Tujuh Gunung Api Erupsi Hampir Bersamaan, Pakar ITS: Bukan Efek Domino, Ini Penjelasannya

Surabaya, 7 September 2026 – Akhir pekan lalu, aktivitas vulkanik di Indonesia terbilang cukup ramai. Tercatat, tujuh gunung api di berbagai wilayah mengalami erupsi dalam kurun waktu yang berdekatan. Fenomena ini tentu menyita perhatian dan memicu berbagai pertanyaan di masyarakat. Namun, tenang saja, para ahli telah memberikan penjelasan yang menenangkan sekaligus mendidik.

Rentetan erupsi ini dimulai dari Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda pada Jumat (4/9) malam. Menyusul kemudian, aktivitas serupa terjadi di Gunung Ibu dan Dukono di Maluku Utara, Gunung Ili Lewotolok dan Lewotobi Laki-Laki di Nusa Tenggara Timur (NTT), Gunung Sinabung di Sumatera Utara, serta Gunung Semeru di Jawa Timur.

Kemunculan beberapa gunung api secara bersamaan kerap menimbulkan anggapan di publik bahwa ini adalah fenomena ‘efek domino’, di mana satu erupsi memicu erupsi lainnya. Namun, anggapan ini dibantah oleh para ahli.

Bukan Saling Memicu, Ini Alasannya

Ahli Geologi bidang Vulkanologi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Dr. M. Haris Miftakhul Fajar, M.Eng., menegaskan bahwa aktivitas yang terjadi adalah bagian dari dinamika alam yang wajar. “Fenomena meletusnya beberapa gunung api secara bersamaan itu merupakan bagian dari dinamika alam akibat aktivitas tektonik regional,” jelas Haris dalam keterangan resminya.

Menurutnya, setiap gunung api di Indonesia memiliki karakteristik, sistem dapur magma, dan siklus erupsi yang unik dan berbeda satu sama lain. Dengan kata lain, aktivitas satu gunung tidak serta-merta mempengaruhi gunung lainnya karena sistem magmatisme di bawah permukaan pun berbeda.

Untuk memudahkan pemahaman, Haris memberikan beberapa analogi dan penjelasan:

  1. Dapur Magma yang Berbeda: Masing-masing gunung api memiliki “dapur” sendiri. Contohnya, Gunung Semeru dan Anak Krakatau dipengaruhi oleh interaksi Lempeng Asia-Australia, sementara Gunung Ibu memiliki sistem tektonik yang berbeda karena pengaruh double subduction (penunjaman ganda). Gunung Ili Lewotolok pun unik karena berada di dekat batas subduksi yang telah usai, namun menyisakan struktur yang tetap memasok magma.
  2. Anatomi Erupsi: Gunung api bisa dianalogikan seperti botol soda tertutup yang berisi cairan bersoda. Di dalam perut bumi, terdapat ruangan berongga besar seperti spons yang menampung batuan cair atau magma. Magma ini mengandung gas dan uap air. “Semakin tinggi tekanan gasnya, maka saat jalurnya terbuka akan memicu erupsi terjadi,” terang Haris.
  3. Penyebab Lain: Selain tekanan dari dalam, erupsi juga bisa dipicu oleh faktor eksternal, seperti guncangan gempa bumi tektonik yang cukup besar dan lokasinya berdekatan dengan gunung api.

Pentingnya Mitigasi dan Pemantauan

Dr. Haris juga mengajak masyarakat untuk tidak panik, melainkan lebih cerdas dalam memahami informasi. Ia menekankan pentingnya mengikuti data pemantauan resmi dari aplikasi Magma Indonesia, yang secara aktif memantau aktivitas gunung api di tanah air.

Status gunung api yang terdiri dari empat level—Normal, Waspada, Siaga, dan Awas—harus dipahami sebagai acuan untuk mitigasi, bukan sekadar penanda akan terjadi letusan. “Status gunung api normal, waspada, siaga, hingga awas menjadi acuan mitigasi, bukan sekadar penanda akan terjadi letusan,” tegasnya.

Dengan memahami bahwa aktivitas gunung api adalah proses alam yang wajar dan setiap gunung memiliki karakternya sendiri, masyarakat diharapkan dapat lebih tenang dan waspada, serta mengambil langkah mitigasi yang tepat berdasarkan data dan arahan dari pihak berwenang.

INSPIRASI ERABARU

Jangan Sembarangan Bersihkan Telinga! Serumen Ternyata Punya Manfaat Penting bagi Kesehatan

Serumen telinga ternyata memiliki peran yang jauh lebih penting dalam melindungi telinga daripada yang mungkin Anda sadari. Emma Suttie Serumen telinga memang lengket dan sedikit menjijikkan—kebanyakan...

Mengapa Kita Masih Membutuhkan Buku Fisik

Oleh Ila Bonczek Ila meraih gelar Sarjana dari College of Agriculture and Life Sciences, Cornell University. Ia tinggal di Garden State, tempat ia telah menanam...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine