Latvia Berencana Menargetkan Radio Berbahasa Rusia untuk Penutupan Total, Menandai Akhir Propaganda

EtIndonesia. Dewan Media Elektronik Nasional Latvia (NEPLP) mendesak Saeima untuk menutup semua stasiun radio swasta berbahasa Rusia, lapor Delfi.

NEPLP percaya bahwa negara tidak seharusnya secara tidak langsung mensubsidi penyiaran komersial berbahasa Rusia, karena stasiun-stasiun ini menggunakan frekuensi radio milik negara secara gratis.

Oleh karena itu, dewan tersebut telah meminta anggota Saeima untuk mengadopsi resolusi untuk mengakhiri operasi semua stasiun radio swasta yang menyiarkan dalam bahasa Rusia.

“Latvia tidak seharusnya mendanai operasi stasiun radio swasta berbahasa Rusia,” kata ketua NEPLP Ivars Abolins.

Dia menjelaskan bahwa frekuensi radio adalah bagian paling berharga dari bisnis ini, dan menyediakannya secara gratis pada dasarnya sama dengan dukungan negara untuk ruang media tersebut.

Usulan selama delapan tahun

Kepala regulator tersebut mencatat bahwa lebih dari sebulan yang lalu, NEPLP mengajukan inisiatif kepada Komite Parlemen tentang Hak Asasi Manusia dan Urusan Publik untuk secara bertahap menghapus stasiun radio berbahasa Rusia selama delapan tahun.

Namun, menurut Abolins, masalah tersebut masih belum dimasukkan ke dalam agenda. Dia secara terbuka mengkritik ketua komite, Leila Rasima, karena gagal meninjau inisiatif tersebut.

Kesimpulan logis dari reformasi

Latvia telah melakukan reformasi mendasar pada sistem pendidikannya, dengan beralih sepenuhnya ke bahasa negara. Menurut regulator, mempertahankan radio komersial berbahasa Rusia karenanya tidak logis dan merugikan negara.

Kepala NEPLP mendesak para anggota parlemen untuk melihat masalah ini melalui lensa pembangunan negara dan untuk mendukung larangan tersebut.

“Latvia telah beralih ke pendidikan yang didanai negara secara eksklusif dalam bahasa Latvia, dan tidak ada alasan bagi sumber daya negara yang berharga untuk dihabiskan untuk mendukung konten berbahasa Rusia di ruang radio komersial,” tegas Abolins.

Debat tentang peran bahasa Rusia di ruang publik Latvia telah berlangsung selama beberapa tahun. Sebelumnya, Saeima menaikkan PPN pada publikasi cetak berbahasa Rusia, membuat produksinya tidak layak secara ekonomi.

Sementara itu, Kazakhstan yang pro-Rusia juga menjauh dari bahasa Rusia. Draf konstitusi baru mengusulkan revisi redaksi yang mendefinisikan status bahasa Rusia.

Secara terpisah, Verkhovna Rada Ukraina menyetujui resolusi yang mengubah format paspor, termasuk untuk perjalanan internasional. Entri dalam buku paspor tidak akan lagi dalam bahasa Rusia.(yn)

INSPIRASI ERABARU

Menelusuri Jejak Biksu Xuanzang Melintasi Lanskap Suci Dunia Buddhis yang Telah Hilang

Oleh Eusebia (Venus Upadhayaya) Salah satu catatan perjalanan paling penting dan paling rinci mengenai Jalur Sutra kuno berasal dari perjalanan biksu Tiongkok Xuanzang (玄奘), yang...

Menurunkan Berat Badan dan Mengubah Penampilan adalah Dua Proyek yang Berbeda

 Chen Jing - Visiontimes.com Kebanyakan orang hanya menjalankan proyek yang pertama. Itulah sebabnya angka di timbangan turun, tetapi bayangan di cermin tampak tidak banyak berubah. Anda...

LATES

Google search engine

VIDEO ET NEWS

MISTERI

Google search engine