu berarti kamu sedang memerangi realitas.”

Hidup ini seperti bulan sabit — di balik bagian yang tampak kurang, justru tersimpan bentuk yang sempurna.

Kebahagiaan sebenarnya sering bersembunyi di tempat yang paling biasa. Kita hanya perlu melihat dengan hati yang tenang.

Setelah seharian bekerja keras, pulang dan disambut senyum hangat pasangan, atau makan malam sederhana bersama keluarga — itu sudah cukup untuk membuat hidup terasa penuh.

Ketika usia menua, anak-anak mungkin sibuk, dunia berubah cepat, namun di sisi masih ada seseorang yang memahami dan menemani —  itulah kebahagiaan sejati.

Merasa cukup bukan berarti berhenti berusaha, tetapi mampu menikmati hasil tanpa terus mengeluh atas kekurangan.

Kita boleh bermimpi lebih besar,  namun tetap bersyukur atas langkah yang telah ditempuh. Karena keseimbangan antara ambisi dan rasa cukup  adalah kunci hidup yang damai dan membahagiakan.

Penutup

Hidup yang baik bukan hidup tanpa kekurangan, melainkan hidup yang dijalani dengan rasa cukup, syukur, dan ketenangan.

Belajarlah merasa cukup, maka kamu akan lebih jarang gelisah. Belajarlah bersyukur, maka hidupmu akan lebih ringan.  Belajarlah menerima ketidaksempurnaan, maka hatimu akan selalu damai.

Jangan biarkan keinginan mengendalikan hidupmu. Biarkan hatimu yang memimpin keinginanmu.

Karena di dunia yang selalu menuntut “lebih”,  mereka yang tahu kapan harus berkata “cukup”, justru adalah orang yang benar-benar kaya. (jhn/yn)