Mantan Kepala Biara Shaolin, Shi Yongxin, Resmi Ditangkap: Otoritas Umumkan Tiga Dakwaan yang Menjeratnya

EtIndonesia. Mantan Kepala Biara Shaolin Songshan, Shi Yongxin, resmi diumumkan ditangkap pada Minggu, 16 November 2025. Media resmi Tiongkok menyebut ia diduga melakukan tiga tindak pidana, termasuk penyalahgunaan jabatan.

Kejaksaan Kota Xinxiang, Provinsi Henan, merilis pernyataan bahwa Shi Yongxin telah “disetujui untuk ditangkap”, dengan dakwaan:

  • Penggelapan jabatan,
  • Penyalahgunaan dana,
  • Suap oleh non-pejabat negara.

Shi Yongxin, yang memiliki nama asli Liu Yingcheng, lahir pada September 1965. Ia menjadi biksu di Shaolin pada tahun 1981, mulai terlibat dalam manajemen kuil pada 1987, dan pada 1999 diangkat sebagai Abbot (Kepala Biara) Shaolin Temple.

Selain itu, ia pernah menjabat:

  • Ketua Asosiasi Buddhis Provinsi Henan,
  • Wakil Ketua Asosiasi Buddhis Tiongkok periode ke-7 hingga ke-10,
  • Anggota Kongres Rakyat Nasional periode ke-9 sampai ke-12,
  • Anggota Federasi Pemuda Seluruh Tiongkok, dan berbagai jabatan publik lainnya.

Pada Juli 2025, pihak resmi Shaolin Temple mengumumkan bahwa Shi Yongxin diduga melakukan pelanggaran pidana, termasuk:

  • Menyelewengkan dana proyek dan aset kuil,
  • Melanggar aturan kebiksuan secara serius,
  • Menjalin hubungan tidak pantas dengan banyak wanita dalam jangka waktu lama dan memiliki anak di luar nikah.

Ia kemudian menjalani penyelidikan gabungan dari berbagai departemen.

Selama masa jabatannya sebagai kepala biara, Shi Yongxin dikenal mendorong komersialisasi besar-besaran Shaolin, dengan membentuk:

  • Grup pertunjukan Shaolin Warrior Monks,
  • Shaolin Industrial Development Co.,
  • Perusahaan film Shaolin Film & TV, dan lainnya.

Langkah-langkah ini menimbulkan kontroversi dan membuatnya dikenal publik sebagai “CEO Shaolin”, “biksu politisi”, dan “biksu ekonom”.

BACA JUGA : Siapa Sebenarnya “Pihak di Balik” Shi Yongxin? Apa Latar Belakang Kepala Baru Shaolin di Tiongkok ?

BACA JUGA : Skandal Kepala Shaolin Shi Yongxin Makin Heboh, Media Partai Komunis Tiongkok Dibongkar Pernah Beramai-ramai Membelanya

BACA JUGA : Skandal Kuil Shaolin Soroti Infiltrasi Partai Komunis Tiongkok ke Lembaga Keagamaan

Sebenarnya, sejak 2015, mantan muridnya, termasuk Shi Yanlu dan lima orang lainnya, sudah melaporkannya secara terbuka atas dugaan:

  • Penggelapan aset Shaolin,
  • Merusak nama baik kuil,
  • Memelihara banyak wanita simpanan,
  • Memiliki anak tidak sah, dan berbagai skandal lainnya.

Meski pada 2017 penyelidikan resmi menyatakan “bukti tidak cukup”, rumor mengenai aset luar negeri dan skandal pribadinya terus beredar dan membuatnya menjadi sorotan.

Kini, setelah satu dekade berada dalam pusaran kontroversi tanpa tersentuh hukum, kejatuhan tiba-tiba Shi Yongxin memicu banyak spekulasi.

Sejumlah analis berpendapat bahwa penangkapannya berkaitan dengan konflik internal di tubuh elit Partai Komunis Tiongkok, dan bahwa “penopang politiknya tumbang”, sehingga ia ikut terseret jatuh. (jhon)

INSPIRASI ERABARU

Rahasia Tersembunyi di Balik Rasa Syukur yang Jarang Dimanfaatkan Orang

Sebagian besar dari kita menjalani hari-hari dengan merasa iri terhadap kehidupan orang lain, pekerjaan orang lain, rumah orang lain, mobil orang lain, tanpa berhenti...

Saran Seorang Pramugari: Jangan Pernah Memakai Dua Jenis Pakaian Ini Saat Naik Pesawat

EtIndonesia.com  Saat bepergian dengan pesawat, banyak orang senang mengenakan pakaian yang ringan dan nyaman. Namun, seorang pramugari yang memiliki pengalaman bertahun-tahun baru-baru ini mengunggah...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine