Trump : Kesepakatan Dagang Bisa Gagal Jika Kanada Mengakui Palestina

Menyusul pengumuman terbaru dari Prancis dan Inggris bahwa mereka siap mengakui Negara Palestina, Perdana Menteri Kanada Mark Carney  mengumumkan pada Rabu (30 Juli) bahwa Kanada mungkin akan mengikuti langkah tersebut. Presiden Trump menanggapinya pada Kamis, dengan mengatakan bahwa langkah ini dapat menggagalkan negosiasi perdagangan antara Kanada dan AS.

EtIndonesia. Perang Gaza telah berkecamuk selama 22 bulan dan krisis kemanusiaan yang ditimbulkannya meningkatkan tekanan internasional terhadap Israel.

Sekretaris Pers Gedung Putih Caroline Leavitt mengumumkan pada  Kamis (31 Juli) bahwa utusan AS untuk Timur Tengah dan duta besar AS untuk Israel akan segera mengunjungi Gaza. Mereka melaporkan temuan mereka kepada Presiden Trump.

Sekretaris Pers Gedung Putih Levitt menyatakan: “Besok, Utusan Khusus Witkoff dan Duta Besar Huckabee akan memasuki Gaza untuk memeriksa lokasi distribusi saat ini, memastikan rencana pengiriman makanan tambahan dan bertemu dengan warga Gaza setempat untuk mendengar langsung situasi buruk di lapangan.”

Pada hari yang sama, departemen kesehatan Gaza melaporkan bahwa setidaknya 91 warga Palestina tewas dan lebih dari 600 orang terluka dalam 24 jam terakhir saat berusaha mendapatkan bantuan.

Militer Israel mengatakan warga Palestina mengepung truk bantuan dan melepaskan tembakan peringatan ke arah kerumunan, tetapi tidak ada laporan korban luka.

Setelah Perdana Menteri Kanada mengumumkan kemungkinan pengakuan negara Palestina, Presiden Trump menanggapi di Truth Social.

Presiden Trump menulis: “Wow! Kanada baru saja mengumumkan dukungannya terhadap negara Palestina. Ini akan sangat menyulitkan kami untuk membuat kesepakatan dagang dengan mereka. Oh, Kanada!!!”

Kanada sedang berupaya menegosiasikan perjanjian dagang dengan Amerika Serikat. Jika tidak ada kesepakatan yang tercapai hingga 1 Agustus, semua barang Kanada di luar USMCA akan dikenakan tarif hingga 35%.

Di Tel Aviv, Israel, sebagian besar orang yang berbicara kepada media pada  Kamis menyatakan penolakan terhadap rencana Kanada untuk mengakui negara Palestina, menyebut langkah terbaru negara-negara Barat tersebut sebagai kesalahan besar dan hadiah bagi terorisme Hamas.

Mereka juga menyatakan bahwa masalah antara Israel dan Palestina hanya dapat diselesaikan setelah pembebasan 50 sandera yang tersisa.  (Hui/asr)

New Tang Dynasty Television – Zhao Fenghua, melaporkan

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine