Tarif AS Memicu Negosiasi saat Vietnam Berjanji Akan Menurunkan Tarif ke Nol

Pemerintahan Trump memberlakukan tarif sebesar 46 persen terhadap barang-barang asal Vietnam minggu ini.

EtIndonesia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada  Jumat 3 April 2025 mengisyaratkan bahwa negosiasi telah dimulai terkait berbagai tarif yang diumumkan minggu ini, dengan menyatakan bahwa setidaknya satu negara akan menurunkan tarif atas impor dari AS menjadi “nol.”

“Saya baru saja melakukan panggilan yang sangat produktif dengan To Lam, Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam, yang mengatakan kepada saya bahwa Vietnam ingin menurunkan tarif mereka menjadi NOL jika mereka bisa mencapai kesepakatan dengan AS. Saya mengucapkan terima kasih atas nama negara kami dan mengatakan saya menantikan pertemuan dalam waktu dekat,” tulis Trump dalam sebuah unggahan di platform media sosial Truth Social pada  Jumat.

Kantor Wakil Perdana Menteri Vietnam, Ho Duc Phoc, dalam sebuah pernyataan pada  Jumat mengatakan bahwa Vietnam akan terus mendorong peningkatan pembelian dari Amerika Serikat dan akan mengadakan pertemuan untuk membahas bagaimana menangani tarif baru dari AS.

Negara tersebut juga “mengusulkan agar pihak AS menunda sementara penerapan tarif timbal balik terhadap barang-barang Vietnam selama 1–3 bulan guna bernegosiasi, dalam semangat menjunjung keadilan dan manfaat bersama,” demikian bunyi pernyataan itu, menurut terjemahan dalam bahasa Inggris.

Pemerintah Vietnam juga meminta agar pelaku usaha Vietnam yang mengekspor ke AS tetap mempertahankan harga produk mereka sambil menunggu negosiasi bilateral antara AS dan Vietnam. Para pelaku usaha disarankan untuk menggunakan “solusi yang tepat dan efektif” demi mempertahankan status quo, menurut pernyataan tersebut.

Terkait komentar Trump di Truth Social, pejabat Vietnam belum memberikan tanggapan resmi. The Epoch Times telah menghubungi Kementerian Luar Negeri Vietnam untuk memberikan komentar.

Minggu ini, Trump memberlakukan tarif sebesar 46 persen terhadap impor dari Vietnam, sementara negara-negara Asia Tenggara lainnya menghadapi tarif antara 32 persen hingga 49 persen. Sebagai perbandingan, tarif terhadap Uni Eropa sebesar 20 persen, Jepang 24 persen, dan India 27 persen.

Tetangga Vietnam di utara, yaitu Tiongkok, menghadapi tarif sebesar 54 persen untuk beberapa barang. Pada  Jumat, rezim Tiongkok mengumumkan akan memberlakukan tarif balasan sebesar 34 persen terhadap impor dari AS.

Trump berbicara kepada wartawan di pesawat kepresidenan Air Force One pada Kamis dan menyatakan bahwa ia terbuka untuk bernegosiasi dengan negara-negara terkait tarif yang baru diumumkan. Ia mengatakan bahwa tarif baru ini “memberi kita kekuatan besar untuk bernegosiasi.”

“Semua negara telah menghubungi kami,” kata Trump, merujuk pada respons internasional terhadap tarif tersebut, seraya menambahkan bahwa tarif baru itu menempatkan Amerika Serikat “di kursi pengemudi.”

Saat ditanya apakah ia terbuka untuk membuat kesepakatan, Trump menjawab, “Tergantung. Jika seseorang mengatakan bahwa mereka akan memberi kita sesuatu yang luar biasa, selama mereka memberi kita sesuatu, itu bagus,” sambil menyiratkan adanya pertukaran dalam kesepakatan.

Presiden juga menyinggung TikTok sebagai contoh.

“Tiongkok mungkin akan berkata, ‘Kami akan menyetujui kesepakatan, tapi apakah kalian bisa melakukan sesuatu terkait tarif?’” ujar Trump kepada wartawan.

Pada  Kamis, penasihat perdagangan Gedung Putih, Peter Navarro, mengatakan kepada Fox News bahwa tarif besar-besaran yang diumumkan pada  Rabu “bukan untuk negosiasi” melainkan “merupakan keadaan darurat nasional terkait defisit perdagangan kronis dan besar yang disebabkan oleh tarif dan hambatan non-tarif yang tinggi.”

Hambatan non-tarif tersebut termasuk manipulasi mata uang, distorsi pajak PPN, subsidi ekspor, praktik dumping, pemalsuan, pembajakan, serta pencurian kekayaan intelektual, kata Navarro.

Defisit perdagangan yang terjadi akibat hal tersebut pada akhirnya “mengambil pekerjaan kita, mengambil pabrik kita,” dan “mengakibatkan transfer kekayaan besar-besaran ke tangan asing yang membahayakan basis manufaktur dan industri pertahanan kita,” ujar Navarro.

Putra kedua Trump, Eric Trump, menyarankan bahwa negara-negara yang ingin bernegosiasi dengan Trump terkait tarif sebaiknya segera melakukannya.

“Saya tidak ingin menjadi negara terakhir yang mencoba bernegosiasi soal perdagangan dengan [Trump]. Negara pertama yang bernegosiasi akan menang… yang terakhir pasti akan kalah. Saya sudah melihat film ini sepanjang hidup saya,” tulisnya pada 3 April di platform media sosial X.

Di tengah berita tarif tersebut, Indeks Dow Jones Industrial mengalami penurunan sekitar 1.600 poin pada  Kamis. Hingga Jumat siang, indeks tersebut turun lebih dari 1.200 poin.

Sumber : Theepochtimes.com

Trump: Tiongkok Panik  Balas dengan Tarif Retaliasi

 ‘Kebijakan saya tidak akan pernah berubah,’ tulis Trump di media sosial

EtIndonesia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump membalas tindakan rezim Tiongkok setelah Beijing memberlakukan tarif balasan.

“Tiongkok mengambil langkah yang salah, mereka panik—hal yang paling tidak bisa mereka lakukan,” kata Trump dalam unggahan di platform media sosial Truth Social.

Ia kemudian menegaskan bahwa kebijakannya tidak akan berubah.

 “Kepada banyak investor yang datang ke Amerika Serikat dan menanamkan uang dalam jumlah besar, kebijakan saya tidak akan pernah berubah. Ini adalah waktu yang tepat untuk menjadi kaya, lebih kaya dari sebelumnya!” tulis Trump.

Trump juga memuji laporan ketenagakerjaan pada Maret, yang menunjukkan 228.000 pekerjaan baru—lebih tinggi dari perkiraan.

 Presiden mengaitkan data ketenagakerjaan yang kuat itu dengan kebijakannya, yang menurutnya “sudah mulai bekerja,” dan mengimbau publik untuk “tetap kuat; kita tidak boleh kalah!”

Gedung Putih memberlakukan tarif timbal balik sebesar 34 persen terhadap Tiongkok, sehingga total tarif yang dikenakan menjadi 54 persen.

 Sebagai tanggapan, Kementerian Keuangan Tiongkok mengumumkan akan memberlakukan tarif sebesar 34 persen terhadap semua barang impor asal AS mulai 10 April.

 Beijing juga menambahkan 16 perusahaan AS ke dalam daftar kontrol ekspor dan berjanji akan memberlakukan kontrol ekspor terhadap beberapa jenis mineral tanah jarang.

 Selain itu, 11 perusahaan AS dimasukkan ke dalam “daftar entitas tidak dapat dipercaya,” dengan tuduhan bahwa mereka melanggar aturan pasar dan kewajiban kontrak.

Kementerian Keuangan Tiongkok mendesak Amerika Serikat untuk membatalkan kebijakan tarifnya dan menyelesaikan perbedaan perdagangan melalui konsultasi.

 Pejabat Tiongkok menindaklanjuti ancaman sebelumnya dengan mengajukan keluhan resmi ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terhadap tarif AS, dengan menyatakan bahwa bea impor terbaru dari pemerintah AS melanggar aturan organisasi internasional tersebut.

Trump memberi sinyal bahwa ia bersedia bernegosiasi dengan mitra dagang AS terkait tarif.
“Itu tergantung, jika ada yang berkata akan memberikan kita sesuatu yang luar biasa, selama mereka memberi kita sesuatu yang baik,” kata Trump kepada para wartawan yang bepergian bersamanya ke Florida.

Semakin banyak negara, seperti Kanada dan Uni Eropa, telah berjanji akan membalas tarif dasar 10 persen dan tarif timbal balik yang lebih tinggi dari Trump.

Perkembangan terbaru dalam saga perdagangan AS–Tiongkok ini terjadi saat pasar keuangan global terguncang oleh serangkaian pengumuman tarif oleh AS terhadap barang-barang asing.

Tarif balasan ini akan berdampak pada hubungan dagang AS-Tiongkok  yang nilainya hampir mencapai $600 miliar, menurut data 2024 dari Kantor Perwakilan Dagang AS.

Sejak pengumuman tarif oleh presiden dalam acara “Make America Wealthy Again” pada 2 April, pasar saham AS anjlok, dengan indeks Dow Jones jatuh hampir 7 persen dalam minggu ini dan mendekati wilayah koreksi sebesar 10 persen.

Pasar Asia juga terpukul, dengan Indeks Hang Seng merosot lebih dari 350 poin dan Nikkei 225 terjun hampir 1.000 poin.

 Indeks Komposit Shanghai relatif stabil, hanya turun 0,24 persen.

Sumber : Theepochtimes.com

Polisi Menangkap Pencuri ‘Buang Air Besar dan Lari’ yang Terkenal di India

EtIndonesia. Polisi di New Delhi, India, akhirnya berhasil menangkap seorang pencuri yang sulit ditangkap yang selalu buang air besar di celananya saat dalam bahaya untuk menjauhkan orang saat dia melarikan diri.

Tahukah Anda bagaimana aktor yang hebat bisa menangis sesuai perintah? Nah, ternyata beberapa orang memiliki tingkat kendali yang sama terhadap usus mereka, yang memungkinkan mereka buang air besar kapan saja.

Deepak, seorang pencuri telepon berusia 27 tahun dari Delhi, India, adalah salah satu orang tersebut, dan dia menggunakan bakatnya yang tidak biasa untuk menghindari penegak hukum setiap kali mereka hampir menangkapnya.

Menurut juru bicara polisi Delhi, Deepak menghindari penangkapan beberapa kali dengan buang air besar di celananya untuk menciptakan bau busuk yang sangat busuk sehingga polisi merasa jijik sehingga memberi pencuri cukup waktu untuk melarikan diri.

Trik kotor itu sangat efektif sehingga polisi bahkan menyebutnya ‘buang air besar dan lari’. Teror Deepak yang dipicu oleh buang air besar akhirnya berakhir ketika polisi yang dilengkapi dengan masker dan sarung tangan menangkapnya.

“Tim mengejarnya dan menjepitnya,” kata seorang polisi dengan bangga kepada News 18. “Seperti yang diduga, Deepak mengerahkan ‘rencana kotor’ yang terkenal itu, tetapi para petugas, yang dilengkapi dengan sarung tangan dan masker, menggagalkan upaya terakhirnya dan menahannya.”
Deepak terlihat oleh patroli polisi di dekat Taman Eidgah, dan mengetahui teknik ‘buang air besar dan lari’-nya, mereka bersiap untuk memastikan mereka dapat menahan bau kotorannya.

Setelah penangkapan bersejarah itu, sebuah kasus didaftarkan terhadap Deepak berdasarkan Undang-Undang Senjata di Kantor Polisi Sadar Bazar, dan dia mengakui beberapa pencurian ponsel dan kejahatan terkait pisau di daerah tersebut.

Polisi mengatakan bahwa dia memiliki sejarah kriminal yang panjang dengan lebih dari setengah lusin kasus terhadapnya di seluruh Delhi, tetapi mekanisme pembelaannya yang tidak biasa membantunya menghindari penangkapan untuk waktu yang lama.

Kami tahu ini terdengar seperti sesuatu yang Anda harapkan, tetapi tampaknya ini adalah berita nyata tentang kekuatan super seorang pria yang buruk…(yn)

Sumber: odditycentral

Pria Terus Diusir dari Apartemen Sewaan Gara-gara Anak Kerbau Peliharaan

EtIndonesia. Seorang pria di Tiongkok telah diusir dari apartemen sewaan dua kali tahun ini karena hewan peliharaannya yang tidak biasa – seekor anak kerbau hitam yang jinak.

Chen, seorang pensiunan petinju berusia 30 tahun yang saat ini bekerja sebagai pelatih kebugaran dan tinju paruh waktu dari Foshan, Provinsi Guangdong, Tiongkok, telah menjadi selebriti dalam semalam karena hewan peliharaannya yang tidak biasa.

Pada bulan Januari lalu, Chen membeli seekor anak kerbau untuk dirinya sendiri sebagai hewan peliharaan. Dia berencana untuk memelihara anjing, tetapi semakin dia memikirkannya, semakin masuk akal jika anak sapi itu menjadi miliknya.

Dia mengklaim bahwa hewan itu adalah pengingat terus-menerus bahwa dia harus bekerja keras untuk mencapai tujuan hidupnya, tetapi pada saat yang sama, dia harus berhati-hati agar tidak menjadi pekerja keras.

Setiap orang punya pilihannya sendiri, tetapi pilihan Chen yang tidak biasa untuk memelihara hewan peliharaan telah membuatnya bermasalah dengan setidaknya dua tuan tanah, tetapi dia menolak untuk menyerah pada Bull Demon King’ dan saat ini sedang mencari tempat lain untuk disewa.

Foto dan video viral di media sosial Tiongkok menunjukkan mantan petinju berusia 30 tahun itu membersihkan dan memberi makan anak kerbau berusia empat bulan, mendandaninya, dan mengajaknya jalan-jalan.

Namun, beberapa pengguna mengkritik Chen dengan mengatakan bahwa dia hanya memanfaatkan hewan itu untuk menarik perhatian. Dia membalas kritikan itu dengan mengatakan bahwa dia benar-benar mencintai hewan peliharaannya dan berpendapat bahwa tidak ada orang waras yang akan diusir dua kali jika mereka tidak terikat secara emosional dengan hewan peliharaan mereka.

Saat ditanya apakah hewan itu berisik, Chen mengatakan bahwa Bull Demon King memiliki kepribadian yang sangat lembut dan tenang, dan dia hanya menjadi gelisah saat merasa lapar. Ia mengakui bahwa bagian tersulit dari hidup bersama anak kerbau hitam di kota adalah harus membersihkan kotorannya. Namun, dia tetap berusaha, membersihkan dan mendisinfeksi tempat itu sesering mungkin.

Meskipun baru-baru ini dia diusir dari apartemen sewaan untuk kedua kalinya hanya dalam waktu tiga bulan, Chen mengklaim bahwa dia tidak berniat menyerah pada Bull Demon King.

“Jika Anda mencintainya, Anda akan menoleransi segala hal tentangnya,” katanya.

Yang menarik, Chen bukanlah orang pertama di Tiongkok yang mencoba beternak sapi di apartemen. (yn)

Sumber: odditycentral

Kelompok Kriminal Menggunakan Penipuan “Peta Harta Karun Palsu” yang Rumit untuk Menipu Puluhan Korban

EtIndonesia. Polisi Turki baru-baru ini menangkap jaringan penipu yang memanfaatkan keinginan orang untuk cepat kaya dengan menjual peta harta karun palsu dan mengenakan biaya tambahan untuk membantu mereka menjual harta “tak ternilai” tersebut.

Sebagai bagian dari operasi rumit yang dilakukan di 9 provinsi di Turki, puluhan penipu bekerja sama untuk menipu korban yang tidak sadar lebih dari 50 juta lira Turki (sekitar Rp 22 triliun) menggunakan peta harta karun palsu.

Para tersangka dilaporkan melakukan perjalanan ke daerah pedesaan di negara itu, menunjukkan peta harta karun yang digambar tangan pada selembar kertas yang dibuat-buat kepada penduduk desa yang ingin menjadi kaya dalam semalam.

Peta-peta tersebut sangat terperinci dan menampilkan lokasi-lokasi terdekat yang dikenal oleh para korban, tidak seperti para penipu, yang mengaku datang dari jauh. Karena mereka mengalami kesulitan menavigasi daerah tersebut untuk mencapai harta karun tersebut, mereka menawarkan untuk menjual peta mereka dengan biaya tertentu. Namun, ini hanya setengah dari penipuan mereka yang diakui cerdik.

Menjual peta harta karun palsu adalah cara penipu untuk memikat korbannya. Mengetahui bahwa mereka akan menggali di lokasi yang ditandai pada peta harta karun yang rumit namun palsu, para penipu kemudian akan menghubungi korban mereka lagi untuk menanyakan bagaimana perburuan harta karun tersebut berlangsung. Para korban yang gembira akan membanggakan penemuan patung dan koin emas, dan para penipu menawarkan untuk menghubungkan mereka dengan seorang pendeta yang dapat memverifikasi keaslian artefak tersebut.

Pendeta yang mengaku itu hanyalah penipu lain yang, setelah melihat hasil temuan selama panggilan video, akan menentukan nilainya sebagai “tak ternilai”. Namun, ada kendala. Menjual harta karun di Turki berisiko karena memiliki nilai budaya dan dapat disita oleh negara, tetapi pendeta tersebut mengaku memiliki kontak di luar negeri yang bersedia membayar mahal untuk relik kuno, terutama yang terbuat dari emas. Seperti yang Anda duga, pendeta tersebut meminta komisi untuk memfasilitasi transaksi tersebut. (yn)

Sumber: odditycentral

Kata Studi: Satu Strategi Sederhana untuk Menurunkan Berat Badan Lebih Baik daripada Diet Harian

EtIndonesia. Jika berbicara tentang diet untuk menurunkan berat badan, banyaknya pilihan bisa sangat banyak. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa pendekatan sederhana dapat memberikan dampak yang lebih besar daripada menghitung kalori secara terus-menerus: rutinitas puasa intermiten 4:3.

Jadwal puasa intermiten 4:3 melibatkan pembatasan asupan kalori selama tiga hari setiap minggu dan makan seperti biasa selama empat hari sisanya.

Para peneliti di AS menemukan bahwa pendekatan ini menghasilkan penurunan berat badan rata-rata sebesar 7,6 persen selama setahun, dibandingkan dengan hanya 5 persen dengan diet pembatasan kalori harian tradisional.

Itu bukan perbedaan yang besar, tetapi hal itu menunjukkan bahwa setidaknya bagi sebagian orang, berbagai pembatasan diet mungkin lebih efektif – dan lebih mudah dipatuhi – daripada mempertahankan batas kalori harian.

“Bagi saya, itu lebih baik,” kata ahli endokrinologi Victoria Catenacci, dari Universitas Colorado.

Tim tersebut melibatkan 165 peserta yang kelebihan berat badan atau obesitas, berusia antara 18 dan 60 tahun, melalui puasa intermiten (IMF) 4:3 atau diet pembatasan kalori harian (DRC) selama 12 bulan, sambil juga merekomendasikan peningkatan aktivitas.

Kelompok IMF diminta untuk menerapkan pembatasan asupan kalori sebesar 80 persen pada tiga dari tujuh hari, tanpa pembatasan pada empat hari lainnya (meskipun makan sehat tetap dianjurkan). Agar sesuai dengan batasan secara keseluruhan, kelompok DRC diminta untuk mengurangi asupan kalori harian mereka sebesar 34 persen setiap hari.

Penurunan berat badan bervariasi pada kedua kelompok, tetapi kelompok IMF mengalami penurunan rata-rata 7,7 kg, dibandingkan dengan 4,8 kg untuk kelompok DRC. Perbaikan kecil pada penanda kesehatan seperti tekanan darah juga terlihat di kedua kelompok.

“Pesan yang lebih penting bagi saya adalah bahwa ini adalah strategi diet yang merupakan alternatif berbasis bukti, terutama bagi orang-orang yang telah mencoba DCR dan merasa kesulitan,” kata Catenacci.

Penelitian ini disertai beberapa peringatan. Peserta melaporkan sendiri asupan makanan dan energi mereka, dan sementara kelompok IMF hanya mencatat hari-hari puasa mereka, ada kemungkinan mereka juga membatasi asupan kalori pada hari-hari tidak berpuasa.

Para peneliti berpikir kelompok IMF mungkin lebih baik dalam menjalankan diet mereka, yang mungkin memengaruhi hasilnya – tetapi itu bisa dilihat sebagai hal yang positif, karena program penurunan berat badan lebih efektif jika lebih mudah diikuti.

Terlepas dari nuansa ini, puasa intermiten merupakan kemenangan dalam hal ini. Banyak penelitian telah dipublikasikan tentang IMF dalam beberapa tahun terakhir, dengan potensi manfaat dan kemungkinan kekurangan yang disorot, tetapi yang kita tahu pasti adalah bahwa obesitas meningkat – dan kita memerlukan pendekatan yang lebih efektif dan personal untuk mengatasinya.

“Saat ini, program komprehensif khusus yang berfokus pada IMF 4:3 tidak ada sejauh pengetahuan kami,” jelas epidemiologis aktivitas fisik Danielle Ostendorf, dari Universitas Colorado.

“Jadi, saya ingin merancang cara untuk menerapkannya di klinik dan program komunitas yang dapat diakses oleh masyarakat dan menjadikannya sesuatu yang terjangkau bagi mereka.”

Penelitian ini telah dipublikasikan dalam Annals of Internal Medicine.(yn)

Sumber: sciencealert

Transaksi Pelabuhan Panama Tambah Ketegangan, Analis: PKT Tetap Kalah

EtIndonesia. Perusahaan milik Li Ka-shing kembali menghadapi ketidakpastian dalam rencana penjualan pelabuhan di Panama. Awalnya, pada Rabu (2/4), mereka dijadwalkan menandatangani perjanjian akhir dengan perusahaan investasi Amerika, BlackRock, namun karena campur tangan dari PKT, kesepakatan itu gagal dilaksanakan tepat waktu. Perkembangan transaksi ini menjadi sorotan luas. Para ahli menilai, terlepas dari apakah transaksi ini berhasil atau tidak, PKT tetap akan menjadi pihak yang kalah.

Transaksi pelabuhan Panama melibatkan perusahaan Cheung Kong Hutchison Holdings Limited milik Li Ka-shing dan konsorsium yang dipimpin oleh BlackRock dari Amerika Serikat. Kedua pihak semestinya menandatangani dokumen final pada 2 April. Namun, tekanan dan intervensi dari pihak Tiongkok membuat kesepakatan ini gagal dicapai sesuai jadwal.

DAVY J. Wong, ekonom asal AS, menjelaskan: “Panama adalah negara pertama di Amerika Latin yang sukses dijangkau oleh inisiatif Belt and Road Tiongkok, sekaligus negara pertama yang memutus hubungan dengan Taiwan dan berpihak ke Beijing. Ini menjadi titik penting dan simbolis. Jika pelabuhan dijual ke pihak AS, maka AS akan merebut kembali pengaruhnya di Amerika Latin, dan posisi PKT yang selama ini berusaha membangun pengaruh di kawasan itu akan tergoyahkan.”

Setelah kembali ke Gedung Putih, Trump menyatakan keinginannya untuk mengambil alih kembali kendali atas Terusan Panama, karena wilayah itu memiliki nilai strategis dan ekonomi yang sangat tinggi, dan kini telah dipengaruhi oleh PKT. Oleh karena itu, dia menyambut baik rencana transaksi antara Cheung Kong Hutchison dan BlackRock.

Untuk menggagalkan transaksi ini, PKT melancarkan kampanye opini melalui media. Surat kabar pro-Beijing di Hong Kong, Ta Kung Pao, menerbitkan serangkaian artikel yang mengkritik perusahaan Li Ka-shing. Bahkan, Kantor Urusan Hong Kong dan Makau milik Beijing turut membagikan artikel-artikel tersebut guna memberi tekanan.

Pada 28 Maret, pejabat dari Biro Anti-Monopoli Kedua Administrasi Pengawasan Pasar Tiongkok mengumumkan bahwa mereka akan melakukan pemeriksaan hukum atas transaksi ini. Para analis meyakini bahwa langkah ini akan semakin meruntuhkan kepercayaan internasional terhadap Tiongkok di pasar modal global.

DAVY J. Wong menambahkan: “Intervensi keras Beijing terhadap kebebasan transaksi Li Ka-shing menunjukkan bahwa Tiongkok menganut sistem ‘negara mengendalikan bisnis swasta’ dan ‘partai memimpin segalanya’. Hal ini membuat banyak investor global semakin khawatir terhadap risiko berinvestasi di Tiongkok. Citra pasar Tiongkok di mata investor asing akan memburuk, dan posisi Hong Kong sebagai wilayah penyangga investasi Tiongkok juga ikut melemah.”

Reuters mengutip sumber internal yang menyebutkan bahwa transaksi belum dibatalkan, namun hingga saat ini Cheung Kong Hutchison belum memberikan pernyataan resmi. Masa depan kesepakatan ini masih belum pasti, dan dunia internasional terus memantau perkembangannya. Banyak pengamat percaya bahwa baik jadi maupun tidak jadi, PKT tetap kalah.

Zhang Tianliang, pembawa acara program “Tianliang Time”, berkomentar:  “Saya yakin PKT sadar bahwa jika mereka bertindak seperti perampok dan memaksa Li Ka-shing untuk tidak menjual pelabuhan, dampaknya bagi mereka akan sangat besar. Ini bukan hanya soal citra internasional yang buruk, tapi juga fakta bahwa di balik Li Ka-shing berdiri sosok Trump. Jika Li Ka-shing batal menjual, Trump pasti sangat marah, dan konsekuensinya akan berat.”

Opini publik menilai, jika Li Ka-shing tidak bisa bebas menjual aset pelabuhannya, maka artinya dia juga tidak bebas mengelola pelabuhan tersebut, yang justru membenarkan kekhawatiran Trump bahwa pengaruh PKT di wilayah itu terlalu kuat.

Yoon Suk-yeol Dimakzulkan: Merasa Menyesal Tak Memenuhi Harapan Rakyat Korea Selatan

Menurut laporan Yonhap News Agency, pada 4 April  pukul 11:22 waktu setempat, Mahkamah Konstitusi Korea Selatan mengumumkan putusan atas kasus pemakzulan Presiden Yoon Suk-yeol dan memutuskan untuk mencopotnya dari jabatan. Dengan demikian, Yoon Suk-yeol menjadi presiden kedua dalam sejarah konstitusional Korea Selatan yang dimakzulkan.

EtIndonesia. Yoon Suk-yeol sebelumnya menyampaikan pernyataan singkat melalui tim pengacaranya, mengatakan bahwa ia merasa terhormat dapat mengabdi untuk Korea selama ini. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah mendukung dan menyemangatinya, seraya menyampaikan penyesalan dan permintaan maaf karena tidak dapat memenuhi harapan rakyat.

Pelaksana Ketua Mahkamah Konstitusi, Moon Hyung-bae, menyatakan bahwa semua dari delapan hakim yang ikut serta dalam pemungutan suara sepakat untuk mencopot Yoon dari jabatannya.

Putusan ini diumumkan 38 hari setelah sidang terakhir pada 25 Februari lalu.

Dengan keputusan tersebut, Yoon Suk-yeol langsung diberhentikan dari jabatannya, dan Korea Selatan harus menggelar pemilihan presiden dalam waktu 60 hari.

Diperkirakan akan ada gelombang besar pendukung dan penentang pemakzulan yang turun ke jalan. Lebih dari 14.000 personel polisi anti huru-hara dikerahkan di seluruh Seoul. Beberapa sekolah dan toko di sekitar Mahkamah Konstitusi ditutup demi alasan keamanan.

Menurut Yonhap, Mahkamah Konstitusi hanya menyediakan 20 kursi bagi publik untuk menyaksikan langsung sidang putusan, namun menerima 96.370 pendaftaran—dengan rasio persaingan mencapai 4818,5 banding 1.

Badan Kepolisian Nasional Korea menetapkan status siaga tertinggi “Tingkat A” , yang berarti seluruh personel harus siap digerakkan. Cuti personel dibatasi, dan semua pejabat serta staf komando harus berjaga dan menjaga jalur komunikasi tetap terbuka.

Yoon Suk-yeol mengumumkan penerapan darurat militer pada 3 Desember tahun lalu. Pada 14 Desember, parlemen menyetujui mosi pemakzulan. Setelah itu, proses di Mahkamah Konstitusi berlangsung selama 111 hari hingga akhirnya putusan dijatuhkan.

Karena potensi kericuhan, Yoon tidak hadir di Mahkamah Konstitusi dan memilih menyaksikan sidang putusan melalui siaran langsung di kediaman resminya di Hannam-dong.

Jika pemakzulan disetujui, Yoon langsung diberhentikan dan harus mengosongkan kediamannya. Jika ditolak, ia akan langsung kembali menjabat dan kembali ke kantor presiden.

Menurut media Korea, pada 2017, mantan Presiden Park Geun-hye yang dimakzulkan karena skandal dengan sahabat dekatnya, memiliki rasio persaingan kursi pengunjung sebesar 796:1. Sementara itu, pada tahun 2004, saat pemakzulan mantan Presiden Roh Moo-hyun ditolak, rasio persaingan hanya 20:1. (Hui)

Sumber : NTDTV.com 

Warga Tiongkok Ditangkap karena Mencuri Intelijen Militer Korsel, Latihan Militer Gabungan AS-Filipina-Jepang Membuat PKT Was-was

Militer Korea Selatan pada 3 April  mengungkapkan bahwa seorang warga negara Tiongkok ditangkap karena mencuri informasi militer Korea. Sementara itu, Jepang  untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam latihan gabungan “Balikatan” antara Amerika Serikat dan Filipina, menunjukkan penguatan aliansi AS-Jepang dan peran yang semakin besar Jepang dalam menjaga keamanan kawasan Indo-Pasifik.

EtIndonesia. Media Korea pada Kamis 3 April mengutip pernyataan militer Korea Selatan bahwa Komando Kontra Intelijen Militer Korea telah menangkap seorang warga negara Tiongkok dan seorang tentara aktif Korea Selatan. Keduanya dituduh melanggar Undang-Undang Perlindungan Rahasia Militer.

Pada awal 2024, warga Tiongkok tersebut menyusup ke dalam grup obrolan yang terdiri dari beberapa tentara aktif Korea Selatan, lalu melakukan percakapan pribadi satu per satu dengan mereka. Ia berusaha mendapatkan informasi militer rahasia Korea dengan iming-iming uang dalam jumlah besar. Tentara Korea yang tertangkap tersebut telah beberapa kali membocorkan informasi internal, termasuk rencana latihan militer gabungan AS-Korea, kepada orang tersebut.

Baru-baru ini, warga Tiongkok yang terlibat ditangkap saat memasuki Korea Selatan. Pihak Korea menemukan bahwa ia menerima perintah dari atasannya di Tiongkok, yang kemungkinan besar adalah personel militer dari Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA). Kasus ini masih dalam penyelidikan.

Publik internasional menyadari bahwa tindakan ekspansionis dan intimidatif PKT di wilayah Selat Taiwan, Laut Tiongkok Selatan, dan Laut Tiongkok Timur semakin meningkat, bersamaan dengan aktivitas mata-mata dan operasi “persatuan front” (united front).

Menanggapi latihan militer gabungan PKT baru-baru ini di sekitar Taiwan, pemerintah Jepang menyatakan keprihatinan yang mendalam. Media juga mengungkap bahwa Jepang akan untuk pertama kalinya mengirim pasukan sebagai “mitra penuh” dalam latihan gabungan Balikatan antara AS dan Filipina yang akan berlangsung bulan ini.

Para analis menilai bahwa latihan militer gabungan ini akan meningkatkan kemampuan operasi lintas domain ketiga negara, membentuk sistem pertahanan terpadu dari Kepulauan Barat Daya Jepang hingga Laut Tiongkok Selatan—yang dianggap sebagai langkah nyata untuk menghalangi ambisi strategis PKT. (Hui)

Sumber : NTDTV.com 

Menlu AS Tegaskan Ancaman dari PKT, Serukan Negara NATO Tingkatkan Anggaran Pertahanan Hingga 5%

EtIndonesia. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio bersama dengan Matthew Whitaker, Duta Besar AS untuk NATO yang baru dilantik, menghadiri KTT Menteri Luar Negeri NATO. Dalam pertemuan tersebut, Rubio menegaskan kembali komitmen AS terhadap NATO, namun juga menyampaikan tuntutan baru kepada negara-negara sekutu. Rubio secara khusus menyoroti ancaman dari PKT, dan membawa isu ini ke panggung NATO.

Pada tanggal 3 April, para menteri luar negeri dari 32 negara anggota NATO berkumpul di Brussels, Berliga. Ini adalah keikutsertaan pertama Rubio dalam pertemuan tingkat tinggi NATO, didampingi oleh Whitaker yang baru dikonfirmasi oleh Senat dan dilantik.

Meski konflik Rusia-Ukraina masih menyita perhatian utama di Eropa, Rubio mengingatkan para sekutu untuk tidak mengabaikan ancaman dari rezim Beijing, baik terhadap kawasan maupun dunia. 

Dalam cuitannya, Rubio menyatakan: “Ini sangat jelas: PKT mengancam keamanan dan kemakmuran kita. Kawasan ini harus terbebas dari tekanan dan praktik perdagangan tidak adil dari PKT. Keamanan kita sangat bergantung pada hal itu.”

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menambahkan: “Selama dua hari ke depan, kami juga akan membahas berbagai ancaman lain. Tentu saja, Rusia adalah ancaman jangka panjang, tetapi masalah dengan PKT juga semakin meningkat, belum lagi Korea Utara dan Iran. Hubungan antara keempat negara ini juga makin erat.”

Para menteri luar negeri dari Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru juga hadir dalam pertemuan ini. Topik utama adalah memperluas kerja sama industri pertahanan militer antara NATO dan negara-negara mitra di kawasan Indo-Pasifik.

Di sela-sela KTT, Rubio bertemu dengan Menlu Jepang, Iwaya Takeshi dan Menlu Korea Selatan, Cho Tae-yul. Ketiganya sepakat untuk menolak segala bentuk upaya sepihak yang menggunakan kekuatan untuk mengubah status quo, dan akan memperkuat kerja sama konkret guna meningkatkan kemampuan pencegahan dan respons.

Rubio mengatakan: “Saya paham bahwa sistem kesejahteraan sosial besar yang dibangun selama beberapa dekade mungkin membuat negara-negara enggan mengalihkan dana ke sektor keamanan nasional. Namun, perang darat besar-besaran yang terjadi di jantung Eropa dalam beberapa tahun terakhir ini mengingatkan kita bahwa kekuatan militer nyata masih diperlukan untuk menciptakan efek jera.”

Rubio mengatakan bahwa AS akan memimpin dengan meningkatkan anggaran pertahanan, dan memahami bahwa ini adalah proses bertahap. Sejak masa jabatan pertama Presiden Trump, dia telah meminta negara-negara NATO untuk menaikkan anggaran militer hingga 2% dari PDB. Hingga kini, anggaran pertahanan kolektif NATO telah meningkat sebesar 700 miliar dolar AS, dan dalam tiga bulan pertama tahun ini saja, NATO telah menambah bantuan ke Ukraina sebesar 20 miliar dolar AS.

Rubio menegaskan kembali: “Presiden Trump secara jelas menyatakan bahwa dia mendukung NATO, dan kita akan tetap menjadi bagian dari NATO. Dia tidak menentang NATO, tapi dia tidak setuju jika NATO tidak memiliki kapabilitas yang seharusnya, sesuai kewajiban perjanjian NATO yang harus dipenuhi oleh setiap negara anggota.”

Rubio membantah laporan media yang menyatakan bahwa AS tidak lagi akan mematuhi klausul pertahanan kolektif atau bahkan akan keluar dari NATO. Ia menyebut laporan tersebut sebagai “histeris” dan “tidak berdasar.”Selain itu, Rubio juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Løkke Rasmussen. Wilayah otonomi luar negeri Denmark, Pulau Greenland, merupakan kawasan strategis yang sangat penting bagi pemerintahan Trump dalam membendung pengaruh PKT dan Rusia.

Video: Gantung Kepala Babi, Jual Daging Kucing? Pabrik Pengolahan Daging di Sichuan Ditemukan Simpan Ratusan Kucing Liar

EtIndonesia. Baru-baru ini, sebuah tempat pengolahan daging kepala babi di Chengdu, Sichuan, digerebek dan ditemukan menyimpan lebih dari 130 ekor kucing liar, memicu kekhawatiran publik. Banyak warganet menduga bahwa tempat ini menyembelih kucing liar untuk dijual sebagai daging babi atau jenis daging lainnya.

Akun media sosial “Lao Hu Chi Cai Ye” memposting video pada dini hari tanggal 2 April, memperlihatkan banyak kucing liar dikurung dalam kandang di sebuah lokasi pengolahan kepala babi di Distrik Wenjiang, Chengdu.

Dalam video tersebut, tempat pengolahan tampak gelap dan kotor, dengan beberapa kandang besi di lantai, penuh sesak dengan anak kucing yang menangis memilukan dan hampir tak bisa bergerak.

Setelah video tersebut viral, lokasi itu disegel, dan seluruh 131 ekor kucing dipindahkan ke pusat perlindungan hewan lokal.

Dalam keterangan, akun “Lao Hu Chi Cai Ye” menulis: “Ini ada 131 kucing yang kami selamatkan dari tangan pedagang kucing pada pukul 2 dini hari. Ini baru kiriman dalam tiga hari. Setiap tiga hari sekali mereka kirim satu truk penuh.”

Penemuan ini menimbulkan kecurigaan besar dari publik. Banyak yang menduga jika kucing-kucing tersebut tidak segera diselamatkan, kemungkinan besar akan disembelih dan dijual sebagai daging lain di pasaran.

Beberapa komentar netizen:

“Daging di warung kaki lima atau di tempat sate kecil bisa jadi berasal dari kucing atau anjing liar.”

“Ternak ayam dan babi butuh biaya, tapi kucing dan anjing liar gratis. Itu alasan utamanya mereka lakukan ini.”

“Dulu pernah ada berita daging tikus pun dipakai.”

“Babi mati, ayam mati, kucing liar—semua tanpa biaya. Hanya imajinasi yang membatasi.”

“Dagingnya kadang memang terasa aneh.”

“Satu kucing mungkin sedikit, tapi sepuluh bisa jadi banyak. Dulu pernah terbongkar sosis yang mengandung gigi susu anak kucing.”

“Di Jiangmen pernah terbongkar pakai kucing liar buat isi sosis.”

“Kalau sebanyak itu, besar kemungkinan untuk diproses jadi produk olahan: sate beku, sosis, irisan daging hotpot… siapa tahu itu daging apa?”

“Sering juga dipalsukan jadi daging kelinci.”

“Setiap kali makan daging di luar, saya selalu berpikir, ‘Jangan-jangan ini daging kucing…’ Sungguh gelap dunia ini.”

Pada malam 2 April, pejabat dari Biro Pertanian dan Pedesaan Distrik Wenjiang menyatakan bahwa lokasi tersebut adalah kandang babi kosong yang disewa oleh dua orang dari luar kota (bernama Gao dan Zhang) sejak 20 Maret, untuk tempat penampungan sementara dan distribusi kucing liar. Sebanyak 131 ekor kucing ditemukan, namun tidak ada bukti penyembelihan atau kekerasan yang terlihat.

Namun, karena tingkat kepercayaan terhadap Pemerintah Tiongkok sangat rendah, banyak masyarakat meragukan pernyataan resmi tersebut.

Wabah Daging Palsu di Tiongkok

Pada Maret 2025, media daratan mengungkap bahwa di Tangshan (Hebei), Weifang dan Linyi (Shandong), pedagang nakal menggunakan rubah dan rakun yang dilarang untuk dikonsumsi, lalu memalsukannya sebagai daging sapi, kambing, kelinci, dan anjing, yang kemudian dijual ke berbagai restoran di seluruh Tiongkok demi keuntungan. Hewan-hewan tersebut mengandung hormon dan patogen, yang berisiko tinggi menularkan penyakit zoonosis (dari hewan ke manusia).

Sebelumnya, media juga melaporkan bahwa banyak platform e-commerce di Tiongkok menjual produk olahan seperti gulungan daging hotpot dan BBQ yang seharusnya daging sapi/kambing, namun ternyata terbuat dari daging bebek, dan sering dijual untuk konsumsi di restoran buffet dan BBQ.

Akun terkenal di Weibo, Li Lei, menulis:

“Sejak penemuan daging bebek yang disamarkan sebagai daging kambing, sangat sulit menemukan daging asli. Menjual daging palsu seperti ini sudah jadi praktik industri. Bahkan harga mahal pun tidak menjamin keaslian daging.”

Pemilik Mobil Xiaomi Ungkap Video Kecelakaan Tahun Lalu dengan Mode Mengemudi Cerdas — Mirip Tragedi Terbaru

EtIndonesia. Tragedi kecelakaan Xiaomi SU7 yang menewaskan tiga mahasiswi akibat mobil terbakar diduga telah diselesaikan secara diam-diam dengan membungkam pihak keluarga korban. Di tengah sorotan kasus ini, seorang pemilik SU7 lainnya membagikan video kecelakaan miliknya tahun lalu, yang disebut sangat mirip dengan insiden tragis yang baru-baru uni terjadi.

Dalam video yang diunggah, pemilik mobil mengatakan bahwa kecelakaan terjadi hanya satu bulan setelah dia menerima mobil barunya, ketika sedang menggunakan fitur NOA (Navigasi Mengemudi Otomatis) di jalan tol. 

Doa mengataka: “Detail kejadiannya sama persis dengan kecelakaan mobil Xiaomi baru-baru ini.

Beruntungnya, empat penumpang dalam mobil tidak terluka.

Dia juga menyebut bahwa seluruh perangkat rumah tangga dan ponsel di rumahnya adalah produk Xiaomi. Saat itu, dia mengaktifkan NOA karena itu adalah pertama kalinya dia menyetir di jalan tol dan dia merasa bahwa mobil Xiaomi memiliki tingkat keamanan tinggi.

Pemilik mobil mengatakan, dia merasa beruntung masih hidup, dan kini sadar bahwa nyawa tak seharusnya diserahkan pada teknologi mengemudi otomatis. Sebelumnya, dia enggan membagikan video itu karena merasa itu bukan pengalaman yang membanggakan dan takut membuat orangtuanya khawatir. Namun sekarang, dia ingin membagikan pengalamannya sebagai peringatan kepada publik agar tidak terlalu bergantung pada teknologi mengemudi cerdas.

Dalam video tersebut, kejadian terjadi pada 7 September 2024 pukul 22:18 malam, saat mobil melaju cepat di jalan tol, mengikuti jalur yang dibatasi oleh kerucut lalu lintas. Namun tiba-tiba, kerucut-kerucut itu menghalangi seluruh jalur, tampaknya hendak mengarahkan kendaraan ke jalur berlawanan. Sistem mengemudi otomatis tampaknya tidak mampu mengenali situasi ini, sehingga mobil menabrak kerucut dan kemudian menghantam penghalang di depan.

Lokasi kejadian tidak dijelaskan secara rinci, namun di video terlihat teks “Distrik Kaifu, Kota Changsha · Xiaomi Automobile (Toko Sifangping, Changsha)”.

Sebelumnya, pada 29 Maret 2025, terjadi tragedi kebakaran mobil Xiaomi di jalan tol De-Shang, Anhui, sekitar pukul 10 malam juga. Insiden terjadi karena rambu-rambu jalan mengarahkan kendaraan ke jalur berlawanan akibat konstruksi. Mobil Xiaomi SU7 menabrak beton pembatas, dan kemudian baterainya terbakar. Parahnya lagi, pintu mobil terkunci, menyebabkan tiga mahasiswi tewas terbakar.

Menurut keterangan keluarga korban, dua penumpang di kursi depan hangus hingga hanya tersisa kerangka, sementara penumpang di kursi belakang berhasil diselamatkan warga dengan cara memecahkan kaca, namun meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Keluarga sempat menuntut pertanggungjawaban Xiaomi secara online dan memicu perhatian publik.

Namun, saat ini, akun media sosial para keluarga korban telah dibersihkan, dan diduga mengalami pemaksaan bungkam oleh otoritas PKT, serupa dengan kasus kecelakaan mobil Huawei sebelumnya. Netizen mengecam tindakan ini sebagai bukti bahwa “nyawa rakyat menjadi tumbal ambisi rezim dalam mengejar apa yang mereka sebut ‘Produktivitas Baru’.”Ada juga netizen yang mengkritik industri mobil listrik buatan Tiongkok yang terus menyombongkan teknologi mengemudi cerdas mereka, dengan klaim mampu mengenali dan menangani 100% situasi berbahaya, sehingga menimbulkan kepercayaan buta di kalangan konsumen. Mereka menyebut praktik ini sebagai “marketing dengan mempertaruhkan nyawa manusia.”

Wawancara Eksklusif dengan Editor Epoch Times: Rezim PKT Gunakan Perusahaan Cangkang untuk Bantu Iran Produksi Senjata

EtIndonesia. Pemerintah Amerika Serikat saat ini tengah menyelidiki jalur pengiriman senjata rahasia antara Partai Komunis Tiongkok (PKT) dan Iran. Bagaimana rantai pasokan ini bisa menghindari sanksi internasional? Bagaimana komponen elektronik buatan AS bisa berubah menjadi rudal dan drone di medan perang Timur Tengah? Editor senior dari Epoch Times edisi bahasa Persia mengungkapkan bahwa perusahaan cangkang yang dikendalikan PKT di Tiongkok adalah bagian kunci dari skema ini.

Jurnalis NTD, Jack Bradley: “Terima kasih telah hadir di acara kami.”

Shahrzad Ghanayee, Editor Senior Epoch Times Bahasa Persia: “Terima kasih atas undangannya.”

Jack Bradley: “Saat ini, Departemen Luar Negeri AS menawarkan hadiah 15 juta dolar untuk menangkap warga Tiongkok yang menjual teknologi senjata ke Iran. Ghanayee, bisakah Anda menjelaskan bagaimana PKT menyuplai senjata ke Iran dan mendukung aktivitas teroris?”

Shahrzad Ghanayee: “Pada dasarnya, Iran dan jaringan mereka di Tiongkok menggunakan perusahaan-perusahaan yang terlihat seperti bisnis swasta biasa. Tapi sebenarnya, itu adalah cara untuk menghindari sanksi internasional. Mereka menggunakan nama palsu untuk memesan bahan-bahan, mengklaim tujuannya adalah Tiongkok, padahal sebenarnya barang dikirim ke Iran. Banyak barang yang diekspor dari Tiongkok ke Iran memiliki label ganda: secara resmi bertuliskan ‘untuk keperluan sipil’, tapi bisa digunakan untuk keperluan militer, seperti membuat drone, rudal, dan sistem senjata. Contohnya: sensor, komponen elektronik, dan manual proses produksi.”

“Biasanya barang ini dikirim melalui perusahaan pelayaran swasta, yang akan mengemas ulang barang agar jalurnya sulit dilacak. Kadang informasi bocor ke publik, bisa jadi karena ada orang dalam yang membocorkan.”

Jack Bradley: “Produk elektronik bermuatan ganda ini bisa digunakan untuk membuat senjata. Produk-produk itu disuplai PKT ke Iran, padahal asalnya dari Amerika Serikat. Bagaimana Iran bisa melewati sanksi AS, bahkan mampu menyuplai sekutunya?”

Shahrzad Ghanayee: “Iran menggunakan perusahaan cangkang, bisa jadi di Tiongkok, Uni Emirat Arab, Turki, atau negara lain. Mereka membeli komponen buatan AS dengan kedok penggunaan sipil. Perusahaan-perusahaan ini tampaknya tidak terhubung langsung ke Iran, tapi sebenarnya mereka adalah perantara. Setelah menerima barang, mereka mengirimkan ke Teheran. Di sisi Amerika, eksportir tidak menyadari siapa pembeli sebenarnya, karena agen Iran menggunakan dokumen palsu yang menyebutkan tujuan ke Tiongkok, UEA, atau Turki, padahal sebenarnya untuk Iran.”

Jack Bradley: “Saya ingin menanyakan hal yang lebih luas. Bisakah Anda jelaskan hubungan antara PKT dan rezim Iran saat ini, dan bagaimana AS harus menanggapinya ke depan?”

Shahrzad Ghanayee: “PKT mengabaikan sanksi AS terhadap Iran, mereka terus membeli minyak Iran dan berinvestasi dalam infrastruktur dan energi di sana. Meski banyak proyek akhirnya gagal, PKT juga mendukung Iran dalam bidang teknologi militer dan diplomasi. Keduanya ingin melemahkan pengaruh Amerika dan bekerja sama melalui platform seperti BRICS dan Shanghai Cooperation Organization. Jadi, AS bisa menjatuhkan sanksi kepada perusahaan Tiongkok yang bekerja sama dengan Teheran, dan menggunakan konsekuensi ekonomi untuk menekan PKT secara diplomatis.”

Shahrzad Ghanayee: “Selama ini, Pemerintah AS biasanya hanya memberi sanksi pada perantara—seperti perusahaan pelayaran atau bisnis kecil. Tapi sekarang, ini sudah naik level. Pemerintahan Trump sedang menyusun rencana untuk memberi sanksi langsung pada kilang minyak Tiongkok yang terlibat dengan PKT. Intinya adalah memutus rantai pasokan minyak dari perusahaan Tiongkok ke Iran. Ini juga merupakan sinyal jelas kepada sekutu AS dan pasar global bahwa AS sungguh-sungguh dalam kebijakan ‘ekspor minyak Iran nol’.”

Jack Bradley: “Terima kasih banyak atas analisis Anda, Nona Ghanayee, editor senior Epoch Times edisi Persia.”

Shahrzad Ghanayee: “Terima kasih kembali.”

Trump Ungkap DOGE Temukan “Masalah Mengerikan”, Berharap Elon Musk Bertahan di Pemerintahan

EtIndonesia. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada hari Kamis (3/4) menyampaikan kepada awak media di pesawat kepresidenan Air Force One bahwa dia berharap Elon Musk dapat “bertahan selama mungkin” dalam tim pemerintahannya, dan mengungkapkan bahwa kantor yang dipimpin Musk, yaitu Kantor Efisiensi Pemerintahan (DOGE), pada hari itu baru saja menemukan sejumlah masalah besar dan mengerikan, yang detailnya akan segera diumumkan ke publik.

“Pertama, saya menyukainya. Kedua, dia bekerja luar biasa. Ketiga, dia seorang patriot,” ujar Trump.

Menurut laporan New York Post, Musk saat ini menjabat sebagai kepala tidak resmi DOGE, yang berada di bawah pemerintahan Trump. Dia diperkirakan akan mengakhiri masa jabatannya pada akhir Mei, bertepatan dengan berakhirnya masa kerja resminya sebagai Pegawai Pemerintah Khusus (Special Government Employee).

Sesuai peraturan federal, status Pegawai Pemerintah Khusus hanya dapat berlangsung maksimal 130 hari berturut-turut, sehingga hari terakhir Musk di DOGE secara resmi adalah 30 Mei 2025.

“Kami tidak terburu-buru, tapi akan tiba waktunya Elon harus pergi,” ujar Trump, sambil menyebut bahwa Musk masih memiliki “banyak perusahaan yang harus dia kelola”.

Meskipun tidak menjelaskan secara spesifik kapan tepatnya Musk akan mundur, Trump memperkirakan hal itu akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan. Dia menekankan bahwa selama Musk masih ingin, “dia bisa tetap bertahan di pemerintahan.”

Ketika ditanya apakah dia akan mempertimbangkan untuk memberikan posisi resmi lain agar Musk tetap bisa bekerja di dalam pemerintahan, Trump menjawab: “Saya akan (mempertimbangkannya). Menurut saya, Elon sangat luar biasa.”

DOGE Akan Tetap Berjalan Tanpa Musk

Trump menjelaskan bahwa meski Musk mundur nantinya, DOGE akan tetap melanjutkan reformasi terhadap pemborosan, penipuan, dan penyalahgunaan dalam pemerintahan. Tugas-tugas DOGE selanjutnya akan diambil alih sepenuhnya oleh para menteri kabinet, dan staf DOGE akan dialihkan menjadi pegawai tetap di berbagai lembaga federal.

“Kami punya banyak orang pintar,” kata Trump, memuji tim yang dipimpin Musk. “Saya yakin banyak dari mereka akan masuk ke lembaga-lembaga federal dan terus mendorong reformasi dari dalam.”

 “Penemuan Mengerikan” DOGE Akan Segera Dibuka ke Publik

Trump mengungkapkan bahwa DOGE baru saja menemukan sebuah masalah yang sangat serius, meski belum mau membeberkan detailnya.

“DOGE hari ini menemukan sesuatu yang sangat mengerikan. Benar-benar mengerikan. Kalian akan segera tahu,” katanya kepada media.

“Temuan itu benar-benar mengguncang. Kita harus berterima kasih sebesar-besarnya kepada (Musk). Dia membawa sekelompok orang yang sangat cerdas.”

Gedung Putih: Musk Akan Tetap Menjabat hingga Tugas Selesai

Munculnya rumor soal pengunduran diri Musk menarik perhatian publik. Namun pada Rabu (2/4), Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan klarifikasi bahwa Musk akan tetap menjabat hingga menyelesaikan misi-misinya, termasuk pemangkasan pengeluaran pemerintah dan efisiensi tenaga kerja federal.

Sebelumnya, media Politico dan ABC News mengutip sumber internal yang menyebut bahwa Trump telah memberitahu para menteri kabinet bahwa Musk akan mengundurkan diri dalam beberapa minggu ke depan, meski belum dipastikan apakah itu akan lebih cepat dari akhir masa kerja resminya.

Pasar Merespons Positif Isu Pengunduran Diri Musk

Meski jabatan Musk di pemerintahan bersifat sementara, pengaruhnya terhadap pasar tetap besar. Saham Tesla pada Rabu sempat turun 6,4% akibat angka pengiriman yang mengecewakan, namun kemudian berbalik naik 5% setelah muncul kabar tentang kemungkinan pengunduran dirinya dari posisi pemerintah. Saham beberapa kontraktor pemerintah juga ikut menguat.

Dalam wawancaranya pekan lalu di acara Fox News “Special Report with Bret Baier”, Musk menyatakan keyakinannya bahwa dia akan mampu memangkas pengeluaran federal sebesar 1 triliun dolar AS sebelum masa jabatannya berakhir.

Misi DOGE Akan Berlanjut hingga 2026

Menurut Reuters, misi DOGE dijadwalkan berlangsung hingga 4 Juli 2026. Namun sejumlah anggota inti DOGE yang dikenal dekat dengan Musk belum menyatakan apakah mereka akan tetap melanjutkan tugas setelah Musk mundur. Banyak pihak menilai bahwa Musk adalah kekuatan penggerak utama di balik reformasi ini.

Wakil Presiden AS, JD Vance, dalam wawancaranya dengan Fox News pada hari Kamis (3/4), menyatakan bahwa Musk masih menjadi teman dekat Trump dan dirinya pribadi, dan bahwa meskipun Musk nanti meninggalkan jabatannya di DOGE, ia akan tetap menjadi penasihat bagi mereka.

“Masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan di DOGE,” tegas Vance. “Bahkan jika Elon pergi, reformasi ini akan terus berjalan.” (jhn/yn)