Di tengah perang Rusia-Ukraina yang terus meningkat, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy tiba di Kanada untuk melakukan kunjungan selama tiga hari. Ia berharap dapat memperoleh lebih banyak bantuan militer, khususnya sistem pertahanan udara yang saat ini sangat dibutuhkan Ukraina.
EtIndonesia.com Zelenskyy tiba di Calgary pada Rabu malam (9 September), didampingi Ibu Negara Olena Zelenska. Dalam agendanya, ia akan mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan menuju Banff untuk menyampaikan pidato kepada para anggota kabinet Kanada.
Fokus pembahasan kedua pihak mencakup penguatan kerja sama di bidang pertahanan, ekonomi, dan energi, serta bantuan kepada Ukraina dalam menghadapi musim dingin yang akan datang.
Sementara itu, di medan perang, Rusia belakangan ini secara signifikan meningkatkan serangan udara terhadap Ukraina. Pada Kamis (10 September), drone Rusia menghantam sebuah stasiun pengisian bahan bakar di Kyiv, menyebabkan empat orang terluka. Sebuah pabrik minyak bunga matahari di Dnipro yang dioperasikan oleh perusahaan Amerika Serikat juga diserang, menewaskan dua orang dan melukai lima lainnya.
Ukraina saat ini menghadapi kekurangan sistem pertahanan udara dan rudal pencegat, sementara tekanan untuk melindungi kota-kota dan fasilitas energi terus meningkat. Pada saat yang sama, Ukraina juga memperluas serangan jarak jauhnya terhadap target-target di wilayah Rusia.
Pihak Ukraina mengklaim bahwa dalam beberapa waktu terakhir mereka telah menyerang fasilitas gas alam di Siberia, serta pelabuhan militer dan sejumlah target energi di sepanjang pesisir Laut Hitam.
Kedua pihak kini semakin meningkatkan serangan terhadap sistem logistik dan energi satu sama lain. Perang Rusia-Ukraina masih belum menunjukkan tanda-tanda akan segera mencapai gencatan senjata.
Laporan gabungan wartawan NTD TV Wang Kaixuan


