Kapal SAR Prancis Berusaha Selamatkan Pelaut India yang Terdampar di Barat Australia

EpochTimesId – Sebuah kapal penyelamat SAR Prancis bergerak menuju lokasi seorang pelaut India yang terluka dan terombang-ambing di Samudera Hindia, Senin (24/9/2018) waktu Eropa. Pelaut India, Abhilash Tomy, diterjang badai dalam kejuaraan mengelilingi dunia dengan kapal layar.

Abhilash Tomy meminta bantuan darurat pada 22 September 2018 setelah kapal layarnya rusak parah. Dia diterjang badai pada posisi sekitar 3.500 km di sebelah barat pantai Australia. Badai membuat dia mengalami cedera punggung yang parah.

Otoritas Keselamatan Maritim Australia, yang mengkoordinasi penyelamatan, mengatakan pihaknya memperkirakan kapal Prancis akan mencapai kapal pesiar pada pukul 5 sore waktu setempat, atau sekitar pagi hari pada Selasa (25/9/2018) waktu Indonesia.

“Semua Indikasi adalah kapal tegak dan mengambang di air. Tapi setiap saat, gelombang laut bisa saja mendorong salah satu tiang kapal yang rusak,” ujar Phil Gaden, seorang pejabat SAR Australia, kepada wartawan di Canberra, ibukota Australia.

Tiang itu menggantung di atas kapal pesiar dengan berbahaya. Sehingga memicu kekhawatiran bahwa tiang itu bisa copot dan merusak bagian badan kapal yang kedap air, yang selama ini membuat kapal tetap terapung.

Meskipun kapal Perancis sudah dekat, Gaden memperingatkan bahwa tim penyelamat mungkin tidak dapat mengevakuasi Tomy karena kerusakan kapal. Dalam hal ini, kapal angkatan laut Australia, yang posisinya lebih jauh, mungkin harus melakukan operasi penyelamatan.

Tomy dalam situs webnya mengatakan bahwa dia menjadi orang India pertama yang berhasil mengelilingi dunia pada tahun 2013. Dia sedang bertanding dalam kejuaraan ‘Golden Globe Race’ sejauh 30.000 mil (48.000 km).

Perlengkapan peserta, serupa dengan sarana berlayar yang biasanya digunakan 50 tahun yang lalu pada turnamen pertama. Para peserta yang berkeliling dunia, dilarang menggunakan teknologi modern, kecuali perlengkapan komunikasi. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

https://www.youtube.com/watch?v=JGc59EiEYwQ

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

https://youtu.be/0x2fRjqhmTA