Dua Hari Setelah Gempa Venezuela, Keajaiban Terus Terjadi: Banyak Korban Berhasil Diselamatkan

EtIndonesia.com Dua hari telah berlalu sejak gempa bumi dahsyat mengguncang Venezuela. Hingga saat ini, sedikitnya 920 orang dilaporkan meninggal dunia, hampir 3.000 orang terluka, dan puluhan ribu lainnya masih dinyatakan hilang. 

Di tengah bencana tersebut, berbagai kisah penyelamatan yang disebut sebagai “keajaiban” terus bermunculan. Puluhan korban berhasil ditemukan hidup dan diselamatkan, sementara video-video proses evakuasi mereka beredar luas di internet dan membangkitkan harapan.

Pada 26 Juni, lebih dari seribu personel penyelamat dari berbagai negara tiba di wilayah terdampak gempa di Venezuela dengan membawa perlengkapan pencarian dan penyelamatan. Operasi penyelamatan terus berlangsung, sementara bantuan kemanusiaan juga mulai didistribusikan kepada para korban.

 “Puluhan orang telah berhasil diselamatkan dan dipertemukan kembali dengan keluarga serta orang-orang yang mereka cintai. Hal itu sungguh melegakan,” ujar Pejabat Presiden Venezuela Delcy Rodríguez. 

Bayi Selamat dari Reruntuhan

Salah satu video memperlihatkan tim penyelamat yang mengenakan lampu kepala merangkak masuk ke sela-sela reruntuhan sebuah gedung yang roboh.

Di antara puing-puing, mereka menemukan seorang bayi. Di samping bayi tersebut terlihat seorang korban yang masih terjebak mengulurkan tangan meminta pertolongan, yang diduga merupakan anggota keluarganya.

Seorang petugas penyelamat dengan hati-hati menarik bayi itu keluar dari reruntuhan.

Ajaibnya, meskipun batang-batang besi bangunan runtuh berada tepat di sekelilingnya, bayi tersebut tidak tertimpa. Saat dievakuasi, bayi itu masih menggerakkan kedua tangannya dan tampak selamat tanpa mengalami luka.

Seorang warganet yang membagikan video tersebut menulis: “Keajaiban itu benar-benar ada… Tuhan hadir di setiap tangan yang menyelamatkan nyawa.”

Bayi Baru Lahir Juga Berhasil Diselamatkan

Video lain menunjukkan seorang bayi yang baru lahir berhasil dikeluarkan dari reruntuhan.

Tubuh bayi itu dipenuhi debu, tetapi secara ajaib tidak mengalami cedera serius.

Sesaat setelah berhasil diselamatkan, bayi tersebut menangis dengan suara keras. Tangisan itu langsung disambut tepuk tangan dan sorak lega dari para petugas penyelamat yang berada di lokasi.

Relawan Menggali Reruntuhan dengan Tangan Kosong

Dalam video lainnya, tampak seorang perempuan terjebak di bawah bangunan yang runtuh.

Karena tidak memiliki helm maupun peralatan berat, para relawan menggali puing-puing bata dan beton dengan tangan kosong, sambil terus menyemangati korban dan meyakinkannya bahwa ia akan berhasil diselamatkan.

Seorang warganet yang mengunggah video tersebut menulis: “Mereka adalah pahlawan sejati Venezuela. Mereka mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan nyawa orang lain. Keberanian dan kebaikan mereka benar-benar mengharukan. Semoga Tuhan memberkati Venezuela. Situasi ini sungguh berat.”

Satu Keluarga Berhasil Selamat

Sebuah bangunan berlantai tujuh runtuh dan menjebak satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan seorang anak.

Tim penyelamat berhasil mengevakuasi mereka satu per satu dalam keadaan hidup.

Korban pertama yang berhasil dikeluarkan adalah seorang anak laki-laki, disusul oleh ibunya, kemudian sang ayah.

Setelah selamat, keluarga tersebut memeluk para petugas penyelamat sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih.

Seorang Anak Perempuan Berhasil Ditemukan Hidup

Video lain memperlihatkan dua petugas penyelamat merangkak masuk ke dalam reruntuhan untuk mencari korban.

Upaya tersebut membuahkan hasil ketika mereka berhasil menemukan dan menyelamatkan seorang anak perempuan yang masih hidup.

Warga Venezuela Bergotong Royong

Operasi penyelamatan masih terus berlangsung.

Di tengah bencana ini, masyarakat Venezuela menunjukkan semangat persatuan dan saling membantu.

Sejumlah video memperlihatkan truk milik perusahaan konstruksi swasta di Caracas secara sukarela membantu membersihkan puing-puing beton dan reruntuhan bangunan.

Selain itu, banyak warga menggunakan sepeda motor maupun mobil pribadi untuk mengangkut bantuan menuju La Guaira, wilayah yang mengalami kerusakan paling parah, sekaligus membantu proses evakuasi korban yang masih terjebak.

Bantuan Internasional Terus Berdatangan

Saat ini, tim pencarian dan penyelamatan beserta anjing pelacak dari Amerika Serikat, Spanyol, Jerman, dan sejumlah negara lainnya telah tiba di daerah bencana.

Peralatan seperti radar penembus tanah (ground-penetrating radar) dan kamera pendeteksi tanda-tanda kehidupan juga telah digunakan dalam operasi pencarian korban.

Juru bicara Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), Jens Laerke, mengatakan: “Sejauh ini kami telah mengerahkan 25 tim dari berbagai negara, termasuk tim pencarian dan penyelamatan serta tim medis, dengan total sekitar 1.000 personel. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah.”

Bantuan Dana untuk Venezuela

Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan bantuan kemanusiaan senilai US$150 juta.

Sementara itu, Kolombia, Swiss, dan El Salvador juga terus mengirimkan peralatan penyelamatan dan bantuan logistik ke wilayah terdampak.

Pejabat Presiden Venezuela Delcy Rodríguez juga mengumumkan pembentukan Dana Rekonstruksi senilai US$200 juta untuk memperbaiki rumah sakit, perumahan, dan infrastruktur yang rusak akibat gempa.

Disusun berdasarkan laporan reporter Luo Tingting / Wen Hui

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Membangun Kekayaan: Pelajaran dari Tiga Tokoh Besar dalam Sejarah Tiongkok

Kerja keras dapat menopang kehidupan. Namun, kerja keras jarang menghasilkan kekayaan atau harta besar dengan sendirinya. Perbedaan antara sekadar mencari nafkah dan membangun kekayaan...

Mengapa Biksu Menyapu Halaman yang Sama Setiap Hari

Menyapu halaman, mengepel lantai: bagaimana pekerjaan sehari-hari di biara menjadi salah satu praktik meditasi tertua di dunia. Masuklah ke hampir setiap biara Buddha, dan Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine