Polisi Australia Mendakwa 2 Wanita Sydney Atas Perselisihan Karena Berebut Tisu Toilet di Tengah Ketakutan COVID-19

Polisi negara bagian Australia, Minggu (8/3) mendakwa dua wanita Sydney yang terlibat perkelahian dengan kekerasan atas tisu toilet karena pedagang besar di negara itu membatasi pasokan hanya satu bungkus per orang di tengah paniknya pembelian oleh masyarakat.

Polisi New South Wales mengatakan dua wanita, berusia 23 dan 60, mendapat surat panggilan untuk hadir di pengadilan atas perselisihan “menyusul pertengkaran di supermarket”. Mereka akan muncul di pengadilan setempat pada 28 April.

Tisu toilet telah menjadi target barang yang dicari orang yang khawatir bahwa penyebaran epidemi COVID-19 akan menyebabkan kekurangan pasokan.

Gulungan tisu toilet menjadi berita utama pada hari Sabtu ketika polisi dipanggil ke sebuah supermarket di barat daya Sydney setelah terjadi konfrontasi di antara tiga wanita yang memperebutkan kertas toilet.

Sebuah video insiden yang menjadi viral di media sosial menunjukkan para wanita berteriak dan berebut troli belanja yang penuh dengan kertas toilet, memaksa staf untuk campur tangan.

Seorang wanita berteriak,: “Saya hanya ingin satu paket.”

Yang lain, yang membawa troli yang penuh dengan tisu toilet, menjawab,: “Tidak, tidak satu paket pun,” sebelum staf turun tangan.

Wanita itu, yang diduga diserang, tidak terluka dan tidak ada penangkapan yang dilakukan.(yn)

Sumber: Asiaone

Video Rekomendasi:

https://youtu.be/el5mgcdt4P0