Energi Kehidupan

EtIndonesia. Manusia sesungguhnya memiliki energi. Banyak momen dalam hidup—baik komunikasi maupun ekspresi—sebenarnya adalah bentuk pertukaran energi.

Energi bisa saling beresonansi, dan dari situ kehidupan dapat berubah serta dipengaruhi. Dalam lingkaran niat baik, pikiran dan ucapan positif akan memberi resonansi yang menular pada orang lain. Setiap kata, setiap pikiran, semuanya membawa energi yang tak terlihat, yang bisa menciptakan getaran dalam kehidupan orang lain maupun diri kita sendiri.

Energi dalam Hubungan

Setiap hubungan yang dijalin dan dipelihara adalah proses pertukaran energi kehidupan.

·        Jika sebuah hubungan membuatmu terkuras habis, itu tanda hubungan yang beracun.

·        Sebaliknya, hubungan sehat akan menguatkanmu: membangun kepercayaan diri, menumbuhkan empati, dan melahirkan kasih. Bahkan saat kamu memberi bantuan, baik berupa tenaga, cinta, atau uang, itu pun adalah energi yang sedang mengalir.

Mata yang memancarkan cahaya melambangkan harapan dalam hidup. Meski energi kehidupan tak terlihat dan tak tersentuh, ia bisa dirasakan—sama seperti cinta.

Resonansi Energi dalam Waktu

Energi beresonansi dalam aliran waktu, menciptakan siklus kehidupan. Maka, tanyakan pada dirimu: “Ingin menjadi manusia seperti apa?”

·        Orang dengan energi tinggi adalah mereka yang aktif, penuh kebaikan, hanya berkata hal baik, melakukan kebaikan, dan melihat kelebihan orang lain.

Menjaga energi diri berarti menjalani hidup sebagai proses latihan jiwa. Tidak ada manusia yang sempurna, tetapi ada manusia yang terus berusaha menjadi lebih baik.

Syukur sebagai Sumber Energi

Rasa syukur adalah kekuatan hidup. Bahkan hal-hal kecil yang tampak sepele pantas disyukuri, karena setiap momen itu merupakan energi yang kamu berikan kembali pada kehidupan.

Interaksi antar manusia sejatinya adalah pertukaran resonansi energi. Setiap fase hidup akan mempertemukanmu dengan kondisi dan orang-orang yang sesuai dengan niat serta tekadmu. Kamu adalah magnet.

Kesadaran Diri Mengubah Hidup

Sadari bahwa setiap pikiran, perkataan, dan tindakanmu punya dampak—bukan hanya pada orang lain, tapi juga pada kehidupanmu sendiri. Saat kamu berubah, dunia di sekitarmu pun ikut berubah.

Dalam resonansi kehidupan, setiap gerak dan ucapan adalah pengaruh yang mampu memicu perubahan. Seperti efek kupu-kupu, kamu tak pernah tahu kapan kombinasi waktu, tempat, dan kondisi akan membawamu pada awal baru dalam hidupmu.

Penutup

Jangan pernah meremehkan dirimu. Kamu adalah magnet yang menarik pengalaman, orang, dan peluang ke dalam hidupmu. Hidup bukan sekadar soal meminta, tapi tentang menarik apa yang sefrekuensi dengan energi yang kamu pancarkan.(jhn/yn)

Taiwan Travel Fair di Jakarta Tampilkan Pesona Pariwisata Taiwan yang Romantis

 EtIndonesia. Untuk terus menarik wisatawan Asia Tenggara berkunjung ke Taiwan, Biro Pariwisata Kementerian Perhubungan Taiwan semakin menggarap pasar Indonesia. Pada 18–25 Agustus, rombongan perwakilan pariwisata Taiwan akan berkunjung ke Bandung dan Jakarta untuk mempromosikan daya tarik baru pariwisata Taiwan. 

Dikutip dari siaran persnya, tahun ini, sebanyak 15 institusi—termasuk pemerintah daerah, asosiasi, serta pelaku industri pariwisata—dengan total 43 peserta akan turut serta dalam kegiatan ini.

Wakil Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Indonesia, Trust Lin, memberikan kata sambutan saat menghadiri acara pembukaan Taiwan Travel Fair di Central Park Mall Jakarta 22-24 Agustus 2025

Biro Pariwisata Taiwan akan mengadakan Taiwan Tourism Workshop di Bandung (19/8/2025) dan Jakarta (20/8/2025), serta Taiwan Travel Fair di Central Park Mall, Jakarta, pada 22–24 Agustus. 

Paviliun Taiwan akan mengusung konsep tumpukan kontainer warna-warni yang memikat, dipadukan dengan desain merek pariwisata Taiwan 3.0. 

Wakil Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Indonesia, Trust Lin, memberikan kata sambutan saat menghadiri acara pembukaan Taiwan Travel Fair di Central Park Mall Jakarta 22-24 Agustus 2025

Acara ini juga menghadirkan tiga gerbong terbaru “Kereta Haifeng” yang menjadi spot foto populer bagi masyarakat Indonesia dan memicu perbincangan hangat tentang pariwisata Taiwan. 

Poster Mikha Tambayong, Duta Pariwisata Taiwan untuk Indonesia yg terpilih tahun ini, ikut meriahkan acara Travel Fair Taiwan di Central Park Mall 22-24 Agustus 2025

Selain itu, artis ternama Indonesia, Mikha Tambayong Mahenr, akan hadir di Taiwan Travel Fair 2025, bersama dua influencer Indonesia dengan jutaan pengikut yang akan berinteraksi dan berbagi pengalaman unik berwisata di Taiwan.

Pada tahun 2024, jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Taiwan mencapai 224.477 orang, menunjukkan pertumbuhan pasar yang berkelanjutan dan potensi pengembangan yang besar. 

Paviliun Taiwan berderet pajangan poster tempat wisata favorit di Taiwan, turut memikat pengunjung yang hadir di acara Taiwan Travel Fair di Central Park Mall 22-24 Agustus 2025

Taiwan Travel Fair diadakan pada 22–24 Agustus di pusat perbelanjaan besar Central Park Mall Jakarta, mengusung tema promosi “Datang ke Taiwan dan Nikmati Segelas Minuman” dengan merek pariwisata baru 3.0 “Taiwan – Waves of Wonder”, serta menggabungkan tren wisata kereta api yang sedang populer di Taiwan. Kereta Haifeng akan tampil megah di Paviliun Taiwan, di mana pengunjung dapat duduk di dalam gerbong untuk berfoto seolah berada di tepi pantai indah wilayah pesisir utara Taiwan.

Untuk mempererat hubungan industri pariwisata Taiwan–Indonesia, Biro Pariwisata juga akan mengadakan Taiwan Tourism Workshop pada 19 Agustus di Hilton Bandung dan 20 Agustus di Pullman Jakarta, dengan mengundang lebih dari seratus pelaku industri perjalanan outbound setempat. 

Paviliun Taiwan berderet pajangan poster tempat wisata favorit di Taiwan, turut memikat pengunjung yang hadir di acara Taiwan Travel Fair di Central Park Mall 22-24 Agustus 2025

Dalam acara ini akan diperkenalkan lingkungan ramah Muslim di Taiwan, destinasi wisata terbaru, serta berbagai program promosi dan penawaran menarik guna meningkatkan penjualan produk wisata Taiwan. Harapannya, masyarakat Indonesia akan menjadikan Taiwan sebagai salah satu destinasi wisata utama pilihan mereka.

Beijing Mencekam: Tank di Jalan, Internet Terputus, Isu Kudeta Kian Menguat

EtIndonesia. Ibukota Tiongkok diguncang serangkaian peristiwa yang memicu spekulasi politik besar-besaran. Internet tiba-tiba terputus, tank-tank militer melintas di jalan raya, dan pusat perbelanjaan dipaksa tutup lebih awal. Publik pun bertanya-tanya: apakah ini sekadar persiapan parade militer, atau justru tanda awal gejolak politik di balik layar?

Situasi ini menjadi semakin misterius karena bertepatan dengan berakhirnya pertemuan rahasia tahunan di Beidaihe. Isu kudeta militer dan perebutan kekuasaan pun kembali mencuat ke permukaan.

Misteri Pertemuan Beidaihe: Akhir dari Era Xi?

Pertemuan Beidaihe selalu digelar diam-diam, tanpa pengumuman resmi, dan berakhir tanpa jejak. Namun justru kesenyapan itu yang memicu spekulasi besar.

Pada 15 Agustus 2025, akademisi independen Wu Zuolai menulis bahwa fokus utama pertemuan tahun ini adalah “apakah era Xi Jinping akan segera berakhir.” Dia bahkan menyebut sudah ada “pemberontakan” di kalangan militer, sementara “kudeta” politik tengah berlangsung. Wu merinci tiga kemungkinan nasib Xi:

  1. Mengundurkan diri penuh,
  2. Kompromi dengan mengurangi kekuasaan,
  3. Tetap memegang kendali inti meski tampak mundur.

Di hari yang sama, media resmi Xinhua melaporkan bahwa Perdana Menteri Li Qiang menghadiri acara Hari Ekologi Nasional — sebuah sinyal bahwa liburan politik Beidaihe telah usai. Namun yang menjadi sorotan dunia adalah bagaimana hasil pertemuan rahasia ini akan memengaruhi Sidang Pleno Keempat dan bahkan Kongres Nasional ke-21 Partai Komunis Tiongkok.

Ketidakpuasan Militer: Dari Penopang ke Penentang

Sejak Pleno Ketiga tahun lalu, militer mulai menjadi faktor penentu dalam dinamika politik Beijing. Saat Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan berkunjung pada Agustus 2024, pertemuan paling penting justru bukan dengan pejabat sipil, melainkan dengan Zhang Youxia, Wakil Ketua Komisi Militer Pusat.

Pasca kunjungan itu, opini di internal militer bergeser. Seruan untuk menjadi “prajurit setia Xi” mulai meredup, digantikan slogan “kepemimpinan kolektif” dan “demokrasi”.

Ironisnya, Xi sendiri awalnya naik berkat dukungan para jenderal “princeling” seperti Liu Yuan, Liu Yazhou, dan Zhang Youxia. Namun setelah berkuasa, dia justru menyingkirkan mereka: Liu Yuan dipinggirkan, Liu Yazhou dipenjara, sementara Zhang kini diduga berada di ambang pembersihan. Situasi ini membuat para perwira non-loyalis Xi merasa terancam dan bersatu sebagai kelompok bertahan hidup.

Tiga Alasan Utama Kritik Terhadap Xi

Menurut sejumlah pengamat, konsensus “mengakhiri era Xi” dipicu oleh tiga faktor besar:

  1. Kegagalan kebijakan luar negeri – Xi dianggap mengakhiri era reformasi dan keterbukaan, memicu memburuknya hubungan dengan Amerika Serikat.
  2. Konsolidasi kekuasaan berlebihan – Perubahan konstitusi yang memperpanjang masa jabatan, bahkan membuka jalan menuju kepemimpinan seumur hidup, dinilai melanggar prinsip Deng Xiaoping.
  3. Beban ekonomi – Proyek ambisius seperti Belt and Road Initiative serta pembangunan Kota Xiong’an justru menjadi beban finansial negara.

Beijing Mencekam: Tank di Jalan, Internet Terputus

Menjelang parade militer 3 September (peringatan 80 tahun kemenangan melawan Jepang), Beijing memasuki fase “penguncian militer”:

  • 16 Agustus malam: Gladi resik besar-besaran, jalan utama ditutup, pusat perbelanjaan Wangfujing dikosongkan sejak siang, aparat berjaga di dalam mal.
  • Changan Avenue & Fuxingmen: Ditutup total dengan pagar pembatas, dijaga aparat bersenjata.
  • Tank di jalan: Video warga memperlihatkan deretan tank masuk kota. Menariknya, tank-tank itu dilapisi pelat besi bertuliskan “kendaraan uji jalan”, diduga untuk menghindari trauma publik atas tragedi Tiananmen 1989.

Sejumlah analis menilai bahwa ini bukan sekadar persiapan parade, melainkan juga bentuk “militerisasi” ibu kota untuk menekan lawan politik sekaligus menciptakan tekanan psikologis terhadap pejabat yang akan hadir dalam pertemuan penting mendatang.

Spekulasi: Kudeta atau Sekadar Latihan?

Pandangan para analis berbeda-beda:

  • Chen Pokong (komentator politik): Menilai pemutusan internet dan pengerahan tank adalah simulasi menghadapi kudeta internal. Ancaman terbesar bukan rakyat, melainkan militer.
  • Zhaoming (pengamat): Pelat besi pada tank dimaksudkan agar publik tidak langsung mengaitkan dengan tragedi 1989.
  • Xi Erweng (komentator): Menekankan tanpa izin Komisi Militer mustahil pasukan luar masuk Beijing. Ia menduga ini langkah terencana Zhang Youxia, bukan pemberontakan.
  • Xie Wanjun (aktivis): Mengungkap rekaman tank yang terhalang bus tanpa ada perwira mengatur, menandakan operasi nyata, bukan gladi resik.
  • Cai Shengkui (pengamat skeptis): Mengingatkan bahwa kesimpulan adanya kudeta dari video tank saja terlalu berlebihan. Menurutnya, kekuasaan Xi masih relatif stabil dalam jangka pendek.

Insiden Jaringan: Senjata Kontrol Krisis?

Selain pengerahan militer, serangkaian gangguan komunikasi memperkuat kesan adanya operasi besar:

  • 12 Agustus: Jaringan Beijing Unicom lumpuh massal, aplikasi WeChat, Weibo, hingga Douyin tak bisa diakses.
  • 13 Agustus: Gangguan berlanjut ke jaringan China Mobile, bahkan telepon sulit digunakan.
  • 9 Agustus: Pergerakan besar kendaraan militer dan ambulans sudah terlihat di jalan raya.

Banyak pihak percaya, pemutusan jaringan komunikasi adalah langkah pertama jika terjadi kerusuhan atau kudeta, guna mencegah masyarakat berkoordinasi.

Tiga Skenario Akhir Xi

Sejumlah analisis menyebut ada tiga kemungkinan nasib Xi Jinping:

  1. Lengser total – Mundur sepenuhnya pada Pleno Keempat, digantikan kelompok reformis.
  2. Transisi lunak – Tetap menjabat namun melepas kekuasaan bertahap, dengan penerus diputuskan di Kongres Nasional ke-21.
  3. Bertahan dengan kompromi – Melepas sebagian kekuasaan, namun tetap mengendalikan inti pemerintahan.

Banyak pengamat menilai skenario kedua lebih realistis, meski kemungkinan perubahan mendadak tetap terbuka jika militer benar-benar berbalik arah.

Penutup: Parade atau Kudeta Terselubung?

Beijing kini bagai kota dalam darurat militer. Tank berjaga di jalan, internet diputus, dan pusat perbelanjaan dikosongkan. Apakah semua ini hanya bagian dari persiapan parade militer, atau sinyal pertarungan kekuasaan di puncak pemerintahan?

Jawaban atas teka-teki ini kemungkinan akan terungkap pada Sidang Pleno Keempat mendatang. Pertanyaan terbesar publik tetap sama: apakah Xi Jinping akan dipaksa mundur, tetap bertahan, atau sekadar “mundur sambil berkuasa”?

Di Tengah Gelombang AI, Kamu Akan Jadi Penerima Manfaat atau Korban?

EtIndonesia. Sejak tahun 2023, lompatan besar kecerdasan buatan (AI) yang dipicu oleh chip buatan NVIDIA telah membawa perubahan besar di berbagai bidang, mulai dari teknologi hingga medis, bahkan mendongkrak pasar saham global hingga mencetak rekor demi rekor. Kita hidup di era bersejarah ini. Tapi pertanyaannya: apakah kamu akan menjadi pihak yang diuntungkan, atau justru korban dari gelombang ini?

Jika menjadi korban, apakah masih ada peluang untuk bertahan menghadapi persaingan dengan mesin superpintar ini?

Banyak pakar memperingatkan: selain segelintir elite—miliarder, politisi, atau mereka yang berada di puncak piramida sosial—nilai keberadaan orang biasa di masa depan kemungkinan besar akan digantikan oleh robot.

Apa Itu Kecerdasan Buatan?

AI adalah mesin cerdas buatan manusia yang mampu meniru proses berpikir manusia, bahkan menampilkan perilaku layaknya manusia:

·        Merencanakan, belajar, menalar,

·        Mengamati, berkomunikasi,

·        Mengendalikan benda, menggunakan alat, dan mengoperasikan mesin.

Dengan kata lain, di masa depan hampir semua pekerjaan akan berkaitan dengan AI. AI unggul dalam mengolah tugas berulang, data dalam jumlah besar, dan pekerjaan yang melampaui kapasitas manusia. Mulai dari komputasi presisi, computer vision, edge computing, hingga natural language processing—ketika semua teknologi ini digabungkan, pekerjaan bisa selesai seketika, kesalahan terdeteksi lebih cepat, bahkan solusi langsung ditemukan.

Yang membuat cemas, AI tidak pernah lelah, tidak menuntut gaji, tunjangan, atau cuti. Cukup dengan diisi daya, dia bisa bekerja tanpa batas waktu. Maka, apakah kamu benar-benar yakin tidak akan kehilangan pekerjaan?

Optimisme vs Realita

Ada pandangan yang menyatakan bahwa kreativitas manusia dan kemampuan membangun hubungan emosional tidak akan pernah tergantikan AI. Selama kita mau belajar keterampilan baru yang relevan dengan AI, maka peluang kerja justru semakin luas.

Namun, pandangan ini terlalu optimistis dan mengabaikan bahaya sebenarnya:

1. Perusahaan hanya membutuhkan sedikit tenaga manusia untuk mendesain, mengendalikan, dan memelihara robot dalam jumlah besar. Kompetisi untuk posisi ini akan sangat ketat.

2. Masalah emosional bonding: ketika AI bisa berbicara tanpa membantah, penuh pujian, selalu lembut, dan setia menemani tanpa pamrih—apakah manusia masih memilih manusia sebagai teman, keluarga, atau pasangan?

Fakta pahitnya: penderitaan manusia justru sering muncul dari hubungan emosional. Jika robot bisa mengisi peran itu tanpa menyakitkan, banyak orang mungkin akan beralih kepada mereka.

Profesi yang Bisa Tergeser AI

Jangan kira AI hanya mengancam pekerjaan kasar. Potensi penggantian mencakup:

·        Profesi hukum: pengacara, hakim

·        Dunia medis: dokter, perawat

·        Pendidikan: guru, dosen

·        Layanan publik: polisi, tentara, konselor, konsultan

·        Industri kreatif: musisi, penyiar, jurnalis, desainer, seniman

·        Bahkan profesi paling personal seperti pekerja seks

Bahkan jika tidak sepenuhnya digantikan, porsi manusia akan semakin kecil.

Pakar memprediksi: dalam 5–10 tahun ke depan, teknologi AI akan mencapai kematangan, dan dampaknya akan meluas ke semua kalangan—bukan hanya generasi muda yang baru masuk kerja, tapi juga mereka yang belum bisa pensiun.

Lima Dampak Utama AI

1. Pendidikan dan Karier
Pendidikan akan semakin personal: kurikulum khusus, jalur belajar yang disesuaikan dengan minat dan kemampuan. Namun, itu juga berarti anak muda harus lebih awal menyiapkan diri agar tidak tertinggal. AI menciptakan lapangan kerja baru, tapi sekaligus menghapus banyak profesi lama.

2. Kesempatan Kerja dan Lingkungan Kerja
Otomatisasi akan mengurangi kebutuhan tenaga kerja di bidang rutin. Profesi baru seperti AI engineer, data scientist, dan machine learning specialist memang muncul, tapi tidak sebanding dengan jumlah pekerjaan lama yang hilang. Persaingan pun makin ketat. Selain itu, pola kerja juga berubah—kantor fisik bukan lagi keharusan, karena banyak pekerjaan bisa dilakukan remote melalui sistem cerdas.

3. Sosial dan Relasi Antar Manusia
AI mengubah cara kita berhubungan. Media sosial berbasis VR bisa membuat orang makin larut dalam dunia digital, tapi juga memunculkan risiko: kecanduan, menurunnya interaksi tatap muka, dan masalah kesehatan mental.

4. Etika dan Moral
Perkembangan AI membawa dilema serius: keamanan data, bias algoritma, privasi, perubahan struktur keluarga, hingga risiko penurunan angka kelahiran. Selama belum ada regulasi yang jelas, kita semua harus waspada akan implikasi moral dan sosialnya.

5. Pengembangan Diri dan Identitas
AI bisa membantu manajemen kesehatan, pendidikan, maupun produktivitas pribadi. Namun, di sisi lain, manusia bisa krisis identitas: apa arti keberadaan kita jika dibandingkan dengan mesin yang abadi, kuat, dan serba bisa?

Penutup

Ada pepatah: “Kamu tidak mengelola uangmu, maka uang tidak akan peduli padamu.”

Hal yang sama berlaku di era AI: “Kalau kamu tidak memahami AI, maka kamu akan dikalahkan oleh orang yang menguasainya.”

Jangan remehkan hal ini. Semakin cepat kamu bersiap, semakin besar peluangmu menjadi penerima manfaat, bukan korban dari revolusi kecerdasan buatan. (jhn/yn)

Rusia Hantam Pabrik AS, Ukraina Luncurkan Rudal Firebird: Krisis Meledak ke Level Baru

EtIndonesia. Situasi geopolitik global kembali memanas. Konflik Rusia–Ukraina yang sebelumnya diharapkan segera menemukan titik temu, justru berbelok ke arah yang semakin rumit.

Konsensus Perdamaian yang Terhambat

Seusai pertemuan di Gedung Putih, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy menyampaikan harapannya agar dalam 7–10 hari dapat dicapai kesepakatan kerangka jaminan keamanan Ukraina. Langkah itu akan dilanjutkan dengan pertemuan puncak tiga pihak antara Zelenskyy, Donald Trump, dan Vladimir Putin.

Namun, rencana itu mendadak terguncang setelah Moskow menyodorkan syarat baru yang mengejutkan.

Putin Mainkan Kartu Tiongkok

Presiden Rusia, Vladimir Putin menuntut agar Tiongkok dimasukkan sebagai penjamin keamanan dalam perjanjian gencatan senjata. Padahal, sehari sebelumnya (19/8), Trump sudah menelpon langsung Putin dari Gedung Putih untuk memastikan bahwa Moskow setuju dengan klausul keamanan NATO bagi Ukraina. Saat itu Putin menyetujui. Tetapi pada 20 Agustus, dia berbalik arah.

Menteri Luar Negeri Rusia,  Sergey Lavrov bahkan menegaskan bahwa “jaminan keamanan Ukraina yang andal tak bisa dilepaskan dari Rusia dan Tiongkok.” Pernyataan ini menimbulkan gelombang kritik: bagaimana mungkin agresor dan sekutu dekatnya dapat menjadi penjamin keamanan negara yang mereka serang?

Analogi yang muncul sangat tajam: dua musang yang dengan sukarela menawarkan diri menjaga kandang ayam.

Zelenskyy Tegas Menolak

Pada 21 Agustus, Zelenskyy merespons keras : “Kami tidak butuh penjamin yang tak pernah membantu Ukraina ketika kami benar-benar membutuhkannya. Kami hanya memerlukan jaminan dari negara-negara yang sungguh-sungguh mau membantu.”

Dia menambahkan bahwa sejak awal perang, Tiongkok justru membuka pasar drone yang akhirnya dimanfaatkan Rusia. Karena itu, Ukraina menolak keras keterlibatan Beijing.

Zelenskyy juga menolak dua syarat lain dari Putin:

  1. Pengakuan status bahasa Rusia di Ukraina.
  2. Penarikan pasukan dari Donbas dengan kompromi kultural.

Bagi Zelenskyy, hanya bahasa Ukraina yang sah sebagai bahasa nasional, sebagai garis batas kedaulatan budaya yang tak bisa diganggu.

Trump Meledak Amarah

Yang paling mengejutkan adalah reaksi Donald Trump. Pada 21 Agustus 2025, dia menulis di media sosial dengan nada sangat tajam, disertai dua foto simbolis.

“Sulit, bahkan mustahil, memenangkan perang jika tidak menyerang agresor. Sama seperti tim olahraga hebat yang hanya boleh bertahan tanpa menyerang—tak mungkin bisa menang. Ukraina dan Rusia persis seperti ini. Biden yang lemah tidak mengizinkan Ukraina melawan balik, hanya bertahan. Jika saya yang jadi presiden, perang ini tidak akan pernah terjadi. Nantikan momen yang menarik sebentar lagi.”

Pengamat menilai ini untuk pertama kalinya Trump secara terbuka menyebut Rusia sebagai “negara agresor.”

Simbol Perang Dingin 2.0

Trump juga mengunggah dua foto hitam-putih:

  • Pertemuan dirinya dengan Putin di Alaska, di mana Trump tampak menunjuk dada Putin.
  • Foto legendaris “Perdebatan Dapur” tahun 1959 antara Nixon dan Khrushchev.

Trump tampaknya ingin memosisikan diri sebagai Nixon baru yang berani menantang langsung pemimpin Kremlin. Media AS pun menyebutnya sebagai Kitchen Debate 2.0. Namun, ada kekhawatiran Trump mengulang kesalahan sejarah: melunak terhadap Soviet dan membuka ruang bagi Tiongkok.

Rusia Gempur Pabrik AS di Ukraina

Situasi kian panas ketika Rusia meluncurkan serangan rudal ke pabrik elektronik milik Amerika di Mukachevo, Ukraina Barat, pada 21 Agustus pagi. Dua rudal menghantam fasilitas yang berjarak 800 km dari garis depan dan mempekerjakan 3.500 orang.

Ini adalah pertama kalinya Rusia secara langsung menyerang aset bisnis AS di Ukraina—tindakan yang dipandang sebagai “menusuk sarang lebah.”

Ukraina Tunjukkan Taring: Rudal Firebird

Sebagai respons, Ukraina mempercepat produksi massal rudal jelajah Firebird. Senjata dengan jangkauan 3.000 km ini memiliki daya ledak besar, dengan unit bernomor seri 479 dan 480 sudah dipamerkan. Diperkirakan, hingga akhir 2025 Ukraina bisa memproduksi 600 rudal.

Para pakar menjulukinya sebagai “Tomahawk versi murah” dengan daya rusak luar biasa, yang berpotensi melumpuhkan infrastruktur energi Rusia.

Krisis Energi Rusia

Dampaknya langsung terasa. Serangan Ukraina telah menghancurkan hampir 20% kapasitas kilang minyak Rusia. Harga bensin melonjak 30% di grosir dan 18% di ritel. Banyak SPBU kosong, antrean panjang terjadi di sejumlah kota, bahkan ada wilayah yang menaikkan harga bensin per jam.

Kondisi ini menambah tekanan politik bagi Kremlin.

Perang Data dan Propaganda

Di ranah digital, kelompok peretas Rusia merilis klaim bahwa Ukraina telah kehilangan 1,7 juta korban sejak perang pecah. Namun, Ukraina membantah dan menyebutnya propaganda.

Analis independen menilai data itu janggal karena semua angka disajikan bulat, tanpa detail realistis. Sumber Barat memperkirakan korban Ukraina berkisar 500–700 ribu jiwa, sedangkan Rusia bisa mencapai 1 juta.

Penutup

CIA melaporkan bahwa saat ini korban perang mencapai 5.000–7.000 orang per minggu. Inilah alasan utama Trump ngotot mendorong gencatan senjata. Tetapi dengan langkah Putin yang berbalik arah dan menuntut syarat baru, jalan menuju perdamaian terasa semakin jauh.

Dalam Proses Membesarkan Anak, Bagaimana Hukuman Orangtua Mempengaruhi Hubungan dengan Anak?

EtIndonesia. Dalam perjalanan mengasuh anak, orangtua tidak jarang menghadapi berbagai perilaku yang menantang dari anak mereka. Situasi ini sering kali memicu emosi marah. Ketika orangtua menghukum anak saat sedang dikuasai amarah, biasanya setelah itu muncul rasa bersalah dan penyesalan. Perasaan tersebut tidak hanya memengaruhi kondisi emosional orangtua, tetapi juga bisa berdampak pada hubungan dengan anak serta perkembangan psikologisnya.

Penyebab Hukuman karena Amarah

1. Tekanan dan Kelelahan
Mengasuh anak adalah tugas penuh tantangan. Ditambah dengan tekanan pekerjaan, tanggung jawab keluarga, dan urusan sehari-hari, orangtua mudah merasa lelah serta cemas. Akumulasi tekanan ini menurunkan kemampuan mengendalikan emosi, sehingga reaksi terhadap perilaku anak cenderung berlebihan.

2. Kurangnya Keterampilan Mengelola Emosi
Banyak orangtua tidak pernah belajar bagaimana mengendalikan amarah dengan sehat. Akibatnya, dalam proses mendidik anak, mereka kesulitan menahan emosi dan lebih memilih cara menghukum yang keras.

3. Keinginan Cepat Mengoreksi Anak
Saat anak melakukan kesalahan, orangtua ingin segera memperbaikinya. Perasaan terburu-buru ini sering memperbesar amarah, sehingga hukuman yang diberikan menjadi lebih berat dan emosional.

Sumber Rasa Bersalah

1. Menyakiti Perasaan Anak
Hukuman yang lahir dari amarah biasanya keras dan emosional. Hal ini dapat melukai hati anak. Ketika menyadari hal itu, orangtua akan merasa bersalah.

2. Bertentangan dengan Prinsip Pengasuhan Sendiri
Banyak orangtua ingin mendidik anak dengan kelembutan, pemahaman, dan kesabaran. Namun, saat marah mereka justru melakukan hal sebaliknya. Pertentangan ini menimbulkan konflik batin dan penyesalan.

3. Merusak Hubungan dengan Anak
Hukuman yang keras bisa menimbulkan rasa takut atau penolakan dari anak terhadap orangtua. Hal ini merusak kepercayaan dan kehangatan dalam hubungan, sehingga orangtua menyesal setelahnya.

Cara Menghadapi Rasa Bersalah

1. Refleksi dan Penerimaan Diri
Rasa bersalah adalah reaksi emosional yang wajar. Itu menandakan adanya kasih sayang terhadap anak. Dengan refleksi diri, orangtua bisa menyadari kekurangannya, menerima perasaan itu, lalu menjadikannya peluang untuk tumbuh dan memperbaiki diri.

2. Meminta Maaf dan Memberi Penjelasan kepada Anak
Jika sadar bahwa hukuman karena amarah melukai anak, segera minta maaf. Jelaskan juga alasan emosimu saat itu. Langkah ini tidak hanya meringankan rasa bersalah, tetapi juga membantu memperbaiki hubungan dengan anak.

3. Belajar Mengelola Emosi
Mengembangkan keterampilan pengendalian emosi membantu orangtua tetap tenang ketika menghadapi perilaku anak. Teknik sederhana seperti menarik napas dalam, mengambil jeda, atau menenangkan diri bisa mencegah ledakan amarah.

4. Mencari Dukungan dan Bantuan
Jika rasa bersalah terasa berat, orang tua bisa mencari bantuan dari konselor psikologi atau bergabung dengan kelompok pendukung orangtua. Berbagi pengalaman dengan orang lain dapat memberikan kekuatan dan solusi baru.

Kesimpulan

Dalam mengasuh anak, banyak orang tua pernah merasa menyesal setelah menghukum anak karena marah. Yang terpenting adalah bagaimana orangtua menghadapinya: dengan refleksi, belajar mengendalikan emosi, serta mencari dukungan. Setiap kali kita menyadari kesalahan dan memperbaiki diri, kita sedang melangkah menjadi orangtua yang lebih baik. Pada akhirnya, mengurangi hukuman karena amarah akan membangun hubungan orang tua dan anak yang lebih sehat, hangat, dan harmonis.(jhn/yn)

7 Tewas, 9 Hilang Akibat Tali Putus di Jembatan Tiongkok yang Sedang Dibangun

EtIndonesia. Tujuh orang tewas dan 9 lainnya hilang setelah tali putus di sebuah jembatan yang sedang dibangun di Tiongkok barat laut pada hari Jumat (22/8), lapor media setempat.

People’s Daily melaporkan 15 pekerja dan seorang manajer proyek berada di lokasi jembatan yang membentang di atas Sungai Kuning di Provinsi Qinghai ketika tali putus sekitar pukul 03.00 dini hari pada hari Jumat.

Jembatan di Jalur Kereta Api Sichuan-Qinghai ini merupakan jembatan lengkung rangka baja kontinu dengan bentang ganda terbesar di dunia, menurut laporan tersebut.

Jembatan ini juga merupakan jembatan lengkung rangka baja pertama di Tiongkok yang membentang di atas Sungai Kuning — terpanjang kedua di negara itu — menurut laporan tersebut.

Gambar yang dipublikasikan di situs web People’s Daily menunjukkan jembatan yang sebagian sudah dibangun, bagian tengahnya belum selesai, dengan dua menara perancah raksasa dan beberapa derek di sampingnya.

Operasi penyelamatan sedang berlangsung, tambah laporan itu.

Kecelakaan industri cukup umum terjadi di Tiongkok karena peraturan yang tidak jelas dan standar keselamatan yang lemah.

Pada bulan Desember tahun lalu, 13 orang hilang setelah runtuhnya sebuah lokasi konstruksi kereta api utama di Kota Shenzhen, Tiongkok selatan. Tidak ada laporan korban selamat.(yn)

Kepribadian Psikopat: Kebaikan yang Menyimpan Niat Jahat, atau Pesona yang Penuh Kegilaan?

EtIndonesia. Kepribadian psikopat bukan hanya tema riset ilmiah, tapi juga realitas sosial yang bisa kita temui sehari-hari.

Di masa sekolah, mungkin kamu pernah berjumpa dengan teman yang penuh ambisi, hanya mau berteman dengan murid berprestasi atau dekat dengan guru. Di dunia kerja, mungkin kamu pernah menghadapi atasan yang suka menakut-nakuti untuk mengontrol, atau pandai melempar tanggung jawab ke bawahannya.

Sekilas, mereka tampak memikat: pandai berbicara, luwes dalam presentasi, dan karismatik di depan umum. Tapi, ketika hubungan berlanjut lebih dekat, barulah terasa adanya manipulasi. Mereka lihai memainkan citra, kerap memanfaatkan orang sekitar demi tujuan pribadi, bahkan mencuri hasil kerja orang lain. Menurut Nobuko Nakano, ahli saraf sekaligus penulis buku ini, besar kemungkinan orang-orang seperti itu adalah psikopat.

Nakano sendiri adalah doktor ilmu saraf lulusan Universitas Tokyo, pernah menjadi peneliti di pusat fMRI berdaya magnet tinggi NeuroSpin di Prancis, dan telah menulis berbagai buku tentang otak. Dia menjelaskan bahwa “psychopathy” awalnya digunakan untuk menggambarkan pelaku kriminal kelas berat. Namun, hasil riset otak menunjukkan: tidak semua psikopat berhubungan dengan kriminalitas, bahkan sebagian justru banyak ditemukan di profesi yang menuntut keputusan cepat dan tegas.

Ciri Utama Psikopat

1. Perubahan sikap drastis setelah akrab
Saat pertama bertemu, mereka tampak ramah, menyenangkan, dan mudah bergaul. Tetapi begitu hubungan terjalin lebih dalam, sikap mereka bisa berubah seolah-olah menjadi orang yang berbeda.

2. Kurang empati
Bagian otak yang biasanya bereaksi terhadap penderitaan orang lain, pada psikopat justru tidak aktif. Riset menunjukkan, saat ditunjukkan gambar penderitaan, reaksi otonom tubuh mereka jauh lebih lemah dibanding orang normal.

3. Sulit mengenali emosi tertentu
Mereka bisa membaca ekspresi seperti marah, senang, atau terkejut. Tetapi kurang mampu menangkap tanda-tanda ketakutan dan kesedihan orang lain.

4. Kemampuan “membaca pikiran lewat mata”
Inilah ironi besar: meski kurang berempati, psikopat sangat terampil mengamati tatapan mata dan ekspresi untuk mengetahui keadaan psikologis orang lain. Tingkat akurasinya bisa lebih dari dua kali lipat orang biasa.

Perbedaan Otak Psikopat

Studi menunjukkan, psikopat memiliki tiga ciri khas pada otak:

·        Aktivitas amigdala (pusat rasa takut dan emosi) rendah.

·        Aktivitas korteks orbitofrontal dan korteks prefrontal ventromedial juga rendah.

·        Koneksi antara amigdala dengan kedua area prefrontal tersebut lemah.

Padahal, area otak itu penting untuk mengendalikan impuls, menghubungkan pengalaman emosi dengan norma sosial, dan membangun empati serta rasa bersalah. Akibat lemahnya sistem tersebut, psikopat lebih mungkin bertindak impulsif, tanpa perasaan bersalah maupun pertimbangan moral.

Mengapa Psikopat Menarik bagi Sebagian Orang?

Nakano juga menyinggung soal pilihan pasangan. Pada masa tertentu dalam siklus hormonal, wanita lebih rentan pada daya tarik “primitif” ketimbang logika rasional. Di masa ovulasi atau menjelang menstruasi, kadar estrogen dan serotonin menurun, membuat wanita lebih mudah cemas, impulsif, dan sulit mengambil keputusan tenang. Pada periode ini, tipe laki-laki dengan kecenderungan psikopat—yang karismatik, penuh percaya diri, dan berani mengambil risiko—lebih mudah terlihat menarik, meski secara sosial kurang bertanggung jawab.

Pertanyaan Etis: Apakah Psikopat Bertanggung Jawab atas Tindakannya?

Profesor Ken Levy dari Louisiana State University pernah mengajukan pertanyaan: Apakah psikopat seharusnya dimintai pertanggungjawaban hukum?

Secara kognitif, mereka bisa membedakan benar dan salah. Namun secara emosional, mereka tidak merasakan bahwa kejahatan melanggar norma moral. Jika hukuman tidak menimbulkan rasa bersalah atau penyesalan, lalu apa artinya hukuman itu?

Lebih jauh lagi, bahkan psikopat yang tidak melakukan kriminalitas tetap bisa hadir di sekitar kita—di kantor, pertemanan, bahkan keluarga—dan secara halus merusak kesehatan mental maupun hak-hak orang lain. Karena itu, isu ini bukan sekadar urusan medis, tetapi isu sosial yang perlu mendapat perhatian serius.

Kesimpulan

Psikopat bukan hanya sosok kriminal dalam film atau berita kriminal. Mereka bisa hadir di ruang kelas, kantor, bahkan di lingkaran sosial kita. Dengan memahami ciri dan mekanisme otak mereka, kita bisa lebih waspada, menjaga jarak, sekaligus mencari cara hidup berdampingan secara aman.

Perdebatan tentang psikopat—apakah sekadar gangguan neurologis, atau justru potensi bahaya sosial—masih akan terus berlanjut. Namun yang jelas, kesadaran publik adalah langkah pertama untuk mencegah kita terjebak dalam pesona berbahaya mereka. (jhn/yn)

Perusahaan Ukraina Kembangkan Rudal dan Drone Jarak Jauh untuk Serang Rusia

EtIndonesia. Ketika sebuah drone buatan Ukraina menyerang depot amunisi di Rusia September lalu, hal itu menunjukkan tekad Kyiv untuk menyerang jauh di belakang garis pertahanan musuh dan kehebatan industri pertahanannya.

Momen ini sangat membahagiakan bagi wanita yang bertanggung jawab atas pembuatan drone yang terbang lebih dari 1.000 kilometer untuk melaksanakan misi ini. Selama berbulan-bulan setelahnya, Rusia tidak lagi memiliki sarana untuk melanjutkan serangan bom luncur yang menghancurkan seperti yang baru saja menargetkan kota asalnya, Kharkiv.

“Bertempur di udara adalah satu-satunya keunggulan asimetris kami yang nyata di medan perang saat ini. Kami tidak memiliki tenaga kerja atau uang sebanyak mereka,” kata Iryna Terekh, kepala produksi di Fire Point.

Terekh berbicara sambil mengamati lusinan “drone serang dalam” yang baru saja keluar dari jalur perakitan dan akan segera digunakan oleh pasukan Ukraina untuk menyerang depot senjata, kilang minyak, dan target-target lain yang vital bagi mesin perang dan ekonomi Kremlin.

Didorong oleh perjuangan eksistensialnya melawan Rusia—dan bantuan militer terbatas dari sekutu Barat—Ukraina dengan cepat menjadi pusat inovasi pertahanan global. Tujuannya adalah untuk menyamai, jika tidak mengungguli, kemampuan Rusia—dan Fire Point adalah salah satu perusahaan yang memimpin.

Associated Press mendapatkan kesempatan eksklusif untuk melihat ke dalam salah satu dari lusinan pabrik rahasia Fire Point. Di sebuah gudang luas yang diiringi musik rock, para eksekutif memamerkan drone peledak FP-1 andalan mereka yang dapat menempuh jarak hingga 1.600 kilometer . Mereka juga untuk pertama kalinya secara terbuka menggembar-gemborkan rudal jelajah yang sedang mereka kembangkan yang mampu menempuh jarak 3.000 kilometer, dan yang diharapkan oleh Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy akan diproduksi massal pada akhir tahun.

Bahkan ketika Presiden AS, Donald Trump mendesak diakhirinya perang 3,5 tahun – dan mengumbar prospek dukungan AS untuk jaminan keamanan ala NATO – para pejabat pertahanan Ukraina mengatakan negara mereka bertekad untuk menjadi lebih mandiri dalam membendung Rusia.

“Kami percaya jaminan terbaik kami bukanlah mengandalkan kemauan seseorang untuk melindungi kami, melainkan kemampuan kami untuk melindungi diri kami sendiri,” kata Arsen Zhumadilov, kepala badan pengadaan senjata negara itu.

Pemerintah Ukraina kini membeli senjata senilai sekitar 10 miliar dolar setiap tahun dari produsen dalam negeri. Industri ini memiliki kapasitas untuk menjual tiga kali lipat jumlah tersebut, kata para pejabat, dan mereka yakin penjualan ke sekutu Eropa dapat membantu Ukraina mencapai potensi tersebut dalam hitungan tahun.

Seperti kebanyakan perusahaan pertahanan di Ukraina, Fire Point tumbuh karena kebutuhan setelah invasi besar-besaran Rusia pada tahun 2022. Meskipun ada permohonan dari pejabat militer Ukraina, negara-negara Barat enggan mengizinkan Kyiv menggunakan senjata jarak jauh sekutu mereka untuk menyerang target jauh di dalam wilayah Rusia.

Saat itulah sekelompok sahabat karib, pakar dari berbagai bidang, mulai memproduksi massal drone murah yang dapat menandingi potensi drone Shahed buatan Iran yang ditembakkan Rusia ke Ukraina dengan konsekuensi yang menghancurkan.

Para pendiri perusahaan berbicara dengan AP dengan syarat anonim karena khawatir akan keselamatan mereka dan keamanan pabrik mereka.

Dengan menggabungkan pengetahuan dari bidang konstruksi, desain gim, dan arsitektur, para pendiri perusahaan—yang tidak memiliki latar belakang pertahanan—menghasilkan desain baru untuk drone yang dapat terbang lebih jauh dan menyerang dengan presisi yang lebih tinggi daripada kebanyakan produk yang sudah ada di pasaran. Drone jarak jauh mereka memiliki manfaat lain: mereka tidak perlu lepas landas dari lapangan udara.

Ketika Terekh—seorang arsitek—direkrut pada musim panas 2023, dia diberi target memproduksi 30 drone per bulan. Kini, perusahaan memproduksi sekitar 100 drone per hari, dengan biaya 55.000 dolar per unit.

FP-1 lebih terlihat seperti proyek sains yang dibuat terburu-buru daripada sesuatu yang akan segera diproduksi oleh kontraktor pertahanan terbesar di dunia.

“Kami menghilangkan barang-barang yang terlalu mencolok dan tidak diperlukan,” ujarnya.

Namun, FP-1 sangat efektif di medan perang.

Dengan muatan bahan peledak seberat 60 kilogram, drone ini bertanggung jawab atas 60% serangan di wilayah Rusia, termasuk serangan terhadap kilang minyak dan depot senjata, menurut Terekh. Serangan-serangan ini telah membantu memperlambat laju Rusia di sepanjang garis depan sepanjang 1.000 kilometer di Ukraina timur, tempat unit-unit militer melaporkan penurunan tajam dalam tembakan artileri.

“Saya pikir drone terbaik, atau termasuk yang terbaik, adalah drone Ukraina,” kata Claude Chenuil, mantan pejabat militer Prancis yang kini bekerja untuk sebuah kelompok dagang yang berfokus pada pertahanan. “Ketika perang di Ukraina berakhir, drone-drone itu akan membanjiri pasar.”

Kisah Fire Point tidak sepenuhnya unik. Segera setelah invasi Rusia tahun 2022, ratusan perusahaan pertahanan bermunculan hampir dalam semalam. Pemerintah Ukraina mendorong inovasi dengan melonggarkan peraturan dan mempermudah perusahaan rintisan untuk bekerja langsung dengan brigade militer.

Para pengusaha patriotik di bidang metalurgi, konstruksi, dan teknologi informasi membangun fasilitas untuk meneliti dan membuat senjata serta amunisi, dengan penekanan pada drone. Perang yang sedang berlangsung memungkinkan mereka untuk menguji ide-ide hampir seketika di medan perang, dan dengan cepat beradaptasi dengan taktik Rusia yang terus berubah.

“Ukraina berada di momen yang sangat unik ini, di mana dia secara de facto menjadi Lembah Silikon pertahanan,” kata pengusaha pertahanan Ukraina, Yaroslav Azhnyuk. “Aset strategis terbesar yang kami miliki adalah bahwa kami telah berperang dengan Rusia selama 11 tahun.”

Contoh kasusnya: Fire Point awalnya mendapatkan peralatan navigasi untuk drone-nya dari sebuah perusahaan besar Barat, tetapi tak lama kemudian Rusia mampu mengganggu efektivitasnya menggunakan peperangan elektronik; sehingga Fire Point mengembangkan perangkat lunaknya sendiri untuk mengakali musuh.

Karena perusahaan pertahanan merupakan target bernilai tinggi bagi Rusia, banyak yang beroperasi di bawah tanah atau tersembunyi di dalam pusat-pusat sipil untuk menghindari deteksi. Meskipun dijaga oleh sistem pertahanan udara, strategi ini memiliki kelemahan karena membahayakan warga sipil. Banyak warga Ukraina tewas dalam serangan Rusia yang tidak akurat yang kemungkinan besar menargetkan fasilitas senjata. Para pengusaha mengatakan alternatifnya adalah beroperasi secara terbuka dan menghadapi serangan yang akan menghambat upaya perang.

Pada hari wartawan AP mengunjungi pabrik Fire Point, terdapat puluhan drone yang menunggu pengiriman. Semuanya akan habis dalam waktu 72 jam, dikirim ke medan perang dengan truk kargo yang tidak mencolok.

Tim Fire Point menerima umpan balik rutin dari unit-unit militer, dan perusahaan telah menginvestasikan kembali sebagian besar keuntungan untuk berinovasi dengan cepat agar dapat mengimbangi produsen drone lainnya. Keuntungan tersebut semakin banyak diarahkan untuk mengembangkan senjata baru yang lebih ampuh.

Perusahaan menyelesaikan pengujian rudal jelajah pertamanya, FP-5, tahun ini. Mampu menempuh jarak 3.000 kilometer dan mendarat dalam jarak 14 meter dari targetnya, FP-5 adalah salah satu rudal terbesar di dunia, dengan muatan 1.150 kilogram, kata para ahli independen. Karena versi awal rudal tersebut berwarna merah muda setelah kesalahan pabrik, mereka menyebutnya Flamingo – dan nama itu tetap melekat.

Fire Point memproduksi sekitar satu Flamingo per hari, dan pada bulan Oktober mereka berharap dapat membangun kapasitas untuk memproduksi tujuh Flamingo per hari, kata Terekh.

Meskipun Zelenskyy dan pejabat Ukraina lainnya sedang mencari cara untuk mengakhiri perang, Terekh mengatakan ia skeptis bahwa Rusia akan menerima persyaratan untuk perdamaian sejati. “Kami sedang mempersiapkan perang yang lebih besar dan jauh lebih menakutkan.” (yn)

Astra Financial Pacu Transaksi GIIAS Surabaya 2025 dengan Program “Kredit Cerdas”, Targetkan Raup Rp400 Miliar

0

Surabaya, 22 Agustus 2025 – Setelah sukses mencatatkan transaksi hingga Rp2,4 triliun di GIIAS Tangerang 2025, Astra Financial kembali hadir sebagai Platinum Sponsor untuk ketujuh kalinya dalam gelaran GIIAS Surabaya 2025. Dengan membawa tema “Innovation in Motion”, Astra Financial menargetkan total transaksi melebihi Rp400 miliar pada pameran otomotif terbesar di Jawa Timur ini.

GIIAS Surabaya 2025 akan berlangsung pada 27–31 Agustus 2025 di Grand City Convex, Surabaya. Astra Financial menghadirkan beragam penawaran menarik melalui sinergi sembilan unit bisnisnya, termasuk FIFGROUP, Astra Credit Companies (ACC), Toyota Astra Financial Services (TAF), Asuransi Astra, Astra Life, AstraPay, Moxa, SEVA, dan Bank Saqu.

Tan Chian Hok, Project Director Astra Financial GIIAS, menyatakan, “Jawa Timur adalah pasar potensial dengan kontribusi signifikan terhadap industri otomotif nasional. Kehadiran kami di GIIAS Surabaya tahun ini bertujuan memberikan pengalaman finansial terbaik dan memudahkan masyarakat mewujudkan mobil impian mereka.”

Sebagai bagian dari strategi pemasaran, Astra Financial meluncurkan Program Kredit Cerdas dengan suku bunga spesial mulai dari 2,3% untuk tenor 1–3 tahun dan 4,5% untuk tenor 4–5 tahun. Program ini juga menyertakan cashback hingga 6% melalui fitur Saku Nabung Bank Saqu. Nasabah cukup mengunci dana minimal tiga bulan untuk menikmati suku bunga kompetitif dan keuntungan tambahan.

Tak ketinggalan, layanan SEVA menghadirkan Instant Approval dengan persetujuan kredit hanya dalam 30 menit. Pengunjung juga berkesempatan mendapatkan cashback hingga Rp1,5 juta dan tambahan Rp3 juta bagi yang memanfaatkan layanan trade-in melalui OLXmobbi.

Di sisi proteksi, Asuransi Astra menawarkan program “Beli Asuransi 1 Tahun Berhadiah Asuransi 1 Tahun” melalui Garda Oto. Sementara Astra Life memberikan cashback hingga 50% untuk pembelian asuransi jiwa dan kesehatan secara online.

Bagi penggemar sepeda motor, FIFGROUP menyiapkan potongan angsuran hingga Rp5,25 juta plus voucher cashback Rp600 ribu dalam bentuk AstraPay. Pengajuan kredit melalui aplikasi Moxa juga berpeluang mendapatkan cashback Rp1 juta serta kesempatan memenangkan emas.

AstraPay turut memanjakan pengunjung dengan reward hingga Rp2,5 juta untuk setiap transaksi—mulai dari pembayaran SPK, tiket, hingga makanan dan minuman. Bank Saqu melengkapi promo dengan cashback Rp15 ribu untuk pembelian tiket langsung dan cashback 100% untuk top-up Rp6.800.

Meski industri otomotif nasional mengalami perlambatan dengan penurunan penjualan 10,8% secara ritel dan 10,1% secara wholesales pada periode Januari–Juli 2025, Jawa Timur justru menunjukkan ketahanan ekonomi dengan pertumbuhan mencapai 5% pada triwulan I 2025. Astra Financial telah membiayai lebih dari 8.500 unit kendaraan di Surabaya dengan total pembiayaan Rp1,5 triliun, mengukuhkan posisinya sebagai mitra keuangan terdepan di region ini.

Seluruh promo dan layanan Astra Financial dapat diakses di booth strategis yang tersebar di Convention Hall Lantai 3, Exhibition Hall Ground Floor, Pre-Function Exhibition Hall, dan Outdoor Area Grand City Convex.

Dengan beragam inovasi dan kemudahan yang ditawarkan, Astra Financial berkomitmen mendorong inklusi keuangan serta menjadi solusi terpercaya bagi masyarakat dalam menghadapi era mobilitas modern.

Tidak Ada Orang yang Suka Disalahkan

EtIndonesia. Ketika orangtua menegur atau memarahi anak, seberapa masuk akal pun alasannya, jika si anak tidak bisa benar-benar memahaminya, maka semua teguran itu akan terasa sia-sia.

Anak tidak akan mengingat isi teguran, melainkan hanya suara keras, wajah marah, dan nada penuh emosi dari orangtuanya. Di dalam hati, dia mungkin membantah ribuan kali setiap kalimat yang dilontarkan kepadanya, bahkan bisa saja melawan dengan kata-kata yang keras.

Mendengar anak membantah, orangtua biasanya tambah marah, suara makin meninggi, dan semakin keras memarahi—namun semakin keras dimarahi, anak justru semakin menutup telinga. Akhirnya tercipta lingkaran setan yang melelahkan kedua belah pihak.

Padahal tujuan orangtua sederhana: ingin memperbaiki kesalahan anak. Tapi cara yang salah hanya akan membuat hasilnya berbalik arah.

Mengapa Teguran Sering Gagal?

Terutama pada masa remaja, anak secara alami memiliki sikap menentang. Mereka cenderung menolak dulu sebelum mempertimbangkan isi perkataan, entah itu hal baik maupun buruk. Ucapan orangtua, meskipun penuh nasihat, sering kali terdengar tidak tepat, bahkan mengganggu. Yang seharusnya menjadi wejangan penuh kasih, justru dianggap membosankan atau menyebalkan.

Apakah Teguran Satu-satunya Jalan?

Sebelum marah, ada baiknya orangtua bertanya pada diri sendiri: Apakah menegur adalah satu-satunya cara? Anak memang salah, tetapi apakah tidak ada cara lain yang lebih efektif untuk membuat mereka berubah?

Setiap anak punya karakter yang berbeda. Tidak ada pola pengasuhan yang berlaku universal. Namun, ada dua hal yang pasti dibutuhkan: kesabaran dan kasih sayang. Orangtua perlu menanggalkan sikap “merasa lebih tinggi” dan mencoba berdiri sejajar dengan anak.

Nasihat tetap perlu disampaikan, tapi jangan terburu-buru. Biarkan pesan itu mengalir pelan melalui percakapan sehari-hari. Jika terlalu keras dan langsung, anak akan sulit mencerna. Butuh kebijaksanaan dalam cara menyampaikan.

Jaga Perasaan Anak

Kesalahan tentu harus diberitahukan, tapi hindari menegur di depan umum. Anak usia remaja lebih menjaga harga diri dibanding orang dewasa. Membicarakan kesalahan secara pribadi akan jauh lebih efektif.

Sebenarnya, anak tahu bahwa dirinya sudah melampaui batas orangtua. Namun, saat dimarahi, rasa bersalah yang ada bisa berubah menjadi perlawanan. Jika orangtua tidak hati-hati, ucapan yang keluar justru bisa meretakkan hubungan.

Ganti Teguran dengan Dorongan

Lebih baik mengganti teguran dengan dorongan positif. Selalu hormati perasaan anak. Tunjukkan perhatian dengan tepat, tanpa berlebihan. Bangun kepercayaan dan dukungan agar mereka memiliki rasa percaya diri.

Ketika anak benar-benar merasakan kasih yang tulus, ia akan tumbuh dengan lebih kuat dan bahagia. Anak tumbuh begitu cepat—maka jangan menunggu lama. Mulailah perubahan dari sekarang. (jhn/yn)

M3 dan Pemerintah Kota Surabaya Pacu UMKM Naik Kelas dengan Strategi Digital

0

Surabaya, 22 Agustus 2025 – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand IM3 berkolaborasi dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil & Menengah, dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya meluncurkan program pelatihan “Indosat impow3ring UMKM: UMKM Go Digital”. Program ini dirancang untuk mempercepat transformasi digital dan meningkatkan daya saing para pelaku UMKM binaan pemkot setempat.

Pelatihan yang diselenggarakan di Kantor Indosat Kayoon tersebut menghadirkan pakar dari berbagai bidang, antara lain Patricia Monica (Content Creator & Social Media Mayasi) yang membagikan strategi meningkatkan nilai produk, Hodo Purwoko (Digital Brand Engagement Strategy IM3) dengan materi pemanfaatan AI dan optimasi Instagram, serta Gracella Melody (Branch Marketing Executive IM3) yang berbagi kiat memaksimalkan TikTok Shop.

Menurut data Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, lebih dari 4,6 juta UMKM di Jatim telah memulai transformasi digital. Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kontribusi Jawa Timur terhadap perekonomian Pulau Jawa mencapai 25% pada 2024, tertinggi kedua setelah DKI Jakarta. Angka ini menunjukkan betapa besarnya peran UMKM sebagai penggerak utama perekonomian lokal.

Fahd Yudhanegoro, EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan, “Penguasaan media sosial dan teknologi digital merupakan kunci bagi UMKM untuk memperluas pasar dan membangun brand. Melalui pelatihan ini, IM3 tidak hanya memberikan teori, tetapi juga pendampingan praktis yang langsung dapat diaplikasikan. Kami yakin, dengan dukungan jaringan Indosat yang luas dan stabil, UMKM Surabaya dapat tumbuh lebih kompetitif dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah.”

Dukungan juga disampaikan oleh Sekretaris Dinkopumdag Kota Surabaya, M. Awaludin Arief, ST., MMT. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif IM3 dalam mendampingi UMKM memasuki era digital. Kolaborasi seperti ini merupakan langkah nyata yang sejalan dengan visi Pemerintah Kota Surabaya untuk menciptakan ekosistem UMKM yang tangguh dan berkelanjutan. Sinergi antara sektor swasta dan pemerintah sangat penting agar UMKM dapat mengoptimalkan media sosial untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan visibilitas usahanya,” ujar Awaludin.

Selama pelatihan, peserta juga berkesempatan mencoba langsung produk unggulan Indosat yaitu HiFi Air 75GB, guna mendukung kebutuhan konektivitas mereka dalam menjalankan strategi digital.

Kehadiran program ini semakin memperkuat komitmen IM3 dalam memberdayakan UMKM serta memperluas dampak positif brand tersebut di Jawa Timur. Dengan produk dan layanan unggulannya, IM3 siap menjadi mitra terpercaya para pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di era digital.

GIIAS Surabaya 2025 Meledak! 7 Merek Baru Ramaikan Pameran Otomotif Terbesar di Jawa Timur

Surabaya, 19 Agustus 2025 – Gelaran pameran otomotif terbesar, GIIAS The Series 2025, resmi melanjutkan petualangannya ke Kota Surabaya. Setelah sukses besar di BSD City, Tangerang, GIIAS Surabaya siap menghadirkan atmosfer otomotif terkini bagi masyarakat Jawa Timur dan sekitarnya. Pameran ini akan digelar pada 27 hingga 31 Agustus 2025 di Grand City Convex, Surabaya.

Sebagai kota yang konsisten menjadi tuan rumah selama satu dekade, Surabaya memegang peran strategis sebagai barometer pasar otomotif di kawasan Indonesia Timur. Kukuh Kumara, Sekretaris Umum GAIKINDO, menegaskan, “Potensi Jawa Timur sangat besar dan strategis. Data periode Januari-Mei 2025 mencatat kontribusi Jatim mencapai 9,5% dari total penjualan nasional, konsisten berada di posisi tiga besar. Melalui GIIAS Surabaya 2025, kami ingin terus memaksimalkan potensi ini dan mendorong kontribusinya bagi capaian industri otomotif Indonesia.”

30 Merek dan 7 Pendatang Baru Siap Meramaikan

GIIAS Surabaya 2025 bukan sekadar pameran biasa. Event ini akan diramaikan oleh 30 merek kendaraan yang terdiri dari 21 merek mobil penumpang, 1 merek kendaraan komersial, dan 8 merek sepeda motor.

Yang paling dinantikan adalah kehadiran 7 merek baru yang untuk pertama kalinya turut memeriahkan GIIAS Surabaya! Para pendatang baru tersebut adalah:

  • Mobil Penumpang: AION, BAIC, Denza, Geely, GWM, dan Jaecoo.
  • Sepeda Motor: Scomadi.

Merek-merek ternama lain seperti Toyota, Honda, Daihatsu, Mitsubishi, Nissan, Suzuki, MG, Wuling, BYD, Chery, VinFast, hingga Lexus dan Mazda juga akan turut memamerkan produk-produk andalan dan terbaru mereka.

Teknologi dan Inovasi Terkini Langsung dari GIIAS BSD

Pengunjung berkesempatan untuk menyaksikan secara langsung berbagai model mobil dan motor terbaru yang baru saja diluncurkan di GIIAS BSD Tangerang bulan lalu. Pameran ini menjadi ajang tepat untuk mengeksplorasi inovasi, desain, dan teknologi terkini dari industri otomotif dunia.

“Partisipasi merek-merek baru ini adalah sinyal kuat atas besarnya kepercayaan industri terhadap pasar Jawa Timur. Kehadiran mereka tidak hanya memperluas pilihan bagi masyarakat, tetapi juga sejalan dengan semangat GAIKINDO untuk terus memperkuat industri otomotif nasional,” tambah Kukuh.

Dukungan Penuh dari Sponsor dan Harga Tiket Spesial

GIIAS Surabaya 2025 didukung penuh oleh Astra Financial sebagai Platinum Sponsor bersama anak perusahaannya. Dukungan juga datang dari Powered by PLN Mobile, JKIND, Superchallenge, Kahf, dan Berkah Event.

Bagi yang ingin merasakan pengalaman otomotif terbaik ini, tiket pre-sale dengan harga spesial telah tersedia:

  • Pre-Sale Online (19-21 Agust ’25, mulai 17.00 WIB):
    • Weekdays: Rp 15.000
    • Weekend: Rp 20.000
  • Tiket Reguler (mulai 22 Agust ’25 via Auto360):
    • Weekdays (Rabu-Jumat): Rp 25.000
    • Weekend (Sabtu-Minggu): Rp 40.000
  • Tiket di Lokasi:
    • Weekdays: Rp 35.000
    • Weekend: Rp 50.000

Tiket dapat dibeli secara online melalui aplikasi Auto360.

Jadwal Lengkap GIIAS The Series 2025

Setelah Surabaya, GIIAS The Series 2025 akan berkeliling ke tiga kota lainnya:

  • GIIAS Semarang: 24-28 September 2025 di Muladi Dome Undip
  • GIIAS Bandung: 1-5 Oktober 2025 di Sudirman Grand Ballroom
  • GIIAS Makassar: 5-9 November 2025 di Summarecon Mutiara Makassar