Irena Surosoputra: Merajut Warisan Cokelat Indonesia dengan Cokelatin Signature

Di panggung industri cokelat global, Indonesia dikenal sebagai penghasil biji kakao terbesar ketiga di dunia. Namun, ironisnya, nama bangsa ini hampir tak pernah disebut sebagai produsen cokelat premium. Dari keresahan inilah, Irena Surosoputra, sang pemilik, menggagas sebuah visi besar: mendirikan PT Anugerah Cokelat Indonesia atau yang kita kenal dengan brand Cokelatin Signature pada tahun 2016.

“Indonesia pernah menjadi negara penghasil kakao ke 3 terbesar di dunia, produk olahan cokelatnya tidak pernah benar-benar dikenal atau diakui di panggung global. Selama ini, biji kakao Indonesia lebih banyak dijual mentah ke luar negeri, sementara nilai tambah dan reputasi cokelat premium justru diambil oleh negara lain. Dari situlah, pada tahun 2016, kami memulai langkah menghadirkan Cokelatin Signature.” Jelas Irena Surosoputro kepada The Epoch Times

Bermula dari misi sosial yang kuat, Irena tidak hanya ingin menciptakan bisnis, tetapi juga legacy. Cokelatin Signature lahir untuk memberdayakan petani lokal, menciptakan ekonomi sirkular, dan yang paling utama, membawa citra cokelat Indonesia ke kancah internasional. Bagi Irena, cokelat bukan sekadar komoditas, melainkan sebuah cerita tentang warisan dan dampak. Moto hidupnya, “Chocolate with Legacy, Impact with Purpose,” (kesuksesan bukan hanya soal angka atau popularitas, tetapi bagaimana usaha ini bisa memberi manfaat nyata terutama bagi petani, komunitas, dan juga citra Indonesia di mata dunia), menjadi DNA dalam setiap langkah perusahaannya.

” Sejak awal, brand kami mengusung misi sosial: memberdayakan petani, menciptakan circular economy, dan membawa cokelat Indonesia ke pasar global.”

Cokelatin Signature bukan sekadar brand cokelat biasa. Mereka adalah pelopor lokal pertama yang berani menggunakan biji kakao langka Java Criollo sebagai produk unggulannya. Hanya 5% dari total kakao dunia yang termasuk varietas Criollo, yang dikenal dengan rasa halus, rendah kepahitan, dan kaya antioksidan. Keberanian ini menjadi diferensiasi utama yang mengantarkan produknya ke gerai-gerai premium seperti Grand Hyatt Jakarta, Pullman Jakarta Thamrin, dan DoubleTree by Hilton.

Proses produksinya menjaga integritas dari hulu ke hilir. Biji kakao dipetik dari kebun di Sulawesi Selatan dan Jawa Timur, lalu diproses dengan standar ketat menjadi bubuk cokelat premium, sebelum akhirnya dikemas sebagai minuman cokelat siap seduh yang memikat.

Strategi pemasaran Cokelatin Signature dibangun melalui kualitas premium, storytelling yang autentik, dan komitmen pada keberlanjutan. Produknya telah menjangkau pasar baik B2C melalui e-commerce dan retail, maupun B2B melalui kerja sama dengan hotel, kafe, dan corporate hamper.

Kendala terbesarnya adalah mengedukasi pasar tentang nilai cokelat Indonesia yang selama ini hanya dipandang sebagai pemasok bahan mentah. Namun, Irena dan tim terus berkolaborasi dengan petani, Puslitkoka, berbagai instansi dan kementerian serta Retail dan Horeca untuk mengubah narasi tersebut.

Ke depan, Cokelatin Signature tidak berhenti berekspansi. Targetnya adalah go international sambil tetap konsisten pada membawa nilai keberlanjutan dan  pemberdayaan lokal serta perluasan dampak social, baik melalui proyek rehabilitasi kakao maupun program CSR. Melalui Cokelatin Signature, Irena Surosoputra membuktikan bahwa cokelat Indonesia punya cerita, punya kualitas, dan yang terpenting—punya hati.

Criollo: Sang “Raja” di Dunia Kakao

Biji kakao secara umum diklasifikasikan menjadi tiga varietas utama: Forastero, Trinitario, dan yang paling elit adalah Criollo.

Criollo, yang dalam bahasa Spanyol berarti “pribumi”, sering dijuluki sebagai “The Prince of Cacao” atau “Raja Kakao”. Julukan ini tidak berlebihan, mengingat karakteristiknya yang luar biasa:

Rasa yang Lembut dan Kompleks: Criollo memiliki rasa yang tidak terlalu pahit dan kurang astringen dibandingkan varietas lainnya. Ia menawarkan profil rasa yang halus, elegan, dan bernuansa, seringkali dengan notas kacang, buah-buahan merah, karamel, dan rempah-rempah.

Kulit Biji yang Tipis dan Aroma yang Khas: Criollo memiliki kulit biji yang tipis dan warna biji yang lebih terang, membuatnya lebih rentan terhadap hama dan penyakit.

Kelangkaan dan Nilai Tinggi: Karena kerentanannya, Criollo sangat sulit dibudidayakan dan hasil panennya sangat rendah. Diperkirakan hanya 1-5% dari total produksi kakao dunia yang merupakan varietas Criollo murni. Kelangkaan inilah yang menjadikannya sangat berharga.

Mengapa Cokelat Criollo Signature Begitu Istimewa?

Ketika seorang chocolatier atau produsen bean-to-bar memilih untuk membuat cokelat signature dari biji Criollo, mereka sedang menciptakan sebuah mahakarya. Cokelat ini bukan untuk dinikmati dalam jumlah banyak, tetapi untuk di-savor dan dihargai setiap gigitannya.

Pengalaman Rasa yang Unik: Cokelat Criollo signature akan memberikan ledakan rasa yang halus dan berlapis di lidah. Rasa pahit yang biasa diasosiasikan dengan cokelat dark hampir tidak ada, digantikan oleh kompleksitas rasa yang mengagumkan.

Penghargaan terhadap Budidaya: Dengan membeli cokelat signature Criollo, kita juga mendukung para petani yang dengan susah payah mempertahankan budidaya varietas langka ini, seringkali dengan metode organik dan berkelanjutan.

Karya Seni yang Dapat Dimakan: Setiap batang cokelat Criollo signature adalah hasil dari rantai pasokan yang penuh perhatian, mulai dari fermentasi dan pengeringan biji yang tepat, hingga proses sangrai dan conching yang dilakukan dengan presisi untuk mengeluarkan potensi rasa terbaiknya.

Mulcindo Perkuat Pasar di Pameran Nasional, Tawarkan Solusi Baja Ringan Berkualitas dan Inovatif

0

Surabaya – PT Multi Colour Indah Indonesia (Mulcindo), salah satu pelaku industri manufaktur baja ringan terkemuka di Indonesia, terus memperkuat posisinya dengan berpartisipasi dalam dua pameran industri dan bahan bangunan terbesar di tanah air. Keikutsertaan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menjawab tantangan kebutuhan material bangunan yang semakin efisien, ringan, dan tahan lama.

Mulcindo hadir dalam pameran di Jakarta Convention Center pada 10–13 September 2024, dan dilanjutkan di Grand City Convex Surabaya pada 17–21 September 2024. Melalui pameran ini, perusahaan memamerkan beragam produk inovatif dan teknologi ramah lingkungan, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan mitra strategis dan pelanggan potensial.

Direktur Mulcindo, Suwirja Dinata, menegaskan bahwa keikutsertaan dalam pameran ini tidak hanya bertujuan untuk memperluas jaringan, tetapi juga mendekatkan diri dengan berbagai pihak terkait guna mendukung ekspansi dan pencapaian target perusahaan.

“Kami tidak hanya menjual baja ringan, tapi juga menjual kepercayaan. Setiap lembar produk yang keluar dari pabrik kami telah melalui proses pengawasan mutu yang ketat,” ujar Suwirja.

Dengan kapasitas produksi yang terus ditingkatkan dan dukungan teknologi modern, Mulcindo telah menjadi mitra penting bagi berbagai proyek infrastruktur di Indonesia. Produk-produk unggulan perusahaan antara lain Guard Rail (pengaman jalan), Tiang PJU (Penerangan Jalan Umum), Grating Laba-Laba, Floordeck, Seng Gelombang, Welded Beam, Roadbar, serta jasa slitter dan sewa gudang.

Salah satu produk andalan yang mulai banyak dilirik pasar adalah Grating Laba-Laba. Meski tergolong baru, produk ini telah menunjukkan daya saing yang tinggi berkat kualitas dan inovasinya.

Sebagai perusahaan yang telah berdiri sejak 1980, Mulcindo tidak hanya mempertahankan lini bisnis lamanya seperti baja ringan, tetapi juga terus melakukan diversifikasi produk untuk memenuhi spesifikasi proyek-proyek modern. Perusahaan juga aktif berinvestasi dalam lini produksi otomatis dan pelatihan tenaga kerja secara berkelanjutan.

“Kami sadar bahwa industri saat ini tidak bisa lagi hanya mengejar kuantitas, tapi juga harus bertanggung jawab secara ekologis. Dari berbagai macam produk untuk berbagai macam kebutuhan, kami memiliki ratusan produk baja ringan,” tambah Suwirja.

Selama pameran, Mulcindo menawarkan promo terbaik bagi pelanggan setia dan calon mitra. Keikutsertaan Mulcindo dalam pameran ini diharapkan dapat memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi material bangunan yang andal dan berkelanjutan di Indonesia.

Gelombang Penutupan Taman Kanak-Kanak di Tiongkok, Jutaan Guru Kehilangan Pekerjaan

EtIndonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, tingkat pernikahan dan angka kelahiran di Tiongkok terus menurun, menyebabkan jumlah bayi baru lahir anjlok drastis. Akibatnya, banyak taman kanak-kanak tidak mendapat murid baru dan muncul gelombang penutupan massal. Dari 2024 hingga 2025, lebih dari 50.000 TK ditutup, dan jutaan guru Taman Kanak-kanak kehilangan pekerjaan.

Seorang kepala TK yang sudah tutup mengungkapkan, meski kebijakan tiga anak telah lama diberlakukan, karena ekonomi yang terus memburuk, meningkatnya pengangguran, serta pemotongan gaji dan PHK yang meluas, banyak orang tidak mampu menikah apalagi memiliki anak. Hal ini membuat jumlah kelahiran merosot tajam, dan TK di seluruh negeri sepi murid hingga terpaksa gulung tikar.

 “Sekarang banyak TK tutup. Jumlah anak sangat sedikit, TK negeri saja tidak bisa mendapatkan murid. Banyak anak muda tidak menikah dan tidak punya anak, tak ada jalan lain. Sewa gedung juga naik banyak, jadi akhirnya kami memutuskan berhenti. Apalagi tahun ini persaingan gila-gilaan, uang susah dicari, semua orang berat hidupnya,” ujar mantan kepala TK di Gansu, Nyonya Wang. 

Banyak TK yang sudah bertahan 10–20 tahun, bahkan berhasil melewati tiga tahun lockdown pandemi, kini tetap harus menutup usaha karena tidak dapat murid baru.

Mantan kepala TK di Shanghai, Nyonya Zhang, mengatakan TK yang ia dirikan rugi hingga beberapa juta yuan dalam beberapa tahun terakhir. Karena tak sanggup lagi menanggung kerugian, ia terpaksa keluar dari industri ini dengan penuh penyesalan.

 “Begitu buka mata setiap hari, yang ada hanya pengeluaran—gaji pegawai, sewa, biaya pengelolaan properti. Biaya harian sekitar 4.000–5.000 yuan. Rambut saya rontok segenggam tiap kali keramas. Malam-malam susah tidur karena pusing… akhirnya habis-habisan, September lalu saya alihkan TK itu,” katanya. 

Data publik menunjukkan, dalam beberapa tahun terakhir, jumlah kelahiran di Tiongkok turun tajam. Pada 2024, jumlah TK di seluruh negeri tinggal 253.300, berkurang 21.100 dibanding tahun sebelumnya. Pada 2025, Kementerian Pendidikan memperkirakan 30.000 TK akan tutup lagi, dengan 570.000 guru tanpa sertifikat menghadapi ancaman pengangguran.

Mantan guru PAUD di Mongolia Dalam, Nyonya Liu:  “Profesi guru PAUD sudah tak punya masa depan. Kalau punya sertifikat pun, gajinya kecil dan tetap. Di swasta cuma 3.600–3.700 yuan, di TK negeri hanya 1.600 yuan. Uang segitu bahkan tak cukup untuk biaya berobat. Anak-anak semakin sedikit, guru PAUD mayoritas kontrak, dan sekarang pun hampir tak ada lowongan lagi.”

Seorang mantan guru TK lain, Nyonya Yang, mengaku ia baru saja resign karena pekerjaan terlalu berat sementara gaji rendah. Selain mengajar, ia harus lembur menulis laporan, menyiapkan kegiatan, melakukan kunjungan rumah, dan masih harus membalas pesan orang tua murid setelah jam kerja. Karena juga harus mengurus anaknya yang baru masuk SD, ia memilih berhenti.

Mantan guru PAUD di Jiangxi, Nyonya Yang:  “TK makin hari makin kompetitif, tahun ini banyak sekali yang tutup. Sulit untuk alih profesi, jadi saya bilang jangan pernah belajar jadi guru PAUD. Kenapa kami memilih resign? Karena di TK tidak ada waktu bebas. Pagi jam 7.30 atau 7.50 sudah harus ada di sekolah, sepanjang hari sibuk sekali, sangat melelahkan. Dengan kerja seberat itu, gaji cuma 2.000–3.000 yuan.”

Sumber : NTDTV.com

Seorang Centenarian Bermain dengan Mainan Cicitnya yang Berusia Setahun, Disebut “Anak Kecil Tua” 

EtIndonesia. Baru-baru ini, di Qingyuan, Guangdong, Tiongkok seorang nenek berusia 100 tahun diam-diam memainkan mainan cicitnya yang berusia 1 tahun. Aksinya tak sengaja tertangkap kamera oleh anaknya, dan video tersebut memicu diskusi hangat di internet. Banyak netizen menyebutnya sebagai “anak kecil tua” dan “jiwa kanak-kanak yang tak pernah hilang.”

Dalam video yang beredar, pada 15 September, nenek berusia 100 tahun itu sendirian di rumah. Ia melihat mainan cicitnya yang berusia satu tahun tergeletak di lantai, lalu dengan rasa penasaran ia mulai memainkannya.

Nenek itu membungkuk, mengambil sebuah bola kecil, lalu meletakkannya di pintu masuk perosotan mainan. Bola itu pun menggelinding ke bawah. Ia terlihat sangat senang, lalu kembali mengambil bola lain dan mengulanginya lagi.

Saat itu, putranya yang berusia 60 tahun pulang ke rumah. Begitu masuk, ia melihat ibunya sedang asyik bermain dengan mainan sang cucu, merasa momen itu lucu, lalu diam-diam merekamnya dengan ponsel dan membagikannya ke grup keluarga.

Seorang netizen bernama “Nona Cheng” kemudian mengunggah video tersebut ke internet, membuat banyak orang penasaran dan ikut menonton.

 “Ibu saya kebetulan lewat dan melihat mainan keponakan saya. Setelah memastikan tak ada orang di sekitarnya, ia mulai main. Kebetulan ayah saya baru pulang setelah memberi makan ayam, lalu merekamnya. Rasanya sangat lucu,” tulisnya.

Komentar netizen pun bermunculan:

  • “Anak kecil tua, anak kecil tua—terlihat jelas sekali di momen ini.”
  • “Nenek: hampir saja ketahuan anak, nanti dibilang kekanak-kanakan. Anak: hampir saja ketahuan ibu, nanti dibilang tukang intip.”
  • “Waktu nenek saya masih ada, beliau suka mencoba sepatu saya, karena di masa mudanya tidak pernah punya.”
  • “Nenek saya juga begitu, suka diam-diam main mainan keponakan saya, atau menghabiskan camilannya. Kalau dibelikan sendiri, malah tidak mau makan.”
  • “Nenek dulu juga kan pernah jadi anak kecil.”
  • “Bukan cuma main mainan, coba hitung berapa banyak orang yang bisa hidup sampai umur 100?”
  • “Tidak kelihatan seperti 100 tahun, rambutnya tidak terlalu putih, punggungnya tidak bungkuk, jalan pun tanpa tongkat. Benar-benar terawat dengan baik.”

Sumber : NTDTV.com

Lansia 74 Tahun Dijatuhi Hukuman Tidak Adil oleh Rezim Tiongkok, Jaringan Hak Asasi Manusia dan Situs Minghui Angkat Bicara

EtIndonesia. Baru-baru ini, situs hak asasi manusia dan situs Minghui melaporkan bahwa Liang Shaolin, seorang praktisi Falun Gong berusia 74 tahun dari Guangzhou, dijatuhi hukuman tidak adil selama 4 tahun oleh Pengadilan Distrik Liwan, Guangzhou, hanya karena keyakinannya pada Falun Gong. Sejumlah praktisi Falun Gong di Los Angeles, Amerika Serikat menyerukan agar pejabat di berbagai tingkatan Partai Komunis Tiongkok segera menghentikan penganiayaan terhadap praktisi, demi keselamatan masa depan mereka sendiri.

Liang Shaolin, kini berusia 74 tahun, dulunya adalah pegawai Perusahaan Petrokimia Maoming, Provinsi Guangdong. Setelah berlatih Falun Dafa, ia sering mendapat penghargaan sebagai pekerja teladan dan berprestasi.

Pada 5 September 2024, tanpa memberitahukan keluarga, Pengadilan Distrik Liwan, Guangzhou, diam-diam menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara terhadapnya. Pada Februari 2025, ia dipindahkan ke Penjara Wanita Provinsi Guangdong.

Orang-orang berkumpul di sebuah taman di Changchun, Provinsi Jilin, Tiongkok, untuk berlatih Falun Gong pada tahun 1998, sebelum penganiayaan. Courtesy of Minghui.org

 “Orang-orang ini (praktisi Falun Gong) menjadi lebih sehat dan bermoral. Siapa yang mendapat manfaat? Bukankah negara ini sendiri yang diuntungkan? Rakyatnya juga yang mendapat manfaat. Mereka menghemat begitu banyak biaya medis dan melakukan hal-hal baik yang orang biasa pun tak bisa lakukan,” ujar seorang praktisi Falun Gong di Los Angeles, Ding Xiaoxia. 

Menurut laporan, pada Mei 2010 Liang Shaolin pernah dijatuhi hukuman 9 tahun secara ilegal oleh rezim Tiongkok. Total, ia telah dipenjara lebih dari 11 tahun. Pada Juni 2025, ketika keluarganya menjenguknya di Penjara Wanita, mereka melihat Liang sudah sangat kurus hingga tinggal kulit pembalut tulang akibat penganiayaan.

Falun Gong, juga dikenal sebagai Falun Dafa, adalah sebuah disiplin spiritual yang didasarkan pada prinsip Sejati, Baik, dan Sabar. 

Berdasarkan survei resmi pada akhir 1998, jumlah praktisi di seluruh Tiongkok saat itu melebihi 100 juta orang. (Minghui.org)

Latihan ini dipraktikkan secara bebas oleh puluhan juta orang di Tiongkok selama tahun 1990-an, ketika baik masyarakat umum maupun rezim Tiongkok menyambut ajaran serta latihan meditasinya karena membawa peningkatan luas dalam kesehatan fisik dan moralitas. Namun, pada tahun 1999, rezim tersebut mulai menganiaya keyakinan ini, dengan alasan bahwa popularitasnya dianggap sebagai ancaman bagi kekuasaan komunis.

Adapun, Minghui.org, sebuah pusat informasi mengenai penganiayaan terhadap Falun Gong, telah memverifikasi ribuan kematian berdasarkan informasi langsung. Jumlah korban jiwa yang sebenarnya sulit diverifikasi, dan kemungkinan jauh lebih tinggi, mengingat kurangnya transparansi di Tiongkok.

Para praktisi Falun Gong di luar negeri menyerukan agar masyarakat internasional menaruh perhatian pada penganiayaan ini dan menghentikan penindasan yang sudah berlangsung selama 26 tahun.

Ding Xiaoxia menambahkan:  “Saya berharap kalian (sipir penjara PKT) bisa menempatkan diri dengan benar, melihat dengan jelas sifat jahat Partai Komunis. Jangan lagi ikut-ikutan dengannya. Perbuatan manusia dilihat oleh langit. Jika hari ini kalian memperlakukan praktisi Dafa dengan baik, maka langit akan memberi kalian kebahagiaan dan keselamatan. Itu benar adanya.”

Saat ini, kondisi penganiayaan terhadap Liang Shaolin sudah dipublikasikan di situs Minghui dan situs hak asasi manusia.

Sumber : NTDTV.com

Mercure Surabaya Grand Mirama Gelar “Coffee Class”, Persembahkan Perpaduan Unik Seni Kopi dan Dimsum

0

Surabaya, 20 September 2025 – Mercure Surabaya Grand Mirama sukses menggelar acara Coffee Class yang unik di Lan Hua Chinese Restaurant. Berkolaborasi dengan PT. Bahana Genta Viktory, acara ini menghadirkan perpaduan tak biasa antara workshop seni meracik kopi dengan hidangan dimsum signature, menciptakan sebuah pengalaman sensorial yang edukatif dan memikat bagi para peserta.

Acara ini tidak hanya ditujukan bagi para pecinta kopi berpengalaman, tetapi juga dirancang untuk menyambut para pemula yang ingin memulai perjalanannya dalam dunia coffee art. Suasana khas restoran China yang biasanya dipenuhi aroma sedap dimsum, kali ini bertemu dengan wangi kopi segar dan semangat para peserta yang antusias belajar.

“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang dapat menjadi nilai tambah dan edukasi. Coffee Class ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga wadah interaksi dan koneksi bagi para pecinta kopi, yang dipadukan dengan kelezatan dimsum khas Lan Hua,” ujar Sugito Adhi, Cluster General Manager Mercure Surabaya Grand Mirama dan Grand Mercure Malang Mirama.

Para peserta diajak melalui serangkaian aktivitas interaktif. Diawali dengan coffee show yang memamerkan keahlian para barista profesional, sesi kemudian dilanjutkan dengan praktik membuat latte art langsung oleh peserta dengan bimbingan ahli. Acara semakin lengkap dengan sesi berbagi pengetahuan seputar teknik, tips, dan trik menyeduh serta menyajikan kopi yang menarik.

Untuk melengkapi pengalaman, tiga pilihan dimsum khas Lan Hua Chinese Restaurant disajikan, menawarkan harmoni rasa yang unik bersama segelas kopi. Kolaborasi antara edukasi kopi dan kuliner ini menjadi nilai lebih yang membuat acara semakin berkesan.

Kegiatan ini juga merupakan wujud komitmen Mercure Surabaya Grand Mirama dalam membangun kedekatan dengan komunitas dan masyarakat melalui program-program yang inspiratif.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk program kerjasama antara PT. Bahana Genta Viktory dan Mercure Surabaya Grand Mirama. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memperkenalkan seni kopi kepada lebih banyak orang dan membangun relasi dengan para pecinta kopi,” tutur Yan, perwakilan dari PT. Bahana Genta Viktory.

Kedepannya, Mercure Surabaya Grand Mirama berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program inspiratif yang menggabungkan unsur kuliner, edukasi, dan pengalaman yang berkesan bagi para tamu.

AS Pertama Kali Setujui Bantuan Senjata Canggih ke Ukraina, Sanksi Putaran ke-19 Uni Eropa Diumumkan

EtIndonesia. Minggu ini, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyerukan perhatian dunia terhadap perang Rusia–Ukraina yang masih berlangsung. Pemerintah Amerika Serikat Donald Trump di Amerika Serikat baru saja menyetujui rencana bantuan senjata canggih untuk Ukraina, sementara Uni Eropa mengumumkan putaran ke-19 sanksi terhadap Rusia. Trump juga menyerukan agar Eropa berhenti membeli energi dari Rusia, serta memberlakukan tarif tinggi terhadap Tiongkok dan India.

Kepala MI6 Inggris, Richard Moore: “Saya sama sekali tidak melihat adanya bukti bahwa Presiden Putin tertarik pada perundingan damai tanpa syarat menyerah dari Ukraina. Dia hanya mempermainkan kita.”

Dalam pidato perpisahannya, Moore mengatakan bahwa Rusia meremehkan tekad rakyat Ukraina.

Minggu ini, seluruh wilayah Ukraina berada dalam jangkauan sirine serangan udara. Sekolah, infrastruktur, hingga kawasan pemukiman terkena dampaknya. Sebuah universitas kedokteran berusia 200 tahun pun ikut dibom.

Saat meninjau wilayah Donetsk di Ukraina timur, Zelensky mengumumkan bahwa Ukraina telah merebut kembali 160 kilometer persegi wilayah dan menawan hampir 100 tentara musuh. Hal ini melemahkan rencana serangan Rusia secara signifikan.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim ada 700.000 tentaranya yang ditempatkan di garis depan. Pekan ini, pesawat Rusia kembali untuk ketiga kalinya “tidak sengaja” memasuki wilayah negara anggota NATO.

Kali ini, tiga jet tempur MiG-31 masuk ke wilayah udara Estonia di Teluk Finlandia. Menteri Luar Negeri Estonia, Margus Tsahkna, mengecam keras Rusia karena ini sudah keempat kalinya tahun ini.

Ketua Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen: “Presiden Putin terus meningkatkan eskalasi. Sebagai respons, Eropa menambah tekanan. Kami melarang impor energi Rusia ke pasar Eropa. Sekarang waktunya memutus total.”

Pada 19 September, Uni Eropa mengumumkan paket sanksi ke-19. Isinya termasuk percepatan larangan impor LNG Rusia satu tahun lebih cepat, serta sanksi bagi negara dan perusahaan yang membeli energi Rusia—misalnya kilang, pedagang minyak, dan perusahaan petrokimia di Tiongkok.

Di sektor keuangan, Uni Eropa memberlakukan larangan transaksi dengan bank Rusia dan bank dari negara ketiga, termasuk yang terkait dengan mata uang kripto.

Rusia adalah raksasa energi dunia. AS terus mendesak Eropa memutus ketergantungan pada energi Rusia, karena sama saja dengan terus mengalirkan dana untuk mendukung mesin perang Moskow.

Presiden AS Donald Trump: “Ini tidak adil bagi kami. Mereka membeli minyak Rusia, sementara kami yang harus bertindak.”

Trump berjanji akhir pekan lalu: “Jika semua negara NATO setuju dan menghentikan pembelian minyak Rusia, saya siap memberlakukan sanksi besar terhadap Rusia.” Trump juga mengatakan jika Eropa memberi sanksi atau tarif terhadap Tiongkok, mungkin perang Rusia–Ukraina bisa segera berakhir.

Menurut sumber, pemerintah AS telah menyetujui pembelian pertama senjata bantuan NATO untuk Ukraina.

Usulan sanksi baru terhadap Rusia dari Partai Demokrat dan Republik di Kongres AS juga mengalami kemajuan.

Senator Partai Republik Lindsey Graham: “(Usulan ini) akan memberi Presiden Trump wewenang untuk menindak siapa pun yang mendukung mesin perang Putin.”

Sementara dunia menanti akhir perang Rusia–Ukraina, latihan militer gabungan Rusia–Belarusia juga mencuri perhatian. Kementerian Pertahanan India mengkonfirmasi 65 tentaranya ikut serta dalam latihan “Zapad-2025”. Yang mengejutkan, AS bersama perwakilan dari 22 negara lainnya juga diundang untuk menyaksikan latihan tersebut.

Menteri Pertahanan Belarusia Viktor Khrenin: “Kami akan menempatkan mereka (pihak AS) di lokasi terbaik. Apa pun yang mereka ingin lihat, silakan. Bisa berkeliling dan berbincang dengan siapa saja.”

Utusan khusus AS John Coale menyebutkan bahwa Trump ingin menormalisasi hubungan dengan Belarusia dan membuka kembali Kedutaan Besar AS di Minsk.

Polandia, menjelang latihan militer itu, menutup total perbatasannya dengan Belarusia, termasuk tiga pos kereta barang, satu pos mobil, dan satu pos truk. Padahal sekitar 90% barang Tiongkok senilai 25 miliar euro setiap tahun masuk ke Eropa melalui jalur Polandia.

Menteri Luar Negeri PKT Wang Yi mencoba bernegosiasi dengan Menteri Luar Negeri Polandia Radoslaw Sikorski pada Selasa (16 September), tetapi Polandia menegaskan “keamanan adalah yang utama” dan menolak membuka perbatasan.

Trump: “Saya awalnya mengira perdamaian (Rusia–Ukraina) akan mudah tercapai karena hubungan saya dengan Presiden Putin. Tapi dia mengecewakan saya, benar-benar mengecewakan saya.”

Trump menghadiri jamuan kenegaraan di Inggris. Dalam pertemuan itu, AS dan Inggris mencapai kesepakatan kerja sama dagang. Tahap pertama “Dana Investasi Rehabilitasi Ukraina” juga sudah dimulai, dengan delegasi AS melakukan kunjungan ke Ukraina. Namun jalan menuju perdamaian Rusia–Ukraina masih penuh ketidakpastian, sementara ribuan orang masih terus tewas setiap minggunya akibat perang ini.

Sumber : NTDTV.com

Demo Anti Korupsi Meletus di Filipina, Amarah Warga Meledak Hingga Puluhan Ribu Warga Turun ke Jalan

EtIndonesia. Skandal korupsi dalam proyek fiktif pengendalian banjir di Filipina diduga telah merugikan para pembayar pajak hingga beberapa miliar dolar AS. Pada Minggu (21/9/2025), ribuan warga Filipina berkumpul di Manila dengan meluapkan kemarahan mereka, menuntut pengembalian dana publik yang dicuri serta memenjarakan para pelaku yang terlibat.

Kementerian Keuangan Filipina memperkirakan, dari 2023 hingga 2025, ekonomi negara tersebut kehilangan hingga 118,5 miliar peso (sekitar 34,46 triliun rupiah) akibat korupsi proyek fiktif pengendalian banjir. Namun, organisasi Greenpeace memperkirakan kerugian sebenarnya bisa mendekati 18 miliar dolar A  (sekitar Rp 299,55 triliun). 

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. dalam pidato kenegaraan Juli lalu menempatkan sejumlah proyek infrastruktur “siluman” itu sebagai fokus utama. Namun, banjir mematikan yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir membuat kemarahan publik memuncak.

“Saya pribadi sudah beberapa kali harus berjalan melewati banjir,” kata Aly Villahermosa, seorang mahasiswa keperawatan berusia 23 tahun dari Metro Manila kepada AFP.

“Kalau proyek siluman itu ada anggarannya, kenapa sektor kesehatan tidak punya anggaran? menyalahgunakan uang publik itu benar-benar memalukan,” imbuhnya.

Teddy Casino, ketua kelompok kiri Bagong Alyansang Makabayan berusia 56 tahun, menyatakan pihaknya menuntut agar dana publik yang dicuri dikembalikan dan pelaku dijebloskan ke penjara.

“Masalah korupsi ini membuat rakyat turun ke jalan untuk mengekspresikan kemarahan, dengan harapan dapat menekan pemerintah agar benar-benar menjalankan tugasnya,” katanya.

Pada Minggu pagi, sekitar 13.000 orang berkumpul di Taman Rizal (Luneta Park), Manila. Diperkirakan jumlah massa akan terus bertambah sepanjang hari, kemudian melakukan long march di sepanjang Edsa Boulevard. Lokasi ini juga merupakan tempat terjadinya Revolusi People Power 1986, yang mengakhiri kekuasaan diktator Ferdinand Marcos Sr. dan memaksa keluarganya mengasingkan diri ke Hawaii.

Presiden Marcos Jr. pada 15 September lalu mengatakan bahwa dirinya “sama sekali tidak menyalahkan” rakyat karena turun ke jalan, namun ia menyerukan agar aksi tetap berlangsung damai. Meski begitu, militer sudah berada dalam status siaga merah.

Skandal proyek banjir ini juga telah mengguncang politik di parlemen. Ketua DPR Filipina sekaligus sepupu Presiden Marcos Jr., Martin Romualdez, telah mengajukan pengunduran diri awal pekan ini seiring dimulainya penyelidikan.

Awal bulan ini, seorang pemilik perusahaan konstruksi menuduh hampir 30 anggota DPR Filipina serta pejabat Departemen Pekerjaan Umum dan Jalan Raya (DPWH) menerima suap tunai.

Sumber : NTDTV.com

Para pengunjuk rasa berunjuk rasa di Manila, ibu kota Filipina, pada 21 September 2025 untuk mengecam proyek pengendalian banjir palsu, salah satu skandal korupsi terbesar di negara itu dalam beberapa tahun terakhir. (TED ALJIBE/AFP via Getty Images)
Warga Filipina berunjuk rasa menentang korupsi di Taman Rizal, Manila, pada 21 September 2025. (Ezra Acayan/Getty Images)
Warga Filipina berunjuk rasa menentang korupsi di Taman Rizal, Manila, pada 21 September 2025. (Ezra Acayan/Getty Images)
Warga Filipina berpartisipasi dalam protes antikorupsi di Taman Rizal pada 21 September 2025. (Ezra Acayan/Getty Images)





Seruan Dukungan bagi Partisipasi Taiwan dalam ICAO

0

Chen Shih-kai
 

Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) menyelenggarakan Sidang Majelis setiap tiga tahun sekali.

Forum ini menjadi wadah penting bagi negara-negara untuk melakukan pertemuan multilateral dan diskusi dalam merumuskan regulasi serta standar penerbangan sipil global.

Hasil keputusan Sidang Majelis dipatuhi oleh negara anggota guna menjamin pertumbuhan penerbangan sipil internasional yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

Sidang Majelis ICAO ke-42 dijadwalkan berlangsung pada 23 September hingga 3 Oktober di Montreal, Kanada.

Mengusung rencana strategis jangka panjang bertajuk “Safe Skies, Sustainable Future”, ICAO menekankan komitmen untuk bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan—baik negara anggota, nonanggota, lembaga swadaya masyarakat (LSM), maupun sektor swasta—untuk membangun sistem penerbangan internasional yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Sejalan dengan tujuan tersebut, Taiwan menyerukan agar ICAO memberi kesempatan bagi partisipasi penuh Taiwan dalam Sidang Majelis, pertemuan teknis, serta mekanisme lainnya, guna menjamin kebutuhan keselamatan dan pembangunan penerbangan regional, sekaligus mewujudkan langit yang aman menuju masa depan berkelanjutan.

Chen Shih-kai, Menteri Perhubungan dan Komunikasi Repulic Tiongkok (Taiwan)

Pentingnya FIR Taipei

Wilayah Informasi Penerbangan Taipei (Taipei FIR) mencakup salah satu jalur udara tersibuk di Asia Timur, dan merupakan bagian integral dari lebih dari 300 FIR dalam jaringan ICAO.

Otoritas Penerbangan Sipil Taiwan (CAA) merupakan satu-satunya lembaga yang bertanggung jawab mengawasi FIR Taipei.

CAA menyediakan layanan informasi penerbangan yang komprehensif serta mengelola rute udara demi menjamin keselamatan dan efisiensi semua penerbangan yang masuk, keluar, maupun transit melalui wilayah ini.

Dari perspektif manajemen risiko dan keselamatan, ICAO seharusnya memberi kesempatan kepada CAA untuk berpartisipasi sejajar dengan otoritas pengelola FIR lainnya.

Hal ini penting agar FIR Taipei dapat berkomunikasi langsung dengan FIR lain maupun dengan ICAO, sehingga arus informasi dapat tersampaikan secara cepat dan tepat.

Namun demikian, dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok kerap mendeklarasikan zona bahaya sementara, melakukan reservasi wilayah udara, serta menetapkan area latihan militer di FIR Taipei, meski tidak memiliki kewenangan atas wilayah tersebut.

Langkah ini dilakukan tanpa memenuhi ketentuan ICAO mengenai pemberitahuan minimal tujuh hari sebelumnya, sehingga menimbulkan gangguan serius terhadap keselamatan penerbangan, baik di FIR Taipei maupun di FIR sekitarnya.

Komitmen Taiwan bagi Penerbangan Global

Industri penerbangan internasional saat ini menghadapi beragam tantangan, baik yang bersumber dari faktor alam maupun ulah manusia, seperti perubahan iklim, krisis energi, hingga ketegangan geopolitik global.

Taiwan yang mengelola lalu lintas padat di FIR Taipei, berupaya konsisten menjadi pemangku kepentingan yang bertanggung jawab di komunitas penerbangan internasional.

CAA telah meluncurkan Program Keselamatan Negara (State Safety Program), mengadopsi standar ICAO, serta bekerja sama dengan pemangku kepentingan industri untuk membangun sistem pengawasan keselamatan. Hasilnya, Taiwan mencatat kinerja keselamatan yang sangat baik.

Dalam periode 2020–2024, tingkat kecelakaan pesawat bermesin turbofan maupun turboprop mencapai nol kasus per sejuta penerbangan.

Industri penerbangan Taiwan juga memperoleh pengakuan global. EVA Air, misalnya, dinobatkan sebagai salah satu maskapai layanan penuh paling aman di dunia oleh AirlineRatings.com, dan menempati peringkat ketujuh maskapai paling aman pada tahun 2025.

Selain itu, untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, CAA telah memasukkan Skema Pengimbangan dan Pengurangan Karbon untuk Penerbangan Internasional (CORSIA) ke dalam hukum nasional, serta meluncurkan program percontohan bahan bakar penerbangan berkelanjutan pada April 2025.

Langkah ini menegaskan tekad Taiwan untuk berkontribusi nyata dalam transformasi menuju target nol emisi bersih.

Meski berbagai upaya telah dilakukan, akses Taiwan terhadap informasi penting masih terbatas karena tidak diizinkan mengikuti pertemuan teknis maupun pelatihan yang diselenggarakan ICAO.

Sudah seharusnya ICAO menjalankan prinsip “No One Left Behind” dengan membuka ruang partisipasi yang setara bagi Taiwan.

Taiwan membutuhkan dukungan Anda

Keselamatan penerbangan tidak mengenal batas negara. Selama puluhan tahun, Taiwan melalui CAA konsisten menegakkan standar tertinggi dalam pelayanan dan keselamatan di FIR Taipei, sekaligus mematuhi standar serta rekomendasi ICAO.

Sebagai bagian dari komunitas penerbangan internasional, Taiwan memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga keselamatan penerbangan regional maupun global.

Partisipasi Taiwan dalam ICAO akan memungkinkan kolaborasi yang lebih erat dengan negara-negara lain, sehingga mampu memberi kontribusi positif bagi perkembangan penerbangan global dan kesejahteraan umat manusia.

Dengan tema “Safe Skies, Sustainable Future”, Sidang Majelis ICAO ke-42 menjadi momentum penting bagi organisasi ini untuk merangkul Taiwan.

Melalui partisipasi yang bermakna, Taiwan dapat berbagi keahlian profesional demi mewujudkan visi ICAO: menciptakan langit yang lebih aman sekaligus masa depan penerbangan yang lebih berkelanjutan.

CAA Taiwan berkomitmen bekerja sama dengan komunitas internasional untuk mengimplementasikan Standar dan Praktik yang Direkomendasikan (SARPs)

  • Menteri Perhubungan dan Komunikasi Repulic of Tiongkok (Taiwan)

Gelang Emas Peninggalan Firaun Berusia 3.000 Tahun Dicuri, Dilebur, dan Dijual Setara Rp 66 Juta

Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan gelang itu dicuri oleh seorang spesialis restorasi dan akhirnya dijual di kawasan perhiasan Kairo.

EtIndonesia. Kementerian Dalam Negeri Mesir pada 18 September menyampaikan bahwa sebuah gelang emas berusia 3.000 tahun yang hilang dari museum Mesir awal bulan ini ternyata dicuri dan dilebur. 

Sebelumnya, Kementerian Purbakala dan Pariwisata Mesir  melaporkan hilangnya gelang tersebut, yang berasal dari Raja Amenemope pada Periode Menengah Ketiga, yang memerintah Mesir sekitar tahun 1.000 SM.

Gelang itu, yang dihiasi manik-manik lapis lazuli berbentuk bulat, hilang dari sebuah brankas di laboratorium konservasi pada 9 September, menurut keterangan kementerian.

Kementerian Dalam Negeri mengatakan gelang itu diduga dicuri oleh seorang spesialis restorasi museum yang tidak disebutkan namanya. Spesialis tersebut diduga menjualnya kepada seorang pedagang perak, yang kemudian menyerahkannya kepada pemilik bengkel di distrik perhiasan Kairo.

Mesir menyampaikan, pemilik bengkel itu kemudian diduga menjualnya kepada operator peleburan emas, yang mendaur ulang logamnya. 

Kementerian menambahkan bahwa hasil penjualan gelang itu hanya mencapai sekitar 194.000 pound Mesir (US$4.000 atau Rp 66 juta). Tidak jelas apakah gelang tersebut diasuransikan atau pernah dinilai oleh pihak museum.

Setelah pencurian itu, sebuah komite khusus dibentuk untuk meninjau artefak di laboratorium tersebut guna memastikan apakah ada benda lain yang ikut hilang.

Pelabuhan dan Bandara Siaga

Foto-foto gelang yang hilang telah diedarkan ke unit purbakala di bandara, pelabuhan, dan pos perbatasan darat Mesir, di tengah kekhawatiran benda itu akan diselundupkan ke luar negeri.

Pencurian ini terjadi hanya dua bulan sebelum Grand Egyptian Museum (Museum Besar Mesir) yang baru dijadwalkan dibuka di dekat Piramida Giza. Lebih dari 100.000 artefak disimpan di museum tersebut.

Saat dibuka pada November, museum ini akan menampilkan warisan kuno Mesir dan bertujuan meningkatkan pariwisata, yang merupakan sumber vital devisa negara.

Museum yang menelan biaya 1 miliar dolar AS untuk pembangunannya itu awalnya digagas oleh mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak, yang digulingkan pada 2011 dan meninggal dunia sembilan tahun kemudian pada usia 91 tahun.

Selama Arab Spring tahun 2011, polisi dan pasukan keamanan—yang setia kepada Mubarak—meninggalkan pos mereka yang menjaga benda-benda purbakala Mesir, sehingga banyak artefak dijarah.

Museum Mesir yang berada dekat Lapangan Tahrir di pusat kota Kairo termasuk yang paling parah terdampak. Di antara benda yang dilaporkan dijarah adalah patung kayu berlapis emas Raja Tutankhamun muda yang digendong oleh seorang dewi.

Grand Egyptian Museum sebagian dibuka tahun lalu dengan akses terbatas.

Pada 2022, Italia membuka Museum Seni yang Diselamatkan untuk menyimpan karya seni dan artefak kuno, terutama dari Kekaisaran Romawi, yang sebelumnya diselundupkan secara ilegal ke luar negeri.

Reuters berkontribusi pada laporan ini.

Tiongkok Mengancam Papua Nugini Terkait Pakta Pertahanan dengan Australia

Papua Nugini menunda langkah mempererat hubungan pertahanan militer dengan Australia, sementara Beijing meningkatkan tekanan terhadap negara kepulauan tersebut.

EtIndonesia. Tiongkok menekan Papua Nugini agar tidak menyetujui pakta pertahanan bersama dengan Australia.

Dalam sebuah unggahan di X pada 18 September, Kedutaan Besar Tiongkok di Papua Nugini memperingatkan negara kepulauan itu agar tidak menandatangani perjanjian pertahanan bersama dengan Australia, seraya menyarankan agar Papua Nugini “menangani dengan tepat isu-isu yang berkaitan dengan kedaulatan dan kepentingan jangka panjangnya” serta “bekerja sama dengan Tiongkok” untuk mengembangkan “hubungan Tiongkok-PNG dan kerja sama yang saling menguntungkan.”

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada 17 September menandatangani sebuah komunike pertahanan dengan Perdana Menteri Papua Nugini James Marape di Port Moresby. Papua Nugini adalah monarki konstitusional sekaligus tetangga terdekat Australia.

Namun, acara tersebut tidak menghasilkan finalisasi perjanjian yang dikenal sebagai Perjanjian Pukpuk, yang menurut Albanese dalam sebuah unggahan di Facebook akan ditandatangani setelah melalui “proses kabinet di kedua negara.”

Beberapa prinsip utama Perjanjian Pukpuk mencakup aliansi pertahanan bersama, yang mengakui bahwa serangan bersenjata terhadap Australia atau Papua Nugini akan menjadi ancaman bagi perdamaian dan keamanan kedua negara.

Perjanjian itu juga akan mencakup rencana agar Australia dan Papua Nugini dapat merekrut warga dari negara masing-masing ke dalam angkatan pertahanan, serta menyelenggarakan latihan militer gabungan setiap tahun.

“Saya dengan sadar memilih agar Australia tetap menjadi mitra keamanan pilihan kami,” kata Marape, seraya menambahkan bahwa negaranya tidak dapat mempertahankan daratan dan lautan sendirian, dan bahwa kesepakatan itu adalah demi kepentingan nasional.

Kegagalan untuk merampungkan perjanjian tersebut merupakan kemunduran kedua bagi hubungan pertahanan Australia di kawasan Pasifik dalam sebulan terakhir.

 Albanese baru-baru ini melakukan perjalanan ke Vanuatu, tetapi tidak dapat menandatangani kemitraan keamanan senilai AU$500 juta (US$326,5 juta) karena salah satu mitra koalisi dalam pemerintahan Vanuatu meminta peninjauan lebih lanjut.

Hingga akhir 2022, pinjaman Tiongkok menyumbang hampir 40 persen dari utang luar negeri Vanuatu, menurut lembaga think tank yang berbasis di Sydney, Lowy Institute.

Partai Komunis Tiongkok (PKT) menyatakan bahwa Papua Nugini adalah “mitra dagang terbesar dan tujuan investasi terbesar di antara negara-negara Kepulauan Pasifik.”

PKT mengatakan bahwa Papua Nugini adalah negara Pasifik pertama yang menandatangani dokumen bilateral mengenai inisiatif Belt and Road dengan Tiongkok, yang merupakan bagian penting dari dorongan ekonomi Beijing untuk menjadi kekuatan dominan di kawasan.
Papua Nugini juga merupakan penerima bantuan Tiongkok terbesar di Pasifik.

Sebagai negara kepulauan yang menghadap Samudra Pasifik barat daya, Papua Nugini kini berada di garis depan perebutan dominasi geopolitik.

 Rakyat Kepulauan Cook, negara yang berpemerintahan sendiri, secara historis dan kultural terkait erat dengan Selandia Baru serta memegang paspor Selandia Baru.

Namun, pada  Juni, Selandia Baru memutus pendanaan jutaan dolar bagi Kepulauan Cook karena hubungan kepulauan itu yang semakin erat dengan Tiongkok.

Seorang juru bicara Menteri Luar Negeri Selandia Baru Winston Peters mengatakan dalam pernyataan pada 18 Juni bahwa Selandia Baru memutuskan untuk menangguhkan pembayaran sebesar NZ$18,2 juta (US$10,9 juta) dalam pendanaan pembangunan untuk tahun 2025–26 karena hal itu “bergantung pada hubungan bilateral yang didasarkan pada kepercayaan tinggi.”

Tiongkok  telah menjadi mitra dagang terbesar Selandia Baru sejak 2017, sementara Selandia Baru memiliki kebijakan yang tidak mengakui Taiwan.

Pada awal Juni, lembaga think tank pertahanan dan keamanan Royal United Services Institute (RUSI) menyatakan dalam sebuah laporan bahwa Kepulauan Cook, sebuah kepulauan dengan zona ekonomi eksklusif yang luas, telah muncul “sebagai titik fokus strategi Tiongkok yang lebih luas di Pasifik.”

RUSI menyebutkan bahwa wilayah maritim Kepulauan Cook, yang kaya akan sumber daya laut dan mineral penting seperti mangan, kobalt, dan nodul polimetalik, sulit dikelola secara efektif.
Namun, luas dan jauhnya wilayah tersebut membuatnya rentan terhadap penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur, eksploitasi sumber daya laut dan mineral, pembuangan limbah, serta berbagai risiko keamanan non-tradisional lainnya.

Think tank itu mengatakan keterlibatan Beijing dengan negara-negara Pasifik mengikuti pola yang konsisten: bantuan ekonomi, hibah dan pinjaman tanpa kajian kelayakan, investasi infrastruktur yang tidak berkelanjutan, serta manuver pengakuan diplomatik.

 “Melalui campuran cerdik dari ‘diplomasi buku cek’ dan kebijakan bantuan ‘tanpa syarat’, Tiongkok telah membina hubungan kuat dengan beberapa negara Pasifik, termasuk Tonga, Kiribati, Kepulauan Solomon, Fiji, dan Papua Nugini,” kata laporan tersebut.

Rex Widerstrom, James Xu, dan Reuters berkontribusi pada laporan ini

Sumber : Theepochtimes.com

Uni Eropa Meluncurkan Paket Sanksi Baru terhadap Rusia, Menargetkan LNG dan Entitas Tiongkok

Rencana tersebut mempercepat larangan gas alam cair, menurunkan batas harga minyak, dan memperluas pembatasan terhadap perusahaan asing yang dituduh membantu Moskow.

EtIndonesia. Uni Eropa meluncurkan paket sanksi baru yang lebih luas terhadap Rusia dengan tujuan mencekik pendapatan Kremlin dari bahan bakar fosil serta memperketat pembatasan terhadap bank, ekspor teknologi, dan perusahaan asing yang dituduh membantu Moskow menghindari langkah-langkah sebelumnya.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengumumkan paket sanksi ke-19 terkait Rusia pada konferensi pers 19 September di Brussel, menyebut langkah itu sebagai respons yang diperlukan atas eskalasi militer Moskow di Ukraina.

Ia mengatakan Uni Eropa (UE) akan mempercepat larangan terhadap gas alam cair (LNG) Rusia, melarang transaksi dengan bank-bank Rusia tambahan, dan untuk pertama kalinya menargetkan platform kripto yang digunakan untuk menghindari pembatasan keuangan.

“Sayangnya, dalam sebulan terakhir, Rusia telah menunjukkan sepenuhnya sikap meremehkan diplomasi dan hukum internasional,” kata von der Leyen, merujuk pada serangan drone dan rudal besar-besaran terhadap kota-kota Ukraina yang juga merusak kantor diplomatik UE di Kyiv. 

“Ini bukanlah tindakan pihak yang menginginkan perdamaian. Lagi dan lagi, [Presiden Rusia Vladimir] Putin melakukan eskalasi. Dan sebagai respons, Eropa meningkatkan tekanannya.”

Larangan LNG Dipercepat

Pusat dari usulan ini adalah larangan impor LNG Rusia mulai 1 Januari 2027—satu tahun lebih awal dari jadwal sebelumnya. Von der Leyen mengatakan langkah itu adalah puncak dari upaya Eropa memutus ketergantungan energi dengan Moskow melalui program UE yang diluncurkan setelah invasi Rusia ke Ukraina pada 2022 untuk mendiversifikasi pemasok dan mempercepat peralihan ke energi terbarukan.

 “Waktunya sudah tiba untuk menutup keran,” katanya. “Kami siap menghadapi ini. Kami telah menghemat energi, mendiversifikasi pasokan, dan berinvestasi pada sumber energi rendah karbon seperti belum pernah sebelumnya. Hari ini, upaya itu membuahkan hasil.”

Sejak invasi Rusia, porsi gas Rusia dalam impor UE anjlok—dari sekitar 45 persen pada 2021 menjadi 19 persen pada 2024.

Paket sanksi terbaru ini juga menurunkan batas harga minyak mentah Rusia yang ditetapkan G7 menjadi 47,60 dolar AS per barel dan menambahkan 118 kapal lagi dari armada bayangan Rusia ke dalam daftar hitam UE, sehingga totalnya menjadi lebih dari 560 kapal. Perusahaan raksasa milik negara Rosneft dan Gazpromneft akan menghadapi larangan transaksi penuh, sementara perusahaan energi lain akan dibekukan asetnya.

Bank, Kripto, dan Entitas Tiongkok

Von der Leyen mengatakan UE juga meningkatkan kampanye menutup celah keuangan. Uni akan melarang transaksi dengan bank-bank Rusia tambahan, membatasi hubungan dengan pemberi pinjaman asing yang terkait dengan sistem pembayaran alternatif Rusia, serta melarang transaksi di platform kripto.

 “Seiring semakin canggihnya taktik penghindaran, sanksi kita juga harus beradaptasi,” katanya. “Karena itu, untuk pertama kalinya, langkah pembatasan kita akan menyasar platform kripto dan melarang transaksi dalam mata uang kripto.”

Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan Kaja Kallas menambahkan bahwa langkah baru ini diperluas ke “operator ekonomi besar yang terlibat dalam penghindaran sanksi, penggalangan dana, dan dukungan bagi industri militer Rusia, serta sistem kartu kredit dan pembayaran cepat Rusia.”

 Ia mengatakan usulan tersebut juga berupaya melarang investasi di zona ekonomi khusus Rusia, serta langkah tambahan terhadap entitas Tiongkok yang mendukung industri militer Rusia.

Fokus utama paket ini adalah ekspor bahan bakar fosil Rusia, sumber pendapatan utama yang membiayai operasi militernya di Ukraina.

 “Kami menargetkan kilang, pedagang minyak, perusahaan petrokimia di negara ketiga, termasuk Tiongkok,” kata von der Leyen. “Dalam tiga tahun, pendapatan minyak Rusia di Eropa telah turun 90 persen. Sekarang kami menutup bab itu untuk selamanya.”

Tekanan Ekonomi

Von der Leyen menunjukkan tanda-tanda bahwa sanksi sedang menekan keuangan Moskow, dengan suku bunga Rusia mencapai 17 persen dan inflasi tetap tinggi. “Ekonomi perang Rusia yang terlalu panas sedang mencapai batasnya,” katanya, seraya menambahkan bahwa salah satu permintaan pertama Rusia dalam diskusi dengan mitra adalah pelonggaran sanksi, yang menurutnya menjadi bukti bahwa “sanksi kita adalah alat tekanan ekonomi yang efektif.”

Paket tersebut juga membuka jalan bagi pinjaman reparasi untuk Ukraina, yang didanai dari pendapatan bunga aset Rusia yang dibekukan. Von der Leyen mengatakan Kyiv hanya akan melunasi pinjaman itu setelah Rusia membayar reparasi atas perang.

Namun, paket sanksi ini memerlukan persetujuan bulat dari seluruh 27 negara anggota UE, proses yang bisa menimbulkan perdebatan. Slovakia sebelumnya menahan putaran sanksi ke-18, dengan Perdana Menteri Robert Fico menyebut penghentian bertahap bahan bakar fosil sebagai hal yang “konyol.” Hungaria juga menolak pembatasan energi yang lebih dalam.

Von der Leyen mengatakan bahwa langkah baru ini diselaraskan dengan mitra G7, termasuk Amerika Serikat. Pembicaraan masih berlangsung dengan Washington, di mana Presiden Donald Trump mengaitkan dukungannya terhadap sanksi “besar” yang baru dengan syarat negara-negara NATO menghentikan impor minyak Rusia.

Dalam kunjungan kenegaraan ke Inggris pekan ini, Trump mengatakan bahwa Putin telah “mengecewakan” dirinya karena terus melanjutkan perang, seraya menambahkan, “Jika harga minyak turun, Putin akan mundur … Dia tidak akan punya pilihan.”