Ada Pola yang Tidak Biasa : Meningkatnya Kematian Pemuda di AS yang Terinfeksi

oleh Xiao Jing

Jumlah kasus pasien yang dikonfirmasi positif terinfeksi virus komunis Tiongkok atau pneumonia Wuhan di Amerika Serikat hingga 10 April malamĀ  telah mencapai 468.000 orang, dengan jumlah kematian 16.697 jiwa. Dr. Sanjay Gupta, seorang dokter medis di Amerika Serikat yang juga merupakan Chief Medical Journalist dari CNN mengingatkan, semua kalangan untuk memperhatikan situasi tersebut, karena selain usia, pasti ada kondisi lain yang mempengaruhi kematian.

Dr. Sanjay Gupta mengatakan bahwa ketika epidemi pneumonia komunis Tiongkok menyebar di Amerika Serikat, semakin banyak kaum muda yang didiagnosis terinfeksi dan meninggal tanpa pengobatan. Ia mengatakan, banyak kasus itu justru dialami oleh kaum  muda berusia sekitar 30 tahun, yang pada dasarnya tidak memiliki riwayat penyakit kronis bahkan kesehatannya sangat baik. 

Tetapi kondisi kesehatan mereka langsung anjlok dan meninggal dalam waktu singkat setelah terinfeksi virus komunis Tiongkok.

Dr. Sanjay Gupta mengutip data lalu yang diterbitkan oleh CDC -AS mengungkapkan bahwa, berdasarkan usia pasien yang telah dikumpulkan, 18% pasien berusia antara 45 hingga 54 tahun, tetapi 29% pasien berusia antara 20 hingga 44 tahun.

Terhadap pasien yang kondisinya memburuk sehingga butuh perawatan di ICU, 18% berusia antara 45 hingga 54 tahun, dan 20% berusia antara 20 hingga 44 tahun.

Menurut Dr. Sanjay bahwa jika dikaji dari data yang ada sekarang, maka tingkat kematian kaum muda yang terinfeksi masih tidak termasuk tinggi, tetapi tampaknya ada pola yang tidak biasa dalam kematian kaum muda.

“Ini adalah salah satu alasan mengapa pneumonia komunis Tiongkok dianggap sebagai penyakit abnormal”. Dr. Sanjay Gupta menunjukkan bahwa alasan patologis di balik pneumonia komunis Tiongkok masih perlu dipelajari lebih lanjut, oleh karena itu para pemuda jangan memandang remeh karena menganggap dirinya masih muda.  (Sin)

FOTO : Dr. Sanjay Gupta, seorang dokter medis di Amerika Serikat mengingatkan masyarakat untuk menaruh perhatian terhadap meningkatnya jumlah kematian kaum muda Amerika Serikat akibat terinfeksi virus komunis Tiongkok (pneumonia Wuhan), karena selain usia, pasti ada kondisi lain yang mempengaruhi tingkat kematian. (Kena Betancur/Getty Images)

Video Rekomendasi :

https://www.youtube.com/watch?v=88jR25QhJE4