Awas ! Banyak Orang Dewasa dalam Kondisi Prediabetes, Ahli Gizi : 4 Tips Guna Membalikan Kondisi

EtIndonesia. Menurut survei nasional tentang gizi dan kesehatan di Taiwan, diketahui bahwa ada 25% penduduk Taiwan berusia di atas 18 tahun yang tanpa disadari sedang berada dalam kondisi prediabetes. Ini berarti satu dari empat orang berisiko tinggi terkena diabetes. Sayangnya, gejala awal diabetes memang tidak begitu kentara, sehingga banyak orang tidak mengetahuinya.

Apa saja definisi prediabetes ? Seorang dalam keadaan sehat, gula darah puasa semestinya kurang dari 100 mg/dL. Standar diagnostik diabetes adalah 126 mg/dL atau lebih. Sedangkan prediabetes mengacu pada gula darah puasa berada antara 100 hingga 125 mg/dL. Namun, jangan terlalu khawatir, jika Anda berada pada tahap prediabetes, Anda dapat mengembalikan gula darah ke kisaran normal melalui mengatur pola makan dan olahraga untuk menghindari masuk ke kondisi diabetes.

Perhatikan ! Ini mungkin merupakan gejala prediabetes

Prediabetes seringkali tidak menunjukkan gejala yang jelas, namun beberapa orang mungkin mengalami hal-hal berikut :

Haus dan poliuria : Sering merasa haus, tidak mampu menghilangkan dahaga meski sudah minum banyak air, dan disertai sering buang air kecil. Beberapa orang mungkin sering buang air kecil meski tidak minum air.

Mudah merasa lapar : Meski baru makan, tetapi cepat merasa lapar, seolah-olah tidak pernah merasa kenyang, dan berat badan tidak bertambah walaupun sering makan.

Kelelahan dan penglihatan kabur : Sering merasa lelah dan lemah, dan penglihatan kabur.

Penurunan berat badan yang cepat : Beberapa orang mungkin mengalami penurunan berat badan dengan cepat dalam waktu singkat, bahkan kehilangan lebih dari 6 kilogram dalam sebulan.

Acanthosis nigricans : Penebalan dan kehitaman pada kulit terutama pada daerah leher dan lipatan kulit seperti bagian belakang leher, ketiak, atau selangkangan. Permukaannya terasa kasar, dan mungkin juga disertai bau aneh. Sepertinya belum dicuci bersih. Padahal itu disebabkan oleh kelainan endokrin akibat tingginya gula darah yang menyebabkan pengendapan melanin.

Gatal di kemaluan : Khusus bagi wanita, tidak bisa menemukan alasan timbulnya gatal di kemaluan, yang mungkin ada hubungannya dengan tingginya kadar gula darah.

Luka yang tidak mudah sembuh : Luka kecil atau bintik merah pada kulit (seperti gigitan serangga) yang tidak kunjung sembuh dalam jangka waktu lama juga mungkin disebabkan oleh tingginya kadar gula darah.

4 tipe orang yang rentan terkena prediabetes

Siapa yang berisiko tinggi terkena prediabetes ? 4 tipe orang berikut yang perlu ekstra hati-hati :

Para pekerja kantor yang tidak banyak bergerak (lebih banyak duduk) : Duduk lebih dari 6 jam sehari dapat dengan mudah menyebabkan obesitas dan peradangan kronis yang dapat mempengaruhi sensitivitas insulin, sehingga meningkatkan risiko diabetes.

Generasi gula, yaitu orang yang menyukai makanan manis : Beberapa orang tidak menyadari tingginya kandungan gula dalam makanan mereka. Misalnya, mereka yang suka makan saus hot pot dan pangsit yang mengandung banyak gula, mereka yang suka makan makanan ringan, makanan penutup, dan minum minuman manis, mereka yang suka makan kuah kental. Kebiasaan mengkonsumsi makanan ini secara tidak sengaja bisa menyebabkan naiknya asupan gula. Bahkan camilan asin pun mengandung gula, yang mempengaruhi gula darah — 8 biskuit bersoda mengandung gula sebanyak semangkuk nasi.

Pasien diabetes gestasional (kondisi diabetes yang muncul pada ibu selama kehamilan) : Jika seorang wanita gagal dalam tes skrining minum air gula selama masa kehamilannya, maka dia dapat didiagnosis menderita diabetes gestasional. Wanita yang menderita diabetes gestasional selama kehamilan memiliki peluang 40% hingga 60% terkena diabetes dalam waktu 5 hingga 10 tahun setelah melahirkan, sehingga harus lebih memperhatikan pelacakan terhadap kadar gula darahnya.

Pasien dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS) : Sindrom ovarium polikistik merupakan kelainan endokrin yang sering dikaitkan dengan obesitas, disglikemia (gangguan stabilitas gula darah), dan penyakit kardiovaskular, serta dapat meningkatkan risiko diabetes.

Risiko prediabetes seringkali dikaitkan dengan pola makan dan kebiasaan gaya hidup. Di Taiwan, 55% dari populasi penduduknya adalah generasi gula, dengan proporsi tertinggi adalah pelajar dan pekerja kantoran. Prediabetes tidak hanya terjadi di kalangan orang tua, namun kini generasi muda bahkan anak-anaklah yang paling berisiko.

Selain pasien sindrom ovarium polikistik yang perlu memastikan ke dokter apakah memerlukan pengobatan, kelompok risiko tinggi lainnya dapat membalikkan kondisi prediabetes dengan mengubah pola makan dan kebiasaan gaya hidup.

4 tips untuk membalikkan kondisi prediabetes

  1. Ganti produk tepung

Hindari mengonsumsi produk tepung seperti roti, mie, dan kue. Makanan ini cepat dicerna dan bisa menyebabkan gula darah naik dengan cepat. Disarankan untuk beralih ke makanan yang prototipe seperti biji-bijian, ubi jalar, kentang. Misalnya kecepatan cerna nasi lebih lamban, sehingga naiknya gula darah relatif melamban setelah makan. Sedangkan makan produk tepung beras yang digiling menjadi bubuk dicerna lebih cepat, sehingga naiknya gula darah juga lebih cepat.

Disarankan untuk mengonsumsi hanya 2 porsi gula dalam satu kali makan (1 porsi gula pasir sama dengan 15 gram). Contoh : Semangkuk nasi seberat 60 gram itu mengandung 4 porsi gula. Sedangkan ubi atau kentang seberat 120 gram cuma mengandung 2 porsi gula.

  1. Hindari makanan tinggi lemak (gorengan)

Makanan tinggi lemak juga menjadi salah satu penyebab utama prediabetes dan obesitas. Sebaliknya, protein dapat memperlambat pencernaan, membuat gula darah lebih stabil setelah makan, termasuk lebih baik dalam mengimbangi rasa lapar.

Disarankan untuk mengonsumsi 3 porsi protein berkualitas tinggi setiap kali makan, seperti ikan, tahu, dada ayam, telur, dll. Contoh : Satu porsi protein bisa berupa daging dada ayam seukuran 3 jari manusia, atau 4 ekor udang dengan kepala dan ekornya dibuang, atau setengah kotak tahu lembut, atau secangkir susu kedelai bebas gula.

  1. Hindari minuman tinggi gula

Hindari mengonsumsi minuman tinggi gula, ganti dengan minuman bebas gula atau minuman pengganti gula. American Diabetes Association merekomendasikan jika Anda memang tidak bisa berhenti minum minuman manis, Anda bisa menggunakan minuman bebas gula untuk membantu mengontrol gula darah dan mengurangi asupan gula yang berlebih oleh tubuh. Misalnya, pilih Coke tanpa kalori atau Jell-O bebas gula untuk memuaskan selera manis Anda.

  1. Berhenti duduk terlalu lama dan perbanyak waktu untuk berolahraga

Berolahraga minimal 2 hingga 3 kali seminggu. Anda dapat memilih 150 menit latihan aerobik intensitas sedang per minggu, seperti lari, berenang, ikut latihan tari latin, dll., Setiap kali olahraga sekitar 60 menit, atau dengan olahraga intensitas tinggi berinterval selama 75 menit per minggu, seperti latihan beban atau sepakbola, atletik, bola basket, bela diri dsb.

Selama Anda menggunakan empat cara di atas untuk menyesuaikan kebiasaan hidup Anda, tanpa memerlukan suntikan atau obat-obatan, diabetes tidak akan pernah datang kepada Anda. Semoga semua orang berhasil mencapai kesehatan yang prima. (sin/yn)

RUU Baru AS Dikeluarkan Menghukum Tiongkok Secara Komprehensif, Mengguncang Partai Komunis Tiongkok

NTD

Fokus tema kali ini mengungkap kejahatan Partai Komunis Tiongkok terhadap kemanusiaan! Hubungan AS-Tiongkok telah benar-benar putus? Apakah kemunculan “Kantor 610” ke permukaan sebuah simbol? Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Falun Gong lebih dari sekedar kecaman verbal! Apakah Partai Komunis Tiongkok sebagai neraka di bumi bagi anak-anak Tiongkok?

Departemen Luar Negeri AS merilis laporan kebebasan beragama pada 26 Juni, mengutuk penganiayaan terhadap orang-orang yang dilakukan oleh Partai Komunis Tiongkok, sebuah penindasan lintas batas. Sehari sebelumnya, pada  25 Juni, Dewan Perwakilan Rakyat AS dengan suara bulat meloloskan ” Rancangan Undang-Undang Perlindungan Falun Gong”, yang menargetkan wilayah terlarang yang paling parah dari penganiayaan oleh Partai Komunis Tiongkok, yaitu Falun Gong dan pengambilan organ secara paksa; ini juga terkait dengan banyaknya kasus hilangnya remaja di masyarakat Tiongkok. Bagaimana dampak dari rancangan undang-undang ini selanjutnya?

Sementara itu, Warga negara AS dan Jepang berturut-turut diserang di Tiongkok, undang-undang jahat dari Partai Komunis Tiongkok terus memburuk, peringatan perjalanan Taiwan meningkat ke level tiga, menyarankan untuk menghindari bepergian ke Tiongkok, Hong Kong, dan Makau, serta Korea Selatan juga mengeluarkan peringatan. Pada  25 Juni, media AS mempublikasikan wawancara eksklusif dengan Duta Besar AS yang mengecam Partai Komunis Tiongkok atas pelanggaran janji, merusak hubungan, dan menghasut anti-Amerika. Bagaimana sebenarnya hubungan AS-Tiongkok?

BACA JUGA : DPR AS dengan Suara Bulat Loloskan RUU untuk Melawan Pengambilan Organ Secara Paksa Beijing Terhadap Praktisi Falun Gong

Sedangkan, Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Tiongkok hilang secara berturut-turut, dua mantan Menteri Pertahanan dicopot dari pangkat militer mereka secara tiba-tiba, apakah ini tanda-tanda kekacauan internal di Partai Komunis Tiongkok?

**Dewan Perwakilan AS  Loloskan “Rancangan Undang-Undang Perlindungan Falun Gong” Menghukum Partai Komunis Tiongkok atas Penganiayaan dan Pengambilan Organ**

Dewan Perwakilan Rakyat AS mengesahkan ” Rancangan Undang-Undang Perlindungan Falun Gong”, yang mewajibkan pemerintah AS untuk menghentikan tindakan pengambilan organ yang didukung oleh negara dari praktisi Falun Gong dan tahanan hati nurani lainnya oleh Partai Komunis Tiongkok, serta menyelidiki para pelaku dan menjatuhkan sanksi. Mereka meminta Menteri Luar Negeri dan Menteri Kesehatan untuk mengonfirmasi dalam jangka waktu tertentu apakah penganiayaan terhadap Falun Gong oleh Partai Komunis Tiongkok merupakan kejahatan kemanusiaan, termasuk genosida.

Song Guocheng dan Yaita Akio mengamati: (1) Dampak undang-undang ini dan perkembangan selanjutnya terhadap Partai Komunis Tiongkok dan masyarakat Tiongkok? (2) Mengapa AS semakin sering dan terbuka mengkritik penganiayaan terhadap Falun Gong oleh Partai Komunis Tiongkok? Bagaimana hal ini harus diinterpretasikan dalam konteks perubahan hubungan AS-Tiongkok? Apakah sekutu AS mungkin akan mengikuti jejak ini?

Song Guocheng mengamati bahwa AS, dalam menangani masalah Falun Gong dan pengambilan organ, telah berpindah dari kecaman lisan dan publikasi bukti penganiayaan oleh Partai Komunis Tiongkok ke tahap baru, “sekarang menggunakan undang-undang AS untuk menjatuhkan sanksi, yang hampir merupakan sanksi komprehensif.” Hubungan AS dengan Partai Komunis Tiongkok telah mencapai titik yang tidak bisa kembali lagi.

Song Guocheng juga mengamati bahwa perkembangan pesat industri transplantasi organ di Tiongkok menyimpan keuntungan besar yang tidak terbayangkan; menurut penyelidikan independen internasional, sumber utama donor organ adalah praktisi Falun Gong, “ini bukan hanya penganiayaan, tetapi telah mencapai kejahatan genosida,” “sangat menggemparkan dan tidak dapat diterima oleh hati nurani manusia.” Jika rancangan undang-undang ini disahkan oleh Senat, kemudian ditandatangani secara resmi oleh Presiden AS dan resmi diberlakukan, daftar para pelaku dan pembantu pengambilan organ paksa akan setara dengan “menyingkap bau busuk sejarah Partai Komunis Tiongkok di bawah sinar matahari, setidaknya akan mengungkap bau busuk ini kepada dunia, dan juga memberikan peringatan besar kepada rakyat Tiongkok: Anda hidup di bawah rezim seperti apa.” “Undang-undang ini memiliki efek mengingatkan dunia akan kekejaman yang terjadi.”

Yaita Akio, yang telah lama meliput di Tiongkok, mengamati bahwa Partai Komunis Tiongkok telah melakukan berbagai pelanggaran hak asasi manusia yang serius di masa lalu, seperti Lompatan Jauh ke Depan, Revolusi Kebudayaan, dan meskipun ada reformasi ekonomi, banyak penganiayaan masih terjadi, terutama peristiwa Tiananmen 1989, penganiayaan terhadap Falun Gong, serta penindasan terhadap Tibet, Xinjiang, dan umat Kristen. “Di antara serangkaian penganiayaan ini, yang terbesar dan terlama adalah penganiayaan terhadap Falun Gong,” “melibatkan skala yang luas dan berbagai kekejaman,” tetapi komunitas internasional masih kurang memperhatikan hal ini.

Di bawah pemerintahan Partai Komunis Tiongkok, masalah transplantasi organ yang ilegal dan tidak transparan adalah pelanggaran hak asasi manusia yang paling parah, dan masih kurang diperhatikan oleh komunitas internasional.

Yaita Akio menyatakan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat AS mengesahkan “Undang-Undang Perlindungan Falun Gong” dan sekaligus mengangkat dua masalah besar ini, “dua masalah ini (Falun Gong dan pengambilan organ) adalah titik lemah terbesar dari Partai Komunis Tiongkok, dan terutama penganiayaan terhadap Falun Gong, di mana ada organisasi nasional bernama Kantor 610 yang secara sistematis merencanakan dan mengorganisir penganiayaan terhadap kelompok tertentu (Falun Gong), ini adalah sesuatu yang sangat jarang terjadi dalam sejarah manusia. … Penganiayaan ini meluas hingga ke tingkat akar rumput dan sangat luas. Saya pikir jika Kongres AS mulai menangani masalah ini, itu akan sangat mengguncang Partai Komunis Tiongkok.” “Begitu masalah ini diangkat, maka masalah hak asasi manusia di Tiongkok mungkin akan memasuki fase baru.” “Yaitu perhatian dunia terhadap penganiayaan hak asasi manusia terhadap praktisi Falun Gong dan masalah transplantasi organ ilegal akan meningkat, ini adalah perubahan yang sangat penting.”

Jika rancangan undang-undang ini selesai disahkan, Yaita berpendapat bahwa sekutu AS mungkin akan mengikuti, seperti Jepang, Inggris, dan negara-negara anggota aliansi Five Eyes, kebijakan luar negeri mereka umumnya sejalan dengan AS.

Perlindungan Undang-Undang AS Tidak Hanya untuk Falun Gong, Tiongkok Mengeluarkan Peraturan Baru untuk Menutupi Pengambilan Organ dan Hilangnya Anak-Anak

Dewan Perwakilan Rakyat AS mengesahkan “Rancangan Undang-Undang Perlindungan Falun Gong”, yang subjek perlindungannya tidak hanya Falun Gong, misalnya, undang-undang tersebut mencakup pernyataan bersama dari pakar hak asasi manusia PBB pada tahun 2021 yang sangat terkejut dengan laporan mengenai pengambilan organ yang ditargetkan pada praktisi Falun Gong, Uyghur, Tibet, Muslim, dan Kristen yang ditahan di Tiongkok.

Faktanya, kelompok yang menjadi korban termasuk para pembangkang, dan mungkin sudah meluas ke masyarakat umum. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak siswa dan remaja hilang di Tiongkok yang dipenuhi kamera pengawas, tetapi tidak ditemukan; banyak orang tua curiga ini terkait dengan pengambilan organ.

Mulai 1 Mei, Tiongkok menerapkan “Peraturan Baru tentang Donasi dan Transplantasi Organ Manusia”, yang menimbulkan kekhawatiran di dunia maya dengan banyak orang saling mengingatkan untuk “mengawasi anak-anak Anda.”

Song Guocheng mengamati fenomena ini. Dia menggambarkan peraturan baru ini sebagai “peraturan untuk menutupi aib”, upaya untuk menutupi tindakan mereka.

**Warga AS dan Jepang Diserang, Duta Besar AS Mengecam Tiongkok atas Pengkhianatan dan Penghasutan Anti-Amerika**

Pada  Juni, warga negara AS dan Jepang diserang di Tiongkok, mengejutkan dunia. Pada 25 Juni, “Wall Street Journal” mempublikasikan wawancara eksklusif dengan Duta Besar AS di Tiongkok yang dengan keras mengecam Tiongkok atas tindakan yang bertentangan dengan ucapan mereka, pengkhianatan serius, satu sisi mendukung pertukaran bilateral, sementara di sisi lain melakukan tindakan radikal untuk menghasut anti-Amerika, merusak pertukaran, memfitnah dan menyimpangkan kebijakan dan sejarah AS, serta mengganggu kegiatan diplomatik normal AS di Tiongkok.

Mengamati bahwa insiden penyerangan terhadap bus sekolah Jepang dan seorang ibu dan anak Jepang di Suzhou, di mana seorang pekerja wanita Tiongkok yang berani melindungi mereka meninggal dunia; ini mencerminkan reaksi resmi dan media Tiongkok yang mencerminkan propaganda anti asing jangka panjang oleh Partai Komunis Tiongkok.

**Undang-Undang Kejam Partai Komunis Tiongkok Mengancam Keselamatan Pribadi, Peringatan Taiwan Meningkat Tiga Tingkat, Mendesak untuk Menghindari Perjalanan ke Tiongkok, Hong Kong, dan Makau**

Warga Taiwan di Tiongkok sering ditanyai, ditahan, dan dicegah untuk meninggalkan Tiongkok oleh Partai Komunis Tiongkok. Pada  27 Juni, pemerintah Republik Tiongkok mengumumkan peningkatan peringatan perjalanan ke Tiongkok, Hong Kong, dan Makau, langsung ke tingkat “oranye”, menyarankan warga Taiwan untuk “menghindari perjalanan yang tidak perlu.” Pada hari yang sama, Badan Intelijen Nasional Korea Selatan juga mengeluarkan peringatan; mulai 1 Juli, Tiongkok akan memperluas kekuasaan untuk memeriksa perangkat elektronik pribadi, laptop, dan informasi pribadi lainnya dari pelancong yang masuk.

Dalam beberapa tahun terakhir, Tiongkok telah secara signifikan meningkatkan pembatasan keluar negeri, Anda bisa masuk, tetapi tidak pasti bisa keluar. Selain memberlakukan Undang-Undang Keamanan Nasional Hong Kong, Tiongkok juga memberlakukan berbagai undang-undang atas nama “keamanan nasional”, seperti “Undang-Undang Anti-Spionase”, “Undang-Undang Hubungan Luar Negeri”, “Undang-Undang Pendidikan Patriotisme”, dan “Undang-Undang Rahasia Negara”. Pada  21 Juni, Departemen Keamanan Negara dan Departemen Hukum Tiongkok juga mengeluarkan 22 pendapat tentang “Menghukum Separatis”.

Song Guocheng menganalisis bahwa Partai Komunis Tiongkok menggunakan undang-undang palsu dan tirani untuk menakut-nakuti rakyat Tiongkok dan menerapkannya ke luar negeri, menciptakan terorisme psikologis dengan “hukum negara yang mempromosikan terorisme.” Dia menyarankan orang untuk “menghindari negara yang berbahaya.”

**Dua Mantan Menteri Pertahanan yang Hilang Dicopot dari Pangkat, Apakah Ini Tanda Kekacauan Internal di Partai Komunis Tiongkok? Pertarungan Kekuasaan Akan Mengguncang?**

Pada  27 Juni, Politbiro Partai Komunis Tiongkok mengumumkan bahwa Sidang Pleno Ketiga akan diadakan pada  15 Juli, dan pada hari yang sama dua mantan Menteri Pertahanan yang hilang, Li Shangfu dan Wei Fenghe, dicopot dari pangkat mereka dengan tuduhan korupsi, “pelanggaran serius terhadap disiplin politik, melawan penyelidikan,” “pelanggaran serius terhadap disiplin organisasi,” dan “merusak ekosistem politik militer secara serius.” Li dan Wei sebelumnya diangkat oleh pemimpin Partai Komunis Tiongkok, Xi Jinping. Beberapa pengamat berpendapat bahwa bahasa yang digunakan oleh media resmi lebih keras dibandingkan dengan pejabat militer sebelumnya yang jatuh, seperti Xu Caihou dan Guo Boxiong.

Mantan perwira militer Yao Cheng mengamati bahwa petunjuk yang diumumkan mengarah ke tingkat yang lebih tinggi, Wakil Ketua Komisi Militer Pertama, Zhang Youxia, dan bahwa pembersihan belum berakhir, membuat semua orang waspada.

Sejak Xi Jinping mengambil alih sebagai pemimpin Partai Komunis Tiongkok, diperkirakan sekitar 170 perwira tinggi telah ditangkap hingga Kongres Nasional ke-20 Partai Komunis Tiongkok pada tahun 2022; jumlah yang ditangkap setelah Kongres Nasional ke-20 diperkirakan mencapai puluhan.

Xi Jinping baru saja mengadakan pertemuan politik militer di Yan’an pada 17 Juni. Yaita Akio mengamati: (1) Efek dari peristiwa ini? Apakah ini tanda awal dari peningkatan kekacauan internal di Partai Komunis Tiongkok? (2) Mantan Menteri Luar Negeri Qin Gang masih belum ditemukan, bagaimana ini harus diinterpretasikan? ***

Pebulutangkis Asal Tiongkok yang Berusia 17 Tahun Meninggal Dunia Setelah Pingsan Sewaktu Pertandingan  di Yogyakarta

YOGYAKARTA—Seorang pemain Tiongkok berusia 17 tahun meninggal setelah pingsan di lapangan saat ajang Badminton Asia Junior Championships 2024 di GOR Among Rogo, Yogyakarta, pada Minggu (30/6/2024) malam. Hal demikian dikonfirmasi oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) pada Senin.

Zhang Zhijie bermain melawan Kazuma Kawano dari Jepang di Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia  ketika ia pingsan dan mengalami kejang-kejang.

Para pejabat bulu tangkis mengatakan tim-tim medis merawat Zhang Zhijie di lapangan dan ia pun  dilarikan dengan ambulans ke rumah sakit terdekat.

Zhang Zhijie kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Sardjito, rumah sakit utama milik pemerintah di Yogyakarta.

“Kesimpulan dari pemeriksaan dan pengobatan korban pada kedua rumah sakit tersebut menunjukkan hasil yang sama yaitu korban mengalami henti jantung mendadak,” ujar Broto Happy, juru bicara Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia, kepada wartawan pada konferensi pers.

Para pemain dan otoritas bulu tangkis di Yogyakarta memberikan penghormatan kepada Zhang Zhijie dengan  mengheningkan cipta selama satu menit di lapangan pada hari Senin pagi sebelum pertandingan perempat final.

Badminton Asia mengatakan bahwa mereka “sangat sedih” dan menyampaikan belasungkawa kepada orang tua dan keluarga Zhijie, dengan menambahkan: “Dunia bulutangkis telah kehilangan seorang pemain berbakat.”

Asosiasi Bulu Tangkis Tiongkok menyampaikan belasungkawa dan dukungannya kepada keluarga Zhijie, dan menggambarkannya sebagai pemain yang “mencintai bulu tangkis dan merupakan atlet yang luar biasa dari tim bulu tangkis pemuda nasional.” (Vv)

Struktur Poligon Aneh Ditemukan Terkubur di Bawah Permukaan Mars

EtIndonesia. Sebuah struktur poligon aneh telah ditemukan di bawah permukaan Mars, memberikan para ahli wawasan baru tentang susunan planet tersebut.

Kemajuan teknologi telah memungkinkan para ilmuwan mengungkap pesan menakjubkan tentang alam semesta kita, seperti reservoir air raksasa yang mengambang di ruang angkasa dan planet “kelebihan berat” yang “seharusnya tidak ada”.

Penemuan baru di permukaan Mars datang dari penjelajah Tiongkok Zhurong, yang merupakan misi Tiongkok pertama yang mendarat di Planet Merah.

Zhurong sedang menjelajahi Utopia Planitia – salah satu cekungan dampak terbesar di Mars – dan telah memberikan wawasan baru berkat teknologi baru yang telah berkembang sejak terakhir kali dieksplorasi oleh Viking 2 pada tahun 1976.

Di bawah permukaan, penjelajah Tiongkok menemukan 16 struktur poligonal terkubur yang diyakini para ahli terbentuk oleh siklus beku-mencair yang menciptakan retakan di medan saat berada di permukaan.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Nature Astronomy, terungkap bahwa radar pada penjelajah Zhurong menemukan struktur poligonal 35 meter di bawah dan melihat seperti apa bentuknya secara horizontal, sepanjang 1,9 kilometer, untuk pertama kalinya.

Bukti sebelumnya telah mengungkapkan bahwa banjir terjadi di cekungan tersebut sekitar 3 miliar tahun yang lalu dan bahwa struktur tersebut terbentuk oleh sedimen dan proses termal lainnya.

Tidak ada bukti bahwa struktur tersebut terbentuk melalui lava, seperti beberapa struktur poligonal yang terlihat di Bumi, seperti Giant’s Causeway di Irlandia Utara.

Studi ini membantu memastikan bahwa atmosfer awal Mars bervariasi, sehingga menyebabkan proses pembekuan dan pencairan. Para ahli menduga Mars pernah memiliki kemiringan (kemiringan sumbu) yang lebih tinggi dibandingkan sekarang, yang berarti musim di sana mungkin sangat berbeda.

Penulis studi menjelaskan: “Terjadi di lintang rendah (∼25° LU), medan poligonal, yang ditafsirkan kemungkinan besar terbentuk oleh retakan kontraksi termal, menjadi alasan kuat atas kemiringan awal Mars yang tinggi.

“Struktur bawah permukaan dengan bahan penutup yang menutupi medan palaeo-poligonal yang terkubur menunjukkan bahwa ada transformasi paleoklimatik yang penting beberapa waktu setelahnya.” (yn)

Sumber: indy100

116 Orang Tewas Terinjak-injak di Acara Keagamaan Hindu di India

Reuters

Sebanyak 116 orang kebanyakan dari mereka adalah wanita dan anak-anak, tewas dalam desak-desakan di sebuah acara keagamaan Hindu di India utara pada  Selasa 2 Juli. Hal demikian disampaikan oleh pihak berwenang dalam salah satu tragedi terburuk di negara itu dalam beberapa tahun terakhir.

Insiden tersebut terjadi di sebuah desa di distrik Hathras di Uttar Pradesh, sekitar 200 km tenggara ibukota negara, New Delhi, di mana pihak berwenang mengatakan bahwa ribuan orang berkumpul di tengah cuaca panas pada sore hari.

Desak-desakan terjadi ketika kerumunan orang mulai merangsek ke arah panggung setelah acara untuk menyentuh pengkhotbah yang turun, kata Yogi Adityanath, kepala menteri Uttar Pradesh, negara bagian terpadat di India.

Meskipun penyebabnya belum pasti, administrator distrik Hathras, Ashish Kumar, menyatakan bahwa hal ini mungkin terjadi “karena kepadatan yang berlebihan pada saat orang-orang mencoba untuk meninggalkan tempat tersebut”.

Seorang pejabat senior negara bagian lainnya, Chaitra V., mengatakan kepada penyiar India Today bahwa orang-orang mungkin telah kehilangan pijakan mereka ketika mereka mencari air di tengah cuaca yang panas.

“Ada lumpur basah di satu tempat di mana orang-orang mungkin terpeleset. Juga karena panasnya cuaca, orang-orang mungkin menuju ke tempat di mana air disimpan dan hal ini juga dapat menyebabkan insiden ini,” katanya, menambahkan bahwa 18 orang terluka dan dirawat di rumah sakit.

Polisi mengatakan bahwa mereka telah melakukan investigasi dan berjanji akan menindak siapa pun yang terbukti bertanggung jawab, dan menambahkan bahwa jumlah orang yang hadir mungkin lebih banyak dari yang diizinkan.

“Kelalaian pihak berwenang juga akan diselidiki dan tindakan akan diambil berdasarkan laporan yang akan tersedia dalam waktu 24 jam,” ujar kepala polisi negara bagian Prashant Kumar.

Klip video yang direkam oleh kantor berita ANI, di mana Reuters memiliki saham minoritas, menunjukkan mayat-mayat yang ditumpuk di bagian belakang truk dan diletakkan di dalam kendaraan.

Dompet dan tas yang tertutup debu, ditumpuk di tempat tersebut, dengan orang-orang yang duduk  memilah-milahnya untuk mengidentifikasi barang-barang mereka. Telepon genggam juga ditumpuk bersama, menunggu untuk diambil oleh pemiliknya.

Sebuah video di media sosial menunjukkan kerumunan orang memadati area tenda, berdiri dan mendengarkan lagu-lagu rohani sambil melambaikan tangan ke arah pemuka agama yang duduk di atas panggung.

Video tersebut juga menunjukkan beberapa wanita berpegangan pada tiang-tiang bambu yang menopang kanopi untuk mendapatkan pemandangan yang lebih baik di atas kerumunan massa.

Kantor berita Reuters tidak dapat segera memverifikasi gambar-gambar yang beredar di media sosial.

“Pasti ada sekitar 50.000 orang … di gerbang di jalan raya, beberapa orang pergi ke kiri dan beberapa orang pergi ke kanan, desak-desakan disebabkan oleh kebingungan tersebut,” Suresh Chandra, seorang saksi mata yang berada di pertemuan tersebut, mengatakan kepada media lokal.

Seema, seorang wanita yang melakukan perjalanan dari sebuah kota yang berjarak hampir 60 km jauhnya untuk menghadiri acara tersebut, mengatakan bahwa ia sedang meninggalkan tempat tersebut ketika insiden terjadi. Ia ditemani oleh tiga orang kerabatnya, dua di antaranya tewas.

Desak-desakan dan kecelakaan lain yang melibatkan kerumunan orang banyak di pertemuan keagamaan dan tempat ziarah kerap terjadi di masa lalu dan sering kali disalahkan dengan manajemen kerumunan yang buruk.

Sebuah insiden di India tengah pada  2013 menewaskan 115 orang, sementara hampir 250 orang tewas pada  2008 dan lebih dari 340 orang tewas saat ziarah tahunan di negara bagian barat Maharashtra pada 2005, menurut laporan media setempat.

Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan bahwa pemerintah federal membantu negara bagian ini dan mengumumkan sebuah kompensasi sebesar 200,000 rupee  untuk keluarga korban tewas dan 50,000 rupee untuk mereka yang terluka. (asr)

Keluarga Menjelajah Facebook Menemukan Wajah Familiar yang Tidak Pernah Mereka Lihat Selama 7 Tahun

EtIndonesia. Tujuh tahun yang lalu, hal yang tak terduga terjadi pada Brittany Simpson dan keluarganya. Anjing kesayangan mereka, Ruger, hilang dari halaman depan rumah mereka — seperti menjadi korban penculikan anjing.

“Kami mencari selama sebulan penuh setelah dia hilang,” tulis Simpson dalam sebuah postingan, menambahkan bahwa Ruger telah diberi mikrochip. Namun, pencarian mereka tidak membuahkan hasil.

Sayangnya, seiring berjalannya waktu, Ruger tidak pernah terlihat lagi.

Namun, baru-baru ini, sesuatu terjadi.

Minggu lalu, Simpson sedang menjelajah Facebook ketika dia menemukan sebuah foto yang membuatnya terkejut. Foto tersebut adalah seekor anjing yang diposting di forum “hewan hilang/ditemukan” oleh seorang dermawan bernama Rebecca.

Beberapa jam sebelumnya, Rebecca menemukan anjing itu berkeliaran di propertinya dalam kondisi yang buruk. Dia berharap keluarganya akan mengenalinya — tanpa mengetahui betapa lamanya mereka tidak melihat anjing tersebut.

Simpson terkejut.

“Saya langsung melihatnya dan hati saya langsung hancur!” kata Simpson kepada The Dodo. “Saya berpikir, ‘Itu sangat mirip dengan anjing saya.’”

Anjing itu lebih tua dari yang pernah dia kenal dari Ruger, tentu saja, tetapi anjing yang ditemukan itu memiliki semua tanda khas yang diingat Simpson.

“Saya percaya ini adalah anjing saya,” tulis Simpson dalam komentar pada postingan Rebecca. “Dia sudah hilang selama 7 tahun!”

Dia memposting foto sebagai bukti.

Kegembiraan berputar saat kebenaran terungkap — anjing yang hilang itu adalah Ruger.

“[Rebecca] membawanya ke dokter hewan,” kata Simpson. “Saya mendapat telepon sekitar satu jam kemudian dari agen mikrochip dan itu memang anjing saya!”

Simpson bergegas ke dokter hewan untuk akhirnya bertemu kembali dengan anak anjing yang pernah dia pikir tidak akan pernah dilihatnya lagi.

Sebelum Ruger hilang, dia adalah teman tercinta bagi anak-anak kecil Simpson. Meskipun mereka telah tumbuh besar sejak saat itu, Ruger tidak pernah hilang dari hati mereka.

Simpson merekam momen ketika dia memberi tahu mereka bahwa Ruger tidak lagi hanya sekadar kenangan.

Sekarang, Ruger kembali di rumah, perlahan-lahan menyesuaikan diri kembali dengan kehidupan bersama keluarga yang penuh kasih. Keberadaannya selama bertahun-tahun itu tetap tidak diketahui, tetapi kondisi kulit yang tidak diobati yang dia derita menunjukkan bahwa dia bukan prioritas bagi siapa pun yang telah merawatnya.

“Dia mulai kembali normal sekarang,” kata Simpson.

Ruger kembali ke tempat yang seharusnya — dan keluarganya tidak bisa lebih bahagia.

“Rasanya seperti kami hidup dalam mimpi,” kata Simpson. “Kami hanya duduk dan memeluknya serta melihatnya tidur.” (yn)

Sumber: the dodo

Bocah 10 Tahun dan Kakeknya yang Buta di Thailand Berjalan Lebih dari 100 Km untuk Mengemis Setelah Kehilangan Rumahnya

EtIndonesia. Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun baru-baru ini terlihat menuntun kakeknya yang buta dalam perjalanan panjang untuk mengemis agar dapat bertahan hidup.

Mereka dilaporkan melakukan perjalanan tanpa alas kaki dari satu distrik di Provinsi Sakon Nakhon ke distrik lain dan kemudian kembali lagi. Jarak total diukur lebih dari 100 km.

Setelah melihat video tersebut, otoritas terkait mengulurkan tangan untuk menawarkan bantuan.

Seorang pengguna Facebook, บ่าวสว่างแดนดิน, memposting video pada tanggal 24 Juni tentang seorang anak laki-laki yang memegang tangan kakeknya yang buta saat mereka melakukan perjalanan jauh untuk mengemis setelah menghadapi kesulitan keuangan.

OP menjelaskan dalam captionnya bahwa bocah lelaki yang duduk di bangku kelas 4 SD itu berjalan lebih dari 100 km bersama kakek dan ibunya dari Distrik Wanon Niwat menuju Distrik Sawang Daeng Din.

Dia juga menyerukan masyarakat untuk memberikan dukungan dan bantuannya, jika ada yang melihat mereka di sepanjang jalan.

Video tersebut menarik perhatian pers, dan wartawan mengunjungi rumah mereka pada 2 Juli.

Menurut Matichon Online, kakeknya adalah Sudjai, 72 tahun, yang buta sejak usia 25 tahun karena kecelakaan mobil. Dia tinggal bersama putrinya yang berusia 44 tahun, Pisamai, dan cucunya di sebuah rumah terpisah berlantai dua.

Pisamai mengatakan kepada media Thailand bahwa rumah yang mereka tinggali dulunya adalah milik mereka, namun suaminya menggadaikan rumah tersebut dan gagal melakukan pembayaran.

Rumah tersebut kemudian disita, dan mereka harus menyewanya dan membayar 700 baht (sekitar Rp 311 ribu) per bulan.

Namun, mereka melewatkan pembayaran sewa karena tidak punya uang dan pekerjaan.

Kakek Sudjai dulunya adalah seorang pengamen jalanan bersama teman-temannya, namun setelah teman-temannya mereka meninggal, dia menyerah dan beralih mengemis.

Putri dan cucunya juga membantu mengemis untuk bertahan hidup sehari-hari.

Pada beberapa kesempatan, anak laki-laki tersebut harus membolos karena dia tidak dapat kembali ke sekolah tepat waktu.

Pisamai mengatakan mereka berkeliling meminta sedekah di hampir setiap distrik, mendorong gerobak tanpa alas kaki. Terkadang ayah dan putranya duduk di dalamnya dan turun di berbagai rumah untuk meminta-minta.

Saat hari mulai gelap, mereka tidur di kuil.

Menurut artikel Matichon, Kakek Sudjai mengatakan bahwa mereka tidak punya pilihan selain mengemis karena tidak punya uang. Jika bisa, mereka lebih memilih mendirikan warung dan menjalankan usaha sendiri, tambahnya.

OP memperbarui di bagian komentar pada tanggal 2 Juli bahwa pihak terkait telah mendekati keluarga tersebut untuk menawarkan bantuan. (yn)

Sumber: mustsharenews

Polisi Patroli Laut Tiongkok Menaiki Kapal Nelayan Taiwan Secara Paksa Lalu Memeriksa dan Membawa Pergi Kapal, Ada 3 ABK WNI di Dalamnya

Ketika kapal penangkap ikan Penghu Taiwan “Dajinman No. 88” sedang menangkap cumi-cumi di perairan Fuguodun Kinmen tadi malam, tiba-tiba didekati oleh 2 unit kapal patroli laut Tiongkok untuk mengambil gambar, kemudian menaikinya secara paksa. Setelah memeriksa dan mengendalikan kapal, kapal tersebut dibawa secara paksa ke Tiongkok setelah konfrontasi dengan kapal Penjaga Pantai Taiwan.

Diwartakan NTD, pada Rabu (3/7/2024) pukul 10.00 waktu Taiwan, Polisi Penjaga Pantai Taiwan mengadakan konferensi pers untuk menjelaskan insiden tersebut.

Setelah pihak Penjaga Pantai Taiwan menerima laporan tersebut, mereka bergegas mengirim 2 unit kapal menggunakan rute intersepsi menembus jauh ke dalam iringan kapal, kemudian mengirim lagi satu kapal lain untuk membantu. Ketiga kapal tersebut sempat berhadapan dengan kapal patroli laut Tiongkok.

Saat itu polisi penjaga pantai yang berada di atas kapal menyiarkan permintaan untuk membebaskan kapal nelayan Taiwan. Penjaga Pantai menemukan ada 4 unit kapal patroli laut Tiongkok lainnya yang berada di daerah sekitar. Akhirnya, petugas patroli laut Tiongkok membawa kapal tersebut ke Pelabuhan Weitou di Provinsi Fujian. Sementara itu, identitas dari 5 orang yang berada di dalam kapal “Dajinman 88” tersebut adalah seorang kapten bermarga Hong, seorang awak kapal berkewarganegaraan Taiwan, dan 3 orang pekerja migran dari Indonesia. (sin)

Jerman Telah Menggeser Strategi Tiongkok di Tengah Perubahan Perilaku Beijing

“Sangat jelas bahwa penekanan tersebut telah bergeser dari satu fokus mengenai kemitraan dan kerja sama menjadi menekankan lebih banyak pertandingan dan bahkan lebih banyak persaingan,’ kata diplomat itu.

 Aaron Pan – The Epoch Times

Perubahan perilaku rezim Tiongkok terhadap komunitas internasional telah memaksa Jerman meninjau kembali kebijakannya terhadap Tiongkok, menurut seorang tokoh diplomat Jerman yang terkemuka.

Berbicara dalam acara kebijakan luar negeri di Institut Hudson pada  28 Juni, Direktur Jenderal Luar Negeri Thomas Bagger, Wakil Menteri Luar Negeri Jerman, menyatakan bahwa posisi Jerman terhadap Tiongkok, berdasarkan pendekatan tripartitnya—sebagai mitra, petanding, dan saingan sistemik—telah beralih ke saingan.

“Sangat jelas bahwa penekanan tersebut telah bergeser dari satu fokus mengenai kemitraan dan kerja sama menjadi menekankan lebih banyak pertandingan dan bahkan lebih banyak persaingan,” kata Thomas Bagger.

Thomas Bagger mencatat bahwa Jerman kini mengubah pendekatannya terhadap Tiongkok, berfokus pada pengurangan risiko dan pengurangan ketergantungan pada Beijing, khususnya setelah pandemi COVID-19. Hal ini termasuk mengurangi ketergantungan pada Tiongkok dalam bidang peralatan medis, perbekalan kesehatan dasar, dan bahan baku teknologi. Ia mengakui bahwa pemisahan dengan Tiongkok “akan sangat merugikan perekonomian Jerman.”

Thomas Bagger mengatakan Jerman terbuka dengan Beijing mengenai perubahan perilaku Beijing. “Pendekatan Tiongkok terhadap kami, terhadap tetangga Tiongkok, di arena internasional telah berubah sedemikian rupa sehingga memaksa kami untuk meninjau kembali kebijakan kami mengenai Tiongkok. Ini adalah sebuah reaksi terhadap kelakuan Tiongkok.”

Tahun lalu, Jerman meluncurkan strategi pertamanya mengenai Tiongkok, yang menandai pergeseran strategis yang dilakukan Jerman untuk mengurangi ketergantungan ekonomi pada Tiongkok. Strategi tersebut memberikan kerangka kerja untuk meningkatkan kerja sama yang adil dengan Tiongkok yang sejalan dengan nilai-nilai dan kepentingan-kepentingan Jerman.

Thomas Bagger juga memperingatkan dukungan rezim Tiongkok terhadap upaya  militer Rusia dalam perang Rusia dengan Ukraina, yang merugikan kepentingan inti Jerman dan Eropa, dan dapat merusak reputasi Beijing.

“Jika dan ketika Tiongkok terus-menerus melanggar kepentingan inti Eropa di bidang keamanan benua Eropa, hal ini akan menimbulkan dampak yang semakin besar bagi Tiongkok. Jika Tiongkok terus-menerus mendukung upaya perang Rusia melawan Ukraina, hal itu juga akan menyebabkan konsekuensi terhadap hubungan bilateral Jerman-Tiongkok dan Eropa-Tiongkok.”

Mitra Dagang yang Rumit

Tiongkok telah menjadi mitra dagang utama Jerman sejak  2015. Namun, pada kuartal pertama tahun ini, Amerika Serikat menggantikan Tiongkok di posisi teratas. Perdagangan Jerman dengan Amerika Serikat—-gabungan ekspor dan impor-—berjumlah 63 miliar euro (U$D 68 miliar) dari  Januari hingga Maret, sedangkan angka untuk Tiongkok hanya kurang dari 60 miliar euro, menurut data yang ada.

Pada  2023, Tiongkok menjadi mitra dagang utama Jerman selama delapan tahun berturut-turut, dengan volume mencapai 253 miliar euro (U$D 27o miliar), meskipun hanya beberapa ratus juta melampaui Amerika Serikat.

Pada  12 Juni, Uni Eropa mengumumkan akan mengenakan tarif impor kendaraan listrik Tiongkok sebesar 38,1 persen mulai bulan Juli setelah penyelidikan selama delapan tahun. Uni Eropa menuduh Beijing memberikan subsidi yang tidak adil. Langkah ini mengikuti keputusan Washington bulan lalu untuk menaikkan tarif kendaraan listrik Tiongkok dari 25 persen menjadi 100 persen.

Namun, Jerman menentang kenaikan tarif yang diterapkan oleh Uni Eropa, produsen-produsen mobil besar di Jerman, seperti BMW, Mercedes-Benz, dan Volkswagen, khawatir akan terpukul dengan adanya tarif-tarif pembalasan oleh Tiongkok. Perusahaan ini memiliki pabrik produksi mobil besar-besaran di Tiongkok yang mendapatkan keuntungan dari insentif-insentif pajak dan kebijakan-kebijakan subsidi Beijing.

Sementara itu, kepercayaan bisnis di antara perusahaan-perusahaan Eropa terhadap Tiongkok sedang menurun sejak tahun lalu, menurut survei terbaru yang dilakukan oleh Kamar Dagang Uni Eropa di Tiongkok dalam laporannya “Bisnis Eropa dalam Survei Keyakinan Bisnis Tiongkok Tahun 2024.” Sebuah rekor 68 persen perusahaan melaporkan bahwa bisnis menjadi lebih menantang di negara perekonomian terbesar kedua di dunia itu.

Survei tersebut menemukan bahwa perusahaan-perusahaan Eropa di Tiongkok mengalami ketidakpastian dibandingkan menikmati pemulihan yang kuat seperti yang diharapkan. Laporan tersebut menyatakan bahwa masalah struktural Tiongkok—seperti melambatnya permintaan, meningkat kelebihan kapasitas, dan kemerosotan yang sedang berlangsung di sektor properti—dan juga akses pasar dan hambatan-hambatan peraturan, terus menghantam perusahaan-perusahaan Eropa.

Survei tersebut mencatat strategi  yang digunakan para perusahaan ini untuk beradaptasi dengan lingkungan bisnis Tiongkok dapat menciptakan siklus negatif bagi Tiongkok dan memperburuknya kesulitan perekonomian Tiongkok. (Viv)

Jaringan Makanan dan Minuman dari Daratan Tiongkok Berjuang di Pasar Hong Kong

Beberapa toko terpaksa tutup dalam waktu setahun, di mana para analis menyalahkan margin keuntungan yang ketat di sektor ini, ditambah dengan kejenuhan pasar

 Leo Cheung – The Epoch Times

Dengan adanya pencabutan pembatasan COVID, banyak rantai makanan dan minuman bermerek dari daratan Tiongkok memasuki pasar Hong Kong, yang membuka toko di distrik-distrik yang sibuk. Namun, banyak dari merek-merek ini  kesulitan mempertahankan popularitas bisnisnya, di mana beberapa toko tutup dalam setahun pembukaan, termasuk “LMM Hand Crashed Lemon Tea,” “Radish Southward,” dan “GuluGulu.”

Para analis mengaitkan penutupan toko-toko ini dengan margin keuntungan yang ketat di sektor industri makanan dan minuman serta adanya kejenuhan pasar, sehingga menyulitkan merek-merek ini untuk diserap dengan cepat.

Data keseluruhan menunjukkan bahwa sejak pertengahan tahun 2023, setidaknya ada 42 merek katering daratan Tiongkok  mulai beroperasi di Hong Kong, mencakup “Tanyu,” “Muwu BBQ,” “Season Coconut Grove,” “Tai Er Suancai & Fish,” dan lainnya, di mana total berjumlah lebih dari 100 toko di lokasi-lokasi utama.

Pengunjung di Jalanan : Mencoba Sekali Sebagai Hal Baru, Tidak Percaya pada Merek Daratan

“Mixue Ice Cream & Tea,” yang akhirnya dibuka di pusat kota Mong Kok pada akhir tahun 2023, awalnya menarik banyak orang mengantri sampai di luar tetapi baru-baru ini telah kehilangan daya tariknya. 

The Epoch Times mewawancarai Ah Jun, salah satu pelanggan “Mixue Ice Cream & Tea” di Mong Kok. Ah Jun mengatakan bahwa minuman yang ada di Mong Kok “lebih murah daripada minuman yang dijual di toko-toko minuman di tempat-tempat lain. Limun yang saya minum harganya hanya HK$ 9 (U$D 1,2), sekitar setengah harga di toko-toko di tempat-tempat lain.” Menurutnya bahwa rasanya “kurang lebih sama dengan toko-toko di tempat-tempat lain, dan enak saja.” Ia mengaitkan peningkatan jumlah toko lemon karena rasa ingin tahu masyarakat Hong Kong. “Orang Hong Kong suka mencoba hal-hal baru,” katanya

Ah Jun mengatakan, ia juga pernah mencoba merek makanan  daratan, seperti ikan dengan acar dan BBQ di Hong Kong, namun ia mengakui bahwa ia “hanya ingin mencoba sesuatu yang baru, dan sekali coba saja sudah cukup.” Ia yakin banyak merek daratan yang gagal karena penduduk setempat tidak terbiasa dengan citarasanya.

 Kan, yang bekerja di industri perbankan, menunjukkan bahwa sementara Hong Kong menawarkan lingkungan bisnis yang bebas, pasar pada akhirnya memutuskan merek mana yang bertahan. Ia menyatakan keengganannya untuk berlangganan merek-merek daratan, mengutip kekhawatiran atas kualitas bahan-bahan meskipun harganya murah. Ia meragukan bahwa harga yang murah seperti itu masih mampu berkelanjutan mengingat harga sewa dan biaya tenaga kerja yang tinggi di Hong Kong, menunjukkan kemungkinan kompromi dalam kualitas bahan. Mungkin ada “manipulasi bahan-bahan mentah dengan satu atau lain cara. 

Ratusan Perusahaan di Daratan Berbondong-bondong ke Hong Kong, Banyak di antaranya yang ‘Bangkrut’

“LMM Hand Crashed Lemon Tea,” sebuah perusahaan dengan lebih dari 50 outlet di  daratan, datang ke Hong Kong pada  Juni 2023, membuka beberapa toko di lokasi yang berbeda. Salah satunya, di Gedung Hang Lung sepanjang Jalan Nathan di Mong Kok, yang disewa dengan harga HK$70.000 (sekitar U$D 9.000) per bulan untuk  luas lantai sekitar 300 kaki persegi (27,89 meter persegi). Sewa toko di lantai dasar gedung ini semula dijadwalkan sampai hingga  April 2025, namun sejak  Januari tahun ini (2024), toko itu telah kosong dengan harga sewa baru sebesar HK$50.000 (U$D 6.400) untuk mencari penyewa baru. Sampai saat ini toko tersebut belum dibuka kembali, hanya terpampang beberapa iklan poster agen real estate di pintu toko itu yang mencari penyewa baru.

Selain itu, merek masakan Hunan “Radish Southward” mulai menyewa lantai dasar Dundas Plaza, yang luasnya lebih dari 158 meter persegi, seharga HK$250.000 (U$D 32.000) per bulan. Sewa itu seharusnya berlangsung sampai bulan Desember 2026, namun hanya dalam beberapa bulan, toko tersebut kembali dipasarkan, mencari penyewa baru.

Toko makanan ringan Guangzhou “GuluGulu” (Meatball House) memiliki lebih dari 500 toko outlet di Tiongkok. Pada September 2023, “GuluGulu” membuka toko di Jalan Nathan dekat stasiun MTR Yau Ma Tei dengan sewa bulanan sebesar HK$60,000 (U$D 7.700). Namun, toko tersebut tersedia untuk disewakan kembali pada akhir  April, dan setiap calon penyewa baru akan mendapat manfaat tambahan dari pengambilan kepemilikan atas semua pakaian yang ditinggalkan oleh pemilik sebelumnya.

Selain itu, “XitaLaoTaiTai,” jaringan restoran barbekyu dengan lebih dari 400 gerai di Tiongkok, memiliki toko di New Mandarin Center di Tsim Sha Tsui East, yang disewakan per bulan sebesar HK$300.000 (U$D 38.400). Toko tersebut buka pada  April 2023, namun baru-baru ini dilaporkan bahwa pemilik toko itu telah menunggak uang sewa selama beberapa bulan. Toko itu telah disewakan lagi, tetapi restoran barbekyu akan tetap buka sampai ada penyewa baru.

Komentator: Sulit untuk Menjelaskan Mengapa Penduduk  Daratan Tiongkok Melakukan Hal-Hal yang Kacau

Law Ka-chung, komentator makroekonomi dan pasar global, mengatakan di salah satu program YouTube Epoch Times yang menampilkan merek-merek daratan Tiongkok  ini mungkin tidak memiliki pemahaman menyeluruh mengenai pasar Hong Kong, khususnya ketika citarasanya berbeda dari citarasa orang-orang Hong Kong. Ia juga mengamati bahwa para penduduk daratan cenderung melakukan hal-hal “yang kacau,” yang menurutnya sulit untuk dipahami.

Law Ka-chung, menunjukkan bahwa berbagai perusahaan  daratan biasanya memulai dengan heboh, “membuka 20 atau 30 toko sekaligus,” yang akan membawa masalah-masalah besar dalam pengelolaan pengeluaran. Ia mengatakan meskipun harga sewa di Hong Kong telah turun sepertiga dari harga tertingginya, harga sewa tersebut masih lebih mahal dibandingkan dengan harga sewa di daratan. Selain itu, pasar mungkin tidak mampu menampung semuanya. 

Sektor Ritel Lebih Buruk Dibanding Saat Pandemi, Sektor Kuliner Masih Belum Pulih Kembali Seperti Pada Kondisi Sebelum Pandemi

Pemulihan Hong Kong setelah pandemi berjalan lambat, begitu juga dengan situasi penjualan ritel yang bahkan menjadi lebih buruk. Menurut Departemen Sensus dan Statistik, total nilai penjualan ritel sementara di  April adalah HK$29.576 miliar (U$D 3,8 miliar), turun 14,7 persen tahun-ke-tahun. Itu adalah penurunan tahun-ke-tahun yang terbesar sejak bulan Juli 2020 selama pandemi. Dibandingkan dengan angka di  April, bahkan lebih buruk dibandingkan April 2022 saat pandemi.

Adapun pendapatan restoran mencapai HK$9,342 miliar (U$D 1,196 miliar) pada Maret 2024, sedikit lebih rendah dibandingkan HK$9,361 miliar (U$D 1,198 miliar) yang tercatat pada periode yang sama tahun lalu, namun masih lebih rendah dibandingkan HK$9.194 miliar hingga 10,589 miliar (U$D 1,177 hingga 1,356 miliar) pada periode yang sama dari tahun 2017 hingga 2019 sebelum pandemi.

Meskipun laju pemulihan Hong Kong masih lemah, pemerintah daerah masih tetap mendorong berbagai perusahaan Tiongkok  membuka usaha di Hong Kong.

Pada  November 2023, Invest Hong Kong berangkat ke Kota Nantong di Provinsi Jiangsu untuk bersama-sama menyelenggarakan seminar dengan Pemerintah Provinsi Jiangsu untuk mendorong perusahaan di Provinsi Jiangsu untuk “go global” dan berekspansi ke pasar-pasar luar negeri. Hadir pula Li Xuelin, Ketua Jiangsu Hefu Catering Management Co. Ltd. yang berbagi pengalamannya pergi ke Hongkong untuk memperluas bisnis di luar negeri. Menurut catatan, “Mie Hefu” miliknya memiliki 400 toko di lebih dari 60 kota di Tiongkok Daratan. “Mie Hefu” juga dibuka di Causeway Bay pada Februari tahun ini (2024).

Pada  April tahun ini, Invest Hong Kong pergi ke Chengdu di Sichuan dan, bersama dengan Departemen Perdagangan Provinsi Sichuan, mengadakan pertemuan pertukaran berjudul “Hong Kong – Platform Anda untuk Menjadi Global” untuk membantu perusahaan Makanan dan Minuman Sichuan “Go Global.” Hal itu untuk mempromosikan berbagaipeluang investasi dan pengembangan di industri katering Hong Kong dan mendorong perusahaan katering Sichuan untuk memanfaatkan peluang dan meningkatkan merek-mereknya melalui reputasi internasional Hong Kong sebagai platform untuk memasuki pasar luar negeri. (vv)

Kasus Medis Langka Seorang Pria Disengat Lebah di Bola Matanya

EtIndonesia. Dalam salah satu dari beberapa kasus medis yang terdokumentasi, seorang pria dari Philadelphia disengat lebah langsung di bola matanya dan harus menanggung konsekuensi serius.

Kebanyakan orang takut disengat lebah di mana pun di tubuh mereka, tetapi bayangkan jika sengat itu menembus bola mata Anda saat Anda sedang berjalan santai. Sayangnya, itulah yang dialami oleh seorang pria Philadelphia berusia 55 tahun yang datang ke unit gawat darurat dengan penglihatan yang memburuk parah dan rasa sakit di mata kanannya setelah disengat lebah di bola matanya dua hari sebelumnya.

Pasien tersebut mengatakan kepada dokter bahwa dia langsung pergi ke rumah sakit setelah disengat, dan dokter di sana telah mengeluarkan sengat lebah tersebut dan mengirimnya pulang. Ternyata, mereka tidak melakukan pekerjaan yang cukup baik dan sepotong sengat masih tertinggal di bola mata pria tersebut.

Saat memeriksa mata kanan pria tersebut dua hari setelah sengatan lebah, para ahli oftalmologi Talia Shoshany dan Zeba Syed menemukan bahwa matanya bengkak, meradang, dan merah, dengan darah terlihat mengumpul di bagian bawah iris. Pria tersebut juga merasakan banyak rasa sakit dan tes cepat menunjukkan bahwa penglihatannya telah memburuk hingga hampir tidak bisa menghitung jari.

Dengan memeriksa bola mata pria tersebut menggunakan lampu celah, sebuah mikroskop dengan cahaya terang, dokter mampu mengidentifikasi masalahnya – sebuah fragmen sengat yang tajam tepat di perbatasan antara kornea dan bagian putih matanya. Mereka mengeluarkannya dengan mikropenset khusus oftalmik dan meresepkan tetes mata antibakteri dan prednisolon topikal.

Kondisi pria tersebut tidak langsung membaik, tetapi Shoshany dan Syed melaporkan bahwa pada pemeriksaan lanjutan lima bulan kemudian, penglihatannya membaik menjadi 20/25. Mengenai bagaimana pria tersebut bisa disengat di bola matanya, detailnya tidak diketahui, tetapi dia diduga sangat tidak beruntung, karena insiden semacam itu sangat langka, dengan hanya beberapa kasus yang terdokumentasi dalam literatur ilmiah.(yn)

Sumber: odditycentral

Wanita Rusia Terkejut Mengetahui Bahwa Dia Telah Menikah dengan Pria Mesir Setelah Kehilangan Paspornya

EtIndonesia. Seorang wanita Rusia berusia 24 tahun baru-baru ini mendapat kejutan besar ketika mengetahui bahwa dia telah menikah dengan seorang warga negara Mesir sejak tahun 2022, sekitar setahun setelah kehilangan paspornya.

Warga Sankt Peterburg yang tidak disebutkan namanya itu kehilangan paspornya pada musim panas tahun 2021, namun meski telah melaporkan kehilangan paspornya tersebut kepada polisi setempat, dia tidak pernah repot-repot menerbitkan kembali dokumen perjalanannya.

Dia tidak benar-benar membutuhkan paspor baru setelah itu dan dia tidak pernah berpikir bahwa paspor lamanya dapat digunakan oleh orang lain, namun awal tahun ini, ketika dia mencoba untuk membuat akta kelahiran untuk bayinya, wanita muda tersebut mengetahui bahwa suaminya, seorang pria Mesir bernama Mustafa, juga perlu hadir. Dia belum pernah bertemu Mustafa, apalagi menikah dengannya, namun kantor pendaftaran Rusia mencantumkan dia sebagai pasangannya.

Tidak jelas apakah Mustafa sendiri yang menemukan paspor wanita tersebut, atau apakah dia membelinya dari seseorang di pasar gelap, namun menurut laporan berita baru-baru ini, warga negara Mesir tersebut menggunakan dokumen tersebut untuk mengajukan izin tinggal sementara di Rusia, dan mengklaim bahwa dia adalah orang yang bertanggung jawab, suami dari penduduk St. Petersburg. Dokumen tersebut berisi catatan pernikahan yang diduga terjadi pada Januari 2022.

Setelah mendengarkan kesaksian wanita tersebut dan memastikan bahwa dia telah menyatakan paspornya hilang tiga tahun lalu dan tidak pernah bertemu dengan suaminya yang berkewarganegaraan Mesir, pengadilan Rusia membatalkan pernikahan tersebut.

Kabar aneh ini menjadi viral di Rusia pekan lalu, meski masih menyisakan banyak pertanyaan yang belum terjawab, seperti bagaimana pria tersebut bisa mendaftarkan pernikahannya dengan warga negara Rusia hanya dengan menggunakan paspornya. (yn)

Sumber: odditycentral

Italia Menyita 6 Ton “Prekursor Narkoba” Kiriman Tiongkok

oleh Li Yan

Pejabat bea cukai Italia mengatakan pada Senin (1 Juli) bahwa pihaknya telah menyita lebih dari enam ton “prekursor” kimia kiriman dari Tiongkok. “Prekursor” tersebut dapat digunakan untuk memproduksi narkoba senilai EUR.630 juta (setara USD.678 juta).

Dalam sebuah operasi besar pada hari Senin, Guardia di Finanza dari Varese (Legiun Keuangan Italia) mencegat sebuah kargo berisi 6 ton “prekursor narkoba” di Bandara Milan Malpensa, bandara internasional terbesar di Italia utara.

Berdasarkan analisis laboratorium, zat tersebut antara lain piperonyl methyl ketone (PMK) dan BMK, yang diperlukan dalam memproduksi ekstasi (MDMA) dan amfetamin.

Pejabat bea cukai Italia mengatakan bahan kimia yang disita cukup untuk memproduksi lebih dari 63 juta pil ekstasi, dengan perkiraan nilai jual lebih dari EUR.630 juta.

Paket tersebut dimaksudkan untuk dikirim ke Belanda melalui perusahaan yang berbasis di Milan.

Setelah dihubungi oleh rekan-rekannya yang berkewarganegaraan Italia, petugas polisi Belanda menentukan tujuan akhir dan menyita puluhan kilogram PMK, ketamine, dan resin ganja.

Polisi Belanda menemukan lebih banyak prekursor narkoba dan obat-obatan terlarang serta menangkap dua orang berkewarganegaraan Tiongkok.

Operasi ini menunjukkan tekad Italia untuk memerangi perdagangan narkoba. Pemerintahan Perdana Menteri Giorgia Meloni telah memprioritaskan masalah ini dengan meningkatkan kerja sama internasional dan menerapkan rencana pencegahan nasional untuk mengatasi masalah opioid sintetis.

Pada saat yang sama, kerja sama internasional memainkan peran penting dalam operasi ini. Badan Kerjasama Eropa dalam Peradilan Pidana (Eurojust) memfasilitasi penyelidikan di Belanda.

Bea Cukai Italia mengatakan bahwa seorang pengusaha Italia dari Milan sedang menjalani penyelidikan Eurojust.

Sejak tahun lalu, Italia telah menunjukkan komitmennya terhadap kerja sama internasional dengan bergabung dalam Koalisi Global untuk Mengatasi Ancaman Narkoba Sintetis yang dipimpin oleh Amerika Serikat. 

Rencana pencegahan nasional yang diluncurkan pada bulan Maret bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan fentanil dan opioid sintetik lainnya, sementara Italia juga secara proaktif merespons potensi ancaman. (sin)

(Artikel ini merujuk pada laporan dari South China Morning Post dan media Italia)

“Keadilan” Sosialisme yang Hanya Ada dalam Angan-Angan 

 oleh Dom Lucyk

Sosialisme dipromosikan sebagai sebuah ideologi di mana setiap orang mendapatkan kesetaraan. Para kamerad bekerja sama, berbagi suka dan duka, dan memupuk persaudaraan utopis yang indah, setidaknya, begitulah klaimnya.

Itu hanya sebuah fantasi yang bagus, tapi sayangnya, itu hanya fantasi. Faktanya, kita memiliki lebih dari satu abad sejarah sosialis yang bisa kita ambil sebagai referensi, seperti beberapa contoh kematian (besar-besaran), penyiksaan terhadap rakyat yang terjadi di Uni Soviet, Korea Utara, dan Venezuela. Namun adakah dari kita yang memperhatikan bahwa para pemimpin negara-negara tersebut tidak pernah menderita sebagaimana rakyatnya sendiri ?

Ini adalah fakta. Terlepas dari kata-kata ilusif mereka mengenai kesetaraan, para pemimpin negara-negara sosialis itu hidup enak dibandingkan dengan warga biasa mereka yang tinggal di dalam negeri.

Mari kita mulai tengok dari Uni Soviet. Dalam buku “Percakapan dengan Joseph Stalin” yang ditulis oleh Milovan Djilas, seorang pemimpin perang anti-fasis Yugoslavia dan salah satu pendiri Partai Komunis Yugoslavia, lewat bukunya pembelot komunis tersebut menggambarkan interaksinya dengan pemimpin Uni Soviet Joseph Stalin. Banyak kontak pribadi yang berbeda dengan kenyataan. Satu hal yang menonjol yakni Joseph Stalin, yang sering dipanggil “Ol’ Uncle Joe,” menyukai pesta makan malam.

“Makanan dan minumannya beragam, terutama daging dan minuman beralkohol”, tulis Milovan Djilas. “Semua orang boleh makan apa saja dan sebanyak yang mereka inginkan, hanya saja frekuensi mereka mengundang minum arak dan bersulang saat minum bersama terlalu sering”.

Tentu saja, salah satu diktator paling brutal dalam sejarah bisa berpesta, tapi bagaimana dengan rakyat biasa di Rusia dan republik Soviet lainnya ? Mereka jelas tidak bisa demikian.

Lembaga pemikir Kanada “SecondStreet.org” mewawancarai banyak orang yang berimigrasi dari Uni Soviet untuk dipublikasikan dalam serial “Socialist Survivors”. Satu hal yang sering mereka kemukakan adalah kekurangan jumlah dan variasi makanan di Uni Soviet.

Mart Salumae dari Estonia mengatakan : “Orang-orang yang sejak pagi pergi bekerja dan pulang ke rumah di malam hari, menemukan barang-barang di toko makanan sudah kosong”. Pemerintah memonopoli pasokan makanan untuk masyarakat, sehingga masyarakat tidak bisa makan dengan puas, namun pemerintah selalu dapat memenuhi kebutuhan makanan kaum elit.

Viorica Robinson asal Rumania mengatakan bahwa dia sering harus mengantri selama dua hingga tiga jam di toko kelontong untuk membeli bahan masakan. Sedangkan Boris Rassin asal Latvia mengatakan bahwa pemerintah membakar buku masakan demi menutupi kekurangan di pasar terhadap bahan-bahan masakan yang tertera dalam resep.

Hal ini sangat kontras dengan makanan hari-hari Joseph Stalin berupa wiski Johnnie Walker Black Label Scotch dan kaviar sturjen.

Situasi ini tidak hanya terjadi di Uni Soviet, lihat saja Korea Utara.

Yeonmi Park, pembelot Korea Utara telah menceritakan banyak pengalaman tragis di masa kecilnya, namun terkadang sebuah gambar dapat menyampaikan ribuan kata. Hingga saat ini, tubuhnya masih kecil mungil karena malnutrisi selama bertahun-tahun yang menghambat pertumbuhannya. Dia adalah salah satu dari sedikit orang yang beruntung bisa melarikan diri dari Korea Utara. Banyak warga Korea Utara yang tampak seperti tengkorak berjalan. Sekarang, lihat foto diktator Korea Utara Kim Jong-un, secara pasti bisa dikatakan bahwa dia bisa makan kenyang setiap malam, mungkin saja terlalu kenyang.

Di Venezuela, yang jaraknya lebih dari 14.000 kilometer, situasinya sama lantaran sama-sama menganut sistem sosial.

Jadi lain kali ketika Anda bertemu dengan keponakan yang baru saja pulang dari semester pertama kuliahnya dengan mata yang berbinar dan buku “Manifesto Komunis” yang dijepit di ketiaknya, lalu bercerita panjang lebar tentang “Marxisme” baru yang keren, coba Anda ajukan pertanyaan di bawah ini kepadanya :

“Dalam utopia sosialis Anda, apakah pernah Anda pikirkan bahwa Anda akan mampu naik ke jenjang puncak pimpinan partai ?” Karena, sejarah telah membeberkan kepada kita, bahwa mereka yang berada di luar dari lingkaran dalam akan menderita, sementara kelompok kaya dan berkuasa yang akan berpesta pora.

Tentang Penulis:

Dom Lucyk adalah Direktur Komunikasi Lembaga Pemikir Kanada “SecondStreet.org”.

Artikel asli : Socialist Leaders Prove Their “Equality” Is a Myth. diterbitkan di Epoch Times edisi bahasa Inggris.

Artikel ini hanya mewakili pandangan penulis, tidak mencerminkan sikap “The Epoch Times”.

Sejarawan : 1 Juli Bukanlah Hari Berdirinya Partai Komunis Tiongkok

oleh Yuan Li

Partai Komunis Tiongkok menganggap 1 Juli sebagai hari peringatan berdirinya partai dan merayakannya dengan megah di seluruh negeri. Pada saat yang sama hari itu juga merupakan salah satu hari sensitif di Tiongkok. Namun, tidak sedikit orang menganggap hari itu adalah Hari Bencana Nasional Tiongkok. Li Yuanhua, seorang sejarawan yang tinggal di Australia, mengatakan bahwa 1 Juli bukanlah hari berdirinya Partai Komunis Tiongkok. Dia mengajak kita mengembalikan kebenaran sejarah, agar masyarakat dapat memilih untuk hidup lebih baik di masa mendatang dengan mengenali dan memahami secara jelas watak sebenarnya dari Partai Komunis Tiongkok.

Berikut kompilasi rekaman wawancara terbaru dengan Li Yuanhua.

Kongres Nasional ke-1 PKT diprakarsai oleh penjahat yang dicari secara internasional. 1 Juli bukanlah hari berdirinya PKT

Mereka sendiri tidak tahu secara pasti kapan Partai Komunis Tiongkok berdiri atau kapan “Kongres Nasional” Partai Komunis Tiongkok diadakan. Setelah sekian tahun berlalu, mereka menyebut antara 23 Juli hingga 3 Agustus. Sampai pada 1938, Mao Zedong, mantan pemimpin Partai Komunis Tiongkok yang berpartisipasi dalam Kongres Nasional ke-1 PKT lalu menunjuk 1 Juli sebagai hari lahirnya Partai Komunis Tiongkok. Oleh karena itu anggapan 1 Juli adalah hari berdirinya PKT adalah salah, atau tidak mempunyai dasar faktual.

Faktanya, Kongres Nasional ke-1 PKT diadakan bukan berasal dari keinginan para perwakilan PKT pada saat itu, tetapi diadakan oleh Maring yang diutus ke Shanghai oleh Komunis Internasional (Comintern). Maring sendiri adalah WN. Belanda dan seorang penjahat yang dicari secara internasional.

Maring adalah nama samaran. Dia yang juga dipanggil Henk Sneevliet, acap melakukan apa yang disebut revolusi dan menimbulkan kerusuhan di berbagai tempat di Jawa, yang saat itu masih merupakan salah satu pulau koloni Belanda. Karena menarik perhatian penguasa kolonial Belanda, maka pada tahun 1918, pemerintahan di Jawa mengusirnya.

Pada 20 April 1921, ia mengajukan dari Wina, Austria permohonan visa untuk berkunjung ke Republik Tiongkok. Saat itu juga ia ditangkap dan kemudian dideportasi karena namanya sudah masuk daftar hitam.

Setelah Maring dideportasi dari Austria, polisi Belanda memberi tahu pihak berwenang berbagai negara, dan polisi di berbagai negara mengambil tindakan untuk memberikan perhatian yang cermat. Demi menghindari penangkapan, ia kemudian mengubah namanya dan menggunakan identitas palsu orang lain karena dia adalah penjahat yang dicari secara internasional.

Pada 7 Mei 1921, ia menaiki kapal penumpang Italia “Acqulia” dari Aden dan menyelinap ke Shanghai sebagai reporter majalah “Oriental Economist” Jepang. Kemudian ia datang ke Konsulat Jenderal Belanda di Shanghai untuk mendaftarkan diri sebagai Andresen.

Perwakilan lain yang dikirim oleh Sekretariat Biro Timur Jauh Komunis Internasional adalah Nikolski. Nama Nikolski juga merupakan nama samaran, dan orang ini adalah mata-mata Soviet. Salah satu tugasnya di Shanghai adalah memberikan dana kepada staf Komunis Internasional di Tiongkok dan komunis Soviet Rusia lainnya yang bekerja di Tiongkok pada waktu itu.

Ada 13 perwakilan dari Kongres Nasional ke-1 Partai Komunis Tiongkok, ditambah dengan 2 orang asing ini – seorang penjahat yang dicari dan mata-mata, dan seorang agen mata-mata.

Seorang perwakilan Kongres Nasional ke-1 Partai Komunis Tiongkok masih ingat bahwa setiap orang diberikan uang kehadiran sebesar koin perak (uang Republik Tiongkok) 100,- dan 50,- saat usai rapat.

Setelah si agen mata-mata Nikolski mendapat dana dari Komintern, dan penjahat yang dicari secara internasional berhasil mengadakan Kongres Nasional, maka PKT terbentuk.

Namun tidak ada satupun komunis yang terhindar dari nasib sial. Maring ditangkap oleh Jerman (Nazi) pada 1942 dan dieksekusi mati. Nikolski ditangkap di Uni Soviet atas tuduhan spionase pada 1938 juga ditembak mati.

Memahami watak PKT demi masa depan pilihan sendiri

Pada saat itu, PKT merupakan sebuah organisasi yang diburu oleh Konsesi Prancis Shanghai sehingga tidak dapat melakukan aktivitas secara terbuka. Bahkan tidak meninggalkan satu pun notulen pertemuan di Shanghai itu yang kemudian disebut sebagai Kongres Nasional ke-1 dalam bahasa Mandarin. Bisa jadi hanya dibuat sebagai laporan ke markas Komunis Internasional. Memang ada 3 dokumen terkait catatan pertemuan termaksud dalam bahasa Rusia yang disimpan di Uni Soviet.

Ketiga dokumen ini diambil dari Uni Soviet pada tahun 1959 dan disimpan sebagai peninggalan budaya PKT yang berharga.

Pada 1929, Pemerintah Nasional Tiongkok ingin mengambil kembali jalan yang diinvestasikan dan dibangun oleh Rusia dan Tiongkok Timur Laut. Namun, Partai Komunis Tiongkok menolak melakukan hal tersebut untuk membela kepentingan Uni Soviet.

Bukankah membela Uni Soviet di wilayahnya sendiri sama saja dengan mengkhianati bangsa dan negara Tiongkok ? Di Jiangxi, PKT juga mendirikan rezim Soviet. Selama Perang Anti-Jepang, selain perdagangan narkoba, PKT berkolusi dengan Jepang untuk mengembangkan kekuatannya sendiri. Sepanjang sejarahnya, termasuk setelah 1949, PKT terus melakukan tindakan yang merugikan seluruh bangsa Tiongkok.

Ada pun alasan mengapa periode sejarah ini patut diceritakan adalah untuk mengembalikan wajah dari sejarah yang sebenarnya, sehingga masyarakat dapat memahami kejadian sebenarnya, khususnya untuk memahami lebih jelas watak PKT.

1 Juli pernah tercatat sebagai hari ratusan ribu warga melakukan demonstrasi di Hongkong selama lebih dari satu dekade, menjadi salah satu hari yang paling ditakuti oleh PKT. Sekarang 1 Juli menjadi hari peringatan Hongkong dan Hari Bencana Nasional Tiongkok.

Memahami kebenaran sangat penting bagi sebuah kehidupan. PKT yang terus membuat masalah, mengganggu tatanan dunia. Jelas adalah tindakan yang jahat tetapi mungkin saja Anda menganggapnya baik. Bahkan mungkin Anda menganggap ia mewakili kepentingan negara dan bangsa Tiongkok, padahal ia bertindak semata untuk kepentingannya sendiri. Jika saja Anda memilih berpihak dengannya, itu berarti Anda sudah sangat tertipu olehnya. Hal ini selain berdampak buruk terhadap Anda secara pribadi, tetapi juga merugikan masyarakat. Oleh karena itu, bagi yang telah bergabung dengan organisasi PKT mereka perlu segera mundur dari organisasi tersebut. Ini adalah sebuah gerakan penyelamatan diri rakyat Tiongkok, sebuah gerakan penolakan PKT secara kejiwaan / spiritual, demi kehidupan masa depan yang lebih baik. (sin)