Tertelan Lebah Berujung Maut, Miliarder India Tewas Secara Tragis

EtIndonesia. Sebuah pertandingan polo justru berujung petaka bagi seorang miliarder asal India. Pria malang itu bernama Sunjay Kapur, seorang pengusaha kaya raya asal India sekaligus teman dekat Pangeran William dari Inggris. Dalam pertandingan polo, ia diduga secara tidak sengaja menelan seekor lebah. Akibatnya, ia meninggal dunia secara tragis.

Kejadian Mendadak Saat Pertandingan Polo di Inggris

Wartawan melaporkan bahwa insiden ini terjadi pada 12 Juni 2025, di Windsor, Inggris. Saat itu, Sunjay Kapur, seorang pengusaha berusia 53 tahun, sedang berpartisipasi dalam sebuah pertandingan polo. Ketika sedang menunggang kuda dengan kecepatan tinggi, ia tiba-tiba terhuyung dan terjatuh dari kuda, lalu tak sadarkan diri.

Menurut saksi, sebelum pingsan, Kapur sempat berkata:

“Sepertinya aku menelan sesuatu…”

Setelah itu, ia langsung kehilangan kesadaran. Belakangan dilaporkan bahwa seekor lebah terbang masuk ke mulut Kapur, dan menyengat bagian dalam tubuhnya, yang memicu reaksi alergi akut (anafilaksis) dan serangan jantung. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tak tertolong.

Kasus Langka Tapi Mematikan

Para pakar medis menyebut bahwa jika daerah sensitif seperti mulut atau tenggorokan disengat lebah, hal itu memang dapat memicu reaksi alergi yang sangat parah dan bahkan berakibat fatal. Namun, kasus seperti ini sangat jarang terjadi.

Sosok Berpengaruh dan Bersahabat dengan Pangeran Inggris

Sunjay Kapur adalah ketua perusahaan suku cadang otomotif terkenal India, Sona Comstar, dengan kekayaan bersih diperkirakan mencapai 1,2 miliar dolar AS. Ia dikenal sebagai teman dekat Pangeran William, yang dijalin melalui kecintaan bersama terhadap olahraga polo.

Ungkapan Duka Sebelum Wafat

Yang lebih mengharukan, di hari kematiannya, Kapur sempat mengunggah pesan belasungkawa di platform media sosial X (dulu Twitter), menanggapi kecelakaan pesawat Air India di Ahmedabad.

Ia menulis: “Berita kecelakaan Air India di Ahmedabad sungguh mengejutkan. Doa dan dukaku saya haturkan kepada seluruh keluarga yang terdampak. Semoga mereka diberi kekuatan dalam masa sulit ini.”

Tak disangka, beberapa jam kemudian, ia sendiri berpulang, meninggalkan duka yang mendalam. Sungguh sebuah ironi kehidupan yang tak terduga—hidup dan maut hanya sekejap jaraknya. (Hui/asr)

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine