Etindonesia. Belakangan ini, beredar luas kabar bahwa kekuasaan di Zhongnanhai (pusat pemerintahan Partai Komunis Tiongkok) sedang bergeser, dan bahwa Xi Jinping kehilangan pengaruhnya. Para tokoh politik Barat pun tampaknya mulai menyadarinya. Baru-baru ini, Michael Flynn, pensiunan Letnan Jenderal Angkatan Darat AS dan mantan Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat, secara langka mengunggah pernyataan bahwa “pergantian kekuasaan tengah terjadi di Tiongkok.”
Dalam unggahan di platform X (dulu Twitter), Jenderal Flynn menulis:
“Tiongkok jelas sedang mengalami pergeseran kekuasaan. Para pengamat Tiongkok harus memantau secara seksama para tokoh utama Partai Komunis, khususnya bagaimana para pejabat publik dan dinas keamanan negara mulai kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan.”
Flynn juga menyertakan beberapa foto dalam unggahannya, antara lain:
- Foto tiga pejabat tinggi Partai Komunis Tiongkok, yaitu:
- Zhang Youxia (Wakil Ketua Pertama Komisi Militer Pusat),
- Ding Xuexiang (anggota tetap Politbiro dan Wakil Perdana Menteri),
- dan Chen Jining (anggota Politbiro dan Sekretaris Partai Komunis Shanghai).
- Zhang Youxia (Wakil Ketua Pertama Komisi Militer Pusat),
- Foto kedua memperlihatkan suasana rapat besar Partai Komunis Tiongkok di Balai Agung Rakyat di Beijing.
- Foto ketiga adalah potret close-up Zhang Youxia dengan senjata di punggungnya, menampilkan kesan militeristik dan waspada.
Michael Flynn merupakan tokoh senior di bidang militer dan intelijen AS. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Badan Intelijen Pertahanan (DIA) dan juga menjadi Penasihat Keamanan Nasional pada masa jabatan pertama Presiden Donald Trump.
Sebagai seseorang yang memiliki jaringan intelijen luas dan pengalaman tinggi di bidang pertahanan, pernyataannya tentang pergeseran kekuasaan di kalangan elit Partai Komunis Tiongkok menjadi sorotan penting bagi banyak pengamat internasional. (Hui/asr)
Laporan oleh wartawan NTD Xu Zhe dan Zhao Jialin


