EtIndonesia. Telur goreng merupakan salah satu hidangan yang paling umum dan tampaknya mudah dibuat. Namun, jika tidak hati-hati, telur bisa cepat gosong, atau kuning telur pecah saat dibalik. Belum lagi cipratan minyak panas yang bisa berceceran ke mana-mana. Menanggapi hal ini, seorang ahli membagikan metode alternatif menggoreng telur tanpa menggunakan minyak ataupun mentega, dengan hasil yang tetap lezat dan sehat.
Metode “Goreng Uap”: Menggoreng Telur Tanpa Minyak, Tanpa Dibalik
Kaitlin, pendiri blog Modern Vintage Cooking sekaligus seorang koki rumahan, mengaku sangat menyukai telur—terutama telur goreng. Baginya, menyantap telur goreng dengan hash brown yang renyah dan roti gandum panggang adalah makanan penghangat hati yang sempurna.
Namun begitu, Kaitlin sebenarnya cukup takut menggoreng telur di rumah. Dia khawatir kuning telurnya pecah saat dibalik, sehingga hasilnya tidak sesuai harapan. Meski dia tahu bahwa di restoran, telur goreng biasanya dimasak menggunakan mentega, tapi dia merasa tidak nyaman melihat minyak berdesis dan meletup-letup di wajan.
Solusi Cerdas: Steam Frying (Goreng dengan Uap Sedikit Air)
Dia kemudian menemukan metode alternatif yang disebut steam frying atau “menggoreng dengan uap”. Hanya dengan menggunakan sedikit air, teknik ini dapat diterapkan pada berbagai jenis makanan, tetapi Kaitlin paling suka menggunakannya untuk telur.
Metode ini adalah gabungan antara telur rebus dan telur goreng. Kaitlin mengaku menyukai telur rebus juga, tetapi merasa prosesnya lebih repot. Dengan teknik steam frying, uap air akan memasak telur secara menyeluruh, termasuk bagian atasnya, sehingga telur matang lebih cepat tanpa perlu dibalik. Hasilnya adalah telur dengan putih yang matang dan kuning yang tetap kuning keemasan dan utuh—tanpa cipratan minyak dan risiko pecah.
Langkah-langkah Menggoreng Telur Tanpa Minyak ala Kaitlin
Yang kamu perlukan:
· 1 buah telur
· 1 sendok teh air
· Wajan datar anti lengket dengan penutup
· Spray masak (semprotan anti lengket khusus memasak)
Cara membuat:
1. Panaskan wajan anti lengket dengan api sedang-tinggi.
– Semprotkan cooking spray ke permukaan wajan.
– Pecahkan telur ke dalam mangkuk kecil, lalu tuangkan perlahan ke tengah wajan.
– Setelah itu, kecilkan api sedikit di bawah sedang, dan biarkan terbuka tanpa ditutup selama 1 menit. Pada tahap ini, bagian putih telur mulai mengeras, tetapi bagian atasnya belum matang.
2. Tuangkan 1 sendok teh air perlahan-lahan di sekeliling telur, lalu tutup wajan dengan rapat, dan kecilkan api menjadi rendah.
– Masak selama 1 menit lagi.
3. Buka tutup wajan, dan telur pun sudah matang!
– Putihnya sudah mengeras, tetapi kuning telurnya masih lembut (jika diinginkan).
– Angkat telur perlahan menggunakan spatula dan pindahkan ke piring, hati-hati agar kuning telur tidak pecah.
– Jika kamu lebih suka kuning telur matang sepenuhnya, kamu bisa menambah waktu memasaknya sedikit lebih lama.
Telur Sehat Tanpa Mentega: Boleh Dimakan Setiap Hari?
Kaitlin menambahkan bahwa meski telur mengandung kolesterol, telur juga merupakan sumber protein dan nutrisi yang baik, jadi tidak perlu takut menikmatinya—apalagi jika dimasak tanpa mentega atau minyak.
Namun, sebagian orang khawatir bahwa makan terlalu banyak telur bisa menyebabkan kolesterol tinggi. Menanggapi hal ini, dr. Zhang Shiheng, Direktur Klinik Qilin di Taiwan, sebelumnya menyampaikan bahwa makan satu telur per hari masih aman, asalkan dengan cara memasak yang sehat.
Metode Masak yang Perlu Diwaspadai dan Disarankan
Beberapa cara memasak telur yang umum antara lain:
· Telur rebus
· Telur kecap (semacam telur pindang)
· Telur teh
· Telur goreng
· Poached egg (telur rebus tanpa kulit)
· Telur orak-arik
· Omelet gaya Barat
Namun, dr. Zhang menyebut bahwa omelet dan telur orak-arik gaya Barat seringkali mengandung banyak mentega, krim, dan garam—yang kurang sehat.
Dia juga menekankan bahwa telur tidak boleh dimakan mentah, karena cangkangnya bisa mengandung bakteri Salmonella yang berisiko menyebabkan infeksi.
Untuk telur setengah matang (putih matang, kuning masih cair), risikonya lebih kecil karena proses pemanasan sudah membunuh sebagian besar bakteri, tetapi tetap disarankan hanya bagi orang dengan sistem imun yang normal.
Kelompok orang yang harus menghindari telur setengah matang
Dr. Zhang menyarankan agar kelompok berikut hanya mengonsumsi telur matang sepenuhnya, karena lebih rentan:
· Ibu hamil
· Anak-anak
· Lansia
· Pasien dengan daya tahan tubuh lemah, seperti penderita kanker atau pasien cuci darah.
Kesimpulan: Telur Bisa Sehat dan Nikmat Tanpa Minyak
Metode steam frying ala Kaitlin menawarkan cara yang cerdas, sehat, dan bebas repot untuk menikmati telur goreng tanpa harus berurusan dengan minyak, mentega, atau telur pecah.
Bukan hanya praktis, cara ini juga lebih bersih dan cocok untuk semua usia—asal disesuaikan dengan tingkat kematangan yang dibutuhkan.
Jadi, jangan ragu mencoba cara ini di rumah. Siapa tahu, telur favoritmu akan terasa lebih lezat tanpa satu tetes pun minyak.(jhn/yn)


