ETIndonesia. Kebakaran hutan besar terjadi di beberapa wilayah Los Angeles, Amerika Serikat pada minggu ini. Pada Sabtu (11/1/2025), kebakaran terbesar bergerak ke arah timur, memicu perintah evakuasi tambahan dan menghadirkan tantangan baru bagi petugas pemadam kebakaran.
Meskipun angin kencang Santa Ana yang memperparah kebakaran mulai mereda pada Jumat (10/1/2025) malam, Kebakaran Palisades di tepi barat Los Angeles berubah arah dan mulai merambat ke komunitas Brentwood serta pegunungan San Fernando Valley. Menurut laporan Los Angeles Times, perubahan ini memaksa otoritas kembali mengeluarkan perintah evakuasi, meningkatkan kekhawatiran warga setempat.
Sejak Selasa (7/1/2025), enam kebakaran melanda berbagai komunitas di Los Angeles County, menewaskan setidaknya 11 orang. Dengan pencarian yang masih berlangsung dari rumah ke rumah, jumlah korban dan kerugian diperkirakan terus bertambah.
Sebelum kebakaran kembali meningkat, petugas pemadam melaporkan kemajuan pengendalian pada Kebakaran Palisades dan Kebakaran Eaton di kaki bukit Los Angeles timur. Berdasarkan data dari Dinas Pemadam Kebakaran California (Cal Fire), Sabtu lalu tingkat pengendalian Kebakaran Palisades telah mencapai 11%, sementara Kebakaran Eaton di timur telah terkendali hingga 15%.
Kedua kebakaran tersebut telah membakar lahan seluas 36.000 acre (sekitar 14.500 hektar), setara dengan 2,5 kali luas Manhattan.
Sheriff Los Angeles County Robert Luna menyatakan sekitar 153.000 orang masih berada di bawah perintah evakuasi, sementara 167.000 lainnya menerima peringatan evakuasi. Wilayah evakuasi telah menerapkan jam malam.
Badan Cuaca Nasional AS (National Weather Service) memprediksi kondisi cuaca di Los Angeles akan membaik akhir pekan ini, dengan kecepatan angin diperkirakan turun menjadi sekitar 20 mil per jam (32 km/jam), dan kecepatan embusan antara 35 hingga 50 mil per jam (56 hingga 80 km/jam).
Lembaga prakiraan cuaca swasta AccuWeather memperkirakan kerugian ekonomi akibat bencana ini mencapai 135 – 150 miliar dolar AS. Presiden Joe Biden menyatakan kebakaran ini sebagai bencana besar dan mengumumkan bahwa pemerintah federal akan menanggung 100% biaya pemulihan selama enam bulan ke depan. (Hui)
ETIndonesia. Kasus “uang tutup mulut” yang melibatkan Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump diputuskan pada Jumat (10/1/2025). Hakim Pengadilan Tinggi Negara Bagian New York memvonis Trump bersalah atas 34 dakwaan, namun ia dibebaskan tanpa syarat dan tidak menerima hukuman apapun karena akan dilantik sebagai Presiden AS dalam 10 hari mendatang. Trump menyatakan akan mengajukan banding.
“Pagi ini sekitar pukul 9-10, Trump berada di sana bersama tim pengacaranya, duduk di depan bendera Amerika dan mengikuti sidang melalui video. Dalam kasus pidana di New York, Donald Trump dinyatakan bersalah atas 34 dakwaan, termasuk pemalsuan catatan bisnis dan pembayaran,” demikian reporter New Tang Dynasty Television, Chris Beales melaporkan.
Hakim Juan M. Merchan dari Pengadilan Tinggi Negara Bagian New York memutuskan bersalah dalam kasus pembayaran “uang tutup mulut,” namun demikian mengingat masa transisi pemerintahan yang sedang berlangsung, Trump dibebaskan tanpa syarat dan tidak diberi hukuman.
Asisten Jaksa Distrik Manhattan, Joshua Steinglass, mengatakan: “Setiap hukuman penahanan dapat mengganggu pelaksanaan tugas presiden oleh terdakwa. Oleh karena itu, putusan paling bijaksana adalah membebaskannya tanpa syarat.”
“Ini adalah bentuk senjata politik dari pemerintah yang mereka sebut sebagai hukum. Hal seperti ini belum pernah terjadi di negara kita,” ujar Presiden terpilih Donald Trump menanggapi.
Dalam unggahannya di platform Truth Social, Trump menegaskan bahwa kasus tersebut tidak memiliki kejahatan, kerugian, bukti, fakta, atau dasar hukum. Ia juga menyebut hakim dalam kasus tersebut tidak netral dan menuding adanya saksi utama yang tidak kredibel serta melakukan sumpah palsu. Trump menyebut kejadian itu sebagai “penipuan yang tercela.”
Meskipun tidak dijatuhi hukuman atau sanksi, Trump tetap bertekad untuk melanjutkan bandingnya.
“Membayar uang tutup mulut itu sendiri bukan tindakan kriminal, jadi menurut saya banding yang diajukan bisa berhasil,” ujar Steven Wasserman, profesor di John Jay College of Criminal Justice. (Hui)
ETIndonesia. Pada akhir 2024, The New York Times menerbitkan artikel panjang yang menyerang Shen Yun Performing Arts serta menuduh pendiri Falun Gong, Guru Li Hongzhi, mengumpulkan kekayaan besar. Pengacara HAM terkemuka, Chen Chuangchuang, yang telah menyaksikan pertunjukan Shen Yun dua sebanyak kali, menyatakan bahwa dengan skala dan keindahan pertunjukannya, aset yang dimiliki Shen Yun bukanlah berlebihan melainkan justru kurang. Ia berharap Shen Yun semakin berkembang.
Chen Chuangchuang adalah lulusan doktor hukum dari Universitas St. John, AS, dan Direktur Eksekutif Partai Demokrat Tiongkok. Ia juga seorang aktivis HAM yang telah mengenal praktisi Falun Gong sejak 2013.
“Saya sudah bertemu banyak praktisi Falun Gong. Prinsip mereka ‘Sejati, Baik, Sabar’ tercermin dalam perilaku mereka sehari-hari dan profesionalitas mereka. Praktisi Falun Gong, kebanyakan adalah orang Tionghoa, dan dibandingkan dengan orang Tionghoa lainnya, mereka memiliki perbedaan yang nyata dalam mengejar kebenaran, menolak penindasan, dan ketekunan yang luar biasa,” kata Chen Chuangchuang.
Selama 75 tahun berkuasa, Partai Komunis Tiongkok (PKT) telah menindas banyak kelompok masyarakat. Chen percaya bahwa perlawanan praktisi Falun Gong terhadap penindasan PKT dan upaya mereka mengungkap kebenaran telah menyelamatkan banyak orang.
“Media-media besar yang dikenal sekalipun tidak bisa menandingi laporan dari media yang dikelola oleh praktisi Falun Gong dalam hal mengungkap fakta tentang PKT. Dalam proses saya memahami kebenaran tentang pemerintahan PKT, saya sangat terbantu oleh upaya praktisi Falun Gong. Saya juga mendapat manfaat besar dari perangkat lunak yang membantu menembus firewall internet Tiongkok, yang disediakan secara sukarela oleh mereka,” ujar Chen Chuangchuang.
Pada akhir 2024, The New York Times menuduh Li Hongzhi mengumpulkan kekayaan hingga USD 266 juta melalui kesetiaan para pengikutnya dan tenaga kerja murah. Namun demikian, Chen menilai laporan itu mengabaikan konteks penting.
“Setelah menyaksikan sendiri pertunjukan Shen Yun yang luar biasa, saya tidak melihat masalah jika mereka memiliki pendapatan dari pertunjukan tersebut. Laporan itu juga menyebutkan bahwa sebagian pendapatan meningkat setelah pandemi karena subsidi. Hal ini menunjukkan bahwa sebelum pandemi, selama 15 tahun, pendapatan Shen Yun mungkin kurang dari USD 1 miliar. Dengan begitu banyak pertunjukan dan keindahan yang mereka sajikan di seluruh dunia, pendapatan tersebut tidak mengejutkan,” ujar Chen Chuangchuang.
Chen menyoroti bahwa laporan itu tidak mempertimbangkan dua latar belakang penting:
Praktisi Falun Gong menghadapi penindasan dan perlawanan dari PKT.
Shen Yun tidak muncul begitu saja tanpa usaha, dan banyak kelompok seni serupa memiliki aset yang signifikan.
Chen Chuangchuang juga menekankan bahwa para praktisi Falun Gong di Amerika Serikat beroperasi dalam lingkungan masyarakat yang bebas, berbeda dengan kontrol ketat seperti di Tiongkok.
“Di dunia bebas ini, banyak praktisi secara sukarela mengorbankan waktu, tenaga, dan uang mereka untuk mendukung Shen Yun sebagai sebuah bentuk seni yang luar biasa. Saya berharap mereka dapat mencapai lebih banyak lagi,” kata Chen Chuangchuang.
Sebagai aktivis HAM yang lama, Chen juga pernah mengalami tekanan dari PKT meski berada di Amerika Serikat. Melihat meningkatnya tekanan PKT terhadap Falun Gong di luar negeri, ia berharap para praktisi bisa terus maju.
“Untuk menyelamatkan lebih banyak orang dan menciptakan lingkungan kebebasan beragama, berserikat, serta berpendapat, kita perlu terus berjuang. Praktisi Falun Gong telah berkontribusi besar, dan saya berharap mereka dapat terus berkembang,” kata Chen Chuangchuang. (Hui)
ETIndonesia. Kebakaran hutan yang melanda Los Angeles, Amerika Serikat menyebabkan kerusakan besar dan membuat Wali Kota Karen Bass menjadi sasaran kritik. Mulai dari ketidakhadirannya saat kebakaran terjadi hingga pemotongan anggaran pemadam kebakaran tahun lalu, situasi ini mempermalukan Partai Demokrat di wilayah basis pemilih mereka di California.
Gubernur California Gavin Newsom telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh terkait masalah pasokan air.
Kebakaran yang tak terkendali telah memasuki hari ke empat, dengan korban jiwa setidaknya mencapai 11 orang. Meskipun ratusan petugas pemadam kebakaran bekerja keras dari udara dan darat, kebakaran di Pacific Palisades hanya dapat dikendalikan sebesar 8%, sedangkan Eaton Fire baru mencapai 3%.
Pada 8 Januari 2025, di Los Angeles, California, Gubernur California Newsom dan Walikota Los Angeles Bass mengunjungi distrik bisnis pusat kota Pacific Palisades saat Kebakaran Palisades terus berkobar. Foto oleh Eric Thayer/Getty Images
Awalnya, Dinas Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California (CalFire) melaporkan tingkat pengendalian kedua kebakaran ini adalah 0% sebelum kemajuan tercapai pada Jumat (10/1/2025).
Sheriff Los Angeles County Robert Luna menyatakan bahwa sekitar 153.000 orang masih berada di bawah perintah evakuasi, sementara 166.800 lainnya menerima peringatan evakuasi. Semua zona evakuasi diberlakukan jam malam.
Hingga Jumat sore waktu setempat, ada enam titik kebakaran di Los Angeles County dengan total lahan terbakar lebih dari 35.000 hektar (sekitar 142 kilometer persegi), luasnya melebihi setengah dari Kota Taipei.
Sebuah gedung Bank of America di sepanjang Lake Ave. dilalap api selama Kebakaran Eaton di kawasan Altadena, Los Angeles County, California, pada 8 Januari 2025. (JOSH EDELSON/AFP melalui Getty Images)
Mengutip laporan CNN, kebakaran di Pacific Palisades yang mulai terjadi pada 7 Januari pagi saat Wali Kota Los Angeles, Karen Bass, sedang berada di Afrika sebagai anggota delegasi Amerika Serikat untuk menghadiri pelantikan Presiden Ghana. Meskipun Bass kembali ke Los Angeles pada 8 Januari, di bandara dia tetap ditanya oleh wartawan apakah bersedia meminta maaf kepada warga. Bass menolak menjawab dengan ekspresi serius.
)Seorang petugas pemadam kebakaran Kabupaten Los Angeles menuangkan air ke rumah yang terbakar saat memadamkan Kebakaran Eaton di Altadena, California, 8 Januari 2025. Gambar: Justin Sullivan/Getty Images)
Pada 8 Januari malam, Bass menggelar konferensi pers dan menyatakan bahwa meskipun dia berada di luar negeri, dia memilih rute tercepat untuk kembali ke AS dengan menggunakan pesawat militer dan komersial.
“Sepanjang perjalanan, saya hampir selalu memantau situasi melalui ponsel. Meski tidak berada di lokasi langsung, saya tetap berkomunikasi dengan banyak pihak,” ujarnya.
Namun demikian, keputusan Bass pada Juni tahun lalu untuk menyetujui anggaran kota Los Angeles sebesar hampir 13 miliar dolar AS, termasuk pemotongan 17 juta dolar dari anggaran pemadam kebakaran yang semula dialokasikan lebih dari 800 juta dolar AS untuk tahun 2025, kembali menuai kritik.
Sekolah Menengah Eliot Arts Magnet selama Kebakaran Eaton di Altadena, Los Angeles County, California, pada 8 Januari 2025 petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. (JOSH EDELSON/AFP melalui Getty Images)
Kepala Pemadam Kebakaran Los Angeles, Kristen Crowley, dalam sebuah laporan menyebutkan bahwa kekurangan anggaran telah mempengaruhi kemampuan operasional inti departemen, termasuk pelatihan personel dan penanganan keadaan darurat berskala besar.
Laporan tersebut menegaskan bahwa Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles tidak dapat menjalankan pemeriksaan dan pembersihan semak yang diperlukan untuk mengurangi risiko kebakaran, serta jumlah pemeriksaan keamanan kebakaran di perumahan berkurang.
Mobil-mobil yang hancur akibat Kebakaran Eaton diparkir di tempat parkir toko mobil yang terbakar pada 8 Januari 2025 di Altadena, California. (Justin Sullivan/Getty Images)
“Pada akhirnya, kekurangan dana akan melemahkan kemampuan departemen dalam mencegah kebakaran hutan dan ancaman lainnya secara efektif,” ungkap laporan itu.
Pada konferensi pers 10 Januari pagi, Wali Kota Bass mengakui bahwa kota sedang menghadapi masa-masa sulit terkait anggaran, namun ia menegaskan bahwa pemotongan anggaran tidak akan mempengaruhi kemampuan Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles dalam menangani kebakaran hutan.
Los Angeles Times melaporkan bahwa pada April tahun lalu, Bass mengungkapkan rencana anggaran kota Los Angeles untuk tahun 2024-2025, yang mencakup pemotongan 2,7% dari anggaran Departemen Pemadam Kebakaran. Pemotongan anggaran sebesar 23 juta dolar AS sebagian besar terjadi pada pengadaan peralatan. Pada Mei, Dewan Kota Los Angeles menyetujui anggaran dengan pemotongan yang lebih kecil, yakni 17 juta dolar AS.
Ketua Serikat Pemadam Kebakaran Los Angeles, Freddy Escobar, yang memiliki pengalaman 35 tahun sebagai petugas pemadam kebakaran, menyatakan bahwa meskipun Bass benar mengatakan bahwa kondisi cuaca menciptakan “badai sempurna” yang menyebabkan kebakaran besar ini, namun pemotongan anggaran juga berdampak pada upaya penyelamatan.
Escobar menjelaskan bahwa penghapusan beberapa posisi berarti berkurangnya teknisi yang menjaga armada mobil pemadam kebakaran. Di halaman belakang departemen, banyak kendaraan pemadam kebakaran yang menunggu perbaikan, dan meskipun mesin-mesin sudah tersedia, tidak ada teknisi yang bisa memasangnya. Dengan anggaran yang lebih besar, mereka bisa lebih fleksibel dalam membayar lembur untuk meningkatkan jumlah tenaga kerja, memungkinkan mereka untuk lebih siap menghadapi kebakaran ketika angin kencang diprediksi datang.
“Jika kami memiliki lebih banyak peralatan dan personel, kami pasti bisa menangani kebakaran dengan lebih baik,” katanya.
Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles dan badan-badan terkait lainnya, seperti Departemen Air dan Listrik, kini mendapat banyak kritik terkait kekurangan tekanan air pada hidran kebakaran dan kesalahan dalam perencanaan sumber daya air dan kebakaran. Namun demikian, Bass belum memberikan jawaban atas pertanyaan dari media.
Komentator berita konservatif, Megyn Kelly, mengkritik bahwa Walikota Bass dan Kepala Pemadam Kebakaran Kristen Crowley dalam beberapa tahun terakhir lebih fokus pada masalah keanekaragaman dan kesetaraan (DEI) daripada memperbaiki sumber daya dan tenaga kerja pemadam kebakaran.
Bahkan, pengusaha teknologi Elon Musk juga menyebut Bass “sama sekali tidak kompeten” dan membagikan sebuah unggahan yang menyiratkan bahwa Bass hanya mendapatkan jabatannya berkat tren keanekaragaman dan inklusi (DEI).
Pemerintah Kota Los Angeles menuai kecaman karena kegagalan dalam upaya penyelamatan bencana. Pihak luar mempertanyakan keputusan dan perencanaan daerah terkait pasokan air yang dianggap salah sehingga menjadi penyebab utama kurangnya pasokan air untuk petugas pemadam kebakaran. Gubernur California, Gavin Newsom, memerintahkan penyelidikan menyeluruh terkait masalah pasokan air.
Newsom mengirimkan surat kepada Direktur dan Kepala Insinyur Departemen Air dan Tenaga Los Angeles (Department of Water and Power), Janisse Quinones, menyampaikan kekhawatirannya. Dalam suratnya, dia menyebutkan, “Meskipun sumber air pada hidran lokal tidak dirancang untuk memadamkan kebakaran besar, ketidaktersediaan hidran dapat mempengaruhi kemampuan untuk melindungi beberapa rumah dan jalur evakuasi, kita harus menemukan jawaban atas masalah ini.”
Newsom juga memposting di media sosial X: “Saya mendesak dilakukannya penyelidikan independen mengenai masalah tekanan air pada hidran lokal dan laporan yang menyebutkan kekurangan sumber air di Waduk Santa Ynez, untuk memastikan kejadian seperti ini tidak terulang dan agar kita memiliki cukup sumber daya untuk menghadapi kebakaran bencana ini.”
Newsom mengutip laporan yang menyebutkan bahwa sebagian hidran memiliki tekanan air yang rendah, dan waduk yang terletak di Pacific Palisades tidak dapat beroperasi selama kebakaran dan kehabisan air. Berita tersebut “sangat mengkhawatirkan saya dan komunitas.”
Pejabat memberitahukan kepada Los Angeles Times bahwa Waduk Santa Ynez, yang memiliki kapasitas 117 juta galon air, dihentikan operasinya karena perbaikan perangkat pelindung, yang menyebabkan ribuan rumah terbakar. (Hui)
EtIndonesia. Pengadilan telah memerintahkan dua dokter di Malaysia untuk membayar ganti rugi sebesar Rp11,42 miliar kepada keluarga seorang pasien perempuan yang dibiarkan mati kehabisan darah oleh salah satu dari mereka yang pergi mengambil minuman di luar rumah sakit, demikian dilaporkan media.
Putusan tersebut disampaikan oleh Hakim Norliza Othman setelah pengadilan memutuskan dr. M Shanmugam dan dr. A Ravi, beserta perawat Izaniey Nataliah Jukimin, Nur Aida Mat Isa, dan Nessy Yasah, bersalah melakukan kelalaian medis yang menyebabkan perempuan tersebut meninggal pada tahun 2019.
Sebagaimana dilaporkan oleh Sinar Harian, dalam putusannya hakim mengatakan pengadilan diberitahu bahwa pasien M Punita mulai mengalami pendarahan hebat setelah melahirkan anak keduanya dan mengeluarkan plasentanya.
Hakim menambahkan bahwa staf medis meyakinkan keluarga bahwa pasien dalam kondisi stabil, setelah itu kedua dokter keluar dari ruang bersalin dan wanita itu tetap berada di bawah pengawasan tiga perawat yang tidak terdaftar.
Norliza lebih lanjut mencatat bahwa kementerian kesehatan tidak memenuhi syarat perawat untuk pekerjaan tersebut, namun, mereka diberi tugas untuk memantau kondisi pasien.
“Namun, ibu almarhum menemukan bahwa putrinya mengalami pendarahan hebat, dan para perawat mencoba menghentikannya dengan menggunakan kapas. Pasien kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah Klang (HTAR) dalam kondisi kritis,” katanya.
“Meskipun menjalani operasi darurat dan transfusi darah, Punita meninggal karena kehilangan banyak darah dan koagulasi intravaskular diseminata (DIC),” hakim menambahkan.
Saat membacakan putusannya, hakim mengatakan bahwa para dokter memiliki pengalaman luas dalam bidang kebidanan tetapi tidak mampu menyelesaikan komplikasi umum terkait persalinan yang mengakibatkan perdarahan pascapersalinan (PPH).
Para dokter juga dikritik karena menutup mata terhadap kondisi pasien.
“Insiden tragis ini dapat dicegah jika kedua dokter bertindak cepat dengan memindahkannya ke HTAR dan memantau kondisi pasien secara ketat, alih-alih meninggalkannya dalam perawatan perawat sementara dr. Ravi keluar untuk minum. Tingkat kelalaian ini tidak dapat dimaafkan karena menyebabkan kematian seorang ibu yang sehat,” tambahnya.
Para dokter diminta untuk membayar ganti rugi sebesar Rp11,42 miliar untuk keluarga pasien. (yn)
ETIndonesia. Lima kebakaran besar melanda wilayah Los Angeles, menyebabkan sedikitnya 10 orang tewas pada Jumat (10/1/2025). Badan Cuaca Nasional telah mengeluarkan peringatan bendera merah, menandakan kondisi kebakaran hutan yang sangat berbahaya di California Selatan.
“Pemandangannya seperti sebuah bom, seperti bom atom jatuh di daerah ini,” ujar Sheriff Los Angeles, Robert Luna, menggambarkan situasi tersebut.
Di komunitas elit “Pacific Palisades” yang terdampak parah, kemegahan masa lalu kini telah sirna, menyisakan pohon-pohon hangus dan puing-puing bangunan yang berserakan.
“Saya benar-benar tidak bisa berkata-kata. Saya tidak bisa menggambarkan perasaan ini. Saya berharap rumah saya tidak hancur, saya benar-benar berharap demikian,” kata penduduk setempat, Kelly Foster.
Dua kebakaran terbesar, yaitu Eaton dan Palisades, telah berkobar tak terkendali selama tiga malam berturut-turut, mengancam Los Angeles dari arah timur dan barat.
Hingga kini, lebih dari 34 ribu hektar lahan terbakar dan hampir 10 ribu bangunan hancur menjadi abu, menjadikannya salah satu kebakaran paling merusak dalam sejarah Los Angeles.
Gambar satelit menunjukkan perubahan dramatis dengan banyak rumah yang kini hilang sepenuhnya.
Aktris dan model Molly Sims menyatakan, “Komunitas kami telah hancur. Kami semua berusaha bersama-sama. Banyak teman saya kehilangan rumah mereka.”
Polisi telah memberlakukan jam malam di kedua daerah tersebut dan meningkatkan patroli untuk mencegah aksi penjarahan.
Pada Kamis sore, kebakaran baru bernama Kenneth muncul di dekat komunitas West Hills, sekitar 10 mil dari Palisades. Berkat angin yang sempat mereda, petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah api menyebar lebih luas.
Namun, kondisi angin kencang dan cuaca kering diperkirakan akan terus berlanjut, memperumit upaya pemadaman api. Jika angin terlalu kencang, penggunaan pesawat untuk pemadaman udara tidak dapat dilakukan.
Presiden AS Joe Biden menyatakan, “Saya telah memberi tahu gubernur dan pejabat lokal untuk melakukan segala yang diperlukan guna mengendalikan api.”
Biden berjanji bahwa pemerintah federal akan menanggung 100% biaya rekonstruksi selama 180 hari ke depan.
Kantor Sheriff Los Angeles melaporkan bahwa kebakaran telah menewaskan sedikitnya 10 orang, dengan kemungkinan jumlah korban tewas masih akan bertambah. Seorang pria berusia 30 tahun telah ditangkap atas dugaan pembakaran, meski pihak pemadam kebakaran menyatakan belum ada bukti pasti bahwa kebakaran tersebut sengaja dibakar. (Hui)
EtIndonesia. Menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga sebenarnya dapat mengurangi risiko kita terkena penyakit yang berpotensi mematikan, termasuk penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan stroke, menurut penelitian ilmiah baru.
Dampak kesepian sering dibicarakan – termasuk suasana hati yang buruk, harga diri yang rendah, dan isolasi – tetapi jarang tentang bagaimana hal itu dapat memengaruhi kesehatan fisik kita.
Apakah Anda menganggap diri Anda seseorang yang sering membatalkan rencana untuk duduk di rumah? Ini mungkin memberi Anda sesuatu untuk dipikirkan.
Peneliti dari Inggris dan Tiongkok mengambil sampel darah dari 42.000 orang dewasa berusia 40-60 tahun, dan menganalisis protein yang membantu tubuh kita berfungsi dengan baik dan menentukan kekuatan kekebalan tubuh kita.
Setelah menelitinya (dan mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, dan latar belakang sosial ekonomi), peneliti menemukan 175 protein yang terkait dengan isolasi sosial dan 26 protein yang terkait dengan kesepian.
Diperkirakan bahwa protein-protein ini dibuat sebagai respons terhadap peradangan dan infeksi – tetapi juga memiliki hubungan dengan penyakit jantung, diabetes tipe 2, stroke, dan dalam beberapa kasus, kematian dini.
Salah satu protein yang ditemukan adalah ADM, yang diperkirakan berperan dalam mengatur oksitosin – hormon yang mengurangi stres dan membuat Anda merasa lebih puas.
Yang lainnya adalah ASGR1, yang dikaitkan dengan penyakit kardiovaskular dan resistensi insulin.
“Kita tahu bahwa isolasi sosial dan kesepian dikaitkan dengan kesehatan yang lebih buruk, tetapi kita tidak pernah mengerti mengapa”, kata dr. Chun Shen dari Departemen Ilmu Saraf Klinis di Universitas Cambridge.
“Penelitian kami telah menyoroti sejumlah protein yang tampaknya memainkan peran penting dalam hubungan ini, dengan kadar beberapa protein khususnya meningkat sebagai akibat langsung dari kesepian.”
Jadi, jika Anda perlu meyakinkan diri sendiri untuk tidak membatalkan kencan makan malam dengan seorang teman lama, itu bisa membantu Anda hidup sedikit lebih lama.(yn)
ETIndonesia. Data terbaru dari Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR) menunjukkan bahwa jumlah warga Tiongkok yang melarikan diri ke luar negeri untuk mencari suaka meningkat tajam sejak Xi Jinping menjabat sebagai pemimpin Partai Komunis Tiongkok (PKT). Selama masa kepemimpinan Xi, lebih dari satu juta warga Tiongkok tercatat telah mengajukan permohonan suaka.
Pada tahun 2024, jumlah pencari suaka asal Tiongkok mencapai 176.239 orang, mencetak rekor baru. Angka ini meningkat 169% dibandingkan tahun 2019 sebelum pandemi yang mencatat 104.259 orang, dan melonjak 1426% dibandingkan dengan tahun 2012 saat Xi mulai menjabat yang hanya mencatat 12.362 orang.
Laporan dari organisasi hak asasi manusia Safeguard Defender mengungkap bahwa sejak Xi Jinping menjabat, jumlah permohonan suaka dari warga Tiongkok terus meningkat dengan kecepatan yang memecahkan rekor setiap tahun. Pada tahun 2022 saja, jumlah pencari suaka hampir setara dengan total selama 10 tahun masa jabatan Hu Jintao.
Pasca pandemi, ekonomi Tiongkok mengalami kemerosotan dengan krisis properti, tingkat pengangguran pemuda yang mencapai rekor tertinggi, serta kontraksi ekonomi selama dua tahun terakhir. Kondisi hidup masyarakat yang semakin sulit serta meningkatnya ketegangan antara pemerintah dan rakyat memicu gelombang besar pelarian warga Tiongkok ke luar negeri. Tak hanya rakyat biasa, dalam beberapa tahun terakhir semakin banyak kalangan kaya Tiongkok yang juga memilih meninggalkan negara tersebut.
“Di sisi ekonomi, sejak Xi Jinping berkuasa, ia menekankan dominasi negara dan melemahkan sektor swasta dengan pendekatan kebijakan ekonomi terencana. Ini menyebabkan banyak pengusaha swasta dipenjara atau bangkrut. Selain itu, dari segi politik, hak asasi manusia dan kebebasan berbicara semakin dibatasi, membuat banyak orang merasa tercekik. Ada yang bahkan menyebut ini sebagai kebangkitan ‘Revolusi Kebudayaan 2.0’,” kata pengamat politik Tang Jingyuan.
Sejak tahun 2012, total jumlah warga Tiongkok yang mencari suaka telah mencapai 1.158.739 orang. Di antara mereka terdapat praktisi Falun Gong, umat Kristiani, serta para aktivis pro-demokrasi yang menjadi korban penganiayaan rezim.
“PKT telah memperluas penganiayaannya terhadap Falun Gong ke berbagai lapisan masyarakat. Ini menyebabkan tidak hanya praktisi Falun Gong yang menjadi pengungsi, tetapi juga orang-orang dari berbagai kelompok dan latar belakang turut menjadi korban dan mencari jalan untuk menyelamatkan diri,” ujar Kolumnis Epoch Times, Wang He.
Tang Jingyuan menambahkan, “Ekspansi kekuasaan partai oleh Xi Jinping telah merusak keadilan hukum secara serius. Ini menghancurkan lingkungan hak asasi manusia di Tiongkok, membuat banyak orang merasa tidak dapat lagi hidup di negara itu.”
ETIndonesia. Wabah penyakit di Tiongkok terus melonjak dengan jumlah pasien yang terinfeksi meningkat tajam, termasuk para dokter yang ikut terinfeksi. Di berbagai daerah, antrian pendaftaran rumah sakit mencapai lebih dari seribu pasien per hari, sementara jumlah kematian terus meningkat. Pemerintah dituding menyembunyikan fakta sebenarnya.
“Perhatian semua, gelombang flu kali ini sangat parah. Salah satu ciri khasnya adalah demam tinggi yang sulit turun meski sudah minum obat penurun demam apa pun,” ujar seorang netizen Tiongkok memperingatkan.
Dengan menyebarnya virus COVID-19, virus flu, dan virus human metapneumovirus secara bersamaan, rumah sakit di berbagai daerah penuh sesak. Di Beijing dan Shandong, beberapa rumah sakit melaporkan antrian pendaftaran mencapai ribuan pasien setiap harinya.
Seorang warga mengeluhkan, “Banyak sekali yang sakit. Di dalam rumah sakit penuh sesak, nomor antrian sudah lebih dari seribu.”
Pada 9 Januari, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Tiongkok mengonfirmasi bahwa tingkat positif virus influenza terus meningkat di wilayah utara dan selatan negara itu. Sejumlah warga melaporkan virus yang sangat agresif ini bahkan membuat dokter di Beijing terinfeksi.
“Saya seorang tenaga medis di ruang gawat darurat. Sudah hampir seminggu saya terkena influenza A. Pada hari terakhir, tiba-tiba saya demam lagi mencapai 38 derajat, tubuh menggigil, bahkan sulit berbicara dengan lancar. Saya kesulitan bernapas saat menjalani shift malam. Rekan kerja yang melihat kondisi saya segera melakukan CT scan dan hasilnya menunjukkan pneumonia virus,” ujar seorang dokter ruang gawat darurat Beijing menceritakan pengalamannya.
Wabah influenza A di banyak tempat di daratan telah membuat para dokter melaporkan peningkatan penyakit serius dan kematian, serta kematian banyak anak di media sosial, tetapi CDC tidak memperingatkan masyarakat tentang hal itu, dan media resmi tidak banyak menyinggungnya. (Tangkapan layar dari Internet / komposit epochtimes)
Lima tahun setelah COVID-19 mewabah di Wuhan, Tiongkok masih belum sepenuhnya pulih dari pandemi. Beberapa dokter mengungkapkan bahwa pasien pneumonia parah meningkat pesat dan jumlah kematian pun melonjak.
“Infeksi berulang dan vaksinasi yang berlebihan telah merusak sistem kekebalan tubuh manusia secara total. Kemampuan melawan virus telah menurun drastis. Dalam situasi seperti ini, infeksi ulang bisa membahayakan jiwa kapan saja,” ujar Mantan Direktur Departemen Akupunktur Rumah Sakit Tiongkok, David Xu.
Di media sosial Tiongkok, banyak beredar kabar tentang kematian anak-anak akibat demam tinggi.
Pada 3 Januari, seorang pembawa acara terkenal, Rao Jing, menyampaikan bahwa anaknya meninggal hanya dua hari setelah mengalami demam. Namun, laporan tentang kematian akibat infeksi terus disembunyikan oleh pihak pemerintah.
Sejak Agustus 2023, pendiri Falun Gong, Master Li Hongzhi, telah memperingatkan bahwa pandemi COVID-19 terutama ditujukan pada Partai Komunis serta mereka yang mendukung dan bekerja untuk partai tersebut. Menurutnya, banyak korban jiwa termasuk anak-anak muda.
Dalam tulisannya yang berjudul Rasional, Master Li menyarankan, “Menjauhlah dari partai jahat PKT, jangan berdiri di pihak partai jahat, karena di belakangnya adalah iblis merah, perilaku permukaannya adalah berandal, bahkan berani melakukan segala kejahatan. Dewa akan mulai memberantasnya, dan mereka yang berdiri di pihaknya juga akan disingkirkan.” (hui)
ETIndonesia. Nicolas Maduro, 62 tahun, mengabaikan tuduhan kecurangan pemilu dan kecaman internasional saat dilantik pada Jumat (10/1/2025) sebagai Presiden Venezuela untuk masa jabatan ketiga. Amerika Serikat telah menaikkan hadiah penangkapannya menjadi 25 juta dolar AS, sementara negara-negara anggota Uni Eropa memperluas sanksi terhadap Venezuela.
Menurut laporan AFP yang dikutip oleh kantor berita Taiwan, CNA, hanya Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel dan Presiden Nikaragua Daniel Ortega yang hadir dalam upacara pelantikan tersebut, menunjukkan tanda-tanda isolasi terhadap Maduro. Presiden Rusia Vladimir Putin mengirim ucapan selamat, sementara Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva sengaja absen dan hanya mengirimkan Duta Besar Oliveira sebagai perwakilan.
Edmundo Gonzalez Urrutia, pesaing utama Maduro dalam pemilu Juli lalu, diakui oleh Amerika Serikat dan sebagian besar negara Amerika Latin sebagai pemenang sah. Gonzalez menuduh Maduro telah “memaksakan dirinya sebagai diktator” dan melakukan “kudeta”.
Menurut kubu Gonzalez, berdasarkan hasil penghitungan suara, ia memenangkan pemilu dengan keunggulan yang besar serta mendapat pengakuan dari Amerika Serikat dan negara-negara lain sebagai presiden terpilih. Namun, para pengamat internasional mengkritik pemilu tersebut sebagai tidak demokratis.
Menurut laporan Reuters, situasi politik di Venezuela terus bergejolak sejak pemilu. Gonzalez mengasingkan diri ke Spanyol pada September tahun lalu, sementara sekutunya Maria Corina Machado tetap berada di Venezuela dalam kondisi bersembunyi. Beberapa tokoh oposisi terkemuka dan demonstran telah ditangkap.
Setelah pelantikan Maduro, Gonzalez merilis video yang menyatakan tekadnya untuk segera kembali ke Venezuela guna “mengakhiri tragedi ini.”
Pemerintah menuduh oposisi merencanakan konspirasi fasis dan memperingatkan bahwa Gonzalez akan segera ditangkap jika kembali ke negara tersebut serta menawarkan hadiah sebesar 100 ribu dolar AS untuk informasi mengenai keberadaannya.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengutuk pelantikan tersebut sebagai “ilegal” dan mengumumkan sanksi baru terhadap rezim Maduro. Hadiah untuk informasi terkait Maduro atau Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello dinaikkan menjadi 25 juta dolar AS, sementara hadiah sebesar 15 juta dolar AS juga ditetapkan untuk Menteri Pertahanan Vladimir Padrino Lopez.
Ketiga hadiah tersebut terkait dengan tuduhan penyelundupan narkoba yang diajukan AS pada tahun 2020, dua tahun setelah Maduro memenangkan pemilu yang penuh dengan tuduhan kecurangan.
Inggris dan Uni Eropa (UE) turut menjatuhkan sanksi, menargetkan 15 orang, termasuk anggota Komisi Pemilihan Nasional dan pasukan keamanan. Sementara itu, Kanada menjatuhkan sanksi kepada 14 pejabat lama dan baru. (hui)
ETIndonesia. Presiden Prabowo Subianto, dan Perdana Menteri (PM) Jepang, Ishiba Shigeru, sepakat untuk memperkuat kemitraan strategis komprehensif kedua negara dalam berbagai bidang. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 11 Januari 2025.
Dikutip dari siaran pers BPMI Setpres, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kunjungan PM Ishiba mencerminkan komitmen kedua negara untuk mempererat hubungan bilateral yang telah terjalin erat selama puluhan tahun.
“Kunjungan ini adalah mencerminkan komitmen yang kuat dari kedua pihak untuk mempererat hubungan antara kedua negara dan memperkuat kemitraan strategis komprehensif Indonesia-Jepang dan juga komitmen kita untuk terus mencari bidang-bidang kerja sama yang lebih intensif,” ujar Presiden Prabowo.
Salah satu fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah peningkatan kerja sama di bidang ekonomi dan energi.
PM Ishiba menyatakan kesiapannya untuk mendukung Indonesia dalam memastikan pasokan energi yang stabil, termasuk melalui pengembangan proyek energi terbarukan seperti pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP), hidrogen, dan amonia.
“Kami ingin mendorong kerja sama di bidang sumber daya dan infrastruktur untuk menjaga jaminan keamanan energi dan dekarbonsasi melalui berbagai jalur,” kata PM Ishiba.
Selain itu, Jepang juga akan mendukung program industrialisasi di Indonesia, terutama di bidang hilirisasi sumber daya alam. Presiden Prabowo mengundang Jepang untuk turut serta dalam program yang bertujuan meningkatkan nilai tambah produk-produk Indonesia sebelum diekspor tersebut.
“Kami undang Jepang untuk ikut serta dalam program yang kami canangkan menuju industrialisasi Indonesia, terutama di bidang hilirisasi,” ungkap Presiden Prabowo.
Dalam bidang pertahanan, kedua negara sepakat membentuk forum diskusi di tingkat praktisi untuk memperkuat kerja sama keamanan maritim. PM Ishiba menyepakati pemberian kapal patroli berkecepatan tinggi kepada Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap pengamanan perairan Indonesia.
“Sudah mencapai kesepakatan pemberian kapal patroli yang berkecepatan tinggi melalui Official Security Assistance (OSA) yang pertama dengan Indonesia, dan menyelenggarakan 2 plus 2 sebagai pertemuan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan,” ucap PM Ishiba.
Selain kerja sama bilateral, kedua pemimpin juga menegaskan pentingnya menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik di tengah dinamika geopolitik global.
“Indonesia memiliki keinginan untuk memelihara hubungan baik dengan semua negara-negara di dunia, semua blok-blok ekonomi, di mana kami ingin memelihara suatu hubungan yang erat sehingga dapat menyumbang kepada suasana yang bisa menurunkan ketegangan di antara negara-negara besar,” tutur Prabowo (BPMI Setpres)
ETIndonesia. Presiden Prabowo Subianto, menyambut kedatangan Perdana Menteri Jepang, Ishiba Shigeru, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 11 Januari 2025, dalam rangka kunjungan resmi. Kedatangan PM Ishiba yang tiba sekitar pukul 09.50 WIB tersebut menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang.
Dikutip dari siaran pers BPMI Setpres, setibanya di Istana Kepresidenan Bogor, PM Ishiba disambut pasukan jajar kehormatan, pasukan berkuda, drumben Lokananta, hingga sejumlah pelajar. Sementara itu, Presiden Prabowo menyambut langsung PM Ishiba di serambi kanan Istana Kepresidenan Bogor sesaat setelah PM Ishiba turun dari kendaraan.
Upacara kenegaraan dimulai dengan pengumandangan lagu kebangsaan kedua negara. Lagu kebangsaan Jepang, “Kimigayo,” menjadi pembuka, diikuti lagu “Indonesia Raya.” Dentuman meriam sebanyak 19 kali juga terdengar mengiringi prosesi tersebut, menandakan penghormatan tertinggi dari Indonesia kepada tamu negara.
Setelah penyambutan, Presiden Prabowo dan PM Ishiba melakukan inspeksi pasukan kehormatan yang telah berjajar di halaman depan Istana Kepresidenan Bogor. Keduanya berjalan di atas karpet merah, menunjukkan keakraban dan kehormatan dalam hubungan diplomatik kedua negara.
Presiden Prabowo kemudian memperkenalkan para delegasi Indonesia kepada PM Ishiba, diikuti oleh PM Ishiba yang memperkenalkan delegasi dari Jepang. Setelah sesi perkenalan tersebut, keduanya menuju Ruang Teratai di dalam Istana Kepresidenan Bogor untuk melakukan sesi foto bersama dan penandatanganan buku tamu kenegaraan.
Agenda dilanjutkan dengan pertemuan tête-à-tête di ruang kerja Presiden Prabowo. Pertemuan yang berlangsung hangat ini menjadi forum strategis bagi kedua pemimpin untuk membahas sejumlah isu penting, termasuk kerja sama kedua negara.
Setelah pertemuan tête-à-tête, kedua pemimpin bergabung dengan delegasi masing-masing dalam pertemuan bilateral. Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat datang kepada PM Ishiba beserta delegasi dan menilai kunjungan ini sebagai simbol komitmen kedua negara untuk memperkuat dan memperkokoh hubungan bilateral di berbagai bidang.
“Saya ucapkan selamat datang di Indonesia dan saya ingin menyampaikan bahwa ini kehormatan yang besar bagi kami karena kami memandang Jepang sebagai mitra dan sahabat yang lama,” ujar Presiden Prabowo.
PM Ishiba dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diterimanya beserta delegasi Jepang dari pemerintah dan juga masyarakat Indonesia. Menurut PM Ishiba, ini merupakan kali pertama dirinya mendapat sambutan yang luar biasa saat melakukan kunjungan.
“Saya sekali lagi mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang luar biasa. Saya sudah lama menjadi anggota DPR dan pernah menjabat sebagai menteri di Jepang tetapi sambutan luar biasa ini pertama kali bagi saya,” ucap PM Ishiba.
Kunjungan resmi ini ditutup dengan jamuan santap siang bersama yang digelar di halaman belakang Istana Kepresidenan Bogor. (BPMI Setpres)
EtIndonesia. Seorang wanita India yang wajahnya ‘meleleh’ telah mengungkapkan seperti apa rasanya hidup dengan kondisi tersebut.
Sharanjeet Kaur baru berusia 15 tahun ketika tumor mulai tumbuh di wajahnya tetapi tidak mampu mengumpulkan dana untuk membayar perawatan yang mahal.
Wanita berusia 38 tahun itu tinggal bersama suaminya di Phagwara, sebuah kota di wilayah Punjab di India utara – sekitar 85 mil dari Lahore, ibu kota Pakistan.
Meskipun perawatan untuk ‘memperbaiki’ kondisinya sudah tersedia, Kaur dan suaminya masih belum mampu mengeluarkan uang untuk itu – meskipun sekarang kondisinya membuatnya buta secara fisik.
“Saya memiliki tumor di wajah saya saat berusia 15 tahun yang menyebabkan salah satu mata saya rusak total,” ungkapnya.
“Saya bahkan tidak dapat melihat dengan mata saya yang lain. Saya harus menghadapi banyak masalah karena itu.
“Meskipun tidak memiliki mata, saya mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga dengan sangat baik.”
Kaur melanjutkan dengan menjelaskan bahwa suaminya juga buta, tetapi kecacatannya tidak menghalanginya untuk mendapatkan pekerjaan.
Dia melanjutkan: “Suami saya juga buta, tetapi dia juga mengerjakan semua pekerjaan dengan baik.
“Keluarga dan suami saya sangat miskin dan mereka tidak mampu membiayai pengobatan saya yang mahal.
“Dokter mengatakan bahwa pengobatan saya dan suami akan menghabiskan banyak biaya, tetapi kami tidak memiliki sumber penghasilan, jadi kami tidak dapat melakukan pengobatan.”
Tragisnya, tumor tersebut telah tumbuh dan membuat seluruh wajah Kaur rusak dan tampak seperti ‘mencair’.
Di tempat lain di India, seorang wanita menjadi wanita pertama di planet ini yang menggunakan tangan pria – dan melihat beberapa perubahan yang mengejutkan sejak transplantasi tersebut.
Delapan tahun lalu, Shreya Siddanagowder yang berusia 18 tahun kehilangan kedua lengannya di bawah siku setelah dia terlibat dalam kecelakaan mengerikan saat menaiki bus.
Namun, alih-alih berkutat dalam rasa mengasihani diri sendiri – yang tentu saja dapat dimengerti – hal itu justru menjadi ‘pembentukan’ dirinya.
Setelah mencoba tangan palsu, Siddanagowder menjelaskan bahwa itu ‘tidak berhasil untuknya’, sehingga pada tahun 2017, dia menjalani operasi transplantasi selama 13 jam yang dilakukan oleh 16 ahli anestesi dan 20 ahli bedah.
Pendonor tangannya adalah seorang pria berusia 21 tahun yang meninggal secara tragis setelah mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda.
Berbicara tentang tangannya dalam video Facebook tahun 2019 dari Yayasan MOHAN, sebuah lembaga amal donor dan transplantasi organ di India, Siddanagowder mendesak pemirsa untuk menghargai tangan mereka karena tangan adalah ‘salah satu aset terbesar yang pernah Anda miliki’. (yn)