Putin Siap Membicarakan Banyak Hal dengan Trump

EpochTimesId – Presiden Rusia, Vladimir Putin mengirim surat Tahun Baru kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Putin diantaranya mengatakan bahwa Moskow siap untuk berdialog tentang ‘wide-ranging agenda’ atau agenda luas yang menyangkut banyak hal dengan Washington.

Trump membatalkan pertemuan dengan Putin pada KTT G-20 di Argentina awal bulan ini. Dalam perjalanannya ke pertemuan pimpinan puncak 20 negara itu, Trump mengatakan dia tidak akan bertemu dengan Putin. Pembatalan itu menyusul ketegangan Rusia dengan Ukraina. Dimana pasukan Rusia menembaki, dan kemudian menyandera kapal-kapal Angkatan Laut Ukraina dan kru mereka.

Departemen Luar Negeri AS mengumumkan pada 21 Desember bahwa, dengan persetujuan kongres, mereka akan memberikan $ 10 juta untuk mendukung dan meningkatkan kemampuan angkatan laut Ukraina, setelah insiden itu.

“Vladimir Putin menekankan bahwa hubungan Rusia-AS adalah faktor paling penting untuk menyediakan stabilitas strategis dan keamanan internasional,” kata surat Kremlin. “Dia mengkonfirmasi bahwa Rusia terbuka untuk dialog dengan AS mengenai agenda yang sangat luas.”

Trump dan Putin sebelumnya juga gagal mengadakan pertemuan penuh di Paris di sela-sela peringatan 100 tahun gencatan senjata Perang Dunia I pada bulan November 2018. Kedua pemimpin itu mengadakan satu-satunya pertemuan puncak mereka di Helsinki pada bulan Juli 2018.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan bahwa bola sekarang ada di Washington.

“Baik presiden kami dan perwakilannya mengatakan bahwa kami siap untuk perundingan ketika Washington siap untuk itu,” kata kantor berita TASS mengutip Lavrov, yang mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi negara itu.

Moskow mengatakan salah satu masalah utama yang ingin dibicarakan dengan Amerika Serikat adalah rencana Washington untuk menarik diri dari perjanjian senjata nuklir era Perang Dingin.

Departemen Luar Negeri mengumumkan pada 4 Desember bahwa Amerika Serikat akan memberi Rusia waktu 60 hari untuk mematuhi Kesepakatan Pasukan Nuklir Jangka Menengah atau Amerika Serikat akan menganggap perjanjian itu batal. “Kita harus jelas bahwa Rusia belum menunjukkan indikasi bahwa mereka berusaha untuk kembali kepada kepatuhan (terhadap perjanjian),” kata Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan.

Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley juga telah menuding Rusia atas tuduhan pelanggaran sanksi (embargo) minyak mentah terhadap Korea Utara. (Reuters dan @HollyGailK/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

https://youtu.be/fTKcu82AtsA

Simak Juga :

https://youtu.be/rvIS2eUnc7M