One Global Capital Buka Peluang Eksklusif Investasi Properti Asia-Pasifik bagi Investor Indonesia

0

Jakarta, 6 Oktober 2025 – Menyikapi pertumbuhan investasi properti Asia-Pasifik yang diproyeksikan tumbuh 5-10% per tahun sepanjang 2025, One Global Capital hadir sebagai platform fund management yang membuka akses eksklusif bagi investor Indonesia untuk meraih peluang investasi properti bernilai tinggi di kawasan regional.

Platform yang berada di bawah naungan Sunito Group Family Office ini didirikan oleh Iwan Sunito, pengusaha visioner peraih penghargaan EY Entrepreneur of the Year dan Urban Taskforce Property Person of the Year. Dengan rekam jejak Sunito Group yang telah mengembangkan proyek senilai lebih dari USD 4 miliar, One Global Capital menawarkan akses ke portofolio properti premium di Australia dan Asia Tenggara.

Portofolio Bernilai Rp2,85 Triliun

Dalam kurun tiga tahun terakhir, One Global Capital telah membangun portofolio senilai lebih dari Rp2,85 triliun, mencakup aset-aset strategis seperti:

  • One Global Resorts: Hotel resor mewah senilai Rp1,2 triliun yang memanfaatkan pertumbuhan sektor pariwisata Australia.
  • One Global Gallery, Eastlakes: Pusat gaya hidup dan ritel modern seluas 3.000 m² dengan nilai Rp350 miliar yang berhasil meningkatkan pendapatan sewa secara signifikan.
  • One Global Macquarie Park: Proyek hotel strategis senilai Rp750 miliar di kawasan bisnis Sydney.

Studi Kesuksesan: Transformasi One Global Gallery Eastlakes

Transformasi The Grand Eastlakes Shopping Centre menjadi One Global Gallery Eastlakes menjadi bukti nyata kemampuan penciptaan nilai oleh One Global Capital. Sejak diluncurkan kembali pada Desember 2024, pusat perbelanjaan ini mencatat peningkatan pendapatan kotor dari AUD1,2 juta menjadi AUD3 juta, dengan valuasi mencapai AUD35 juta per September 2025—mencerminkan pertumbuhan ekuitas 150% per tahun.

“Kami akan mengembalikan ekuitas investor dalam waktu satu tahun—lima tahun lebih cepat dari rencana awal,” tegas Iwan Sunito, Founder dan CEO One Global Capital.

Penguatan Tim Kepemimpinan

Untuk mendukung ekspansi, One Global Capital memperkuat jajaran kepemimpinan dengan tiga figur kunci:

  • Samuel Sunito: Memimpin peluncuran dua dana transformasional dan divisi Hubungan Investor kelas dunia.
  • Tony Mousa: Ahli strategi pasar modal dengan pengalaman lebih dari 25 tahun.
  • Tony Zulli: Pionir jasa keuangan dengan pengalaman 30 tahun di sektor properti.

Peluang bagi Investor Indonesia

Dengan stabilitas ekonomi Australia dan proyeksi pertumbuhan sektor real estat yang tetap positif, One Global Capital membuka kesempatan bagi investor Indonesia untuk berpartisipasi dalam peluang investasi global yang terdiversifikasi.

“Kami tidak sekadar mengikuti tren, tetapi menciptakan tren. Misi kami adalah menciptakan kekayaan transformatif bagi investor,” pungkas Iwan Sunito.

Jadikan Dirimu Sebuah Mutiara

EtIndonesia. Ada seorang pemuda yang merasa dirinya serba bisa. Namun setelah lulus pendidikan, ia berkali-kali gagal mencari pekerjaan yang ideal. Ia merasa bakatnya tidak pernah dihargai, menganggap dirinya seperti “kuda seribu mil” yang tak pernah bertemu dengan “Bó Lè” (penilai kuda berbakat). Berkali-kali ditolak membuatnya patah hati, kecewa, dan putus asa pada masyarakat.

Dalam keputusasaan, suatu hari ia berjalan ke tepi laut, berniat mengakhiri hidupnya.

Saat hendak melompat, seorang kakek kebetulan lewat dan berhasil menghentikannya. Kakek itu menanyakan alasan tindakannya. Pemuda itu menjawab lirih bahwa dirinya tidak pernah diakui, tidak ada seorang pun yang menghargai ataupun memanfaatkannya.

Kakek itu lalu memungut sebutir pasir di pantai, memperlihatkannya, lalu melemparkannya ke tanah sambil berkata:
“Coba ambil kembali butir pasir yang baru saja saya lempar.”
“Itu mustahil!” jawab pemuda itu.

Kakek itu tersenyum, lalu mengeluarkan sebuah mutiara bening dari sakunya, kemudian juga melemparkannya ke tanah.
“Sekarang, bisakah kamu mengambil mutiara ini?”
“Tentu saja bisa!” jawab si pemuda tanpa ragu.

Kakek itu berkata dengan tenang:
“Sekarang kamu paham, bukan? Selama ini kamu belum menjadi mutiara, jadi jangan berharap orang lain langsung mengakuimu. Jika ingin diakui, maka usahakanlah untuk menjadikan dirimu sebuah mutiara.”

Pemuda itu terdiam, menunduk, dan mulai merenung.


Pelajaran Hidup

Kadang, kita harus sadar bahwa diri ini masih hanyalah butiran pasir biasa, bukan permata berharga. Jika ingin menonjol di tengah keramaian, maka harus memiliki nilai lebih yang membuatmu berbeda. Tanpa keteguhan menghadapi tekanan, tanpa kesabaran melewati penolakan, dan tanpa kekuatan bertahan dari kesederhanaan, sulit rasanya mencapai puncak keberhasilan.

Jika ingin benar-benar bersinar dan dihargai, usahakanlah agar dirimu menjadi mutiara. (jhon/asr)

Foodphoria Vol. 4 Hadirkan Sensasi Rasa Autentik Bali di Surabaya

0

Surabaya, Oktober 2025 – Festival kuliner semakin menjadi tren yang dinantikan masyarakat, tidak hanya sebagai ajang wisata kuliner, tetapi juga sebagai upaya melestarikan budaya dan mendongkrak perekonomian. Menyambut antusiasme ini, Fairway Nine Mall (bekas Lennarc) bersama Exodus Event Organizer kembali menghadirkan Foodphoria Vol. 4 dengan mengusung tema “The Authentic Taste of Bali”.

Acara yang berlangsung pada 3–12 Oktober 2025 di area Ground Floor Fairway Nine Mall ini menawarkan pengalaman kuliner lengkap dengan lebih dari 50 jenis makanan khas Bali yang disajikan dalam suasana dekorasi bertema Bali yang kental.

Pengunjung dapat menikmati beragam hidangan istimewa, mulai dari cokelat lembut Falala Chocolate, camilan keju premium Say Chizu, hingga Nasi Pedas Bu Andhika yang menjadi favorit para pencinta pedas. Bagi penggemar matcha, Pure Matcha menyajikan varian matcha dan mochi terenak asal Bali. Tak ketinggalan, hidangan non-halal seperti Bigul Karya Rebo dan Sate Babi Bawah Pohon juga turut memanjakan lidah.

Ika Sofia, Event Manager Fairway Nine Mall, menyampaikan, “Foodphoria Vol. 4 kami hadirkan untuk memanjakan pengunjung mall serta warga Surabaya dan sekitarnya yang rindu menyantap hidangan khas Bali dengan nuansa Bali yang sesungguhnya.”

Robert dari Exodus Event Organizer menambahkan, “Kami menghadirkan lebih dari 20 stand kuliner dengan tenant-tenant baru dan spesial yang sedang viral di Bali.”

Selain kuliner, acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan spesial dari Roy Jechoniah, mantan vokalis Boomerang, pada 12 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB di area outdoor Fairway Walk. Pertunjukan ini digelar gratis dan berkolaborasi dengan Komunitas Class Rock yang merayakan ulang tahun ke-4 di hari yang sama.

Foodphoria Vol. 4 tidak hanya menjadi destinasi kuliner, tetapi juga ajang berkumpul dan bersantai bagi keluarga dan komunitas di Surabaya. Diharapkan event ini dapat terus menjadi agenda tahunan yang dinantikan dan memperkaya khazanah kuliner nusantara di Jawa Timur.

Perang Hampir Usai! Hamas dan Israel Duduk Semeja di Kairo, Trump: ‘90% Sudah Sepakat!’

EtIndonesia. Upaya besar menuju perdamaian di Jalur Gaza kembali digelar di Kairo, Mesir. Menurut laporan harian Al-Ahram, perundingan dua hari ini difokuskan pada gencatan senjata permanen dan pertukaran tahanan antara Israel dan Palestina, serta membahas masa depan pemerintahan di Gaza pasca perang.

Delegasi dan Fokus Pembahasan

Pertemuan yang difasilitasi oleh Kementerian Luar Negeri Mesir ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk utusan khusus Amerika Serikat Jared Kushner (menantu Presiden Donald Trump) dan pengusaha asal AS Bishara Bahbah yang berperan sebagai mediator ekonomi.
Dari pihak Mesir, Menteri Luar Negeri Badr Abdelatty menegaskan bahwa prinsip utama negosiasi adalah menjamin rakyat Palestina tetap tinggal di tanah mereka.

“Tidak ada perdamaian sejati tanpa jaminan bahwa rakyat Palestina tidak akan terusir dari tanah kelahiran mereka,” ujar Abdelati di hadapan media.

Ia juga menyerukan tekanan global terhadap Israel untuk menghentikan agresi militer dan menandatangani perjanjian gencatan senjata permanen.

Sikap Israel dan Hamas

Dari pihak Israel, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan optimismenya bahwa semua sandera yang masih ditahan di Gaza dapat segera dibebaskan.

Sementara itu, pejabat senior Hamas yang berbicara kepada Reuters mengungkapkan bahwa delegasi dari Doha (Qatar) telah tiba di Kairo dan akan melanjutkan pembicaraan di Sharm El-Sheikh untuk melakukan negosiasi tidak langsung dengan Israel.

“Kami sangat berharap perundingan kali ini benar-benar menandai akhir perang. Hamas siap menukar tahanan dan menghormati kesepakatan jika Israel beritikad baik,” ujar sumber tersebut.

Menurut laporan Reuters, pertemuan ini lebih menyeluruh dibandingkan putaran sebelumnya karena berfokus pada kesepakatan komprehensif sebelum gencatan senjata diberlakukan, bukan sebaliknya. Namun, isu paling sensitif tetap sama: apakah Hamas bersedia menyerahkan kekuasaan atas Gaza setelah perjanjian damai tercapai.

Posisi Amerika Serikat

Di Washington, Presiden Donald Trump mengonfirmasi bahwa negosiasi telah dimulai dan “berjalan dengan baik.” Dalam konferensi pers di Gedung Putih pada 5 Oktober 2025, Trump menegaskan bahwa

“Kita tidak memerlukan fleksibilitas besar, karena pada dasarnya semua pihak sudah sepakat. Akan ada sedikit penyesuaian teknis, tapi arah perdamaiannya sudah jelas.”

Dalam wawancara eksklusif dengan CNN, Trump memperingatkan bahwa “Jika Hamas menolak menyerahkan kekuasaan, mereka akan dihancurkan total.”

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebut bahwa 90% isi kesepakatan telah disetujui, namun memperingatkan bahwa transisi pemerintahan Gaza tidak bisa rampung dalam tiga hari karena kompleksitas politik dan keamanan di wilayah itu.

Menteri Perang AS Pete Hegseth dalam wawancara dengan Fox News menegaskan, “Jika Hamas melanggar kesepakatan ini, Israel berhak melanjutkan operasi militernya.”

Situasi di Lapangan

Meski pembicaraan damai tengah berlangsung, serangan udara Israel masih berlanjut di beberapa wilayah Gaza. Reuters melaporkan bahwa sejumlah rumah warga hancur dan puluhan orang tewas dalam serangan pada malam 5 Oktober.

Trump dalam wawancara dengan Channel 12 Israel mengaku telah menelpon Netanyahu pada 3 Oktober untuk meyakinkannya menerima rencana damai: “Saya bilang padanya, ini kesempatanmu untuk menang. Dan dia setuju,” kata Trump.

Namun laporan Wall Street Journal mengungkap bahwa serangan udara Israel terhadap Doha, yang menewaskan salah satu pejabat tinggi Hamas, justru menjadi faktor utama yang memaksa semua pihak kembali ke meja perundingan.

Analisis dan Prospek Perdamaian

Analis politik Timur Tengah menilai bahwa perundingan Kairo kali ini merupakan yang paling menjanjikan sejak perang Gaza meletus kembali pada awal 2024. 

Berbeda dengan putaran sebelumnya yang berakhir tanpa kesepakatan konkret, kali ini seluruh pihak — termasuk AS, Mesir, dan Qatar — memiliki motivasi politik dan ekonomi kuat untuk menuntaskan konflik.

Jika kesepakatan berhasil tercapai pada minggu kedua Oktober, maka gencatan senjata permanen dapat diumumkan sebelum 15 Oktober 2025, menandai babak baru bagi Gaza dan kawasan Timur Tengah. (***)

Mobil Melaju Kencang Melewati Kompleks Perumahan di Guang’an, Sichuan, Tiongkok, Menabrak Puluhan Kendaraan (Video)

EtIndonesia. Pada 4 Oktober 2025, beredar kabar bahwa di sebuah kompleks perumahan di Kabupaten Linshui, Kota Guang’an, Provinsi Sichuan, Tiongkok, sebuah mobil sedan melaju dengan kecepatan tinggi dan menabrak puluhan kendaraan lain. Hingga kini, penyebab kejadian dan kondisi korban belum diketahui.

Video yang beredar luas di internet menunjukkan kondisi kacau di area perumahan fase ketiga Jin Ke (金科三期) di Linshui — puing-puing mobil dan sepeda listrik berserakan di jalanan. Deretan mobil tampak bagian belakangnya rusak parah, sementara banyak sepeda listrik ringsek dan roboh di tanah.

Warga lokal menyebut, jumlah kendaraan yang rusak mencapai puluhan unit.

Sebuah rekaman CCTV yang diduga diambil saat kejadian memperlihatkan sebuah mobil kecil melaju sangat cepat dengan cahaya merah menyala, menyeret puing-puing kendaraan lain saat melintas di depan kamera, meninggalkan tumpukan reruntuhan di belakangnya. Cahaya merah terang pada mobil itu tidak jelas apakah berasal dari lampu kendaraan atau percikan api akibat benturan keras.

Netizen berkomentar, “Sebuah mobil kecil bisa menabrak dan menghancurkan puluhan kendaraan — ini pasti bukan kehilangan kendali biasa, melainkan tindakan yang disengaja.”

Namun, karena rekaman pengawasan diambil pada malam hari, diduga insiden itu terjadi pada 3 Oktober malam atau 4 Oktober dini hari. Oleh sebab itu, kemungkinan besar kendaraan yang ditabrak sedang terparkir di pinggir jalan dan tidak ada orang di dalamnya.

Peta menunjukkan bahwa Kabupaten Linshui berbatasan langsung dengan Kota Chongqing. Dalam video tersebut juga terlihat beberapa mobil berpelat nomor “渝A” dan “渝B”, yang merupakan kode wilayah Chongqing.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang setempat. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

Penggemar Antusias Penuhi Area Meet & Greet WeTV Serial Original “Balas Dendam Istri yang Tak Dianggap” di Surabaya

Surabaya, – Platform streaming WeTV menggelar acara Meet & Greet untuk merayakan kesuksesan serial original terbarunya, WeTV Original Balas Dendam Istri yang Tak Dianggap. Acara yang digelar di Surabaya ini menghadirkan para pemain utama, termasuk Arya Saloka, Yasmin Napper, dan Giorgino Abraham, yang berbagi cerita seru seputar proses syuting dan chemistry mereka di lokasi.

Acara yang digelar di salah satu mall  di Surabaya ini adalah apresiasi terhadap antusiasme tinggi pengguna setia WeTV di kota tersebut. Sejak awal acara, ratusan penggemar telah memadati lokasi, menunjukkan semangat dan antusiasme luar biasa untuk bertemu langsung dengan para pemain.

Febriamy Hutapea, Executive Producer dan Country Head WeTV Indonesia, mengatakan WeTV terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas konten hiburan untuk masyarakat Indonesia. “Kami fokus memproduksi konten lokal. Sejak 2019, kami telah memproduksi sekitar 46 judul orisinal lokal. Ini adalah salah satu upaya kami untuk selalu menganalisis tren dan memenuhi ekspektasi penonton,”

Meski demikian, Febriamy menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya berfokus pada tren pasar. Dalam setiap produksinya, WeTV selalu berupaya menyelipkan pesan moral bagi penonton. Dalam serial yang telah memasuki penayangan episode tiga dari total delapan episode ini misalnya, WeTV menyampaikan banyak pesan bermakna tentang menghargai pasangan dan keluarga, perempuan, serta betapa pentingnya mengejar kebahagiaan sendiri.

WeTV Original Balas Dendam Istri yang Tak Dianggap sekaligus juga menandai comeback yang sangat dinantikan dari Arya Saloka. “Ini merupakan pertama kalinya kami menghadirkan Arya Saloka. Memadukan kekuatan Arya Saloka yang fanbasenya sangat besar dari sinetron, serta Yasmin Napper dan Giorgino Abraham yang juga sudah bermain di berbagai film dan series. Mereka adalah kombinasi sempurna untuk menghidupkan karakter di series ini.” pungkasnya.

Saat sesi tanya jawab, para pemain membagikan pengalaman mereka memerankan karakter dalam serial ini. Giorgino Abraham yang memerankan Andreas, sosok suami antagonis mengaku merasa tertantang. “Ini menjadi kesempatan saya untuk memerankan karakter yang jauh dari diri saya aslinya. Senang, karena mustahil saya tiba-tiba di rumah ngamuk-ngamuk. Ini tantangan yang menyenangkan,” ujar Giorgino.

Sementara itu, Yasmin Napper dan Arya Saloka mengatakan mereka sudah melewati fase basa basi sehingga chemistry keduanya terasa sangat natural. “Kita udah ngelewatin fase basa-basi. Jadi, ketika ada adegan yang seharusnya kasar atau konflik, kita mainnya lebih natural karena tidak saling sungkan,” cerita Yasmin.

Mereka bahkan mengaku dalam adegan konflik yang intense, sentuhan atau “sambaran” yang terjadi di layar kadang betulan. “Waktu itu harus benar sakit mungkin. Tapi ya, kami mengontrolnya dengan kesepakatan. Kena, ya pasti kena kesentuh, tapi nggak bener-bener geplak,” timpal Giorgino disambut tawa penonton.

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama  meninggalkan kesan mendalam bagi para penggemar yang hadir. WeTV Original Balas Dendam Istri yang Tak Dianggap dapat disaksikan secara eksklusif di WeTV setiap hari Jumat dan Sabtu pukul 18.00 WIB.

Topan Kembali Menerjang Tiongkok! Topan Matmo Menyebabkan Air Laut Meluap di Banyak Daerah — Ratusan Ribu Warga Dievakuasi (Disertai Beberapa Video)

EtIndonesia. Pada 5 Oktober 2025, topan Matmo memicu peringatan merah pertama tahun ini untuk badai topan di Tiongkok. Di beberapa daerah seperti Wenchang di Hainan dan Yangjiang di Guangdong, air laut meluap hingga membanjiri jalanan dan rumah penduduk, memaksa ratusan ribu warga mengungsi secara darurat.

Pukul 10.00 pagi waktu Beijing, Pusat Meteorologi Nasional Tiongkok kembali mengeluarkan peringatan merah untuk topan dan peringatan oranye untuk hujan deras, memperkirakan bahwa topan Matmo akan mendarat di wilayah pesisir antara Wuchuan (Guangdong) dan Wenchang (Hainan) sekitar tengah hari.

Badan Prakiraan Laut Provinsi Hainan mengeluarkan peringatan gelombang merah (tingkat pertama): diperkirakan dari siang hingga 5 Oktober malam, perairan di timur Semenanjung Leizhou dan timur Pulau Hainan akan mengalami gelombang setinggi 6–10 meter, sementara perairan dekat Wenchang akan dihantam gelombang besar setinggi 4–6 meter.

Video yang beredar di internet menunjukkan angin kencang di Wenchang mencapai kekuatan level 12, dengan angin yang menderu dan pohon kelapa bergoyang hebat hingga hampir patah.

Di kota Puzhen dan daerah pesisir Wenchang, air laut meluap dan menerjang tanggul laut. Air membanjiri jalanan dan rumah warga, dengan ketinggian air yang cepat meningkat hingga menenggelamkan banyak mobil.

Di Teluk Shapa, Yangjiang, Guangdong, kondisi serupa juga terjadi: air laut meluap ke daratan, menenggelamkan jalan-jalan. Warga yang tinggal di dekat pantai dievakuasi secara darurat.

Beberapa video menunjukkan gelombang besar di sepanjang pesisir Yangjiang, bahkan ada kapal nelayan yang terbalik akibat hempasan ombak. Di tepi pantai, para nelayan terdengar berteriak, “Habis sudah, habis sudah!”

Netizen berkomentar:

  • “Airnya dalam sekali.”
  • “Sekarang yang paling penting, lihat apakah tanggul penahan air bisa menahan tekanan atau tidak.”
    Ada juga yang berkata, “Baru saja lolos dari topan Ragasa , sekarang datang Matmo — benar-benar pepatah ‘lewat tanggal satu, tak bisa hindari tanggal lima belas.’”

Prakiraan angin menunjukkan bahwa dari  5 Oktober pukul 14.00 hingga  6 Oktober pukul 14.00, kecepatan angin di Semenanjung Leizhou, pesisir Guangxi, serta timur dan utara Pulau Hainan dapat mencapai level 15–16.

Sejak 5 Oktober, seluruh layanan kereta di Pulau Hainan dihentikan, dan sejak 4 Oktober pukul 23.00, semua penerbangan di Bandara Meilan Haikou dibatalkan. Kota Wenchang menerapkan langkah darurat “lima penghentian satu penutupan”, yaitu: menghentikan sekolah, pekerjaan, kegiatan usaha, transportasi, pelayaran, serta menutup tempat wisata.

Kota Zhanjiang di Guangdong juga menerapkan kebijakan “lima penghentian” secara bertahap di seluruh wilayah, dengan lebih dari 150.000 warga pesisir telah dievakuasi.

Sumber : NTDTV.com

(UPDATE) Runtuhnya Mushola Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, 104 Selamat, 14 Orang Hilang, 49 Orang Meninggal dunia

EtIndonesia.– Satu unit breaker excavator penghancur beton dan dua bucket excavator berbagi tugas membersihkan puing material robohnya gedung musala pondok pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, hingga Minggu (5/10/2025) malam. 

“Tujuannya masih sama, mengangkat dan membersihkan semua puing reruntuhan agar memudahkan tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue-SAR) menemukan jenazah para korban,” ujar Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam rilisnya. 

Sedikit demi sedikit, upaya itu membuahkan hasil. Pembersihan puing material telah mencapai 80 persen dan jenazah korban semakin banyak ditemukan.

Dari hasil pendataan sementara  Minggu (5/10) sejak pukul 00.00 WIB sampai pukul 23.30 WIB, sebanyak 24 jenazah telah ditemukan, termasuk empat potongan tubuh manusia. Data ini menambah akumulasi data korban meninggal dunia menjadi 49 orang, sedangkan jumlah bagian tubuh yang ditemukan menjadi lima potongan. Seluruh jenazah dan bagian tubuh itu telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Surabaya untuk diidentifikasi.

TIM SAR Evakuasi jenazah ambruknya musala pondok pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Dok BASARNAS)

Berdasarkan temuan jenazah di atas, jumlah korban dalam pencarian pun menyusut menjadi 14 orang. Sedangkan jumlah yang telah ditemukan dalam kondisi selamat ada sebanyak 104 orang, di mana sebanyak 6 masih dalam perawatan secara intensif, 97 orang sudah selesai perawatan dan satu orang kembali ke rumah tanpa perawatan.

Pembersihan Puing Temui Kendala

Setelah material mulai banyak yang terangkat, tim SAR gabungan kemudian dihadapkan pada satu kendala. Ada bagian reruntuhan bangunan yang terhubung dengan gedung lama di sebelahnya. Posisinya berada di selatan gedung utama yang telah roboh. Otomatis, tim harus mengatur strategi baru dan penanganan khusus sebagai pemecahan solusi.

TIM SAR Evakuasi jenazah ambruknya musala pondok pesantren Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Dok BASARNAS)

Tim SAR gabungan tidak mau gegabah mengambil keputusan tanpa perhitungan, apalagi kondisi bangunan lama terlihat miring. Apabila dipaksakan, maka dikhawatirkan dapat merusak atau justru memicu robohnya gedung di sebelahnya. Jika itu terjadi, maka akan ada pekerjaan baru yang lebih berat.

Konsultan ahli dari Institut Teknologi Surabaya (ITS) pun didatangkan untuk memberikan rekomendasi. Hasilnya, tim diharuskan membuat penahan gedung lama yang masih berdiri agar selama proses cutting dapat dilakukan tanpa merusak apapun.

Fokus Tetap Pada Operasi SAR

Di tengah kendala yang dihadapi, fokus utama tim SAR adalah tetap melanjutkan pembersihan material yang sudah runtuh di sektor selatan. Tujuannya adalah memaksimalkan penemuan jenazah maupun potongan tubuh lainnya, sampai benar-benar dapat dipastikan semuanya sudah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.

Setelah semua itu berhasil dilakukan, maka langkah terakhir adalah memotong bagian yang terhubung dengan gedung lainnya. Segenap tim di lapangan terus berupaya semaksimal mungkin agar operasi SAR dan pembersihan dapat berjalan tanpa menimbulkan masalah baru.

Tim SAR gabungan yang bertugas selama 24 jam secara bergantian telah mendapatkan dukungan ketahanan fisik dan stamina selama melaksanakan misi kemanusiaan. Diharapkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dalam tempo sesingkat-singkatnya. (asr)

[UPDATE] Masa Pencarian Memasuki Hari ke-7, 40 Jenazah Ditemukan di Reruntuhan Ambruknya Mushola Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

EtIndonesia– Sudah 40 jenazah ditemukan dari puing-puing reruntuhan musala Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, hingga Minggu (5/10/2025) pukul 18.00 WIB. Alat berat mulai dari pemecah beton hingga eskavator terus mengais puing bangunan empat lantai yang ambruk itu, hingga akhirnya satu per satu jasad ditemukan.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari merilis bahwa Tim SAR gabungan pun bergerak cepat. Dengan peralatan lengkap mulai Alat Pelindung Diri (APD), helm, kacamata khusus SAR, sarung tangan dan sepatu boots, mereka menerobos puing demi mengevakuasi jenazah yang telah tertimbun material selama tujuh hari.

“Setelah ditemukan, jasad-jasad itu kemudian dimasukkan ke dalam kantong khusus jenazah, disemprot disinfektan lalu dibawa menuju ambulance dan dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diidentifikasi,” jelasnya dalam siaran pers.

TIM SAR bekerja selama 24 jam. Terbaru 40 jenazah ditemukan dari puing-puing reruntuhan musala Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, hingga Minggu (5/10/2025) pukul 18.00 WIB – (Basarnas)

Seiring dengan semakin terbukanya akses di lokasi terdampak, tim SAR gabungan kian sering menemukan korban yang meninggal dunia. Setiap temuan menjadi langkah berarti dalam proses pencarian, sekaligus membawa jawaban bagi keluarga dan wali santri yang selama ini menanti kepastian. Di tengah duka yang mendalam, upaya kemanusiaan terus dilakukan dengan penuh kesungguhan dan empati.

TIM SAR bekerja selama 24 jam. Terbaru 40 jenazah ditemukan dari puing-puing reruntuhan musala Al Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, hingga Minggu (5/10/2025) pukul 18.00 WIB – (Basarnas)

Data pencarian korban pun terus berkembang. Hari ini, Minggu (5/10) sejak pukul 00.30 WIB hingga 18.00 WIB, sudah ada 15 jenazah yang ditemukan. Hal itu yang kemudian menambah jumlah korban meninggal dunia menjadi 40 orang.

Penemuan jenazah per Minggu paling banyak apabila dibandingkan hari-hari sebelumnya. Jika dirinci, pada Rabu (1/10) ditemukan sebanyak 3 jenazah, hari berikutnya Kamis (2/10) hanya 2 jenazah, kemudian Jumat (3/10) ada 9 jenazah, Sabtu (4/10) ditemukan 11 jenazah dan Minggu (5/10) sampai pukul 18.00 WIB sudah 15 jenazah ditemukan.

Data tersebut menandakan bahwa kinerja seluruh tim SAR gabungan semakin membuahkan hasil yang lebih baik, seiring dengan material tumpukan beton yang berangsur dapat disingkirkan.

Empat Potongan Bagian Tubuh Juga Ditemukan

Selain jenazah dalam kondisi utuh, tim SAR gabungan juga mendapatkan empat potongan bagian tubuh manusia. Empat potongan tubuh itu belum dapat dikonfirmasi sebagai tambahan jumlah temuan jenazah, termasuk apakah temuan itu merupakan dari satu tubuh yang sama. Proses identifikasi dengan berbagai indikator harus dilakukan demi keabsahan sesuai prosedur yang ditetapkan oleh pihak Disaster Victim Identification (DVI).

Penemuan jenazah untuk ke sekian kalinya itu sekaligus mengurangi jumlah angka korban dalam pencarian menjadi 23 orang. Data ini didapatkan dari daftar absensi yang dikeluarkan pihak pondok pesantren. Kendati demikian, jumlah angka tersebut sejatinya belum sepenuhnya dapat dijadikan sebagai data yang dapat divalidasi secara utuh, sebab ada beberapa kasus di mana salah satu santri tidak melaporkan kehadirannya kepada pengurus namun dihitung sebagai data korban hilang.

Kendati demikian, tim SAR gabungan tetap melanjutkan operasi pencarian sampai dipastikan sudah tidak ada jenazah atau potongan tubuh yang tersisa di lokasi kejadian.

Masa Pencarian Sudah Memasuki Tujuh Hari

Hari ini, menjadi hari ketujuh jika dihitung sejak hari kejadian atau Senin (29/9). Dalam standar prosedur pencarian dan pertolongan yang ditetapkan dalam operasi SAR atas insiden ini, telah ditentukan periode pencarian dan pertolongan dalam tenggat waktu selama tujuh hari. Operasi SAR terus dievakuasi dari hasil capaian kinerja, target dan sasaran serta kondisi lapangan termasuk berbagai pertimbangan lain dari segala aspek. 

Sejak dipastikan bahwa tidak ada tanda-tanda kehidupan pada hari keempat, proses SAR telah difokuskan untuk mengevakuasi jenazah sampai selesai. Artinya, operasi ini masih tetap dilanjutkan selama lebih dari tujuh hari hingga dapat dipastikan lagi tidak ada tanda-tanda keberadaan jenazah maupun potongan tubuh manusia.

Saat siaran pers ini disusun dari lokasi kejadian, mesin alat berat terus menderu, personel SAR gabungan bersiaga, termasuk mobil-mobil ambulance yang terus setia menanti untuk melayani. Dengan kata lain, besar kemungkinan data laporan jumlah korban akan terus berkembang.

Segenap unsur dari pemerintah pusat seperti BNPB, Basarnas, Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan barisan para relawan terus berjuang selama 24 jam. Semua hadir bukan semata menjalankan tugas, tetapi sebagai wujud nyata kepedulian dan kemanusiaan, dari manusia untuk manusia. (asr)

Menguak Cobaan dan Makna di Balik Misteri Angka 40

Dalam berbagai tradisi budaya di seluruh dunia, angka 40 mengingatkan kita bahwa penempaan atau cobaan serta pembaruan selalu berjalan beriringan.

James Sale

Beberapa angka memiliki makna yang luar biasa kuat dalam cara umat manusia menceritakan kisahnya. Di antara semuanya, angka 40 menonjol sebagai salah satu yang paling berpengaruh. 

Berulang kali, dalam Kitab Suci, tradisi, cerita rakyat, hingga kehidupan modern, angka 40 selalu menandai masa ujian, perubahan, dan pembaruan. Ia melambangkan masa penantian, penempaan, serta peralihan. Angka ini cukup panjang untuk mengubah seseorang, tetapi cukup terbatas agar mereka yang bertahan dapat selamat melewatinya.

Dalam Al-kitab banyak  contoh serupa. Banjir pada masa Nuh berlangsung 40 hari 40 malam, membersihkan dunia yang rusak agar perjanjian baru dapat dimulai. Musa berpuasa selama 40 hari di Gunung Sinai sebelum menerima hukum Tuhan, lalu kembali berpuasa 40 hari untuk memohon ampun setelah bangsa Israel berbuat dosa. Kaum Israel pun mengembara 40 tahun di padang gurun, hingga generasi yang tidak setia lenyap dan generasi baru yang diperbarui dapat memasuki Tanah Terjanji. Begitu juga Elia berada di titik terendah dan hampir menyerah, ia dikuatkan oleh makanan dari surga dan berjalan 40 hari 40 malam menuju Gunung Horeb, tempat ia menerima penugasan baru.

“Noah dan Bahteranya,” karya Charles Wilson Peale (1819). Banjir besar berlangsung selama 40 hari. Domain Publik/Wikimedia Commons.

Pola ini berlanjut hingga ke Perjanjian Baru. Yesus sendiri berpuasa 40 hari di padang gurun, menolak godaan dan mempersiapkan pelayanan-Nya. Setelah kebangkitan, Ia menampakkan diri kepada murid-murid selama 40 hari sebelum naik ke surga, mengajar dan menugaskan mereka untuk masa depan. Dalam semua kasus, angka 40 menjadi jembatan antara dua keadaan: antara kerusakan dan perjanjian, keputusasaan dan panggilan, godaan dan kemenangan, kebangkitan dan misi. Ia merupakan ruang peralihan—masa transisi—yang menuntun menuju sesuatu yang benar-benar baru dan tak terduga.


Makna di Balik Angka 40

Mengapa 40? Jawabannya bersifat praktis sekaligus simbolis. Angka ini adalah hasil perkalian empat kali sepuluh. Empat melambangkan kelengkapan dunia (empat arah mata angin, empat penjuru bumi), sedangkan sepuluh melambangkan hukum dan ketertiban (Sepuluh Perintah Allah). Menjalani 40 hari berarti menjalani ukuran penuh dari ujian di dalam tatanan ciptaan di bawah pengawasan Ilahi.

Bahkan dalam Alkitab, hukuman pun diatur oleh logika ini. Jumlah cambukan maksimum menurut Hukum Musa adalah 40—penghakiman yang dibatasi oleh belas kasih. Dalam Yahudi, air untuk ritual pemandian penyucian harus mengandung minimal 40 se’ah (satuan ukuran). Tradisi rabinik juga menyebut 40 hari sebagai titik ketika embrio menjadi bentuk kehidupan yang utuh.

Dalam dunia sekuler pun, gema angka ini masih terdengar. Kata “karantina” berasal dari bahasa Italia quaranta giorni—berarti “empat puluh hari,” yakni masa kapal harus diisolasi selama wabah sebelum diizinkan kembali ke pelabuhan. Kehamilan manusia, dari pembuahan hingga kelahiran, berlangsung sekitar 40 minggu—masa pertumbuhan tersembunyi sebelum kehidupan baru dimulai. Banyak budaya juga mengenal masa 40 hari pemulihan pasca melahirkan (kadang disebut bulan emas), untuk memulihkan tubuh ibu dan mempererat ikatan keluarga.

Berulang kali, angka 40 muncul sebagai lambang masa ujian, penyucian, dan peralihan. Ia adalah rentang waktu yang menguji apakah kita siap menghadapi tahap berikutnya—cukup lama untuk menyingkap ilusi, tetapi tidak tanpa akhir. Angka 40 membawa janji bahwa pembaruan selalu mungkin terjadi.


Angka 40 dalam Seni dan Budaya

Dalam kisah rakyat, angka ini juga muncul, misalnya dalam kisah terkenal “Ali Baba dan Empat Puluh Penyamun.” Mengapa 40? Karena angka ini menggambarkan banyaknya tantangan dan ancaman—ujian terhadap keberanian dan kecerdikan. Ali Baba tidak berhadapan dengan segelintir penjahat, melainkan dengan simbol bahaya yang utuh, diwujudkan dalam angka 40. Angka ini menjadi lambang ujian yang menuntut kecerdasan dan ketahanan.

Ilustrasi “Empat Puluh Penyamun,” tahun 1945, karya Albert Robida untuk kisah “Ali Baba dan Empat Puluh Penyamun.” Domain Publik.

Dalam budaya modern, kita mengenal pepatah “hidup dimulai pada usia 40.” Ungkapan ini mengakui bahwa 40 adalah titik balik—masa ketika energi muda berganti dengan kematangan dan kebijaksanaan. Bagi orang dahulu, 40 adalah masa ujian sebelum pembaruan; kini, kita melihatnya sebagai waktu untuk memulai babak baru dengan lebih mantap dan berpengalaman.

Tokoh-tokoh terkenal juga memainkan simbolisme ini. Winston Churchill pernah berkata secara jenaka, “Jika pada usia 20 kamu bukan liberal, kamu tak punya hati. Jika pada usia 40 kamu belum jadi konservatif, kamu tak punya otak.” Entah benar-benar diucapkan olehnya atau tidak, kutipan itu mencerminkan pandangan umum bahwa usia 40 melambangkan kedewasaan dan kebijaksanaan.

Demikian pula, Bob Hope pernah berseloroh, “Dia bilang usianya hampir 40, dan aku penasaran—dari arah mana dia mendekat?” Victor Hugo menulis, “Usia 40 adalah masa tua dari masa muda; usia 50 adalah masa muda dari masa tua.” Sementara Mae West berujar tajam, “Wajah pria di usia 40 menunjukkan karakternya lebih jelas daripada di usia 20—karena ia telah lebih lama menanggung penderitaan.” Semua ungkapan ini menegaskan satu hal: usia 40 menandai peralihan dari masa ujian menuju identitas yang matang.

Bahkan dalam dunia sains dan industri, angka 40 memiliki kisahnya. Produk pelumas terkenal WD-40 diberi nama demikian karena sang penemu, Iver Norman Lawson, baru berhasil menemukan formula yang tepat setelah percobaan ke-40. Keberhasilan yang datang setelah berulang kali gagal—sebuah perumpamaan modern yang sempurna tentang arti ketekunan dan terobosan yang dilambangkan angka 40.

Sejarah juga menggaungkan makna serupa. Setelah Perang Saudara Amerika, Jenderal William T. Sherman berjanji untuk membagikan tanah kepada para mantan budak dengan jatah “40 acre dan seekor bagal.” Walaupun janji itu sebagian besar tidak terpenuhi, ungkapan tersebut tetap hidup dalam ingatan dan kemudian diabadikan oleh sutradara Spike Lee melalui nama perusahaan produksinya. Sekali lagi, angka 40 muncul sebagai simbol harapan, keadilan, dan awal baru setelah penderitaan dan perbudakan.


Refleksi dan Makna Universal

Kemunculan angka 40 dalam berbagai konteks—agama, budaya, sejarah, bahkan dunia modern—menunjukkan bahwa angka ini memiliki tempat khusus dalam kesadaran manusia. Ia adalah angka ambang batas, cukup lama untuk menguji seseorang, namun tetap memberikan harapan di ujung jalan.

Bahkan penelitian modern menemukan bahwa 40 hari merupakan durasi yang efektif untuk membentuk kebiasaan baru, meninggalkan kebiasaan buruk, atau memulai gaya hidup sehat. Program “detoks digital” pun sering menggunakan pola 40 hari, karena cukup panjang untuk mengubah pola pikir tanpa terasa terlalu berat.

Pada akhirnya, angka 40 mengingatkan kita bahwa masa sulit tidak berlangsung selamanya. Ia menjadi batas antara penderitaan dan kebangkitan, antara ujian dan perubahan diri. Baik dalam ajaran agama, kisah rakyat, maupun ungkapan sehari-hari, angka 40 selalu membawa pesan yang sama: setiap ujian memiliki akhir, dan di ujungnya selalu ada kesempatan untuk memulai kembali.


Tentang Penulis:

 James Sale telah menerbitkan lebih dari 50 buku, termasuk karya terbarunya “Gods, Heroes and Us” (The Bruges Group, 2025). Ia pernah dinominasikan untuk Penghargaan Puisi Pushcart Prize 2022, dan memenangkan kompetisi tahunan The Society of Classical Poets 2017, tampil di New York pada 2019. Koleksi puisinya yang terbaru berjudul “DoorWay.” Untuk informasi lebih lanjut tentang penulis dan proyek Dante-nya, kunjungi EnglishCantos.home.blog.

Laporan Baru WOIPFG: Banyak Bayi dan Balita Jadi Sasaran Pengambilan Organ Hidup oleh PKT

 Organisasi World Organization to Investigate the Persecution of Falun Gong (WOIPFG, atau “Organisasi Dunia untuk Menyelidiki Penganiayaan terhadap Falun Gong”) baru-baru ini merilis laporan penyelidikan terbaru yang mengungkap praktik pengambilan organ hidup secara besar-besaran terhadap bayi dan balita oleh rezim PKT , serta mengungkap jaringan industri di balik transplantasi organ tersebut. 

EtIndonesia. Laporan WOIPFG, kejahatan pengambilan organ hidup dari bayi, balita, dan bayi prematur di Tiongkok terus meningkat. Kasus termuda yang terkonfirmasi adalah seorang bayi berusia hanya 40 hari yang ginjalnya diambil secara paksa. 

Sumber donor tidak hanya berasal dari anak-anak praktisi Falun Gong, tetapi juga mencakup bayi dari program surrogate (ibu pengganti) luar negeri, pembuatan bayi secara terarah dengan pemaksaan kelahiran prematur, serta perdagangan bayi lintas negara.”

 “(Pengambilan organ hidup dari bayi dan balita) mulai terjadi secara besar-besaran sejak tahun 2017. Bagaimana cara ‘penentuan terarah’ itu dilakukan? Mereka terlebih dahulu memilih perempuan muda yang sehat, lalu menggunakan sperma dari pasien penerima organ atau orang yang memiliki hubungan darah dengannya untuk melakukan pembuahan buatan (inseminasi buatan). Dengan demikian, organ bayi yang lahir memiliki hubungan darah langsung dengan penerima organ, sehingga tidak terjadi penolakan organ setelah transplantasi,” ujar Ketua WOIPFG, Wang Zhiyuan dilaporkan Sabtu (4/10/2025). 

Wang Zhiyuan (NTD)

Wang Zhiyuan menegaskan bahwa bila kejahatan ini tidak segera dihentikan, maka perdagangan bayi dan balita akan semakin memburuk, dan kasus hilangnya perempuan serta anak-anak akan terus meningkat.

Ia menambahkan:  “Dalam dunia transplantasi organ, tingkat keberhasilan transplantasi organ bayi sangat tinggi. Organ bayi memiliki kemampuan regenerasi yang luar biasa, dan risiko penolakan organ dari donor berbeda (allograft) sangat rendah. Dari sudut pandang medis, hal ini sangat menggoda dan menarik bagi mereka yang ingin mendapatkan organ.”

Wang juga mengimbau masyarakat Tiongkok untuk tidak mengizinkan anak-anak mereka menjalani tes darah di taman kanak-kanak atau sekolah, agar tidak menjadi target pengambilan organ.

Ia mengungkapkan:  “(Pejabat tinggi Partai Komunis Tiongkok) menggunakan pembuahan buatan untuk menciptakan bayi yang secara genetik memiliki hubungan darah langsung dengan mereka. Meskipun mungkin bayi itu secara teknis adalah ‘anak’ atau ‘cucunya’, mereka sudah tidak peduli dengan etika atau moralitas. Bagi mereka, yang penting hanyalah bahwa organ itu cocok dengan tubuh mereka, agar mereka bisa memperpanjang umur.”

Di akhir pernyataannya, Wang Zhiyuan menyerukan masyarakat untuk berani mengungkapkan kejahatan pengambilan organ hidup ini, dan menyediakan informasi atau petunjuk kepada WOIPFG demi membantu penyelidikan lebih lanjut. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

Gelombang Unjuk Rasa Anti-Komunis di Korsel : Protes terhadap Kebijakan Bebas Visa bagi Wisatawan Tiongkok

EtIndonesia. Sejak akhir September, Korea Selatan dilanda gelombang demonstrasi anti-Komunis, dengan puncaknya pada Jumat (3 Oktober), ketika puluhan ribu orang berunjuk rasa di Seoul. Massa membawa spanduk bertuliskan “CCP Out” dan “China Out” untuk memprotes keputusan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung, yang mulai 1 Oktober membuka kebijakan bebas visa selama maksimal 15 hari bagi wisatawan asal Tiongkok, berlaku hingga akhir Juni tahun depan.

Namun pada 2 Oktober, Lee memerintahkan penertiban terhadap aksi-aksi demonstrasi tersebut, dengan alasan bahwa “ujaran kebencian dapat merusak martabat bangsa Korea”, yang justru memicu gelombang kemarahan publik.

Pada Jumat, 3 Oktober, kelompok konservatif “Universitas Kebebasan” (자유대학) menggelar pawai anti-Komunis di pusat kota Seoul, menentang kebijakan bebas visa untuk turis Tiongkok yang diterapkan oleh Presiden Lee Jae-myung.

Warga Korea:  “Marilah kita saling memberi penghormatan dan tepuk tangan satu sama lain!”

Semangat massa yang begitu tinggi ini mencerminkan kemarahan terhadap kebijakan Lee Jae-myung yang dianggap pro-Beijing dan pro-Komunis.

Anchor berita SBS Korea (September 2025):  “Di Myeongdong, kawasan wisata populer di Seoul, aksi demonstrasi anti-Komunis terus berlangsung. Namun baru-baru ini, beredar kabar bahwa beberapa pelaku usaha di wilayah tersebut meminta agar aksi seperti itu dilarang.”

Namun, menurut laporan Yonhap News pada 2 Oktober, Lee Jae-myung menyerukan tindakan keras terhadap demonstrasi anti-Komunis dan secara khusus menargetkan unjuk rasa yang dianggap berisi sentimen anti-asing.

Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung (2 Oktober 2025):  “Dalam situasi di mana kita seharusnya berterima kasih, menyemangati, dan menyambut mereka (rombongan wisatawan Tiongkok), bagaimana bisa masih ada ujaran kebencian, sikap bermusuhan, penghinaan, dan tindakan tidak sopan? Apakah itu pantas?”

Sebelumnya, pada 28 September, kelompok-kelompok masyarakat sipil sayap kanan sudah mengadakan demonstrasi anti-Komunis, membawa bendera Korea Selatan dan Amerika Serikat, serta spanduk bertuliskan “Hancurkan PKT” (CCP OUT, CHINA OUT).

Warga Korea:

 “Diktator Lee Jae-myung!”
“CHINA OUT!”

Bahkan pada 21 September, sekitar 70.000 orang telah berkumpul di Stasiun Daegu, menuduh Presiden Lee Jae-myung sedang mendekatkan diri pada komunisme. Ketidakpuasan masyarakat Korea Selatan terus meningkat, dengan tuntutan agar Lee Jae-myung mundur dari jabatannya.

Laporan gabungan dari NTD Asia Pasifik oleh Jin Yan, Chen Huimo, dan Ning Yuxiang, Seoul, Korea Selatan.