EtIndonesia. Seekor anjing lahir tanpa anus dan dokter hewan harus melakukan operasi penyelamatan nyawanya untuk memberikan anus yang layak bagi anjing itu di Inggris Raya.
Seekor anjing Bulldog berusia lima bulan bernama Lucky memiliki cacat bawaan langka yang disebut Atresia ani tipe 3 yang berarti dia tidak memiliki anus.
Pemiliknya melihat bagaimana dia berjuang dan membawa anjing itu ke dokter hewan yang kemudian merujuk Lucky ke spesialis di West Midlands Veterinary Referrals (WMR) milik Linnaeus di dekat Burton-on-Trent, Staffs.
Pada musim panas, anjing itu menjalani operasi rumit untuk membuat anus baru dari awal.
Drh. Chris Lancelott, yang memimpin perawatan Lucky, mengatakan: “Lucky, pada kenyataannya, lahir dengan cacat bawaan yang berarti dia tidak memiliki anus.”
“Itu adalah kasus parah dari suatu kondisi yang kami sebut ‘Atresia ani tipe 3 dan fistula rektovaginal’. Dalam istilah awam, saya perlu membuat anus, memposisikan ulang rektum, dan menempelkan usus ke anus baru ini,” tambahnya.
“Operasi menjadi tantangan dalam kasus ini karena atresia tipe 3 berarti usus yang tertutup berada jauh dari tempat anus seharusnya berada. Pertama, kami mengangkat fistula (saluran internal yang abnormal) dan kemudian membedah rektum dengan hati-hati untuk memobilisasinya,” kata drh. Lancelott.
Anak anjing pulih setelah operasi yang menyelamatkan nyawa
Setelah operasi tiga jam berakhir, Lucky menghabiskan waktu seminggu untuk pemulihan.
Lucky kini telah kembali ke rumahnya di Rugeley, tempat anak anjing itu melanjutkan masa pemulihannya.
Berbicara tentang anak anjing itu, pemiliknya Frances Silk berkata: “Kami menyadari dalam minggu pertama kelahiran Lucky bahwa dia tidak ‘diatur’ dengan benar dan, akibatnya, dia menderita infeksi air dan sembelit.”
“Dokter hewan setempat menyarankan agar kami mencoba membuatnya berusia antara delapan hingga 12 minggu saat dia mungkin cukup besar untuk menjalani operasi. Setelah penyelidikan menyeluruh dan diskusi terperinci, kami memutuskan untuk melanjutkan operasi guna memperbaiki masalahnya,” tambahnya.
“Operasi berjalan dengan baik dan tiga bulan kemudian, Lucky perlahan-lahan semakin kuat. Setelah berbulan-bulan diberi makanan cair, dia sekarang bisa makan kibble seperti ibunya,” kata Silk. (yn)
Sumber: wionews


