AS, Australia, Prancis, Yordania dan Rusia Berebut untuk Mengevakuasi Warganegaranya dari Wuhan, Pusat Wabah Coronavirus

The Epochtimes

Pada Minggu (26/1/2020), Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menegaskan bahwa pemerintah Amerika Serikat mengirimkan pesawat sewaan untuk mengevakuasi warganegara Amerika Serikat dan personil konsuler keluar dari Wuhan, kota di Tiongkok yang kini dikarantina di mana wabah Coronavirus mematikan pertama kali dimulai.

Sejumlah kecil warganegara Amerika Serikat dapat diangkut dalam penerbangan tunggal pada tanggal 28 Januari untuk meninggalkan Bandara Internasional Tianhe Wuhan menuju San Francisco, menurut pembaruan peringatan kesehatan terbaru dari situs Kedutaan Besar Amerika Serikat tanggal 26 Januari. Mereka yang tertarik dapat menghubungi Kedutaan Besar Amerika Serikat di Beijing melalui informasi pribadi mereka.

“Kapasitas ini sangat terbatas dan jika ada kemampuan yang tidak memadai untuk mengangkut semua orang yang menyatakan minat, prioritas akan diberikan kepada individu yang berisiko lebih besar untuk menderita Coronavirus,” bunyi pernyataan itu.

Jumlah kematian yang diumukan pihak Tiongkok mencapai 56 orang, sementara jumlah kasus infeksi meningkat menjadi lebih dari 2.000 — peningkatan lebih dari 30 kali lipat sejak pemerintah Tiongkok melaporkan korban pertama Coronavirus dua minggu lalu.

Sejak itu Coronavirus menyebar ke lebih dari 12 negara dan wilayah di luar Tiongkok, menyebabkan dua orang Amerika Serikat yaitu di Seattle dan Chicago jatuh sakit.

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan “menilai risiko peristiwa ini sangat tinggi di Tiongkok, tinggi di tingkat regional dan moderat di tingkat global.”

Wuhan, adalah rumah bagi 11 juta orang termasuk sekitar 1.000 warga Amerika Serikat, adalah kota yang pertama dari 16 kota di Provinsi Hubei, tengah Tiongkok  yang secara efektif dikarantina. Saat ini, tidak ada bus, kereta api, atau pesawat yang masuk atau keluar Wuhan.

Foto-foto yang beredar di media sosial Tiongkok menunjukkan pejabat Tiongkok  di kota-kota di Provinsi Hubei dan di kota-kota terdekat membuat penghalang jalan dengan batu bata, batu, dan pasir untuk mencegah arus lalu lintas. Ekskavator dimobilisasi pada kesempatan itu untuk membantu upaya tersebut. Salah satunya, sebuah rumah tinggal di sebuah desa tidak dikenal ditutup dengan tali. Spanduk merah di pintu berbunyi: “Rumah ini memiliki migran yang kembali dari Wuhan, tolong jangan saling berkunjung.”

Penerbangan Sewaan

Amerika Serikat menyewa pesawat pribadi dan konsulat menjangkau semua yang ia tahu untuk menerbangkannya, The Wall Street Journal melaporkan. Pesawat tersebut mengangkut sekitar 230 orang sekali angkut.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat memerintahkan semua personel non-darurat dan anggota keluarga untuk pergi pada tanggal 23 Januari, menurut situs web Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Rincian evakuasi masih diselesaikan dan dapat berubah.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan kepada The Epoch Times pada hari Sabtu 25 Januari, bahwa kesehatan dan keselamatan warga Amerika Serikat, termasuk pekerja konsulat Amerika Serikat di Wuhan, adalah “prioritas utama.”

Saat ini ada layanan darurat terbatas yang tersedia untuk warganegara Amerika Serikat di seluruh Provinsi Hubei. Berbagai layanan konsuler, seperti aplikasi visa, tetap tersedia di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Beijing dan konsulat Amerika Serikat di Chengdu, Guangzhou, Shanghai, dan Shenyang, menurut juru bicara itu.

Juru bicara tersebut mengatakan mereka “sangat mendorong” warganegara Amerika Serikat di Tiongkok untuk mendaftar dalam Program Pendaftaran Wisatawan  Cerdas untuk menerima pemberitahuan mengenai peringatan kesehatan dan keamanan atau rencana pemerintah.

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat memperbarui peringatan perjalanan ke tingkat 4, memperingatkan warganegara Amerika Serikat untuk tidak melakukan perjalanan ke Hubei. Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat memperingatkan  wisatawan untuk berhati-hati saat mengunjungi daerah lain di Tiongkok.

Setidaknya 67 orang dari 22 negara bagian Amerika Serikat diisolasi karena dugaan gejala pneumonia, termasuk empat orang  di New York.

Sebuah studi tanggal 24 Januari oleh para peneliti Inggris dan Amerika Serikat mengatakan Coronavirus, dapat menginfeksi sebanyak 250.000 orang di kota Wuhan saja di Tiongkok dalam waktu kurang dari dua minggu.

Sejumlah Negara-Negara Mengevakuasi Warganya

Sementara itu, Kedutaan Besar Rusia juga bekerja sama dengan pemerintah Tiongkok untuk memindahkan warganegara Rusia dari Wuhan dan dari Provinsi Hubei, sebagaimana dikatakan Georgy Egorov, seorang petugas pers untuk Kedutaan Besar Rusia di Tiongkok, mengatakan kepada RIA Novosti, media Rusia. Ia mencatat bahwa tidak ada infeksi di antara warganegara Rusia.

Kementerian Luar Negeri Singapura pada hari Sabtu juga mengatakan pihaknya melakukan kontak dengan 35 warganegara Singapura yang tinggal di kota Wuhan. Sejauh ini, belum ada yang melaporkan penyakit. Pejabat kesehatan Singapura mengidentifikasi empat kasus infeksi Coronavirus.

Pada hari Sabtu, PSA, pembuat mobil Prancis, yang memproduksi merek Peugeot dan Citroen, mengatakan bahwa pihaknya akan memulangkan 38 karyawan dari Wuhan.

Kementerian Luar Negeri Prancis menyiapkan saluran telepon darurat untuk warganegaranya di Tiongkok. 

Pada 25 Januari, Menteri Luar Negeri Prancis mengatakan bahwa pihaknya bekerja dengan pihak Tiongkok untuk mengadakan layanan bis yang memungkinkan warganegara Prancis meninggalkan Wuhan.

Dua dari tiga warganegara Tiongkok yang membawa Coronavirus tiba di Prancis tanpa menunjukkan gejala langsung, menurut pejabat.

Raja Yordania Abdullah II juga mengarahkan evakuasi warganegara Jordan dari Wuhan “sesegera mungkin,” menurut kantor berita negara Petra, Jordan. Sebuah pesawat sedang diatur untuk membawa mereka pergi dari Wuhan.

Pemerintah Australia juga mengatakan sedang berdiskusi dengan pihak berwenang Tiongkok untuk mengeluarkan  warganegaranya dari daerah yang terkena Coronavirus, demikian laporan media setempat. (Vv/asr)

Video Rekomendasi :

https://www.youtube.com/watch?v=kg1rrZ68_dg