Bank Indonesia Jatim Gandeng Pelaku Usaha, Perkuat Data Ekonomi dan Sosialisasi Transaksi Mata Uang Lokal

SURABAYA — Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih tinggi, kecepatan dan ketepatan kebijakan menjadi kunci. Namun, kebijakan yang baik tidak bisa lahir tanpa data yang akurat. Itulah sebabnya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur terus memperkuat kerja sama dengan para pelaku usaha dan akademisi sebagai mitra strategis dalam mengumpulkan informasi ekonomi dari lapangan.

Pada acara Temu Responden dan Sosialisasi Local Currency Transaction (LCT) yang digelar di Surabaya, Kamis (1/9), BI Jatim memberikan apresiasi kepada 200 responden survei yang selama ini menjadi sumber data penting bagi perekonomian daerah.

“Bagi Bank Indonesia, responden bukan sekadar sumber data. Responden adalah strategic partner yang membantu memahami perekonomian Jawa Timur,” ujar Kepala Perwakilan BI Jatim, Ibrahim, dalam sambutannya.

BI Jatim sendiri melakukan 11 jenis survei untuk mendapatkan gambaran langsung dari sektor riil. Data-data ini kemudian menjadi bahan diskusi kebijakan bersama pemerintah daerah. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, yang hadir memberikan sambutan kunci, menegaskan pentingnya peran data dari lapangan.

“Data dari lapangan yang lengkap menjadi basis dalam diskusi kebijakan yang kami lakukan bersama Bank Indonesia,” tegas Emil di hadapan para pelaku usaha dan perwakilan akademisi.

Transaksi Mata Uang Lokal: Solusi di Tengah Gejolak Global

Selain menjadi ajang apresiasi, acara ini juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan Local Currency Transaction (LCT) atau transaksi menggunakan mata uang lokal dalam perdagangan dan investasi internasional. Inisiatif ini diharapkan dapat menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, mengurangi risiko kurs, serta memperkuat ketahanan pasar keuangan domestik.

Sosialisasi dikemas dalam bentuk talk show dengan menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya:

  • Josua PardedeChief Economist Bank Permata
  • Elyana K. Widyasari, Deputi Direktur Departemen Internasional BI
  • Bagus Sulistijono, Kepala Bidang Kantor Wilayah Bea Cukai Jatim I

Para narasumber membahas tantangan dan peluang ekonomi, termasuk cara mitigasi risiko transaksi di tengah kondisi global yang dinamis. Pelaku usaha juga diajak untuk memanfaatkan LCT melalui bank-bank yang telah ditunjuk sebagai Appointed Cross Currency Dealer (ACCD), dengan dukungan dari kepabeanan dalam perdagangan internasional.

Saat ini, Indonesia telah menjalin kerja sama LCT dengan enam negara, yaitu Malaysia, Thailand, Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.

Konsultasi Perbankan bagi Eksportir dan Importir

Sebagai bagian dari penguatan layanan kepada dunia usaha, acara ini juga menghadirkan Banking Consultation Desk yang melibatkan sejumlah bank ACCD. Para pelaku usaha, khususnya eksportir dan importir, memanfaatkan ruang konsultasi ini untuk mendalami teknis penggunaan transaksi mata uang lokal serta berbagai layanan perbankan lainnya.

Kegiatan tahunan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan dunia usaha terus diperkuat. Dengan data yang akurat dan kebijakan yang tepat, diharapkan perekonomian Jawa Timur tetap tangguh menghadapi tantangan global.

Fakta

TopikKeterangan
AcaraTemu Responden dan Sosialisasi LCT 2026
Tanggal1 September 2026
LokasiSurabaya
Peserta200 responden survei BI Jatim
NarasumberJosua Pardede (Bank Permata), Elyana K. Widyasari (BI), Bagus Sulistijono (Bea Cukai Jatim I)
Negara Mitra LCTMalaysia, Thailand, Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, Uni Emirat Arab

INSPIRASI ERABARU

Cara Mengenali Tanda-Tanda Peringatan Stroke dan Mencegah Kerusakan Otak dengan Pengobatan Tradisional Tiongkok

Seorang dokter pengobatan tradisional Tiongkok (PTT) yang berbasis di Taiwan memaparkan berbagai sinyal fisik yang dikirim tubuh sebelum stroke terjadi, menjelaskan patologi yang mendasarinya...

Jerat Algoritma dan Hilangnya Rasa Hormat: Refleksi Etika Digital dari Kematian Tragis Dua Konten Kreator

Kehidupan di era digital telah bergeser dari sekadar ruang berbagi informasi menjadi panggung perebutan perhatian tanpa batas. Di bawah kendali algoritma yang tak kasat...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine