EtIndonesia.com Dua jet tempur utama militer Rusia ternyata bertabrakan di udara. Media militer Ukraina Militarnyi pada 7 September mengutip laporan dari kanal Telegram penerbangan militer Rusia Fighterbomber, yang menyebutkan bahwa dua jet tempur Su-35S milik militer Rusia bertabrakan di udara di wilayah Kursk, Rusia bagian barat, yang berbatasan dengan Ukraina.
Kanal militer Rusia lainnya menyatakan bahwa kecelakaan tersebut menyebabkan satu pilot tewas, sementara pilot lainnya selamat.
Hingga kini, pemerintah Rusia belum secara resmi mengumumkan rincian kecelakaan tersebut. Penyebab kedua pesawat dapat bertabrakan di udara serta tingkat kerusakan masing-masing pesawat masih belum diketahui.
Su-35S merupakan salah satu jet tempur multiguna utama Angkatan Dirgantara Rusia. Pesawat ini dikembangkan dari Su-27 yang berasal dari era Uni Soviet dan dapat menjalankan misi tempur udara-ke-udara maupun serangan udara-ke-darat.
Yang patut diperhatikan, kurang dari dua minggu sebelum kecelakaan ini, tepatnya pada 27 Agustus, Angkatan Dirgantara Rusia baru saja menerima gelombang terbaru jet tempur Su-35S.
Sementara itu, dalam beberapa waktu terakhir juga telah terjadi sejumlah laporan mengenai hilangnya jet Su-35 milik militer Rusia.
Pada Juli, Ketua Kepala Staf Gabungan AS Dan Caine mengonfirmasi dalam sidang dengar pendapat di Senat bahwa sebuah jet tempur F-16 Ukraina baru-baru ini untuk pertama kalinya menembak jatuh sebuah jet tempur Rusia dalam pertempuran udara.
Caine tidak mengungkapkan jenis pesawat Rusia tersebut, maupun waktu dan lokasi pertempurannya. Namun, Militarnyi menilai bahwa pesawat yang ditembak jatuh tersebut kemungkinan merupakan salah satu Su-35S yang dilaporkan hilang oleh Rusia pada 8 Juli lalu. (**)


