Gelombang Pengangguran di Tiongkok Tak Bisa Lagi Disembunyikan! Orang-orang Rela Membayar untuk Menyewa Meja Kerja demi Berpura-pura Masih Bekerja

Seberapa parah pengangguran di Tiongkok? Pada 20 Oktober, kantor berita Reuters mengungkap fenomena yang tidak biasa: semakin banyak orang yang kehilangan pekerjaan, tetapi tidak berani memberitahukan kepada keluarga mereka. Mereka tetap keluar rumah seperti biasa setiap hari, berpura-pura masih bekerja.

EtIndonesia.com Fenomena “berpura-pura masuk kerja” ini mendapat banyak respons dan simpati di internet Tiongkok. Di Douyin saja, video-video terkait telah ditonton sebanyak 610 juta kali, sementara di Weibo jumlah penayangannya mencapai 320 juta kali.

Sebagian orang menghabiskan waktu di taman, perpustakaan, atau kedai kopi setiap hari, lalu baru pulang setelah jam kerja berakhir. Ada pula yang sengaja mengeluarkan uang untuk menyewa meja kerja agar terlihat seolah-olah masih memiliki pekerjaan.

Tahun lalu, sebuah perusahaan yang khusus menyediakan tempat bagi orang untuk “berpura-pura masuk kerja” muncul di Hangzhou. Perusahaan itu menyediakan meja kerja, ruang rapat, bahkan aturan kantor yang lengkap. Orang-orang yang datang ke sana bukan hanya tidak menerima gaji, tetapi juga harus membayar 30 yuan per hari dari kantong sendiri.

Reuters mewawancarai beberapa orang yang kehilangan pekerjaan.

Susan Sun, 28 tahun, terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dari sebuah perusahaan internet pada akhir tahun lalu dan terus merahasiakan hal itu dari keluarganya. Belakangan, ketika orang tuanya pindah untuk tinggal bersamanya, ia tetap keluar rumah sebelum pukul 09.00 setiap pagi dan baru pulang setelah pukul 18.00.

Kini, ia hanya dapat bertahan hidup dengan mengandalkan tunjangan pengangguran sebesar 1.864 yuan per bulan, ditambah uang pesangon yang diterimanya sebelumnya.

Seorang mantan produser efek visual berusia 36 tahun, yang hanya disebut sebagai Nona Zhang, kehilangan pekerjaannya pada Agustus tahun ini akibat PHK yang berkaitan dengan penggunaan kecerdasan buatan (AI). Ia mengeluhkan bahwa dirinya tidak pernah menyangka perpustakaan pada hari kerja akan dipenuhi begitu banyak orang.

Lantas, mengapa pekerjaan semakin sulit ditemukan?

Lesunya sektor properti, keengganan masyarakat untuk berbelanja, PHK yang terus dilakukan perusahaan, serta AI yang mengambil alih sebagian pekerjaan membuat pasar tenaga kerja semakin sulit.

Yang lebih ironis, menurut metode penghitungan statistik resmi Partai Komunis Tiongkok (PKT), seseorang yang melakukan pekerjaan berbayar selama satu jam saja dalam seminggu berpotensi sudah dikategorikan sebagai penduduk yang bekerja.

Data resmi PKT sendiri menunjukkan bahwa jumlah penduduk Tiongkok yang bekerja pada 2025 berkurang sekitar 9,35 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya. Sejumlah komentator juga memperkirakan bahwa jika pekerja fleksibel yang baru bertambah tidak dihitung, jumlah pekerjaan formal mungkin telah berkurang hampir 50 juta.

Yige Dong, asisten profesor di Universitas Buffalo, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa sistem jaminan sosial Tiongkok masih tidak memadai. Karena itu, orang-orang yang menganggur mungkin akan kesulitan untuk terus berpura-pura bekerja dalam jangka panjang.

Sementara itu, Diana Fu, profesor madya di Universitas Cornell, berpendapat bahwa fenomena “berpura-pura masuk kerja” bukan hanya membantu para penganggur mempertahankan harga diri, tetapi juga berpotensi meredakan sementara ketidakpuasan sebagian orang. Ironisnya, hal ini justru dapat membantu PKT mempertahankan stabilitas sosial dan politik.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Jangan Menunda untuk Memaafkan

Setiap hari kita menunda memberikan maaf akan memperdalam lingkaran kebencian dan luka batin yang semakin sulit untuk dilepaskanMike DonghiaAda kalanya penulis berharap suatu hubungan...

5 Rahasia Menjalani Hari Tua dengan Hati Lapang dan Bebas dari Kepahitan

Mike DonghiaMensyukuri hal-hal baik yang kita miliki merupakan salah satu cara untuk melawan pandangan hidup yang dipenuhi kepahitan.Kita semua mungkin pernah bertemu seseorang yang...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine