Apakah UFO Merupakan Bentuk Kehidupan Baru dari Luar Angkasa?

EtIndonesia. Masih banyak hal yang belum diketahui yang masih menyelimuti misteri UFO. Setelah pernyataan baru-baru ini dan informasi resmi dari Pentagon dan badan intelijen Amerika, menjadi jelas bahwa UFO “adalah fenomena nyata dan menimbulkan bahaya bagi keamanan nasional”.

Saat ini tidak diketahui asal usul maupun niat para tamu aneh yang terbang melintasi kota besar dan kecil tanpa mendapat hukuman.

Teori bahwa kita sedang dikunjungi oleh perwakilan ras superior atau orang-orang dari masa depan yang melakukan perjalanan ke zaman kita sudah diketahui masyarakat umum, namun baru-baru ini sebuah teori baru mendapatkan momentumnya.

Hal ini berupaya untuk menunjukkan bahwa UFO tersebut tidak terbuat dari logam, namun dari bahan biologis, dan bahwa sebenarnya apa yang disebut benda terbang ini hanyalah bentuk kehidupan baru yang datang dari luar angkasa.

Pertanyaan tentang keberadaan makhluk kosmik ini telah diangkat oleh Charles Fort pada tahun 1948 dalam karyanya “The Book of the Damned”, dan penulis selanjutnya seperti Ivan T. Sanderson, John Philip Bezos atau Trevor James Constabland dengan tegas berpendapat bahwa ada ekosistem makhluk atmosfer yang tidak diketahui asal usulnya, menyerupai hewan laut.

Menariknya, banyak astronot mengaku telah mengamati ular kunang-kunang atau sesuatu yang menyerupai ubur-ubur di kedalaman ruang angkasa, terkadang memotretnya dan merekam bentuk kehidupan aneh ini, seperti dalam kasus John Glenn atau Franklin Musgrave.

Peneliti besar Andreas Faber-Kaiser dalam karyanya “Clouds of Deception” menerbitkan sebuah bab berjudul “The Incredible Jellyfish of Space” di mana dia memperingatkan kita bahwa UFO adalah bentuk kehidupan baru yang datang ke Bumi.

Pada tahun 2022, David G. Roca (Universitas Alicante) menerbitkan sebuah buku berjudul “La Biblia de las Ebas” di mana dia meyakinkan kita bahwa bentuk kehidupan bioluminesen yang aneh sedang menjajah atmosfer kita. EBAS (Entitas Biologi Atmosfer) ini bertanggung jawab atas banyak fenomena anomali yang disalahartikan sebagai piring terbang yang datang dari dunia lain.

Penulis ini, serta banyak pendapat lainnya, berpendapat bahwa jumlah fenomena anomali yang tercatat akan semakin meningkat seiring dengan berkembang biaknya makhluk-makhluk ini di atmosfer kita, yang akan menyebabkan sejumlah masalah serius di masa depan.

Ilmuwan independen seperti Ruggero Santilli, setelah penelitian mereka tentang antimateri dan dengan bantuan teleskop lensa cekung, telah menerbitkan dua makalah tentang keberadaan makhluk tak dikenal dan cerdas di atmosfer kita. (yn)

Sumber: earth-chronicles

Polisi di Tiongkok Memborgol Dirinya ke Pria yang Ingin Bunuh Diri

EtIndonesia. Putus asa untuk menghentikan pria yang ingin bunuh diri agar tidak melompat dari langkan sebuah gedung, seorang petugas polisi di Tiongkok mengambil tindakan sendiri dengan memborgol pria tersebut ke dirinya sendiri.

Petugas itu Li Yansong menemukan pria tersebut, bermarga Chen, berdiri di atap sebuah bangunan tempat tinggal di Hubei, Tiongkok pada tanggal 23 Agustus, media melaporkan hari Minggu (3/9).

Menurut media lokal, Chen meninggalkan rumahnya dalam suasana hati yang buruk sekitar pukul 6 pagi hari itu. Dia kemudian tidak dapat dihubungi, sehingga keluarganya yang khawatir mengajukan laporan polisi.

Ketika Li dan petugas lainnya tiba di lokasi kejadian, Chen dilaporkan telah berdiri di tepian selama beberapa waktu.

Li yang terkejut segera bertindak, meminta rekannya untuk memberikan borgol dan memborgol pergelangan tangan mereka untuk mencegah Chen melompat atau jatuh.

Rekaman kejadian yang diunggah di Douyin menunjukkan Li berulang kali meyakinkan Chen, dengan lembut menepuk tangan Chen untuk menghiburnya dan mendesaknya untuk tidak membuat keputusan terburu-buru.

“Jangan coba-coba berdiri, pegang saja tanganku erat-erat,” kata Li. “Tidak apa-apa, jangan takut.”

Kedua petugas tersebut kemudian memegang pergelangan tangan Chen sampai bala bantuan tiba lima menit kemudian, mengangkat Chen kembali ke atap dengan bantuan petugas pemadam kebakaran.

Tindakan berani Li kemudian menjadi viral, dengan beberapa video insiden tersebut ditonton lebih dari tujuh juta kali

Netizen memuji keberanian dan pemikiran cepat Li, berkomentar bahwa mereka tersentuh oleh tindakannya.

“Kali ini borgolnya tidak digunakan untuk memborgol penjahat, tapi menyelamatkan nyawa,” tulis seorang warganet. (yn)

Sumber: asiaone

Sudut Pandang Teori Evolusi Bab 1e : Teori Evolusi adalah Hipotesa yang Belum Terbukti (6)

5.2.2 Eksperimen RNA Yang Tidak Berguna

Ketika orang mendapati pembuktikan “protein sintesis dapat menghasilkan kehidupan” dengan eksperimen adalah suatu hal yang tipis harapannya, perhatian pun dialihkan pada semacam biomakromolekul yang lain, yakni asam ribonukleat (RNA). Asam ribonukleat atau RNA terbentuk dari ribonukleotida, yang kerap kali eksis dalam wujud rantai tunggal. Tiap satuan ribonukleotida memiliki sebuah molekul gula, sebuah molekul asam fosfat, dan salah satu dari 4 jenis nukleobasa: Adenin (A), Guanin (G), Sitosin (C), atau Urasil (U).

RNA memiliki berbagai macam karakteristik fungsional, dapat mereplikasi diri; ada yang memiliki fungsi katalistik; dapat menghasilkan fungsi dan karakter baru melalui mutasi; memainkan banyak peran dalam sel, meliputi RNA duta (mRNA), RNA transfer (tRNA), dan RNA ribosomal (rRNA), yang berperan sangat penting dalam pranala sintesis protein. Jadi, orang beranggapan dalam proses evolusi awal kehidupan RNA memainkan peran yang sangat penting, sepertinya berperan amat penting dalam bentuk eksistensi kehidupan paling awal. Walaupun sepertinya sangat menarik, tapi lewat asumsi munculnya kehidupan dari sintesis kimia RNA secara acak, ada juga bagian yang membuat orang meragukannya.

Pertama, bagian terbentuknya RNA yakni Pentosa dapat disintesis dengan cara kimia. Seperti disebutkan tadi, gula yang didapat dari sintesis kimia, pada umumnya secara optik adalah campuran antara Levorotasi (L) dan Dekstrorotasi (D), tapi pada sistem biologi alami didapati Pentosa adalah Dekstrorotasi (D).

Kedua, pirimidina juga merupakan bahan baku utama yang membentuk RNA, tapi dibandingkan dengan purina, pirimidina yang terbentuk dari sistesis prekursor kimia sederhana hasilnya sangat rendah⁴⁵.

Ketiga, saat ini ahli kimia organik belum berhasil mentautkan purina dan pirimidina yang dibentuk sebelumnya dengan ribose, oleh karena itu, probabilitas dibutuhkannya mononukleosida dalam pembentukan tidak besar. Padahal jika ribose dan nukleobasa tidak membentuk nukleosida dengan cepat, maka akan segera terdegradasi.

Gerald F. Joyce, peraih penghargaan biomolekuler dari National Academy of Sciences, peraih Hans Sigrist Prize dari University of Bern, sekaligus peraih penghargaan ilmu bumi awal dan ilmu hayati dari National Academy of Sciences pernah memiliki ketertarikan jangka panjang akan pengaruh asal usul kehidupan dan RNA terhadap sejarah awal kehidupan di bumi, ia mencoba menemukan bukti untuk membuktikan teori evolusi lewat RNA. Dan hasilnya setelah melalui banyak upaya, ia tidak bisa menemukan bukti apapun yang mendukung pernyataan bahwa kehidupan berawal dari RNA⁴⁶, ini membuat orang-orang yang berupaya membuktikan teori evolusi sekali lagi merasakan kekecewaan.

Ahli kimia Inggris Orgel selaku anggota National Academy of Sciences pada 1994 telah mengomentari, “Hal yang menghasilkan dunia RNA masih belum jelas. Kita melihat peneliti mengemukakan banyak dugaan, tapi bukti yang mendukung setiap hipotesa itu hanya sporadis. Seluruh rincian bagaimana munculnya kehidupan dan dunia RNA tidak mungkin dapat terungkap dalam waktu dekat.” ⁴⁷

5.2.3 Bakteri E. Coli Yang Mengecewakan

Pada 1988, ilmuwan Michigan State University yang merupakan anggota National Academy of Sciences yakni Richard Lenski hendak mengamati satu jenis makhluk apakah dapat berubah menjadi makhluk jenis lain setelah berkembang biak beberapa generasi. 

Profesor Lenski memulai eksperimennya terhadap bakteri E. Coli pada 24 Februari 1988. Menurut artikel yang dimuat majalah Science pada 2013, dalam kondisi laboratorium milik Profesor Lenski, bakteri E. Coli berkembang biak sebanyak 6,6 generasi dalam waktu satu hari. 25 tahun kemudian, bakteri E. Coli telah berkembang biak sebanyak 58.000 generasi, tetapi bakteri E. Coli tersebut masih tetap bakteri E. Coli semula, dan tidak mengalami perubahan menjadi bakteri atau mahluk lain⁴⁸. Hingga 2020 observasi tersebut telah berlangsung selama 32 tahun⁴⁹, dan hasilnya tidak didapati terjadinya perubahan jenis pada bakteri E. Coli tersebut.

Dari keseluruhan eksperimen tersebut, yang terobservasi Profesor Lenski adalah mutasi gen dalam spesies (intraspesifik) bakteri E. Coli, bakteri itu sendiri tidak berubah jenis⁵⁰. Walaupun pada tesis yang dipublikasikan istilah evolusi kerap digunakan, tapi semuanya adalah mutasi dalam lingkup “mikroevolusi”, dan bukan “perubahan jenis” seperti yang dikatakan dalam “makroevolusi”.

Peristiwa terbesar adalah sejumlah bakteri E. Coli tidak lagi mengandalkan glukosa yang langka melainkan menggunakan natrium sitrat, tetapi itu juga bukan berarti mereka telah berubah menjadi bakteri jenis baru. Karena klasifikasi bakteri harus berdasarkan bentuk bakteri dan karakteristik genom, yang dikombinasikan dengan tes biokimia untuk diidentifikasi secara komprehensif, hanya menggunakan satu macam zat yang berbeda sebagai sumber energi saja, hanya bisa disebut satu macam sifat baru⁵¹.

Ketika artikel tersebut diterbitkan di jurnal ilmiah PLOS Biology⁵² pada 2015 dan di majalah Nature⁵³ pada 2017, bakteri E. Coli dalam percobaan tersebut telah bereproduksi sebanyak lebih dari 60.000 generasi, tapi bakteri E. Coli masih berupa bakteri E. Coli, tetap saja tidak menimbulkan bakteri jenis baru. Kita simpulkan perkembangan eksperimen yang dimulai sejak 1988 tersebut secara garis besar adalah:

Tahun 2013, artikel dipublikasikan pada majalah Science, eksperimen telah berlangsung 25 tahun, bakteri E. Coli telah berkembang biak sebanyak 58.000 generasi, tidak menghasilkan bakteri jenis baru.

Tahun 2015, artikel dipublikasikan pada jurnal ilmiah PLOS Biology, eksperimen telah berlangsung 27 tahun, bakteri E. Coli telah berkembang biak lebih dari 60.000 generasi, tidak menghasilkan bakteri jenis baru.

Tahun 2017, artikel dipublikasikan pada jurnal ilmiah Nature, eksperimen telah berlangsung 27 tahun, bakteri E. Coli telah berkembang biak sebanyak lebih dari 60.000 generasi, tidak menghasilkan bakteri jenis baru.

Tahun 2020, situs laboratorium menunjukkan, eksperimen telah berlangsung selama 32 tahun, bakteri E. Coli itu diperkirakan telah bereproduksi sebanyak lebih dari 70.000 generasi, tidak juga menghasilkan bakteri baru.

Melalui percobaan ini, masyarakat melihat bakteri E. Coli telah bereproduksi selama 32 tahun, dan menghasilkan lebih dari 60.000 generasi, serta tidak bermutasi menjadi spesies baru. Membandingkan siklus kehidupan dan reproduksi bakteri E. Coli dengan manusia, maka 25 tahun yang dijalani bakteri E. Coli setidaknya setara dengan kehidupan manusia lebih dari satu juta tahun. Eksperimen ini tadinya untuk membuktikan “teori evolusi”, namun pada akhirnya justru telah mendorong masyarakat meragukan hipotesa evolusi.

Selain itu, setelah bereproduksi hingga generasi ke-6500, di dalam labu ukur muncul dua jenis bakteri E. Coli: yang pertama kemampuan reproduksinya relatif lebih lemah, koloninya relatif lebih kecil; sedangkan yang kedua kemampuan reproduksinya relatif lebih kuat, sehingga koloni yang dihasilkan lebih besar.

Awalnya Lenski memperkirakan, jika teori Darwin tentang seleksi alam dan sintasan yang paling layak adalah benar, maka bakteri yang kemampuan reproduksinya lebih kuat akan semakin lama semakin kuat, dan akhirnya menggantikan bakteri yang lebih lemah kemampuan reproduksinya. Tapi hasilnya telah membuatnya tercengang⁵⁴ karena kedua jenis bakteri tersebut terus eksis secara bersamaan. Ini adalah satu keraguan terhadap konsep yang dikemukakan Darwin tentang “seleksi alam, dan sintasan yang paling layak”.

5.3 Hukum Alam Mutlak yang Menjaga Kestabilan Spesies

Tak hanya eksperimen generasi penerus tidak mampu membuktikan “hipotesa evolusi”, banyak fakta ilmiah yang diakui kalangan ilmuwan juga dapat secara langsung menantang “hipotesa evolusi”. Ada ungkapan mengatakan, “menanam labu menuai labu, menanam kacang memanen kacang”, ungkapan ini menjelaskan begitu tercipta suatu spesies di dunia biologi, akan terjadi hukum alam dimana spesies akan memperbanyak keturunannya dan mempertahankan keberadaan spesiesnya dengan stabil, ini juga merupakan hukum mutlak yang tidak berubah dalam ilmu biologi.

5.3.1 Lingkungan Tidak Dapat Mengubah Spesies

Penelitian biologi molekuler modern membuktikan, mayoritas pengaruh dari tekanan atau faktor lingkungan adalah perubahan pada genetika yang tampak, merupakan perubahan pada ekspresi gen, bukan perubahan pada kode genetik itu sendiri.

Eksperimen pada bakteri E. Coli yang telah bereproduksi hingga puluhan ribu generasi dan tidak membuatnya berubah menjadi bakteri baru, telah menjelaskan bahwa perubahan lingkungan biasanya hanya akan membuat spesies itu mengalami perubahan yang sangat minor, suatu spesies tidak mungkin menseleksi mutasi gen yang “unggul” lewat tekanan seleksi lingkungan, sehingga menghasilkan spesies baru.

Adaptasi spesies biologi terhadap lingkungannya, acap kali dilakukan lewat kendali terhadap ekspresi gen, jadi teori yang mengatakan tekanan lingkungan mengubah spesies adalah sangat minim akan bukti ilmiah, jadi perubahan lingkungan tidak dapat mengubah spesies. (sud/whs)

45. Robertson, M., Miller, S. An efficient prebiotic synthesis of cytosine and uracil. Nature 375, 772–774 (1995).
https://doi.org/10.1038/375772a0

46. Joyce, G. RNA evolution and the origins of life. Nature 338, 217–224 (1989).
https://doi.org/10.1038/338217a0

47. Orgel, L. E. (1994). The Origin of Life on the Earth. Scientific American, 271(4), 76-83.
https://www.jstor.org/stable/24942872

48. Elizabeth Pennisi, The Man Who Bottled Evolution. Science 342, 790-793(2013). DOI:10.1126/science.342.6160.790

49. Richard Lenski. Telliamed Revisited. We Interrupt this Nasty Virus with Some Good News about Bacteria.
https://telliamedrevisited.wordpress.com/2020/02/24/we-interrupt-this-nasty-coronavirus-with-some-good-news-about-bacteria/

50. Baron EJ. Classification. In: Baron S, editor. Medical Microbiology. 4th edition. Galveston (TX): University of Texas Medical Branch at Galveston; 1996. Chapter 3. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK8406/

51. Blount, Z. D., Barrick, J. E., Davidson, C. J., & Lenski, R. E. (2012). Genomic Analysis of a Key Innovation in an Experimental E. coli Population. Nature, 489(7417), 513.
https://doi.org/10.1038/nature11514

52. Fox, J. W., & Lenski, R. E. (2015). From Here to Eternity–The Theory and Practice of a Really Long Experiment. PLoS biology, 13(6), e1002185.
https://doi.org/10.1371/journal.pbio.1002185

53. Good, B., McDonald, M., Barrick, J. et al. The dynamics of molecular evolution over 60,000 generations. Nature 551, 45–50 (2017).
https://doi.org/10.1038/nature24287; https://sci-hub.st/https://doi.org/10.1038/nature24287

54. Elizabeth Pennisi, The Man Who Bottled Evolution. Science342, 790-793(2013).DOI:10.1126/science.342.6160.790

Penelitian: Planet Kesembilan yang ‘Mirip Bumi’ Mungkin Bersembunyi di Tata Surya Kita

EtIndonesia. Para astronom di Jepang telah menerbitkan teori mereka tentang “planet mirip Bumi”, yang dijuluki Planet Kesembilan, yang tersembunyi hanya beberapa miliar mil di belakang Neptunus.

Diterbitkan bulan lalu di Astronomical Journal, peneliti Patryk Sofia Lykawka dan Takashi Ito, dari Universitas Kindai Jepang dan Observatorium Astronomi Nasional negara tersebut, mengintip jauh ke dalam Sabuk Kuiper untuk mencari tanda-tanda benda-benda planet.

Sabuk Kuiper adalah cincin masif yang terdiri dari objek antarbintang seperti planet kerdil, asteroid, massa karbon, dan elemen es yang mudah menguap seperti metana dan amonia. Tempat pembuangan sampah angkasa berada tepat di belakang orbit Neptunus dan mengelilingi Matahari seperti benda lain di tata surya kita.

Temuan Lykawka dan Ito menunjuk pada objek penting lainnya di dalam Sabuk Kuiper yang memiliki sifat “aneh”, seperti pengaruh gravitasi terhadap objek lain, yang menunjukkan status planetnya.

“Kami memperkirakan adanya planet mirip Bumi. Masuk akal bahwa benda purbakala dapat bertahan hidup di Sabuk Kuiper yang jauh sebagai planet Sabuk Kuiper, karena banyak benda serupa yang ada di awal tata surya,” tulis mereka dalam laporan mereka, menurut Earth.com.

Meskipun beberapa astronom masih tidak yakin bahwa planet seperti itu ada, penelitian baru ini bukanlah yang pertama yang menyatakan keberadaan planet kesembilan dalam komunitas kosmik kita.

Penelitian sebelumnya telah menghasilkan teori serupa tentang planet tambahan di wilayah terjauh tata surya kita. Lykawka dan Ito menunjukkan bahwa planet tersebut jauh lebih masif daripada yang diusulkan sebelumnya, dan pada jarak yang jauh lebih pendek dari tempat kita duduk.

Jika perhitungan mereka benar, Planet Kesembilan akan memiliki massa sekitar 1,5 hingga 3 kali massa Bumi, dan 500 kali jarak antara rumah kita dan Matahari.

Peneliti Caltech pada tahun 2014 dilaporkan menjadi orang pertama yang mengemukakan teori kuat tentang Planet Kesembilan setelah mengamati gangguan pada objek luar angkasa di luar Neptunus, yang juga dikenal sebagai objek trans-Neptunus (TNO).

Penelitian terpisah pada tahun 2020 berhipotesis bahwa Planet Kesembilan mungkin telah diposisikan jauh lebih terpusat di dalam sistem kita sebelum lahirnya Jupiter yang membawanya ke tempat yang jauh.

Dan pada tahun ini, penelitian lain mengemukakan teori bahwa planet ini juga bisa diapit oleh 20 bulan “panas”, dengan suhu minus 280 derajat Fahrenheit.

Beberapa orang mungkin ingat bahwa Pluto pernah dianggap sebagai planet kesembilan di tata surya kita hingga ia diturunkan menjadi planet kerdil pada tahun 2006, ketika para ilmuwan mulai menyadari betapa banyak benda planet yang mirip dengan Pluto – bersama dengan TNO lainnya.

Menurut Space.com, ada tiga kriteria yang harus diterapkan agar bisa dianggap sebagai planet yang utuh: Orbit Matahari yang masif dan bulat, serta lebih besar dari semua objek di sekitarnya. (yn)

Sumber: nypost

Kukuhkan Perdamaian dan Stabilitas Kawasan, ASEAN Memperkuat Hubungan dengan Negara-negara di Samudera Hindia dan Pasifik

ETIndonesia- ASEAN mempererat kerja sama dengan Indian Ocean Rim Association (IORA) dan Pacific Island Forum (PIF) melalui Nota Kesepahaman (MoU) antar-sekretariat. Penandatanganan MoU dilakukan di sela-sela Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN di Jakarta, Senin (4/9/2023).

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam sambutannya mengatakan kerja sama tersebut penting artinya untuk memperkuat hubungan ASEAN dengan negara-negara di Samudera Hindia dan Pasifik.

“Negara-negara di Samudera Hindia dan Pasifik adalah bagian tak terpisahkan dari kawasan Indo-Pasifik. Kita berbagi kawasan yang sama. Apa pun yang terjadi di kawasan ini akan mempengaruhi kita semua,” kata Menlu Retno dalam siaran persnya. 

Oleh karena itu, lanjutnya, ASEAN dan negara-negara di Samudera Hindia dan Pasifik harus bekerja sama menjaga perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan. Jangan sampai Indo-Pasifik menjadi teater rivalitas kekuatan-kekuatan besar ataupun menjadi medan perang bagi konflik yang sejatinya terjadi di kawasan lain.

“Ini hanya bisa dilakukan jika kita menganut nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang sama, yaitu paradigma kolaborasi bukan kompetisi, mentalitas win-win bukan zero-sum, dan pendekatan engagement bukan pengucilan,” kata Menlu RI.

Selain itu, ASEAN dan negara-negara di Samudera Hindia dan Pasifik juga berbagi tantangan dan peluang yang sama. Untuk itu, mereka harus bersatu agar dapat mengatasi tantangan dan terus maju.

“Harus diingat, jika ingin jalan cepat, jalanlah sendiri. Tapi jika ingin jalan jauh, jalanlah bersama-sama. Saya yakin kita semua ingin jalan jauh,” ujar Menlu.

Oleh sebab itu, ASEAN dan negara-negara di Samudera Hindia dan Pasifik mempererat kerja sama konkret di berbagai area yang menjadi kepentingan bersama, seperti ekonomi, maritim, dan perubahan iklim. Mereka juga bekerja sama memperkuat ketahanan kawasan dan menjadikan kawasan ini pusat pertumbuhan.

“Karena kita percaya terhadap inklusivitas. Kita percaya pentingnya berjalan jauh,” tutup Menlu.

MoU berisi kesepakatan untuk mempererat kerja sama konkret antar-sekretariat di beberapa area prioritas, antara lain maritim, konektivitas, SDGs, ekonomi biru, ekonomi hijau, ekonomi digital, dan manajemen bencana.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn, Sekjen IORA Salman Al Farisi, dan Deputi Sekjen PIF Esala Nayasi. Turut menyaksikan Menlu RI, Menlu Bangladesh selaku Ketua IORA, dan Menlu Cook Islands selaku Ketua PIF.

IORA adalah organisasi internasional yang beranggotakan 23 negara di sekitar Samudera Hindia, termasuk Indonesia. Sementara PIF beranggotakan 18 negara Pasifik, dan Indonesia ikut serta sebagai mitra wicara. (asr)

Selama KTT ASEAN ke-43 di Jakarta, Rekayasa 29 Ruas Jalan Raya Mulai 2-7 September

ETIndonesia –  Saat digelarnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN 2023 di Jakarta, polisi menerapkan rekayasa lalu lintas sebanyak 29 ruas jalan. 

“Rekayasa lalu lintas dan alih arus 29 ruas jalan selama kegiatan KTT ASEAN ke-43. Diimbau kepada masyarakat agar menghindari ruas-ruas jalan tersebut,” demikian dikutip dari akun X TMC Polda Metro Jaya di Twitter, Senin (4/9/2023).

Adapun jadwal rekayasa lalu lintas KTT ASEAN di Jakarta diterapkan mulai  2-7 September 2023 yang disesuaikan dengan rundown rangkaian acara KTT. 

Berikut langkah yang akan diterapkan : 

1. Buka-Tutup (situasional) di sepanjang Rute Lintasan saat kendaraan delegasi melintas

2. Penutupan ruas jalan Segmen Jalan Jenderal Sudirman dua arah (Dari Segmen Patung Pemuda sampai dengan Simpang Susun Semanggi) khusus pada kegiatan di Hutan Kota Plataran GBK mulai pukul 18.00-Pukul 22.00 WIB).

Berikut daftar 29 ruas jalan dijadikan rekayasa lalu lintas :

– Jalan Jenderal Sudirman
– Jalan M.H. Thamrin
– Jalan Gatot Subroto
– Jalan HR Rasuna Said
– Jalan Imam Bonjol
– Jalan HOS Cokroaminoto
– Jalan Galunggung
– Jalan R.M. Margono Djojohadikoesoemo
– Jalan K.H. Mas Mansyur
– Jalan Karet Pasar Baru Timur 5
– Jalan Karet Pasar Baru Timur 2
– Jalan Karet Pasar Baru Timur 3
– Jalan Prof. Dr. Satrio sisi Barat
– Jalan Kebon Sirih
– Jalan Wahid Hasyim
– Jalan Gerbang Pemuda
– Jalan Pintu Satu Senayan
– Jalan Asia Afrika
– Jalan Sisingamangaraja
– Jalan Pattimura
– Jalan Trunojoyo
– Jalan Gunawarman
– Jalan Majapahit
– Jalan Ir. Juanda
– Jalan Veteran III
– Jalan Medan Merdeka Barat
– Lingkar Mega Kuningan
– Jalan Lingkar SCBD
– Jalan Setia Budi Tengah.

(NTMC/asr)

Roket SpaceX Berhasil Meluncurkan 13 Satelit Militer ke Luar Angkasa

oleh Yan Feng dan Rong Yu

Pada Sabtu (2 September), perusahaan teknologi eksplorasi ruang angkasa AS SpaceX berhasil meluncurkan 13 satelit militer untuk Badan Pengembangan Luar Angkasa AS dengan menggunakan roket “Falcon 9”.

Sebuah roket “Falcon 9” diluncurkan dari Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg, California pada pukul 10:26 pagi waktu AS bagian timur dengan membawa 13 satelit komunikasi militer dan pelacak rudal baru yang canggih. Satelit-satelit ini dikirim ke orbit rendah dari permukaan bumi yang akan digunakan oleh militer untuk komunikasi global.

Peluncuran tersebut awalnya dijadwalkan pada hari Kamis, tetapi ditunda hingga hari Jumat. Namun, dua uji peluncuran pada hari itu gagal semua sampai pada Sabtu baru berhasil.

SpaceX menyatakan bahwa peluncuran ini merupakan peluncuran SpaceX yang ke-61 kali pada tahun ini, menyamai rekor tahun lalu. Bos SpaceX Elon Musk mengatakan, roket Falcon berencana untuk melakukan 10 kali peluncuran setiap bulannya hingga akhir tahun ini. (sin)

Kamera Satwa Liar Menangkap Serigala Yellowstone Melakukan Hal Termanis untuk Anak-anaknya

EtIndonesia. Taman Nasional Yellowstone selalu penuh dengan aktivitas. Tentu saja, ada banyak manusia yang berkeliaran di sekitar taman yang luas pada waktu tertentu, namun tidak ada yang lebih hidup daripada hewan yang menghuninya.

Untuk melihat apa yang dilakukan satwa liar setempat ketika tidak ada yang melihat, para ahli biologi penelitian telah memasang kamera di seluruh taman yang menyala 24 jam sehari.

Kamera membantu para ilmuwan memantau populasi hewan setempat. Terkadang, rekaman yang mereka ambil memberikan wawasan baru tentang teman liar mereka.

Baru-baru ini, ketika para ilmuwan meninjau video kawanan serigala Mollie – salah satu dari delapan kawanan serigala di taman – mereka sangat terkejut dengan apa yang mereka temukan.

Di tengah malam, kamera menangkap seekor serigala dewasa berlari kembali ke kawanannya dengan sesuatu di mulutnya. Dari kejauhan, dia tampak seperti sedang membawa makanan untuk anak-anaknya.

Namun saat dia semakin dekat ke kamera, para peneliti menyadari bahwa itu bukanlah makanan yang terkatup di rahangnya.

“Musim semi ini, ahli biologi Yellowstone mendokumentasikan serigala dewasa dari Mollie’s Pack melakukan perjalanan kembali ke sarangnya dengan membawa beberapa barang menarik,” tulis Taman Nasional Yellowstone dalam postingan Instagram. “Anak-anak anjing menunggu pengiriman makanan dari perburuan yang berhasil, tetapi, jika tidak ada makanan, anak-anak anjing dewasa membawa ‘mainan’.”

Yang mengejutkan para ahli biologi, induk serigala membawa kembali tulang dan ranting kecil untuk dimainkan bayinya. Dari sudut pandang para ahli biologi, aktivitas ini merupakan kombinasi antara alam dan pengasuhan.

“Naluri untuk membawa barang kembali ke sarang mungkin diperkuat oleh evolusi dan mungkin membantu mencegah mereka dikerumuni oleh gigi tajam anak anjing,” tulis Taman Nasional Yellowstone.

Ternyata, induk serigala tidak hanya pandai menjaga anak-anaknya tetap hidup — mereka juga ahli dalam mengalihkan perhatian mereka.

Dengan sistem ini, anak-anak anjing dapat membenamkan giginya pada benda-benda yang keras dan renyah, sementara anak-anak serigala dewasa mendapatkan bantuan yang sangat mereka butuhkan. Ini merupakan win-win solution bagi semuanya.

Masih banyak lagi penampakan serigala dari kelompok Mollie yang membawakan mainan untuk bayi mereka sejak pertama kali, dan masing-masing serigala sama menggemaskannya dengan yang terakhir.

Kejadian manis ini kemungkinan akan segera berakhir ketika anak-anak anjing tersebut bertambah besar, namun para ilmuwan memperkirakan akan melihat aktivitas yang sama lagi tahun depan.

“Kawanan serigala Yellowstone biasanya melahirkan 4 hingga 5 anak setiap tahunnya,” tulis Taman Nasional Yellowstone. “Anak anjing yang bertahan hidup di musim dingin telah belajar membantu kawanannya… dan akan membantu membesarkan anak-anak anjing berikutnya – mengantarkan makanan, dan terkadang mainan.”

Sebentar lagi, bayi-bayi ini akan menjadi dewasa dan merawat anak-anaknya.

Sampai saat itu tiba, serigala-serigala kecil ini akan terus memuaskan hasrat bermain mereka dan belajar cara menjadi ‘orangtua’. (yn)

Sumber: the dodo

Ribuan Orang Dievakuasi Saat Topan Haikui Mendarat di Taiwan, Penerbangan dan Transportasi Darat Dibatalkan

oleh Yan Feng dan Zhang Ruiqi – NTD

Topan “Hai Kui” mendarat di Taiwan pada Minggu (3 September), membawa hujan lebat dan angin kencang. Beberapa penerbangan dan penyeberang feri ke pulau-pulau sekitarnya dibatalkan dan lebih dari 3.000 orang dievakuasi.

Haikui mendarat di tenggara Taiwan pada Minggu sore, menyebabkan kerusakan jalan dan mobil akibat badai dahsyat. Sebelumnya, kabupaten dan kota di wilayah timur dan selatan telah menutup kelas dan menetapkan hari libur bagi para pekerja.

Pemerintah Taiwan mengumumkan lebih dari 3.700 orang telah dievakuasi. Sedangkan militer mengerahkan tentara dan peralatan untuk membantu bantuan banjir serta upaya evakuasi.

“Kita tidak bisa mengendurkan kewaspadaan. Semua departemen harus waspada. Pemerintah Pusat  dan daerah harus bersatu padu untuk bersiap-siap menghadapi topan. Terakhir, saya ingin untuk berterima kasih kepada semua orang atas kerja keras mereka,” kata Presiden Republik Tiongkok, Tsai Ing-wen.  

Badan Meteorologi Taiwan menyatakan pada Minggu sore bahwa Topan “Haikui” masih tumbuh dan menguat dalam tiga jam terakhir dan lingkaran badai telah menyentuh timur dan selatan Hsinchu, membawa hujan lebat dan angin kencang ke berbagai tempat.

Diperkirakan “Haikui” akan melewati Selat Taiwan dan memasuki daratan Tiongkok setelah melewati Taiwan bagian selatan.

Topan lainnya Saola menghantam Guangdong sebanyak dua kali  pada Sabtu 2 September, menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai puluhan lainnya. (Hui)

Topan Super Saola Memakan Korban dan Melukai Puluhan Orang, Diperkirakan Menghantam Guangdong untuk Ketiga Kalinya

Topan Saola mendekati Hong Kong pada  2 September dan membuat dua pendaratan di Guangdong, menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai puluhan orang lainnya, serta menyebabkan kerusakan parah dan banjir di banyak daerah. Topan ini mulai bergerak di sepanjang pantai timur Tiongkok dan kemungkinan akan mendarat lagi di Zhanjiang, Guangdong, Tiongkok pada 3 September

oleh He Yating/Lin Qing

Topan Saola  pada Sabtu 2 September telah mendarat di Guangdong sebanyak dua kali setelah menghantam Hong kong dan Makau, membawa angin kencang dan hujan lebat ke wilayah-wilayah yang dilaluinya. 

Menurut mikroblog resmi Biro Meteorologi Provinsi Guangdong, Topan Saola pertama kali mendarat di Zhuhai pada pukul 3:30 pagi waktu setempat pada  2 September,  kemudian di Yangjiang pada pukul 13:50. Dalam prosesnya, topan ini berangsur-angsur melemah. Topan ini sekarang bergerak ke arah barat daya di sepanjang garis pantai barat Guangdong dengan kecepatan sekitar 15 kilometer per jam.

Menurut berita yang dirilis oleh akun publik WeChat “Zhanjiang” dari Pemerintah Kota Zhanjiang Provinsi Guangdong, pada 2 September pukul 10.00, pusat Topan Sula terletak di laut lepas Taishan, sekitar 210 kilometer timur laut Zhanjiang Kota dan kekuatan angin maksimum di dekat pusat adalah 13. tingkat (40 m/s), tekanan udara terendah di pusat adalah 960 hPa.

Diperkirakan Saola akan terus bergerak di sepanjang garis pantai ke arah barat daya dengan kecepatan 10 hingga 15 kilometer per jam, mengarah ke pantai timur Zhanjiang,  kemungkinan besar akan mendarat di Zhanjiang pada 3 September pagi dengan tingkat badai tropis (kekuatan level 8-9), demikian menurut berita tersebut.

Menurut informasi publik, dua pendaratan pertama Saola telah menyebabkan setidaknya satu orang meninggal dunia dan dua orang terluka di Shenzhen, Guangdong dan 75 orang terluka di Hong Kong. Korban jiwa di Shenzhen disebabkan oleh pohon-pohon yang tertimpa topan dan menghantam kendaraan. Kota-kota lain di provinsi Guangdong tidak melaporkan adanya korban jiwa akibat topan.

Pada Jumat (1 September), saat Saola mendekati pantai Guangdong, ratusan penerbangan dibatalkan, layanan transportasi utama ditangguhkan, siswa dan warga menghentikan  kegiatan belajar mengajar dan pekerjaan, perdagangan di pasar keuangan Hong Kong dihentikan dan lebih dari 900.000 orang dievakuasi dalam keadaan darurat. Otoritas Bandara Hong Kong mengatakan pada  Jumat bahwa 460 penerbangan dibatalkan, menyebabkan lebih dari 300 orang terdampar di bandara Hong Kong.

Pasca dilanda topan, jalan-jalan di Hong Kong dipenuhi dengan pohon-pohon yang tumbang, terutama di pulau-pulau terpencil. Di distrik Causeway Bay yang sibuk, banyak papan nama bangunan yang tertiup angin. Foto-foto yang diunggah di Facebook menunjukkan ketinggian air di Pantai Repulse Bay beberapa meter di atas normal yang menenggelamkan sebagian Kuil Tin Hau yang ikonik.

Pemerintah Hong Kong mengatakan bahwa lebih dari 500 orang telah mengungsi ke tempat penampungan pemerintah dan lebih dari 50 orang lainnya dibawa ke rumah sakit akibat topan tersebut.

China Railway Guangzhou Group mengumumkan dimulainya kembali layanan kereta api secara bertahap ke dan dari provinsi Guangdong mulai pukul 8.30 Sabtu 2 September setelah angin dan curah hujan melemah. Penerbangan Cathay Pacific yang ditangguhkan juga dilanjutkan pada Sabtu siang.

Administrasi Meteorologi Tiongkok (CMA) mengatakan bahwa meskipun Topan Saola telah melemah, topan ini akan terus memberikan dampak pada wilayah tersebut. Observatorium Hong Kong juga memperingatkan bahwa pita hujan yang terkait dengan Saola masih mempengaruhi Muara Sungai Mutiara. (Hui)

Ada 3 Faktor yang Menjelaskan Mengapa Pertumbuhan Ekonomi AS Melebihi Ekspektasi

oleh Zhang Ting – Epochtimes.com

Data pertumbuhan ekonomi AS terus melampaui ekspektasi, menyebabkan para ekonom yang semula memperkirakan resesi berubah pikiran dan menaikkan perkiraan pertumbuhan ekonomi AS. Lapangan kerja yang stabil dan belanja konsumen yang kuat menunjukkan bahwa perekonomian AS secara mengejutkan mampu bertahan terhadap kenaikan suku bunga paling agresif yang dilakukan Federal Reserve dalam 40 tahun terakhir.

Laporan ketenagakerjaan yang dirilis Kementerian Tenaga Kerja AS pada Jumat (1 September) menunjukkan, bahwa pemberi kerja menambah 3,1 juta pekerjaan dalam 12 bulan terakhir, termasuk penambahan lapangan kerja Agustus tahun ini sebesar 187.000.

Wall Street Journal memberitakan bahwa terdapat tiga faktor yang menjelaskan mengapa kinerja perekonomian AS mampu melampaui perkiraan resesi.

Pertama, pertumbuhan angkatan kerja dan kenaikan harga yang melambat telah meningkatkan pendapatan orang Amerika yang disesuaikan dengan inflasi tahun ini, sehingga mendorong lebih banyak perekrutan dan menaikkan daya beli warga.

Kedua, sifat pandemi COVID-19 yang tidak biasa ini telah mengubah pola konsumsi normal masyarakat, sehingga menyebabkan kekurangan barang, perumahan, dan pekerja. Hal ini telah menciptakan permintaan terpendam (pent-up demand) yang sangat besar yang saat ini tidak terlalu sensitif terhadap kenaikan suku bunga The Fed.

Ketiga, pemerintah pada awalnya membanjiri perekonomian dengan uang tunai dan mempertahankan suku bunga pada level terendah, sehingga dunia usaha dan konsumen dapat menikmati biaya pinjaman yang lebih rendah. Undang-undang berikutnya, termasuk Undang-Undang Inflasi Rendah (Inflation Reduction Act) dan Undang-undang CHIP dan Ilmu Pengetahuan (CHIPS and Science Act) senilai USD. 53 miliar, semakin meningkatkan daya belanja pemerintah federal, dan mendorong penambahan investasi sektor swasta di bidang manufaktur.

Perusahaan-perusahaan Amerika sedang menaikkan gaji karyawannya. Pendapatan riil setelah pajak Juli 2023 meningkat sebesar 3,8% YoY. Pendapatan riil setelah pajak setiap bulan sejak bulan Januari tahun ini juga mengalami peningkatan. Peningkatan ini membantu mendorong kekuatan belanja konsumen. Belanja konsumen ini menyumbang sekitar dua pertiga output perekonomian AS. Neil Dutta, ekonom di firma riset Renaissance Macro, mengatakan pendapatan riil itulah yang menggerakkan perekonomian AS.

Kenaikan suku bunga The Fed telah secara signifikan memperlambat aktivitas yang sensitif terhadap kredit, termasuk ekuitas swasta dan real estat komersial. Namun jika berbicara tentang pilar-pilar perekonomian AS, pilar-pilar tersebut bisa kuat berkat pertumbuhan pendapatan yang kuat, kata Neil Dutta.

Lembaga pemeringkat kredit Moody’s pada Jumat (1 September) menaikkan perkiraan ekonomi Amerika Serikat pada tahun 2023. Moody’s mengatakan dalam sebuah laporan bahwa pihaknya / lembaga tersebut mengakui bahwa AS memiliki potensi momentum ekonomi yang kuat, karena itu menaikkan perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun 2023 menjadi 1,9% dari 1,1% yang ditetapkan pada bulan Mei tahun ini.

Kepala Ekonom JPMorgan Chase Michael Feroli mengatakan pada 4 Agustus, bahwa seiring dengan pertumbuhan ekonomi AS pada “kecepatan yang sehat,” bank tersebut tidak lagi memperkirakan resesi di AS tahun ini dan telah menaikkan perkiraannya pertumbuhan untuk kuartal kedua dan ketiga tahun ini.

Ahli strategi dari Bank of America juga mengatakan mereka tidak lagi memperkirakan resesi AS pada tahun 2024 dan menaikkan perkiraan pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2023. Saat ini, perusahaan memperkirakan pertumbuhan ekonomi AS sebesar 2% pada tahun 2023, 0,7% pada tahun 2024, dan 1,8% pada tahun 2025.

Namun ketiga faktor yang menjadikan perekonomian AS tangguh saat ini tidak menjamin bahwa perekonomian AS akan selalu tangguh. The Fed menaikkan suku bunga acuan federal fund ke level tertinggi dalam 22 tahun pada Juli, sehingga membuka kemungkinan kenaikan lebih lanjut jika aktivitas ekonomi meningkat.

Buffer di era Covid pada akhirnya akan terkikis – misalnya, karena rumah tangga menabung lebih sedikit, namun juga karena perusahaan yang memiliki biaya pinjaman lebih rendah harus memperpanjang utangnya dengan tingkat bunga yang lebih tinggi di tahun-tahun mendatang. Bank-bank mulai mengurangi pinjamannya setelah dua kegagalan besar di sektor ini menimbulkan kekhawatiran mengenai profitabilitas mereka. Jika pemberi kerja terus menerapkan praktik kerja hibrida, nilai gedung perkantoran akan turun dan pemberi pinjaman akan menghadapi potensi kerugian. (sin)

Orangtua Mengusir Putra Remajanya, Bertahun-tahun Kemudian Mereka Menuntut untuk Tinggal di Rumah Mewahnya

EtIndonesia. Beberapa budaya mengharapkan anak-anak menjadi pengikut yang patuh pada orangtuanya.

Ada pula yang menerapkan ketegasan yang lebih ketat lagi, menuntut anak-anak membersihkan rumah, mencuci mobil, dan menyetrika pakaiannya sendiri. Untuk satu orang, dia harus melakukan semua ini dan lebih banyak lagi.

Dia juga diharapkan untuk menyesuaikan diri dengan rencana orangtuanya mengenai karirnya. Menjadi dokter adalah satu-satunya profesi yang dapat diterima di keluarga pria dalam cerita ini. Mereka berasal dari garis keturunan dokter yang panjang, dan orangtuanya mengharapkan dia untuk meneruskan warisan tersebut.

Namun, ketika dia berusia 17 tahun, dia mengatakan kepada orangtuanya bahwa dia tidak akan menjadi dokter. Sebaliknya, dia mengatakan kepada mereka bahwa dia ingin mengejar karir akting dan media sosial serta usaha kecil lainnya.

Orangtuanya tidak menyetujui rencananya. Mereka mengira dia merencanakan sesuatu yang tidak baik dan mengusirnya dari rumah keluarga mereka.

Selama 17 tahun, mereka kehilangan kontak. Keluarga pria tersebut pindah ke Inggris agar saudara-saudaranya bisa menjadi dokter.

Orangtuanya sangat senang karena kakak laki-lakinya mengikuti kompetisi operasi yang langka. Dia adalah seorang ahli bedah saraf yang berspesialisasi dalam diagnosis dan pengangkatan tumor tulang belakang.

Selama pandemi COVID-19, keluarganya memberitahunya bahwa mereka akan kembali ke Australia, tempat tinggal pria tersebut. Mereka memutuskan ini agar kakak laki-lakinya dapat mengejar pekerjaan dengan gaji 750.000 dolar per tahun.

Dalam dua tahun mereka terhubung kembali, orangtuanya tidak pernah bertanya tentang kariernya. Pria itu yakin orangtuanya berasumsi bahwa dia menjalani gaya hidup rata-rata di Sydney.

Orangtuanya tidak salah – karir aktingnya tidak pernah melejit. Namun, dia menemukan karir alternatif sebagai bankir investasi dan menjadi partner di bank tempat ia bekerja.

Suatu hari, ketika orangtuanya sedang berburu rumah bersama dia dan saudara-saudaranya, mereka menyadari bahwa mereka tidak mampu membeli rumah di komunitas yang ingin mereka tinggali.

Meskipun berprofesi sebagai dokter, harga rumah di Sydney utara mencapai lebih dari 20 juta dolar, itu sangat berarti bagi mereka.

Ketika mereka memutuskan untuk mengakhiri pencarian rumah hari itu, mereka meminta untuk melihat tempat tinggal pria itu sebelum keluar untuk makan malam. Pria itu menuruti dan menyambut mereka di rumahnya.

Ketika orangtua pria itu tiba di rumahnya, pikiran pertama mereka adalah dia menyewa salah satu kamar di rumah yang indah itu. Mereka menanyakan berapa harga sewanya, dan dia mengoreksi pertanyaan orangtuanya dengan mengatakan bahwa dialah pemilik seluruh tempat tinggal itu.

Orangtuanya tidak percaya. Mereka sangat marah, menuduhnya berbohong.

Mereka kemudian menyatakan bahwa mereka akan tinggal bersama pria tersebut daripada tinggal bersama kakak laki-lakinya yang dokter.

Pria itu mengejek. Ia mengingatkan orangtuanya bahwa mereka memilih untuk menghidupi kedua anaknya yang lain, bukan dirinya.

Pada saat itu, orangtuanya mengancam akan mengeluarkan pria itu dari silsilah keluarga, dan pria itu hanya mengangkat bahu, tidak merasa terganggu.

“Saya mengingatkan mereka akan fakta bahwa mereka bahkan tidak mampu membeli di daerah saya, jadi ancaman dan aset mereka tidak terlalu penting bagi saya,” jelas pria tersebut.

Setelah percakapan yang tidak menyenangkan tersebut, orangtua pria tersebut menolak untuk berbicara dengannya. Saudara-saudaranya mengatakan kepadanya bahwa dia seharusnya secara proaktif memberi tahu mereka tentang situasi keuangannya, namun dia berpendapat bahwa dia tidak perlu melakukannya, karena profil LinkedIn-nya bersifat publik, namun mereka tidak pernah repot-repot mencarinya.

Pria itu sekarang mempertanyakan apakah dia bersikap kasar atas perbuatannya. Dia tidak merasa berkewajiban untuk membantu orangtuanya setelah mereka memisahkannya selama 17 tahun dan hanya menunjukkan ketertarikan padanya setelah menyadari bahwa dia kaya.

Apa yang akan Anda lakukan jika Anda berada dalam situasi pria ini? Apakah Anda akan melakukan hal yang sama, atau akankah Anda bereaksi berbeda?(yn)

Sumber: amomama

Rumah Sakit di Tiongkok Menganggap Infeksi COVID-19 sebagai Flu Biasa Saat Kasus Melonjak

Alex Wu – The Epoch Times

Infeksi COVID-19 di daratan Tiongkok telah meningkat kembali karena varian baru yang menghindari kekebalan tubuh menyebar; namun, penularan ini telah diperlakukan sebagai flu biasa, menurut para dokter di Tiongkok.

Sejak pertengahan Agustus, banyak netizen di seluruh Tiongkok telah melaporkan di media sosial Tiongkok bahwa mereka sendiri atau orang-orang di sekitar mereka telah terinfeksi COVID-19.

Seorang dokter di kota besar barat daya Chongqing mengatakan kepada The Epoch Times pada 31 Agustus bahwa sekarang pada dasarnya ada kasus positif COVID-19 setiap hari, yang lebih banyak dari beberapa bulan sebelumnya. 

Seorang dokter di kota Zhangzhou di provinsi tenggara Fujian juga mengatakan kepada The Epoch Times bahwa sekarang dia melihat pasien yang terinfeksi COVID-19 untuk kedua kalinya dan bahkan ketiga kalinya di klinik rawat jalan.

Seorang warga di Tianjin mengunggah pesan: “Saya telah terinfeksi kembali dengan COVID-19. Gejalanya mirip dengan yang pertama kali, tidak lebih ringan! Rasa sakitnya dimulai dari tenggorokan dan berakhir di ginjal. Persendian saya terasa sakit di sekujur tubuh, dan ginjal kanan saya sakit.”

Orang-orang yang memakai masker wajah sebagai tindakan pencegahan terhadap COVID-19 menunggu di lampu merah untuk menyeberang jalan selama jam sibuk di Beijing pada 14 Oktober 2020. (Nicolas Asfouri / AFP via Getty Images)

Seorang dokter di Beijing mengatakan dalam sebuah unggahan di Weibo pada 28 Agustus, “Kepala dokter dari Departemen Infeksi Saluran Pernafasan yang menginstruksikan cara menggunakan obat di WeChat terinfeksi COVID-19 sendiri dengan sakit tenggorokan dan sakit kepala. Virus ini terlalu menular.”

Seorang dokter di Provinsi Fujian mengatakan kepada The Epoch Times pada 31 Agustus bahwa pasien yang terinfeksi tetapi tidak memiliki hasil tes asam nukleat diperlakukan seolah-olah sedang flu, tetapi COVID-19 lebih menular.

BACA JUGA : COVID-19 Kembali Bangkit di Tiongkok, Pendiri Falun Gong : Virus Menargetkan PKT

Seorang dokter di Wuhan juga mengatakan kepada The Epoch Times pada 29 Agustus, “Setelah COVID-19 diturunkan menjadi penyakit menular ‘Kelas B’ pada bulan Januari, klinik rawat jalan tidak lagi melakukan tes PCR, jadi sekarang tidak ada data epidemi. Baru-baru ini, banyak orang datang ke rumah sakit karena mengalami demam. Dokter tidak dapat menentukan apakah demam mereka disebabkan oleh flu biasa atau alasan lain.”

Dia juga mengatakan bahwa tidak ada yang memperhatikan angka-angka yang dirilis oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit lagi, dan tidak ada panduan pengobatan untuk kasus infeksi COVID-19 yang disebabkan oleh EG.5, varian baru yang menghindari kekebalan tubuh. 

Tidak Ada Tindakan yang Diambil Seiring Penyebaran Varian Baru

EG.5, yang juga dikenal sebagai Eris, adalah sub-varian virus corona yang dominan di banyak provinsi di daratan Tiongkok, demikian pernyataan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok (CDC) di platform media sosial WeChat pada 19 Agustus.

“Proporsi varian EG.5 di antara strain virus corona yang beredar tumbuh dari 0,6 persen di bulan April menjadi 71,6 persen di bulan Agustus,” kata CDC Tiongkok.

Sebuah sub-varian dari Omicron XBB.1.9.2, Eris telah menyebar ke setidaknya 52 negara sejak pertama kali terdeteksi di Indonesia pada Februari. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkannya sebagai “varian yang perlu diperhatikan.”

Prevalensi EG.5 terutama disebabkan oleh kemampuannya yang meningkat hingga dapat lolos dari kekebalan tubuh, mengurangi kemampuan menetralisir antibodi yang dihasilkan oleh infeksi sebelumnya, kata badan kesehatan tersebut.

Seorang staf di CDC Beijing mengatakan kepada The Epoch Times pada 29 Agustus bahwa saat ini tidak ada data tentang infeksi ulang COVID-19 atau rawat inap terkait, dan tidak ada tindakan atau kebijakan terkait yang dilakukan untuk menangani infeksi ulang tersebut untuk saat ini.

Pada 28 Desember 2022, Rumah Sakit Pusat No. 1 Tianjin penuh sesak, dan pasien yang terinfeksi ditempatkan di kursi roda darurat di koridor. (Noel Celis/AFP)

Partai Komunis Tiongkok (PKT) yang berkuasa tiba-tiba membatalkan pembatasan dan penguncian Nol-COVID yang kejam pada Desember tahun lalu, tanpa mengambil tindakan pencegahan apa pun, yang menyebabkan wabah besar-besaran COVID-19 di seluruh negeri dan menewaskan banyak orang. Ahli virologi terkemuka di Tiongkok memperkirakan bahwa 80 persen dari seluruh penduduk telah terinfeksi.

Sementara itu, PKT menurunkan status COVID-19 menjadi “penyakit Kelas B dengan tingkat pengendalian Kelas B” pada 8 Januari. Sekarang, infeksi telah bangkit kembali. Namun, pihak berwenang belum menginformasikan kepada masyarakat untuk melakukan tindakan pencegahan.

Komentator urusan saat ini, Li Yuanhua, mengatakan kepada The Epoch Times pada 29 Agustus bahwa dari rezim yang tiba-tiba meninggalkan pengendalian pandemi tahun lalu hingga memperlakukan babak baru infeksi sebagai flu sekarang, PKT selalu mengikuti logikanya sendiri, yaitu menangani krisis medis dengan cara dan sikap politik.

“PKT tidak menghargai kehidupan dan tidak mengambil tindakan yang tepat untuk menangani insiden kesehatan masyarakat berdasarkan situasi nyata (karena) PKT menganggap politik lebih penting daripada yang lainnya. Yang disebut politik adalah stabilitas rezim PKT, terlepas dari kehidupan rakyat biasa.”

Xiao Lusheng dan Luo Ya berkontribusi dalam laporan ini.