Sungai di Chongqing, Tiongkok Meluap hingga 4 Meter, Warga Segera Dievakuasi, Situasi Darurat

EtIndonesia.com Pada 28 September, wilayah sekitar Kabupaten Chengkou, Kota Chongqing, dilanda hujan deras. Permukaan sungai naik hingga 4 meter, sementara banjir menghancurkan sejumlah ruas jalan dan merendam sebagian rumah warga di tepi sungai. Situasinya sangat genting.

Video yang beredar di media sosial Tiongkok menunjukkan air sungai telah meluap hingga ke jalan di sepanjang sungai, sementara rumah-rumah warga yang berada di tepi sungai berada dalam kondisi berbahaya.

“Ya ampun, bagaimana saya bisa kembali?” ujar seorang perempuan setempat dalam video yang direkam di tepi sungai. Ia mengatakan bahwa akibat permukaan sungai yang naik drastis dan arus yang deras, dirinya tidak dapat kembali ke rumah dan hanya bisa mengeluh di tepi sungai.

Menurut tanggapan departemen tanggap darurat Kabupaten Chengkou, pada 28 September status tanggap darurat pengendalian banjir di tujuh kecamatan/kota telah dinaikkan ke tingkat I. Lebih dari 200 rumah tangga warga telah dievakuasi. Hingga saat itu belum ada laporan mengenai rumah warga yang rusak maupun korban jiwa.

Namun, sejumlah ruas jalan telah tersapu dan rusak akibat banjir dengan total panjang sekitar 1 kilometer.

Menurut pemantauan Stasiun Pemantauan Hidrologi Chongqing, dari pukul 08.00 tanggal 28 September hingga pukul 08.00 tanggal 29 September, 11 distrik dan kabupaten di Chongqing, termasuk Chengkou, Kaizhou, Yunyang, Wushan, Wuxi, Fengjie, Fengdu, Wulong, Shizhu, Pengshui, dan Nanchuan, dilanda hujan lebat hingga hujan sangat deras.

Curah hujan tertinggi pada hari itu tercatat di Desa Dongshan, Kecamatan Furong, Distrik Wulong, dengan jumlah 215,0 milimeter.

Akibat hujan deras tersebut, permukaan air di lima sungai, yaitu Sungai Panhe, Sungai Pingba, Sungai Ren, Sungai Shanmu di Kabupaten Chengkou, serta Sungai Tangxi di Kabupaten Yunyang, naik hingga sekitar 4 meter dan melampaui batas siaga banjir.

Selain itu, 37 sungai kecil dan menengah, termasuk Sungai Xiaojiang di Distrik Kaizhou dan Sungai Meixi di Kabupaten Fengjie, mengalami kenaikan permukaan air sebesar 1–5 meter. Namun, ketinggian maksimum air di sungai-sungai tersebut masih belum melampaui batas siaga.

Departemen sumber daya air memperkirakan bahwa dari pukul 08.00 tanggal 29 September hingga pukul 08.00 tanggal 30 September, sejumlah sungai di Chongqing masih berpotensi mengalami kenaikan permukaan air secara drastis hingga melampaui batas siaga. Kondisi tersebut berpotensi memicu banjir bandang, tanah longsor, dan bencana terkait lainnya.

Laporan gabungan reporter Luo Tingting / Editor: Wen Hui

INSPIRASI ERABARU

Terlalu Banyak Kegiatan Bisa Membebani Anak, Saatnya Menata Ulang Jadwal Mereka

Jadwal yang penuh tidak selalu berarti masa kanak-kanak yang penuh pengalaman jika hal itu justru menyisakan sedikit waktu untuk kehidupan keluarga yang paling berarti Annie...

Jangan Terjebak Lautan Nasihat Parenting, Percayalah pada Naluri Anda

Setiap orang, bahkan bibi mereka di Instagram, punya pendapat tentang cara membesarkan anak. Namun, tidak ada yang mengenal anak Anda seperti Anda sendiri Walker Larson Si...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine