Remaja India Bertarung Melawan Macan Tutul Selama 30 Menit, Hewan Itu Akhirnya Mati

EtIndonesia.com Sebuah insiden mengejutkan terjadi di wilayah Shravasti, negara bagian Uttar Pradesh, India. Seorang remaja berusia 16 tahun (beberapa laporan menyebut 17 tahun) diserang oleh seekor macan tutul. Ia berjuang mempertahankan diri selama sekitar 30 menit dan mengalami luka parah. Setelah kejadian itu, macan tutul tersebut ditemukan dalam keadaan mati.

Diserang saat pulang ke rumah

Menurut laporan media India ETV Bharat dan NDV Today, remaja bernama Gulam merupakan warga Desa Saipurwa di wilayah Kutni, Kecamatan Sirsiya. Ia mencari nafkah dengan berjualan gulali (permen kapas) keliling.

Sekitar pukul 11.00 siang pada 16 Juni, saat sedang dalam perjalanan pulang, seekor macan tutul yang bersembunyi di dekat sebuah kebun di pinggir jalan tiba-tiba menerkamnya.

Bertahan hidup dengan melawan selama setengah jam

Setelah diserang, Gulam berteriak meminta pertolongan sambil berusaha melawan hewan tersebut. Pertarungan antara remaja itu dan macan tutul berlangsung sekitar 30 menit.

Mendengar keributan, warga desa di sekitar lokasi mulai berdatangan. Ketika jumlah orang semakin banyak, macan tutul mundur ke sebuah lahan pertanian yang tidak jauh dari tempat kejadian dan kemudian roboh ke tanah.

Mengalami luka serius

Serangan macan tutul menyebabkan sebagian jaringan di sekitar mata kanan Gulam terkoyak. Ia juga mengalami banyak luka gigitan serius di berbagai bagian tubuh.

Korban awalnya dibawa ke Pusat Kesehatan Komunitas Sirsiya, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Distrik Bersama Bhinga. Karena kondisinya kritis, ia selanjutnya dipindahkan ke Sekolah Tinggi Kedokteran Bahraich untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Macan tutul ditemukan mati

Setelah kejadian, kepala kepolisian wilayah Sohailwa Timur, Saurabh Singh, bersama anggota patroli Animesh Verma dan tim medis tiba di lokasi.

Sekitar dua setengah jam kemudian, tim penyelamat menemukan macan tutul tersebut sudah mati di area persawahan. Hewan itu diperkirakan berusia sekitar tiga tahun.

Penyebab pasti kematian macan tutul tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan nekropsi (otopsi hewan). Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi yang memastikan apakah kematiannya disebabkan oleh luka selama perkelahian, kondisi kesehatan sebelumnya, atau faktor lainnya.

Sumber : NTDTV.com

INSPIRASI ERABARU

Mengapa Pendidikan Klasik Tiongkok Dimulai dengan Menyapu Lantai?

Orang Tua Modern Mengalihkan Tanggung Jawab, tetapi Menuntut Hasil Saat ini, banyak orang tua mengeluhkan anak-anak mereka malas dan tidak bertanggung jawab, tetapi pada saat...

Chemistry Tumbuh dari Kedekatan: Mengapa Kencan Tatap Muka Masih Tak Tergantikan di Era Digital

Di era ketika lebih dari setengah lajang berusia di bawah 30 tahun menggunakan aplikasi kencan, berbagai bukti menunjukkan bahwa pendekatan digital terhadap percintaan mungkin...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine