20 Orang Tewas Akibat Bencana Hidrometeorologi di Sumatera Utara

ETIndonesia- Sejumlah bencana hidrometeorologi basah terjadi pada beberapa wilayah di Provinsi Sumatera Utara hingga pekan lalu, Minggu (24/11). Total warga meninggal dunia mencapai 20 orang.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga, Selasa (26/11), sebaran korban meninggal dunia tersebut akibat bencana di Kabupaten Karo 10 orang, Deli Serdang 4, Padang Lawas 4 dan Tapanuli Selatan 2. Sedangkan 2 warga di Deli Serdang masih dinyatakan hilang oleh tim pencarian dan pertolongan.

“Korban jiwa di beberapa tempat tersebut terjadi setelah adanya hujan lebat. Banjir bandang menerjang Tapanuli Selatan dan Deli Serdang, sedangkan tanah longsor di Padang Lawas dan Karo pada Sabtu (23/11) kemarin,” ujar Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB 

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) berhasil mengevakuasi 10 warga yang tertimbun longsor di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara (Dok BNPB)

Pada kerusakan rumah, data sementara pada  Selasa (26/11) total rumah rusak berat berjumlah 6 unit. Kerusakan tempat tinggal ini diakibatkan banjir bandang di Deli Serdang dan tanah longsor di Karo. Peristiwa tersebut juga merusak fasilitas publik, seperti sekolah dan tempat ibadah.

Masing-masing Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten yang wilayahnya terdampak bencana masih melakukan pendataan kerugian akibat bencana.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk waspada serta siap siaga terhadap potensi bahaya susulan.

 Prakiraan cuaca pada hari ini menunjukkan perlunya kewaspadaan terhadap hujan lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Deli Serdang, Karo, Langkat, Padang Lawas, Tapanuli Selatan dan Kota Binjai.

Operasi SAR Evakuasi 10 Warga Karo Korban Longsor

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) berhasil mengevakuasi 10 warga yang tertimbun longsor di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, hingga Senin (25/11) malam. Seluruh korban dalam kondisi meninggal dunia.

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) berhasil mengevakuasi 10 warga yang tertimbun longsor di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara (Dok BNPB)

Petugas gabungan yang dipimpin Basarnas memfokuskan pencarian korban di sekitar bangunan rumah yang terdampak longsor. Sampai dengan Senin petang, pukul 18 15 WIB, kesepuluh korban meninggal telah dievakuasi dan didentifikasi di RS Kabanjahe. 

Operasi SAR baru dihentikan lima belas menit kemudian untuk memastikan aspek keamanan dan keselamatan petugas di lokasi terdampak. Koordinator Basarnas menginformasikan operasi SAR akan dilanjutkan esok hari, Selasa (26/11).

Pada Senin kemarin BPBD dan dinas terkait berhasil membersihkan dua titik longsoran yang menimbun akses menuju lokasi yang diduga masih adanya warga tertimbun longsor.

Operasi SAR dilakukan petugas gabungan dari Basarnas, BPBD Kabupaten Karo, TNI, Polri dan warga setempat.

Sementara itu, material longsor di sekitar Masjid Al-Hidayah yang terletak di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Karo, belum sepenuhnya berhasil dibersihkan. Kondisi tersebut menyebabkan akses jalan belum dapat dilalui kendaraan.

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) berhasil mengevakuasi 10 warga yang tertimbun longsor di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara (Dok BNPB)

Selain jatuh korban jiwa, tanah longsor mengakibatkan kerusakan tempat tinggal. Data BNPB pada Senin (25/11), pukul 21.36 WIB mencatat bangunan yang mengalami kerusakan berat mencakup rumah warga 2 unit, penginapan dan masjid masing-masing 1 unit. 

Material longsor sempat memutus akses jalan yang menghubungkan Desa Semangat Gunung menuju Desa Doulu. 

Pada lahan pertanian dan sektor perikanan terdampak, pemerintah daerah setempat masih melakukan pendataan di lapangan. Sedangkan dampak lain tanah longsor menyasar pada infrastruktur irigasi dan jaringan listrik yang terputus.

Tanah longsor di Desa Semangat Gunung atau dekat dengan pemandian air panas Sidebu debu terjadi setelah adanya hujan lebat pada Sabtu lalu (23/11), pukul 14.00 WIB.

Memasuki puncak musim hujan, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk waspada dan siap siaga terhadap potensi ancaman bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor atau pun angin kencang. Lakukan upaya aksi dini untuk menyelamatkan diri dan keluarga. Warga dapat memantau potensi curah hujan melalui kanal resmi pemerintah atau pun BPBD. (bnpb/asr)

Pemerintah Gelar Rapat Tingkat Menteri Bahas Persiapan Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

ETIndonesia- Pemerintah menggelar Rapat Tingkat Menteri (RTM) dalam persiapan menyambut libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, Jumat (22/11/2024).

Menko PMK Pratikno dalam arahannya meminta untuk seluruh jajaran memastikan kelancaran mobilitas masyarakat berjalan dengan lancar dan aman.

“Kami baru saja menggelar rapat dalam rangka persiapan menjelang libur nataru, supaya semuanya aman, nyaman dan juga ibadah dapat dilaksanakan dengan lancar,” ujar Pratikno dikutip dari siaran pers BNPB. 

Berdasarkan data Kementerian BUMN diperkirakan penggunaan moda transportasi mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu, diantaranya KAI naik 10%, ASDP naik 4% dan Angkasa Pura naik 9%. Puncak arus mudik juga diperkirakan jatuh pada H-6 atau 19 Desember 2024, sedangkan puncak arus balik pada H+4 atau 6 Januari 2025.

Mengingat besarnya potensi pergerakan masyarakat tersebut, Pratikno mendorong kementerian/lembaga terkait ​​​​​​untuk mempersiapkan segala kebijakan dengan baik, demi keamanan, dan kenyamanan bersama.

“Tentu ada beberapa tantangan yang kita hadapi, saat ini kita memasuki musim penghujan, hal ini dapat menimbulkan potensi bencana hidrometeorologi, kita juga harus antisipasi,” Tambah Pratikno.

Penyiapan insfratuktur juga terus dilakukan sebagai penunjang kelancaran bagi para masyarakat yang menggunakan moda transportasi darat, laut maupun udara.

Dalam menghadapi momentum libur nataru, diharapkan masyarakat selalu memperhatikan keselamatan dan meningkatkan kesiapsiagaan. Salah satunya dapat mengecek terlebih dahulu potensi ancaman risiko bencana di lokasi tujuan menggunakan InaRisk serta prakiraan cuaca melalui InfoBMKG.

Lebih lanjut, dihimbau masyarakat untuk mengecek kondisi kendaraan sebelum bepergian untuk memastikan kondisi kendaraan dapat menempuh medan saat terjadi hujan. Dengan demikian, masyarakat dapat menyiapkan kebutuhan yang dirasa perlu guna menghidari potensi risiko bencana pada lokasi masing-masing.

Rapat tersebut dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diwakilkan Sekretaris Utama BNPB Rustian dan jajaran instansi terkait lainnya. (bnpb/asr)

Tiga Orang Tewas Setelah Mengemudi Mengikuti Google Maps yang Mengarahkan Mereka ke Jembatan yang Belum Selesai

EtIndonesia. Tiga orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas setelah GPS mobil mereka memberi tahu mereka untuk berkendara di jembatan yang belum selesai, yang menyebabkan mereka jatuh dari jembatan hingga tewas.

Insiden tersebut terjadi di Kota Bareilly di India pada hari Sabtu (23/11), ketika penduduk di desa terdekat mendatangi tepi sungai dan mendapati sebuah mobil terendam dan terjebak di sungai.

Setelah diperiksa lebih dekat, penduduk desa terkejut menemukan tiga penumpang tak bernyawa di dalam kendaraan, dan bergegas memberi tahu polisi.

Setelah tiba di tempat kejadian, penyelidikan polisi mengungkapkan bahwa para korban baru saja pulang dari sebuah pesta pernikahan dan telah menggunakan GPS kendaraan mereka untuk menavigasi rute pulang.

Namun tanpa sepengetahuan mereka, GPS telah memberi tahu mereka untuk berkendara di jembatan yang belum selesai, dan karena kecepatan mobil yang sangat tinggi, mereka tidak dapat berhenti tepat waktu. Sebaliknya, mobil mereka jatuh 25 kaki ke dalam kubangan di dasar Sungai Ramganga di bawahnya dan tewas di tempat.

Mayat-mayat tersebut diangkut ke kamar mayat terdekat menggunakan perahu dan dikirim untuk pemeriksaan post-mortem. Korban tewas kemudian diidentifikasi sebagai Kaushal Kumai, Vivek Kumar, dan Amit Kumar.

Ketiganya bekerja sebagai penjaga keamanan, dan diduga mencoba mengambil jalan pintas untuk pulang. Polisi telah memberi tahu keluarga korban.

Jembatan yang belum rampung tersebut dikenal di daerah tersebut sebagai perangkap maut setelah dihancurkan saat banjir besar di daerah tersebut pada tahun 2022.

Bagian jembatan yang rusak ditutup untuk perjalanan, tetapi rambu-rambu yang tidak memadai dan ketergantungan pengemudi pada peta digital yang sudah ketinggalan zaman telah menjadikannya tempat berbahaya di daerah tersebut. (yn)

Sumber: metro

Wanita Merasa ‘Hancur’ Setelah Tak Sengaja Menemukan Catatan Rahasia Suaminya Tentang Dirinya di Ponselnya

EtIndonesia. Seorang istri merasa hancur setelah tidak sengaja menemukan beberapa catatan menyakitkan tentang dirinya di ponsel suaminya.

Kebanyakan orang akan mengalami suka duka saat menjalin hubungan, dan ini adalah momen yang sangat menyedihkan bagi seorang istri.

Menurut wanita berusia 32 tahun di Reddit, dia menyambut seorang anak dua tahun lalu dan, seperti yang diketahui banyak orang, kembali ke tubuh sebelum melahirkan bukanlah tugas yang mudah.

Dan sementara banyak wanita sudah cukup menekan diri mereka sendiri untuk menjadi lebih langsing, wanita ini tentu saja ‘hancur’ saat dia menemukan catatan di ponsel suaminya yang berbicara tentang penampilannya.

Beralih ke platform daring, wanita yang tidak disebutkan namanya itu mengungkapkan: “Saya ingin memeriksa beberapa foto yang diambilnya dari saya di ponselnya dan secara umum kami tidak menutup ponsel kami satu sama lain. Saya melihat widget catatan dengan nama saya di atasnya dan penasaran jadi saya memeriksanya.”

Catatan itu berbunyi: “Istri saya gemuk bahkan 2 tahun setelah kami memiliki anak. Dia memiliki wajah yang cantik, tetapi itu pun hilang dalam pakaiannya yang lusuh, tanpa riasan, dan dagu berlipat.”

Menjelaskan bagaimana catatan itu ‘menghancurkan [dirinya]’, sang ibu berkata: “Saya tahu ini bersifat pribadi dan mungkin menulisnya sebagai catatan untuk dibicarakan dengan terapisnya, tetapi ini adalah bel yang tidak dapat dibatalkan. Saya diam-diam menyingkirkan ponselnya karena saya tidak ingin menemukan hal lain.”

Dia melanjutkan dengan berbagi di unggahan media sosial bahwa dia belum mengonfrontasi suaminya tentang catatan itu karena dia ‘terlalu malu, marah, terhina, dan tidak dicintai’ untuk melakukannya.

Wanita itu selanjutnya menjelaskan bahwa komentarnya tidak berkorelasi dengan cara dia bertindak karena dia bersikeras bahwa ‘dia BAIK padaku dan memperlakukanku dengan baik’.

Dan orang-orang menanggapi utas tersebut dengan berempati dengan wanita itu dan menyarankan agar dia pergi ke terapi seperti suaminya untuk membantunya mengatasi penemuannya baru-baru ini.

Sementara itu, yang lain mendesak dia berbicara dengan suaminya tentang hal itu sehingga hal tersebut tidak ‘mengganggu’ dirinya. (yn)

Sumber: unilad

Pemain Kayak Diamputasi Kakinya di Tengah Sungai Setelah Terjebak di Bebatuan Selama 20 Jam

EtIndonesia. Seorang pria Lithuania berusia 65 tahun diselamatkan oleh paramedis Tasmania setelah dia terjebak di antara bebatuan di Sungai Franklin, yang menyebabkan kakinya diamputasi. Pria tersebut saat ini dalam kondisi kritis di rumah sakit.

Pemain kayak tersebut sebagian tubuhnya tenggelam di air di Tasmania barat daya yang terpencil setelah dia terpeleset dan kakinya terjepit selama lebih dari 20 jam pada hari Jumat (22/11). Pria tersebut memiliki pengalaman arung jeram selama lebih dari lima dekade dan merupakan bagian dari perjalanan arung jeram internasional yang diikuti 11 orang di sepanjang sungai terpencil tersebut ketika insiden tersebut terjadi.

Ketika petugas tanggap darurat medis tidak dapat membebaskan pria tersebut meskipun telah beberapa kali mencoba, keputusan diambil untuk mengamputasi kakinya di bagian lutut. Dia kemudian diterbangkan dengan helikopter dan dibawa ke Rumah Sakit Royal Hobart pada hari Sabtu (25/11).

Petugas perawatan intensif Tasmania, dokter spesialis, dan paramedis penerbangan bergegas untuk menolong pria tersebut.

Tim penyelamat mengatakan: “Penyelamatan ini adalah skenario terburuk dari semua skenario terburuk.”

Pria itu hanya bisa berbicara sedikit dalam bahasa Inggris, yang membuat situasi menjadi lebih sulit. Tim penyelamat dapat berkomunikasi dengan pria itu dengan bantuan seorang dokter Lithuania, yang ikut dalam perjalanan bersama pria itu dan bertindak sebagai penerjemah.

“Kami benar-benar tidak dapat mengalihkan pikirannya dari situasi itu dan berbicara kepadanya tentang keluarganya atau, Anda tahu, perjalanan yang telah dilakukannya, jadi itu sangat sulit,” kata Ace Petrie, teknisi penyelamat air deras dari Surf Life Saving Tasmania. Dia adalah salah satu orang pertama yang tiba di tempat kejadian.

Paramedis perawatan penerbangan intensif Mitch Parkinson menjelaskan bahwa hal itu perlu dilakukan untuk menjauhkan risiko hipotermia saat pria itu tenggelam dalam air yang mengalir deras.

“Upaya kami adalah menjaganya tetap hangat sebaik mungkin, menyadari bahwa dia berada di tengah derasnya air, dan memberinya makan dan minum sebanyak yang kami bisa,” katanya.

“Apa yang saya lihat adalah seorang pria yang luar biasa kuat dan tegap yang mampu mempertahankan itu sepanjang malam hingga pagi,” tambah Parkinson. (yn)

Sumber: wionews

Wanita yang Mengeluarkan Darah dari Wajah dan Telapak Tangannya Didiagnosis dengan Kondisi Medis Langka

EtIndonesia. Seorang wanita mengatakan bahwa dia menjadi terisolasi secara sosial karena merasa malu karena mengeluarkan darah dari keringatnya.

Wanita yang berasal dari Italia ini didiagnosis dengan kondisi yang sangat langka yang membuatnya mengeluarkan darah dari keringat, dan darah tersebut terlihat di wajah dan telapak tangannya.

Anehnya, wanita berusia 21 tahun itu tidak memiliki luka atau lesi di tubuhnya saat hal itu terjadi, dan awalnya membuat para ilmuwan bingung.

Episode tersebut tidak berlangsung lama, hanya sekitar satu hingga lima menit, tetapi lebih dari cukup untuk berdampak negatif pada hidupnya.

Jurnal Asosiasi Medis Kanada pada tanggal 23 Oktober 2017 menyoroti kasus wanita ini dan memberikan perincian lebih lanjut tentang apa yang dideritanya.

Selama tiga tahun terakhir, wanita tersebut mengalami pendarahan secara berkala, dan pendarahan tersebut lebih intens saat dia berada di bawah tekanan emosional.

Jurnal tersebut menyatakan: “Tidak ada pemicu yang jelas untuk pendarahan tersebut, yang dapat terjadi saat dia sedang tidur dan selama aktivitas fisik.

“Pasien kami menjadi terisolasi secara sosial karena malu atas pendarahan tersebut dan dia melaporkan gejala yang sesuai dengan gangguan depresi mayor dan gangguan panik. Tidak ada riwayat psikosis.

“Diagnosis banding kami mencakup gangguan buatan dan kondisi tidak umum yang dikenal sebagai hematohidrosis.”

Tidak jelas apa yang menyebabkan kondisi ini berkembang, tetapi ada beberapa perawatan yang tersedia.

Menurut Pusat Informasi Penyakit Langka dan Genetik (GARD) milik National Institutes of Health, para peneliti menyarankan bahwa peningkatan tekanan pada pembuluh darah dapat menyebabkan sel darah melewati saluran kelenjar keringat.

Yang lain berhipotesis bahwa kondisi tersebut mungkin merupakan hasil dari aktivasi respons tubuh untuk melawan atau lari, yang biasanya terjadi saat seseorang merasa takut atau stres.

Pada satu titik, para ahli tidak sepenuhnya yakin bahwa kondisi tersebut ada, meskipun telah disebutkan dalam sejarah sejak lama dalam tulisan-tulisan Aristoteles.

Menurut dr. Jacalyn Duffin, seorang ahli sejarah medis dan hematologi di Queen’s University di Kingston, Ontario, telah terjadi peningkatan laporan hematohidrosis sejak tahun 2013 – meskipun penyakit ini masih sangat langka.

Dia menambahkan bahwa sejak tahun ini, telah ada 18 laporan kasus hematohidrosis.

Secara total, telah ada 42 laporan kasus hematohidrosis dalam literatur medis sejak tahun 1880.

Wanita tersebut diobati dengan obat untuk tekanan darah tinggi, yang sebelumnya telah digunakan untuk mengobati hematohidrosis. Setelah pengobatan, dia dilaporkan mengalami ‘penurunan yang nyata’ dalam pendarahannya. (yn)

Sumber: unilad

Sinkhole Raksasa Ditemukan Berisi Hutan Purba yang Belum Tersentuh

EtIndonesia. Kebanyakan dari kita mengasosiasikan sinkhole dengan jurang yang menakutkan, tetapi di Tiongkok, sinkhole  dianggap “surgawi” karena alasan yang tepat.

Jauh dari kata sebagai mulut malapetaka, sejumlah sinkhole ini telah ditemukan berisi hutan purba yang masih asli.

Baru-baru ini, pada bulan Agustus tahun lalu, penjelajah gua menemukan salah satu lubang raksasa ini, yang menurut para ahli kemungkinan berisi spesies hewan kecil yang belum diketahui oleh sains.

Lubang luar biasa ini dilaporkan berukuran panjang 300 meter, lebar 150 meter, dan kedalaman lebih dari 190 meter.

Sinkhole ini terletak di lanskap karst barat daya Tiongkok dan sekarang menjadi salah satu dari 30 sinkhole yang dikenal sebagai “tiankeng” – yang berarti “lubang surgawi” – di wilayah tersebut.

Alasan mengapa palung-palung ini diberi nama aneh adalah karena palung-palung ini merupakan salah satu tempat perlindungan alam terakhir bagi hutan purba dan merupakan rumah bagi spesies yang tidak terlihat di tempat lain di dunia.

Memang, saat menggambarkan pertemuannya sendiri dengan tiankeng pada tahun 2016, peneliti Tang Jianmin menulis: “Pemandangan di sana sangat menakjubkan: hutan bawah tanah yang masih asli tanpa jejak aktivitas manusia, dengan pohon-pohon purba setinggi 40 meter dan sekelompok tanaman liar yang terancam punah dari zaman dinosaurus.”

Mengingat kedalamannya, sangat sedikit cahaya yang mencapai dasar tiankeng, namun, palung-palung ini menyimpan banyak sekali tanaman.

Selama bertahun-tahun tidak jelas bagaimana hal ini mungkin terjadi, tetapi sebuah studi baru, yang diterbitkan pada tanggal 20 Juli, telah mengungkapkan bagaimana sejumlah spesies dapat tumbuh subur di kedalamannya.

Para peneliti menemukan bahwa jelatang, pakis, dan tanaman lain yang hidup di dalamnya tumbuh subur dengan persediaan nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium yang melimpah.

Unsur-unsur ini membatasi pertumbuhan tanaman di lingkungan lain, tempat unsur-unsur ini langka, tetapi karena unsur-unsur ini sangat melimpah di tiankeng, tanaman berevolusi untuk melahapnya, sehingga tanaman dapat tumbuh tinggi dan mendapatkan manfaat dari tetesan sinar matahari yang mencapainya.

“Tanaman dapat beradaptasi dengan lingkungan yang buruk dengan menyesuaikan kandungan nutrisinya,” tulis penulis penelitian tersebut, menurut terjemahan dari Live Science.

“Karena tebing yang menjulang tinggi dan medan tiankeng yang curam, tiankeng tidak terlalu terganggu oleh aktivitas manusia.” 

Lubang-lubang dalam tersebut menjadi tempat tinggal bagi tanaman yang menyukai kelembapan dan naungan, termasuk spesies yang unik di wilayah tersebut, imbuh para peneliti. Spesies ini termasuk tanaman hutan karst modern, seperti plum babi Nepal (Choerospondias axillaris) dan lonceng Cina (Strobilanthes cusia).

Jadi, bagaimana tiankeng dan hutannya terbentuk?

Lubang-lubang pembuangan yang luar biasa ini muncul ketika atap ruang bawah tanah membesar dan runtuh, menurut Jianmin.

Sekitar 30 persen tiankeng dunia ditemukan di wilayah Otonomi Guangxi Zhuang di Tiongkok di antara formasi karst yang terdaftar sebagai Warisan Dunia.

Bentang alam karst dibentuk oleh erosi batuan karbonat yang larut seperti batu kapur, yang menciptakan fitur-fitur seperti sinkhole, gua, dan sungai bawah tanah.

Dalam sebuah artikel untuk The UNESCO Courier, Jianmin lebih lanjut menjelaskan pembentukan sinkhole ini, dengan menulis: “Tiankeng karst adalah lingkungan yang relatif tertutup dengan kelembapan tinggi, suhu rendah, dan konsentrasi ion oksigen negatif yang tinggi.

“Dasarnya terhubung dengan air bawah tanah mengalir, memelihara oasis hijau subur sepanjang tahun.

“Ekosistem primitif dengan sumber daya hewan, tumbuhan, dan mikroba yang unik terbentuk di sana.”

Secara total, 300 tiankeng telah ditemukan di seluruh dunia, dengan Tiongkok sebagai rumah bagi dua pertiganya. Tiankeng juga ditemukan di Papua Nugini, Malaysia dan Madagaskar, Slovenia, Kroasia, Italia, dan Spanyol, di antara negara-negara lain.

Mengapa tiankeng penting?

Lebih dari sekadar fenomena alam yang mencengangkan, sinkhole ini merupakan surga ekologi yang penting.

Jianmin mencatat bahwa dia dan rekan-rekan peneliti telah menemukan banyak tanaman langka dan endemik di daerah tiankeng, yang memperkuat statusnya sebagai “tempat perlindungan bagi tanaman yang terancam punah dan ekosistem hutan primitif”.

“Ada juga kemungkinan besar bahwa spesies yang sebelumnya tidak dikenal akan ditemukan di lingkungan ini,” tambahnya. (yn)

Sumber: indy100

Industri Kuliner Tiongkok Dilanda Gelombang Penutupan, 4 Jenis Restoran Ini Paling Rentan

ETIndonesia. Kondisi perekonomian yang memburuk dan penurunan daya beli masyarakat telah menyebabkan banyak restoran tutup, termasuk restoran hotpot, restoran khas Tiongkok, dan kedai minuman teh. Para pelaku usaha mengakui bahwa “seluruh tahun terasa seperti musim sepi.” Empat jenis restoran menjadi yang paling terdampak dan kemungkinan akan tersingkir lebih dulu.

Menurut data, lebih dari 1 juta restoran tutup pada paruh pertama tahun ini, jauh melampaui periode yang sama tahun lalu. Jika tren ini terus berlanjut, diperkirakan lebih dari 2 juta restoran akan tutup pada akhir tahun ini.

Laporan dari situs Hongcan menyebutkan bahwa sejumlah merek restoran baru-baru ini gulung tikar. Contohnya, merek restoran Jepang terkenal Akasaka-tei, restoran ayam khas Guangzhou Qingxin Ji Sha Tian Pigeon, hingga merek roti Wuli Tang. Pemilik Wuli Tang dengan jujur mengatakan, “Kami benar-benar tidak sanggup lagi!”

Jika melihat jangka waktu yang lebih panjang, jumlah merek yang tutup semakin banyak. Banyak pelaku industri berpendapat bahwa gelombang penutupan ini baru saja dimulai, karena pasokan restoran yang jauh melampaui permintaan.

Di media sosial, kabar penutupan berbagai restoran hotpot, restoran khas Tiongkok, hingga bar terus bermunculan. Misalnya, gerai Maan Coffee di Aeon Mall Fengtai Beijing diam-diam tutup pada Oktober lalu.

Mengacu pada kondisi industri saat ini, empat jenis restoran berikut diperkirakan akan tersingkir lebih dulu:

  1. Restoran besar dengan biaya sewa tinggi dan keuntungan rendah.
  2. Restoran dengan kebutuhan tenaga kerja tinggi dan biaya operasional besar.
  3. Restoran viral (netizen-driven) yang hanya diminati dalam waktu singkat.
  4. Restoran yang terlalu bergantung pada pemasaran tanpa produk unggulan yang kuat.

Laporan tersebut mengungkapkan bahwa sewa, tenaga kerja, dan bahan baku adalah “tiga beban utama” dalam operasional restoran. Semakin besar restoran, semakin tinggi pula sewa yang harus dibayar. Jika pendapatan tidak sesuai harapan, restoran kesulitan menjaga arus kas, terutama untuk membayar sewa, sehingga terpaksa tutup.

Seorang pengelola restoran fine dining berbagi bahwa karyawannya tidak hanya harus fasih berbahasa Inggris, tetapi juga menjalani pelatihan makanan dan minuman dengan gaji bulanan antara RMB. 15-18 ribu. Bahkan, gaji sommelier bisa mencapai RMB.20 ribu , sementara koki utama lebih tinggi lagi. Total biaya tenaga kerja bulanan restoran tersebut mencapai RMB.400 ribu .

Selain itu, restoran viral memiliki umur operasional yang sangat pendek, bahkan kurang dari sebulan. Data dari Meituan menunjukkan bahwa 50% restoran yang tutup pada tahun 2023 adalah restoran yang menjual produk viral.

Pada  Maret lalu, banyak restoran Tianshui Mala Tang bermunculan di berbagai daerah di Tiongkok. Salah satunya, pemilik restoran di Jinan menghabiskan EMB.20 ribu untuk belajar dari Gansu, lalu menginvestasikan RMB.200-300 ribu untuk membuka restoran. Namun, hanya dalam waktu 18 hari setelah pembukaan, restoran itu terpaksa tutup.

Jika sebuah restoran hanya mengandalkan pemasaran untuk menarik pelanggan tanpa menawarkan produk yang mampu mempertahankan loyalitas konsumen, sulit bagi restoran tersebut untuk bertahan lama. Setelah rasa penasaran konsumen hilang, aliran pelanggan menurun, pendapatan berkurang, dan akhirnya restoran gulung tikar.

Salah satu contohnya adalah restoran viral “Hei Ji Xiao Guan” yang sudah beroperasi selama 12 tahun, namun harus menutup semua gerainya pada tahun ini. 

Pada 24 September, mal Beijing Century Golden Source mengeluarkan pemberitahuan resmi bahwa Hei Ji Xiao Guan menunggak sewa selama dua bulan dan secara sepihak menghentikan operasional.

Menurut laporan media ekonomi Brand Observer, penurunan daya beli masyarakat telah menyebabkan perubahan besar dalam industri kuliner. Fenomena ini mempercepat proses seleksi alami dalam industri, dan kegagalan Hei Ji Xiao Guan hanyalah gambaran kecil dari kondisi yang lebih luas. 

Pada Oktober, restoran legendaris “Guangzhou Qingxin Ji Sha Tian Pigeon” yang telah melayani masyarakat selama belasan tahun juga harus tutup karena tidak mampu bertahan.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa pandemi selama tiga tahun terakhir mengubah pola pikir konsumen. Para pelaku usaha kuliner tidak pernah membayangkan bahwa setelah berhasil melewati masa pandemi, mereka harus menghadapi penurunan daya beli masyarakat. Akibatnya, banyak restoran kecil yang tidak memiliki kekuatan finansial terpaksa menutup bisnis mereka untuk menghindari kerugian lebih besar. (Hui)

Bus di Sichuan, Tiongkok  Melindas Banyak Orang yang Menyeberang di Zebra Cross, Rekaman Mengerikan Tersebar Luas

ETIndonesia. Sebuah bus di Kota Neijiang, Provinsi Sichuan, Tiongkok menabrak para pejalan kaki yang sedang menyeberang di zebra cross pada 25 November 2024, Beberapa orang tertabrak dan terlindas. Laporan resmi dari pihak berwenang menimbulkan keraguan di kalangan masyarakat.

Berbagai video yang tersebar di internet menunjukkan bahwa di salah satu persimpangan di Neijiang, lampu lalu lintas sedang merah dan kendaraan lainnya berhenti untuk memberi jalan kepada pejalan kaki. Namun, sebuah bus melaju tanpa mengurangi kecepatan, langsung menerobos zebra cross dan menabrak sejumlah pejalan kaki.

Bus tersebut terus melindas para korban tanpa berhenti dan tetap melaju ke depan.

Video lainnya memperlihatkan kondisi di lokasi kejadian. Lima orang terlihat tergeletak di jalan. Seorang pria terdengar mengerang kesakitan sambil berbaring di tanah. Tak jauh darinya, seorang perempuan berjaket merah terbaring tak bergerak, sementara tiga orang lainnya tergeletak lebih jauh.

“Oh, Tuhan!” terdengar teriakan panik dari orang yang merekam video tersebut. Tampaknya, para korban tidak hanya tertabrak, tetapi juga terlindas dan terseret beberapa meter oleh bus tersebut.

Setelah kejadian, kendaraan lain di lokasi melewati para korban dan melanjutkan perjalanan. Beberapa orang terlihat berkerumun, ada yang menelepon polisi dan ada yang memeriksa kondisi korban, tetapi ada pula pelaku yang memanfaatkan situasi untuk mencuri.

Sebuah video menunjukkan seorang pria mendekati perempuan berjaket merah, mengambil tas selempangnya, lalu pergi dengan cepat. Seorang pria lain yang mengenakan helm melihat aksi pencurian itu tetapi tidak menghentikannya.

Netizen geram dan berkomentar, “Ada yang mencuri tas juga!”

Menanggapi insiden tragis seperti ini yang sering terjadi di Tiongkok, pengamat politik Cai Shenkun mengatakan, “Di negara ini, tidak ada satu pun orang yang benar-benar aman, dari atas sampai bawah, tanpa terkecuali!”

Seorang netizen menanggapi dengan berkata, “Sangat setuju, bahkan Xi Jinping pun hidup dalam ketakutan, khawatir akan digulingkan atau dibunuh.”

Setelah insiden tabrakan bus di Neijiang, polisi setempat melaporkan bahwa pada pukul 08:47, sebuah bus melintas di persimpangan Jalan Han’an dan Jalan Jianshe di Distrik Dongxing. Sopir bus bernama Chen (49 tahun) mengalami penyakit mendadak sehingga kehilangan kendali, menabrak para pejalan kaki. Penyebab pasti masih dalam penyelidikan.

Menurut laporan tersebut, sopir bus dan para korban telah dibawa ke rumah sakit. Insiden ini menyebabkan satu orang tewas dan empat lainnya terluka.

Namun, laporan polisi ini memicu keraguan di masyarakat. Seorang netizen asal Sichuan mengatakan, “(Dalam insiden ini) empat orang tewas dan satu orang terluka.”

Netizen lain menyindir bahwa pihak berwenang menutupi jumlah korban sebenarnya: “Tidak boleh melaporkan terlalu banyak.” “Biasanya, selama korban masih bernapas dan belum meninggal di tempat, dianggap sebagai luka-luka.”

Ada juga yang mempertanyakan alasan penyakit mendadak sopir, “Orang di lokasi bilang remnya rusak, kok sekarang dibilang sopirnya sakit mendadak?”

Sebelumnya, pada  11 November malam, sebuah insiden penabrakan massal terjadi di Zhuhai, Provinsi Guangdong, yang mengejutkan publik. Sebuah SUV secara acak menabrak orang di sekitar Pusat Olahraga Zhuhai, menyebabkan 35 orang tewas dan 43 luka-luka, menurut laporan polisi.

Sepuluh hari kemudian (21 November), insiden serupa terjadi di Zhuhai. Sebuah mobil tiba-tiba mempercepat laju dan menabrak pejalan kaki di zebra cross, meninggalkan pemandangan yang mengerikan.

Selain itu, pada 16 November, sebuah serangan tanpa pandang bulu terjadi di Institut Teknik dan Kerajinan Wuxi di Provinsi Jiangsu, menyebabkan 8 orang tewas dan 17 luka-luka. Pada 19 November, sebuah mobil menyerang kerumunan di SD Yong’an, Changde, Hunan, menewaskan dan melukai belasan orang, menurut laporan yang beredar.

Rangkaian insiden penabrakan dan serangan massal ini menjadi perhatian publik. Banyak orang menyerukan agar pemerintah memperkuat pengawasan dan menegakkan keadilan sosial. Namun, komentar semacam ini sering kali disensor oleh pihak berwenang. (Hui)

Sumber : NTDTV.com

Orang Dalam Bongkar Skandal Operasional Komisi Kesehatan Tiongkok

ETIndonesia. Seorang mantan staf Komisi Kesehatan Daerah di Tiongkok yang pada  2021 sempat diperiksa dan diinterogasi secara rahasia karena menyindir pemimpin Partai Komunis Tiongkok (PKT) di media sosial.  Baru-baru ini mengungkapkan serangkaian masalah serius terkait pengadaan, distribusi, dan pelaksanaan vaksin di Tiongkok. Masalah ini dinilai membahayakan kesehatan masyarakat.

Pengakuan dari Mantan Staf Komisi Kesehatan

Wu Qixuan adalah mantan staf Pengawas Kesehatan di Komisi Kesehatan Kabupaten Luannan, Kota Tangshan, Hebei. Ia bekerja dari tahun 2018 hingga 2023. Ia menyaksikan langsung situasi pandemi COVID-19 di Tiongkok, mulai dari awal hingga pelonggaran kebijakan. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah memaksa masyarakat untuk menerima vaksinasi dengan berbagai cara demi memenuhi target tertentu.

“Pada masa itu, organisasi atasan kami dari Komisi Kesehatan memerintahkan kami untuk menyelesaikan tugas vaksinasi paksa. Tidak peduli bagaimana caranya, target tersebut harus tercapai,” ujar Wu.

Menurut Wu, pemerintah memaksa masyarakat  menerima vaksin inaktif domestik, seperti vaksin Sinovac, meski kualitas teknologinya sangat tertinggal dibandingkan vaksin berbasis mRNA.

“Sebenarnya, vaksin-vaksin ini, jujur saja, teknologinya sangat ketinggalan zaman. Pemerintah memilih jalur vaksin inaktif karena memungkinkan mereka untuk mencapai target dalam waktu singkat. Ini adalah arahan pemerintah, dan kita harus melakukannya. Situasi ini sangat menyedihkan,” tambah Wu.

Masalah Pengadaan dan Distribusi Vaksin

Wu juga mengungkap bahwa proses pengadaan vaksin di Tiongkok tidak melalui platform yang transparan atau prosedur lelang yang ketat, tetapi melalui saluran gelap yang penuh dengan korupsi.

“Pemerintah memodifikasi undang-undang sehingga informasi terkait perusahaan vaksin dihapus. Ini menciptakan peluang besar untuk praktik korupsi dan transaksi kekuasaan,” jelasnya.

Selain itu, Wu menyebutkan bahwa proses distribusi dan pelaksanaan vaksin tidak memenuhi standar yang memadai, menyebabkan efek negatif pada efektivitas vaksin.

“Pencatatan penerimaan, penyimpanan, dan distribusi vaksin sangat kurang. Informasi kepada penerima vaksin juga tidak memadai. Selain itu, perubahan regulasi oleh pemerintah menghapus pengawasan terhadap distributor vaksin, yang mana memperburuk situasi,” katanya.

Minimnya Pengawasan dan Penyalahgunaan Kekuasaan

Wu menegaskan bahwa lemahnya pengawasan di sektor kesehatan terjadi karena semua kebijakan dan undang-undang dirancang untuk kepentingan korupsi dan transaksi kekuasaan, bukan untuk melindungi masyarakat.

“Setiap proyek pengadaan dan indikator evaluasi selalu terkait dengan transaksi kekuasaan dan kepentingan pejabat. Tidak ada pemahaman atau perhatian terhadap keamanan kesehatan publik,” katanya.

Tekanan Terhadap Pengungkap Fakta

Bagi mereka yang mengalami efek samping akibat vaksinasi atau yang mencoba mengungkap kebenaran, pemerintah PKT cenderung menekan dan membungkam mereka. Wu sendiri mengalami penyiksaan fisik dan mental setelah memposting kritik terhadap pemimpin PKT di Telegram.

Pada tahun 2023, Wu berhasil meninggalkan Tiongkok dan kini tinggal di Amerika Serikat, di mana ia dapat berbicara dengan bebas. (Hui)

Sumber : NTDTV.com 

Kucing Terjebak di Pipa Saluran Air Ditemukan dengan Kepala Menyembul Keluar dari Pipa

EtIndonesia. Seekor kucing yang terjebak di dalam pipa saluran air berhasil diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran.

Kucing betina berwarna hitam bernama John itu terperangkap di dalam pipa yang terhubung ke sebuah garasi. Hal ini membuat tim dari Avon Fire and Rescue Service di Stasiun Pemadam Kebakaran Clevedon, Somerset, harus memotong pipa tersebut untuk membebaskannya.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi di Clevedon pada pukul 09.55 pagi pada hari Sabtu (16/11). Mereka menggunakan alat-alat kecil untuk menyelamatkan John, sebelum membawanya ke dokter hewan setempat untuk melepaskan sisa pipa yang masih tersangkut.

Tim pemadam kemudian membagikan foto insiden tersebut, yang menunjukkan kepala John menyembul keluar dari pipa. Foto-foto lainnya juga memperlihatkan petugas memegang kucing itu dengan bagian pipa yang masih melekat di lehernya.

Dalam unggahan di Facebook, layanan pemadam kebakaran menulis: “Tim menggunakan tangga dan alat kecil untuk memotong pipa dan membebaskan John. Pilihan termudah dan paling tidak membuat stres adalah memotong sebagian pipa dengan John masih di dalamnya.

“John kemudian dibawa ke dokter hewan setempat yang memberinya obat penenang untuk melanjutkan proses penyelamatan. Tidak ditemukan cedera serius pada John.

“John ditinggalkan bersama dokter hewan dan keluarganya untuk diperiksa lebih lanjut hingga kondisinya cukup baik untuk pulang ke rumah.” (yn)

Sumber: indy100

Geger Dunia: Rusia Kembali Menguasai Kursk, NATO Siap Serang, AS-Jepang Bersiap Tempur di Taiwan!

EtIndonesia. Menurut laporan Yahoo News tanggal 25 November 2024, Kepala Staf Umum Angkatan Darat Ukraina mengungkapkan bahwa meskipun pasukan Ukraina berhasil menguasai sekitar 1.376 kilometer persegi wilayah di Kursk, sekitar 40% dari area tersebut telah direbut kembali oleh pasukan Rusia. Saat ini, kontrol Ukraina di Kursk turun menjadi sekitar 800 kilometer persegi. 

Presiden Volodymyr Zelenskyy menegaskan bahwa target utama Presiden Vladimir Putin adalah menguasai wilayah Donbas. Zelenskyy juga mencatat bahwa sebelum masa pemerintahan Presiden Donald Trump, pasukan Ukraina telah diusir dari Kursk.

Keterlibatan Tentara Korea Utara dalam Konflik Kursk

Dalam perkembangan yang lebih kompleks, seorang pejabat Kepala Staf Umum Angkatan Darat Ukraina menyatakan bahwa sekitar 10.000 tentara Korea Utara saat ini berada di Kursk untuk membantu pertempuran melawan pasukan Rusia. 

Berdasarkan laporan Ukrainian News Agency tanggal 25 November 2024, pasukan Ukraina baru-baru ini meluncurkan delapan rudal Storm Shadow yang menargetkan komandan militer Korea Utara serta komandan pasukan Rusia yang bersembunyi di markas bawah tanah. Lokasi serangan ini sebelumnya merupakan salah satu properti penting dari istana kepresidenan Rusia dan pernah menjadi tempat perlindungan pemimpin Rusia. 

Serangan tersebut diperkirakan menewaskan sekitar 500 tentara Korea Utara, termasuk kemungkinan seorang jenderal tinggi seperti Kim Yong-phil, Panglima Staf Umum Korea Utara, Li Chang-ho, kepala mata-mata Korea Utara, dan Shin Kim-jae, direktur biro operasi Korea Utara. Namun, hingga kini, belum ada konfirmasi resmi mengenai identitas korban tewas.

Serangan Rudal Rusia Terhadap Kharkiv

Selain konflik di Kursk, Reuters melaporkan bahwa Rusia telah melancarkan serangan rudal ke wilayah timur laut Ukraina, Kharkiv, pada tanggal 25 November 2024. Serangan ini merupakan salah satu serangan drone terbesar yang dilakukan oleh pasukan Rusia sejak dimulainya invasi ke Ukraina, menunjukkan eskalasi signifikan dalam konflik yang tengah berlangsung.

NATO Pertimbangkan Serangan Preventif terhadap Rusia

Menyusul eskalasi tersebut, Panglima NATO, Laksamana Bill Nelson, menyatakan pada tanggal 25 November 2024 bahwa NATO sedang mempertimbangkan opsi serangan preventif berpresisi tinggi terhadap wilayah Rusia. 

Nelson menekankan pentingnya tidak menunggu serangan Rusia melainkan menyerang peluncur rudal Rusia terlebih dahulu untuk mencegah potensi serangan balasan. Dia menambahkan bahwa serangan presisi yang mampu melumpuhkan sistem senjata Rusia sangat dibutuhkan sebagai tindakan preventif. 

Selain itu, NATO juga telah memperingatkan perusahaan-perusahaan untuk mempersiapkan diri menghadapi situasi perang dengan menyesuaikan produksi dan distribusi guna mengatasi gangguan dari saingan global seperti China dan Rusia.

Inggris dan Prancis Siap Kirim Pasukan ke Ukraina

Menanggapi meningkatnya ketegangan, Inggris dan Prancis telah menunjukkan kesiapan untuk mengirim pasukan ke Ukraina. Menurut surat kabar Prancis, Le Monde, diskusi mengenai pengiriman pasukan Barat dan perusahaan pertahanan swasta ke Ukraina telah dimulai kembali sebagai respons terhadap eskalasi perang.

Inggris dan Prancis tidak menutup kemungkinan untuk memainkan peran utama dalam aliansi pro-Ukraina dan sedang mendiskusikan kerjasama pertahanan yang lebih intensif. 

Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, pada tanggal 23 November 2024 menyatakan bahwa Barat seharusnya tidak lagi menetapkan garis merah dalam mendukung Ukraina dan tidak menutup kemungkinan untuk mengirim pasukan Prancis secara langsung.

Upaya Negosiasi antara Ukraina dan Rusia oleh Tim Trump dan Biden

Dalam upaya mengakhiri konflik, Mike Waltz, penasihat keamanan Gedung Putih yang diangkat oleh Presiden terpilih AS,  Donald Trump, menyatakan dalam wawancara dengan Fox News pada tanggal 24 November 2024 bahwa pernyataan Trump sangat jelas untuk mengakhiri konflik ini. 

Waltz menjelaskan bahwa tim Trump telah bertemu dengan Sullivan dari pemerintahan Presiden Joe Biden untuk mengatur kesepakatan antara Ukraina dan Rusia. Dia juga memperingatkan bahwa musuh asing tidak boleh memanfaatkan situasi ini untuk menciptakan perpecahan antar pemerintah. 

Sementara itu, mantan Menteri Luar Negeri, Antony Blinken, menyoroti bahwa tindakan dan keputusan Trump sering kali tidak dapat diprediksi, yang menurutnya merupakan keuntungan strategis karena menciptakan ketidakpastian bagi lawan.

Krisis Taiwan: Rencana Operasi Gabungan Amerika Serikat dan Jepang

Pada tanggal 25 November 2024, muncul berita penting bahwa Amerika Serikat dan Jepang akan segera meluncurkan rencana operasi gabungan pertama mereka untuk menghadapi krisis di Taiwan. 

Japan’s Kyodo News melaporkan bahwa sebelum akhir Desember, kedua negara akan menyusun rencana operasi bersama untuk menangani situasi darurat di Selat Taiwan. Militer AS berencana membangun pangkalan sementara di Kepulauan Ryukyu yang dekat dengan Taiwan dan di Philipina, serta menempatkan rudal sebagai bagian dari strategi pertahanan. Angkatan Bela Diri Jepang akan memberikan dukungan logistik, termasuk pasokan bahan bakar dan amunisi, kepada militer AS.

Selain itu, sistem roket multi-saluran bermobilitas tinggi dari Korps Marinir Amerika Serikat akan ditempatkan di rantai pulau dari garis Kagoshima ke Okinawa hingga Taiwan. Militer AS juga akan mendirikan pangkalan sementara di pulau-pulau tersebut sesuai dengan pedoman pengiriman tim marinir kecil dan menempatkan pasukan tembakan jarak jauh di Philipina untuk berbagai misi di udara, darat, laut, angkasa, jaringan, dan informasi.

Pada Februari 2023, Amerika Serikat dan Philipina telah mencapai kesepakatan untuk meningkatkan jumlah pangkalan militer AS di Filipina dari lima menjadi sembilan, yang juga diharapkan akan digunakan jika terjadi keadaan darurat di Taiwan. Banyak pihak berpendapat bahwa Amerika Serikat dan Jepang sangat waspada terhadap setiap tindakan militer petualang oleh Beijing di Selat Taiwan, sehingga merumuskan rencana militer gabungan lebih awal adalah langkah yang tak terhindarkan sebagai persiapan tanpa konflik. Penempatan awal pasukan di kawasan ini dianggap strategis untuk membuat upaya komunis menyerang Taiwan menjadi sangat sulit.

Ketegangan Global Meningkat dengan Keterlibatan Berbagai Negara

Dengan meningkatnya keterlibatan berbagai negara dalam konflik di Ukraina dan ketegangan yang terus meningkat di Selat Taiwan, dunia menyaksikan eskalasi konflik yang dapat berdampak luas pada keamanan dan stabilitas global. Upaya diplomatik dan militer dari berbagai pihak menunjukkan kompleksitas situasi yang sedang berlangsung, di mana setiap langkah dapat memiliki konsekuensi signifikan bagi hubungan internasional dan perdamaian dunia.

Ledakan Konflik: AS Mediasi Gencatan Senjata di Tengah Sengitnya Serangan Israel-Hizbullah

ETIndonesia. Amerika Serikat tengah memimpin negosiasi gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah, upaya yang diharapkan dapat meredakan ketegangan yang telah berlangsung lama di kawasan Timur Tengah. 

Menurut laporan Reuters yang mengutip situs berita politik Axios, seorang pejabat senior Israel menyatakan bahwa negosiasi menuju kesepakatan telah mendekati tahap akhir dan Israel sedang menunggu persetujuan resmi dari pemerintahnya. 

Namun, laporan dari penyiaran publik Israel mengungkapkan adanya perbedaan pendapat yang masih signifikan, sehingga Hizbullah belum memberikan lampu hijau untuk kesepakatan tersebut. Pejabat Amerika Serikat menekankan bahwa masih diperlukan upaya besar untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata yang dapat diterima oleh kedua belah pihak.

Tiga Tahap Utama Kesepakatan Gencatan Senjata

Meskipun kedua belah pihak belum mencapai konsensus penuh, Israel telah menyetujui kondisi inti untuk gencatan senjata yang terbagi dalam tiga tahap utama:

  1. Penarikan Pasukan Hizbullah: Hizbullah akan menarik pasukan bersenjata mereka dari bagian utara Lebanon.
  2. Penarikan Pasukan Israel: Israel akan mundur dari bagian selatan Lebanon.
  3. Pembicaraan Perbatasan: Kedua pihak akan berunding mengenai perbatasan yang masih disengketakan.

Sebuah tim internasional yang dipimpin oleh Amerika Serikat akan ditugaskan untuk mengawasi pelaksanaan kesepakatan gencatan senjata ini. 

Awalnya, Kabinet Keamanan Israel diperkirakan akan memberikan persetujuan pada  26 November 2024. Namun, pejabat AS memperingatkan bahwa keputusan final mungkin baru akan diambil pada hari tersebut, mengingat kompleksitas negosiasi yang sedang berlangsung.

Serangan Mendadak Hizbullah dan Eskalasi Konflik

Menurut saluran TV Arab Saudi,  Al-Hadath, kesempatan untuk mencapai gencatan senjata sebelum tanggal 21 November 2024 telah terlewat ketika Hizbullah melancarkan serangan mendadak pada tanggal 24 November 2024. 

Serangan ini digambarkan sebagai bagian dari akhir negosiasi yang sedang berlangsung. Sumber di Israel memperingatkan bahwa situasi di garis depan Lebanon diperkirakan akan meningkat dalam beberapa jam ke depan, meningkatkan ketidakpastian di wilayah tersebut.

Laporan dari Al Jazeera pada  24 November 2024 menyebutkan bahwa Hizbullah telah meluncurkan lebih dari 340 rudal ke wilayah Israel, menyerang pangkalan angkatan laut Ashdod di selatan Israel dan fasilitas militer di Tel Aviv. Serangan ini merupakan serangan terbesar yang pernah dilakukan Hizbullah terhadap Israel, sebagai respons terhadap serangan Israel di Beirut pada tanggal 23 November 2024.

Keterlibatan Rusia dan Dinamika Politik di Timur Tengah

Akun media sosial X mengungkapkan bahwa hubungan antara Rusia dan organisasi ekstrem di Timur Tengah semakin memanas. Kelompok Houthi, yang sedang berperang di Ukraina, dimanfaatkan untuk menyerang Israel dengan dukungan dari Rusia dan Tiongkok. Sementara itu, Iran berusaha meredakan situasi dengan menawarkan dialog dan mengadakan pembicaraan nuklir dengan Prancis, Jerman, dan Inggris pada akhir bulan ini.

Meskipun Prancis, Jerman, dan Inggris baru-baru ini mengkritik program nuklir Iran dan mendapatkan persetujuan dari Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengumumkan pada akhir pekan bahwa Iran akan mengadakan pembicaraan dengan para Menteri Luar Negeri dari ketiga negara tersebut pada  29 November 2024 di Jenewa, Swiss. Pembicaraan ini akan membahas berbagai isu internasional, termasuk konflik di Timur Tengah dan masalah nuklir.

Ketegangan yang Berkelanjutan antara Iran dan Israel

Meskipun upaya diplomatik sedang dilakukan, hubungan antara Iran dan Israel tetap tegang. Penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Larijani, menyatakan pada  24 November 2024 bahwa militer Iran sedang menyusun strategi untuk merespons serangan Israel yang akan datang. Hal ini menunjukkan bahwa ketegangan di kawasan tersebut masih tinggi dan potensi eskalasi konflik masih ada.

Krisis Politik di Filipina: Ancaman Pembunuhan oleh Wakil Presiden

Sementara itu, situasi di Filipina digambarkan sebagai penuh dengan tantangan internal dan eksternal. Baru-baru ini, Wakil Presiden Filipina, Sara Duterte, mengumumkan dalam konferensi pers pada tanggal 23 November 2024 bahwa jika dia mengalami bahaya, dia telah menyewa pembunuh untuk menyerang Presiden Ferdinand Marcos, Ibu Negara, dan Ketua DPR Filipina. Pernyataan ini menimbulkan keprihatinan serius dari pemerintah dan masyarakat internasional.

Penasihat Keamanan Nasional Filipina Eduardo Ano  merespons padal 24 November 2024 dengan menyatakan bahwa semua ancaman terhadap presiden akan ditangani dengan serius oleh aparat penegak hukum dan intelijen. Ano menegaskan bahwa semua ancaman akan diselidiki secara menyeluruh dan dianggap sebagai masalah keamanan nasional. Pemerintah juga telah meningkatkan langkah-langkah keamanan untuk presiden, dan kepolisian nasional telah memerintahkan penyelidikan segera terhadap insiden ini.

Deteriorasi Hubungan Politik antara Duterte dan Marcos

Sara Duterte dan Ferdinand Marcos sebelumnya adalah sekutu politik yang sukses memenangkan pemilu pada tahun 2022. Namun, hubungan mereka memburuk sepanjang tahun ini akibat perbedaan kebijakan yang tajam. 

Sekutu politik Marcos kini sedang menyelidiki tindakan anti-narkoba Duterte yang dikaitkan dengan lebih dari 6.000 kematian, serta tuduhan korupsi terkait penggunaan dana publik selama Duterte menjabat sebagai Menteri Pendidikan. Kedua  pihak membantah adanya tindakan tidak pantas dan berjanji untuk membersihkan nama baik masing-masing.

Kesimpulan

Negosiasi gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah yang dipimpin oleh Amerika Serikat menunjukkan langkah penting menuju perdamaian di Timur Tengah, meskipun tantangan masih besar. Sementara itu, dinamika politik yang kompleks di Filipina menunjukkan adanya ketidakstabilan internal yang dapat berdampak luas. Situasi ini menyoroti pentingnya upaya diplomatik dan penegakan hukum yang efektif untuk menjaga stabilitas dan keamanan global. (kyr)

Mantan Karyawan Ungkap Restoran Hot Pot di Ningbo, Tiongkok Gunakan “Daging Zombie” untuk Bakso Sapi, Pelanggan Terkena Diare

ETIndonesia. Masalah keamanan pangan di Tiongkok kembali mencuat. Baru-baru ini, seorang mantan karyawan sebuah restoran hot pot di Ningbo, Zhejiang, mengungkapkan bahwa restoran tersebut menggunakan “daging zombie” — daging rusak yang diolah menjadi daging cincang untuk membuat bakso sapi. Beberapa pelanggan mengalami diare setelah makan di sana. Topik ini langsung menjadi viral di media sosial.

Menurut laporan Hainan Broadcasting Corporation pada 22 November, mantan karyawan itu mengungkapkan bahwa restoran tersebut menggunakan daging murah dan tidak layak konsumsi untuk membuat bakso sapi buatan tangan. Potongan sisa daging “zombie” juga direndam untuk menjadi menu daging sapi spesial di daftar menu mereka.

“Beberapa daging sudah menghitam, tapi direndam sebentar sebelum disajikan kepada pelanggan. Kadang-kadang pelanggan mencium bau busuk, tapi pemilik restoran mengatakan itu adalah aroma khas dari daging sapi yang direndam,” kata mantan karyawan itu.

Ia juga mengungkapkan bahwa kuah sup sering ditemukan rambut atau batu kecil. Kondisi dapur belakang tidak higienis, dan desain interior restoran tidak memenuhi standar. Akibatnya, beberapa pelanggan mengalami diare setelah makan di restoran tersebut.

Kabar ini segera menarik perhatian warganet di Tiongkok, memicu berbagai komentar:

  • “Tidak heran, saya punya masalah pencernaan. Setiap kali makan bakso atau daging di luar, sering diare.”
  • “Bakso, pangsit, atau makanan dengan isian daging, kebanyakan dibuat dari daging yang tidak bagus. Ini sudah menjadi rahasia umum.”
  • “Sekarang saya tidak berani membeli bakpao isi daging, hanya membeli bakpao isi sayur, kacang merah, atau isi lainnya karena takut dengan kualitas dagingnya.”
  • “Saya pernah makan daging asam manis di restoran, tapi rasanya aneh, tidak seperti daging babi. Saat saya tanyakan, pelayan bilang itu babi, tapi saya tetap curiga. Sayangnya, tidak ada tempat untuk mengadukan kasus ini.”
  • “Masalahnya adalah meskipun sudah terungkap, pemiliknya hanya didenda, bukan dipenjara. Kalau ada hukuman penjara, mungkin efeknya akan berbeda.”

Selain itu, Shandong Traffic Radio juga membagikan sebuah video yang menunjukkan seorang kurir makanan mengungkap praktik serupa. Ia menuduh sebuah restoran ayam berbumbu kuning menggunakan “daging zombie” — daging beku yang sudah rusak — untuk membuat makanannya. Daging tersebut dimasak menggunakan panci tekanan tinggi dan dicampur berbagai bumbu untuk menyamarkan rasa aslinya.

Seorang pengantar barang menuduh pedagang ayam rebus dan nasi menggunakan daging zombie dalam sebuah video. (Tangkapan layar video)

“Setiap kali mengambil makanan dari restoran itu, saya merasa mual karena baunya. Saya benar-benar kecewa dengan industri ini,” kata kurir tersebut.

Apa itu “Daging Zombie”?

Para ahli menjelaskan bahwa “daging zombie” merujuk pada daging yang sudah busuk atau diproses secara tidak higienis. Ini bisa berupa daging beku ilegal yang usianya puluhan tahun atau daging yang sudah melewati masa kedaluwarsa.

Daging ini biasanya dijual dengan harga sangat murah dan sering digunakan oleh pengusaha nakal untuk menekan biaya produksi. Konsumsi daging seperti ini dapat membahayakan kesehatan konsumen karena berisiko tercemar bakteri, virus, atau parasit yang dapat menyebabkan keracunan makanan, infeksi virus, atau penyakit lainnya.

Bagaimana Membedakan “Daging Zombie”?

Daging segar biasanya berwarna merah muda atau merah muda pucat dan akan kembali ke bentuk semula saat ditekan. Sementara itu, “daging zombie” sering terlihat keputihan dan memiliki bau busuk yang menyengat. Namun, dalam makanan yang telah dimasak atau diolah, sulit bagi konsumen untuk membedakan kualitas daging, sehingga mereka menjadi korban praktik curang ini. (Hui)