Analis Para Pakar Tentang Percakapan Telepon Xi Jinping dengan Zelensky

Setelah panggilan telepon antara Presiden Ukraina Zelenski dan Presiden Tiongkok Xi Jinping, sebuah perintah personalia dikeluarkan untuk menunjuk duta besar baru untuk Tiongkok, dan Partai Komunis Tiongkok segera menunjuk mantan duta besar untuk Rusia, Li Hui, sebagai perwakilan khusus untuk urusan Eurasia.

Namun, dokumen-dokumen yang dirilis setelah panggilan telepon tersebut tidak menyebutkan satu kata pun tentang “Rusia” atau “perang”, menunjukkan bahwa aliansi antara Beijing dan Moskow tetap kuat. Ukraina, di sisi lain, terus menekankan kembalinya wilayahnya ke status 1991.

Masih diragukan apakah dialog ini akan benar-benar memfasilitasi pembicaraan damai

oleh Huang Yimei/Luo Ya/Chen Jianming

Sejak perang antara Rusia dan Ukraina dimulai pada  Februari tahun lalu, Beijing telah mencoba untuk menggambarkan dirinya sebagai pembawa damai dalam konflik antara Rusia dan Ukraina. Setelah bertemu dengan Putin pada 21 Maret tahun ini, Xi Jinping menekankan perlunya menyelesaikan krisis Ukraina “melalui perundingan damai”.

Lebih dari sebulan kemudian, Xi berbicara dengan Presiden Ukraina Zelensky untuk pertama kalinya setelah kontroversi mengenai kesalahan yang dilakukan oleh Duta Besar Tiongkok untuk Prancis, Lu Shaye. Mengapa Xi Jinping memilih waktu ini untuk berbicara dengan Zelensky?

“Lebih dari 400 hari setelah meletusnya perang Rusia-Ukraina, Xi Jinping enggan berbicara dengan Zelensky, meskipun ada desakan dari Zelensky dan Barat, dan dengan adanya panggilan telepon ini, jelas bahwa Xi Jinping harus memperbaiki niat sebenarnya dari Partai Komunis Tiongkok dan kerusakan yang telah dilakukannya pada hubungan Tiongkok-Eropa, seperti yang dibocorkan dalam sebuah wawancara dengan duta besar untuk Perancis, Lu Shaye,” ujar Dr. Cheng Chin-Mo, Dekan Departemen Diplomasi dan Hubungan Internasional dari Universitas Tamkang, Taiwan.

Zelensky mengatakan secara terbuka di media sosial pada  26 April bahwa percakapan telepon antara kedua belah pihak berlangsung lama dan penuh makna.

CNN melaporkan bahwa komandan militer senior AS di Eropa mengatakan kepada komite kongres bahwa Ukraina berada dalam posisi yang baik untuk melawan Rusia dalam perang. AS sudah bekerja sama dengan tentara Ukraina untuk menghadapi kemungkinan serangan mendadak.

“Percakapan Xi Jinping dengan Zelensky mengungkapkan bahwa Rusia sudah berada pada posisi yang cukup lemah di medan perang. Pasukan elit Rusia sudah sangat terkuras di medan perang di Ukraina. Bantuan militer Barat dalam bentuk tank tempur, pesawat tempur, dan pesawat tempur terlatih mulai berdatangan, dan cuaca pun mulai menghangat serta daratan tidak berlumpur. Dengan cuaca yang menghangat dan daratan yang tidak terlalu berlumpur untuk tank dan pasukan besar lainnya, serangan balasan musim semi Ukraina yang telah lama dipersiapkan akan segera dimulai,” tambah Cheng Chin-Mo.

Chen Yonglin, seorang mantan diplomat di Konsulat Tiongkok di Sydney, mengatakan bahwa media Barat telah mempertanyakan kurangnya kontak Xi Jinping dengan Ukraina sejak kunjungannya ke Rusia. Insiden Lu Shaye tidak hanya menyinggung perasaan Uni Soviet yang sebelumnya merdeka, tetapi juga menimbulkan keraguan tentang niat sebenarnya dari Partai Komunis Tiongkok dalam mencoba menengahi perang antara Rusia dan Ukraina.

 “Hanya dengan melakukan panggilan telepon dia dapat terus berpura-pura menjadi mediator damai. Inilah yang awalnya dia pikirkan. Mengenai insiden Lu Shaye, bahkan lebih penting baginya untuk melakukan panggilan telepon ini,” kata Chen Yonglin.

Beberapa opini publik percaya bahwa Lu Shaye, duta besar Tiongkok untuk Prancis, membuat skandal, termasuk “bekas Uni Soviet tidak memiliki status negara berdaulat” dan “kedaulatan Krimea bergantung pada cara memandang masalah ini” dan komentar lainnya adalah terinspirasi oleh pejabat tinggi, bukan yang disebut “pendapat pribadi”.

Bagi Chen Yonglin, “Apa yang diungkapkan Lu Shaye adalah niat sebenarnya di internal Partai Komunis Tiongkok sebagai aliansi dengan Uni Soviet. Ini adalah niat sebenarnya. Adapun pembicaraan damai, mereka hanya berpura-pura, tapi saya tidak ingin Rusia untuk terlalu lemah, karena bagaimanapun juga Rusia masih memiliki senjata nuklir. Oleh karena itu, pijakan Rusia akan menguntungkan serangan PKT terhadap Taiwan di masa depan. Pertimbangan ini adalah ide jangka panjang.”

Zelensky mengklaim bahwa selama percakapan selama sejam, kedua  pihak mengeksplorasi cara-cara bekerja sama untuk mencapai “perdamaian yang adil dan berkelanjutan” untuk Ukraina. Zelensky bersikeras bahwa solusi apa pun dengan Rusia harus didasarkan pada pemulihan perbatasan Ukraina seperti pada tahun 1991.

“Zelensky bersikeras bahwa inti dari negosiasi ini adalah untuk mengembalikan garis perbatasan tahun 1991, dan Zelensky menekankan bahwa Ukraina menginginkan perdamaian jangka panjang, bukan gencatan senjata sementara,” kata Cheng Chin-Mo.

Para ahli mengatakan bahwa Partai Komunis Tiongkok hanyalah pembawa perdamaian palsu dengan agenda tersembunyi, dan Barat dapat melihat hal ini dengan sangat jelas. Gilbert Rozman, seorang ahli Rusia dan Tiongkok di Universitas Princeton, percaya bahwa waktu panggilan Xi terkait dengan pidato Lu Shaye. Meskipun tidak mungkin membuat terobosan besar dalam menyelesaikan perang di Ukraina, namun hal ini akan mengurangi dampak dari pernyataan Lu Shaye di Eropa. (Hui)

Ping-Pong untuk Parkinson

Studi Jepang menunjukkan olahraga yang menyenangkan dan relatif murah ini mungkin merupakan terapi yang efektif bagi mereka yang menghadapi penyakit Parkinson

JENNIFER MARGULIS & JOE WANG

Penyakit Parkinson adalah gangguan neurodegeneratif kedua yang paling umum, setelah Alzheimer. Gangguan otak ini biasanya datang secara perlahan. Mereka yang menderita mungkin merasakan tangannya gemetar misalnya, atau merasa ucapan mereka tidak jelas atau merasa sedikit lebih lambat dari biasanya.

Ini adalah penyakit progresif, yang berarti seiring berjalannya waktu, gejalanya akan memburuk.

Diperkirakan 500.000 orang di Amerika Serikat menderita Parkinson, menurut National Institute of Neurological Disorders and Stroke. Namun, banyak ahli percaya bahwa angka tersebut jauh lebih tinggi, karena orang yang mengidapnya dapat tidak terdiagnosis selama bertahun-tahun. Di seluruh dunia, Parkinson diperkirakan memengaruhi 10 juta orang.

Meskipun kebanyakan orang menganggap Parkinson sebagai kelainan otak yang menyerang orang lansia — dan diketahui bahwa insiden penyakit Parkinson meningkat seiring bertambahnya usia — namun sekitar 4 persen orang dengan penyakit ini didiagnosis sebelum mereka berusia 50 tahun.

Seperti gangguan otak tertentu lainnya, kaum pria jauh lebih mungkin menderita Parkinson daripada wanita. Ini adalah penyakit yang mahal. Menurut Yayasan Parkinson, biaya gabungan dari penyakit ini—termasuk pengobatan, kehilangan pendapatan, dan pembayaran jaminan sosial—adalah sekitar $52 miliar per tahun, hanya di Amerika Serikat.

Penyakit ini dianggap tidak dapat disembuhkan, dan obat untuk mengobati gejalanya menelan biaya rata-rata $2.500 (sekitar Rp 37,3 juta) per tahun. Pembedahan dapat menghabiskan $ 100.000 (Rp 1,5 miliar) per orang, menurut Yayasan Parkinson.

Jalan Maju Tanpa Obat atau Pembedahan? Mengingat betapa mahalnya — dan berpotensi menghancurkan — gejala Parkinson, maka menemukan pilihan pengobatan yang terjangkau dan efektif, serta cara nonfarmasi untuk mengelola penyakit ini, harus menjadi prioritas.

Dua tahun lalu, para peneliti dari Jepang menerbitkan sebuah studi yang menarik, “Tenis meja (ping pong) untuk pasien dengan penyakit Parkinson: Studi percontohan pros- pektif satu pusat.” Para peneliti ini mulai dengan mengajukan pertanyaan yang tidak biasa: Bisakah ping-pong, juga dikenal sebagai tenis meja, bermanfaat bagi penderita Parkinson?

Siapa pun yang belum pernah bermain olahraga raket mungkin menganggap pertanyaan ini agak tidak masuk akal, kita semua tahu bahwa tetap aktif dan bugar di kemudian hari membantu meningkatkan kognisi, semangat, suasana hati, dan bahkan usia. Penelitian terus-menerus menegaskan bahwa olahraga adalah tindakan penting—mungkin tindakan paling penting—yang dapat dilakukan orang untuk mengurangi risiko penyakit Alzheimer.

Dan siapa pun yang telah memainkan olahraga raket (antara lain bulu tangkis, pickleball, ping-pong, racquetball, squash, dan tenis) sudah mengetahui seberapa banyak permainan ini dapat membantu meningkatkan koordinasi tangan-mata, keseimbangan, tonus otot, dan mobilitas umum.

Yang pertama dari jenisnya, studi percontohan Jepang tentang ping-pong untuk Parkinson dilakukan selama enam bulan. Para peneliti merancangnya untuk memeriksa apakah program latihan ping-pong, yang disesuaikan untuk orang lansia yang menderita gejala motorik parkinsonian, dapat memperbaiki gejala motorik, masalah otak, dan gejala kejiwaan.

Dua belas orang dewasa dengan penyakit Parkinson direkrut untuk penelitian ini. Mereka berpartisipasi dalam sesi latihan enam jam seminggu sekali. Mereka dievaluasi pada awal studi, kemudian dievaluasi lagi pada tiga bulan, dan sekali lagi pada enam bulan.

Mengapa Ping-Pong?

Ping-pong adalah olahraga populer di Asia. Berasal dari Inggris Victoria, di mana ia dimainkan di kalangan kelas atas sebagai permainan ruang tamu setelah  makan  malam. Ia diperkenalkan sebagai olahraga Olimpiade pada tahun 1988.

Bermain ping-pong membutuhkan gerakan, merespon bola serta lawan, dan koordi- nasi. Ini juga merupakan olahraga yang sangat nyaman untuk dimainkan di dalam ruangan dengan ruang terbatas.

Selain itu, menurut para peneliti, ini adalah aktivitas yang menyenangkan karena memiliki komponen kompetitif, “aktivitas yang dapat dinikmati pasien sebagai permainan dengan memperebutkan poin”.

Gerakkan Bola Besar (Bumi) dengan Bola Kecil (Ping-Pong)

Ketika Joe Wang dibesarkan di Tiongkok, anak-anak miskin tidak mampu membeli peralatan olahraga yang mahal. Sebaliknya, semua orang bermain ping-pong di atas meja beton menggunakan raket kayu. Ping-pong sangat populer di tahun 70-an dan 80-an, dianggap sebagai olahraga nasional de facto Tiongkok.

Pada tahun 1994, film blockbuster “Forest Gump” menampilkan karakter eponim yang memainkan ping-pong tingkat tinggi. Keahliannya memikat penonton di seluruh dunia. Namun, banyak yang tidak menyadari bahwa film tersebut (yang meraup lebih dari $679 juta di seluruh dunia) benar-benar menggambarkan peristiwa sejarah yang sebenarnya: diplomasi ping-pong antara Amerika Serikat dan Republik Rakyat Tiongkok.

Semuanya dimulai pada tahun 1971, selama Kejuaraan Tenis Meja Dunia ke-31 di Nagoya, Jepang, ketika seorang pemain ping- pong Amerika bernama Glenn Cowan ketinggalan bus timnya, dan harus menumpang bus tim dari komunis Tiongkok. Atlet dari dua negara yang bermusuhan itu tidak saling menyerang, namun sebaliknya, mereka berbicara dan tertawa serta berjabat tangan.

Studi Ping-Pong Jepang

Program senam pingpong berlangsung dari November 2018 hingga Mei 2019. Para peserta yang semuanya menggunakan tangan kanan melakukan sesi senam selama enam jam seminggu sekali selama enam bulan. Mereka tidak dilarang aktif secara fisik dengan cara lain jika mereka mau.

Mahasiswa dari Departemen Ilmu Olahraga dan Kesehatan di Universitas Fukuoka Jepang menginstruksikan para peserta. Mereka memimpin 30 menit peregangan dan kemudian meminta mereka melakukan permainan gaya reli dan gaya permainan. Termasuk dalam latihan pemanasan adalah latihan pernapasan, peregangan leher, tekukan lutut, fleksi pergelangan kaki, dan latihan lainnya.

Setelah periode bermain pagi, peserta studi menikmati istirahat makan siang. Setelah makan siang, mereka bermain  ping-pong lagi, dan di akhir sesi, mereka menghabiskan 10 menit lagi untuk meregangkan tubuh dan menilai sendiri seberapa lelah yang mereka rasakan dan betapa menyenangkannya mereka.

Staf medis yang ada memantau para peserta dengan cermat, sehingga mereka dapat membantu para peserta jika mereka kehilangan keseimbangan saat bermain.

Bagaimana Ini Membantu?

Para peneliti hanya dapat mengumpulkan data sembilan dari 12 peserta asli: dua pria dan tujuh wanita yang rata-rata berusia 72 tahun dan menderita Parkinson selama sekitar tujuh setengah tahun. Semuanya mampu berjalan tanpa bantuan tongkat atau alat lain, meski beberapa pasien sebelumnya pernah mengalami jatuh.

Selama enam bulan penelitian berlangsung, satu peserta melaporkan sakit punggung, dan satu lagi jatuh. Tetapi tidak ada yang menderita efek yang bertahan lama dari ini dan tidak ada peserta yang membutuhkan pengobatan tambahan.

Pada saat yang sama, bermain pingpong “secara signifikan meningkatkan” beberapa aspek mobilitas pasien Parkinson.

“Karena mengayunkan raket berulang kali ke seluruh tubuh  membutuhkan  manipulasi otot aksial,” para peneliti menyimpulkan, “mungkin program latihan ini dapat membantu memperbaiki gejala aksial. Selain itu, suara ritmis bola yang mengenai meja dapat memberikan isyarat pendengaran bagi peserta untuk bergerak. Selain itu, gambar visual dari bola ping-pong oranye atau putih yang datang dari meja hijau dapat memberikan isyarat visual yang menarik bagi peserta untuk bergerak.”

Studi ini juga menemukan bahwa bermain ping-pong meningkatkan pengalaman motorik hidup sehari-hari para peserta, pada tiga bulan dan enam bulan.

Para ilmuwan dengan antusias mencatat bahwa rehabilitasi menggunakan ping-pong kemungkinan memiliki efek positif yang relatif cepat bagi orang yang menderita Parkinson. Beberapa aspek permainan, termasuk sifat kompetitifnya, kemudahan untuk mempelajarinya, sosialisasi yang berasal dari aktif dalam olahraga dengan orang lain, dan kesenangan bermain pingpong, juga dicatat.

Kami tahu dari penelitian lain bahwa olahraga membantu orang-orang dari segala usia dan kemampuan untuk merasa lebih positif dan bersemangat, seperti halnya terlibat dalam aktivitas baru. Selain itu, penelitian telah lama mengaitkan gerakan dengan umur panjang. Jadi masuk akal jika pingpong dapat membantu orang yang menderita gangguan otak degeneratif.

Sekarang keluarkan raket. Saatnya bermain ping-pong. (jen)

Jennifer Margulis, Ph.D., adalah seorang jurnalis pemenang penghargaan dan penulis buku “Your Baby, Your Way: Taking Charge of Your Pregnancy, Childbirth, and Parenting Decisions for a Happier, Healthier Family”. Penerima beasiswa Fulbright dan ibu dari empat anak, dia telah bekerja pada kampanye kelangsungan hidup anak di Afrika Barat, mengadvokasi untuk mengakhiri perbudakan anak di Pakistan pada jam tayang utama di Prancis, dan mengajar literatur pasca-kolonial kepada siswa nontradisional di dalam kota Atlanta. Pelajari lebih lanjut tentang dia di JenniferMargulis.net

Joe Wang, Ph.D., seorang ahli biologi molekuler dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di industri vaksin. Dia sekarang adalah presiden Jaringan Televisi NTD (Kanada), dan seorang kolumnis untuk The Epoch Times.

Korban Terakhir Terbaliknya Speedboat Evelyn Calisca di Perairan Riau Ditemukan, Total 12 Orang Tewas

ETIndonesia- Korban terakhir tenggelamnya Speedboat SB Evelyn Calisca 01 di Perairan Indragiri Hilir, Riau, berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Sabtu (29/4/2023). Jadi, total sebanyak 12 jiwa korban tewas.

“Pada pukul 07.53 WIB, Tim SAR Gabungan menemukan Korban berjenis kelamin perempuan diduga atas Nama Charmel Zhalma Allaya umur 17 tahun,”  ujar Kepala Kantor SAR Pekanbaru I Nyoman Sidakarya dalam keterangannya. 

Ia menambahkan, korban dipastikan adalah penumpang dari  SB Evelyn Calisca 01 setelah dilakukan identifikasi oleh petugas. 

“Setelah diidentifikasi oleh Pihak kepolisian Kabupaten Indragir Hilir bahwasannya Korban memang yang kita Cari yaitu 1 Orang Korban Kapal SB Evelyn Calisca 01 yang terbalik,” imbuhnya. 

Laporan Basarnas menyebutkan, korban ditemukan Dalam kondisi meninggal dunia di tepi sungai Perairan Guntung dalam keadaan telungkup. Korban ditemukan kurang lebih  jarak 1 Nm dari lokasi kejadian, selanjutnya Korban dievakuasi dan akan diserahkan kepada pihak keluarga.

Atas ditemukannya korban yang hilang, data penumpang SB Evelyn Calisca 01 berjumlah 76 orang dengan rincian sebanyak  64 Orang selamat dan 12 orang meninggal dunia.

Sebelumnya, Tim SAR Gabungan kembali melakukan pencarian 1 Orang yang dinyatakan hilang akibat terbaliknya Kapal SB Evelyn Calisca 01 di Perairan Sungai Guntung, Indragiri Hilir, Riau.  Pencarian dilakukan di sekitar Lokasi Kejadian dengan Luas Area sejauh 80 Nm. 

Adapun Unsur yang terlibat dalam operasi SAR dari Pos SAR Tembilahan, Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Polres Inhil, Polairud Inhil, TNI AL, TIM DVI Polda Riau, Bea dan Cukai Tembilahan, Bea dan Cukai Pekanbaru, Polsek Kateman, BPBD INHIL, Koramil Kateman, KPLP Tanjung Uban, Babinsa Sungai Guntung, Koramil Kateman, KSOP Sungai Guntung, Bakamla dan masyarakat dari Sungai Guntung. 

“Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR kita tutup dengan ucapan terima kasih,” ujar Koordinator Pos Tembilahan Rio Putra. (Basarnas/asr)

Biarkan Anak Anda Menjadi Anak-Anak

0

Anak-anak yang kurang melakukan aktivitas fisik lebih rentan terhadap infeksi pernapasan

JENNIFER MARGULIS

Dengan kata lain, semakin aktif anak, semakin kecil kemungkinannya untuk sakit. Pengamatan ini didasarkan pada penelitian klinis yang dilakukan oleh tim ilmuwan Polandia.

Studi mereka, “Asosiasi aktivitas fisik yang rendah dengan frekuensi infeksi saluran pernapasan yang lebih tinggi di antara anak-anak prasekolah,” diterbitkan dalam jurnal peer- review Pediatric Research pada Januari 2023.

Semakin Aktif, Semakin Baik

Para peneliti Polandia merancang studi tersebut untuk memeriksa dua kelompok anak- anak, semuanya berusia antara empat dan tujuh tahun.

Total seratus empat anak terdaftar dalam penelitian ini. Usia rata-rata mereka adalah 5,3 tahun.

Para ilmuwan memisahkan anak-anak menjadi dua kelompok berbeda: satu adalah kelompok aktivitas fisik rendah (terdiri dari 47 anak yang melakukan rata-rata 5.668 langkah per hari) dan satu kelompok aktivitas fisik yang lebih tinggi ( 47 anak, yang melakukan rata- rata 9.368 langkah per hari).

Kemudian mereka mengukur jumlah hari yang dihabiskan anak-anak menderita sakit akibat penyakit pernapasan bagian atas.

Mereka mengikuti anak-anak selama total 60 hari, mengandalkan laporan orang tua (pada dasarnya versi Polandia dari the Wisconsin Upper Respiratory System Survey untuk anak-anak.)

Untuk mengukur aktivitas fisik anak-anak secara akurat, dalam penelitian ini anak-anak memakai monitor kebugaran yang melacak langkah kaki harian mereka, tingkat intensitas aktivitas fisik, dan berapa lama mereka tidur. Mereka memakai perangkat ini 24 jam sehari selama 40 hari.

Para ilmuwan menemukan bahwa semakin anak-anak aktif secara fisik (berdasarkan jumlah langkah yang mereka ambil pada hari-hari sehat), semakin kecil kemungkinan mereka sakit dengan gejala infeksi saluran pernapasan atas.

Lebih khusus lagi, anak-anak yang melakukan ekstra 1.000 langkah sehari mengalami pengurangan 4,1 hari dalam jumlah hari mereka menderita pilek.

Selain itu, anak-anak yang menghabiskan tiga jam atau lebih per minggu untuk berolahraga memiliki infeksi saluran pernapasan atas yang lebih sedikit daripada anak-anak yang tidak berolahraga secara teratur.

Penelitian ini bersifat observasional. Pertama, para peneliti menetapkan parameter — ini termasuk aktivitas fisik yang lebih tinggi versus lebih rendah, keterlibatan dalam olahraga, dan paparan racun lingkungan seperti merokok dan alergen. Kemudian mereka menentukan hasil yang mereka cari, yaitu jumlah hari yang dihabiskan anak-anak untuk sakit. Dengan mengingat informasi ini, mereka dapat mendeteksi sinyal.

Artinya, mereka mengamati korelasi yang pasti antara peningkatan aktivitas fisik dan penurunan jumlah hari yang dihabiskan anak untuk sakit.

Tetapi karena ini adalah studi observasional, tidak segera jelas mengapa anak-anak yang lebih aktif melaporkan jumlah hari sakit lebih sedikit.

Tidak Ada Hubungan antara Paparan Asap, Tidur, dan Infeksi Saluran Pernafasan

Menariknya, penelitian ini tidak menemukan hubungan antara paparan bulu hewan peliharaan atau asap rokok dan peningkatan atau penurunan jumlah hari sakit.

Tampaknya juga tidak ada korelasi antara berapa lama tidur seorang anak, berapa banyak saudara kandung yang mereka miliki, jenis kelamin mereka, atau apakah mereka telah divaksinasi, dan berapa hari mereka sakit infeksi saluran pernapasan.

Pada saat yang sama, anak-anak yang mengikuti program olahraga memang menunjukkan sedikit penurunan jumlah hari sakit.

Imunitas Lebih Efektif Meningkatkan Kualitas Hidup Anak

“Pada pasien anak-anak hingga usia 5 tahun, morbiditas dan mortalitas akibat ISR [infeksi saluran pernapasan] terus terjadi dalam jumlah besar,” tulis para peneliti dalam diskusi mereka.

Infeksi pernapasan ini termasuk rhinovirus (yang menyebabkan flu biasa), RSV, influenza dan penyakit mirip influenza, serta virus corona musiman.

“Selain itu, 45 persen anak prasekolah yang sering mengalami pilek akan cenderung menderita infeksi pernapasan di kemudian hari di saat usia sekolah,” tulis para ilmuwan. “Infeksi pernapasan berulang, yang didefinisikan dengan delapan atau lebih infeksi per tahun, secara signifikan merusak QoL [kualitas hidup] anak-anak prasekolah dan dapat menyebabkan asma di masa mendatang. Kami menunjukkan bahwa jumlah langkah yang lebih tinggi per hari pada anak prasekolah menghasilkan kekebalan yang lebih efektif, tercermin dalam lebih sedikitnya jumlah hari anak-anak yang menunjukkan gejala infeksi.”

Jadi, seperti yang didiskusikan para ilmuwan, praktik gaya hidup yang membantu anak- anak kecil tetap bebas dari infeksi pernapasan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka baik sekarang maupun di masa depan.

Lebih khusus lagi, menurut penelitian ini, salah satu praktik gaya hidup yang sangat penting untuk anak kecil adalah bergerak. Dengan kata lain, lebih banyak aktivitas fisik dapat meningkatkan kehidupan anak.

Semakin aktif seorang anak prasekolah, semakin sehat masa kecilnya.

Studi ini cocok dengan ratusan penelitian lain yang menunjukkan bahwa aktivitas fisik penting untuk kesehatan mental dan fisik.

Misalnya, penelitian lain yang diterbitkan baru-baru ini menunjukkan bahwa olahraga lebih efektif daripada obat-obatan untuk mengobati penyakit kesehatan mental pada orang dewasa.

Pesan untuk orang tua dan pendidik tampak jelas: Jauhkan anak-anak dari layar gawai dan ajaklah mereka keluar. Anak prasekolah perlu berlari, melompat, bermain, dan menggerakkan tubuh mereka agar tetap sehat.

‘Kita Membutuhkan Revolusi’

Collin Lynn adalah dokter keluarga yang tinggal di Redding, California. Seorang ayah dari dua anak, Lynn tidak terlibat dalam studi Polandia tetapi dia meninjaunya dengan hati-hati. “Apakah kita, sebagai komunitas medis, benar- benar ‘membutuhkan’ data semacam ini sebelum diterima?” kata Lynn.

“Mengapa saya membutuhkan jurnal ilmiah untuk meyakinkan bahwa saya perlu berolahraga agar sehat?” Lynn melanjutkan, dan nadanya terdengar frustrasi. “Bagi saya, ini masalah berpikir dengan akal sehat.”

Pada saat yang sama, Lynn menunjukkan, penelitian ini — bersama dengan ratusan lain- nya — mempertanyakan banyak protokol COVID-19 yang dengan cepat diberlakukan oleh pejabat kesehatan masyarakat tanpa adanya data ilmiah dan akal sehat.

Rekomendasi untuk menjaga anak-anak agar tetap di rumah, misalnya, yang mempersulit mereka untuk berolahraga dan kemungkinan besar mereka akan menghabiskan hari- hari mereka di depan layar gawai, kebanyakan bermain video game, didasarkan pada rasa takut, bukan data atau logika ilmiah.

Faktanya, latihan dan aktivitas fisik harian anak-anak menurun setidaknya 20 persen selama social distancing diamanatkan oleh pemerintah, menurut meta-analisis yang diterbitkan dalam JAMA Pediatrics pada Juli 2023.

“Di era COVID ini, kami mengunci diri di rumah,” kata Lynn. “Dan itu terus berlanjut. Kami secara permanen masuk ke rapat Zoom kami, dengan keyakinan palsu bahwa kami ‘akan tetap terjaga kesehatannya’ di balik masker. Mungkin sebelum kita tersesat selamanya dalam opini permanen, kita memang membutuhkan beberapa data keras untuk mengingatkan kita bahwa sebenarnya lebih sehat untuk keluar dan berolahraga.

Lynn berharap komunitas ilmiah dan lembaga medis mulai memperhatikan penelitian tersebut.

“Saya berharap artikel ini adalah awal dari revolusi ilmiah yang akan membantu kita semua, secara global, menjadi lebih aktif secara fisik,” katanya. “Begitulah cara kita hidup di dunia yang lebih sehat.”

Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini adalah pendapat penulis dan tidak mencerminkan pandangan The Epoch Times. Epoch Health menyambut diskusi profesional dan debat ramah. Untuk mengirimkan opini, harap ikuti panduan ini dan kirimkan melalui formulir kami di sini.

Jennifer Margulis, Ph.D., adalah seorang jurnalis pemenang penghargaan dan penulis buku “Your Baby, Your Way: Taking Charge of Your Pregnancy, Childbirth, and Parenting Decisions for a Happier, Healthier Family.” Penerima beasiswa Fulbright dan ibu dari empat anak, dia telah bekerja pada kampanye kelangsungan hidup anak di Afrika Barat, mengadvokasi untuk mengakhiri perbudakan anak di Pakistan pada jam tayang utama di Prancis, dan mengajar literatur pasca-kolonial kepada siswa nontradisional di dalam kota. Atlanta. Pelajari lebih lanjut tentangnya di JenniferMargulis.net.

Penjelajah Temukan Gua di Spanyol dengan Lebih dari 100 Ukiran Prasejarah yang Menggambarkan Kehidupan Zaman Tembaga

LOUISE CHAMBERS

Gua Spanyol yang hilang selama 80 tahun telah ditemukan kembali dengan lebih dari 100 ukiran prasejarah unik di dinding interiornya. Delapan panel gua berisi seni ukiran tangan luar biasa yang memberikan wawasan lebih jauh tentang kehidupan prasejarah di Spanyol.

Gua tersebut, yang dikenal sebagai Cova de la Vila dalam bahasa Catalan, ditemukan kembali di Desa Febró di Baix Camp, Tarragona, selama ekspedisi topografi oleh kelompok speleolog, Barranc de la Cova del Corral, pada 13 Mei 2021. Gua tersebut awalnya digali pada 1940-an oleh peneliti Salvador Vilaseca, yang timnya kemudian kehilangan lokasinya.

Penemuan kembali gua dan ukirannya diumumkan secara terbuka pada 17 Maret 2023, oleh pejabat termasuk Walikota Febró, Lurdes Malgrat, dan IPHES (Institut Paleoekologi Manusia dan Evolusi Sosial Catalan).

Speleolog Julio Serrano, yang juga menghadiri pengumuman tersebut, adalah orang pertama yang memasuki sistem gua bawah tanah melalui lubang kecil, yang membawa rombongan ke ruang- an oval seluas lebih dari 90 meter persegi itu. “Ketika saya melihat ukirannya, saya merasakan emosi yang luar biasa yang akan saya bawa selama sisa hidup saya,” kata Serrano dalam siaran pers IPHES.

Serrano menemukan Sala dels Gravats, ruangan oval yang dipenuhi karya seni, dihiasi ukiran prasejarah dari Zaman Chalcolithic hingga Perunggu yang disusun dalam panel, sepanjang delapan meter, yang menggambarkan kehidupan pertanian dan pastoral di wilayah tersebut. Seni itu dalam kondisi luar biasa, dan Serrano tahu bahwa panel-panel itu sudah tua meski tidak mengerti bagaimana menafsirkan skemanya.

Panel, terdiri dari lima garis horizontal, menggambarkan sosok ukiran yang berbeda dalam gaya homogen dan diperkirakan dibuat dengan perkakas batu, kayu, atau langsung dengan jari manusia. Manusia, hewan, serta Matahari dan bintang menjadi objek lukisan di panel-panel itu.

Peneliti IPHES, Dr. Ramon Viñas dan Dr. Josep Vallverdú mengunjungi Cova de la Vila untuk mengesahkan keaslian ukiran tersebut sebelum memberi tahu Departemen Kebudayaan. Ukiran tersebut mewakili salah satu rangkaian seni pasca-Paleolitik terpenting di busur Mediterania dan salah satu dari sedikit representasi seni skematik bawah tanah di area ini.

“Komposisi panel di Sala dels Gravats ini benar-benar tidak biasa, dan menunjukkan kepada kita pandangan dunia dari orang-orang di wilayah tersebut selama proses neolitisasi,” kata Viñas. 

“Ini bukan komposisi acak tapi justru sebaliknya; itu jelas menanggapi makna simbolis.

Menurut rekan direktur proyek Antonio Rodríguez Hidalgo, penggalian lebih lanjut di situs tersebut akan memulihkan bahan arkeologi yang sesuai dengan era yang sama dan akan memungkinkan tim peneliti untuk mendapatkan lebih banyak pengetahuan tentang momen di mana ukiran itu dibuat, dan bahkan bisa menentukan tanggal pembuatan mereka.

Tim IPHES terus mengabari publik tentang kemajuan mereka di Twitter dan Instagram.

Untuk saat ini, pelestarian ukiran menjadi perhatian utama karena permukaan dinding gua lunak, lembab, dan rentan terhadap perubahan atmosfer, termasuk kekeringan saat ini. Untuk memastikan kelestarian fisiknya, gua tersebut ditutup oleh Departemen Kebudayaan, Ajuntament de la Febró, dan IPHES. Mereka juga memasang serangkaian probe untuk memantau atmosfer, yang akan diperiksa selama perjalanan lebih lanjut ke lokasi. 

Gua tersebut dinobatkan  sebagai aset budaya untuk kepentingan nasional dan karena tidak ada akses masuk bagi pengunjung umum, Departemen Kebudayaan bekerja untuk mendigitalkan ukiran untuk digunakan oleh para peneliti serta untuk dinikmati publik menggunakan fotogrametri dan pemindaian laser.

Contoh lain dari skema seni gua prasejarah di wilayah ini termasuk Cova de la Vallmajor di l’Albinyana, Baix Penedès, lukisan gua di La Pileta dan Nerja, Málaga, Murcielaguina di Córdoba, dan gua “skema-abstrak” di Los Enebralejos di Segovia. (eko)

Pejabat Hunan Sembunyikan Hasil Korupsi Dalam Dinding, Pendataan Baru Kelar 5 Jam Pakai 5 Mesin Hitung Uang

 oleh Luo Tingting

Untuk menyembunyikan hasil korupsi, pejabat Partai Komunis Tiongkok (PKT) terbiasa dengan menyembunyikan uang tunai dalam jumlah besar. Baru-baru ini, penggeledahan di rumah seorang pejabat korup Provinsi Hunan terungkap. Pejabat korup tersebut menyembunyikan uang tunainya dalam dinding rumahnya yang dibuat sedemikian rupa sehingga mampu menampung hasil kejahatannya. Petugas yang didatangkan ke lokasi membutuhkan waktu 5 jam untuk menghitung uang tunai dalam jumlah besar dengan menggunakan 5 unit mesin penghitung uang.

Pada 27 April, Fu Guoping, mantan Wakil Direktur Komite Tetap Kongres Rakyat Kota Xiangtan, Provinsi Hunan, diadili. Penuntut menuduhnya menerima penyuapan yang besarnya setara dengan RMB. 7,498.000,-, Hari itu, pengadilan belum membacakan vonis hukuman yang akan dijatuhkan.

Fu Guoping diselidiki pada Juli 2022. Pada awal tahun ini, TV Satelit Hunan menyiarkan film dokumenter berisikan peringatan terhadap koruptor, yang mengungkap beberapa detail rumah Fu Guoping yang telah digeledah pihak berwenang.

Fu Guoping secara khusus membangun sebuah rumah di kampung halamannya di pedesaan untuk menyimpan uang hasil suapan. Penyelidik membongkar sebidang dinding yang dicat ulang di loteng rumah tersebut dan menemukan berkotak-kotak uang tunai yang ditumpuk di dalamnya.

Staf bank menggunakan 5 mesin penghitung uang kertas untuk menghitung uang tunai selama 5 jam terus menerus dengan nilai total mencapai RMB. 12 juta lebih.

Tidak jarang pejabat korup PKT menyembunyikan uang tunai dalam jumlah besar di dalam rumahnya. Pada 17 Desember 2016, “Harian Guilin” mengungkapkan bahwa pihak berwenang menemukan di rumah seorang pejabat korup di Kota Guilin, Guangxi uang tunai lebih dari RMB. 14 juta. Staf bank menggunakan 6 unit mesin penghitung uang untuk mendata sampai salah satu mesinnya terbakar karena digunakan terus-menerus.

Menurut pengungkapan resmi, mesin penghitung uang terbakar gara-gara dioperasikan terus menerus di rumah pejabat PKT yang korup ketika membongkar hasil korupsi mereka yang disembunyikan di rumah mereka bukanlah hal aneh. Pada April 2014, Wei Pengyuan, mantan Wakil Direktur Departemen Batu Bara Administrasi Energi Nasional yang telah dipecat. Uang tunai yang disembunyikan dalam rumahnya berjumlah RMB. 210 juta,dengan berat mencapai 1,15 ton. Selama proses penghitungan itu, 4 dari 16 unit mesin penghitung uang terbakar.

Yang paling sensasional adalah ketika membongkar hasil korupsi Xu Caihou, mantan Wakil Ketua Komisi Militer Tiongkok yang diselidiki pada Maret 2014. Ketika para penyelidik membuka ruang bawah tanah rumahnya seluas 2.000 meter persegi, mereka terkejut menemukan uang tunai menumpuk di mana-mana, termasuk uang kertas dolar, euro, dan renminbi. Lantaran bakal tidak habis dihitung dalam waktu yang ditentukan, hasil kejahatannya itu terpaksa dibawa ke tempat yang ditentukan pihak berwenang dengan mengikat, menimbang dan memberikan segel lalu diangkut dengan kendaraan.

Selain uang tunai, segala jenis emas, perak, dan perhiasan ditumpuk seperti gunung. Barang hadiah itu ada yang satuannya berberat sampai satu atau dua kuintal. Dan ada juga batu giok Hetian yang ternama, serta berbagai perkakas antik, kaligrafi dan lukisan dari zaman Dinasti Tang, Song, Yuan, dan Ming, berbagai produk kayu keras berharga dan batu giok langka. Para penyelidik sampai menggunakan belasan truk militer untuk mengangkut semua itu. (sin)

Analisis : Terdapat 7 Konspirasi Besar di Balik Penerapan Renminbi Digital oleh Pemerintah Tiongkok

oleh Luo Tingting

Pemerintah Tiongkok ingin mempercepat penggunaan renminbi digital yang langsung disambut oleh pemda Kota Changshu, Provinsi Jiangsu dengan penerapan pembayaran gaji pegawai negerinya dalam renminbi digital mulai Mei 2023, dan kota-kota lain juga segera akan mengikuti langkah tersebut. Analisis percaya bahwa di balik penerapan renminbi digital ini terdapat 7 konspirasi besar yang antara lain adalah penjarahan kekayaan terhadap warga sipil Tiongkok, kebebasan pribadi warga sipil Tiongkok akan semakin tunduk terhadap kontrol yang lebih ketat.

Pemerintah Tiongkok mendorong penerapan renminbi digital di banyak tempat

Media “Shanghai Securities Journal” melaporkan pada 22 April bahwa mulai Mei 2023, seluruh jumlah gaji pegawai negeri, pegawai bisnis, dan pegawai unit milik negara di semua tingkatan Kota Changshu akan dibayar dalam renminbi digital.

Sesungguhnya Kota Changshu telah dijadikan proyek percontohan penerapan renminbi degital pada tahun 2022. Saat ini, terdapat lebih dari 7.000 toko pedagang di sana yang menerima renminbi digital (e-RMB), dengan total dari 2 juta kali lebih transaksi ini mencapai jumlah sebesar RMB. 70 juta lebih.

Kota-kota Tiongkok lainnya juga sedang gencar mengikutinya. Pada 10 Maret, Sekolah Seni dan Budaya Jiangsu Yangzhou membayar gaji 23 orang personelnya dengan e-RMB.

Pada Februari 2023, Jinan Publishing Co., Ltd. juga sudah membayar gaji paryawannya dengan renminbi digital.

Pada Juli 2022, pembayaran gaji seluruh pegawai negeri dari 59 institusi tingkat kotamadya, 8 tingkat kabupaten dan unit-unit dibawahnya, serta BUMN di Kota Taicang, Provinsi Jiangsu seluruhnya menggunakan e-RMB.

Pada Maret, 64 orang pejabat di Distrik Xiangcheng, Kota Suzhou yang mendapat subsidi gaji untuk talenta tingkat tinggi di industri utama, juga menerima uang subsidi talenta ini dalam renminbi digital, yang keseluruhannya mencapai total RMB. 235.000,-.

Pada Agustus tahun lalu, lima lembaga administrasi, termasuk Biro Keuangan Ningbo Cixi dan Pusat Layanan Pengembangan Keuangan, membayar sebagian gaji bulan Juli terhadap 557 orang karyawan dengan menggunakan renminbi digital.

Seorang yang bernama (samaran) Yifei dari Provinsi Hunan mengatakan kepada reporter media “Zhongxin Finance” : “Sudah 1 tahun kita menerima pembayaran gaji lewat renminbi digital”.

Analisis : Terdapat 7 konspirasi utama tersembunyi dalam e-RMB

Pemerintah Tiongkok mendorong percepatan penerapan renminbi digital telah menarik perhatian kalangan pakar keuangan. Platform opini keuangan “Database Laoman” memposting analisis di Twitter, yang menyebutkan bahwa pengenalan mata uang renminbi digital menyembunyikan 7 konspirasi besar.

Konspirasi 1. Pemerintah Tiongkok dapat mencetak uang dalam jumlah besar tanpa batas. Mata uang digital pada dasarnya tidak berbiaya. Jika Bank Sentral Tiongkok ingin mencetak uang untuk memperbanyak peredaran uang di pasar, ia dapat mencapainya secara mudah dengan satu klik melalui mata uang digital. Namun, hasilnya itu dapat mempercepat inflasi dan membuat kredibilitas RMB mengalami ujian berat.

Beberapa netizen mengomentari bahwa peluncuran mata uang renminbi digital telah meletakkan dasar adanya pencetakan uang tanpa biaya dalam jumlah besar yang bakal tidak terkendali, yang akan menghantarkan Tiongkok memasuki abad kegelapan hiperinflasi. Venezuela hari ini mungkin adalah hari esok Tiongkok.

Konspirasi 2. Memantau privasi warga sipil Tiongkok. e-RMB bisa menjadi alat baru untuk mengontrol rakyat Tiongkok. Otoritas PKT dapat memantau seluruh kekayaan rakyat Tiongkok, menggunakannya mungkin sampai ludes dengan alasan untuk mewujudkan ideologi komunisme, yaitu menciptakan masyarakat dengan aturan sosial ekonomi yang berdasarkan kepemilikan bersama alat produksi dan meniadakan kelas sosial, uang, dan negara.

Konspirasi 3. Kontrol kebebasan seseorang melalui mata uang digital. Pemerintah dalam dengan mudah mengendalikan seseorang melalui “dompet” yang dimilikinya. Jika dompet digital ini dibatasi atau diblokir oleh pemerintah dan uang tunai sudah sangat dibatasi penggunaannya, maka orang bersangkutan tidak akan bisa menggunakan dananya untuk membeli makanan di luar rumah, membayar penginapan, transportasi dan seterusnya, pokoknya sulit untuk “melangkahkan kaki”.

Konspirasi 4. Perampasan kekayaan perusahaan dan atau pribadi seenaknya. Pemerintah dapat bekerja sama dengan bank sentral untuk secara langsung membersihkan dompet digital perusahaan swasta dan atau individu, sehingga lebih mudah untuk merampas, mengambil alih kekayaan, sehingga individu akan benar-benar kehilangan kemampuan untuk menentang pemerintah.

Konspirasi 5. Kontrol arus keluar modal. Akan lebih mudah bagi pemerintah Tiongkok untuk memblokir dan melacak dana melalui mata uang digital. Pengendalian terhadap pergerakan bebas aliran modal lewat pengendalian devisa adalah garis hidup matinya rezim Beijing. Begitu modal dibiarkan bergerak dengan bebas atau bahkan mengalir keluar dalam jumlah besar, maka tidak hanya ekonomi Tiongkok yang  runtuh, tetapi kekuatan politik rezim mungkin saja sulit dapat dipertahankan.

Konspirasi 6. pemerintah Tiongkok mempromosikan internasionalisasi mata uang renminbi, dengan tujuan untuk melawan status dolar AS sebagai mata uang dunia. Tapi sayangnya kredibilitas RMB masih rendah, sulit untuk berhasil.

Konspirasi 7. Untuk menerapkan ekonomi terencana, dan mempertahankan kekuasaan rezim PKT setelah decoupling atay memisahkan diri dengan dunia. Fitur terpenting dari ekonomi terencana adalah mengontrol pembelian bahan dan pengendalian terhadap kebebasan penggunaan uang. Renminbi digital dapat dipahami sebagai lembar tiket di era digital. Namun, begitu otoritas memberlakukan beberapa batasan pada renminbi digital, tidak peduli berapa banyak uang yang Anda miliki dalam dompet digital Anda, Anda tidak akan dapat membelanjakannya.

Wen Zhao : Renminbi digital seperti orang tak bersenjata menghadapi “harimau yang keluar dari kurungan”

Wen Zhao, seorang komentator urusan terkini dalam self-media “Wen Zhao Official” menjelaskan bahwa renminbi digital seperti “harimau keluar dari kurungan”. PKT diibaratkan harimau, dan Anda adalah dagingnya. Kapan Anda mau dicaplok itu urusan dia (harimau). Sedangkan Anda tidak bersenjata dan tanpa perlindungan, apa yang dapat Anda perbuat ?

Wen Zhao mengatakan bahwa renminbi digital dapat mendorong Tiongkok ke situasi hiperinflasi. Begitu mata uang menjadi tali yang dipakai untuk mengikat orang, maka orang tidak akan menyimpan uang, tetapi orang akan langsung mengubah kelebihan dananya menjadi barang, hal mana akan mendorong pembelian panik dan tentunya kenaikan harga.

Menurut analisis Wen Zhao, pejabat PKT yang korupsi umumnya menyimpan hasil kejahatannya yang berjumlah besar dalam bentuk uang tunai, lalu mencari cara untuk membelanjakan uang itu. Ada juga individu yang menyimpan uang tunai dalam jumlah besar dengan tujuan untuk menggelapan pajak atau menghindari pajak. Begitu dana-dana yang disembunyikan ini mengalir masuk ke pasar, itu akan ikut mendorong terjadinya hiperinflasi. “Bagi warga sipil Tiongkok itu kan sama saja dengan penjarahan, bukankah uang (tunai) yang berada di tangan sudah tidak bernilai lagi ?!?” katanya.

Selain itu, renminbi digital dapat sangat memperkuat kendali pemerintah terhadap individu, karena semua lintasan dana dan konsumsi apa pun yang terekor di dompet digital seseorang berada di bawah kendali pemerintah. Wen Zhao mengatakan : “Jika pemerintah memberi Anda kode merah, membekukan e-wallet Anda, atau memberi batasan uang cuma RMB. 100,- untuk digunakan dalam 1 hari misalnya, sedangkan toko sudah tidak menerima uang tunai, maka Anda tidak akan dapat membeli sesuatu atau membelanjakannya meskipun Anda kaya”.

“Jika pemerintah mengatakan bahwa lokasi ini akan ditutup, lalu memblokir dompet digital  semua warga yang tinggal di lokasi termaksud, bagaimana warga bisa lari ? Bagaimana membeli tiket pesawat, tiket kereta api untuk menyewa mobil ? Tidak berdaya karena tidak punya uang, bukan ?”, kata Wen Zhao memberi contoh.

Frank Tian Xie, ​​​​seorang profesor di Aiken School of Business di University of South Carolina, Amerika Serikat mengatakan dalam sebuah wawancara dengan NTDTV, bahwa pemerintah Tiongkok memberlakukan renminbi digital dengan risiko yang sangat besar. Dompet e-RMB sangat mudah untuk disalin dan dirusak, itu dapat mengakibatkan banjirnya mata uang palsu. Jika peretas berhasil menerobos sistem enkripsi renminbi digital, maka semua catatan mengenai transaksi keuangan, seperti transfer, dan pembayaran dan lainnya dapat dihapus. Hal itu dapat menyebabkan seluruh masyarakat Tiongkok jatuh ke dalam situasi kacau. (sin)

Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Lantunkan Lagu American Pie di Resepsi Gedung Putih dan Biden Menghadiahkan Gitar yang Berharga Untuknya

 Dai Furuo

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol menyanyikan lagu pop Amerika yang terkenal di akhir jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih pada  Rabu (26/4/2023) malam. Ia menyanyikan lagu balada tahun 1970-an “American Pie” di depan para tamu undangan dan mengutip bait demi bait lirik lagu dari penyair terkenal asal Irlandia.

The Hill melaporkan bahwa pada Rabu malam, di Ruang Timur Gedung Putih yang dihias dengan bunga sakura, Biden, Yoon Seok-yeol, dan para tamu disuguhi pertunjukan musikal oleh bintang-bintang Broadway, Norm Lewis, Lea Salonga, dan Jessica Vosk, termasuk penampilan ulang lagu “American Pie” dari Don McClean.

Presiden Biden kemudian meminta Yoon Seok-yeol untuk menyanyikan lagu tersebut, karena ia mengatakan bahwa itu adalah salah satu lagu favoritnya saat masih menjadi mahasiswa.

Yoon Seok-yeol mengambil mikrofon dan bernyanyi, yang mengguncang para hadirin. Biden bergabung dengan para hadirin untuk tersenyum dan bersorak untuk Presiden Korea Selatan dan memberikan tepuk tangan meriah di akhir lagu.

“Saya tidak menyangka Anda bisa bernyanyi dengan sangat baik,” kata Biden setelah lagu Yoon selesai.

Biden kemudian memberi presiden Korea Selatan sebuah gitar yang ditandatangani oleh komposer berusia 77 tahun McClain. McClain merilis lagu tersebut pada tahun 1971.

Yoon Seok-yeol  juga memberikan penghormatan kepada Biden dengan sebuah puisi dari penulis dan penyair Irlandia, Seamus Heaney (Peraih Nobel Sastra). Karena nenek moyang Biden berasal dari Irlandia.

Yoon Seok-yeol  berkata, “Bapak Presiden, izinkan saya mengutip salah satu penyair Irlandia Anda, Seamus Heaney, yang menulis: ‘Perilaku yang terpuji adalah jalan menuju kekuasaan.

“Ada pepatah lama,” lanjutnya, “Bapak Presiden, dan ini juga berasal dari Irlandia, yang berbunyi seperti ini: ‘Teman yang baik itu seperti semanggi berdaun empat. Sulit untuk menemukannya, tetapi Anda beruntung jika memilikinya.”

Ucapan Presiden Korea Selatan disambut dengan sorak-sorai dan tepuk tangan dari Biden dan para tamunya.

Ia melanjutkan pidatonya kepada Biden: “Hari ini akan dikenang sebagai hari bersejarah ketika aliansi Korea Selatan-AS, seperti semanggi berdaun empat, memperluas akar barunya ke kejayaan 70 tahun terakhir.

Makan malam Gedung Putih yang bertabur para bintang film juga termasuk penampilan tamu dari Angelina Jolie, pasangan bintang TV desain rumah Chip Gaines dan Joanna Gaines, dan juara ski Olimpiade Chloe Kim, Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer.

Para pemimpin Amerika Serikat dan Korea Selatan mengadakan pembicaraan di Gedung Putih pada  Rabu 26 April tentang masalah-masalah termasuk Korea Utara, chip, perdagangan dan perang di Ukraina.

Yoon Seok-yeol  menjelaskan bahwa AS dan Korea Selatan bersepakat untuk berdialog tentang teknologi baru generasi mendatang dalam chip, baterai, dan bidang lain untuk meningkatkan penelitian dan pengembangan. 

Ketika ditanya pada konferensi pers bersama pada Rabu sore apakah langkah-langkah untuk membatasi investasi di Tiongkok telah menempatkan sekutu AS dalam posisi yang sulit, Biden menjawab bahwa AS dan Korea Selatan akan mendapatkan keuntungan dari rantai pasokan yang lebih fleksibel.

Para pemimpin AS dan Korea Selatan juga mengeluarkan Deklarasi Washington. Ini adalah perjanjian penting yang dimaksudkan untuk mencegah agresi Korea Utara dan mencakup komitmen baru oleh AS untuk mengerahkan kapal selam nuklir AS di Korea Selatan, yang mana akan menjadi  pertama kalinya dilakukan sejak awal 1980-an. (Hui)

Antisipasi Dampak Musim Kemarau, BPBD Jakarta Mitigasi Kelangkaan Air Bersih

ETIndonesia- Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Jakarta, sudah memasuki periode awal musim kemarau. Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi, dengan berbagai cara dan mengajak masyarakat berpartisipasi dalam menyikapi perubahan musim ini. Salah satunya dengan meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam penggunaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. 

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) DKI Jakarta, BUMD, serta instansi terkait seperti PAM Jaya, Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat), Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Bina Marga, serta Satpol PP, untuk mengantisipasi dampak musim kemarau dan memastikan ketersediaan air bersih bagi warga Jakarta.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga Jakarta untuk mulai menghemat penggunaan air yang sesuai dengan kebutuhan. Cek berkala kondisi instalasi pipa di rumah apabila mengalami kebocoran, dan lakukan pengaturan untuk kegiatan penyiraman tanaman atau pembersihan agar tetap bisa menghemat air,” ujar Isnawa di Jakarta, Jumat (28/04) dikutip dari siaran PPID DKI Jakarta. 

Lebih lanjut, Isnawa mengatakan, pihaknya memastikan sarana dan prasarana pendukung untuk pasokan air bersih siap digunakan saat dibutuhkan. Terdapat sejumlah fasilitas operasional yang telah disiagakan, yaitu 67 unit mobil tangki, 46 unit tandon air, 9 unit Instalasi Pengolahan Air (IPA) stasioner, dan 7 unit IPA stasioner, sebagai antisipasi kelangkaan air bersih di wilayah Jakarta. Adapun rincian sumber daya yang telah disiapkan sebagai berikut:

    1. Tangki mobil PAM Jaya sebanyak 55 unit berkapasitas 4.000 liter dan Dinas SDA sebanyak 12 unit berkapasitas 4.000 liter. Apabila kebutuhan meningkat, dapat dioperasikan sebanyak 226 unit mobil pompa Dinas Gulkarmat dan 1 unit mobil Dinas Bina Marga;

    2. Tandon air PAM Jaya sebanyak 36 unit berkapasitas 311 m3 dan Dinas SDA sebanyak 10 unit berkapasitas 77 m3 yang seluruhnya berlokasi di Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan;

    3. IPA Stasioner PAM Jaya sebanyak 7 unit dan Dinas SDA sebanyak 2 unit yang berada di 6 lokasi wilayah;

    4. IPA Mobile PAM Jaya sebanyak 2 unit dan Dinas SDA sebanyak 5 unit yang seluruhnya berkapasitas 0,5 lps dan 2,0 lps; serta

    5. Stasiun pengisian air bersih yang berada di 8 lokasi dan reservoir komunal yang disiapkan di 8 lokasi oleh PAM Jaya.

Selain itu, Isnawa juga mengimbau kepada masyarakat Jakarta untuk menjaga kondisi kesehatan tubuh selama musim kemarau dan mengurangi intensitas aktivitas luar ruangan pada siang hari, khususnya pada rentang waktu pukul 11.00-15.00. (PPID/asr)

Seorang Pria Berhasil Mengabadikan Kura-kura yang Menunggangi Seekor Buaya 

Epoch Inspired

Seorang blogger perjalanan di Tampa menyaksikan pemandangan ganjil dan sangat konyol – namun sangat lucu – tentang keakraban dengan reptil yang menurutnya hanya bisa terjadi di Florida, Amerika Serikat. 

Karena buaya tersebar luas di seluruh Negara Bagian Sunshine ini, tak heran jika penduduk setempat pernah melihat kura-kura melenggang di punggung bersisik salah satu reptil untuk “menumpang”, seperti yang disaksikan oleh Jef Henninger pada pertengahan April lalu.

Henninger, 44 tahun, yang gemar mengunggah fotografi lanskapnya secara online, melihat tingkah lucu kura-kura itu dan segera mengabadikan momen langka itu dengan ponselnya.

Tergelitik oleh adegan lucu tersebut, ia pun mengunggahnya ke Facebook dan membagikan pasangan reptil yang berani tersebut secara online, dengan judul analogi yang lucu, “Anda tahu bahwa Anda sedang berada di #florida ketika Anda melihat seekor kura-kura menunggangi buaya di sekitar kolam seperti seekor kuda.”

Unggahan yang tidak biasa ini mengundang reaksi yang beragam dari para netizen-dari Florida maupun di luar Florida. Beberapa mengomentari pemandangan itu.

“Pejalan kaki dari Florida,” tulis Carolyn Ferraro di bagian komentar di bawah postingan tersebut.

Ikut bersenang-senang, Trish Schmitt berkomentar, “OMG, sangat berharga!! Harus mencintai Florida.”

Beberapa pengguna Facebook bertanya tentang nasib kura-kura tersebut, mengingat tempat bertenggernya yang genting. Kura-kura memang termasuk salah satu spesies mangsa yang sering diburu buaya.

Karena penasaran, Henninger memutuskan untuk memeriksa pasangan reptil tersebut pada hari itu.

“Saya tidak tahu berapa lama kura-kura itu seperti itu. Saya meninggalkan daerah itu dan kembali dalam satu jam,” katanya kepada The Epoch Times. “Buaya itu berada di dekat batang kayu dan kura-kura itu telah melompat dan sekarang berada di batang kayu tepat di dekat buaya.”

Karena sekitar 1,3 juta buaya di Florida ditemukan di seluruh 67 kabupaten di negara bagian tersebut, menurut Komisi Konservasi Ikan dan Margasatwa Florida, reptil besar itu sering menimbulkan gangguan bagi penduduk setempat.

“Buaya” telah dilaporkan memarkir diri mereka di jalan masuk rumah penduduk di bawah kendaraan mereka dan bahkan kadang-kadang menangkap hewan peliharaan mereka di sepanjang saluran air perumahan.

Jadi, melihat kura-kura menemukan jalan ke punggung buaya, dan bahkan menumpang di punggungnya, di sepanjang jalurnya yang berliku-liku mungkin bukan hal yang terlalu jauh dari imajinasi, di Negara Bagian Sunshine ini.

“Ini sangat jarang terjadi, namun kura-kura terkadang memanjat buaya seperti halnya mereka memanjat batang kayu atau apa pun untuk berjemur,” kata Henninger. 

“Saya belum pernah mendengar seekor kura-kura menaiki buaya dan kemudian berenang di sekitarnya,” ujarnya. 

Seorang pengguna Facebook membuktikan hal tersebut – ini hanya sehari di Florida – dengan mengunggah foto yang sama tentang perjumpaannya dengan kura-kura penunggang buaya.

Memberikan Caption tentang yang dia ketahui, “Yep!!” Tracy Lasita membagikan foto yang diambil dari Busch Gardens beberapa minggu  lalu.

Pengguna Facebook Tracy Lasita memotret foto kura-kura yang sedang menunggangi buaya yang diambil di Busch Gardens April. (Courtesy of Tracy Lasita)

Sementara itu, tidak hanya warga Florida yang mengapresiasi unggahan Henninger. Fotonya menjadi viral dan mendapatkan sorotan global.

“Foto ini telah muncul di berbagai publikasi berita di seluruh dunia dan ini sungguh menakjubkan,” katanya. 

“Kebanyakan orang sepertinya menganggapnya lucu,” jelasnya. (asr)

Bagaimana Kondisi Anjing-anjing yang Tinggal di Zona Chernobyl, Ini Hasil Penyelidikan Ilmuwan


Irina Antonova

Ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa anjing-anjing yang tinggal di  Chernobyl Exclusion Zone (CEZ)  mengalami evolusi yang cepat karena kondisi yang mereka hadapi.

Sebuah studi baru mengamati DNA anjing yang berkeliaran di dekat reruntuhan pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl dan menemukan bahwa paparan radiasi nuklir mungkin menjadi penyebab perbedaan genetik mereka dengan anjing-anjing di belahan dunia lainnya.

“Menurut saya, hal yang paling luar biasa dari penelitian ini adalah kami mengidentifikasi populasi anjing yang tinggal di dalam dan di sekitar reaktor, dan kami dapat mengetahui siapa anjing-anjing itu hanya dengan melihat profil DNA mereka. Membayangkan keluarga-keluarga yang tinggal di tempat-tempat seperti di dekat tabung bahan bakar bekas sangatlah luar biasa dan menunjukkan ketahanan anjing sebagai sebuah spesies,” ujar Elaine Ostrander, penulis studi dan ahli genetika di Institut Penelitian Genom Manusia Nasional NIH, kepada IFLScience.

Daerah di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl ditinggalkan oleh manusia setelah bencana nuklir tahun 1986, dan sekarang wilayah tersebut menjadi rumah bagi banyak anjing liar.

Anjing-anjing yang tinggal di zona pengecualian terpapar radiasi tingkat tinggi, suhu ekstrem, dan akses terbatas ke makanan dan air.

Di lingkungan ini, hanya individu yang paling kuat dan paling mudah beradaptasi yang dapat bertahan hidup dan berkembang biak, yang menyebabkan perubahan genom dan populasi mereka dari waktu ke waktu.

Apakah Mutasi yang Harus Disalahkan?

Rekan penulis makalah, Elaine Ostrander, yang merupakan pakar genomik anjing di National Human Genome Research Institute, mengatakan kepada The New York Times, bahwa tim sedang mencoba untuk melihat apakah jenis anjing itu “memiliki mutasi yang mereka dapatkan untuk memungkinkan mereka hidup dan berkembang biak dengan baik di wilayah ini?”

Ia juga mengatakan bahwa mereka ingin mengetahui tantangan apa yang dihadapi anjing-anjing tersebut dan “bagaimana mereka mengatasinya secara genetis?”

Memang, studi baru ini menemukan bahwa anjing-anjing yang hidup di Chernobyl Exclusion Zone yang ditinggalkan memiliki perbedaan genetik dibandingkan dengan anjing-anjing yang tinggal di tempat lain, termasuk di Kota Chernobyl, yang hanya berjarak 10 mil dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl.

Para ilmuwan berhipotesis, hal ini mungkin merupakan hasil dari mutasi atau bahkan evolusi yang terjadi karena paparan radiasi di wilayah tersebut.

Dalam penelitian serupa sebelumnya yang diterbitkan pada tahun 2021, ditemukan bahwa anjing-anjing di zona pengecualian memiliki proporsi gen  lebih tinggi yang terkait dengan metabolisme dan perbaikan DNA dibandingkan dengan populasi anjing lainnya, yang menunjukkan bahwa anjing-anjing tersebut mungkin telah mengembangkan mekanisme untuk mengatasi efek paparan radiasi.

Para ilmuwan juga menunjukkan bahwa anjing-anjing yang berkeliaran di CEZ saat ini adalah anjing-anjing yang mungkin berasal dari hewan peliharaan orang-orang yang sebelumnya tinggal di daerah tersebut.

“Kami juga menemukan bahwa anjing-anjing yang tinggal di zona eksklusi sekarang kemungkinan besar adalah keturunan hewan peliharaan dari orang-orang yang melarikan diri dari daerah tersebut ketika ledakan terjadi. Kita bisa melihat sejarah hewan peliharaan tersebut terukir dalam DNA anjing-anjing yang hidup di zona eksklusi saat ini,” jelas Ostrander.

Kekhawatiran Para Ilmuwan yang Skeptis

Namun demikian, beberapa ilmuwan lebih skeptis terhadap temuan baru tentang radiasi yang mempengaruhi DNA populasi anjing di Chernobyl, menunjukkan bahwa perkawinan sedarah dan faktor-faktor lain juga akan berpengaruh.

Jim Smith, seorang ilmuwan lingkungan dari University of Portsmouth di Inggris dan bukan bagian dari penelitian ini, tetapi terlibat dalam penelitian serupa selama beberapa dekade, mengatakan bahwa ia khawatir orang-orang akan menginterpretasikannya “bahwa radiasi ada kaitannya dengan hal tersebut,” tetapi “tidak ada bukti tentang hal itu.”

“[Penelitian ini] sangat sulit … ada banyak hal lain yang terjadi di lingkungan alam.” Terlebih lagi, hewan dapat memperoleh manfaat ketika manusia meninggalkan zona yang terkontaminasi, kata Smith kepada Science News.

Sementara itu, Tim Mousseau, penulis studi dan Profesor Ilmu Biologi di University of South Carolina, mengatakan kepada IFLScience: “Tahap selanjutnya dari penelitian ini akan melibatkan peningkatan magnifikasi kami ke tingkat seluruh genom dan arsitekturnya.”

“Saya tidak dapat menekankan betapa revolusionernya hal ini. Kami telah mampu melakukan penelitian semacam ini untuk manusia dan hewan laboratorium dengan anggaran yang tinggi. Kami sekarang berada pada tahap di mana teknologi ini dapat diterapkan pada hampir semua sistem di mana saja,” katanya.

Penting untuk dicatat bahwa meskipun anjing-anjing di zona eksklusi mungkin mengalami evolusi yang cepat, bukan berarti mereka berkembang pesat atau situasi mereka ideal.

Kondisi keras yang mereka hadapi masih menjadi tantangan besar bagi kelangsungan hidup mereka, dan berbagai upaya sedang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka melalui program vaksinasi dan pemandulan serta pengebirian.

Bencana Chernobyl adalah Kecelakaan Besar

Ledakan Chernobyl adalah kecelakaan nuklir dahsyat yang terjadi pada  26 April 1986 di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl di Ukraina, yang saat itu merupakan bagian dari Uni Soviet.

Ledakan ini disebabkan oleh kombinasi dari kelemahan desain dan kesalahan operator selama uji keamanan salah satu reaktor.

Ledakan dan kebakaran yang terjadi kemudian melepaskan sejumlah besar partikel radioaktif ke atmosfer, menyebabkan kontaminasi yang meluas di daerah sekitarnya.

Kota Pripyat di dekatnya dievakuasi, dan zona eksklusi seluas 30 kilometer ditetapkan di sekitar PLTN Chernobyl  untuk mencegah kontaminasi lebih lanjut.

Bencana ini memiliki dampak yang sangat buruk terhadap lingkungan dan kesehatan penduduk setempat, dengan perkiraan 4.000 kematian akibat paparan radiasi dan efek kesehatan jangka panjang seperti kanker dan penyakit lainnya.

Tingkat kerusakan yang disebabkan oleh bencana ini masih dipelajari dan diperdebatkan, tetapi jelas bahwa ini adalah salah satu kecelakaan nuklir terburuk dalam sejarah.

Upaya untuk membersihkan lokasi dan menahan radiasi telah dilakukan sejak kecelakaan itu terjadi, tetapi area tersebut masih terkontaminasi dan kemungkinan besar akan tetap demikian selama berabad-abad.

Bencana ini juga memiliki implikasi politik dan sosial yang luas, yang berkontribusi pada runtuhnya Uni Soviet dan mengubah cara pandang dan pengaturan tenaga nuklir di seluruh dunia. (asr)

Li Qiang Terpaksa Memungut Kembali “Ekonomi Emperan” Usungan Li Keqiang Meski Kantongi Rencana Perbaikan Ekonomi

0

NTD

Kebijakan pencegahan epidemi ekstrem pemerintah Tiongkok telah merusak perekonomian Tiongkok dan menyebabkan depresi di semua bidang industri. Setelah Li Qiang, diangkat menjadi Perdana Menteri menggantikan Li Keqiang, ia terus menyerukan agar modal asing masuk Tiongkok dan investasi perusahaan swasta kembali tumbuh demi menyelamatkan perekonomian nasional. Tetapi dunia luar telah memperhatikan bahwa “ekonomi emperan” yang pernah diusung oleh Li Keqiang sebelum ia dilengserkan telah secara diam-diam muncul kembali di banyak tempat di Tiongkok.

Media Taiwan Central News Agency melaporkan pada 25 April, bahwa beberapa pedagang kaki lima sporadis muncul di Jalan Lingkar Kedua Beijing baru-baru ini. Mereka mungkin muncul di bagian luar dari pusat perbelanjaan besar atau di gang-gang kecil di sebelah gang selebriti internet ternama. Biasanya, mereka menjajakan dagangannya seperti aksesoris, mainan sederhana di atas karton serat bergelombang berukuran kira-kira 50×50. Tampak bahwa penjualnya adalah “orang susah”.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa “ekonomi emperan” mulai muncul di Kota Beijing 3 tahun setelah epidemi. Tetapi otoritas melarang pedagang k-5 muncul di dalam kota Beijing, kecuali di lingkungan pinggiran kota. Dan waktunya pun dibatasi hanya dari hari Jumat sampai Minggu dari pukul 16:00 hingga 23:00.

Misalnya, seperti yang akan dituturkan oleh warga pria Beijing bernama (samaran) Liu Qiuwen, usia 33 tahun yang berprofesi sebagai guru bahasa Inggris sebelum terjadinya epidemi. Dia mengatakan bahwa karena wabah, kelas secara tatap muka ditiadakan, namun setelah kelas secara tatap muka diperbolehkan, keluar “kebijakan terkait” (“pengurangan ganda” di sektor pendidikan tambahan), sehingga kesempatan kerja pun kembali sirna.

Epidemi yang berkecamuk selama 3 tahun telah mengubah karirnya secara drastis, sekarang Liu Qiuwen adalah pedagang emperan di dalam lokasi pasar malam Kota Tongzhou. Dia memiliki tiga lokasi yang masing-masing menjual nasi sayap ayam, takoyaki dan burger hot dog ala Tiongkok. Karena itu dia kesibukannya sampai jam 1 dini hari.

Menurut laporan tersebut, fenomena serupa tidak hanya muncul di Beijing, tetapi juga muncul di Distrik Qingpu dan Distrik Minhang Shanghai, Bahkan Kota Hangzhou pun ikut melonggarkan pembatasan terhadap pedagang K-5. Semua ini mencerminkan keinginan masyarakat untuk mengaktifkan ekonomi, mencari uang demi kehidupan mereka.

Kebijakan pencegahan epidemi yang ekstrem selama 3 tahun telah merusak ekonomi Tiongkok. Sejumlah besar bisnis ambruk dan orang-orang berada dalam kesulitan untuk bertahan hidup. Dunia luar telah memperhatikan bahwa “ekonomi emperan” diam-diam telah mulai kembali muncul di banyak tempat di Tiongkok.

Pada Januari tahun ini, otoritas Beijing menerbitkan aturan mainnya bagi pedagang emperan. Pada 20 Februari, “Petunjuk Kegiatan Usaha Para Pedagang Emperan” dikeluarkan oleh otoritas Shanghai sebagai pemandu. Pada bulan September tahun lalu, Shanghai merevisi “Peraturan Kota Shanghai tentang Administrasi Penampilan Kota dan Sanitasi Lingkungan”, yang isinya tidak lagi mewajibkan larangan penuh bagi pedagang emperan.

Pada 13 Maret, Hangzhou secara resmi mengumumkan bahwa Satuan Polisi Pamong Praja Kota Hangzhou telah melonggarkan persyaratan persetujuan dalam rangka mendukung kegiatan budaya dan penjualan barang dagangan dengan menempati luar gedung (alias menjajakan barang dagangan di emperan) pada 52 distrik bisnis pintar, jalan komersial yang khas, area percontohan untuk klaster ekonomi malam hari, dan beberapa distrik yang ditetapkan pemda.

Cara ini sebenarnya sama dengan “ekonomi emperan” yang diusulkan oleh Li Keqiang sebelum ia lengser, tujuannya tak lain adalah untuk mengurangi gelombang pengangguran yang terus meningkat.

Dalam Dua Sesi Partai Komunis Tiongkok yang diadakan pada bulan Mei 2020, Perdana Menteri Tiongkok saat itu Li Keqiang, telah mengusulkan “ekonomi emperan” untuk mengurangi tekanan akibat melambatnya pertumbuhan ekonomi. Tak lama setelah itu, “demam emperan” dengan cepat muncul di banyak kota di Tiongkok. Tetapi beberapa hari kemudian, nada propaganda resmi tiba-tiba berubah, Di mana “ekonomi emperan” Li Keqiang mendapat kritikan keras dari pemerintah pusat. Fenomena ini memicu spekulasi publik bahwa hal ini terkait dengan “konflik Xi (Jinping) dengan Li (Keqiang)”.

Setelah menjabat tahun ini, Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang sangat ingin menyelamatkan ekonomi, sampai ia sering berpartisipasi dalam acara publik terkait ekonomi untuk menarik investor asing dan perusahaan swasta dengan janji keterbukaan pasar yang lebih besar, dan lain sebagainya.

BBC sebelumnya melaporkan bahwa Li Qiang menghadapi tiga masalah besar yang harus diatasi. Pertama adalah membangun kembali kepercayaan perusahaan swasta. Kedua adalah menarik investasi asing. Ketiga adalah membantu Tiongkok mengatasi apa yang disebut “perangkap pendapatan menengah”.

Menurut data yang dikeluarkan oleh Biro Statistik Nasional Tiongkok pada 15 Maret,bahwa  tingkat pengangguran para pekerja berusia 16 hingga 24 tahun yang disurvei di Tiongkok sudah mencapai hampir 4 kali lipat tingkat pengangguran pekerja berusia 25 hingga 59 tahun. Sementara itu, ekonomi Tiongkok masih terus menurun pada tahun 2023. Pajak penghasilan pribadi dari bulan Januari hingga Februari yang dilaporkan pihak berwenang telah menunjukkan penurunan sebesar 4% year-on-year. Hal ini mencerminkan bahwa jumlah pengangguran masih meningkat.

Seorang pria bermarga Bai yang saat ini bekerja di sebuah firma hukum di Beijing mengatakan kepada reporter Epoch Times, bahwa karena penurunan ekonomi saat ini dan lingkungan kerja yang buruk secara keseluruhan, sulit bagi lulusan pascasarjana untuk mendapatkan pekerjaan. Jadi gambaran makronya adalah para pemuda ini sekarang sedang “Tang Ping” (sebuah tren yang menunjukkan pupusnya harapan seseorang akibat kebijakan pemerintah yang kurang peduli terhadap rakyat sehingga tidak terdorong untuk bekerja keras).” (sin)

Xi Jinping Tidak Mengutuk Agresi Rusia Menimbulkan Pertanyaan Tentang Niatnya Mendorong Proses Perdamaian

 oleh Lin Yi

Setelah lebih dari 1 tahun Rusia menginvasi Ukraina, akhirnya Presiden Xi Jinping bersedia melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada 26 April. Namun, dunia luar masih meragukan peran pembicaraan ini terhadap gencatan senjata yang lebih diharapkan.

Pada 26 April, Xi Jinping mengadakan percakapan telepon selama satu jam dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang merupakan kontak pertama antara kedua pemimpin tersebut setelah perang Rusia – Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan : “Aspek penting dari percakapan kami adalah gagasan memulihkan keadilan dan perdamaian”.

Dalam dokumen yang dirilis kemudian, media corong PKT tidak menyebutkan soal penarikan pasukan Rusia, sementara pihak Ukraina menuntut pengembalian kedaulatannya sesuai yang ditetapkan pada tahun 1991.

Pada 27 April, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menyambut baik pembicaraan telepon Xi Jinping dengan Zelensky, tetapi menekankan bahwa Beijing masih belum juga mengutuk invasi Rusia ke Ukraina.

Jens Stoltenberg mengatakan : “Ini tidak mengubah fakta bahwa pemerintah komunis Tiongkok belum bersedia mengutuk Rusia yang melancarkan perang ilegal, invasi ilegal ke Ukraina”.

Kremlin mengatakan Rusia siap untuk menyambut setiap kemungkinan mengakhiri konflik di Ukraina.

Alfred Wu, profesor di National University of Singapore mengatakan : “Hubungan antara Tiongkok dengan Rusia terlalu dalam. Sekarang bahkan Rusia menganggap Tiongkok sebagai sekutu terpenting. Ketika (Partai Komunis Tiongkok) menengahi perdamaian kali ini, kenetralan akan dipertanyakan”.

Eropa dan negara-negara Barat berharap PKT menggunakan pengaruhnya terhadap Rusia untuk mencapai gencatan senjata antara Rusia dengan Ukraina. Analisis tersebut menunjukkan bahwa PKT seperti seorang pemain sirkus yang berjalan di atas tali baja, karena ia perlu mempertimbangkan dengan hati-hati kepentingannya. Di satu pihak bagi PKT, Rusia adalah “teman lama” yang hubungannya sudah semakin dekat, sedangkan di sisi lain Ukraina dapat berfungsi sebagai pintu gerbang penting ke Eropa untuk melaksanakan inisiatif “One Belt One Road”.

Ahli strategi dan konsultan geopolitik Brian Wong mengatakan : “Ini jelas merupakan kampanye umum untuk memikat kedekatan Eropa, meminta dukungan negara-negara Barat non-AS, dan membuktikan kepada mereka bahwa Partai Komunis Tiongkok tulus dan berkomitmen untuk mempromosikan perdamaian di Ukraina”.

Namun, jika PKT ingin membuktikan kepada dunia bahwa ia benar-benar ingin mempromosikan perdamaian, jalannya masih panjang.

Setelah panggilan telepon antara Xi Jinping dengan Zelensky, PKT tidak mengumumkan tindakan khusus apa pun yang harus diikuti. Mengenai kapan utusan khusus PKT akan mengunjungi Ukraina dan negara mana yang akan berpartisipasi dalam proses perdamaian yang dipromosikan oleh PKT, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning menolak menjawab saat konferensi pers reguler  Kamis (27 April), ia cuma mengatakan bahwa hal itu akan dilakukan dalam “waktu yang tepat”. (sin)

Sejumlah Besar Ladang Tanaman Non-Pangan di Tiongkok Dihancurkan Demi Mendorong Petani Menanam Biji-Bijian

oleh Li Chengyu

Pemerintah Tiongkok sedang gencar mempromosikan “mengubah hutan menjadi lahan pertanian” untuk memastikan ketahanan pangan. Selain sejumlah besar pohon ditebang, tambak diuruk, tanaman non-pangan di lahan petani di banyak tempat dirusak dan memaksa petani untuk menanam biji-bijian yang kerap memicu perlawanan warga petani.

Pada 23 April, sebuah rekaman video kejadian di Kota Nanning, Guangxi yang diposting di Internet menunjukkan, sejumlah besar pejabat gabungan dari tim pengelola dinas pertanian dan keamanan publik setempat menutup beberapa lahan pertanian lalu menghancurkan tanaman di ladang petani. Dari rekaman video terlihat, sejumlah petugas gabungan itu memblokir lahan lalu menghancurkan bagian dari tanaman yang diduga adalah pohon-pohon tembakau.

Dalam video lain, terlihat seorang petani di Kota Taiping, Distrik Qingxin, Kota Qingyuan, Provinsi Guangdong menuturkan bahwa pemerintah setempat telah mencabut ratusan hektar tebu tanaman petani dengan alasan untuk “melindungi lahan untuk menanam biji-bijian”. Rekaman video memperlihatkan bahwa di samping ladang tebu yang hancur, masih ada spanduk bertuliskan “Distrik Qingxin, Taiping tahun 2023”, “Gerakan Kilat Musim Semi” dan motto lainnya.

Sebuah video postingan 22 April menunjukkan, ada sejumlah petani menghadapi sejumlah besar petugas lapangan dari pemda setempat, dan petugas selanjutnya mulai “bertindak” di lahan petani. Kabarnya petugas Pemda Kabupaten Guidong, Kota Chenzhou, Provinsi Hunan bersama petugas dari tim pengelola dinas pertanian mencabuti tanaman jahe petani di ladang dengan alasan lahan harus ditanami biji-bijian untuk melindungi persediaan pangan. Hal mana memicu perlawanan petani.

Ada juga video postingan 24 April yang menunjukkan bahwa rumah kaca untuk menanam sayuran dihancurkan oleh petugas dari pemda setempat. Kabarnya insiden ini terjadi di Linyi, Shandong, di mana pihak berwenang memerintahkan semua rumah kaca dibongkar, tidak boleh menanam sayuran.

Sejak tahun lalu, banyak beredar video di Internet yang menunjukkan bahwa pemerintah daerah di beberapa tempat telah menebang banyak pohon, termasuk pohon buah-buahan petani dan kayu putih, dan menguruk tambak milik petani tetapi tanpa kompensasi apapun.

Baru-baru ini, ada rekaman video lain yang memperlihatkan pihak berwenang di Dongguan, Guangdong selain menghancurkan kolam ikan, tetapi juga merusak lahan peternakan sehingga mengakibatkan kematian sejumlah besar ikan dan ayam yang dipelihara oleh para petani. Pejabat menggunakan cara ini untuk memaksa petani beralih ke menanam biji-bijian.

Komentator politik Wen Zhao menjelaskan bahwa salah satu alasan PKT gencar mendorong “mengubah hutan menjadi lahan pertanian” adalah untuk mengatasi krisis pangan yang sedang dihadapi. Dan tujuan lainnya mungkin untuk mempromosikan pekerja migran agar kembali ke kampung halaman mereka untuk bekerja di ladang pertanian karena krisis lapangan kerja di Tiongkok sudah semakin serius.

Baru-baru ini, tim pengelola dinas pertanian PKT telah sepenuhnya diaktifkan guna menjamin ketahanan pangan. Banyak tindakan di luar nalar seperti yang disebutkan di atas telah dilakukan oleh petugas dari tim tersebut.

Menurut video yang diposting di Internet, tim pengelola dinas pertanian di beberapa daerah juga melarang petani menanam sayuran di pekarangan mereka sendiri, serta melarang petani memelihara ayam kampung, itik, dan ternak lainnya. Ada juga tempat di mana petani dipaksa untuk mengikuti tes agar memiliki “sertifikat petani”, memeriksa apakah mesin pertanian “memenuhi standar industri”, apakah petani yang mengemudikan kendaraan pertanian memiliki SIM, dll., yang menimbulkan petani marah dan mencaci maki mereka. 

(foto Internet)

Speedboat SB Evelyn Calisca 01 Tembilahan-Tanjung Pinang Terbalik, 62 Orang Selamat dan 11 Tewas

ETIndonesia- Speedboat SB Evelyn Calisca 01 jurusan Tembilahan-Tanjung Pinang terbalik di Perairan Sungai Tawar, Kecamatan Kateman, Indragiri Hilir,  Riau, Kamis (27/04/2023). 

Berdasarkan perkembangan pada Jumat (28/4/2023), info dilapangan bahwa jumlah penumpang menjadi  74 orang dengan rincian yang selamat berjumlah 62 Orang, meninggal dunia 11 Orang dan 1 Orang masih dalam pencarian.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru I Nyoman Sidakarya merilis bahwa Tim SAR Gabungan membawa 9 korban kecelakaan SB Evelyn Calisca 01 di RSUD Raja Musa Guntung kateman dievakuasi ke Posko Pelindo Tembilahan untuk diserahkan kepihak keluarga di Tembilahan, sedangkan yang 2 lagi masih di RSUD raja Musa Guntung menunggu konfirmasi dari pihak keluarganya.

 9 Korban kecelakaan kapal yang dibawa ke Tembilahan sebagai berikut :

Data yang Meninggal Dunia

1. Dini (Lorong M boya Tembilahan)

2. Ahmad Bahri/suami dini

3. Zalianava( keritang)

4. Roni Juliansyah ( jalan pelita jaya tembilahan)

5. Isyah Nursabila (Tembilahan)

6. Mikha Septia Nur Sakila(Tembilahan)

7. Desi Priyanti (Tembilahan)

8. Khalifa Rezekta (Tembilahan)

9. Kezia Rasya (Tembilahan)

Sedangkan 2 orang atas nama:

1. Riyan

2. Nadia

Kedua korban merupakan suami istri dan selanjutnya ke perigi jaya, kuala Indra, Kabupaten Inhil.

Speedboat SB Evelyn Calisca 01 berangkat dari Pelabuhan Pelindo  Tembilahan pada Kamis (27/4/2023) pukul 10.10 WIB. Pada pukul 12.30 Kapal bersandar di Pelabuhan Syahbandar HK Sungai Guntung untuk mengambil penumpang tujuan Tanjung Pinang. Kemudian sekitar pukul 13.00 kapal bertolak  menuju Tanjung Pinang dengan membawa 71 penumpang, kemudian terbalik setelah 15 menit bergerak di Perairan Sungai Tawar, Kecamatan Kateman, Indragiri Hilir,  Riau. (asr)