EtIndonesia.com Pada Jumat (24 Juli), Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa energi nuklir sipil AS telah mencapai terobosan bersejarah, di mana empat perusahaan berhasil menyelesaikan target uji coba reaktor nuklir canggih, yang menjadi reaktor baru pertama yang dioperasikan dengan investasi swasta di AS dalam lebih dari 40 tahun. Para analis berpendapat bahwa AS sedang mempercepat kembalinya ke bidang energi nuklir, merebut posisi terdepan dalam persaingan energi masa depan, serta membangun sistem pasokan energi yang lebih andal.
“Hari ini, kita berkumpul di sini untuk merayakan tonggak sejarah dalam teknologi energi nuklir sipil, serta kebangkitan besar energi nuklir Amerika,” kata Trump.
Presiden Trump tahun lalu menandatangani perintah eksekutif yang menginstruksikan Menteri Energi Chris Wright untuk membentuk program uji coba reaktor nuklir canggih. Berkat kerja sama erat antara lembaga pemerintah dan perusahaan energi, target uji coba tersebut telah tercapai lebih awal dari jadwal.
“Pencapaian yang kita raih ini sungguh luar biasa. Sebagian besar orang menganggap tujuan ini mustahil tercapai, tetapi dengan senang hati saya mengumumkan bahwa empat perusahaan telah berhasil menyelesaikan tugas tepat waktu, menciptakan pencapaian terdepan di bidang energi nuklir global. Ini adalah reaktor paling canggih yang didanai oleh investasi swasta baru dan pertama kali dioperasikan di Amerika Serikat dalam lebih dari empat dekade,” ujarnya.
Pada Rabu (22/7), Departemen Energi AS mengumumkan 300 proyek pertama yang terpilih dalam “Usulan Proposal Misi Genesis” pemerintahan Trump, di mana yang terbesar adalah investasi energi nuklir senilai 60 juta dolar AS selama tiga tahun.
Proyek ini akan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk membantu pembangunan fasilitas nuklir secara lebih cepat dan aman, sekaligus menurunkan biaya operasional, guna menyediakan energi yang terjangkau, andal, dan aman bagi masyarakat AS.
Pada hari Rabu yang sama, Administrasi Mineral Laut AS (Marine Minerals Administration) dan Komisi Pengatur Nuklir (Nuclear Regulatory Commission) menandatangani sebuah perjanjian untuk bersama-sama mengkoordinasikan dan mengawasi proyek-proyek energi nuklir lepas pantai yang potensial.
Laporan komprehensif oleh Zhang Qin, wartawan New Tang Dynasty Television


