Lebih dari 75% Modal Asing yang Ditanam di Pasar Saham Tiongkok Tahun ini Sudah Ditarik
Xia Yu
Setelah hilangnya kepercayaan terhadap rezim Beijing yang berjanji hendak memberikan lebih banyak bantuan guna menopang perekonomian Tiongkok yang sedang melemah, para investor asing satu per satu memilih hengkang dari bursa saham dengan menjual saham perusahaan Tiongkok. Lebih dari tiga perempat dana asing yang mengalir masuk ke pasar saham Tiongkok dalam tujuh bulan pertama tahun ini, yakni senilai lebih dari USD. 25 miliar telah ditarik kembali oleh mereka.
Aksi jual investor asing terhadap saham-saham perusahaan Tiongkok dalam beberapa bulan terakhir telah membuat pembelian bersih oleh investor asing menciptakan total tahunan terendah sejak tahun 2015, yang merupakan tahun pertama terwujudnya hubungan bursa saham Shanghai dengan Hongkong (Shanghai-Hong Kong Stock Connect).
Para trader dan analis mengatakan bahwa investor institusional global menunda pembelian saham Tiongkok karena kebijakan stimulus Tiongkok yang lemah.
“Financial Times” melaporkan bahwa seorang kepala departemen perdagangan dari sebuah bank investasi Hongkong mengatakan : “(bursa saham) Jepang sangat ramai, India, Korea Selatan, dan Taiwan (juga ramai)”.
“Sekarang yang mereka (investor) pikirkan adalah ‘saya tidak perlu berada di Tiongkok, kalau saya di Tiongkok, itu akan menghambat portofolio saya’ ” ujarnya.
Pada Januari tahun ini para investor global mulai gencar membeli saham perusahaan Tiongkok, namun dalam beberapa bulan terakhir, di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai krisis likuiditas di sektor real estate dan data pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang mengecewakan, dana asing terpaksa melakukan perdagangan posisi demi penarikan diri.
“Financial Times” yang melakukan perhitungan berdasarkan data dari mekanisme interkoneksi perdagangan pasar saham Hongkong memperoleh sebuah gambaran, bahwa arus masuk modal asing bersih ke pasar saham Tiongkok tahun ini telah anjlok sebesar 77%, menjadi hanya RMB. 54,7 miliar.
Penjualan saham perusahaan Tiongkok oleh investor asing telah menyebabkan indeks CSI 300 turun lebih dari 11% dalam dolar tahun ini, sementara saham acuan ekuitas di Jepang, Korea Selatan, dan India telah meningkat 8% hingga 10%.
Menurut perkiraan “Goldman Sachs”, lembaga keuangan lebih menyukai pasar India dan Korea Selatan tahun ini, dengan arus masuk bersih masing-masing sebesar USD. 12,3 miliar dan USD. 6,4 miliar. Pembelian global atas saham-saham Korea Selatan menempatkan Seoul menggapai angka tertinggi untuk arus masuk modal asing bersih sejak tahun 2019.
Pasar saham India tahun ini juga menunjukkan kinerja yang kuat, menjadi area yang menonjol bagi saham-saham Asia dan pasar negara berkembang. Penyesuaian tengah tahunan terbaru MSCI juga telah menaikkan tingkat fungsi bobot (weight function) India. Dalam “MSCI Global Emerging Markets Index” bobot India telah meningkat sebesar 0,39 dari semula 13,7% poin persentase menjadi 14,09%, menjadikan India sebagai negara dengan peningkatan fungsi bobot tertinggi.
Kenaikan saham teknologi AS baru-baru ini telah mendorong kenaikan saham semikonduktor Jepang, dan Indeks Nikkei 225 juga menunjukkan tren naik. Menurut statistik Kementerian Keuangan Jepang, hingga pekan 3 November, investor asing telah melakukan overbuying saham Jepang selama 6 minggu berturut-turut. Hingga saat ini, jumlah kumulatif dana asing yang masuk Jepang telah mencapai JPY. 3,2401 miliar. Jumlah total overbuying saham Jepang pada tahun 2023 ini telah mencapai rekor tertinggi baru dalam 10 tahun terakhir.
Di sisi lain, Partai Komunis Tiongkok telah meluncurkan serangkaian tindakan sebagai tanggapan terhadap menurunnya keinginan para investor asing, pada awal Oktober tahun ini, Central Huijin Investment Company, anak perusahaan dana kekayaan negara Tiongkok telah meningkatkan kepemilikannya pada bank-bank besar Tiongkok dan berjanji akan terus melakukan pembelian. Di sisi lain, demi membendung penurunan harga saham, pihak berwenang mengeluarkan peraturan yang melarang adanya short-selling. Namun hal ini juga gagal untuk meningkatkan sentimen pasar.
“Bloomberg” percaya bahwa tindakan apa pun yang dilakukan oleh pemerintah Tiongkok hanya untuk sementara waktu meringankan tekanan pada indeks acuan pasar saham utama. (sin)
Kesepakatan Tentang Pembebasan Sandera Hampir Tercapai, Militer Israel Menemukan Laboratorium Senjata Hamas
oleh Ren Hao
Pada 21 November, Kesepakatan tentang pembebasan sandera antara Hamas – Israel yang sempat menarik perhatian global telah mengalami kemajuan yang berarti. Sehingga 50 orang sandera diperkirakan akan segera dibebaskan.
“Fokus kami saat ini adalah pertahanan yang kuat dan aktif di wilayah utara (perbatasan Lebanon) untuk mencapai kemenangan besar di wilayah selatan (Gaza),” kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Pada Selasa (21 November), Netanyahu kembali menekankan tentang 3 tujuan Israel : Memusnahkan Hamas, menyelamatkan sandera, dan memastikan bahwa serangan seperti yang terjadi pada 7 Oktober tidak akan terulang lagi.
Diantaranya, tujuan untuk menyelamatkan para sandera sudah berada di depan mata.
Benjamin Netanyahu mengatakan : “Kami membuat kemajuan dalam upaya untuk membebaskan para sandera”.
Presiden AS Joe Biden juga melaporkan kabar baik tersebut.
“Kami sekarang hampir mencapai (kesepakatan) untuk segera memulangkan beberapa sandera”, kata Joe Biden.
Pada 21 November malam, kabinet Israel masih mengintensifkan pembahasan mengenai perjanjian pertukaran sandera. Ada kabar beredar yang menyebutkan bahwa Partai Zionis pimpinan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich tidak setuju dengan isi perjanjian tersebut.
Menurut “Fox News”, perjanjian tersebut mencakup : operasi pengintaian udara Israel di Gaza Utara harus dihentikan selama enam jam sehari, dan tiga tahanan Palestina harus ditukar dengan satu sandera.
Media Israel “Haaretz” mengungkapkan bahwa berdasarkan perjanjian tersebut sandera yang dibebaskan meliputi 30 orang anak-anak, 8 orang ibu dan 12 orang wanita lainnya.
Sementara Israel dan Hamas sedang melakukan negosiasi pembebasan sandera, baku tembak antara kedua belah pihak di Gaza Utara masih berlangsung sengit.
Di Kota Gaza, tentara Israel menemukan laboratorium senjata dan sejumlah besar senjata api Hamas di bawah sebuah masjid di pusat kota.
Pada 21 November, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan, bahwa Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk memasukkan kembali kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman ke dalam daftar organisasi teroris.
Kelompok bersenjata Houthi merilis video pada 20 November yang menunjukkan bahwa anggota militan mereka membajak sebuah kapal kargo Israel di Laut Merah dan menculik 25 orang awak kapalnya. Kelompok Houthi juga mengancam akan membajak lebih banyak kapal kargo yang berhubungan dengan pengangkutan barang ke Israel. (sin)
Bayi Laki Berusia 2 Bulan di Hubei, Tiongkok Meninggal Dunia 40 Jam Setelah Vaksinasi
NTD
Baru-baru ini, seorang bayi laki berusia 2 bulan di Kota Jingzhou, Provinsi Hubei, Tiongkok meninggal dunia 40 jam setelah divaksinasi. Hal ini menarik perhatian publik.
Pada 2 Oktober sore, seorang bayi laki bermarga Wu menerima satu dosis vaksin hepatitis B dan satu dosis vaksin polio (IPV) di lokasi vaksinasi Rumah Sakit Kesehatan Ibu dan Anak di Kabupaten Gongan, Provinsi Hubei. Keesokan harinya, bayi laki-laki tersebut tampak menangis dan tidak bisa tidur. Pihak rumah sakit mengatakan : “ini adalah reaksi normal setelah vaksinasi”.
Pada 4 Oktober sekitar pukul 01:00 bayi tersebut meninggal dunia di rumahnya. Setelah kejadian tersebut, ayah bayi laki tersebut yang berada di luar kota bergegas pulang dan berkali-kali melakukan pengaduan ke pihak rumah sakit bersangkutan, komisi kesehatan dan departemen terkait lainnya, namun dia tidak pernah menerima jawaban yang memuaskan.
Pada 20 November, ayah bayi tersebut Mr. Wu mengatakan kepada reporter Daxiang Xinwen, bahwa laporan hasil otopsi saat ini menunjukkan : “Bayi laki bermarga Wu tersebut meninggal dunia akibat disfungsi pernafasan dan peredaran darah yang disebabkan oleh pneumonia interstitial setelah vaksinasi (hepatitis B dan vaksin polio yang dilemahkan)”.
Mr. Wu mengatakan : “Kami mengakui laporan hasil otopsi ini, tetapi ditolak oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Tiongkok”. Saat ini, CDC belum membahas masalah terkait kompensasi dengan keluarga. Langkah selanjutnya adalah dia menyewa seorang pengacara dan melalui prosedur peradilan untuk menyelesaikan masalah tersebut. “Saya harap semuanya dapat diselesaikan dengan baik, sebagai tanggung jawab kita kepada anak tersebut”.
Sebelumnya, media Tiongkok memberitakan bahwa dua merek vaksin yang diterima bocah meninggal tersebut adalah AIM Vaccine dan Beijing Biotech. Menurut catatan vaksinasi, produsen vaksin hepatitis B adalah AIM Vaccine, dan produsen vaksin polio adalah Beijing Biotech.
Insiden ini menarik perhatian sejumlah netizen daratan Tiongkok, mereka meninggalkan komentar antara lain : “Kasihan sekali bayi laki tersebut”, “Cairan vaksin tampak tidak bening, apa lagi ada bahan pengawetnya sehingga tidak aman”, “Vaksin-vaksin ini perlu diselidiki secara menyeluruh, jika tidak akan lebih banyak anak yang menjadi korban”.
Ada netizen yang berkomentar : “Sebaiknya dicek apakah ada vaksin palsu, apakah pengangkutan vaksin sesuai dengan persyaratan ketat yang diminta, apakah vaksin sudah kedaluwarsa.” (sin)
Kim Yo Jong adalah Wanita yang Sangat Berbahaya
The Epoch Times
Diktator Korea Utara Kim Jong-un kerap melontarkan ancaman nuklir kepada dunia dalam beberapa tahun terakhir. Baru-baru ini, seorang pakar Korea Utara mengungkapkan, latar belakang keluarganya yang misterius adalah “sebuah ironi” dan untuk alasan ini ia menulis sebuah buku: “Adik perempuan—-Kim Yo-jong dari Korea Utara, adalah Wanita Paling Berbahaya di Dunia”.
Dr. Sung Yoon Lee, seorang peneliti di Wilson International Center for Scholars di Amerika Serikat dan pakar terkenal tentang Korea Utara percaya, dalam kediktatoran gabungan kakak dan adik perempuan Kim Jong-un dan Kim Yo-jong, si adik perempuan Kim Yo-jong sering mengeluarkan ancaman dan intimidasi dengan kata-kata kotor, dia adalah orang yang sangat berbahaya.
Pengalaman hidup Kim Jong-un sangat ironis
Lee mengatakan kepada VOA bahwa Kim Jong-un mengambil alih rezim Korea Utara pada usia 28 tahun, namun perihal pernikahan dan keluarganya sangat misterius dan tidak jelas bagi dunia luar untuk jangka waktu yang lama.
Istri Kim Jong-un, Ri Sol-ju, pada suatu hari tiba-tiba muncul dan setelah itu sering menemani suaminya ke acara-acara publik. Kim dikabarkan memiliki tiga anak, tetapi sejak akhir tahun lalu, dalam banyak kesempatan ia hanya memperlihatkan satu putrinya, Kim Joo-ae, yang berusia 10 tahun.
Sung Yoon Lee menyatakan, Kim Jong-un memiliki motif tambahan untuk merahasiakan kehidupan pribadinya. Kehidupan pribadinya dan bahkan semua tahun kelahiran keluarganya dirahasiakan.
Lee mengungkapkan bahwa ibu dari Kim Jong-un, yakni, Ko Yong-hui, dilahirkan di Osaka, Jepang. Sang ayah, Gao bekerja di sebuah pabrik tekstil, memproduksi pakaian dan seragam untuk Jepang dan Tentara Kekaisaran. Kim Jong-il memiliki seorang saudara perempuan yang merupakan bibi dari Kim Jong-un. Keluarga bibinya itu membelot ke Amerika Serikat pada 1998.
Ia mengatakan, di bawah sistem kelas politik Korea Utara yang kejam, orang-orang yang berimigrasi dari Jepang beserta anak dan cucu mereka diklasifikasikan sebagai kelas terendah. Dengan kata lain, akan di-stigmasi sebagai anggota kelas yang bermusuhan. Jika ada satu saja anggota keluarga yang membelot, seluruh keluarga akan dihukum atau bahkan dibunuh.
Lee selanjutnya berkata, jika kamu mempunyai seorang bibi yang membelot ke Amerika Serikat; sedangkan ibumu berasal dari Jepang dan lahir di Jepang; selain itu, kakeknya, Kim Il Sung pergi ke gereja ketika ia masih kecil dan pernah bermain organ di gereja; juga ibu Kim Il Sung adalah diaken di gereja; sang ayah belajar di sekolah Kristen yang didirikan oleh misionaris AS.
“Jika Anda adalah keturunan orang-orang seperti itu, sekaligus adalah keturunan Kristiani, maka Anda akan digolongkan sebagai anggota kelas yang bermusuhan. Ini sungguh ironis. Anda tahu, Kim Jong-un sebetulnya sama sekali tidak pantas menyandang gelar pemimpin tertinggi.” Tutur Lee.
Bahasa Kim Yo-jong yang vulgar dan kasar
Adik perempuan dari Kim Jong-un, yakni, Kim Yo-jong, juga “muncul begitu saja” di dunia internasional. Nama Kim Yo-jong tidak pernah disebutkan atau diumumkan oleh pejabat Korea Utara hingga pada suatu hari di bulan Maret 2014.
“Kim Yo-jong mungkin sejak 2012 telah bekerja di Departemen Propaganda dan Agitasi, sebuah organisasi yang sangat kuat, tetapi dipastikan muncul sejak tahun 2014.” Kata Sung Yoon Lee.
Ia mengatakan, mulai awal 2014, pernyataan resmi dari pemerintahan Korea Utara menjadi sangat pedas, bernada menghina dan sangat rasialis. Misalnya, dia mengatakan bahwa Presiden Korea Selatan Park Geun-hye adalah “seorang pelacur tua yang menyenangkan Obama”; sedangkan “Presiden Obama adalah ‘monyet hitam jahat yang harus kembali ke habitat aslinya di Afrika’ dan seterusnya.”
“Meskipun bahasa pelecehan bukanlah hal yang baru, namun bahasa yang sangat rasis, menghina, seksis, penuh kekerasan dan homofobik yang ditujukan kepada individu adalah hal yang baru. Sekarang saya telah mengerti, saya yakin bahwa Kim Yo-jong-lah yang telah menyetujui semua pernyataan yang dikeluarkan tersebut.”
Ada yang mengatakan bahwa Kim Yo-jong hanya menggonggong tapi sejauh ini tidak menggigit. Namun Lee percaya, bahkan hal ini kemungkinan menyesatkan. Dia muda dan cantik, apakah kata-katanya itu tidak ada kekuatan menggigit? TIDAK. Sejak Maret 2020, dia telah mengeluarkan lebih dari empat puluh pernyataan tertulis resmi.
Seberapa berbahayakah Kim Yo Jong?
Kim Jong-un dan Kim Yo-jong sama-sama masih muda, dan seperti ayah dan kakek mereka sebelumnya, mereka tidak segan-segan menyiksa dan mengeksekusi orang, bahkan termasuk anggota keluarga mereka sendiri, seperti terhadap saudara tiri atau paman mereka.
Lee menyebutkan, pada 4 Juni 2020, Kim Yo-jong mengeluarkan pernyataan yang meminta Korea Selatan mengesahkan undang-undang baru yang mengkriminalisasi segala tindakan pengiriman selebaran dan barang apa pun dengan nilai moneter minimum ke Korea Utara.
Pada waktu itu, para pembelot Korea Utara yang telah menetap di Korea Selatan sering mengirimkan balon terbang ke Korea Utara, yang bermuatan berbagai barang, seperti sejumlah kecil uang kertas, sabun, kaus kaki, alkitab, sikat gigi dan pasta gigi, pada dasarnya semua kebutuhan dasar, namun sangat langka di Korea Utara.
”Empat jam kemudian, juru bicara utama Kementerian Unifikasi Korea Selatan, yang mengelola hubungan antar-Korea, mengadakan konferensi pers dadakan dan mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan: Betul, kami akan menindak-lanjuti permasalahan ini. Sekaligus juga menyatakan akan merumuskan sebuah pasal hukum untuk mengklasifikasikan kegiatan semacam ini sebagai kejahatan.”
Sung Yoon Lee berpendapat, hal ini sangat mengejutkan bahwa negara demokratis seperti Korea Selatan bakal memenjarakan mereka yang mengirimkan selebaran dan informasi dasar ke Korea Utara. Ini adalah untuk pertama kalinya seorang diktator Korea Utara berhasil memperluas sensor informasi yang brutal terhadap rakyatnya hingga melintasi perbatasan yang menjulur ke Korea Selatan.
Ia sangat khawatir bahwa sebagian besar warga Korea Selatan bersikap dingin dan acuh tak acuh terhadap Korea Utara, sementara mereka sebenarnya tidak tahu apa-apa tentang Korea Utara. Sikap dan persepsi acuh tak acuh yang didasari oleh ketidaktahuan seperti ini dapat dengan mudah disalahgunakan dan dieksploitasi. Ketika diktator Korea Utara memamerkan senyuman, berjabat tangan dan bersorak-sorai, emosi masyarakat Korsel akan goyah, maka mereka bersedia untuk percaya. (Lin/whs)



























