Gelombang protes di Italia akibat melonjaknya harga energi dan barang kebutuhan pokok masih terus berlanjut. Dalam beberapa hari terakhir, para sopir truk di Italia selatan memblokir jalur distribusi logistik melalui jalan raya sehingga banyak supermarket kehabisan stok barang.
EtIndonesia.com Pada Kamis (22 Oktober), pemerintah Italia secara darurat menyetujui bantuan berupa kredit pajak bahan bakar senilai 105 juta euro. Sebagian besar sopir setuju membuka kembali jalan yang diblokir, tetapi sejumlah sopir menilai bantuan tersebut tidak memadai dan mengancam akan melanjutkan aksi protes.
Harga solar yang digunakan truk pengangkut barang di Italia baru-baru ini melonjak hingga 2,3 euro per liter, hampir tiga kali lipat harga solar di Taiwan. Tingginya harga bahan bakar memicu aksi protes besar-besaran dari para sopir truk dan petani di Italia selatan.
Di sejumlah wilayah, termasuk Pulau Sisilia, Campania, dan Calabria, para sopir truk melakukan pemblokiran jalan dan mogok kerja. Akibatnya, rak-rak supermarket setempat kosong, produksi keju mozzarella susu kerbau terhenti, dan persediaan bahan bakar penerbangan di bandara mulai menipis.
Menurut laporan surat kabar Italia Corriere della Sera, pada 22 Oktober, sebuah pesawat easyJet yang terbang dari Bari, kota di Italia selatan, menuju London terpaksa singgah di Paris untuk mengisi bahan bakar karena sopir truk pengangkut bahan bakar penerbangan melakukan mogok kerja.
Sementara itu, banyak stasiun pengisian bahan bakar di Italia selatan masih mengalami kekurangan stok. Antrean panjang terlihat di sejumlah SPBU di Napoli. Banyak kapal nelayan juga menolak melaut untuk menangkap ikan karena harga bahan bakar yang terlalu tinggi.
Pada 22 Oktober, pemerintah Italia mengumumkan paket bantuan darurat senilai 105 juta euro. Bantuan tersebut mencakup:
- Kredit pajak solar bagi sopir truk, untuk membantu meringankan beban biaya bahan bakar.
- Penangguhan sementara biaya sewa bulanan truk bagi sopir yang menjalankan usaha secara mandiri.
- Subsidi langsung bahan bakar sebesar 10% bagi pelaku usaha perikanan, dengan total anggaran subsidi perikanan dibatasi maksimal 10 juta euro.
Setelah pemerintah menyetujui paket bantuan darurat tersebut, Corriere della Sera melaporkan bahwa pada Kamis sore, sebagian besar ruas jalan tol telah kembali relatif lancar. Namun, beberapa kelompok sopir truk masih terlihat menduduki area gerbang tol di sejumlah lokasi.
Komisi Penjaminan Pelaksanaan Aksi Mogok Italia (La Commissione di Garanzia) pada 22 Oktober mendesak pihak berwenang mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk segera memulihkan pasokan kebutuhan pokok di berbagai wilayah.
Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, dalam sebuah video yang diunggah ke media sosial pada 22 Oktober menegaskan bahwa pemerintah mendengarkan aspirasi para demonstran yang berunjuk rasa secara damai dan berupaya memberikan bantuan nyata. Namun, ia menekankan bahwa pemerintah tidak akan menerima segala bentuk intimidasi ilegal.
Kementerian Dalam Negeri Italia juga meningkatkan keterlibatannya dengan mengerahkan ratusan kendaraan polisi untuk mengawal truk-truk yang bersedia kembali beroperasi melewati barikade jalan.
Sumber : NTDTV.com


