Penelitian: Menulis Tangan Mengaktifkan Potensi Otak, Lebih Unggul daripada Mengetik di Komputer

EtIndonesia. Di sebuah ruang kuliah universitas, dua mahasiswa yang sama-sama cerdas dan memiliki minat serupa duduk berdampingan. Yang satu menggunakan kertas dan pena tradisional, sementara yang lain memakai laptop.

Jika aktivitas otak mereka dipantau dengan alat perekam gelombang otak, akan tampak perbedaan yang mencolok:

Otak mahasiswa yang menulis tangan menunjukkan aktivitas yang intens, dengan berbagai area saling terhubung dan berdenyut secara sinkron—seperti “tarian balet saraf”.

Sebaliknya, otak mahasiswa yang mengetik di komputer hanya menunjukkan aktivitas yang terpisah-pisah—area listrik yang berdiri sendiri tanpa keterhubungan yang kuat.

Ini bukan sekadar nostalgia terhadap cara lama, melainkan temuan ilmiah yang dipublikasikan pada tahun 2025 dalam jurnal Frontiers in Psychology. Penelitian ini hanyalah satu dari sekian banyak bukti yang menunjukkan bahwa kemudahan mengetik di komputer mungkin membawa konsekuensi kognitif yang cukup besar.

Dari laboratorium ilmu saraf hingga ruang kelas, berbagai penelitian menunjukkan bahwa belajar dengan kertas dan pena tradisional lebih baik bagi otak dan lebih mampu merangsang aktivitasnya dibandingkan belajar menggunakan komputer.


“Lambat” Justru Lebih “Cepat”

Dalam penelitian terobosan tahun 2014 berjudul The Pen Is Mightier Than the Keyboard, para peneliti Mueller dan Oppenheimer menemukan bahwa mahasiswa yang mencatat dengan tangan memperoleh nilai 12–20% lebih tinggi dalam pertanyaan pemahaman konsep dibandingkan kelompok yang mengetik.

Mereka menemukan bahwa karena mengetik terasa lebih mudah, pengguna laptop cenderung menyalin isi kuliah kata demi kata. Sementara itu, penulis tangan terpaksa memproses dan merangkum informasi.

Menurut Oppenheimer, menyalin secara verbatim tidak memerlukan pemikiran mendalam. Sebaliknya, ketika mencatat dengan pena dan kertas, kecepatan menulis yang lebih lambat—yang tampak seperti kelemahan—justru menjadi keunggulan, karena memaksa seseorang benar-benar memahami konsep sebelum menuliskannya.

Karena menulis tangan lebih lambat, seseorang menjadi lebih fokus dan berpikir lebih mendalam.


Apa yang Terjadi di Dalam Otak?

Setelah penelitian Oppenheimer dipublikasikan, pasangan peneliti saraf asal Norwegia, Van der Meer, tertarik meneliti mekanisme di balik fenomena ini.

Untuk memastikan apakah menulis tangan benar-benar memiliki keunggulan neurologis, mereka menggunakan alat EEG (electroencephalogram) beresolusi tinggi berbentuk seperti “topi mandi”, yang dilengkapi 256 elektroda untuk mengukur aktivitas otak.

Dalam eksperimen tersebut, mahasiswa diperlihatkan sebuah gambar—misalnya ikon payung—lalu diminta secara bergantian menuliskannya dengan tangan dan mengetiknya di keyboard.

Hasilnya menunjukkan perbedaan besar dalam cara kerja otak. Menulis atau menggambar dengan tangan memicu aktivitas luas dan sinkron di area otak yang berkaitan dengan memori dan pembelajaran. Sebaliknya, pola aktivitas saraf saat mengetik jauh lebih lemah.

Secara lebih spesifik, mahasiswa yang menulis tangan menunjukkan osilasi gelombang θ (theta) dan α (alpha) frekuensi rendah yang saling berkorelasi. Ketika mengetik, keterkaitan ini hampir tidak terlihat.

Gelombang theta berperan dalam memproses informasi baru dan mendukung memori kerja, sedangkan gelombang alpha membantu pembentukan memori jangka panjang.

Van der Meer menjelaskan bahwa koordinasi gerakan halus yang dibutuhkan saat menulis tangan mengaktifkan jalur saraf multisensorik yang lebih kompleks, sehingga membentuk jejak memori yang lebih kuat. Sebaliknya, gerakan sederhana seperti mengetik, menggulir layar, atau mengklik tidak mampu mengaktifkan jaringan saraf tersebut secara optimal, sehingga memori yang terbentuk cenderung lebih lemah.

“Memang sangat menggoda untuk mencatat semua yang diucapkan dosen,” katanya. “Namun sebenarnya Anda hanya ‘mengetik buta’. Informasi masuk lewat telinga dan keluar lewat ujung jari—tanpa pernah benar-benar diproses.”

Ia juga menegaskan bahwa otak mengikuti prinsip “use it or lose it” (jika tidak digunakan, akan melemah). Jika kita tidak menggunakan otak dengan benar, dalam jangka panjang fungsi otak bisa menurun.

Ia menyarankan agar kita lebih sering menggunakan pena, serta menyediakan pensil, krayon, pena, dan kertas bagi anak-anak. Menulis sangat penting terutama bagi anak-anak yang sistem sarafnya masih berkembang.


Menulis Kaligrafi

Menariknya, bahkan cara menulis pun berpengaruh. Sebuah penelitian dalam Journal of Alzheimer’s Disease menemukan bahwa lansia dengan gangguan kognitif ringan yang berlatih kaligrafi Tiongkok selama delapan minggu mengalami peningkatan memori kerja dan kemampuan mengendalikan perhatian.

Lebih dari 30% peserta yang berlatih kaligrafi menunjukkan peningkatan dalam tugas memori kerja, sedangkan pada kelompok yang menggunakan iPad tanpa latihan kaligrafi, hanya 11,8% yang mengalami peningkatan.

Manfaat dari latihan kaligrafi bahkan masih terlihat enam bulan setelah pelatihan berakhir, menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan kognitif tersebut bersifat jangka panjang.


Respons Publik

Artikel ini dipublikasikan dalam versi bahasa Inggris di The Epoch Times dan mendapat perhatian luas. Dalam kolom komentar video terkait, seorang netizen menulis:

“Saya kehilangan kemampuan berbicara dan memahami kata-kata setelah mengalami stroke. Saya mulai menyalin kata-kata dari kamus dengan tulisan sambung. Sekitar satu tahun kemudian, kemampuan berbicara dan pemahaman saya pulih sepenuhnya. Ini benar-benar luar biasa.”

Seorang guru bahasa Inggris yang telah pensiun menulis:
“Selama bertahun-tahun saya terkejut melihat dunia pendidikan secara bertahap meninggalkan tulisan tangan dan beralih ke keyboard. Padahal, sains sudah lama menyadari nilai dan manfaat tulisan tangan. Namun dunia pendidikan justru mengabaikan hasil penelitian ini—dan siswa pun menjadi korban. Kemampuan menulis dan membaca tulisan tangan akan terus menurun, yang pada akhirnya menyebabkan penurunan fungsi otak. Ada hubungan yang sangat erat antara tangan dan otak.”

Seorang ahli grafologi juga berkomentar:  “Saya sepenuhnya setuju! Tips kecil: jika Anda ingin mengingat nama atau nomor telepon seseorang, tulislah dengan cara yang unik, mencolok, dan tidak biasa—lalu tatap selama satu atau dua menit. Anda akan mengingatnya dengan kuat. Begitulah dahsyatnya kekuatan tulisan tangan.”  (jhon)

Sumber : NTDTV.com

Dari Longsor Salju di Swiss hingga Topan di Madagaskar, Dunia Masuki Mode Bencana

EtIndonesia. Selama periode Swissdi Tiongkok, cuaca ekstrem di berbagai belahan dunia terus mengamuk. Pada Senin (16 Februari), longsor salju terjadi di Swiss dan menyebabkan sebuah kereta api tergelincir dari rel. 

Di Selandia Baru, angin kencang membuat lebih dari 30.000 rumah tangga mengalami pemadaman listrik. Sementara itu, banjir di Inggris mengepung sebuah biara bersejarah yang telah berdiri hampir seribu tahun.

Di sisi lain, Topan “Gezani” menghantam Madagaskar dan telah menewaskan 59 orang, dengan jumlah korban terdampak melampaui 420.000 jiwa. Bencana alam terjadi bertubi-tubi di berbagai negara, dan pihak berwenang mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta memperhatikan keselamatan saat bepergian.


Longsor Salju di Pegunungan Alpen Sebabkan Kereta Swiss Tergelincir, 5 Orang Terluka

Pada Senin, di Goppenstein, Swiss, sebuah kereta api tergelincir akibat longsor salju. Lima penumpang dilaporkan terluka, sementara 29 orang lainnya berhasil diselamatkan. Kepolisian menyatakan bahwa penyebab insiden tersebut adalah runtuhan salju.

Saat ini, wilayah barat Pegunungan Alpen berada dalam status peringatan longsor tingkat tertinggi, yakni Level 5. Jalan-jalan di sekitar kawasan wisata ski terkenal Mont Blanc telah ditutup sepenuhnya, dan penduduk desa terdekat telah dievakuasi.

Pada awal musim dingin tahun ini, curah salju relatif sedikit. Namun, badai salju besar belakangan ini menutupi lapisan salju lama yang rapuh, sehingga kondisi salju menjadi sangat tidak stabil.

Tim penyelamat Alpen mencatat, dalam satu minggu hingga 8 Februari, sebanyak 10 pemain ski di wilayah Italia meninggal akibat longsor salju—angka ini mencetak rekor. Pada Minggu lalu, dua pemain ski lainnya juga tewas akibat longsor di kawasan Mont Blanc.


Topan “Gezani” Tewaskan 59 Orang, Berbalik Arah dan Kembali Hantam Madagaskar

Kantor Manajemen Bencana Madagaskar pada Senin mengonfirmasi bahwa Topan “Gezani”, yang mendarat pekan lalu, telah menyebabkan 59 orang meninggal dunia, 15 orang hilang, serta 16.000 orang kehilangan tempat tinggal. Total warga terdampak melebihi 420.000 orang.

Saat pertama kali menerjang Madagaskar pekan lalu, topan tersebut membawa angin dengan kecepatan hingga 185 kilometer per jam dan memicu gelombang setinggi 10 meter di perairan Mozambik.

Pada Senin, “Gezani” secara tak terduga berbalik arah dan kembali menyapu wilayah barat daya Madagaskar. Beruntung, kekuatan anginnya kali ini jauh lebih lemah dibanding sebelumnya.


Angin 193 Km/Jam Mengamuk di Selandia Baru, 30.000 Rumah Tangga Padam

Pada Senin, Pulau Utara Selandia Baru dihantam angin kencang dengan kecepatan maksimum mencapai 193 kilometer per jam. Angin tersebut memicu gelombang besar, menumbangkan banyak pohon, serta menyebabkan lebih dari 30.000 rumah tangga kehilangan pasokan listrik.

Pemerintah setempat mengumumkan penutupan sekolah, pembatalan sebagian besar penerbangan di bandara, serta mengimbau masyarakat untuk tidak keluar rumah kecuali dalam keadaan mendesak.


Sungai Severn Meluap, Biara Berusia 900 Tahun di Inggris Terancam

Pada Senin, permukaan Sungai Severn di Inggris melonjak drastis. Lahan pertanian dan jalan-jalan di Gloucestershire berubah menjadi lautan air, mengepung Tewkesbury Abbey—biara bersejarah yang telah berdiri selama sekitar 900 tahun.

Badan Lingkungan Inggris pada hari yang sama memperingatkan bahwa permukaan Sungai Severn akan tetap tinggi, dan masyarakat diminta untuk tidak memasuki area yang tergenang air.

Dalam beberapa hari ke depan, wilayah barat daya dan tengah Inggris diperkirakan akan menghadapi banjir tambahan, sementara wilayah utara diprediksi mengalami hujan salju. (jhon)

Sumber : NTDTV.com

Akademisi Ungkap Fakta dari Orang Dalam : Otoritas Xi Runtuh, “Komentar Liar” Merebak di Kalangan Pejabat Beijing

EtIIndonesia. Penangkapan Wakil Ketua Komisi Militer Pusat Partai Komunis Tiongkok (PKT), Zhang Youxia, memicu gejolak politik di Beijing. Akademisi yang bermukim di Australia, Yuan Hongbing, mengungkapkan bahwa suasana di dalam sistem PKT tengah diliputi kegelisahan. Di kalangan pejabat Beijing, berbagai bisikan kritik terhadap pemimpin PKT Xi Jinping mulai bermunculan.

Dalam wawancara terbaru dengan media Kan Zhongguo, Yuan mengutip sumber dari dalam sistem PKT yang disebutnya sebagai “insan berhati nurani”. Ia mengatakan bahwa setelah penangkapan Zhang Youxia dan Liu Zhenli, otoritas Xi kembali mengeluarkan peringatan keras agar “tidak sembarangan mengomentari pusat”. Namun, menurutnya, bisik-bisik di kalangan pejabat Beijing tampaknya sudah tidak lagi mengindahkan ancaman tersebut.

Belakangan ini, berbagai penilaian negatif terhadap Xi Jinping mulai tersebar luas di kalangan internal. Penilaian tersebut beragam, tetapi secara garis besar dapat dirangkum sebagai berikut:

Ada yang mengutip pernyataan pengusaha Ren Zhiqiang yang pernah menyebut Xi sebagai “badut yang meski telanjang tetap bersikeras ingin menjadi kaisar”. Kini, menurut mereka, Xi sendiri telah merobek sisa “daun penutup” terakhirnya, memperlihatkan karakter keras di luar namun rapuh di dalam: sangat galak terhadap orang dalam, tetapi hanya mampu berkoar-koar ketika menghadapi kekuatan eksternal. Perang di Selat Taiwan bahkan belum dimulai, namun para jenderal tinggi dalam militer justru sudah “dibersihkan”, yang dinilai justru melemahkan kekuatan militer PKT.

Ada pula yang menilai Xi menggunakan slogan “penyatuan Taiwan” yang menggema untuk membenarkan ambisinya mempertahankan kekuasaan layaknya seorang kaisar. Namun pada kenyataannya, ia dianggap tidak memiliki keberanian untuk benar-benar berkonfrontasi secara militer dengan Amerika Serikat di Taiwan. Disebut pula bahwa kepemilikan obligasi AS senilai dua triliun dolar oleh Tiongkok dianggap sebagai bentuk “isyarat kesetiaan” kepada Donald Trump.

Sebagian komentar lain menyatakan bahwa penangkapan Nicolás Maduro oleh Trump menunjukkan gaya “pahlawan Liangshan”, sementara Xi di panggung diplomasi justru dinilai menyerupai tokoh preman kecil dalam kisah klasik Shui Hu Zhuan. Retorika keras dari kelompok “serigala perang” yang mengancam akan “memenggal kepala Sanae Takaichi” atau “mengubah Jepang menjadi medan perang”, dinilai hanya sebatas kata-kata tanpa tindakan nyata. Sementara itu, Takaichi justru semakin populer dan mendapat dukungan luas dari masyarakat Jepang.

Ada juga yang berpendapat bahwa Xi sangat mencintai kekuasaan. Di dalam negeri ia bersikap keras, tetapi di luar negeri dinilai ragu-ragu dan tidak berani berhadapan langsung dengan Trump. Ia dianggap lebih berharap dapat melunakkan sikap Amerika Serikat dalam isu Taiwan melalui pendekatan persuasif—sebuah langkah yang dinilai seperti “bersekutu dengan harimau”, penuh risiko dan kebodohan.

Bisikan lain menyebut bahwa Xi telah membuat militer PKT menjadi bahan ejekan internasional, menyerupai citra militer India yang sering diparodikan saat parade. Latihan militer mengelilingi Taiwan dan retorika keras dinilai hanya menjadi “pertunjukan gratis”, bahkan menjadi bahan perbincangan santai warga Taiwan.

Yuan Hongbing menyatakan bahwa seluruh “komentar liar” tersebut memiliki satu benang merah: keyakinan bahwa Xi Jinping kemungkinan hanyalah seorang politisi yang tidak berani bertarung hingga akhir.

Ia menganalisis bahwa bisikan di kalangan pejabat Beijing merupakan “mikroskop” untuk mengamati kondisi psikologis internal PKT. Menurutnya, saat ini hati para pejabat sedang diliputi kegelisahan, layaknya permukaan laut sebelum badai. Persepsi bahwa “Xi hanyalah sosok yang keras di luar namun lemah di dalam” mulai berkembang.

Yuan menilai, pejabat PKT pada umumnya adalah kelompok yang tunduk di bawah tekanan kekuasaan. Namun, ia mengingatkan bahwa bahkan tikus pun memiliki taring. Jika mereka menyadari bahwa figur kuat yang mereka bayangkan ternyata hanya “harimau kertas”, maka kemungkinan terjadinya perlawanan balik secara kolektif akan meningkat—dan bila itu terjadi, responsnya bisa sangat keras dan berbahaya.

Baru-baru ini, anggota Komite Tetap dan Sekretaris Jenderal Partai Provinsi Hainan, Ni Qiang, dijatuhi sanksi “shuang kai” (dikeluarkan dari Partai dan dicopot dari jabatan). Beredar kabar bahwa salah satu tuduhannya adalah “mengomentari pusat secara tidak pantas”. Selain itu, mantan Sekretaris Partai Provinsi Jilin, Jing Junhai, juga dikabarkan ditangkap. Aktivis pro-demokrasi Sheng Xue mengungkapkan bahwa tuduhan terhadapnya pun serupa, yakni “mengomentari pusat”. (jhon)

Presiden Prabowo Tiba di Amerika Serikat, Bakal Gelar Pertemuan Bilateral dengan Presiden Trump

EtIndonesia. Presiden RI Prabowo Subianto tiba di Amerika Serikat (AS) pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 11.55 waktu setempat. Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden dan rombongan mendarat di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC.

Dikutip dari situs resmi kepresidenan, di bawah tangga pesawat, Presiden Prabowo tampak disambut oleh Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo, Atase Pertahanan RI Washington Marsma TNI E. Wisoko Aribowo, dan Maintenance Group Commander Colonel Gary Charland. Selepas itu, Presiden Prabowo langsung menuju hotel tempatnya bermalam selama berada di Washington DC.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa dalam kunjungannya ke AS kali ini, Presiden Prabowo diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump. 

Menurut Teddy, Pertemuan difokuskan untuk membahas penguatan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat, serta kerja sama strategis di berbagai bidang ekonomi dengan adanya beberapa perundingan serta perjanjian dagang.

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan Kerja ke Washington DC, Amerika Serikat. Kepala Negara dan rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin, 16 Februari 2026.

Dalam Kunjungan ke Amerika Serikat ini Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sepuluh Skandal Hak Istimewa Partai Komunis Tiongkok Terbesar Tahun 2025 yang Menghebohkan

oleh Li Jing

Pada tahun 2025, beberapa peristiwa dalam masyarakat Tiongkok yang melibatkan bidang-bidang seperti perawatan kesehatan, pendidikan, hiburan, agama dan lainnya telah menarik perhatian masyarakat luas. Dari aktor yang jatuh dari gedung dan tewas hingga kesenjangan mengenai uang pensiun, dari kecurangan akademik hingga komersialisasi agama, sehingga dampak buruknya terus berkembang sampai saat ini. Para ahli mengungkapkan bahwa peristiwa-peristiwa ini mencerminkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kepedulian masyarakat terhadap isu-isu tentang keadilan sosial.

Kematian Yu Menglong: Dari Tragedi Dunia Hiburan Hingga Membangkitkan Kesadaran Publik Tentang Sistem Hak Istimewa

Yu Menglong, aktor Tiongkok berusia 37 tahun dikabarkan tewas akibat jatuh dari gedung yang berada dalam kompleks perumahan di Distrik Chaoyang, Beijing pada 11 September 2025. Pihak kepolisian melaporkan insiden tersebut sebagai “kematian akibat kecelakaan setelah mengonsumsi minuman keras,” tetapi detail kejadiannya tidak dirilis sepenuhnya.

Namun, masyarakat tidak puas dengan penjelasan resmi tersebut, menimbulkan berbagai pertanyaan yang muncul seputar insiden kematian Yu Menglong, termasuk misteri seperti “Apakah ada keterlibatan dari kelas istimewa? Apakah ada aturan tak tertulis di industri hiburan, dan lain sebagainya?” Terutama banyak perdebatan publik secara daring yang muncul setelah insiden tersebut, yang memicu pihak berwenang sibuk melakukan sensor, pemblokiran akun, dan pembatasan akses internet, yang justru semakin memperkuat ketidakpercayaan publik.

Seiring dengan pihak kepolisian yang tidak merilis detail kejadian, sehingga semakin banyak rumor yang tak terverifikasi muncul secara daring, menghubungkan kematian Yu dengan lingkaran kelas istimewa, manipulasi modal, dan penindasan sistemik. Beberapa bahkan melibatkan tuduhan transplantasi organ dan upaya “perpanjangan usia hidup” para pemegang hak kelas istimewa, menghubungkannya dengan sistem hak istimewa komprehensif Partai Komunis Tiongkok (PKT).

Insiden kematian Yu Menglong juga menarik perhatian media internasional. Sebuah artikel di media AS, Foreign Policy menunjukkan bahwa meskipun kontrol resmi yang berlebihan terhadap opini publik mungkin dalam jangka pendek mampu menekan diskusi, namun hal itu malah berdampak menabur benih ketidakpercayaan yang lebih dalam di benak publik.

Semakin banyak warga sipil yang sebelumnya diam, bahkan pegawai negeri sipil (PNS) yang berada di dalam sistem, benar-benar tersadarkan oleh insiden tersebut. Menurut pernyataan publik dari Pusat Layanan Global untuk Keluar dari Keanggotaan PKT (Tuidang) baru-baru ini bahwa secara umum masyarakat Tiongkok menyatakan kecaman keras terhadap rezim PKT yang totaliter. 

“Kita hidup dalam kebohongan yang mereka rancang dengan cermat. Internet diblokir, kita hanya bisa melihat apa yang mereka ingin kita lihat. Warga sipil hanya dapat diperlakukan seperti ternak, disembelih sesuka hati, bahkan tidak boleh berteriak kesakitan karena ‘energi yang tidak positif’,” demikian pernyataan yang ditandatangani oleh seorang yang bernama Xin Miaomiao (Amy). “Jika memang ada Tuhan, saya memohon kepada Tuhan untuk memperhatikan Tiongkok dan menghukum partai ini. Rakyat telah diperlakukan secara tidak adil hingga sejauh ini…” (teks asli yang dipublikasi oleh Tuidang)

Pernyataan-pernyataan tersebut umumnya menyebutkan bahwa kematian Yu Menglong membuat mereka “sangat putus asa.” Gao Jingjing menulis dalam pernyataannya: “Karena insiden Yu Menglong, saya benar-benar kehilangan harapan terhadap PKT. Mereka diktator, menggunakan kekuasaan untuk membungkam orang-orang yang beritikad baik… Selama tiga puluh tahun lebih terakhir, saya telah dibutakan oleh PKT, sekarang saya menyadari bahwa saya telah hidup dalam kebohongan.” Dia mengumumkan pengunduran dirinya dari keanggotaan partai PKT, liga pemuda, dan organisasi pemuda yang menjadi aliansinya, dengan menyatakan bahwa “semua sumpah sebelumnya batal dan tidak berlaku.” (teks asli yang dipublikasi oleh Tuidang)

Sistem Pensiun di Tiongkok yang Berjalur Ganda Menciptakan Kesenjangan 27 Kali Lipat antara Pejabat dan Masyarakat yang Merusak Keadilan Sosial

Pada bulan Juli 2025, PKT mengumumkan kenaikan uang pensiun untuk para pensiunan secara keseluruhan sebesar 2%, kenaikan terendah dalam sejarah.

Dengan  mengutip data yang dirilis oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Sumber Daya Manusia dan Jaminan Sosial Partai Komunis Tiongkok, media Tiongkok daratan melaporkan bahwa rata-rata uang pensiun yang diterima oleh seorang PNS adalah RMB 6.000,- lebih per bulan, sementara warga sipil yang menerima Asuransi Hari Tua bagi Penduduk Perkotaan dan Pedesaan (95% adalah penduduk pedesaan) hanya sebesar RMB 220,- per bulan, atau selisih yang mencapai 27 kali lipat.

Sekitar 170 juta orang warga sipil lansia Tiongkok yang menerima Asuransi Hari Tua bagi Penduduk Perkotaan dan Pedesaan, mayoritas di antaranya adalah petani dan pekerja migran. Setelah kenaikan tersebut, pensiun dasar untuk mereka cuma naik sebesar RMB 2,- hingga RMB 6,- sementara kenaikan untuk para PNS dapat mencapai lebih dari RMB 100,-. 

Menurut laporan dari Kantor Audit Nasional Tiongkok bahwa pada tahun 2024, 13 provinsi di Tiongkok telah menyalahgunakan dana Asuransi Hari Tua bagi Penduduk Perkotaan dan Pedesaan sebesar RMB 40 miliar 626 juta untuk pengeluaran lain atau untuk membayar utang pemerintah daerah. Di antara 25 provinsi tersebut, 28.300 orang telah melakukan klaim asuransi ilegal sebesar total RMB 519 juta dengan memalsukan catatan medis dan cara lainnya.

Investigasi terhadap Kepala Biara Kuil Shaolin, Shi Yongxin, Memicu Kontroversi Tentang Hak Istimewa Komersial Keagamaan

Pada Juli 2025, Kantor Manajemen Kuil Shaolin di Provinsi Henan mengeluarkan pemberitahuan yang mengkonfirmasi bahwa Kepala Biara Shi Yongxin sedang dalam penyelidikan resmi atas dugaan pelanggaran pidana.

Pemberitahuan pihak berwenang menyebutkan bahwa Shi Yongxin diduga menyalahgunakan aset kuil dan menjalin hubungan tidak pantas dengan banyak wanita, serta memiliki anak di luar nikah. 

Faktanya, sejak tahun 2015, seorang netizen yang mengaku sebagai “orang dalam di Kuil Shaolin” telah mengajukan pengaduan resmi terhadap Shi Yongxin, menuduhnya memiliki dua registrasi rumah tangga, kehidupan pribadi yang kacau, dan menyalahgunakan properti kuil. Namun pihak berwenang secara terbuka membantah tuduhan ini.

Shi Yongxin bergabung dengan Kuil Shaolin pada tahun 1981 dan diangkat menjadi kepala biara pada tahun 1999. Di bawah kepemimpinannya, Kuil Shaolin berkembang menjadi “kerajaan bisnis” yang mencakup budaya, pariwisata, film, dan makanan, yang membuatnya mendapat julukan “CEO Buddhisme.”

Bagaimana Shi Yongxin bisa membangun kerajaan bisnis? Ada skeptisisme luas bahwa tempat suci Buddha yang seharusnya sakral di Tiongkok telah menjadi alat untuk mencari keuntungan bagi para petinggi PKT yang menggenggam hak istimewa.

Dari “Teori Asal Usul” Revolusi Kebudayaan Hingga Saat Ini: Video Komentar “Youth” Diblokir

Pada November 2025, blogger Tiongkok daratan “Let’s Talk About Movies” yang mengunggah tiga video yang melakukan analisis mendalam tentang film “Youth”, dengan durasi masing-masing sekitar setengah jam, yang berhasil mencatat sebanyak lebih dari 37 juta penayangan, tetapi ketiga video tersebut telah diblokir oleh pihak berwenang PKT pada 5 Desember 2025 dengan tanpa penjelasan.

“Youth” film yang menceritakan kisah sekelompok anak muda yang bergabung dalam kelompok seni militer selama tahun 1970-an dan 1980-an (era Revolusi Kebudayaan). Film tersebut disutradarai oleh Feng Xiaogang, dan ditayangkan untuk pertama kalinya pada tahun 2017.

Video tersebut menunjukkan bahwa selama Revolusi Kebudayaan, banyak anggota kelompok budaya militer adalah anak-anak pejabat tinggi (sekarang disebut “Generasi Kedua Merah” atau “Generasi Kedua Pejabat”). Mereka memiliki bakat terbatas dan masuk melalui koneksi. Ada juga anak-anak dari keluarga biasa (sekarang disebut “rakyat biasa”), banyak di antaranya sangat berbakat. 

Film ini menggambarkan diskriminasi dan perundungan terhadap anak-anak biasa oleh anak-anak pejabat tinggi, sementara anak-anak biasa yang ingin mengubah nasib mereka melalui usaha sendiri terus-menerus ditekan oleh kalangan atas (sekarang disebut “konsolidasi kelas”). Mereka (Generasi Kedua Merah” atau “Generasi Kedua Pejabat”) juga tidak dapat menghindari nasib tragis dari dimanfaatkan dan dikorbankan (sekarang disebut “dipanen”) oleh Partai Komunis Tiongkok.

Dalam sebuah wawancara dengan The Epoch Times, Ms. Sheng Xue, seorang penulis dan aktivis pro-demokrasi warga negara Kanada menyatakan bahwa PKT bukan takut rakyat membicarakan isu Revolusi Kebudayaan, melainkan rakyat yang tiba-tiba menyadari bahwa “Revolusi Kebudayaan bukanlah sesuatu yang sudah berlalu, tetapi sebuah peristiwa yang masih sedang berlangsung,” karena sistem politik, institusi, struktur, dan seluruh ideologi PKT sama sekali tidak berubah.

Ia menyatakan bahwa begitu generasi yang hidup saat ini menyadari kenyataan tersebut, mereka jelas tidak akan lagi bersedia menerima nasib ini secara pasif.

Arogansi Kekuasaan: Insiden “Wanita dengan Sertifikat Dinas Penegakan Hukum” di Guangxi Terungkap

Pada 22 Juli 2025, terjadi perselisihan lalu lintas di Kota Fangchenggang, Guangxi. Seorang wanita pengemudi mobil Mercedes-Benz mengeluarkan sertifikat bertuliskan “Dinas Penegakan Hukum” memaksa pengemudi lain untuk menepi dan memberikan jalan. Penumpang pria di mobil yang sama segera mengungkapkan alamat rumah dan nama belakang asli pengemudi lain.

Setelah kejadian tersebut, orang yang terlibat, yang dijuluki “Pingtou Ge” melaporkan masalah tersebut ke beberapa instansi pemerintah, tetapi hanya mendapat penolakan atau pengabaian. Pada 31 Juli, “Pingtou Ge” mengunggah video dashcam ke platform online, di mana video tersebut dengan cepat mendapatkan lebih dari 4 juta penayangan.

Malam itu, wanita pengemudi Mercedes-Benz, penumpang pria, bersama dengan 2 orang petugas polisi, total 5 orang, pergi ke alamat rumah “Pingtou Ge” dan menuntut pencopotan video online tersebut bahkan dengan ancam akan mengenakan “pelanggaran Undang-Undang Hukuman Administrasi Keamanan Publik” bila rekaman video tidak dihapus.

Fu Jian SH, direktur Firma Hukum Henan Zejin, dalam sebuah wawancara dengan media Tiongkok daratan mengatakan bahwa jika pengemudi wanita tersebut benar adalah pejabat publik, maka perilaku menggunakan jabatannya untuk mengakses informasi pribadi orang lain merupakan penyalahgunaan kekuasaan yang serius.

Kasus Penipuan Akademik di Perguruan Tinggi Ilmu Kedokteraan Peking Union 

“Insiden Nona Dong” yang terjadi di Perguruan Tinggi Ilmu Kedokteran Peking Union dari April hingga Mei 2025 telah menarik perhatian luas. Menurut penyelidikan resmi, Nona Dong Xiying lulus dengan gelar sarjana ekonomi dari Universitas Columbia dan memperoleh gelar doktor melalui program “4+4” Perguruan Tinggi Ilmu Kedokteran Peking Union.

Namun, pengungkapan publik menunjukkan bahwa Nona Dong Xiying terlibat dalam plagiarisme skala besar, pemalsuan data, dan jasa penulisan tesis.

Pada 15 Mei malam, Komisi Kesehatan Nasional mengeluarkan pemberitahuan yang mengkonfirmasi bahwa Dong Xiying memalsukan kualifikasi penerimaannya saat mendaftar program percontohan “4+4” di perguruan tersebut pada tahun 2019, memalsukan 16 kredit dalam empat mata kuliah, dan disertasi doktoralnya tahun 2023 diduga mengandung plagiarisme. Sertifikat kelulusan, sertifikat gelar, sertifikat kualifikasi medis, dan sertifikat praktiknya semuanya dicabut.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa Xiao Fei, wakil direktur bedah toraks, “meninggalkan” ruang operasi lobektomi di tengah jalan untuk menghibur kekasihnya Dong Xiying yang sedang mengalami gangguan emosional. Ia akhirnya dicabut izin praktiknya dan dikeluarkan dari keanggotaan PKT. Netizen mengungkapkan bahwa kedua orang tua Dong Xiying adalah pejabat tinggi di dalam sistem tersebut. 

Insiden Pengemudi Mabuk yang “Gadis Kaya” di Australia Menarik Perhatian

Yang Lanlan, “Gadis Kaya” berusia 23 tahun dituduh mengemudikan Rolls-Royce Cullinan senilai AUD 1,5 juta dalam keadaan mabuk dan melawan arus lalu lintas di daerah Rose Bay yang mewah di Sydney pada 26 Juli dini hari, yang kemudian menabrak van Mercedes-Benz yang dikemudikan oleh supir presenter terkenal Australia, Kyle Sandilands, menyebabkan supir tersebut mengalami cedera serius.

Sejak kejadian tersebut, identitas dan kekayaan Yang Lanlan yang mencengangkan telah menarik perhatian masyarakat luas. Ia memiliki setidaknya dua unut kendaraan Rolls-Royce, pernah tinggal di sebuah rumah mewah di pinggiran timur Sydney, dan media sosial telah menampilkan foto-fotonya yang mengenakan pakaian desainer kelas atas seperti Chanel dan sering mengunjungi restoran super mewah.

Keberadaan Yang Lanlan tidak diketahui sejak penampilan ketiganya di pengadilan pada 17 Oktober 2025. Rumah mewahnya yang bernilai jutaan dolar Australia di Watson Bay telah dikosongkan, dan 2 unit mobil Rolls-Royce miliknya sudah tidak lagi kelihatan. 

Pada 14 November 2025, kasus ini disidangkan untuk keempat kalinya di Pengadilan Lokal Downing Centre, Sydney. Yang Lanlan tidak hadir, tetapi diwakili oleh pengacaranya untuk menyangkal semua tuduhan. Persidangan kasus ini masih akan dilanjutkan pada 30 Januari 2026, dan Yang Lanlan tetap dalam status bebas bersyarat dengan jaminan.

Pidato Mahasiswi Asal Tiongkok di Universitas Harvard Menguak “Sosok di Belakang Layar”

Pada 30 Mei 2025, Jiang Yurong, seorang mahasiswi asal Tiongkok menyampaikan pidato pada upacara wisuda di Universitas Harvard. Dalam pidatonya, ia menggemakan dan mendukung globalisasi dan keragaman dengan meminjam istilah “Sebuah komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia” dan “keterkaitan antar umat manusia” seperti yang sering digaungkan Xi Jinping selama ini.

Setelah terungkap secara online bahwa ayahnya adalah seorang administrator di Yayasan Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Pembangunan Hijau Tiongkok (China Biodiversity Conservation and Green Development Foundation, CBCGDF), beberapa netizen mempertanyakan apakah ia diterima melalui jalur khusus. Meskipun Jiang Yurong sendiri membantah hal ini, tetapi kontroversi terus berkembang.

Mengenai insiden Jiang Yurong, Li Yuanhua, seorang sejarawan asal Tiongkok yang tinggal di Australia menyatakan dalam sebuah wawancara media bahwa PKT telah lama menggunakan praktik pemberian insentif untuk membujuk selebriti Barat agar berbicara atas nama mereka, “Hal itu dinilai lebih efektif ketimbang PKT yang tampil sendiri untuk menyampaikan,” katanya.

Insiden Anting-Anting Berharga Selangit yang Memicu Kehebohan di Industri Hiburan

Pada Mei 2025, berita tersebar secara online bahwa aktris berusia 18 tahun Huangyang Tian Tian mengenakan anting-anting zamrud senilai RMB 2,3 juta pada upacara kedewasaannya. Para netizen menyelidiki latar belakang keluarganya, dan menemukan bahwa ayahnya awalnya adalah seorang pegawai negeri sipil di Biro Kerja Sama Ekonomi dan Hubungan Luar Negeri Kota Ya’an, yang bertanggung jawab atas proses tender.

Laporan resmi menunjukkan bahwa anting-anting tersebut palsu, tetapi ayahnya karena terlibat dalam kasus bisnis ilegal sedang menjalani penyelidikan pihak berwenang. Menurut sumber, ayah Huang Yang Tian Tian bekerja di Biro Kerja Sama Ekonomi dan Hubungan Luar Negeri Kota Ya’an dari tahun 2015 hingga 2017, dan telah mengundurkan diri sejak 8 tahun silam. 

Namun, menurut kronologi yang berhasil digali oleh netizen, pada tahun 2016, ibunda Huang Yang Tian Tian pernah mengenakan perhiasan berharga senilai RMB 500.000,- dan vila yang dipamerkan saat Huang Yang Tian Tian kecil bernilai lebih dari RMB 100 juta. Pada 16 Mei 2025, agensi Huang Yang Tian Tian, Jiaxing Media, mengeluarkan pernyataan yang membantah tuduhan tersebut.

Skandal Kecurangan Ujian Masuk Perguruan Tinggi yang Dilakukan Aktris Berlatar Belakang Luar Biasa

Pada Juni 2025, Narnaxi, seorang aktris yang terungkap menggunakan kuota “pelatihan terarah” untuk memindahkan ujian masuk perguruan tingginya dari Beijing ke Mongolia Dalam, setelah diterima di Akademi Teater Shanghai dengan nilai yang rendah, ia kemudian mengingkari janjinya dengan memilih studi ke luar negeri.

Menurut laporan, Narnaxi kembali ke Mongolia Dalam untuk mengikuti ujian masuk perguruan tinggi melalui koneksi dan pengaruh keluarga, menduduki kuota pelatihan terarah. Program pelatihan terarah awalnya didirikan untuk mendukung pendidikan di daerah terpencil melalui mekanisme “nilai masuk lebih rendah + jaminan penempatan kerja”. Namun, setelah lulus, Narnaxi tidak bekerja untuk kelompok teater yang ditunjuk tetapi malah melanggar perjanjian untuk belajar di Norwegia. Tiga tahun kemudian, ia kembali ke Tiongkok dan menjadi asisten pengajar di Akademi Teater Shanghai.

Dalam wawancara tahun 2024 dengan penulis skenario CCTV, Ran Ping, Narnaxi mengungkapkan bahwa ia pernah mengikuti program pelatihan terarah di universitas, yang memungkinkannya untuk bekerja di kelompok teater setelah lulus. Namun, ia ingin pergi ke luar negeri setelah lulus dan karena itu tidak menerima tawaran tersebut. Saat itu, Ran Ping juga mengatakan: “Ayahnya dan saya adalah rekan kerja di stasiun TV.”

Setelah skandal kecurangan tersebut viral di internet, baik CCTV News maupun People’s Daily segera menghapus video Narnaxi yang mengirimkan ucapan selamat kepada calon peserta ujian masuk perguruan tinggi yang sebelumnya telah mereka publikasikan (sin)

Korelasi Terbalik Antara Kekuatan Militer AS dan Partai Komunis Tiongkok di Tahun 2025

oleh Shen Zhou 

Pada tahun 2025, sejumlah negara besar di seluruh dunia berupaya meningkatkan anggaran belanja militer mereka untuk menghadapi bebagai potensi krisis yang tidak pasti. Partai Komunis Tiongkok (PKT) melalui parade dan latihan militer untuk memamerkan kekuatan militernya, kendati berulang kali mempertontonkan adegan yang mempermalukan diri sendiri. Sebaliknya, daya deterensi militer AS justru mencapai titik puncak baru sejak era Perang Dingin.

AS Memimpin Daya Deterensi Militer yang Terbaru dan Terkuat Sejak Era Perang Dingin

Dalam beberapa tahun terakhir, militer AS terus membangun keunggulan militernya atas PKT demi mempertahankan daya deterensinya. Setelah kembali ke Gedung Putih, Trump secara pribadi mengumumkan beberapa proyek militer baru, dan memerintahkan pesawat pembom B-2 untuk menyerang fasilitas nuklir Iran. Ia berusaha secepatnya membangun kekuatan militer yang paling ampuh sejak era Perang Dingin, selain juga guna membentuk citra yang jelas tentang kesiapan militer AS untuk bertindak tegas kapan saja.

I. Pesawat Tempur Generasi Keenam F-47

Dua bulan setelah menjabat, bertempat di Gedung Putih pada 21 Maret tahun ini, Presiden Trump mengumumkan rencana AS untuk membangun pesawat tempur generasi keenam F-47. Prototipe model pesawat X tersebut telah dikembangkan dan diuji oleh perusahaan Boeing sejak tahun 2020. Saat ini Angkatan Udara AS berencana untuk membeli lebih dari 185 unit pesawat tempur F-47, yang memiliki radius tempur melebihi 1.852 kilometer dan kecepatan laju maksimum melebihi Mach 2.

Pesawat tempur F-47 pertama mulai diproduksi pada bulan September 2025. Ini akan memberikan tekanan besar terhadap Partai Komunis Tiongkok (PKT). Meskipun J-20 milik PKT telah memasuki produksi massal, namun kemampuan tempurnya jauh lebih rendah daripada jet tempur generasi kelima AS, dan masih belum dapat mengejar ketertinggalan dalam hal jumlah, tampaknya mereka akan kembali menemui kerugian komparatif yang baru.

II. Sistem Kubah Emas (Golden Dome)

Pada 20 Mei, Presiden Trump secara resmi mengumumkan sistem Kubah Emas (Golden Dome), rencana sistem pertahanan rudal berbasis ruang angkasa baru. Arsitektur sistem ini mencakup setidaknya: sensor  pelacak balistik ketinggian tinggi untuk rudal balistik, rudal hipersonik, rudal jelajah canggih, dan serangan udara generasi berikutnya. Pencegat berbasis ruang angkasa untuk mencegat fase dorong rudal.  Interceptor phase terminal. Kemampuan serangan pendahuluan untuk menggagalkan peluncuran rudal musuh. Kemampuan soft-kill non-kinetik, dan lembaga pemantauan dan manajemen yang sesuai serta rantai pasokan komponen yang aman.

Pada 21 Mei, Mao Ning, juru bicara Kementerian Luar Negeri PKT mengeluarkan seruan kepada Amerika Serikat agar “meninggalkan” proyek Golden Dome ini. Pada bulan November tahun ini, Kantor Informasi Dewan Negara PKT merilis buku putih yang menentang AS dalam pengejaran “keamanan absolut”. Pada bulan yang sama, seorang calon komandan Komando Strategis AS berpendapat bahwa sistem Golden Dome sangat penting untuk memastikan kemampuan serangan nuklir balasan AS.

Pengembangan sistem Golden Dome ini membuat PKT yang sedang melakukan program perluasan senjata nuklir menjadi kehilangan maknanya, sementara kurangnya kemampuan pertahanan akan semakin menonjol, membuat kepemimpinan PKT semakin takut untuk mempertaruhkan segalanya dalam perang nuklir. Kalau pun PKT terpaksa untuk mengejar persaingan dalam sistem pertahanan atau mencoba mengembangkan metode ofensif baru, mereka dikhawatirkan akan terpuruk lebih cepat, seperti halnya Uni Soviet di masa lalu.

III. Pesawat Pengebom B-2 Lepas Landas untuk Menyerang

Pada 13 Juni, dengan persetujuan diam-diam dari Amerika Serikat, Israel meluncurkan “Operation Rising Lion”, sebuah operasi serangan udara berskala besar ke Iran, merebut superioritas udara Iran dan menghancurkan sistem pertahanan udaranya. Pada 21 Juni, Trump menginstruksikan peluncuran Operasi Midnight Hammer dengan menginstruksikan pesawat pengebom B-2 menggunakan bom bunker buster berukuran besar untuk menghancurkan fasilitas senjata nuklir Iran, memberikan pukulan fatal terhadap Iran, membuat negara tersebut kehilangan pengaruhnya untuk menantang Amerika Serikat, dan menurunkan ancamannya terhadap negara-negara Timur Tengah secara signifikan.

Sebelumnya, Presiden Trump memerintahkan militer AS untuk melancarkan serangan udara yang sengit terhadap organisasi Houthi di Yaman, memaksa mereka menyerah dan berjanji untuk tidak mengganggu jalur pelayaran di Laut Merah. Rupanya aksi militer AS ini berdampak kuat terhadap PKT, membuat takut pemimpin PKT, sehingga negara komunis itu ragu-ragu untuk memberikan bantuan tepat waktu kepada Iran dan organisasi-organisasi afiliasinya. Namun, jika PKT mengambil risiko perang, pesawat pembom B-2 juga dapat menembus jauh ke wilayah perdalaman Tiongkok untuk menyerang target-target penting seperti pangkalan rudal PKT dan fasilitas nuklirnya. Pesawat pembom B-21 AS akan mulai beroperasi selama masa jabatan Presiden Trump. Trump juga dengan percaya diri menyatakan bahwa selama dirinya menjabat, PKT tidak akan menyerang Taiwan.

Pada 21 Juni 2025, sebuah pesawat pembom B-2 “Spirit” Angkatan Udara AS lepas landas dari Pangkalan Angkatan Udara Whiteman di Missouri untuk berpartisipasi dalam Operasi Midnight Hammer, sebuah serangan udara terhadap fasilitas nuklir Iran. (Angkatan Udara AS)

IV. Strategi Keamanan Nasional AS yang Baru

Pada awal bulan Desember, Gedung Putih merilis “Strategi Keamanan Nasional 2025,” yang secara eksplisit menyatakan bahwa AS “tidak mendukung perubahan sepihak apa pun terhadap status quo di Selat Taiwan” dan tidak akan menerima Asia Timur Laut dan Asia Tenggara “dibagi menjadi dua zona perang yang sama sekali berbeda.” Ini berarti bahwa misi militer AS adalah mencegah militer PKT mendapatkan akses langsung ke rantai pulau kedua, dengan memblokirnya di dalam rantai pulau pertama.

Sampai batas tertentu, pernyataan sikap AS ini telah memecahkan ambiguitas strategis AS mengenai isu Taiwan, dan secara tegas menyoroti bahwa AS tidak dapat menerima pendudukan Taiwan oleh PKT.

V. Kapal Perang Kelas Trump

Pada 22 Desember, Trump mengeluarkan sebuah upaya deterensi baru terhadap PKT dengan mengumumkan rencana pembangunan kapal perang modern berbobot 30.000 hingga 40.000 ton, yang mampu membawa sejumlah besar rudal, seperti rudal jelajah jarak jauh, rudal hipersonik, rudal anti-pesawat, mungkin termasuk rudal anti-kapal baru, meriam elektromagnetik, dan senjata laser berkekuatan tinggi.

Begitu kapal perang modern tersebut beroperasi, militer AS akan memiliki kemampuan serangan maritim yang jauh lebih kuat, menambah kemampuan serangan balik cepatnya, dan mendobrak strategi Anti-Akses/Penolakan Wilayah (A2/AD) PKT untuk menghalangi atau mencegah pasukan militer asing, khususnya Angkatan Laut AS, beroperasi secara efektif di perairan teritorial yang diklaimnya dan wilayah strategis sekitarnya.

Hal ini dapat memaksa PKT untuk ikut serta dalam perlombaan pembuatan kapal perang serta persaingan pembuatan kapal induk dan kapal perusak. Namun, PKT belum pernah membangun kapal perang, dan setiap upayanya untuk meniru hanya akan semakin memperumit strategi angkatan laut mereka yang sudah kacau.

Pada tahun pertamanya menjabat, Presiden Trump mengidentifikasi banyak proyek peralatan yang menguntungkan dan berani mengambil tindakan tegas. Sementara itu, militer AS telah menghidupkan kembali semangat “pejuang” mereka, menekankan profesionalisme, dan bahkan menyelesaikan program perekrutan prajurit baru lebih cepat dari jadwal. Saat ini kekuatan deterensi militer AS sedang meningkat secara signifikan, sementara kekuatan militer PKT justru sebaliknya.

Senjata laser dipamerkan pada parade militer di Lapangan Tiananmen, Beijing pada 3 September 2025 untuk memperingati ulang tahun ke-80 kemenangan dalam Perang Perlawanan Melawan Jepang dan berakhirnya Perang Dunia II. (Greg Baker/AFP)

Peralatan Baru Militer PKT Berulang kali Mempermalukan Diri Sendiri

Di awal tahun 2025, untuk tahun ketiga secara berturut-turut Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok tidak mengeluarkan Perintah Militer No.1 sebagaimana yang biasanya mereka lakukan. Bahkan dalam tulisan di sebuah artikel yang dimuat situs web militer PKT berbunyi: militer PKT sedang mengalami stagnasi dalam pelatihan tingkat rendah. Sementara itu, apa yang disebut peralatan baru dan peralatan tempur utama yang dipamerkan selama setahun terakhir justru berulang kali membuat malu diri sendiri.

I. Angkatan Roket PLA

Buku Putih Pertahanan Jepang 2025 mengungkapkan bahwa persediaan rudal jarak menengah Dongfeng DF-26 PLA meningkat dari 140 buah pada tahun 2024 menjadi 250 buah, hampir dua kali lipat. Namun, persediaan rudal DF-17 tetap tidak berubah yaitu 48 buah. Persediaan rudal DF-21 menurun dari 134 buah pada tahun 2022 menjadi 70 buah pada tahun 2023, kemudian menjadi 24 buah pada tahun 2024, dan tetap tidak berubah pada tahun 2025. Rudal anti-kapal DF-21D, yang pernah disebut-sebut sebagai “pembunuh kapal induk,” menghilang selama dua tahun berturut-turut.

Perubahan ini bertepatan dengan waktu pembersihan dalam tubuh Angkatan Roket PLA, yang menunjukkan bahwa kemampuan sebenarnya dari rudal DF-17 dan DF-21 telah terungkap selama penyelidikan korupsi. Satu-satunya harapan untuk mendukung strategi Anti-Akses/Penolakan Wilayah (A2/AD) PKT mungkin tinggal DF-26, rudal yang dikembangkan berdasarkan DF-21 yang berukuran besar dan berat seperti rudal-rudal buatan Uni Soviet atau Rusia.

Pada parade militer 3 September di Beijing, rudal balistik Jinglei-1 (JL-1) yang diluncurkan dari udara, rudal balistik antarbenua Julang-3 (JL-3) yang diluncurkan dari kapal selam, dan rudal balistik antarbenua berbasis darat Dongfeng-61 dan Dongfeng-31 telah disebut-sebut sebagai rudal “andalan” PKT.

Rudal balistik JL-3 yang diluncurkan dari kapal selam sangat mencolok mata dalam parade militer itu lantaran ukurannya yang sangat besar, sehingga kapal selam nuklir Tipe 094 PKT hanya bisa memuat 12 buah rudal tersebut, perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan kapasitas yang dimiliki oleh Amerika Serikat.

Rudal balistik antar benua Dongfeng-41 tidak muncul lagi, dan digantikan oleh Dongfeng-61, yang memiliki penampilan serupa dengan Dongfeng-41. Rudal Dongfeng-41 kemungkinan juga tidak mencapai target yang ditentukan.

Jinglei-1 (JL-1) pada dasarnya adalah rudal Dongfeng-21 yang diluncurkan dari udara dengan rudal nuklir yang terpasang di atasnya. Namun, rudal berbasis darat Dongfeng-21 tidak muncul dalam parade militer ini, menunjukkan bahwa rudal tersebut sedang dalam tahap penghapusan bertahap. Angkatan Udara PKT saat ini tidak memiliki banyak pilihan kecuali terus mempertahankan rudal Dongfeng-21 yang diluncurkan dari udara.

Ada sejumlah peluru kendali jelajah anti-kapal model baru yang ditampilkan pada parade militer PKT, termasuk Yingji-15 (YJ-15), YJ-17, YJ-19, dan YJ-20. Tampaknya PKT telah kehilangan kepercayaan pada peluru kendali jelajah anti-kapal sebelumnya, seperti YJ-83, YJ-91, YJ-12, dan YJ-18, yang merupakan tiruan dari peluru kendali buatan Rusia. Oleh karena itu dalam parade, mereka menampilkan semua prototipe yang ada tanpa peduli dengan banyaknya model dan kesulitan dalam perawatannya.

II. Angkatan Laut PKT

Pada 22 Januari, PKT dengan nada tinggi mengumumkan penyerahan fregat rudal berpemandu tipe 054B kepada Angkatan Laut mereka. Fregat Tipe 054B adalah versi yang disempurnakan dari fregat Tipe 054A. PKT mengklaim bahwa fregat Tipe 054B adalah fregat generasi baru dan merupakan peralatan yang dianggap penting untuk transformasi dan pengembangan Angkatan Laut.

PKT sedang mempercepat pembangunan kapal perusak, tetapi kuantitas dan kualitas secara keseluruhan masih jauh tertinggal dari Amerika Serikat. Karena putus asa, PKT hanya dapat menggunakan fregat Tipe 054A/B untuk mengisi kekosongan, dengan mengklaim bahwa Tipe 054 adalah generasi pertama, Tipe 054A adalah generasi kedua, dan Tipe 054B adalah generasi ketiga, yang sama saja dengan mengakui bahwa Tipe 054A belum cukup untuk memenuhi tuntutan perkembangan situasi baru.

Berat benaman dari fregat Tipe 054B telah dinaikkan menjadi sekitar 5.000 ton, dan daya mesin totalnya juga meningkat, tetapi kecepatan maksimumnya masih tetap berada di 28 knot. Jumlah senjata yang dapat dibawanya juga tidak bertambah, dan kemampuan tempur jarak jauhnya masih belum benar-benar meningkat.

Kapal perusak Tipe 052D berbobot 7.500 ton merupakan kapal perang andalan PKT, tetapi kemampuan tempur yang sebenarnya juga terbatas. Pada 3 Juli tahun ini, ketika kapal perang PKT berkunjung ke Hongkong, Kantor Berita Xinhua melaporkan bahwa kapal perusak Tipe 055 telah “mencapai” tingkat kemajuan dunia, tetapi tidak berani mengklaim bahwa kapal tersebut “melampaui” tingkat kemajuan dunia. Penilaian Xinhua terhadap kapal perusak Tipe 052D hanya menyatakan bahwa kemampuan tempur komprehensifnya “cukup menonjol”. Sedangkan penilaiannya terhadap fregat Tipe 054A adalah bahwa kapal tersebut memiliki kemampuan tempur komprehensif yang “relatif kuat.”

Pada 5 November, kapal induk PKT Fujian mulai beroperasi di Sanya, Hainan. Kantor Berita Xinhua secara khusus menyebutkan bahwa Xi Jinping secara pribadi memutuskan untuk mengadopsi teknologi ketapel elektromagnetik untuk kapal induk Fujian. Namun, laporan tidak memberikan penilaian keseluruhan terhadap kapal induk Fujian, hanya mengklaim bahwa teknologi ketapel elektromagnetiknya berada “pada tingkat tercanggih di dunia,” tetapi tidak berani mengatakan bahwa teknologinya “melampaui tingkat tercanggih di dunia.”

Kapal induk Fujian mulai meniru desain kapal induk AS, tetapi masih menggunakan turbin uap sebagai sistem propulsi utamanya, sistem intinya masih bergaya Soviet. Area peluncuran dan pendaratan ketapelnya sebagian tumpang tindih. “Para ahli” PKT mengklaim bahwa kapal induk Fujian, Shandong, dan Liaoning mewakili lompatan tiga tahap, pada dasarnya mengakui bahwa ketiga kapal induk tersebut bersifat eksperimental. Namun, pemasangan sistem ketapel elektromagnetik pada kapal induk Fujian yang menggunakan tenaga konvensional akan menimbulkan risiko tertinggi dalam proses produksi percobaannya.

Pada 6 Desember, China Central TV memberitakan bahwa sebuah pesawat tempur J-15 yang berbasis di kapal induk Liaoning yang berada di udara sengaja melakukan iluminasi radar terhadap pesawat tempur F-15 Jepang yang sedang terbang disekitar 50 km dari area pelatihan militer PKT, kemungkinan menyebabkan ketegangan ekstrem bagi pilot J-15. Menurut diagram jalur penerbangan PKT, jika skalanya tepat, J-15 pada dasarnya terbang dalam radius sekitar 50 kilometer dari kapal induk, kemampuan pertahanannya sangat terbatas—suatu hal lagi yang membuat malu diri sendiri.

III. Angkatan Udara PKT

Pada 9 Desember, pesawat pengebom PKT dan pesawat pengebom Rusia terbang mengelilingi pulau-pulau di barat daya Jepang, melakukan latihan militer yang bermotivasi politik dengan melanggar akal sehat militer dasar. Dua kelompok jet tempur J-16 PKT seakan mengawal musuh simbolis, tetapi hanya mencapai tepi rantai pulau pertama. Hal mana kembali menegaskan bahwa radius tempur maksimum dari jet tempur J-16 PKT mungkin di bawah 1.000 kilometer, bukan 1.850 kilometer sebagaimana yang diklaim PKT.

Dari gambar yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Jepang menunjukkan bahwa jet tempur J-16 hanya membawa satu rudal udara-ke-udara di satu sisi sayap, 2 sisi sayap seharusnya 2. Namun karena mungkin tidak menerima dukungan pengisian bahan bakar kali ini, J-16 sengaja mengurangi jumlah rudal udara-ke-udaranya yang biasanya empat menjadi dua sebagai tindakan jaga-jaga untuk memastikan pesawat dapat terbang kembali tanpa masalah bahan bakar.

Jika J-16 adalah pesawat tempur berat, memiliki jangkauan yang terbatas, maka radius tempur J-10, J-11, J-15, dan J-35 pasti lebih kecil lagi. Militer PKT tidak mengerahkan J-20 kemungkinan karena takut ketahuan keterbatasannya. Jika J-20 juga memiliki jangkauan terbatas, ditambah kemampuan silumannya secara tidak sengaja terungkap, situasinya akan jauh lebih memalukan.

IV. Pembersihan Dalam Tubuh Internal Militer

Pada tahun 2025, sebagian besar jenderal PLA “dilenyapkan” karena tersandung masalah, banyak juga letnan jenderal dan mayor jenderal yang kemungkinan dinyatakan terlibat. Analisis dalam “2025 China Military Power Report” yang diterbitkan pada 23 Desember 2025 menyebutkan bahwa pengeluaran pertahanan aktual PKT pada tahun 2024 kemungkinan berada antara USD 304 miliar hingga USD 377 miliar, tetapi korupsi merajalela. Investigasi terhadap korupsi kemungkinan akan berdampak pada efektivitas operasional PLA dalam jangka pendek. Laporan tersebut mengungkapkan, kasus-kasus korupsi telah menyebabkan kemampuan peralatan PLA tidak memadai, seperti kerusakan silo peluncur rudal dan potensi tenggelamnya kapal selam kelas Zhou pertama pada saat melakukan uji coba di laut.

Laporan tersebut berpendapat bahwa investigasi berulang PKT terhadap perusahaan militer, yang terutama berfokus pada industri rudal pada tahun 2023, telah meluas ke sebagian besar sektor militer, termasuk industri nuklir dan pembuatan kapal. Kepala perancang jet tempur J-20 dan manajer umum perusahaannya juga terus diselidiki.

Kemampuan dari peralatan militer PKT semakin terlihat belangnya karena kasus korupsi yang meluas. Proyek-proyek militer AS baru semakin sulit untuk ditandingi oleh PKT. Karena pembersihan dalam tubuh militer yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, sistem komando PKT menjadi lumpuh. Di sisi lain, militer AS semakin profesional dan menunjukkan keberanian untuk bertindak tegas. Korelasi terbalik antara kekuatan militer AS dan PKT mungkin masih akan berlanjut di tahun 2026. (sin)

Hasil Studi Menunjukkan Resistensi Insulin Adalah Pendorong Diam-Diam Kanker Pankreas

Kelebihan insulin merangsang secara berlebihan dan menyebabkan peradangan pada sel pankreas, mengubahnya menjadi kondisi prakanker.

Resistensi insulin—ketidakmampuan tubuh mengatur kadar gula darah dengan baik—mungkin merupakan pembunuh diam-diam yang mengincar pankreas, menyebabkan peradangan dan mutasi sel-selnya menjadi bom waktu yang siap meledak.

Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kadar insulin tinggi, yang terkait dengan pola makan buruk dan obesitas, dengan perkembangan kanker pankreas, yang merupakan penyebab kematian akibat kanker terbesar ketiga di Amerika Serikat.


Bagaimana Kadar Insulin Tinggi Menyebabkan Kanker Pankreas

Resistensi insulin adalah kondisi di mana sel-sel tubuh tidak merespons insulin secara efektif. Insulin adalah hormon yang diproduksi di pankreas yang memicu sel untuk mengambil gula dari darah dan menggunakannya sebagai energi. Resistensi insulin menyebabkan kadar gula darah meningkat dan dapat memicu diabetes tipe 2.

Resistensi insulin yang terkait dengan obesitas dan diabetes merupakan faktor risiko yang diketahui untuk kanker pankreas. Penelitian dari University of British Columbia (UBC) yang dipublikasikan dalam jurnal Cell Metabolism menunjukkan bagaimana hal ini terjadi. Kelebihan insulin merangsang secara berlebihan sel pankreas yang memproduksi cairan pencernaan. Hal ini memicu peradangan dan mengubah sel menjadi kondisi prakanker.

“Temuan ini memiliki implikasi paling kuat bagi mereka yang tahu bahwa mereka berisiko lebih tinggi mengembangkan adenokarsinoma duktal pankreas [bentuk paling umum], tetapi juga berlaku bagi semua orang,” kata penulis studi dan peneliti UBC, James Johnson dan Janel Kopp, dalam pernyataan email kepada The Epoch Times.

“Data kami menunjukkan bahwa risiko kanker pankreas yang lebih tinggi yang terkait dengan pola makan buruk dan obesitas mungkin disebabkan oleh kadar insulin yang lebih tinggi yang terkait dengan kondisi tersebut,” kata mereka. Temuan ini juga menunjukkan bahwa menurunkan insulin melalui obat-obatan, pola makan, atau olahraga dapat membantu mencegah kanker pankreas.

Studi ini mengungkap peran insulin dalam memulai kanker pankreas, kata Dr. Emily Gallagher, asisten profesor di Divisi Endokrinologi, Diabetes, dan Penyakit Tulang di Mount Sinai Health System.

“Ini menunjukkan pentingnya reseptor insulin dalam mengatur produksi enzim pencernaan dan peradangan di pankreas,” katanya, seraya menambahkan bahwa pertanyaan pentingnya adalah bagaimana informasi ini dapat digunakan untuk mengurangi risiko kanker pankreas pada orang dengan kadar insulin tinggi.


Bagaimana Insulin Dapat Memicu Pertumbuhan Sel Kanker

Kadar insulin tinggi, atau hiperinsulinemia, terjadi ketika kadar insulin melebihi batas normal. Hal ini terjadi ketika tubuh menjadi resisten terhadap insulin—sel-sel di otot, lemak, dan hati berhenti merespons insulin secara normal.

Selain kanker pankreas, kadar insulin tinggi juga telah dikaitkan dengan kanker kolorektal, payudara, endometrium, hati, ovarium, dan lambung, kata Dr. Gallagher.

Dalam artikel tinjauan yang dipublikasikan di jurnal Nature, ia menyebutkan bahwa masalah metabolisme insulin dapat menghambat pengobatan kanker.

Dengan meningkatnya obesitas dan diabetes di seluruh dunia, serta kesadaran bahwa kadar insulin tinggi dapat berkontribusi pada kegagalan pengobatan, memahami sinyal insulin dalam perkembangan kanker menjadi sangat penting, menurut tinjauan tersebut.

Tidak seperti sel normal, sel kanker bergantung pada glukosa sebagai sumber energi utama karena mereka tidak dapat memetabolisme lemak secara efektif. Membatasi asupan glukosa melalui diet dapat membantu “membuat kelaparan” dan menghilangkan sel kanker.

Sel kanker berkembang dengan gula—dan kadar gula darah tinggi akibat resistensi insulin memicu pertumbuhannya. Obat diabetes metformin, yang menurunkan gula darah, mungkin memiliki efek melawan kanker, menurut studi tahun 2023 yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetes Care. Obat ini meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi produksi glukosa di hati.


Mengontrol Kadar Gula Darah Sangat Penting

Kadar insulin tinggi dapat muncul bertahun-tahun sebelum gula darah tinggi dan diabetes terjadi, kata Dr. Gallagher.

“Oleh karena itu, orang dengan sindrom metabolik, obesitas, atau pradiabetes memiliki risiko lebih besar terkena kanker karena kadar insulin yang lebih tinggi, bahkan tanpa adanya gula darah tinggi,” katanya.

Strategi yang mengurangi kadar insulin juga dapat menurunkan risiko kanker. Pola makan, olahraga, dan penurunan berat badan semuanya dapat membantu menurunkan kadar insulin.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa pasien operasi bariatrik, yang cenderung memiliki kadar insulin lebih rendah setelah operasi, memiliki risiko kanker yang lebih rendah.

Ada strategi efektif yang dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap sehat:


1. Konsumsi Pola Makan Seimbang dan Bergizi

Mengonsumsi makanan utuh seperti buah, sayur, protein tanpa lemak, dan biji-bijian utuh membantu mengatur gula darah. Fokus pada makanan tinggi serat karena dicerna lebih lambat dan mencegah lonjakan gula darah. Pilih lemak sehat seperti alpukat dan kacang-kacangan daripada lemak jenuh atau lemak trans.


2. Perhatikan Ukuran Porsi

Bahkan makanan sehat dapat meningkatkan gula darah jika dikonsumsi berlebihan. Perhatikan porsi dengan menggunakan piring lebih kecil, menakar makanan, dan menerapkan makan secara sadar (mindful eating).

Mindful eating berarti memperhatikan sepenuhnya saat makan, menyadari rasa, tekstur, dan sensasi makanan, serta menghindari gangguan dan makan berlebihan. Ini membantu mencegah makan berlebihan dan mendorong pola makan yang lebih sehat.


3. Berolahraga Secara Teratur

Olahraga teratur bermanfaat bagi penderita diabetes maupun mereka yang berisiko. Olahraga meningkatkan sensitivitas insulin sehingga lebih mudah menjaga kadar gula darah tetap sehat.

Olahraga ringan setelah makan juga dapat membantu mengendalikan kenaikan gula darah secara langsung.

Artikel ini sebelumnya dipublikasikan dalam bahasa Inggris

Barack Obama Sebut Alien Itu Nyata, tetapi Tidak Ada di Area 51

Mantan presiden tersebut menjadi pemimpin AS pertama yang mengonfirmasi keyakinan akan makhluk luar angkasa, sementara Pentagon terus menyelidiki sekitar 1.600 laporan UFO.

EtIndonesia. Mantan Presiden AS Barack Obama mengatakan dalam wawancara podcast pada 14 Februari bahwa alien itu nyata, tetapi tidak ada keberadaannya di pangkalan militer rahasia Area 51 di gurun Nevada. Ia kemudian menambahkan bahwa ia tidak melihat bukti apa pun yang menunjukkan makhluk luar angkasa telah menghubungi Bumi selama masa kepresidenannya.

Dalam wawancara itu, ketika ditanya, “Apakah alien itu nyata?” Obama menjawab, “Mereka nyata, tetapi saya belum melihat mereka—dan mereka tidak disimpan di [Area 51]. Tidak ada fasilitas bawah tanah, kecuali ada konspirasi besar dan mereka menyembunyikannya dari Presiden Amerika Serikat.”

Obama menjadi pemimpin Amerika Serikat pertama yang menegaskan keberadaan kehidupan luar angkasa ketika ditanya oleh podcaster progresif Brian Tyler Cohen dalam video yang diposting di YouTube.

Setelah wawancara itu menjadi viral, Obama mengatakan di Instagram bahwa ia ingin “mengklarifikasi” komentarnya kepada Cohen, dengan menulis bahwa ia “berusaha mengikuti semangat sesi tanya jawab cepat” saat berbicara di podcast tersebut.

“Secara statistik, alam semesta begitu luas sehingga peluang adanya kehidupan di luar sana cukup besar,” tulisnya. “Tetapi jarak antar sistem tata surya begitu jauh sehingga kemungkinan kita telah dikunjungi alien itu rendah, dan saya tidak melihat bukti selama masa kepresidenan saya bahwa makhluk luar angkasa telah melakukan kontak dengan kita. Sungguh!”

Pada 2013, Obama kemungkinan menjadi pemimpin AS pertama yang mengakui keberadaan Area 51, sebuah pangkalan Angkatan Udara yang dibangun selama Perang Dingin, yang telah lama dirumorkan menyimpan makhluk luar angkasa dan benda terbang tak dikenal (UFO).

Cohen tidak mengajukan pertanyaan lanjutan tentang isu tersebut. Sebaliknya, ia bertanya kepada mantan presiden itu apa pertanyaan pertamanya saat memasuki Gedung Putih. “Di mana alien?” jawab Obama sambil bercanda.

Beberapa kritikus, termasuk komentator politik Inggris Calvin Robinson, mengatakan Cohen seharusnya meminta informasi lebih lanjut kepada Obama tentang alien.

“Ketika mantan Presiden Amerika Serikat mengatakan secara terbuka bahwa alien itu ada, ANDA HARUS MENINDAKLANJUTI DENGAN PERTANYAAN YANG RELEVAN. Anda tidak melanjutkan membaca dari naskah Anda,” tulisnya di platform X.

Pemerintah AS pertama kali mengakui keberadaan Area 51 pada 2013 melalui permintaan Freedom of Information Act, dan telah membuka dokumen yang merinci sejarah dan tujuannya. Pangkalan tersebut telah menjadi lokasi pengujian berbagai pesawat rahasia, termasuk U-2 pada 1950-an dan kemudian pesawat tempur siluman F-117.


Donald Trump tentang Alien

Presiden Donald Trump telah menyatakan skeptisisme tentang keberadaan alien, meskipun mengakui bahwa “segala sesuatu mungkin saja terjadi.”

Trump membahas topik ini dalam beberapa penampilan media selama kampanye presiden 2024. Dalam podcast bersama Lex Fridman, Trump mengatakan ia akan mempertimbangkan mendorong Pentagon untuk merilis rekaman UFO tambahan yang diyakini banyak orang masih dirahasiakan.

“Oh ya, tentu, saya akan melakukannya. Saya akan melakukannya. Saya ingin sekali melakukannya,” kata Trump, sambil mencatat bahwa tekanan publik untuk mengungkap catatan UFO mirip dengan tekanan terkait pembunuhan John F. Kennedy.

Dalam podcast “Impaulsive” milik Logan Paul pada Juni 2025, Trump berkata, “Apakah saya percaya? Tidak, saya tidak bisa mengatakan bahwa saya percaya.

“Tetapi saya telah bertemu dengan orang-orang serius yang mengatakan ada hal-hal yang sangat aneh terbang di luar sana.”

Trump menambahkan bahwa mengingat besarnya alam semesta, “Mengapa tidak ada sesuatu, seseorang?”

Wakil Presiden JD Vance juga mengungkapkan ketertarikan pribadinya, dengan mengatakan dalam podcast “Ruthless” pada Agustus 2025 bahwa ia “terobsesi dengan seluruh hal UFO ini.”

“Apa sebenarnya yang terjadi? Video-video itu sebenarnya tentang apa? Apa yang sebenarnya terjadi?” kata Vance.

Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard mengatakan Agustus lalu bahwa ia percaya alien mungkin ada dan bahwa pemerintah AS memiliki informasi rahasia tentang subjek tersebut.

Gabbard berjanji akan membagikan pengungkapan dari penyelidikan UFO yang sedang berlangsung di tengah meningkatnya pembahasan fenomena ini di tingkat tertinggi pemerintahan.


Kasus Pentagon Belum Terselesaikan

Kantor All-domain Anomaly Resolution Office (AARO) Pentagon terus menyelidiki lebih dari 1.600 laporan “fenomena udara tak dikenal,” istilah resmi yang sebagian besar menggantikan istilah UFO.

Dalam sidang Komite Angkatan Bersenjata Senat pada November 2024, direktur AARO Jon T. Kosloski merinci kasus-kasus yang diyakini militer telah terpecahkan—seperti video “GOFAST” tahun 2016 yang kini dianggap menunjukkan objek terbang di ketinggian 13.000 kaki, bukan tepat di atas air—serta insiden lain yang hingga kini belum dapat dijelaskan.

Presiden sebelumnya, termasuk Bill Clinton dan Jimmy Carter, pernah membahas rasa ingin tahu mereka tentang kehidupan alien tanpa mengonfirmasi keyakinan akan keberadaannya.

Carter melaporkan bahwa ia melihat objek terang tak dikenal di langit saat menjadi gubernur Georgia pada 1969, meskipun kemudian mengatakan kemungkinan itu adalah fenomena alam.

Clinton mengatakan ia penasaran tentang kemungkinan kehidupan luar angkasa dan telah meminta stafnya menyelidiki Area 51 dan insiden Roswell 1947, yang memicu banyak spekulasi tentang penutupan informasi oleh pemerintah. Setelah personel Angkatan Udara menemukan puing logam dan karet di dekat Roswell, New Mexico, Angkatan Udara Angkatan Darat AS sempat mengumumkan bahwa mereka memiliki “piring terbang” sebelum menarik pernyataan itu sehari kemudian.

Clinton mengatakan ia diberi tahu bahwa tidak ada bukti kehidupan alien terkait insiden tersebut. Pada 1995, ia bercanda tentang Roswell dengan mengatakan, “Jika Angkatan Udara AS benar-benar menemukan tubuh alien, mereka tidak memberi tahu saya.”


Opini Publik Amerika

Publik Amerika semakin yakin bahwa alien itu ada dan telah mengunjungi Bumi, menurut jajak pendapat terbaru. Lebih dari separuh (56 persen) warga Amerika percaya makhluk luar angkasa pasti atau mungkin ada, menurut jajak pendapat YouGov tahun 2025.

Pemilih Partai Demokrat (61 persen) dan independen (59 persen) lebih mungkin percaya alien ada dibandingkan pemilih Partai Republik (46 persen). Sebanyak 73 persen warga Amerika percaya pemerintah akan menyembunyikan bukti UFO jika memilikinya, dan hanya 13 persen yang percaya pemerintah akan bersikap transparan, menurut survei yang sama.

Tom Ozimek berkontribusi pada laporan ini.

Dua Kasus Operasi Transgender yang Menarik Perhatian Nasional di AS Melaju ke Pengadilan

Pengacara dari Center for American Liberty berharap kasus Chloe Cole dan Luka Hein akan memperkuat putusan penting Fox Varian senilai 2 juta dolar.

Darlene McCormick Sanchez

Dua kasus “detransisi” berprofil tinggi yang melibatkan perempuan muda yang mana tubuhnya berubah secara permanen saat remaja akibat operasi transgender diperkirakan akan mulai disidangkan pada awal 2027.

Chloe Cole, yang menarik perhatian nasional setelah angkat bicara menentang pemberian prosedur perubahan jenis kelamin pada anak-anak seperti hormon dan operasi, dijadwalkan menjalani persidangan pada 5 April 2027, menurut Mark Trammell, CEO Center for American Liberty, yang mewakili sejumlah detransisioner.

Cole dan lainnya, yang dikenal sebagai detransisioner, menghentikan atau membalikkan transisi gender medis yang sebelumnya mereka jalani.

Ia menggugat Kaiser Foundation Hospitals dan penyedia layanan kesehatan lainnya di California setelah menerima hormon yang mengubah hidup dan menjalani mastektomi ganda saat berusia 15 tahun.

“Kaiser telah melakukan segala cara untuk mencegah Chloe masuk ke ruang sidang dan memastikan anggota pers tidak berada di ruang pengunjung,” kata Trammell kepada The Epoch Times.

Chloe Cole berdiri di dekat rumahnya di California Utara pada 26 Agustus 2022. John Fredricks/The Epoch Times

Bagi Cole, mendapatkan tanggal persidangan merupakan sebuah kemenangan setelah bertahun-tahun menghadapi tarik-uluran hukum dan penundaan, katanya kepada The Epoch Times melalui pesan teks.

“Setelah bertahun-tahun berjuang agar suara generasi saya didengar, saya akhirnya mendapatkan tanggal persidangan. Setiap korban, setiap keluarga yang angkat bicara, setiap langkah dalam budaya, semuanya mengarah pada momen ini,” katanya.

“Saya telah menunggu hari saya di pengadilan, bukan hanya demi diri saya, tetapi demi setiap anak yang seharusnya dilindungi dari kerusakan yang tidak dapat dipulihkan.”

Kaiser Foundation Hospitals tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait kelanjutan gugatan tersebut. Namun, kelompok medis itu mengatakan kepada media lokal pada 2023 bahwa mereka mengikuti standar medis “perawatan afirmasi gender.”

Trammell juga mewakili Luka Hein, yang kasusnya diperkirakan akan disidangkan pada awal 2027.

Kasus Hein di Nebraska menyebut University of Nebraska Medical Center Physicians, Nebraska Medical Center, para dokter, terapis, dan pihak lainnya sebagai tergugat.

Seperti yang lain, Hein menjalani pengangkatan kedua payudara pada 2018, saat berusia 16 tahun, sebagai langkah pertama dalam “perawatan afirmasi gender,” menurut gugatan tersebut.

Chloe Cole memegang foto masa kecilnya di California Utara pada 26 Agustus 2022. John Fredricks/The Epoch Times

Membangun Momentum

Kedua kasus malpraktik medis ini dapat memperkuat hasil yang dicapai dalam kasus penting Fox Varian melawan Kenneth Einhorn, yang disidangkan di New York bulan lalu. Itu merupakan pertama kalinya kasus detransisioner menghasilkan putusan juri.

Putusan pada 30 Januari menyatakan seorang ahli bedah dan psikolog bertanggung jawab atas malpraktik terkait mastektomi ganda yang diterima Fox Varian saat berusia 16 tahun.

Juri menyatakan psikolognya, Kenneth Einhorn, dan ahli bedah plastik Dr. Simon Chin, bertanggung jawab karena gagal berkomunikasi sebagaimana diwajibkan mengenai kondisi Varian. Salah satu contohnya terdapat dalam surat Oktober 2019 yang ditulis Einhorn kepada Chin untuk mendukung operasi Varian, yang berisi kesalahan dan menghilangkan masalah mental yang menyertai, termasuk autisme dan depresi.

Juri New York memberikan ganti rugi sebesar 2 juta dolar kepada Varian—1,6 juta dolar untuk penderitaan dan rasa sakit, serta 400.000 dolar untuk biaya medis di masa depan.

Putusan Fox mengirimkan gelombang kejut ke industri pengobatan gender, sekaligus memberikan harapan bagi detransisioner lainnya.

Trammell mengatakan bahwa meskipun gugatan kelalaian medis bukan hal baru, kasus yang melibatkan pengobatan transgender adalah hal yang relatif baru.

“Bagaimana Anda memberi harga pada seorang perempuan muda yang payudaranya diamputasi dan mungkin tidak akan pernah bisa memiliki anak?” katanya.

Chloe Cole berbicara untuk mendukung Protect Children’s Innocence Act, sementara Marjorie Taylor Greene menyaksikan di luar U.S. Capitol di Washington pada 20 September 2022. Terri Wu/The Epoch Times

Harapannya adalah detransisioner kini melihat bahwa mereka dapat meraih kemenangan hukum.

“Saya melihat itu sebagai kemenangan yang luar biasa besar, bukan hanya bagi Fox Varian, tetapi juga bagi detransisioner lain yang mungkin sedang mempertimbangkan untuk mengajukan gugatan,” katanya.

Trammell mengatakan keberhasilan kasus kelalaian medis bergantung pada pembuktian bahwa dokter dan rumah sakit gagal memenuhi standar perawatan. Karena itu, tinjauan terhadap pengobatan gender, seperti yang baru-baru ini dilakukan oleh Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, menjadi penting, katanya.

Laporan federal tersebut menolak intervensi medis bagi anak-anak dengan disforia gender dan merekomendasikan terapi sebagai gantinya.

Laporan itu juga mencatat bahwa bukti yang mendukung dugaan manfaat intervensi medis pada disforia gender anak “sangat tidak pasti.”

Trammell mengatakan industri gender pediatrik tampaknya lebih didasarkan pada politik daripada sains.

Ia menunjuk negara-negara Eropa yang telah mengubah kebijakan mereka setelah studi menunjukkan masalah dengan intervensi medis pada disforia gender anak. Amerika Serikat, katanya, tertinggal dari Eropa dalam menyesuaikan pendekatan terhadap pengobatan gender anak.

“Sayangnya, Amerika membutuhkan waktu bertahun-tahun bahkan untuk mulai mengejar. Dan bahkan sekarang pun, ada banyak uang dan kekuatan politik di belakangnya,” katanya.


Alat untuk Mencari Keadilan

Gugatan perdata dapat menjadi alat untuk mengubah perilaku di tingkat pasar, dan penyelesaian gugatan besar terhadap industri tembakau pada 1998 adalah salah satu contohnya, kata Trammell.

“Saya pikir kasus-kasus ini secara unik memberikan peluang untuk mengakhiri industri barbar ini karena … didorong oleh uang dan kekuasaan,” katanya.

Ketika dokter, rumah sakit, dan perusahaan asuransi menjadi bertanggung jawab secara finansial atas prosedur gender pediatrik, hal itu akan menciptakan efek jera, kata Trammell.

Trammell mengatakan negara-negara bagian telah membantu melindungi anak-anak rentan dengan mengesahkan undang-undang yang melarang perawatan hormon dan operasi terkait transgender bagi anak di bawah umur.

Namun, pembuat undang-undang negara bagian dapat memberikan dampak lebih besar dengan membuat pengecualian dalam batas waktu pengajuan gugatan malpraktik medis.

Di banyak negara bagian, gugatan harus diajukan dalam waktu dua tahun setelah dugaan malpraktik, tetapi anak-anak bisa membutuhkan waktu jauh lebih lama untuk menyadari kerugian yang mereka alami.

Di Texas, 60 anggota legislatif menandatangani surat yang mendukung kasus seorang detransisioner, yang didengar pada 11 Februari oleh Mahkamah Agung Texas, yang sebelumnya ditolak karena melewati batas waktu pengajuan gugatan. Para legislator berjanji akan mendukung undang-undang tahun depan untuk memperpanjang batas waktu bagi detransisioner.

Soren Aldaco mengajukan gugatan pada 2023 dengan tuntutan ganti rugi lebih dari 1 juta dolar, dengan klaim bahwa dokter menekannya untuk menjalani prosedur perubahan jenis kelamin, memberinya hormon yang “mengubah hidup” pada usia 17 tahun, dan kemudian “gagal” melakukan mastektomi ganda.

Trammell mengatakan bahwa setidaknya, batas waktu pengajuan gugatan dalam kasus yang melibatkan anak di bawah umur seharusnya tidak dimulai sampai mereka berusia 18 tahun.

“Mereka setidaknya harus memiliki lima hingga sepuluh tahun untuk dapat membuat keputusan atas hal-hal yang terjadi pada mereka ketika mereka berusia 13, 14, atau 15 tahun,” katanya

Grand Mercure Malang Mirama Gelar Gala Dinner Spektakuler Sambut Tahun Kuda Api: Bian Lian hingga Marcelina Lim Meriahkan Malam Imlek

Malang – Grand Mercure Malang Mirama bersama Lan Hua Chinese Restaurant Malang sukses menggelar perayaan malam Tahun Baru Imlek 2577 yang jatuh pada Shio Kuda Api. Mengusung tajuk “Gala Dinner Year of The Fire Horse”, acara berlangsung meriah di Grand Ballroom Malang Mirama dengan sajian kuliner autentik dan hiburan tradisional Tionghoa berbalut kemewahan modern.

Perayaan dimulai pukul 18.00 WIB dengan food parade dari tim Grand Mercure Malang Mirama dan Lan Hua Chinese Restaurant. Dipandu oleh MC Eric Yuwono, malam semakin semarak dengan show dance kontemporer dari Athena Flame Entertainment yang memadukan tarian tradisi Cina dengan konsep kekinian.

Sepanjang acara, tamu dihibur live music Mandarin dari Jingga Production serta atraksi Barongsai dan Liong Dance dari Klenteng Eng An Kiong yang memukau para hadirin. Puncak kejutan hadir dari pertunjukan Bian Lian—seni ganti topeng khas Sichuan—yang dibawakan oleh Steve Angel Magic Enterprise. Dalam hitungan milidetik, sang maestro mengubah topeng wajahnya di depan mata penonton, melambangkan dinamisme dan energi positif Tahun Kuda Api.

Penampilan spesial dari penyanyi Mandarin asal Jakarta, Marcelina Lim, menjadi penutup yang dinanti. Dengan delapan lagu yang dibawakannya, suasana ballroom semakin hangat dan berkesan.

Sugito Adhi, Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama & Mercure Surabaya Grand Mirama, menyampaikan bahwa acara ini merupakan ajang bergengsi tahunan yang terus menghadirkan pengalaman istimewa bagi para tamu loyal.

“Di tahun keempat ini, kami kembali mengundang Marcelina Lim dari Jakarta, dan untuk pertama kalinya menghadirkan Bian Lian yang jarang tampil di Malang. Kami ingin memberikan kesan luar biasa bagi seluruh tamu yang merayakan Imlek bersama kami,” ujar Sugito.

Sebagai kemeriahan tambahan, panitia menyediakan hadiah menarik berupa satu unit sepeda listrik dan satu voucher menginap di Grand Mercure Malang Mirama. Acara ditutup dengan sesi menyanyi bersama Marcelina Lim dan para talent, diiringi sorak-sorai kebahagiaan para tamu yang memadati Grand Ballroom.

The Southern Hotel Surabaya Hadirkan “7th Voyage of Sinbad”: Jelajahi Cita Rasa Tujuh Negara dalam Sajian Berbuka

Surabaya – Bulan suci Ramadan 2026 menjadi momen istimewa bagi para pencinta kuliner di Surabaya. The Southern Hotel Surabaya mengajak para tamu bertualang menyusuri cita rasa dari tujuh negara dalam satu waktu berbuka, melalui tema spektakuler “7th Voyage of Sinbad Iftar Buffet”.

Terinspirasi dari kisah legendaris petualangan Sinbad, program iftar tahun ini menawarkan pengalaman bersantap yang unik dengan menyajikan hidangan autentik dari Irak, Iran, Oman, Yaman, Sri Lanka, India, dan Mesir. Setiap menu kaya akan rempah khas dan tradisi kuliner Timur Tengah serta Asia Selatan yang memanjakan lidah.

Tak hanya hidangan internasional, The Southern Hotel Surabaya juga tetap menyediakan beragam menu favorit Indonesia dan Western, memastikan seluruh tamu dapat menikmati variasi rasa yang lengkap. Suasana berbuka semakin interaktif dengan kehadiran berbagai live stall yang menyajikan aneka takjil, soto, bakso, grill station, hingga Turkish coffee autentik yang diracik langsung di hadapan tamu.

Beragam Hadiah Menarik dan Kolaborasi Istimewa

Kemeriahan Ramadan di The Southern Hotel Surabaya semakin lengkap dengan pembagian hadiah menarik setiap harinya, antara lain:

  • Goodie bag eksklusif
  • Hampers spesial Ramadan
  • Voucher perawatan gratis
  • Kesempatan mendapatkan paket Umrah

Tahun ini, The Southern Hotel Surabaya berkolaborasi dengan sejumlah mitra ternama, yaitu Darmawisata Indonesia, ZAP Clinic, Juva by ZAP, Karita, Rabbani, Jamu Iboe, dan Azzura. Kolaborasi ini menghadirkan pengalaman Ramadan yang lebih berkesan dan penuh manfaat bagi para tamu.

“Melalui ‘7th Voyage of Sinbad Iftar Buffet’, kami ingin menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang tidak hanya lezat dan beragam, tetapi juga penuh kebersamaan, kehangatan, dan kejutan istimewa. Kami mengajak masyarakat Surabaya untuk merasakan sensasi berbuka keliling tujuh negara tanpa harus meninggalkan kota,” ujar perwakilan manajemen The Southern Hotel Surabaya.

Myze Hotel Sumenep Rilis Program “A Wishful Ramadan”: Buka Puasa Menu Berganti Tiap Hari

Sumenep – Menyambut bulan suci Ramadan 2026, Myze Hotel Sumenep menghadirkan program spesial bertajuk “A Wishful Ramadan”, yang menawarkan pengalaman berbuka puasa dan menginap penuh makna bagi keluarga dan komunitas di Sumenep dan sekitarnya.

Mengusung konsep kenyamanan modern berpadu dengan kehangatan kebersamaan, hotel bintang empat ini menyiapkan paket iftar dengan harga terjangkau serta promo menarik untuk buka puasa bersama (bukber). Tak hanya itu, tersedia pula paket staycation yang menggabungkan akomodasi nyaman dengan pengalaman kuliner Ramadan.

Buka Puasa dengan Menu Berbeda Tiap Hari

Program “A Wishful Ramadan Iftar” di Sae Rassa Restaurant menawarkan pengalaman berbuka dengan harga Rp 138.000 per orang. Yang membuatnya istimewa, tim dapur hotel menyajikan rotasi menu yang berbeda setiap hari, lengkap dengan live cooking dari chef handal Myze Hotel. Para tamu dapat menyaksikan langsung proses memasak hingga menikmati hidangan yang baru saja disiapkan.

Sajian yang dihadirkan mencakup cita rasa Nusantara, hidangan Western, hingga kelezatan autentik khas Timur Tengah. Tersedia pula promo spesial “Buy 10 Get 1 Free” yang cocok untuk acara buka puasa bersama teman, keluarga, atau kolega. Khusus pemegang kartu BCA, tersedia diskon tambahan sebesar 10%. Promo ini berlaku mulai 19 Februari hingga 10 Maret 2026.

Paket Menginap Spesial Ramadan

Bagi tamu yang ingin menghabiskan momen Ramadan dengan suasana berbeda, Myze Hotel Sumenep menawarkan tiga paket menginap eksklusif:

  • Ramadan Essential: (menginap nyaman + paket berbuka untuk 1 orang)
  • Double Blessing (2 Day 1 Night): (termasuk sahur/sarapan untuk 2 orang + paket berbuka untuk 1 orang)
  • Grand Ramadan Retreat (3 Day 2 Night): (termasuk sahur/sarapan dan berbuka puasa untuk 2 orang selama 2 hari penuh)

Paket ini tersedia mulai 20 Februari hingga 20 Maret 2026.

Andy Bramasto, S.E., M.Par., General Manager Myze Hotel Sumenep by Artotel, menyampaikan, “Ramadan tahun ini, kami ingin Myze Hotel Sumenep menjadi destinasi di mana kehangatan keluarga bertemu dengan kenyamanan modern. Melalui ‘A Wishful Ramadan’, kami menggabungkan pengalaman staycation yang rileks dengan petualangan kuliner yang berganti setiap harinya. Kami ingin setiap tamu merasakan harapan dan kebahagiaan baru di setiap kunjungan.”

Lokasi Strategis dan Fasilitas Lengkap

Terletak di Jalan Arya Wiraraja, Gedungan Timur, Kecamatan Batuan, Myze Hotel Sumenep menawarkan akses mudah ke berbagai destinasi wisata sejarah seperti Masjid Agung Jami’, Keraton Sumenep, dan Asta Tinggi. Dengan 118 kamar yang tersedia dalam tipe Studio 28, Studio 30, Studio 40, dan Junior Suite, hotel ini juga dilengkapi fasilitas premium seperti kolam renang, Jokotole Gym, Potre Koneng Spa, serta restoran Sae Rassa dengan kapasitas hingga 200 pax.

Mercure Surabaya Grand Mirama Hadirkan “Taste of Alexandria”: Buka Puasa Mewah dengan Nuansa Timur Tengah dan Hadiah Umroh

Surabaya – Menyambut Ramadan 2026, Mercure Surabaya Grand Mirama menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berbeda melalui program bertajuk “Taste of Alexandria”. Terinspirasi dari kekayaan kuliner dan budaya kota pelabuhan legendaris Mesir, program ini mengajak para tamu menikmati perjalanan rasa lintas budaya dengan lebih dari 100 jenis hidangan, hiburan Timur Tengah, serta berbagai hadiah menarik, termasuk grand prize umroh gratis.

Berlangsung di Trimurti Restaurant, program iftar ini menyajikan beragam menu autentik khas Alexandria, Timur Tengah, dan Mediterania, berpadu dengan hidangan Western dan tradisional Nusantara. Salah satu daya tarik utama adalah Korner Alexandria yang menghadirkan menu spesial seperti pidekunafa nabulsieh, dan kebda iskandarani—disiapkan secara khusus untuk menghadirkan cita rasa otentik Negeri Para Firaun.

“Taste of Alexandria kami hadirkan sebagai sebuah perjalanan rasa dan budaya yang merefleksikan semangat Ramadan. Kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar pengalaman bersantap, tetapi juga momen kebersamaan yang hangat, penuh makna, dan berkesan,” ujar Sugito Adhi, Cluster General Manager Mercure Surabaya Grand Mirama dan Grand Mercure Malang Mirama.

Suasana berbuka semakin semarak dengan hadirnya live music setiap hari. Khusus setiap Sabtu, penampilan musik gambus akan menambah nuansa Timur Tengah yang eksotis. Kolaborasi dengan Zafir Tour & Travel turut memeriahkan acara melalui hadiah utama umroh gratis. “Kami merasa terhormat dapat berkolaborasi dalam program ini. Semoga hadiah umroh gratis menjadi bagian dari kebahagiaan dan keberkahan Ramadan bagi para tamu,” ujar Ziauddin Sardar, Direktur PT. Zafir Berkah Indonesia.

Selain umroh, berbagai hadiah menarik lainnya juga disiapkan, seperti kulkas, vacuum cleanerslow juicermagic comair fryer, oven, voucher diskon haji & umroh senilai Rp1 juta dan Rp5 juta, serta goodie bag dan voucher menarik lainnya.

Mercure Surabaya Grand Mirama menawarkan promo Early Bird spesial Rp178.000 nett per orang hingga 25 Februari 2026. Setelah itu, harga normal Rp198.000 nett per orang. Untuk reservasi minimal 10 orang, tamu akan mendapatkan satu tumbler eksklusif.

Terletak di Jl. Raya Darmo No. 68–78, Surabaya, Mercure Surabaya Grand Mirama mengundang masyarakat untuk merasakan pengalaman berbuka puasa yang tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga mempererat kebersamaan dan menghadirkan makna Ramadan yang lebih mendalam.

Latvia Berencana Menargetkan Radio Berbahasa Rusia untuk Penutupan Total, Menandai Akhir Propaganda

EtIndonesia. Dewan Media Elektronik Nasional Latvia (NEPLP) mendesak Saeima untuk menutup semua stasiun radio swasta berbahasa Rusia, lapor Delfi.

NEPLP percaya bahwa negara tidak seharusnya secara tidak langsung mensubsidi penyiaran komersial berbahasa Rusia, karena stasiun-stasiun ini menggunakan frekuensi radio milik negara secara gratis.

Oleh karena itu, dewan tersebut telah meminta anggota Saeima untuk mengadopsi resolusi untuk mengakhiri operasi semua stasiun radio swasta yang menyiarkan dalam bahasa Rusia.

“Latvia tidak seharusnya mendanai operasi stasiun radio swasta berbahasa Rusia,” kata ketua NEPLP Ivars Abolins.

Dia menjelaskan bahwa frekuensi radio adalah bagian paling berharga dari bisnis ini, dan menyediakannya secara gratis pada dasarnya sama dengan dukungan negara untuk ruang media tersebut.

Usulan selama delapan tahun

Kepala regulator tersebut mencatat bahwa lebih dari sebulan yang lalu, NEPLP mengajukan inisiatif kepada Komite Parlemen tentang Hak Asasi Manusia dan Urusan Publik untuk secara bertahap menghapus stasiun radio berbahasa Rusia selama delapan tahun.

Namun, menurut Abolins, masalah tersebut masih belum dimasukkan ke dalam agenda. Dia secara terbuka mengkritik ketua komite, Leila Rasima, karena gagal meninjau inisiatif tersebut.

Kesimpulan logis dari reformasi

Latvia telah melakukan reformasi mendasar pada sistem pendidikannya, dengan beralih sepenuhnya ke bahasa negara. Menurut regulator, mempertahankan radio komersial berbahasa Rusia karenanya tidak logis dan merugikan negara.

Kepala NEPLP mendesak para anggota parlemen untuk melihat masalah ini melalui lensa pembangunan negara dan untuk mendukung larangan tersebut.

“Latvia telah beralih ke pendidikan yang didanai negara secara eksklusif dalam bahasa Latvia, dan tidak ada alasan bagi sumber daya negara yang berharga untuk dihabiskan untuk mendukung konten berbahasa Rusia di ruang radio komersial,” tegas Abolins.

Debat tentang peran bahasa Rusia di ruang publik Latvia telah berlangsung selama beberapa tahun. Sebelumnya, Saeima menaikkan PPN pada publikasi cetak berbahasa Rusia, membuat produksinya tidak layak secara ekonomi.

Sementara itu, Kazakhstan yang pro-Rusia juga menjauh dari bahasa Rusia. Draf konstitusi baru mengusulkan revisi redaksi yang mendefinisikan status bahasa Rusia.

Secara terpisah, Verkhovna Rada Ukraina menyetujui resolusi yang mengubah format paspor, termasuk untuk perjalanan internasional. Entri dalam buku paspor tidak akan lagi dalam bahasa Rusia.(yn)