Home Blog Page 1250

Uji Coba Rudal Rusia Hancurkan Satelit, Pecahan Menyebar Mengancam Satelit Luar Angkasa Internasional

NTD

Militer Rusia mengakui bahwa Kementerian Pertahanannya melakukan uji coba untuk menghancurkan kendaraan luar angkasa Tselina-D, yang telah mengorbit sejak Tahun 1982. Langkah ini dikutuk oleh Amerika Serikat pada Senin (15/11/2021) yang menganggapnya “berbahaya dan tidak bertanggung jawab”. Pasalnya. menyebabkan puing-puing berserakan dan membahayakan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). 

Saat ini ada 4 warga Amerika, 1 Jerman dan 2 Rusia di Stasiun Luar Angkasa Internasional. Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) menyatakan bahwa setelah insiden itu, personel di Stasiun Luar Angkasa Internasional terpaksa berlindung di pesawat ruang angkasa .

Militer Rusia membantah uji coba tersebut berbahaya.

Berikut pertanyaan dan jawaban yang dihimpun Central News Agency yang dikutip AFP:

● 4 Warga Amerika, 2 Warga Rusia dan 1 Warga Jerman di ISS Lolos dari Bahaya?

Sulit untuk mengatakan apa yang akan terjadi, tetapi menurut sumber Badan Antariksa Eropa (ESA), saat ini kemungkinan risiko tabrakan  lima kali lebih besar dalam beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan ke depan.

Puing-puing baru bergerak di orbit yang sama dengan ISS, pada ketinggian sekitar 400 kilometer, dan kecepatan lebih dari 8 kilometer per detik, 7 hingga 8 kali lebih cepat dari peluru senapan. Oleh karena itu, perlu memprediksi jauh sebelumnya untuk memutuskan apakah akan sedikit menambah atau mengurangi ketinggian ISS.

Tetapi, perlu dilakukan pemetaan yang akurat dari objek di atas, tetapi karena semuanya adalah fragmen baru, maka tidak dapat dilakukan segera mungkin. Terlalu dini untuk memutuskan apakah akan menyesuaikan kembali orbit ISS atau apakah situasinya lebih buruk. Radar Amerika sedang memperhitungakan situasinya. 

●Pada Saat yang Sama, Apa yang Dapat Dilakukan 7 Astronot Ini? Apakah Mereka Takut?

Senior ESA, Didier Schmitt mengatakan bahwa mereka hanya bisa berdoa pada 15 November dan berlindung di kapsul pelarian mereka. Beberapa objek lewat kurang dari 1 kilometer.

Tapi jelas para astronot khawatir. Mereka menghadapi situasi yang tidak terkendali. Rasanya seperti seseorang mengatakan kepada Anda bahwa tinggal di rumah mungkin berisiko dibobol atau terjadi kebakaran. Apa yang bisa Anda lakukan?

●Apakah Ancaman yang Ditimbulkan oleh Puing-puing Bisa Secara Bertahap? Bagaimana Cara Menghindarinya?

Bahaya terbesar dari fragmentasi adalah efek domino. Semakin banyak puing-puing, semakin besar kemungkinan menabrak satelit, yang akan meledakkan benda lain dan seterusnya. Pada kecepatan ini, dampak apa pun bisa sangat menghancurkan.

ISS dibangun pada tahun 1990-an, ketika fragmennya jauh lebih sedikit. Bahkan jika risiko tabrakan meningkat, struktur asli ISS tidak berubah.

Kapsul luar angkasa yang ditambatkan dengan ISS, jauh lebih terlindungi oleh beberapa lapisan aluminium, sehingga mengurangi dampaknya. Selain itu, ISS seluas lapangan sepak bola Amerika, dan kapsul ini lebih kecil dari ISS, dan risiko tabrakan juga akan berkurang.

Jika pecahan-pecahan itu bertabrakan dengan ISS, adegan bencana seperti dalam film “Gravity” tidak akan selalu terjadi. ISS dilengkapi dengan sensor tekanan, jika benturan membuat lubang di satu tempat, salah satu modul ISS dapat diisolasi dengan menutup airlock. Kebocoran kemudian dapat diperbaiki, seperti yang dilakukan Rusia di stasiun luar angkasa Mir.

Tetapi, jika puing-puing mengenai tangki bahan bakar, maka berdampak serius dan dapat meledak, tetapi itu adalah situasi yang paling tidak diharapkan.

Bagi astronot, risiko utamanya adalah lepas landas dan kembali ke Bumi. Begitu berada di orbit, faktor risiko akan berkurang. Dengan kata lain, risiko tidak boleh ditingkatkan. Memecahkan masalah dari tahap desain satelit dan menghilangkan bahaya yang terjadi dilakukan oleh Badan Antariksa Eropa.

Satelit baru Badan Antariksa Eropa memiliki sistem de-orbiting, serta proyek “Clean Space”  sebagai satelit yang membersihkan sampah antariksa. Sayangnya, tidak ada peraturan yang relevan di tingkat internasional.

●Eropa dan Amerika Serikat Mengutuk “Berbahaya dan Tidak Bertanggung Jawab”, Rusia Menyangkal Ancaman

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa mereka berhasil melakukan uji coba, dan sebagai hasilnya, satelit sistem Tselina-D Rusia hancur. 

Menurut perusahaan analisis industri luar angkasa Seradata, target rudal ini adalah satelit Cosmos 1408, satelit intelijen sinyal era Soviet pada tahun 1982, yang telah dihapus selama beberapa dekade. Negara-negara Eropa dan Amerika mengutuk langkah Rusia sebagai “berbahaya dan tidak bertanggung jawab.”

Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu kemudian mengatakan bahwa tembakan uji coba ini menggunakan sistem “prospektif” untuk “secara akurat” mengenai sasaran. Media b Rusia melaporkan bahwa Sergei Shoigu juga mengatakan bahwa puing-puing yang terbentuk kali ini tidak akan menimbulkan ancaman bagi aktivitas luar angkasa.

Pejabat AS menyatakan bahwa, mereka belum dikabari oleh pihak Rusia bahwa mereka akan melakukan uji coba rudal anti-satelit. Ini adalah keempat kalinya dalam sejarah sebuah pesawat ruang angkasa diserang dari darat, menghasilkan lebih dari 1.500 keping puing orbit yang dapat dilacak.

Inggris, Prancis, Jerman dan negara-negara lainnya menyatakan keprihatinan atas tindakan Rusia.

Sekretaris Jenderal Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg juga menggambarkan perilaku uji tembak Rusia sebagai “sembrono” dan “mengkhawatirkan.” (Hui)

Joe Biden : AS Sedang Mempertimbangkan Boikot Diplomatik Terhadap Olimpiade Musim Dingin Beijing

Xia Yu

Presiden AS Joe Biden pada Kamis (18/11/2021) mengonfirmasi bahwa Amerika Serikat sedang mempertimbangkan boikot diplomatik terhadap Olimpiade Musim Dingin Beijing sebagai protes atas catatan hak asasi manusia pemerintah Tiongkok yang buruk, termasuk tindakan genosida terhadap warga etnis Uighur.

“(Ini) sesuatu yang sedang kami pertimbangkan,” kat Biden Ketika bertemu dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau Joe Biden ditanya apakah AS mempertimbangan boikot diplomatik Olimpiade Musim Dingin Beijing.

Boikot diplomatik berarti para pejabat AS, tidak akan menghadiri Upacara Pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing yang akan diselenggarakan pada Februari 2022.

Kedua pemerintahan AS yakni Trump dan Biden menuduh pemerintah Tiongkok melakukan genosida terhadap warga Muslim di Xinjiang. Meskipun Beijing terus membantahnya. Anggota Kongres dari kedua partai telah mendesak pemerintah Biden untuk secara diplomatis memboikot Olimpiade Musim Dingin Beijing.

Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan pada briefing reguler hari Kamis, bahwa Amerika Serikat sedang mempertimbangkan boikot diplomatik Olimpiade Musim Dingin (Beijing) karena prihatin terhadap hak asasi manusia di Xinjiang.

“Di beberapa daerah kami benar-benar memiliki kekhawatiran yang serius, yakni tentang pelanggaran hak asasi manusia”, kata Psaki kepada wartawan.

Dia menolak untuk memberikan jadwal kapan keputusan itu akan dikeluarkan, dengan mengatakan : “Saya ingin memberi ruang bagi presiden untuk membuat keputusan tersebut”.

Sebuah sumber yang mengetahui pemikiran pemerintah mengatakan kepada Reuters, bahwa banyak konsensus di Gedung Putih yang menghendaki pejabat AS tidak hadir pada acara Olimpiade Musim Dingin Beijing.

Pekan lalu, ketika Antony Blinken ditanya pada dialog yang diselenggarakan oleh New York Times, tentang apakah atlet Amerika Serikat akan berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Dingin Beijing ? Blinken menjawab: “Kami sedang bernegosiasi dengan para sekutu, mitra, dan negara-negara di seluruh dunia. Untuk mempelajari pandangan mereka tentang Olimpiade dan partisipasi dalam acaranya. Diskusi ini sedang berlangsung”.

Pada Oktober tahun lalu, sekelompok senator AS yang bipartisan mengusulkan amandemen RUU anggaran pertahanan tahunan yang akan melarang Kementerian Luar Negeri AS membelanjakan dana federal untuk mendukung atau mempromosikan partisipasi pegawai pemerintah AS di Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.

Ketua DPR dari Partai Demokrat Nancy Pelosi juga menyerukan boikot diplomatik dengan mengatakan bahwa, para pemimpin global yang menghadiri Olimpiade Musim Dingin Beijing akan kehilangan otoritas moral mereka.

Beberapa anggota parlemen Republik tak henti-hentinya menyerukan pemboikotan penuh terhadap Olimpiade Beijing tahun depan.

Senator Arkansas, Tom Cotton mengatakan pada konferensi pers hari Kamis, bahwa atlet Amerika, pejabat atau sponsor perusahaan Amerika tidak boleh berpartisipasi dalam Olimpiade Musim Dingin Beijing.

Mantan duta besar AS dari Partai Republik untuk PBB, Nikki Haley juga menyerukan boikot total, dengan mengatakan bahwa menghadiri Olimpiade Musim Dingin Beijing akan mengirim pesan bahwa Amerika Serikat bersedia menutup mata terhadap pembunuhan massal atau genosida. (sin)

Evergrande Menjual Semua Saham Hengteng, Diperkirakan Menderita Kerugian Setara Rp 15,6 Triliun

0

oleh Luo Tingting

China Evergrande dan Hengteng Network hampir bersamaan mengumumkan bahwa Evergrande menjual seluruh saham Hengteng yang berjumlah sekitar 1,66 miliar lembar dengan harga jual HKD. 1,28 per lembar saham.

Pengumuman yang dikeluarkan China Evergrande menyebutkan bahwa, berdasarkan selisih antara penjualan saham dengan nilai buku per 30 Juni, transaksi tersebut membuat perusahaan menderita kerugian sekitar HKD. 8,5 miliar atau setara dengan RMB. 7 miliar atau setara Rp 15.6 Triliun.

China Evergrande Group yang memiliki utang lebih dari 300 miliar dolar AS telah berada di ambang kebangkrutan. Dalam beberapa bulan terakhir, upaya sedang dilakukan dengan menjual aset untuk mengurangi tekanan membayar kembali utang yang jatuh tempo.

Pada Juni tahun ini, Evergrande menjual 739 juta lembar saham Hengteng Network kepada Ke Liming, pendiri Ruyi Pictures dan Pumpkin Film dengan harga HKD. 6,- per lembar. Dengan demikian perusahaan mendapat dana sebesar HKD. 4,43 miliar.

Pada 1 Agustus, Evergrande kembali menjual saham Hengteng Network dengan harga HKD. 3,2 dolar per saham sehingga berhasil memperoleh dana segar sebesar HKD. 3,25 miliar. Di antara mereka, Tencent Holdings membeli 7% saham, dan pembeli lain yang namanya dirahasiakan membeli 4% saham yang dijual Evergrande tersebut.

Pada 4 dan 5 November, Evergrande menjual saham Hengteng Network dan memperoleh dana sebesar HKD. 715 juta. Sejauh ini, Evergrande telah mengumpulkan dana segar sekitar HKD. 10,53 miliar dari penjualan saham Hengteng Networks.

Setelah Evergrande mengosongkan semua saham Hengteng Networks, harga saham Hengteng pada sesi perdagangan di Asia naik 20,7% pada 18 November, menjadi HKD. 2,04 per lembar. 

Wall Street Journal melaporkan bahwa kenaikan harga saham ini, lebih karena naiknya optimis pasar yang disebabkan oleh saham Hengteng di kemudian hari tidak akan lagi terpengaruh oleh utang Evergrande.

Demi melunasi hutang, Evergrande terus menjual berbagai aset yang berada di bawah payungnya. Evergrande New Energy Auto menjual perusahaan penggerak listrik e-Traction yang diakuisisi pada tahun 2019 kepada pabrikan motor Inggris Saietta Group seharga EUR. 2 juta (setara RMB. 14,52 juta).

Padahal Evergrande New Energy Auto pada Maret 2019 menghabiskan RMB. 500 juta untuk mengakuisisi perusahaan yang memproduksi penggerak listrik itu.

Selain itu, Evergrande New Energy Auto akan menjual Protean Electric, produsen motor in-wheel start-up Inggris, yang mereka akuisisi dengan nilai USD. 58 juta (setara RMB. 369 juta) kepada produsen mobil listrik Inggris Bedeo, tetapi harga transaksinya tidak diungkapkan.

Evergrande juga menjual kepemilikan sahamnya di Kakai City, Shengjing Bank, Shenzhen Hi-tech Investment Group Co., Ltd. dan Evergrande Bingquan Group Co., Ltd., serta 5 ekuitas proyek real estat dan aset non-inti, dengan kumulatif pengembalian dana sekitar RMB. 12,11 miliar.

Menurut laporan Reuters, pihak berwenang Tiongkok meminta Xu Jiayin, pendiri China Evergrande Group yang berusia 63 tahun untuk membayar sendiri hak kepada pemilik surat hutang (obligasi).

Xu Jiayin sedang mencoba untuk mengumpulkan dana melalui penjualan aset mewah miliknya seperti karya seni, karya kaligrafi, 2 tempat tinggal mewah dan lainnya. Sampai saat ini ia telah mengumpulkan dan menyetor dana lebih dari RMB. 7 miliar ke kas perusahaan. Namun, jumlah tersebut masih jauh dari utang China Evergrande Group yang mencapai lebih dari USD. 300 miliar.

Menurut dokumen dari Hong Kong Land Registry, Xu Jiayin menggadaikan rumah yang luasnya 5.000 kaki persegi di kawasan perumahan mewah paling terkenal di Hongkong ‘The Peak’ kepada China Construction Bank pada bulan Oktober tahun ini, mendapat dana sekitar HKD. 300 juta. Kabarnya, dana tersebut digunakan untuk membayar hak pembeli obligasi Evergrande yang telah jatuh tempo.

Pada 8 November, Xu Jiayin menggadaikan set kedua rumah mewahnya yang terletak di puncak gunung di daerah Hongkong sekitar HKD. 800 juta kepada Orix Asia Capital, sebuah bank investasi yang berkantor pusat di Hongkong. Namun jumlah dana yang diterima tidak diungkapkan.

Menurut sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Wall Street Journal pada 9 November, China Evergrande melego 2 buah pesawat jet pribadi ‘Gulfstream’ dan mengumpulkan dana lebih dari USD. 50 juta.

Media daratan Tiongkok mengungkapkan bahwa Xu Jiayin juga memiliki kapal pesiar mewah yang panjangnya 60 meter beserta sebuah pesawat Airbus pribadi.

Menurut Hurun China Rich List 2021 yang dirilis pada Oktober tahun ini, diperkirakan kekayaan bersih Xu Jiayin masih pada angka USD. 11,3 miliar.

Xu Jiayin harus menjual aset-asetnya, kreditor Evergrande Guo Hui mengatakan kepada Reuters : “Jika pemerintah menghendaki dia melakukan hal itu, maka dia tidak punya pilihan lain”.

Setelah meletusnya krisis utang Evergrande Group, pemerintah komunis Tiongkok tidak pernah mencoba untuk membantu penyelamatannya. Seorang sumber yang mengetahui masalah ini mengungkapkan kepada Wall Street Journal, bahwa pihak berwenang bahkan telah menginstruksikan pemerintah daerah untuk bersiap-siap menghadapi kerusuhan sosial yang diakibatkan oleh bangkrutnya China Evergrande Group.

Pada 17 November, situs web cls.cn (Cai Lian She) mengutip sejumlah sumber yang mengetahui masalah ini, membenarkan bahwa beberapa perusahaan regional yang berada di bawah Evergrande seperti ‘RVbao’ sudah nyaris tidak ada operasional, kecuali beberapa orang personel yang menunggu pembubarannya.

Pada bulan Maret tahun ini, ‘RV Bao’ mengundang investor strategis seperti Hony Capital dan CITIC Capital, dan berencana untuk go public pada akhir tahun ini atau awal tahun depan. Namun setelah meletusnya krisis utang Evergrande, kini ia menghadapi situasi yang hidup segan mati tak mau.

Menurut dokumen internal Evergrande Group bahwa, perusahaan kini sedang melakukan konsolidasi dan restrukturisasi kelembagaan. Mudah-mudahan hasilnya dapat dipublikasikan sebelum berakhirnya bulan November ini. (sin)

Pertama Kali dalam 500 Tahun Diterjang Banjir Besar, British Columbia, Kanada Memasuki Keadaan Darurat

NTD

Banjir besar melanda British Columbia, Kanada. Daerah ini terletak di selatan di pantai Pasifik Kanada. Curah hujan yang tercatat dari 13-15 November 2021 di daerah tersebut, menyebabkan banjir dan tanah longsor serta menghancurkan jalanan. Beberapa desa pegunungan terjebak banjir dan  belum mendapatkan bantuan.

Setelah tanah longsor terjadi pada 14 November, sekitar 300 orang terjebak di jalan raya. Pihak berwenang mengirim helikopter militer untuk membantu mengevakuasi dan mendistribusikan makanan kepada masyarakat yang terjebak di daerah pegunungan.

Kemudian pada 15 november, tubuh seorang wanita ditemukan di tanah longsor. Selain itu, setidaknya 3 orang diketahui hilang.

Menteri Keamanan Publik Kanada, Marco Mendicino mengatakan bahwa sekitar 18.000 orang telah mengungsi.

BBC melaporkan badai berakhir pada sore 16 November, tetapi beberapa komunitas masih terjebak. Di beberapa komunitas di ketinggian yang lebih tinggi, suhu turun di bawah titik beku. Di daerah Tulameen, sekitar 400 orang terperangkap di sana. Ribuan hewan mati di padang rumput di daerah dataran rendah. 

Setelah jalan ditutup, sekitar 1.500 wisatawan terdampar di Hope Town. 

Banjir dan tanah longsor juga memutus jalan menuju Vancouver, pelabuhan terbesar Kanada, dan memperburuk rantai pasokan global.

Gubernur British Columbia, John Horgan, menyebutnya sebagai bencana alam yang pertamakalinya dalam 500 tahun. Dia mengatakan, pihaknya memperkirakan akan lebih banyak kematian akan dikonfirmasi dalam beberapa hari ke depan.

Horgan mengatakan pihaknya akan menerapkan pembatasan perjalanan untuk memastikan kebutuhan, obat-obatan, dan layanan darurat dapat dikirimkan ke komunitas yang membutuhkan. Dia mendesak masyarakat untuk tidak menimbun persediaan.

Menteri Kesiapsiagaan Darurat Kanada, Bill Blair, menulis di akun Twitternya: “Menanggapi banjir ekstrem di British Columbia selatan, kami telah menyetujui pengerahan personel Dukungan Angkatan Udara Kanada untuk membantu evakuasi, mendukung tautan pasokan, dan melindungi penduduk dari banjir dan tanah longsor.”

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, yang berada di Amerika Serikat, mengatakan bahwa ini adalah “bencana yang sangat mengerikan.” Pemerintah mengirimkan ratusan personel angkatan udara untuk upaya bantuan bencana, dan “ada ribuan tentara yang bersiaga.” 

Dia juga mengatakan bahwa setelah cuaca membaik, dia akan pergi meninjau ke daerah bencana .

Banjir besar Ini mungkin salah satu bencana terburuk dalam sejarah Kanada. Banjir ini merupakan bencana alam kedua di British Columbia dalam beberapa bulan terakhir. Pada akhir Juni, kebakaran hebat terjadi di British Columbia. Bahkan seluruh kota hancur. (hui)

Pembunuhan Anjing Peliharaan yang Sehat di Bawah Kebijakan Zero-COVID Membangkitkan Amarah Masyarakat Tiongkok

0

Li Jing

Sebuah video online Tiongkok mengungkapkan bagaimana petugas pencegahan epidemi setempat secara brutal memukuli seekor anjing peliharaan sampai mati, selama desinfeksi sebuah rumah penduduk yang dikarantina. Setelah video online tersebut beredar, kecaman membanjiri atas kebrutalan pemerintah setempat.

Nyonya Fu, pemilik seekor anjing corgi, yang imut dan berkaki pendek. Ia melihat anjingnya dipukuli sampai mati di sebuah rekaman pada 12 November, ketika pejabat- setempat mengatur agar nyonya Fu diisolasi di sebuah hotel di pagi hari itu.

Staf yang melakukan desinfektan berjanji pada nyonya Fu bahwa selama anjing itu dijamin aman, mereka hanya akan mendisinfeksi rumah itu, dan tidak akan memindahkan atau membuang anjing itu.

Menonton melalui telepon selulernya, nyonya Fu melihat dua orang berkostum hazmat di rumahnya, dan salah satu dari mereka memukul kepala anjing itu dengan sebuah tongkat besi. Anjing tersebut berlari ke ruangan lain, tetapi orang itu mengejarnya. Rekaman tidak menunjukkan apa yang terjadi selanjutnya, tetapi lengkingan samar-samar dari anjing corgi tersebut dapat terdengar.

Beberapa menit kemudian, orang itu, membawa sebuah kantong plastik berwarna kuning, berbicara kepada pemilik melalui kamera keamanannya, “Pemimpin menuntut agar kami membereskan [anjing itu] langsung di sini, dan menyingkirkannya setelah selesai.” Fu meminta nama pemimpin tersebut, tetapi tidak menerima balasan.

Fu mengungkap insiden itu secara online, yang menyebabkan kecaman luas di media sosial Tiongkok.

Pejabat setempat di Distrik Xinzhou, Kota Shangrao, Jiangxi, pada 13 November mengeluarkan sebuah pemberitahuan yang mengakui bahwa staf tersebut memang “mendobrak masuk ke rumah itu,” dan “melakukan sebuah pengaturan yang aman dari anjing peliharaan itu.”

Pemberitahuan resmi itu juga menyebutkan bahwa staf terkait, dipindahkan ke sebuah pos yang berbeda, disuruh “meminta maaf” kepada pemilik anjing tersebut, dan bahwa pemilik hewan peliharaan mengungkapkan “pengertiannya.”

Namun, menurut laporan media Tiongkok, Fu berada di bawah tekanan sejak memposting video online itu, dan para pejabat tidak pernah menjelaskan apa pun kepadanya atas kejadian itu.

Fu mencari bantuan dari netizen-netizen lain dengan postingannya di Weibo: “Ancaman-ancaman berdatangan.” “Jika video itu tetap ada, pekerjaan itu akan hilang besok.” “Tempat kerja mengatakan: jika tidak menghapus  postingan itu, maka berkemas saja dan pergi. “Kedua orang tua sudah tidak tahan lagi.” “Apa yang dapat saya lakukan jika tidak ada cara untuk berurusan dengan pemerintah?”

Seorang asing menelepon Fu dan memintanya untuk menghapus semua postingan mengenai insiden pemukulan anjing itu. Seorang asing itu menunjukkan dukungan yang kuat untuk kebijakan pencegahan epidemi, dan menunjukkan kesadaran penuhnya mengenai postingan-postingan pribadi Fu.

Fu kemudian mengatur sebuah izin privasi di akun Weibo miliknya dan postingan mengenai pembunuhan anjing peliharaan itu “hilang.”

Distrik Xinzhou saat ini sedang melakukan tindakan tegas terhadap kebijakan nol-COVID, dengan kendali lalu-lintas yang ketat di jalan-jalan perkotaan.

Binatang Peliharaan Dibunuh Atas Nama Pencegahan Epidemi

Pencarian online dari cerita yang relevan di Tiongkok mengungkapkan insiden yang lebih mengerikan mengenai binatang peliharaan yang dibunuh atas nama pencegahan COVID-19.

Misalnya, di lingkungan Fu, netizen lain juga mengalami situasi serupa baru-baru ini.

Pada 10 Februari, media Tiongkok melaporkan bahwa di sebuah komunitas di Kota Xi’an, Shaanxi, staf pencegahan epidemi memukuli seekor anjing peliharaan sampai mati karena pemilik berjalan  bersama anjingnya di luar rumah selama pandemi. Dikatakan bahwa anjing dilarang jalan-jalan sebagai sebuah tindakan pengendalian pandemi.

Sebagai reaksi atas kemarahan masyarakat yang memanas, pejabat Distrik Xinzhou mengklaim bahwa pemukulan anjing adalah sebuah kasus yang terisolasi, sebuah insiden yang tidak terhindarkan dari tindakan yang tidak lazim dan perlu selama waktu yang tidak biasa. Pejabat Distrik Xinzhou pejabat percaya bahwa “Masyarakat harus membenarkannya.”

Namun, perdebatan sengit berlanjut di media sosial Tiongkok. Pengacara Wang Xiaoming menyatakan di Weibo, bahwa pembunuhan binatang peliharaan tidak memiliki dasar yang nyata dan melanggar hukum.

Penulis Tiongkok Shui Muding menulis di Weibo: “Untuk pemerintah setempat yang tidak menghargai rakyat sendiri, pemerintah setempat itu pasti akan gagal.” (Vv)

Kepolisian Beijing Gelar Razia Terketat Dalam Upaya Mencegah Penyebaran COVID-19

0

oleh Luo Tingting

Jelang penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin pada bulan Februari tahun depan, Beijing sedang berupaya keras untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 dengan melakukan serangkaian tindakan paling ketat.

Baru-baru ini, sedikitnya 21 provinsi dan perkotaan di daratan Tiongkok kembali memasuki zona merah epidemi COVID-19, termasuk Beijing. Pemerintah Kota Beijing pada 13 November mengeluarkan peraturan baru yang cukup ketat untuk menghalau masuknya warga dari luar ke Beijing yang mulai diterapkan pada 17 November.

Pada 16 November sore hari, Pan Xuhong, wakil direktur dan juru bicara Biro Keamanan Publik Kota Beijing menyatakan dalam konferensi pers bahwa, mulai 17 November, warga dari luar Kota Beijing yang akan memasuki Beijing harus memiliki sertifikat uji asam nukleat negatif yang berlaku 48 jam dan sertifikat kode hijau “Beijing Health Kit”.

Bagi warga yang telah mendatangi daerah epidemi dalam 14 hari terakhir, tidak diizinkan memasuki Beijing. Personil yang pernah mendatangi perbatasan darat, pelabuhan dalam 14 hari terakhir juga tidak diizinkan memasuki Beijing.

Personil dari daerah Huanjing diwajibkan untuk memiliki sertifikat uji asam nukleat negatif dalam waktu 48 jam saat mau memasuki Beijing, dan setelahnya, mereka dapat menggunakan sertifikat asam nukleat negatif 14 hari setiap kali untuk memasuki Beijing.

Pan Xuhong mengatakan bahwa, polisi Beijing akan melakukan razia cukup ketat di jalanan Beijing untuk memastikan tidak kecolongan.

Menjelang berlangsungnya Olimpiade Musim Dingin, tindakan pencegahan epidemi Beijing telah ditingkatkan. Selain secara ketat mengontrol masuk dan keluarnya warga, juga secara ketat mengontrol konferensi nasional, pelatihan, dan kegiatan lainnya yang diselenggarakan di Kota Beijing.

Dalam sebuah wawancara dengan Epoch Times pada 15 November, Wang Jun, seorang cendekiawan yang berbasis di Beijing mengatakan bahwa, kontrol ketat keluar masuknya warga oleh pihak berwenang Beijing mungkin untuk memastikan amannya penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin Beijing mendatang.

“Beijing akan memulai Olimpiade Musim Dingin, tetapi sekarang sedang ada epidemi. Tidak hanya di Beijing, tetapi di banyak bagian Tiongkok”, kata Wang Jun.

 “Pada musim dingin 2019, tepat dua tahun yang lalu epidemi mulai merebak dengan cepat. Sejak saat itu, banyak orang di Wuhan mulai terjangkit pneumonia atau radang paru-paru yang tidak diketahui asal usulnya ? Sehingga kontrol sekarang jadi sangat ketat”.

Wang Jun mengambil contoh kejadian yang dialami kawannya saat bepergian ke Ejina Banner di Mongolia Dalam yang tidak dapat kembali ke Beijing. Dia telah dikarantina di sana selama satu bulan lebih. Tetapi, peraturan mengharuskan dia menunggu sampai nol lokal infeksi di sana, lalu menjalani lagi karantina selama 14 hari baru boleh kembali ke Beijing.

Dia juga mengungkapkan bahwa tidak hanya warga dari luar kota yang mengalami kesulitan untuk memasuki Beijing, tetapi juga sulit untuk meninggalkan Beijing. 

“Pokoknya, jalan bebas hambatan dari dan ke luar kota semua sudah diblokir. Beijing tidak ingin warganya keluar, dan provinsi juga tidak membiarkan warganya keluar dari provinsi. Semua orang yang keluar harus melalui persetujuan. Pimpinan daerah harus memikul beban tanggung jawab politik kalau kecolongan. Jika wabah kembali meledak, dia bisa kehilangan jabatan, kena PHK”, katanya.

Seorang ahli hukum di Beijing percaya, bahwa penerapan kontrol yang super ketat di Beijing merupakan cerminan dari pejabatnya panik untuk menanggung beban risiko kalau-kalau jumlah terinfeksi terus meningkat menjelang Olimpiade. 

“Bukankah banyak komunitas di Beijing telah dibebaskan dari pemblokiran epidemi ? Buat apa super kontrol dilakukan ?” tanyanya ketus.

Menurut informasi resmi tentang epidemi yang dirilis pihak berwenang Beijing, epidemi telah terdeteksi di banyak lokasi di sekitar Distrik Xicheng, Distrik dimana pusat pemerintahan partai Komunis Tiongkok  Zhongnanhai berada. (sin)

Lebih dari 70% Warga Korea Selatan Divaksinasi Hingga Peningkatan Penambahan Kasus Baru COVID-19

Li Mei dan Chen Haiyue – NTD

Perubahan kasus COVID-19 terjadi di seluruh dunia. Di California, beberapa orangtua dan guru mengadakan rapat umum untuk menentang mandat vaksin. Tingkat vaksinasi di Korea Selatan lebih dari 70%, dan jumlah diagnosis harian tetap tinggi.

Tingkat vaksinasi di Korea Selatan melebihi 70%. Pada November, beberapa peraturan pencegahan pandemi mulai dilonggarkan dan mengadopsi kebijakan paspor vaksin, atau model “hidup berdampingan dengan virus”.

Namun demikian, jumlah kasus baru dalam sehari tetap tinggi, berkisar sekitar 2.000 kasus, dan kasus parah berulang kali mencapai angka tertinggi baru. Pada tanggal 15 November, Kota Seoul mencapai 78,6% dan Kota Incheon 78,5%.

Pihak berwenang akan mengadakan konferensi pers pada Rabu (17/11/2021) untuk mempertimbangkan pengurangan interval antara dosis kedua vaksin dan booster dari 6 bulan menjadi kurang dari 5 bulan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) pada Senin (15/11/2021) menurunkan peringatan perjalanan untuk negara-negara seperti Jepang, India dan Pakistan ke tingkat risiko terendah. Korea Selatan masih berada di peringkat ketiga negara berisiko tinggi.

Sementara itu, pada Senin (15/11/2021) beberapa orangtua dan guru di California berkumpul di depan Capitol di ibukota Sacramento untuk memprotes vaksinasi wajib sekolah.

Seorang orangtua murid, Matthew Oliver mengatakan, Sebagai seorang ayah, ia sangat bangga dapat bahu-membahu dengan orang-orang dan berbicara dengan ribuan orang tua menentang campur tangan pemerintah yang ilegal dan penyalahgunaan kekuasaan.”

Sementara itu, Guru sekolah menengah Michael Wilkes mengatakan, ia melihat orang-orang dengan latar belakang, perspektif, dan vaksinasi yang berbeda. Ia juga melihat orang-orang dari semua lapisan masyarakat bersatu karena mereka percaya pada kebebasan, dan berkumpul untuk kebebasan.”

Pada kesempatan lain, Pfizer  pada Selasa (16/11/2021) mengumumkan bahwa, mereka akan mengizinkan perusahaan farmasi generik untuk memproduksi pil COVID-19 eksperimental untuk 95 negara berpenghasilan rendah dan menengah. Negara-negara ini menyumbang 53% dari populasi global.

Pada awal bulan, Pfizer mengumumkan hasil percobaan pil ini. Jika pasien dapat meminumnya sesegera mungkin, dapat mengurangi risiko rawat inap dan kematian hingga 89%.

Pfizer menyatakan telah mencapai kesepakatan otorisasi dengan organisasi kesehatan masyarakat yang didukung PBB, The Medicenes Patent Pool (MPP) dan dapat mengesahkan produksi obat-obatan yang terjangkau setelah disetujui oleh otoritas yang berwenang.

Pfizer akan menjual dan memproduksi obat-obatan dengan merek “Paxlovid” untuk memasok 47% sisa populasi dunia. (hui)

 

AS – Jepang Bentuk Kemitraan Perdagangan Baru untuk Hadapi Kebijakan Ekonomi Tiongkok

oleh Li Yan

Amerika Serikat dan Jepang pada Rabu (17/11/2021) mengumumkan pembentukan kemitraan perdagangan baru yang mempromosikan kerjasama di bidang tenaga kerja, lingkungan hidup, dan masalah perdagangan digital dengan menekankan untuk mengatasi “kekhawatiran terhadap negara ketiga”. Hal mana menyiratkan bahwa kerjasama tersebut adalah upaya kedua negara dalam menghadapi kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh pemerintah Tiongkok.

Katherine Tai, perwakilan perdagangan AS yang sedang bertemu dengan anggota pemerintahan baru di Tokyo mengatakan, bahwa pertemuan pertama untuk hubungan perdagangan AS-Jepang (Partnership on Trade) rencananya akan dilaksanakan pada awal tahun 2022, kemudian diikuti dengan pertemuan yang diadakan secara berkala.

“Kemitraan ini akan memperdalam kerjasama antara Amerika Serikat dengan Jepang, dan kerjasama ini telah menegaskan hubungan perdagangan bilateral kami yang kuat”, kata Katherine Tai dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR).

Katherine Tai juga mengatakan, Kerjasama erat akan mendukung kerangka kerja ekonomi Indo-Pasifik pemerintah Biden-Harris dan membantu menciptakan kebijakan perdagangan yang berkelanjutan, tangguh, inklusif, dan kompetitif yang akan meningkatkan kemakmuran bagi rakyat dan pertumbuhan ekonomi kedua negara. 

Katherine berharap dapat bekerja sama dengan mereka di hari-hari yang akan datang untuk membuat kehidupan yang lebih baik, bagi para pekerja dan untuk memenuhi tantangan yang ada pada hari ini dan esok.

Pernyataan Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat ini, tidak menyinggung soal apakah forum baru tersebut merupakan lembaga yang dirancang untuk merundingkan perjanjian perdagangan baru antara Amerika Serikat dengan Jepang. Namun demikian, pernyataan menyebutkan bahwa “kekhawatiran terhadap negara ketiga” adalah titik kunci dari pembentukan kemitraan perdagangan tersebut.

Reuters melaporkan bahwa pemerintahan Biden sedang bekerja keras untuk memulihkan kembali hubungan dengan sekutu lamanya di Asia-Pasifik dengan tujuan membangun aliansi yang lebih luas dalam melawan baik subsidi dan kebijakan ekonomi lainnya yang didorong oleh pemerintah Tiongkok.

Menurut laporan ‘Wall Street Journal’, ketika pejabat pemerintah Biden mempromosikan kebijakan perdagangan yang berpusat pada pekerja, mereka mengatakan bahwa mereka tidak akan menandatangani perjanjian perdagangan regional baru dan fokus pada peningkatan ekonomi domestik.

Menlu Jepang : Kemitraan baru bertujuan untuk mewujudkan Asia-Pasifik yang bebas dan terbuka

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Jepang dalam sebuah pernyataannya, pernah menyebutkan bahwa kemitraan baru akan memungkinkan kedua negara untuk membahas secara bersama agenda global, kerja sama di kawasan Indo-Pasifik, dan mengatasi isu-isu perdagangan bilateral.

Menteri Luar Negeri Jepang Yoshimasa Hayashi mengatakan kepada Katherine Tai di awal pembicaraan Tokyo, bahwa langkah ini bertujuan untuk lebih memperdalam aliansi Jepang-AS dan mewujudkan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

“Berdasarkan hubungan ekonomi yang erat antara Jepang dengan AS, kami berharap dengan adanya kemitraan akan dapat lebih memperdalam aliansi dan memperkuat koordinasi Jepang-AS dalam mewujudkan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka”, katanya.

AS dan Jepang berpotensi mencapai kesepakatan perdagangan yang lebih luas

Amerika Serikat dan Jepang akan memulai pembicaraan baru untuk mengatasi kekhawatiran Amerika Serikat, mengenai tarif keamanan nasional Bagian 232 dari Undang-Undang Perluasan Perdagangan tahun 1962 yang dikenakan pada baja dan aluminium, dan untuk mengekang kelebihan kapasitas produk logam global, yang sebagian besar terkonsentrasi di daratan Tiongkok.

Pada Maret 2018, Presiden Trump menerapkan “Pasal 232” sebagai pertimbangan keamanan nasional, serta mengenakan tarif masing-masing 25%, 10% terhadap produk baja dan aluminium impor demi melindungi industri baja dan aluminium Amerika. Namun, negara-negara seperti Korea Selatan, Argentina, Australia, dan Brasil dikecualikan dari ketentuan tersebut. Dengan penandatanganan perjanjian perdagangan antara Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada, tarif di Kanada dan Meksiko juga dibatalkan.

Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo pada 7 April tahun ini mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih, bahwa penerapan tarif terhadap produk baja dan aluminium yang dilakukan pemerintahan Trump telah menyelamatkan pekerjaan dan industri baja dan aluminium AS.

Pada kesempatan pertemuan AS-Jepang ini, pemerintahan Biden telah mencapai kesepakatan kuota dengan Uni Eropa, tak lain untuk mengizinkan sekitar 4 juta ton baja setiap tahunnya yang diproduksi Uni Eropa untuk masuk ke Amerika Serikat dengan bebas pajak.

Jepang juga berharap untuk lebih jauh mengubah konsensus perdagangan terbatas yang dicapai dengan Trump pada tahun 2019 — untuk melindungi mobil impor Jepang dari ancaman tarif yang lebih tinggi, dan berusaha untuk merundingkan kesepakatan yang lebih luas dengan Amerika Serikat. 

Katherine Tai mengatakan bahwa dirinya sangat berharap, masalah keamanan daging sapi yang terjadi antara AS-Jepang ini dapat secepatnya dibahas untuk diatasi.

Menteri Perdagangan AS : Kerangka ekonomi Indo-Pasifik dapat diluncurkan awal tahun depan

Reuters melaporkan bahwa Jepang juga berharap kepada Amerika Serikat untuk bergabung dengan Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP).

“Pihak Jepang sangat berharap kepada Amerika Serikat untuk kembali ke TPP yang baru… terutama ketika kita melihat antusias pelamar baru dalam rangka memperluas CPTPP”, kata Noriyuki Shikata, Wakil Ketua Sekretaris Kabinet Menteri, ketika berbicara dalam diskusi panel yang diselenggarakan oleh International Research Center, CSIS Washington.

Komunis Tiongkok, Taiwan dan Inggris baru-baru ini telah mengajukan permohonan untuk bergabung dengan CPTPP. Ini adalah perjanjian perdagangan yang ditandatangani oleh 11 negara termasuk Australia, Kanada, Chili, Jepang, Selandia Baru dan lainnya. Amerika Serikat pernah membantu untuk merancang perjanjian guna mengimbangi kebijakan perdagangan Tiongkok, tetapi menarik diri pada hari-hari awal berkuasanya pemerintahan Trump.

Presiden AS Joe Biden mengatakan pada bulan lalu, bahwa Washington akan memulai negosiasi dengan mitra di kawasan Indo-Pasifik mengenai pengembangan kerangka ekonomi regional.

Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo yang saat ini juga sedang mengunjungi Asia, mengatakan pada Rabu 17 November, bahwa kerangka ekonomi Indo-Pasifik diharapkan akan diluncurkan awal tahun depan (2022), dan perjalanannya ke Asia kali ini adalah dalam rangka membuka jalan bagi kemitraan potensial.

“Kami kemungkinan akan memulai prosedur yang lebih formal awal tahun depan, dan akhirnya membentuk kerangka ekonomi yang disesuaikan dengan kawasan ini”, kata Gina Raimondo dalam Forum Ekonomi Inovasi Bloomberg yang diadakan di Singapura. Hal ini menunjukkan bahwa kesepakatan praktis sangat mungkin akan tercapai.

“Ini tidak ada hubungannya dengan Tiongkok. Ini tentang mengembangkan hubungan komersial dan ekonomi yang baik dengan mitra kami di kawasan Indo-Pasifik, di mana kami telah menjalin hubungan yang solid untuk waktu yang lama, kecuali beberapa waktu terakhir”.  

Gina juga mengatakan bahwa, sebelum kunjungannya ke Singapura kali ini dia telah singgah di Tokyo, dan perjalanan berikutnya adalah mengunjungi Malaysia.

USTR menyatakan bahwa, kemitraan baru akan berfokus pada penanganan prioritas terkait tenaga kerja dan lingkungan, fasilitasi perdagangan, mendukung ekosistem digital, dan kerjasama dalam forum perdagangan regional dan multilateral. 

Yang terakhir, mengacu pada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) yang akan mengadakan pertemuan penting tingkat menteri di Jenewa pada akhir November.

Pernyataan itu juga menyinggung soal kemitraan ini akan diselenggarakan oleh USTR, bersama Departemen Ekonomi, Perdagangan dan Industri dari Kementerian Luar Negeri Jepang. (sin)

Raphael dan Dialog Antara Iman dan Nalar

0

Elizabeth Lev

Pada hari-hari tenang sebelum pandemi, setiap hari puluhan ribu pengunjung memadati Museum Vatikan untuk mengagumi seni Renaisans yang luar biasa. Rute panjang area pamer melalui aula yang luas akan membawa pengunjung ke apartemen Paus Julius II yang penuh sesak, di mana Raphael Sanzio mendekorasi dinding apartemen itu mulai dari tahun 1509 hingga 1514. 

Di sana, banyak turis yang telah kelelahan hanya akan mengambil foto singkat Plato dan Aristoteles di lukisan dinding berjudul Mazhab Athena atau “School of Athens” (juga gambar di tiket masuk), lalu berjejal menuju jalan keluar, dengan polosnya tidak menyadari bahwa mereka telah berada di hadapan dialog visual terbesar antara iman dan akal dalam sejarah Seni Barat.

Stanza della Segnatura, juga dikenal sebagai ruang tahta Paus Julius II, adalah tempat Raphael naik daun ke panggung seni Romawi. Kamar itu berada di jantung apartemen baru yang dipesan oleh Paus Julius II setelah pemilihannya pada 1503.

Sebagai pelindung (patron) seni yang berpengalaman, Paus Julius II telah mempertimbangkan banyak seniman sebelum membuat pilihan mengejutkan pada Raphael yang relatif tidak dikenal untuk mendekorasi ruang di mana ia akan menerima para pemimpin negara seperti raja Italia tengah, serta subjek spiritualnya sebagai penguasa Western Christendom (Hierarki Kristen Barat). (Reformasi Protestan tidak akan dimulai sampai empat tahun setelah kematiannya.)

Raphael dianggap telah secara visual membangkitkan kebajikan akan kebijaksanaan, yang dianggap selama era Renaisans sebagai kualitas yang paling diinginkan pada diri para penguasa. Dengan bantuan gagasan dari asisten Paus Julius II, yakni Tommaso Inghirami, Raphael menciptakan cornice (cetakan dekoratif di dinding ruangan tepat di bawah langit-langit.) visual kebijaksanaan di sekitar Keuskupan.

Dinding-dindingnya menggambarkan empat mata pelajaran utama pada zaman itu: hukum, filsafat, seni, dan teologi.

Dindingnya luar biasa untuk dilihat, tetapi yang memikat Paus Julius II dan istananya adalah dua lukisan dinding besar yang saling  berhadapan di seberang ruangan.  

Mereka menggambarkan teologi dengan kedok “Perdebatan” (Disputation), dan filsafat yang diwakili oleh “Mazhab Athena”. Nama-nama yang berbeda ini tidak diberikan oleh Raphael, yang akan mengenal karya-karya itu sebagai alegori Filsafat dan Teologi. Sebaliknya, itu adalah karya Giorgio Vasari, seorang pelukis yang beralih menjadi sejarawan, menulis 30 tahun setelah karya itu selesai dibuat.

Raphael, baik filsuf maupun teolog, melukis para pemikir, pengkhotbah, dan ilmuwan yang diusulkan oleh Tommaso, tetapi bukan pemeran karakter, yang digunakan dalam banyak karya lain, yang melambungkan artis itu pada ketenaran. Cara baru Raphael menempatkan para tokohnya di ruang bergambar yang memberi makna dan kecemerlangan pada karya tersebut.

“Sekolah Athena.” Fresco, 1509. Stanza della Segnatura, Palazzi Pontifici. Vatikan, Tahta Suci, Kota Vatikan. (Domain publik)

Teologi dan Filsafat

Mengamati lukisan teologi ini, orang melihat bahwa garis yang berbeda dapat dilacak dari Tuhan di puncak, di tengah awan emas, turun ke Kristus dengan tangan terbuka, lalu ke merpati Roh Kudus yang terbungkus dalam lingkaran emas, dan akhirnya ditambatkan oleh monstran (wadah terbuka atau transparan di mana Hosti yang telah dikonsekrasi dibuka untuk dihormati, biasanya pada Gereja Katolik Roma) di atas altar yang memegang Hosti yang disucikan. Sumbu vertikal yang dominan ini menggambarkan finalitas teologi, yang mempelajari hal-hal tentang Tuhan, sebagai kebaikan tertinggi.

Lukisan “Mazhab Athena”, sebaliknya dibelah dua oleh garis horizontal yang ditentukan oleh sosok yang berlari dari kiri dan yang lain bergegas keluar panggung di kanan, menggarisbawahi relevansi filsafat dalam memahami hal-hal di dunia ini.

Pengaturan yang  berbeda dari dua karya menarik perbedaan lain. Para filsuf dipentaskan dalam struktur arkade yang megah, yang mengingatkan pada Basilika Maxentius yang sangat besar di Forum Romawi, model untuk Basilika Santo Petrus yang baru, yang saat itu sedang dibangun oleh kerabat Raphael, Bramante. Arsitektur berfungsi sebagai metafora yang sangat baik untuk filsafat. 

Sebagaimana orang dahulu mengajarkan manusia untuk mendominasi dan mengatur tubuh ruangnya melalui arsitektur, maka mereka menciptakan filsafat sebagai sarana untuk mengatur tubuh pengetahuan mereka. Ruang terbatas dan terstruktur, meskipun terbuka ke arah pemirsa.

Ironisnya, untuk kota yang memiliki lebih dari 500 gereja, lukisan teologi hampir tidak memiliki kerangka arsitektur. Ada sedikit konstruksi di sebelah kiri dan beberapa blok di sebelah kanan, tetapi struktur pekerjaannya terdiri dari orang-orang. Sosok-sosok mengalir di sisi-sisinya seperti lorong-lorong gereja; para nabi dan rasul yang duduk membentuk setengah lingkaran menyerupai apse, dan Yesus, yang dibalut warna putih, muncul sebagai altar. 

Di belakang monstran, lanskap membentang ke cakrawala yang tampaknya tak berujung. Undangan visual dari gambar tersebut mendorong pemirsa untuk mengikuti jejak orang-orang kudus dan para nabi untuk menembus lebih jauh ke dalam misteri iman. Kedua latar tersebut membandingkan perkembangan filsafat manusia dengan sifat Keilahian dari teologi, yang bergantung pada wahyu Tuhan.

Inovasi Raphael

Namun, aspek paling inovatif dari kedua karya tersebut adalah penempatan figur Raphael. Dia mengisi kedua sisi dengan hampir 60 tokoh—suatu prestasi yang luar biasa. Sebelumnya, kelompok-kelompok besar hanya diatur dalam barisan yang menyerupai foto dari buku tahunan sekolah menengah, tetapi Raphael membuat koreografi setiap sosok untuk mengatur mata melalui fresco ke titik puncaknya.

Dalam lukisan “Disputation”, para tokoh yang ada di tepi luar didorong ke ruang penonton. Seorang anak laki-laki yang penasaran mencondongkan tubuh ke langkan, sementara di sisi yang berlawanan seorang pria menunjuk ke bukunya. Dia adalah simbol bid’ah yang mencoba memajukan ide-idenya sendiri. Para sosok berikutnya berputar, berlutut, meraih, dan menunjuk, tak terhindarkan mengarahkan mata ke altar di mana seorang lelaki tua menunjukkan dengan tegas ke atas.

Di sisi lain, lukisan filsafat dimahkotai dengan tiga kubah melengkung dalam perspektif sempurna, mengarahkan pandangan dari puncak karya ke pusatnya. Dibingkai oleh lengkungan pusat, Plato dan Aristoteles dimasukkan ke dalam karya, hampir seperti batu yang dijatuhkan ke air yang tenang. Dampak pemikiran mereka bergejolak di antara para pemikir terkenal yang berkumpul di puncak (termasuk Socrates dalam jubah zaitun menghitung proposisi di jari-jarinya).

Sosok-sosok itu mengarahkan pandangan ke bawah, di mana para filsuf menumpahkan tangga dan tampak menyatu ke dalam aliran pemikiran yang terpisah. Euclid menggerakkan kompasnya, dikelilingi oleh murid-murid yang sibuk. Di sebelah kiri, Pythagoras menjelaskan teoremanya kepada orang muda, tua, dan bahkan orang asing—pria bersorban adalah penghargaan bagi para intelektual Islam dari Mazhab Cordoba.

Penggambaran Raphael tentang filsafat muncul sebagai banjir pengetahuan, yang meningkat sepanjang zaman, ditransmisikan oleh guru kepada siswa ke zaman kita sendiri. Bangga dengan pencapaian ini, Raphael menyisipkan potret dirinya sendiri di paling kanan terlibat dalam diskusi dengan Ptolemy dan Strabo, mungkin berbicara tentang teknik perspektifnya. Raphael, menatap penonton,  dimahkotai dengan topi hitam, tampan dan menawan, tidak seperti saingannya Michelangelo yang tampil di tengah komposisi dalam sepatu bot dan baju berwarna lavender.

Usia Michelangelo delapan tahun lebih tua dari Raphael, dan sudah bekerja di Kapel Sistina ketika seniman yang lebih muda ini memulai tugasnya. Raphael menambahkan sosok Michelangelo ke lukisan dinding yang sudah jadi dan menampilkan si pendiam Florentine itu sebagai Si Gelap Herakleitos. 

Mungkin maksud Raphael pada karakterisasi itu sebagai backhanded compliment (celaan lewat pujian), karena sosok berpakaian lusuh muncul sebagai gambaran kesendirian yang melankolis.

Dalam dialog yang menawan ini, Raphael menorehkan pada batu pualam berwarna ini berupa lukisan dinding tentang visi Kristen tentang hubungan antara iman dan akal. Bukan antagonis, tetapi mitra pelengkap, satu disiplin adalah untuk mengungkapkan keajaiban dunia fana dan yang lainnya untuk mendapatkan wawasan tentang alam spiritual. Bahkan saat ini, Raphael dengan keanggunan, pesona, dan kreativitasnya yang berani mengajak pemirsa untuk bergabung dalam dialog abadi yang dipandu oleh keindahan ini. (yud)

Elizabeth Lev adalah sejarawan seni kelahiran Amerika yang mengajar, memberi kuliah, dan membimbing di Roma

Waspada! Flu Burung Menyebar dengan Cepat, Mengancam Industri Peternakan di Eropa dan Asia

oleh Yu Ting

Baru-baru ini, Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) telah menerima laporan tentang wabah flu burung yang parah dari Eropa dan Asia. Laporan tersebut menunjukkan bahwa epidemi flu burung telah kembali menyebar dengan cepat

Wabah awal flu burung sebelumnya telah menyebabkan puluhan juta unggas dimusnahkan, membuat seluruh industri dalam keadaan darurat.

Karena flu burung dapat menyebar ke manusia, hal itu juga menjadi perhatian para ahli epidemiologi. Sepanjang tahun ini, pihak berwenang Tiongkok telah memberitahu atas munculnya 21 kasus flu burung H5N6 pada manusia, 6 orang telah meninggal dunia, dan banyak yang berada dalam keadaan kritis. Pada hal tahun lalu kasus yang terjadi hanya ada 5 meskipun tanpa didukung dengan data yang jelas.

Seorang profesor kedokteran Belanda mengatakan bahwa virus tersebut sangat mematikan. Jumlah kasus yang terinfeksi di daratan Tiongkok tahun ini telah melonjak. Hal ini menimbulkan kekhawatiran.

Selain itu, Organisasi Kesehatan Hewan Dunia OIE menyatakan dalam sebuah laporan bahwa wabah terjadi di sebuah peternakan di Chungcheongbuk-do, Korea Selatan, dan 770.000 ekor unggas terpaksa dimusnahkan.

Flu burung juga untuk pertama kalinya terjadi di sebuah peternakan unggas di timur laut Jepang. Hasil tes serum menunjukkan bahwa virus yang menyebar adalah H5N8.

Di Eropa, Norwegia melaporkan wabah flu burung H5N1 menyerang sekitar 7.000 ekor unggas di wilayah Rogaland. Flu burung lokal biasanya merebak di musim gugur akibat burung liar yang bermigrasi.

Saat ini, Belanda, Prancis, dan Belgia telah memberlakukan peraturan serupa, yang mengharuskan unggas dipelihara di dalam ruangan.

Awal November ini, di dekat Dundee, Skotlandia, sekelompok unggas dimusnahkan karena flu burung. Selanjutnya, di berbagai daerah Inggris mengumumkan pembentukan zona pencegahan flu burung, yang mengharuskan peternak untuk mematuhi peraturan pencegahan epidemi yang ketat. (sin)

Pemerintah Terapkan PPKM Level 3 di Seluruh Indonesia

0

ETIndonesia – Pemerintah akan menerapkan PPKM Level 3 untuk seluruh wilayah Indonesia selama libur Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 .  

Hal demikian disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Antisipasi Potensi Peningkatan Kasus Covid-19 Pada Libur Nataru, secara daring, pada Rabu (17/11/2021).

“Selama libur Nataru, seluruh Indonesia akan diberlakukan peraturan dan ketentuan PPKM Level 3,” ujarnya dikutip dari situs PMK.

Muhadjir menyatakan, kebijakan tersebut dilakukan untuk memperketat pergerakan orang dan mencegah lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Nataru. Nantinya seluruh wilayah di Indonesia, baik yang sudah berstatus PPKM Level 1 dan 2 akan disamaratakan menerapkan aturan PPKM Level 3. 

“Sehingga ada keseragaman secara nasional. Sudah ada kesepakatan, aturan yang berlaku di Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali nanti akan diseragamkan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Menko Muhadjir menerangkan, kebijakan status PPKM Level 3 ini akan berlaku mulai tanggal 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2021. Kebijakan ini akan diterapkan menunggu Kemendagri menerbitkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) terbaru.

“Inmedagri Ini sebagai pedoman pelaksanaan pengendalian penanganan Covid-19 selama masa libur Natal dan Tahun Baru yang akan ditetapkan selambat-lambatnya pada tanggal 22 November 2021,” ujarnya. (PMK/asr)

Indonesia Terbitkan Izin Darurat Penggunaan Vaksin Buatan India Covovax

0

ETIndonesia-  Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) resmi  menerbitkan Izin Penggunaan Darurat/Emergency Use Authorization (EUA) terhadap Vaksin Covovax. Vaksin ini merupakan vaksin dengan teknologi platform rekombinan protein subunit glikoprotein spike menggunakan vaksin adjuvant Matrix-M1.

Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito mengatakan, sesuai persyaratan EUA, Badan POM telah melakukan evaluasi terhadap aspek keamanan, khasiat, dan mutu yang mengacu pada standar evaluasi vaksin COVID-19, baik standar nasional maupun internasional, serta evaluasi terhadap pemenuhan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) pada fasilitas produksi Vaksin Covovax di India.

“Dari hasil evaluasi tersebut, Vaksin Covovax dapat digunakan untuk dewasa berusia 18 tahun ke atas dengan dosis 5 μg /dosis, diberikan sebanyak 2 kali dengan interval pemberian 21 hari,” paparnya dalam siaran pers BPOM.  

Vaksin Covovax diproduksi oleh Serum Institute of India Pvt. Ltd., India (SII). Evaluasi aspek keamanan, imunogenisitas, dan efikasi Vaksin Covovax mengacu pada data uji pre-klinik dan uji klinik yang dilakukan di Australia, Amerika Serikat, Meksiko, Inggris (United Kingdom/UK), dan Afrika Selatan.

Untuk memastikan khasiat dan keamanan Vaksin Covovax telah memenuhi persyaratan evaluasi vaksin yang dikeluarkan oleh World Health Organization (WHO), SII juga telah melakukan uji klinik fase 2/3 di India.

 Hasil evaluasi secara rinci dari aspek keamanannya, kejadian efek samping yang dilaporkan dari uji klinik Vaksin Covovax umumnya bersifat ringan hingga sedang. Efek samping yang paling sering dilaporkan, antara lain nyeri lokal (23,9% – 32%), tenderness (9,9% – 11,4%), sakit kepala (15,5% – 19,9%), kelelahan/fatigue (8,7% – 17,9%), nyeri otot/myalgia (8,5% – 15,5%), dan demam (3,5% – 14,4%).

 Dari aspek khasiat atau efikasi Vaksin Covovax, hasil pengamatan 7 hari setelah pemberian dosis kedua pada dewasa usia 18 tahun atau lebih dengan status imun negatif (seronegatif)  berkisar antara 89,7%-90,4% pada semua kasus COVID-19 dengan berbagai tingkat keparahan, sementara pada kasus dengan tingkat keparahan sedang – berat berkisar antara 86,9%-100%.

Efikasi vaksin pada kelompok lanjut usia berdasarkan uji klinik fase 3 di Inggris adalah 88,9%. Di samping itu, hasil uji klinik fase 2/3 di India menunjukkan respons imun yang baik dari pengukuran 14 hari setelah pemberian Vaksin Covovax dosis kedua.

Terkait aspek mutu dan pemenuhan Standar CPOB, hasil evaluasi vaksin Covovax mulai dari bahan awal, bulk antigen, hingga produk vaksin, termasuk evaluasi terhadap mutu, vaksin Covovax telah memenuhi syarat sesuai standar evaluasi mutu yang berlaku secara Internasional. Standar yang dimaksud antara lain standar dari WHO, United States Food and Drug Administration (US-FDA), dan European Medicines Agency (EMA). (asr)

Tchaikovsky : Kisah Pencapaiannya Menuju Keagungan

0

Raymond Beegle

Seorang siswa muda, yang baru saja bertemu dengan pak tua (senior) Pyotr Ilyich Tchaikovsky, membuat pernyataan yang menunjukkan bahwa para komposer dalam menciptakan komposisi awalnya dengan inspirasi. Tchaikovsky tercenung dan berkata sambil membuat gerakan tidak sabar dengan tangannya dan berkata dengan jengkel: ‘Ah, anak muda, jangan basi! Anda tidak bisa menunggu inspirasi,’ menurut profesor musikologi David Brown dalam “Tchaikovsky Remembered”.

“Yang dibutuhkan adalah kerja, kerja, dan kerja. Inspirasi lahir hanya dari bekerja, dan selama bekerja. Setiap pagi saya duduk untuk bekerja. Jika dari sini tidak ada yang datang hari ini, saya akan duduk besok di tempat kerja yang sama. Jadi, saya menulis untuk se- hari, dua hari, sepuluh hari, tidak putus asa jika tidak ada yang muncul, karena pada hari kesebelas, Anda akan melihat, sesuatu akan datang.”

Inspirasi adalah salah satu misteri besar. Kata ini berasal dari bahasa Yunani dan Latin, dan secara harfiah berarti menghirup udara atau roh. Tentu saja, Tchaikovsky tidak berbicara tentang udara ketika dia berbicara tentang inspirasi. Itu adalah pintu masuk roh— kadang disebut Roh Tuhan, kadang disebut Roh Kudus—ke dalam pikiran dan hatinya. Hal itu biasanya muncul, seperti yang dikatakan Tchaikovsky kepada siswa, setelah melalui banyak kerja keras, tetapi kadang-kadang muncul tanpa diminta, seperti tamu tak diundang, membawanya hingga pada titik kegilaan seperti yang mendorong Handel ketika menciptakan komposisi “Mesias”, dan Beethoven dengan “Missa Solemnis”-nya.

Inspirasi pertama kali mendekati Tchaikovsky ketika dia masih sangat muda. David Brown menulis bahwa pengasuh Tchaikovsky, Fanny Dürbach, berkisah suatu malam menemukannya di kamar anak, matanya tampak berkaca-kaca. “Ketika ditanya ada apa, dia menjawab: ‘O, musik itu!’ Tapi tidak ada musik yang terdengar saat itu. ‘Singkirkan dariku! Di sini, di sini,’ kata anak laki-laki itu sambil menangis dan menunjuk ke kepalanya. ‘Ia tidak memberi saya ketenangan!’”

Ia memang tidak pernah memberi Tchaikovsky ketenangan,  tetapi berkatnya Tchaikovsky menghasilkan banyak musik yang menginspirasi, musik untuk jiwa. Hal ini menular. Ini adalah jaminan yang jauh lebih besar daripada yang dapat diberikan oleh akal: Bahwa apa yang indah, apa yang baik, apa yang benar adalah realitas akhir, batu pijakan bagi kita untuk berdiri. Ini adalah pesan zaman yang dituturkan oleh para nabi dan penyair, pelukis dan komposer, sepanjang waktu dan lintas budaya.

Beberapa karyanya menurut saya sangat menginspirasi. Namun anehnya, mereka bukan salah satu komposisi yang paling terkenal, tetapi mereka telah mengisi pendengar ini dengan heran dan menopangnya di masa-masa sulit selama lebih dari setengah abad. Mengesampingkan akademisi, saya berbagi dengan pembaca menambahkan beberapa pengamatan pribadi.

Pekerja Rusia

Ketika Tchaikovsky berusia 31 tahun, dia mendengar seorang petani bernyanyi di tempat kerjanya. Dia menyanyikan lagu rakyat yang sedih, lahir dari tanah, yang mencerminkan perenungan kuno jiwa rakyat Rusia.

Lagu itu dapat didengar dalam gerakan lambat kuartet alat musik gesek pertama dari Tchaikovsky. Sebuah biola memainkan frase melankolis, hanya diselaraskan dan dikembangkan secara sederhana. Ini adalah lagu pekerja biasa Rusia, yang kedalaman spiritual, kebaikan, dan kesalehannya sangat dikenal oleh komposer. Ini memberi tahu kita apa yang dikatakan ahli mazmur: “Orang yang menabur dengan air mata akan menuai dengan sukacita.”

Selama konser musik Tchaikovsky, siapa pun yang duduk di sebelah Leo Tolstoy, akan melihat bahwa si penulis terbesar Rusia ini menangis selama mendengarkan bagian ini. “Itu adalah kehormatan tertinggi dalam hidup saya,” tulisnya dalam buku hariannya. Dan betapa menakjubkannya sang komposer melihat kekuatan musiknya diwujudkan dalam air mata pria yang paling dia kagumi.

Mencari Ketenangan

Ketika Tchaikovsky berusia 38 tahun, ia mengalami banyak gejolak batin karena pernikahan yang gagal, kesulitan dalam bisnis, dan kesulitan hati nurani. Dia melepaskan kemegahan Moskow demi sebuah desa, atas keindahannya dan jalan kesederhanaannya.

Adegan pembuka dalam operanya “Eugene Onegin,” yang ditulis pada masa sulit ini, tampaknya lahir dari keinginan untuk menggambarkan cara hidup yang bahagia, damai, dekat dengan pengaruh penyembuhan alam dan kebaikan orang-orang sederhana. Panen telah berakhir di sebuah perkebunan kecil, dan mengikuti tradisi, para petani membawa seikat gandum yang dihiasi kepada para istri mereka. Sebuah pesta telah disiapkan untuk mereka, dan mereka menyanyikan lagu-lagu panen mereka, berseri-seri dengan sukacita atas hasil jerih payah mereka yang melimpah.

Di Usia Paruh Baya

Ketika Tchaikovsky berusia 40 tahun, agama mulai memainkan peran yang lebih dalam dan signifikan dalam pemikirannya. Dia sangat tersentuh oleh oratorio dari Massenet yang berjudul “Marie-Magdeleine”.

“Saya sangat terkesan dengan cara Massenet tahu bagaimana mengekspresikan kemurnian abadi Kristus, sehingga saya meneteskan air mata. Air mata yang luar biasa! Sapaan orang Prancis yang tahu cara membuatnya mengalir,” tulisnya kepada adiknya, Modest Ilyich Tchaikovsky, seorang dramawan. “Di bawah pengaruhnya saya telah menyusun sebuah lagu dengan kata-kata Alexei Tolstoy. Lagu ini terinspirasi oleh Massenet.”

“Nada” Tchaikovsky, seluruh karya itu, memang terinspirasi. “I Bless You Forest” menunjukkan kegembiraan memasuki hati seorang peziarah yang rendah hati. Hutan, lembah, sungai, langit biru yang luas—semua karya Tuhan sendiri—mengembangkan semangat dan cinta-Nya kepada umat manusia. “Oh, andai saja aku bisa memelukmu, saudara, teman, musuh, seluruh alam, dalam pelukanku!”

Sama seperti Tchaikovsky yang terinspirasi oleh Massenet, bariton hebat Dmitri Hvorostovsky juga terinspirasi oleh Tchaikovsky.

Ketika sang komposer berusia 41 tahun, ia menulis kepada Modest tentang kebang- kitan cinta musik liturgi Rusia. “Saya sangat terkesan, bahkan terguncang oleh keindahan pelayanan itu yang tidak dapat dibandingkan dengan apa pun.”

Dia menulis kepada teman dan patronnya, Nadezhda von Meck, sebagaimana diterjemahkan oleh Galina von Meck dalam “Untuk Sahabatku”: “Saya sangat menyukai kebaktian doa malam. Berdiri di tengah kegelapan mencari jawaban atas pertanyaan abadi … dibangunkan dari lamunan ketika paduan suara mulai bernyanyi—oh! Saya sangat menyukai semuanya.”

Movement pembukaan Ibadah malamnya, Op. 52 dimulai dengan Mazmur 104: “Pujilah Tuhan, hai jiwaku.” Tchaikovsky, dalam pengaturan teksnya, menggunakan nyanyian tradisional Yunani yang dikenalnya sejak masa kanak-kanak, namun, menghilangkan penghematan Bizantium dengan menghaluskan kontur melodi dengan lembut, dan menyelaraskannya dengan cara yang hangat dan khas Rusia. “Ini sesuai dengan gaya arsitektur gereja Rusia dan lukisan ikon,” tulisnya, sekali lagi, kepada Modest.

Hasilnya luhur. Ketika mazmur telah berakhir, paduan suara menyanyikan “Kemuliaan bagi Bapa bagi Anak dan bagi Roh Kudus.” 

Tentunya, itu adalah roh yang sama yang memasuki Tchaikovsky sebagai seorang anak dan tidak memberinya kedamaian. Itu diteruskan kepada kita; tidak mungkin untuk menggambarkan, atau menjelaskan, atau membuktikan. Kita masing-masing harus menemukannya sendiri. (yud)

Aturan Baru di Tiongkok untuk Data ‘Keluar’ Mempersulit Posisi Perusahaan Multinasional

0

Fan Yu

Perusahaan asing yang berbisnis di Tiongkok telah menunggu selama bertahun-tahun untuk kejelasan dari rezim komunis Tiongkok mengenai bagaimana perusahaan asing itu dapat mengekstrak datanya keluar dari Tiongkok.

Perusahaan-perusahaan asing  akhirnya mendapatkan apa yang mereka tunggu-tunggu. Tetapi hampir tidak menjelaskan apa pun, dan benar-benar memperkenalkan ranjau-ranjau darat yang baru.

Minggu lalu, Administrasi Dunia Maya Tiongkok merilis serangkaian draf aturan  baru yang mengatur langkah-langkah yang harus dilakukan oleh pebisnis untuk mentransfer data  mereka di Tiongkok ke luar negeri. Aturan tersebut akan memiliki konsekuensi yang jauh jangkauannya, yang mempengaruhi perusahaan Tiongkok, yang ingin mendaftarkan sahamnya di luar negeri serta perusahaan asing yang beroperasi di Tiongkok dan Hong Kong.

Klarifikasi ini telah diantisipasi dengan kemarahan, karena Beijing mengamanatkan bahwa perusahaan harus menjalani serangkaian “penilaian” keamanan data sebelum perusahaan itu dapat mengirimkan data yang mereka miliki di luar perbatasan Tiongkok, ke pusat perusahaan itu. 

Hal tersebut menjernihkan beberapa hal. Pertama-tama, lembaga yang mengawasi data ini adalah Administrasi Dunia Maya Tiongkok, pengawas internet Tiongkok. Aturan juga menentukan jenis perusahaan harus mengajukan penilaian, bagaimana cara mengajukan penilaian, kerangka penilaian umum Administrasi Dunia Maya Tiongkok, dan hukuman untuk kegagalan mendapatkan izin.

Aturan itu juga mencakup semua data meninggalkan “perbatasan” Tiongkok, yang tidak diragukan lagi dalam hal ini berarti Hong Kong. Jadi perusahaan asing yang melakukan bisnis di Hong Kong juga perlu waspada. Sebelumnya dipertanyakan apakah Hong Kong berada di bawah cakupan undang-undang ini, tetapi ahli hukum secara luas memastikan bahwa Hong Kong benar-benar berada di dalam perbatasan Tiongkok untuk tujuan ini.

Tetapi, selain pedoman umum ini, aturan tersebut adalah tidak jelas. Administrasi Dunia Maya Tiongkok menyatakan bahwa semua bisnis yang memproses data yang diperoleh di Tiongkok, harus melakukan tinjauan sendiri dan penilaian risiko secara berkala dalam mentransfer data ke luar negeri, dan perusahaan dalam ruang lingkup mencakup perusahaan “infrastruktur informasi” dan pemilik “data utama.”

Perusahaan yang mengumpulkan data dari lebih dari 100.000 penduduk atau perusahaan yang menyimpan informasi pribadi yang “sensitif”, sebanyak 10.000

penduduk atau lebih, harus menjalani sebuah proses persetujuan oleh Administrasi Dunia Maya Tiongkok sebelum data dapat ditransfer.

Administrasi Dunia Maya Tiongkok mengatakan hal tersebut akan memakan waktu rata-rata 45 hari hingga 60 hari dan pihaknya akan mempertimbangkan perlu tidaknya transfer semacam itu, sensitivitas data, dan risiko kehilangan jika data tersebut adalah membahayakan.

Siapa yang memenuhi syarat sebagai pemilik “data utama,” dan apa yang memenuhi syarat sebagai  informasi pribadi yang “sensitif”? Hal tersebut adalah masih belum jelas.

Tetapi, bahasa yang tidak jelas semacam itu akan membuat Administrasi Dunia Maya Tiongkok dan rezim Xi Jinping dengan kekuasaan yang luas untuk membatasi dan menghukum perusahaan. Ada juga peluang yang cukup besar untuk mempolitisasi data semacam itu tanpa peringatan sebelumnya. Meskipun perusahaan harus menjalani penilaian sendiri, Administrasi Dunia Maya Tiongkok adalah hakim. 

Sebagian besar perusahaan asing mengumpulkan data–—semua bentuk data—-mengenai pelanggannya di Tiongkok, harus merencanakan secara konservatif dan menganggap data mereka adalah sensitif kecuali diberitahu sebaliknya. Perusahaan Konsumen, teknologi, keuangan, dan perawatan kesehatan sangat cenderung akan terpengaruh.

Tetapi hal itu menjadi lebih rumit lagi.

Aturan-aturan ini sesuai dengan Undang-Undang Privasi Informasi Pribadi Tiongkok yang baru, yang mulai berlaku pada 1 November. Mirip dengan Peraturan Perlindungan Data Umum Uni Eropa, yang diluncurkan pada tahun 2018, Undang-Undang Privasi Informasi Pribadi Tiongkok memberikan hukuman berat bagi para pelanggar dan memiliki dampak ekstrateritorial. Banyak perusahaan, termasuk perusahaan asing tanpa kehadiran di Tiongkok tetapi memiliki pelanggan Tiongkok, dapat menghadapi hukuman berat yang kaku jika terbukti melanggar undang-undang tersebut.

Undang-Undang Privasi Informasi Pribadi Tiongkok, bahkan lebih ketat daripada Peraturan Perlindungan Data Umum Uni Eropa karena Peraturan Perlindungan Data Umum Uni Eropa tidak membatasi transfer-transfer, dan karena pedoman Peraturan Perlindungan Data Umum Uni Eropa, menetapkan bahwa pemerintah tidak dapat memperoleh data semacam itu sesuka hati tanpa panggilan pengadilan atau surat perintah.

Undang-Undang Privasi Informasi Pribadi Tiongkok, tidak memberikan perlindungan semacam itu bagi perusahaan. Baik Privasi Informasi Pribadi Tiongkok maupun aturan ekstradisi data, meninggalkan area abu-abu yang tidak jelas, yang mana cukup luas dalam definisi Partai Komunis Tiongkok untuk menafsirkan dan memberlakukan larangan dan hukuman berat tanpa batas.

Perusahaan asing yang berinteraksi dengan para pelanggan Tiongkok, sekarang menghadapi masalah risiko bisnis yang lebih besar dari sebelumnya. (Vv)

Geng Kriminal Tiongkok Menipu Rekan Senegaranya ke Myanmar untuk Diambil Darahnya, Sebabkan 5 Anak Muda Tewas

Laporan media Malaysia berbahasa Mandarin ‘China Press’, bahwa pada 14 November waktu setempat, kerjasama gabungan antara Batalyon 21 dari kepolisian di Daerah Otonomi Kokang Myanmar dengan Batalyon 1006 dari Pasukan perbatasan Otonomi Kokang, telah berhasil membongkar kasus perdagangan darah manusia besar-besaran dan menangkap 24 orang tersangka yang semuanya berasal dari Bengbu, Provinsi Anhui, Tiongkok.

(Screenshot dari halaman Facebook)

Menurut laporan, 24 orang tersangka tersebut pertama melakukan penyeberangan perbatasan ilegal dari Myanmar ke Thailand, kemudian menggunakan Chinshwehaw di Kokang sebagai basis untuk menjalankan bisnis perdagangan darah manusia. 

Mereka menggunakan tameng sebagai calo mencarikan pekerjaan untuk menarik minat pemuda asal daratan Tiongkok yang ingin bekerja di Myanmar. 

Setelah tiba di Myanmar, para calon tenaga kerja dipaksa masuk ke dalam penangkaran yang mereka sediakan untuk kemudian diambil darah secara paksa guna dijual. Dalam proses tersebut, setidaknya ada 5 orang pemuda asal Tiongkok yang tewas karena darahnya dikuras hidup-hidup.。

Laporan itu mengatakan bahwa semua anggota kriminal geng ini telah ditangkap oleh kerjasama kepolisian Myanmar dengan kepolisian Thailand. (sin)