EtIndonesia. Bayi berusia 5 bulan bernama Xiao Luoxi meninggal dunia setelah menjalani operasi di Rumah Sakit Ibu dan Anak Afiliasi Universitas Ningbo. Upaya orang tuanya menuntut kejelasan dan keadilan memicu simpati luas dari warganet. Pada 19 Desember, laporan otopsi Xiao Luoxi dipublikasikan dan menunjukkan bahwa ia sebenarnya sehat dan tidak memerlukan operasi, serta terdapat dugaan pemalsuan dan penipuan oleh dokter yang terlibat. Peristiwa ini memicu kemarahan publik, dan kata kunci “Xiao Luoxi” langsung menjadi trending di medsos Weibo pada hari yang sama.
Ibu Xiao Luoxi pada 19 Desember mengunggah laporan otopsii anaknya ke internet. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa kelainan jantung yang sebenarnya hanya berukuran 3 mm (cacat kecil yang umum dan biasanya dapat sembuh sendiri tanpa operasi). Tidak ditemukan kelainan kompleks seperti yang sebelumnya diklaim pihak rumah sakit, seperti “defek septum atrium tipe sinus koroner” atau “sindrom sinus koroner tanpa atap”.
Seorang dokter bedah jantung menyatakan bahwa cacat kecil semacam ini memiliki tingkat penyembuhan mandiri lebih dari 80% dalam usia satu tahun, dan pasien tanpa gejala tidak memerlukan operasi seumur hidup.

Ibu Xiao Luoxi menulis, “Setelah menerima laporan otopsi, rasanya hancur tak tertahankan,” dan menuduh bahwa, “Dalam laporan autopsi, putri saya sama sekali tidak memiliki defek septum atrium tipe sinus koroner, apalagi sindrom sinus koroner tanpa atap. Yang ada hanya defek septum atrium sekunder berukuran 3 mm. Saya secara acak bertanya kepada seorang dokter bedah jantung secara daring: meskipun tidak dioperasi, anak saya tidak akan mengalami masalah apa pun seumur hidupnya. Justru karena kalian menakut-nakuti kami, … anak saya berakhir dengan tragedi seperti ini.”
Dalam unggahannya, ibu Xiao Luoxi juga mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan otopsi, sayatan operasi sepanjang 6,5 cm di antara tulang rusuk dan sayatan perikardium sepanjang 5 cm tidak dijahit, hanya kulit luar yang dijahit. Rongga dada kanan terdapat penumpukan darah 30 ml (sekitar sepertiga dari total volume darah bayi), saluran napas mengandung sisa cairan berdarah. Catatan operasi menyebutkan “seluruh tambalan telah dilepas”, namun kenyataannya masih tersisa tambalan perikardium berukuran 1,4 cm × 0,5 cm di dalam jantung.

Pada hari yang sama, ayah Xiao Luoxi juga mengunggah pernyataan: “Putri saya sama sekali tidak sakit. Putri saya sehat-sehat saja. Dia seharusnya tidak meninggal! Dia seharusnya tidak menjalani operasi!” “Catatan operasi dipalsukan secara terang-terangan. Lalu, apa lagi dari seluruh rekam medis ini yang bisa dipercaya?”
Ayah Xiao Luoxi juga mengklarifikasi bahwa terkait otopsi, proses tersebut dilakukan sesuai ketentuan. Pada 26 November, dengan persetujuan kedua belah pihak—Rumah Sakit Ibu dan Anak Afiliasi Universitas Ningbo dan keluarga otopsi dilaksanakan atas penugasan Komisi Kesehatan Kota Ningbo.

Netizen mengungkapkan kemarahan mereka:
“Ada defek septum atrium!! USG jantung semuanya palsu!!! Luka operasi tidak dijahit, Xiao Luoxi kehabisan darah hingga meninggal!!! Bahkan orang tua masih ditipu bahwa operasi berhasil!”
“Apakah bayi dijadikan kelinci percobaan? Saya sampai gemetar karena marah.”
“Saya sempat berpikir ini pengobatan berlebihan atau kesalahan operasi, tapi tidak pernah terpikir bahwa seorang anak yang sehat ditipu dan dijadikan objek operasi—ini sangat mengerikan!”
“Saya bisa menebak mungkin pembuluh darah dijahit salah, tapi tak menyangka sama sekali tidak dijahit. Saya bisa menebak mungkin dokter kurang terampil dan berhenti di tengah operasi, tapi tak menyangka anak itu sebenarnya tidak bermasalah dan tidak perlu operasi. Saya bisa menebak anak itu meninggal karena kerusakan organ, tapi tak menyangka ia meninggal karena kehabisan darah. Kata-kata yang asing dan dingin ini benar-benar menghancurkan pemahaman saya tentang kemanusiaan.”
Ada pula netizen yang meninggalkan pesan :
“Seorang anak yang sehat, hidup-hidup sampai mati karena operasi! Ini sama sekali bukan kecelakaan medis!”
“Bayi dijadikan bahan eksperimen! Dipakai untuk latihan!”
“Ini bukan kecelakaan medis! Ini pembunuhan!” (Hui)
Laporan kompilasi oleh reporter Li Li / Xu Gengwen


