Rusia Gencar Menggempur Ukraina, Zelenskyy: Beri Kami 5% Rudal Patriot agar Bisa Melewati Musim Dingin

EtIndonesia.com Beberapa hari terakhir, militer Rusia melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap Ukraina, yang mana tidak hanya menyebabkan korban di kalangan warga sipil, tetapi juga memberikan pukulan berat terhadap ekspor pangan Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mendesak Amerika Serikat memberikan lebih banyak rudal Patriot. Sementara itu, laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan bahwa sedikitnya 437 warga sipil Ukraina tewas pada Juli, angka kematian bulanan tertinggi sejak perang dimulai.

Pada saat yang sama, drone Ukraina terbang lebih dari 1.300 kilometer untuk menyerang fasilitas energi di wilayah Rusia. Dengan demikian, jangkauan serangan kedua belah pihak terus meluas, dan perang tidak lagi hanya berkobar di garis depan, tetapi juga menjangkau wilayah jauh di belakang garis pertempuran.

Dua serangan terhadap kereta api di Odesa

Pada Kamis (13 Agustus), terjadi dua serangan drone Rusia terhadap kereta api di wilayah Odesa, Ukraina selatan.

Rekaman di lokasi menunjukkan lokomotif terbakar dan menghitam akibat ledakan, sementara asap tebal membumbung ke udara. Petugas penyelamat segera mengevakuasi para penumpang yang masih dalam keadaan panik ke dalam bus.

Dalam salah satu serangan yang terjadi lebih awal pada hari itu, masinis kereta dan asistennya tewas.

Pada hari yang sama, pasukan Rusia juga menyerang Pelabuhan Izmail, salah satu pelabuhan penting Ukraina di Sungai Danube.

Selain itu, blokade berkelanjutan oleh Angkatan Laut Rusia terhadap pelabuhan-pelabuhan Ukraina di Laut Hitam memberikan tekanan berat terhadap ekspor produk pertanian Ukraina.

Pihak Ukraina mengonfirmasi bahwa ekspor pangan pada Agustus anjlok 76% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Petani Ukraina, Rybalko, mengatakan: “Sekarang Rusia memblokade Odesa dan pelabuhannya. Dulu kami mengekspor sekitar 4,5 juta ton hasil pertanian setiap tahun melalui pelabuhan-pelabuhan tersebut. Ini benar-benar sebuah bencana bagi seluruh petani.”

Zelenskyy minta lebih banyak rudal Patriot

Menghadapi tekanan yang semakin besar terhadap sistem pertahanan udara Ukraina, Zelensky mengatakan kepada CNN bahwa Ukraina sangat membutuhkan rudal pencegat Patriot dari Amerika Serikat.

“Tahun ini, saya meminta mitra Amerika menjual kepada kami 5% dari rudal yang mereka miliki dalam persediaan. Jika mereka bisa menjual 5% kepada kami, kami dapat melewati musim dingin dan menyelamatkan nyawa rakyat. Jika mereka bisa menjual 10%, kami dapat menghancurkan seluruh rudal balistik Rusia,” katanya.

Korban sipil Ukraina mencapai rekor

Laporan Misi Pemantauan Hak Asasi Manusia PBB di Ukraina yang dirilis Kamis menunjukkan bahwa pada Juli tahun ini, sedikitnya 437 warga sipil tewas, menjadikannya jumlah kematian warga sipil bulanan tertinggi sejak perang dimulai.

Di sisi lain, militer Ukraina pada Kamis mengatakan bahwa drone Ukraina telah terbang lebih dari 1.300 kilometer dan melakukan serangan presisi terhadap sebuah kilang minyak dan kompleks petrokimia di Republik Bashkortostan, Rusia.

Saksi mata juga merekam bahwa sebuah gudang milik raksasa ritel Rusia Wildberries di wilayah tersebut turut terkena serangan. Asap hitam tebal terlihat membubung dari lokasi.

Sehari sebelumnya, pasukan Ukraina mengerahkan drone, rudal, dan kapal tanpa awak untuk melancarkan serangan besar-besaran terhadap pangkalan Angkatan Laut Rusia di Novorossiysk, di pesisir Laut Hitam.

Pihak Ukraina menyatakan bahwa mereka berhasil mengenai sejumlah kapal perang Rusia dan memaksa dua terminal utama ekspor pangan Rusia menghentikan operasinya.

Reporter NTD Television, Yi Jing, melaporkan.

INSPIRASI ERABARU

3 Kebiasaan Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Otak yang Hanya Membutuhkan Beberapa Menit Sehari

Banyak orang paruh baya dan lanjut usia mulai mengenali momen-momen kecil yang menimbulkan keraguan. Anda hendak keluar rumah, tetapi tidak menemukan kunci. Sebuah nama...

Ke Mana Arah Pernikahan? Pelajaran Abadi dari Kisah Li Wa

Hari ini, kita hidup di tengah kelimpahan materi, tetapi sekaligus menghadapi kerapuhan emosional. Pernikahan dan hubungan asmara modern kerap gagal memberikan rasa aman. Perdebatan...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine