Iran Tukar Minyak dengan Barang dari Tiongkok, Mekanisme Penghindaran Sanksi Iran-Tiongkok Terungkap 

Media Amerika Serikat kembali mengungkap bahwa Partai Komunis Tiongkok (PKT) masih melakukan transaksi secara diam-diam dengan Iran, membantu Iran menghindari sanksi Amerika Serikat. Investigasi menemukan bahwa dalam satu tahun terakhir, dana yang beredar melalui mekanisme transaksi rahasia yang dibangun oleh PKT tersebut kemungkinan mencapai US$2 miliar hingga US$2,5 miliar.

EtIndonesia.com  Iran menjual minyak, sementara PKT menyediakan berbagai barang kepada Iran. Namun, kedua pihak sengaja tidak membiarkan transaksi tersebut melewati jalur keuangan internasional yang normal.

Berdasarkan investigasi Reuters pada 10 September, Tiongkok dan Iran setidaknya sejak 2021 telah menggunakan mekanisme transaksi rahasia yang menyerupai sistem barter.

“Secara praktis, Iran menukar minyak dengan barang juga untuk menghindari sanksi internasional, terutama agar masyarakat internasional tidak dapat menemukan bukti. Kalau menggunakan dana untuk membeli barang, akan ada bukti dan celah yang bisa dijadikan pegangan. Jadi, menurut saya, mereka melakukan komunikasi dan transaksi nyata dengan PKT melalui sejumlah perusahaan, atau perusahaan cangkang,” kata Mark, blogger kanal militer Mark Space. 

Secara spesifik, mekanismenya adalah Iran menjual minyak yang terkena sanksi kepada Tiongkok. Pembayaran atas minyak tersebut tidak langsung ditransfer kembali ke Iran, tetapi tetap disimpan di Tiongkok. Ketika Iran membutuhkan barang dari Tiongkok, pendapatan dari penjualan minyak tersebut kemudian digunakan untuk membayar pembelian.

Dengan demikian, Iran dapat menggunakan minyak untuk mendapatkan barang-barang yang dibutuhkannya, sementara perusahaan-perusahaan Tiongkok tetap dapat menjalankan bisnis. Namun, aliran dana yang seharusnya melewati dolar AS dan sistem perbankan internasional sengaja dialihkan untuk menghindari jalur tersebut.

“Sejak 2021, sistem transaksi rahasia yang telah berlangsung sekitar lima tahun ini, seiring dengan hasil penyelidikan intelijen dan pemeriksaan keuangan oleh negara-negara Barat, menjadi semakin jelas. Saat ini kita melihat bahwa komunitas internasional telah memperoleh bukti institusional yang sangat jelas,” ujar Shen Ming-shih, peneliti di Institute for National Defense and Security Research (INDSR) Taiwan. 

Investigasi Reuters menemukan bahwa dalam satu tahun terakhir, dana yang beredar melalui mekanisme rahasia tersebut kemungkinan mencapai US$2 miliar hingga US$2,5 miliar.

Yang lebih penting, setidaknya satu transaksi kemungkinan melibatkan peralatan pertahanan udara senilai jutaan dolar.

Para analis menilai bahwa dengan terungkapnya transaksi dan aliran dana terkait, Tiongkok dan Iran kemungkinan akan menghadapi konsekuensi yang lebih besar.

“Jadi, meskipun ini baru merupakan pengungkapan oleh media, bukti-bukti terkait telah diselidiki dengan sangat jelas. Nama-nama pihak yang terlibat, cara operasinya, hingga jumlah uangnya semuanya sudah ada. Saya kira baik PKT maupun Iran tidak akan dapat menyangkalnya,” kata Shen Ming-shih. 

Laporan wartawan NTD TV, Yi Xin dan Qiu Yue

INSPIRASI ERABARU

Jangan Sembarangan Bersihkan Telinga! Serumen Ternyata Punya Manfaat Penting bagi Kesehatan

Serumen telinga ternyata memiliki peran yang jauh lebih penting dalam melindungi telinga daripada yang mungkin Anda sadari. Emma Suttie Serumen telinga memang lengket dan sedikit menjijikkan—kebanyakan...

Mengapa Kita Masih Membutuhkan Buku Fisik

Oleh Ila Bonczek Ila meraih gelar Sarjana dari College of Agriculture and Life Sciences, Cornell University. Ia tinggal di Garden State, tempat ia telah menanam...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine