Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Meningkat, Status Naik Level IV Menjadi ‘Awas’

ETIndonesia- Gunungapi Semeru terus menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang ditunjukkan dengan luncuran Awan Panas Guguran (APG) dan indikator yang lain pada Minggu (4/12/2022). Keterangan disampaikan oleh Abdul Muhari, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.  

Sebagaimana yang dilaporkan sebelumnya, sumber APG berasal dari tumpukan material di ujung lidah lava, yang berada sekitar 800 meter dari puncak (Kawah Jonggring Seloko). Awan Panas Guguran tersebut berlangsung menerus dan hingga pukul 06.00 WIB jarak luncur telah mencapai 7 km dari puncak ke arah Besuk Kobokan.

Aktivitas kegempaan pada 4 Desember 2022 pukul 00.00 – 06.00 WIB terekam 8 kali Gempa Letusan, 1 Gempa Awan Panas Guguran yang masih berlangsung hingga pukul 06.00 WIB. Hal ini menunjukkan aktivitas erupsi dan awan panas guguran di Gunungapi Semeru masih sangat tinggi. Selain berpotensi terjadi awan panas, potensi terjadinya aliran lahar juga masih tinggi mengingat curah hujan yang cukup tinggi di Gunungapi Semeru.

Dengan adanya peningkatan aktivitas vulkanik tersebut, maka Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunungapi Semeru dari ‘Siaga’ menjadi ‘Awas’ atau dari Level III menjadi Level IV, terhitung per pukul 12.00 WIB hari ini.

Suasana terdampak Gunugn Semeru (Dok BNPB)

Sehubungan dengan adanya peningkatan status tersebut, maka PVMBG merekomendasikan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat diharapkan tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Lebih lanjut, masyarakat diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Evakuasi Gunung Semeru (Dok BNPB)

Di samping itu, masyarakat diharapkan agar selalu mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Adapun masyarakat juga diimbau untuk tidak terpancing oleh berita-berita yang tidak dapat dipertanggung jawabkan mengenai aktivitas Gunung Api Semeru, dan mengikuti arahan dari Instansi yang berwenang yakni Badan Geologi yang akan terus melakukan koordinasi dengan BNPB dan K/L, Pemda, dan instansi terkait lainnya. (BNPB/asr)

Gunung Semeru Erupsi, Muntahkan Awan Panas Sejauh 7 KM

ETIndonesia- Gunungapi Semeru kembali muntahkan Awan Panas Guguran (APG) pada Minggu (4/12/2022) sejak pukul 02.46 WIB, dengan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah tenggara dan selatan setinggi kurang lebih 1.500 meter di atas puncak. Aktivitas erupsi Gunungapi Semeru itu terekam di seismograf dengan aplitudo maksimum 35 mm dan durasi 0 detik.

Menurut Kementerian ESDM, Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), sumber awan panas guguran itu berasal dari tumpukan di ujung lidah lava yang berada sekitar 800 meter dari puncak atau Kawah Jonggring Seloko.

Berdasarkan pantauan CCTV Semeru, fenomena APG terus berlangsung hingga pagi ini pukul 07.42 WIB dengan jarak luncur bervariasi antara 5 sampai 7 km. Saat siaran pers ini dibuat, fenomena APG Gunungapi Semeru masih berlangsung.

Sebagai antisipasi dampak risiko dari APG Gunungapi Semeru, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, turun ke lapangan untuk kaji cepat dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami sudah berada di pos pantau. APG saat ini masih berlangsung dengan jarak antara 5 sampai 7 kilometer. Pos pantau kita jaraknya kurang lebih 12 kilometer dari puncak,” jelas Joko Sambang, Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Lumajang dalam keterangannya yang diteruskan oleh Abdul Muhari, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.  

Joko menambahkan, berdasarkan pantauan di lapangan bersama tim PVMBG, abu vulkanik terlihat membumbung tinggi ke atas dan cenderung mengarah ke selatan. Sebagai antisipasi adanya dampak risiko abu vulkanik, tim BPBD Kabupaten Lumajang juga membagikan masker gratis kepada masyarakat.

“Abu vulkanik mengarah ke selatan, ke Rowo Baung. Di sana sudah ada teman-teman membagikan masker dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat,” terang Joko.

Sementara itu, PVMBG juga mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan aktivitas dan menjauhi wilayah sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Di samping itu, masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunungapi Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Masyarakat diharapkan selalu mewaspadai potensi APG, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunungapi Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. (BNPB/asr)

Navarro, Pejuang Paling Gigih Faksi Elang dalam Kabinet Trump

Tang Qing

Mantan penasihat perdagangan Gedung Putih Peter Navarro telah merilis buku baru selama dua tahun berturut-turut, yang mengungkap apa yang terjadi di dalam Gedung Putih. Navarro adalah faksi elang paling keras dalam melawan PKT (Partai Komunis Tiongkok), juga seorang pejuang tunggal, ia dikucilkan dan dipinggirkan oleh faksi panda dan faksi netral di Gedung Putih. 

Menurut desain aslinya, hantaman terhadap PKT seharusnya sepuluh kali lebih kuat. ZTE, Huawei dan TikTok semestinya bisa bersama-sama divonis “mati” dengan sebuah perintah. Karena ada pengacauan dari pihak faksi merpati Gedung Putih maka tindakan sanksi menjadi lebih besar suara gunturnya daripada hujan gerimis yang menyusul, dan sebaliknya Trump malah dirugikan. 

Navarro tidak menyangka bahwa hambatan terbesar dalam melawan PKT datangnya justru dari dalam Gedung Putih sendiri. Ia yang hatinya gelisah hanya bisa menggunakan metode “merebus perlahan” PKT, dan melawan seorang diri para pejabat Gedung Putih tersebut. Bagaimana ia mempertahankan posisinya sendiri dan bagaimana dia membalikkan situasi pada tahun terakhirnya?

Navarro menerbitkan buku barunya “Merebut Kembali Amerikanya Trump: “Mengapa Kami Kehilangan Gedung Putih dan Bagaimana Kami Akan Menang (Why We Lost the White House and How We’ll Win)” pada 20 September lalu, dan membahas lepas bagaimana ia mengasisteni Trump di Gedung Putih dan bagaimana adu otak serta adu keberanian dengan semua kekuatan tersebut. Pada tahun lalu penulis juga membaca buku Navarro, “In Trump Time: A Journal of America’s Plague Year.”

Navarro Menyebut Trump Sebagai ‘Bos’ 

Pemerintahan Trump memiliki dua strategi dalam menghadapi agresi ekonomi PKT: Pertama, menyerang mendadak dengan mengenakan pajak komprehensif di semua aspek, dan yang lainnya adalah bagai merebus katak secara perlahan yakni secara bertahap mengenakan pajak. Navarro sangat berharap untuk mengadopsi strategi pertama dan menggunakan taktik yang menggelegar dalam melawan PKT. Tetapi Gedung Putih dipenuhi dengan simfoni orkestra antara pebisnis Wall Street dan faksi merpati (lunak/pro) Tiongkok, ia hanyalah “geng satu orang” faksi elang Tiongkok tanpa kekuasaan dan sekutu. Dalam kondisi seperti ini, dalam menghadapi PKT, Navarro hanya dapat menggunakan strategi merebus perlahan katak yang serba pelik nan berbahaya.

Ketika Navarro pertama kali memasuki Gedung Putih, ia diturunkan derajatnya ke pinggiran oleh sekretaris presiden beserta para asistennya, dan tidak dapat bertemu dengan presiden secara langsung, serta tidak memiliki kantor di Sayap Barat Gedung Putih. Dalam sejumlah pertemuan penting, Navarro juga dihadang dan dengan sengaja tidak diikut-sertakan. Akhirnya sang presiden di Gedung Putih berteriak: “Di mana Peterku?!”.

Navarro sangat setia kepada Trump, dalam bukunya ia memanggil Trump dengan sebutan respek yakni: “bos”. Navarro adalah pendorong utama dalam Perang Dagang AS-Tiongkok, adalah satu dari tiga pejabat senior dalam kabinet Trump yang menjabat selama empat tahun penuh dari awal hingga akhir. Ia berpendirian keras, lurus, dan tidak bisa mencari untung dari kedua belah pihak, namun justru menjadi “sosok anti jatuh” dalam kabinet Trump. Mengapa demikian?

Navarro berkata kepada NTDTV: “Sejak pada hari pertama, saya selaras dengan presiden dalam masalah ekonomi dan perdagangan.” Saya tidak pernah mempermainkan (Trump). Saya selalu mengatakan kepadanya apa yang saya pikirkan. Saya selamanya juga tidak mempedulikan jika dipecat keesokan harinya. Untuk memastikan agar tidak kehilangan pekerjaan, saya selamanya juga tidak pernah berusaha menutupi kebenaran. Saya hanya mengatakan fakta kepadanya. Menariknya, fakta telah membuktikan bahwa justru karakter seperti inilah yang membuat saya tetap di posisi saya.”

Mengapa Trump kehilangan Gedung Putih

Adapun mengapa Trump kehilangan Gedung Putih. Dalam buku baru Navarro mengatakan bahwa gagal mencantumkan PKT sebagai topik terpenting pada kampanye pemilihan 2020, gagal menunjukkan keteguhan dalam menghadapi PKT, adalah salah satu alasan terpenting mengapa Trump kehilangan Gedung Putih. Ini bermuara dari penafsiran politik yang amburadul dan terlalu banyak “orang jahat” telah mengacaukan segalanya.

Tak lama setelah terpilih, Trump mulai bergulat dengan “globalis, orang-orang Partai Republik yang anti Trump abadi dan gangster libertarian fanatik” serta “kekuatan Wall Street”, orang-orang tersebut selama periode kepemimpinannya “mengusulkan banyak kebijakan buruk yang membahayakan pemerintah yang ia pimpin”.

Trump berkampanye pada 2016 dengan janji untuk segera mengakhiri agresi ekonomi Tiongkok melalui tarif. Agresi ini dirangkum oleh Navarro sebagai tujuh kejahatan mematikan: 

1) Peretas Tiongkok mencuri rahasia perdagangan AS; 

2) Mencuri kekayaan intelektual AS; 

3) Memaksa perusahaan AS untuk mentransfer teknologi; 

4) Memasarkan barang dengan harga dumping ke pasar AS dan membuat perusahaan AS bangkrut serta pengangguran meningkat; 

5) Subsidi besar-besaran kepada BUMN RRT; 

6) Memanipulasi mata uang; 

7) Menggerojok pil fentanyl yang mematikan ke Amerika.

Demi memenuhi janji kampanyenya dan untuk kesejahteraan pekerja Amerika, Navarro bertekad mengambil kebijakan keras terhadap PKT, tetapi ia harus berjuang melawan rekan-rekannya yang dovish (lunak terhadap RRT) yakni: Ketua Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih Larry Kudlow, penasihat senior Gedung Putih, Kushner sang menantu Trump, kepala staf Gedung Putih Meadows, Menteri Keuangan Steven Mnuchin dan lainnya.

Navarro mengatakan bahwa Mnuchin dan Kushner “menghancurkan sendiri” kebijakan Tiongkok Trump, “mereka melakukan kesepakatan di bawah meja dengan Wall Street dan Partai Komunis Tiongkok.”

Navarro memberikan beberapa contoh bahwa dalam masalah perusahaan ZTE, Huawei dan TikTok serta HAM di Xinjiang, strategi awal yang ia rumuskan adalah sangat keras, cukup untuk mengalahkan musuh dengan satu jurus, tetapi itu semua dikacaukan di tingkat pelaksanaan oleh rekan-rekan faksi merpatinya. Akibatnya, sepanjang paruh pertama 2020, jajak pendapat pemilu menunjukkan bahwa dampak Trump dan Biden dalam menghadapi PKT tidak terlalu berbeda.

Mengapa Sanksi terhadap ZTE – Huawei – TikTok Diawali dengan Ketegasan dan Diakhiri dengan Kelemahan

Penulis menyelidiki alasannya, pertama-tama, karena “persahabatan” yang terkenal antara Trump dan Xi Jinping. Setiap kali ketika presiden menyebut gembong otokratis ini sebagai “sahabat saya”, itu tidak hanya membuat Navarro antipati, tetapi juga mengecewakan para pemilih pengambang (swing voter) di Amerika Serikat, dan bahkan para pendukung Trump sendiri.

Kedua, Trump telah membuat banyak masalah Tiongkok menjadi banyak omong sedikit bertindak. Kelemahan Mnuchin yang mengacungkan bendera putih tentang “kesepakatan perdagangan Tiongkok”, gaya canggung Menteri Perdagangan Ross dalam masalah ZTE, keragu-raguan Mnuchin dan Kudlow dalam masalah 5G dan Huawei, kesepakatan iblis Kushner dalam masalah TikTok serta mengalahnya Meadows dalam masalah hak asasi manusia di Xinjiang, semua ini adalah kesalahan yang tidak dapat dimaafkan.

Pada 16 April 2018, Departemen Perdagangan AS mengumumkan bahwa mereka akan melarang perusahaan AS menjual suku cadang ke ZTE Corporation selama tujuh tahun, yang setara dengan hukuman mati untuk ZTE. Tetapi cukup satu panggilan telefon Xi Jinping, Trump mengizinkan denda $ 1 miliar (15,6 triliun rupiah) membuat urusan terselesaikan, dan bukannya menutup langsung ZTE. Trump beranggapan bahwa denda besar sudah cukup untuk menunjukkan bahwa ia keras terhadap Tiongkok. Namun itu adalah kesalahan perhitungan politik yang besar. Setelah itu Trump menuai kritik dari media dan dua partai kiri dan kanan, mereka menuduhnya melanggar aturan politik dan lemah terhadap Partai Komunis Tiongkok. Navarro toh tidak menyalahkan sang bos, ia menyalahkan Menteri Perdagangan Wilbur Ross dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin karena tidak memperingatkan Trump tentang konsekuensi dari apa yang ia lakukan. Lebih disayangkan lagi adalah informasi yang mereka sampaikan ke bos, telah menyebabkan sang bos lengah terhadap ZTE.

Tentang masalah Huawei, menurut strategi Navarro, Trump menandatangani Perintah Eksekutif 13873 pada 15 Mei 2019. Jika perintah eksekutif ini dijalankan dengan benar, sama dengan hukuman mati bagi Huawei: Perusahaan telekomunikasi AS dilarang membeli peralatan apa pun dari Huawei, dan Huawei tidak dapat memasuki pasar untuk chip yang dibutuhkan dalam membuat ponsel. Tetapi Mnuchin, Kudlow dan Ross berpendapat bahwa Huawei seharusnya diberi kekebalan untuk terus membeli chip komoditas kelas bawah dari AS sehingga perusahaan AS juga bisa memperoleh keuntungan. Maka lagi-lagi terjadi celah besar dalam perintah sanksi.

Dalam menanggapi ancaman keamanan yang ditimbulkan oleh perangkat lunak sosial PKT seperti TikTok, Gedung Putih sedang bersiap untuk mengeluarkan perintah eksekutif yang melarang penggunaannya. Berdasarkan perintah Trump, Dewan Keamanan Nasional merancang larangan itu, dengan Departemen Keuangan Mnuchin sebagai kuncinya. Sanksi terhadap perusahaan yang melakukan transaksi keuangan dengan TikTok harus dilakukan oleh Kementerian Keuangan. Ternyata Mnuchin telah merancang sebuah “konspirasi” yakni ia mengajukan permintaan untuk membeli TikTok, bukannya langsung melarangnya. Pada awalnya Microsoft dianggap sebagai pembeli potensial, padahal Microsoft selalu tunduk pada sensor PKT serta bekerja sama dengan polisi dan militer RRT. Lelucon seperti itu sama sekali tidak dapat memecahkan potensi risiko keamanan nasional, juga membuat AS menderita kerugian miliaran dolar, dan Amerika Serikat juga tidak memiliki begitu banyak dana untuk membeli semua perangkat lunak sosial PKT. Mundur dari perintah larangan, tidak hanya menciptakan risiko keamanan nasional dan merusak citra Presiden Trump yang keras terhadap PKT, tetapi juga melemahkan argumentasi hukum Gedung Putih, akibatnya membuat TikTok membawa Gedung Putih ke pengadilan segera setelah pemberlakuan larangan tersebut. TikTok juga mempekerjakan sekutu Trump dan Navarro untuk melobi Gedung Putih.

Sanksi-sanksi tersebut ibaratnya guntur yang menggelegar disusul hujan rintik-rintik, bukan hanya tidak memberikan tambahan poin bagi kebijakan Trump terhadap Tiongkok, sebaliknya malahan membawakan banyak masalah baginya.

Faksi Elang (dalam menghadapi) PKT Berkuasa di Tahun Pandemi

Menurut desain awal Gedung Putih, Trump mengadopsi strategi merebus katak secara bertahap (slow-boiling frog) dengan melawan agresi ekonomi Tiongkok. Maka dari itu baru beberapa bulan menjabat, Trump sudah mengundang Xi Jinping untuk mengunjungi Florida. Selama tiga tahun, pujiannya untuk “sahabatnya” yakni Xi Jinping telah berjalan seiring dengan hantaman tarifnya untuk produk-produk Tiongkok. Ketika Trump hendak menambah tekanan, dia menggunakan Navarro untuk mengirim sinyal keras. Namun untuk menenangkan pasar keuangan, Trump beralih meminta Mnuchin, Cohen dan kemudian Kudlow mengibarkan bendera penenang mereka.

Ini semestinya merupakan strategi jenius untuk secara bertahap meningkatkan tarif dan secara bertahap meningkatkan dukungan orang Amerika terhadap kebijakan Tiongkok dari Gedung Putih.

Waktu berjalan hingga 2020, tahun pemilu. Berbagai kebijakan ekonomi, diplomatik, dan pertahanan Trump telah membuat langkah besar, dan situasi kampanyenya berjalan lancar, tetapi sebuah wabah telah mengacaukan segalanya. Navarro adalah orang pertama yang menyadari tentang bahaya virus PKT, ia dan sekelompok pejabat senior berjuang melawan epidemi dan menemukan “lima kejahatan” PKT yang menutupi dan menyembunyikan epidemi. Trump ingin meminta pertanggungjawaban PKT dan sumber meletusnya wabah, perang tarif pun pecah antara Amerika Serikat dan Tiongkok, disusul anjloknya hubungan antara kedua negara tersebut.

Tahun (2020) tersebut ditakdirkan harus dicatat dalam buku sejarah, satu tahun yang penting bagi Amerika Serikat dan Tiongkok.

Di bawah kepemimpinan Trump, sembilan dari 10 orang Amerika memandang komunisme Tiongkok sebagai semacam ancaman. Dalam jajak pendapat Pew yang dilakukan pada tahun terakhir pemerintahan Obama, 55 persen orang Amerika memiliki pandangan negatif tentang Tiongkok. Tetapi pada akhir pemerintahan Trump, angka itu meningkat menjadi 73 persen.

Navarro mengatakan bahwa ini adalah salah satu pencapaian terbesar Presiden Trump, bukan hanya Presiden Amerika Serikat yang telah berkontribusi pada perubahan besar di AS ini, tetapi masih ada Pejuang Elang (melawan) PKT tanpa rasa takut yakni: Menteri Luar Negeri Pompeo, Penasihat Senior Gedung Putih Steve Bannon, Penasihat Keamanan Nasional Robert O’Brien dan Direktur Intelijen Nasional John Ratcliffe. Tentu saja, juga Navarro sendiri. Mereka telah mengubah sejarah dan mengubah pola dunia.

Seiring dengan ayunan tongkat komando Trump, para pejabat Gedung Putih berangsur telah menjadi faksi elang Tiongkok. Setelah Biden berkuasa, ia juga hanya dapat berlari ke depan mengikuti jalur Trump. Sejak saat itu dunia telah dibagi menjadi dua kubu yang saling berhadapan yakni Amerika Serikat dan Tiongkok.

Navarro, mantan pejuang tunggal, masih terobsesi dengan misinya, ia harus menuntaskan perjuangan yang belum selesai dan melanjutkan mengusut “tujuh kejahatan mematikan” dari agresi ekonomi PKT. Bisakah Trump dan dia kembali ke arena? Bisakah mereka kembali ke Gedung Putih? Sang Waktu yang akan membuktikan segalanya. (Lin/whs)

10 Cara Memadukan Hitam dan Emas dalam Interior

Cathy Hobbs -Tribune News Service

Baik  dalam  fashion  maupun  dekorasi  rumah, kombinasi warna hitam dan emas adalah salah satu kombinasi yang paling  populer. Dari  pasangan karya seni dan meja sisi hingga pegangan, kombinasi warna hitam dan emas tampak berani dan mewah dan beberapa orang mungkin berpendapat kombinasi dua warna ini tidak lekang oleh waktu.

Berikut beberapa tips terbaik untuk mengabungkan atau memadukan warna hitam dan emas dan memasukkannya ke dalam tatanan rumah Anda.

1. Pilih potongan inspirasional sebagai batu loncatan ke dalam palet warna hitam dan emas.   Item yang dipilih dapat berupa dekorasi karya seni, furnitur, dan bahkan sekedar aksen.

Dekorasi artwork hitam dan emas membantu kita “mendefinisikan” ruang dan meningkatkan level ruang keluarga yang mewah ini.

2. Ulangi elemen hitam dan emas di ruang yang sama untuk menciptakan tampilan dan nuansa yang kohesif.

3. Padukan aksen hitam dan emas ke dalam ruang Anda untuk menambah nuansa kilau dan kesan mewah.

Meja beraksen hitam-emas berfungsi menambah sentuhan mewah dan dipasangkan dengan dekorasi beraksen emas.

4. Menggabungkan elemen desain portabel un- tuk menambah warna dan tekstur, seperti bantalan kursi.

5. Pilih potongan besar untuk membantu mendefinisikan ruang, seperti karya seni berukuran besar atau bahkan cermin.

Karya seni yang dominan dengan warna hitam dan emas berfungsi sebagai batu lon- catan untuk palet warna di ruang tamu ini.

6. Pertimbangkan untuk menggunakan warna hitam sebagai aksen cat dinding, pintu atau warna trim.

7. Gunakan barang berlapis kain seperti sofa dan kursi sebagai elemen dasar untuk membangun cerita ruangan dengan warna hitam dan emas.

Furnitur berlapis hitam dipasangkan dengan meja beraksen emas dan aksesori di ruang tamu loteng ini.

8. Ciptakan kesan kontras bila memungkinkan saat menggunakan elemen hitam dan emas.

9. Pasangkan warna hitam dan emas dengan sedikit warna hijau atau kuning untuk kesan kontras yang segar namun tak terduga.

Banyaknya aksesori hitam dan putih menambah kesan mewah dan kaya pada ruang tamu ini.

10. Cari item besar maupun kecil. Item yang lebih besar seperti kain pelapis dan karya seni dapat menghadirkan elemen warna dalam ruangan, demikian juga item yang lebih kecil seperti meja sisi dan aksesori.

Cathy Hobbs, berbasis di New York City, adalah pembawa acara televisi pemenang Penghargaan Emmy dan ahli desain interior dan perancang interior rumah yang dikenal secara nasional dengan kantor di New York City, Boston dan Washington, D.C. Hubungi dia di [email protected] atau kunjungi dia situs web di cathyhobbs.com.

Kisah Moral dari McGuffey’s Readers : Burung-burung yang Dilepaskan

EPOCH INSPIRED STAFF

Suatu hari seorang pria sedang berjalan melalui sebuah kota besar. Di sudut jalan ia melihat seorang anak laki-laki dengan  sejumlah  burung kecil di dalam sangkar untuk dijual.

Dia melihat dengan sedih para tahanan kecil yang terbang di sekitar kandang, mengintip melalui jeruji kandangnya, memukuli jeruji itu dengan sayap mereka, dan mencoba keluar.

Dia berdiri beberapa lama memandangi burung-burung itu. Akhirnya dia berkata kepada anak laki-laki itu, “Berapa harga dari burung-burungmu itu?”

“Masing-masing lima puluh sen, Tuan,” kata anak laki-laki itu. “Saya tidak menanyakan berapa harga masing-masing burung,” kata pria itu, “tetapi berapa harga untuk semua burungnya? Saya ingin membeli semuanya.”

Anak laki-laki itu mulai menghitung semua burung yang ada dalam sangkarnya dan ternyata harga semuanya mencapai lima dolar. “Ini uangnya,” kata pria itu. Anak laki-laki itu mengambilnya, sangat senang dengan hasil penjualan paginya.

Tidak lama setelah transaksi itu selesai, pria itu membuka pintu sangkar, dan membiarkan semua burungnya terbang.

Anak laki-laki itu, dengan sangat terkejut, berteriak, “Untuk apa Anda melakukan itu, Pak? Anda telah kehilangan semua burung Anda.”

“Anak muda, saya akan memberitahu mengapa saya melakukannya,” kata pria itu. “Saya dikurung selama tiga tahun di penjara Prancis, sebagai tawanan perang, dan saya bertekad untuk tidak pernah melihat apa pun yang dapat saya bebaskan, berada dalam penjara.”

Kisah ini direproduksi dari McGuffey’s Second Eclectic Reader, Revised Edition, yang diterbitkan pada 1879. McGuffey Readers, kali pertama diterbitkan pada 1830-an, adalah serangkaian kisah bergambar untuk anak-anak sekolah dasar yang ditulis oleh seorang pendidik dan pendeta asal Amerika Serikat, William Holmes McGuffey ( 1800-1873 ). Buku ini banyak digunakan sebagai buku teks di sekolah-sekolah Amerika Serikat dari pertengahan 1800-an hingga awal abad ke-20. Saat ini beberapa sekolah masih menggunakan tulisan ini, terutama homeschooling yang berfokus pada pendidikan dan pengasuhan anak dengan pendidikan klasik dan pengembangan karakter moral.

Staf Epoch Inspired menuliskan kisah- kisah pengharapan tentang kebaikan, tradisi, dan kemenangan jiwa manusia, menawarkan wawasan berharga tentang kehidupan, budaya, keluarga dan komunitas, dan alam.

Kedutaan Besar AS Mendesak Warga Negaranya Agar Tak Bepergian ke Tiongkok

Tom Ozimek

Kedutaan Besar AS di Beijing mendesak warga Amerika agar menunda perjalanan ke dan di Tiongkok karena negara tersebut terus menegakkan kebijakan ketat “nol-COVID” yang berisiko memblokir akses kepada kebutuhan esensial seperti makanan, air, dan obat-obatan.

Kedutaan mengatakan dalam advisory 30 November bahwa situasi yang berubah dengan cepat dengan COVID-19 di Tiongkok dan Beijing terus menegakkan kebijakan ketat untuk mengekang penyebaran virus dapat menyebabkan gangguan pasokan makanan, air, obat-obatan, dan kebutuhan esensial lainnya. 

Duta Besar AS untuk Tiongkok Nicholas Burns mengatakan dalam sebuah unggahan di Twitter bahwa kedutaan sedang memantau situasi COVID di seluruh Tiongkok dan membantu warga AS “mengalami tantangan karena penguncian dan pembatasan.”

Hal demikian terjadi ketika kasus infeksi di Tiongkok tetap mendekati rekor tertinggi dan karena pihak berwenang terus memberlakukan berbagai tindakan pencegahan dan pengendalian COVID-19, termasuk pengujian massal dan karantina.

Kedutaan AS menyebutkan perjalanan di Tiongkok tetap “sangat sulit” sementara aturan yang berkaitan dengan penahanan COVID-19 sering berubah. Pihak AS memperingatkan bahwa pejabat Tiongkok dapat memaksa orang untuk tinggal di tempat tinggal mereka untuk waktu yang lama tanpa peringatan terlebih dahulu.

“Akses ke perawatan medis mungkin terbatas karena lockdown,” kata kedutaan, sementara kemampuan warga AS untuk meninggalkan Tiongkok “terbatas dan mahal.”

Kedutaan menyarankan Warga Amerika untuk menunda perjalanan ke dan di dalam Tiongkok kecuali perjalanan mereka sangat penting.

“Jika Anda mengkhawatirkan keselamatan Anda saat ini, mohon pertimbangkan untuk kembali ke Amerika Serikat,” tambahnya.

Travel advisory AS  mengikuti rekomendasi dua hari sebelumnya bahwa warga Amerika harus menyimpan persediaan obat-obatan, makanan, dan air kemasan darurat selama dua minggu.

Beberapa Kota di Tiongkok Melonggarkan Pembatasan COVID-19

Beberapa kota di Tiongkok telah mengumumkan bahwa mereka melonggarkan pembatasan COVID-19 menyusul meluasnya aksi protes.

Namun , secara keseluruhan, pejabat Tiongkok mengatakan mereka akan bertahan dalam kebijakan “dinamis nol-COVID” mereka dan belum memberikan indikasi kapan tindakan tegas akan berakhir.

Di Guangzhou, pusat manufaktur yang terletak di dekat Hong Kong, pejabat kesehatan setempat mengumumkan pencabutan lockdown di beberapa bagian kota pada 30 November, tetapi mengatakan area kota yang ditetapkan “berisiko tinggi” akan tetap di-lockdown.

Pejabat Guangzhou juga mengumumkan bahwa mereka akan berhenti memesan pengujian massal COVID-19 di seluruh distrik.

Di tempat lain di Zhengzhou, kota yang menjadi lokasi pabrik perakitan utama produk iPhon, bisnis termasuk supermarket, perpustakaan, pusat kebugaran, dan restoran diizinkan untuk melanjutkan operasi mulai 30 November, setelah pejabat setempat mengatakan tindakan normal untuk memerangi COVID akan diberlakukan di tempat.

Di Shanghai, pejabat kesehatan pada Rabu (30/11) mengumumkan bahwa mereka akan menghapus langkah-langkah pengendalian di 24 area “berisiko tinggi” mulai 1 Desember.

Chongqing, kota besar di barat daya Tiongkok, dan ibu kota Beijing, juga telah melonggarkan pembatasan.

Aksi Protes Pecah

Aksi protes pecah di seluruh Tiongkok selama akhir pekan 26-27 November, sebagian didorong oleh kemarahan atas kebakaran mematikan di wilayah Xinjiang barat jauh Tiongkok yang menewaskan 10 orang yang mana dilaporkan secara resmi.

Klaim yang dibuat oleh pengunjuk rasa dan di forum online, menuduh bahwa pembatasan COVID-19 lokal mencegah penduduk melarikan diri dari kobaran api dan menunda responden pertama untuk mencapai lokasi.

Pejabat lokal membantah bahwa pembatasan virus  berkontribusi pada jumlah kematian, menyalahkan kendaraan yang ditinggalkan di jalan karena memblokir akses ke truk pemadam kebakaran.

Tetapi para kritikus membantah narasi resmi pejabat, dengan alasan di forum online bahwa pembatasan pergerakan terkait COVID-19 menyebabkan mobil ditinggalkan di jalanan, sementara secara umum mengungkapkan rasa frustrasi dengan kebijakan virus kejam negara tersebut.

Para pengunjuk rasa menggunakan aksi unjuk rasa untuk menuntut lebih dari sekadar mengakhiri lockdown — beberapa menuntut reformasi politik, termasuk menyerukan agar pemimpin Tiongkok Xi Jinping dan Partai Komunis Tiongkok (PKT) mundur.

Sejak kebakaran mematikan, telah terjadi 51 aksi protes publik di 24 kota di Tiongkok, menurut penghitungan terbaru oleh Nathan Ruser, seorang peneliti di  the Australian Strategic Policy Institute. (asr)

Nippon Yusen Kaisha Bermitra dengan Anak Perusahaan Tanker Pertamina

Aldgra Fredly

Perusahaan pelayaran Jepang Nippon Yusen Kaisha (NYK) pada Jumat (2/12) mengumumkan aliansi strategisnya dengan anak perusahaan kapal tanker dari, Pertamina, yang akan memungkinkan Pertamina memperluas armadanya di pasar global.

Kerja sama PT Pertamina International Shipping (PIS) dengan Nippon Yusen Kaisha (NYK) mencakup investasi, dan kolaborasi bisnis strategis yang siap menguasai pasar LNG internasional.

Penandatanganan ini merupakan momen unlock value atau peningkatan nilai aset PIS sebagai Sub Holding Integrated Marine Logistics dari PT Pertamina (Persero). Adapun perjanjian yang ditandatangani adalah Shareholders Agreement, Share Subscription Agreement, dan Strategic Alliance Agreement.

Turut juga menyaksikan momen ini yakni Asisten Deputi Bidang Industri Energi, Minyak, dan Gas Kementerian BUMN Abdi Mustakim. 

Perjanjian kerja sama ditandatangani langsung oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, CEO NYK Hitoshi Nagasawa, CEO PIS Yoki Firnandi, dan CEO PertaminaPedeve Indonesia. Hadir pula di penandatanganan ini Direktur Strategi ,Portofolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) A. Salyadi Saputra.

Dalam keterangannya, NYK mengatakan telah menyelesaikan perjanjian investasi dan aliansi strategis dengan Pertamina International Shipping (PIS), anak perusahaan Pertamina yang bergerak di bidang transportasi energi.

CEO PIS Yoki Firnandi mengatakan investasi tersebut bernilai hingga $500 juta, termasuk pembelian saham minoritas oleh NYK di PIS, demikian Nikkei Asia melaporkan.

Kedua perusahaan akan bekerja sama dalam proyek-proyek yang melibatkan minyak mentah, produk minyak bumi, pengangkutan gas alam cair (LNG), unit penyimpanan dan regasifikasi terapung, serta penangkapan dan penyimpanan karbon.

“Kami berharap dapat menjalin kerja sama dengan PT Pertamina (Persero) dan PIS di bidang energi di masa mendatang,” kata Akira Kono, CEO Divisi Energi NYK, dalam keterangannya.

CEO Pertamina Nicke Widyawati mengatakan kemitraan dengan NYK akan memungkinkan PIS untuk mendiversifikasi bisnisnya di luar pengiriman dan menciptakan peluang baru bagi Indonesia di sektor pergudangan.

“Indonesia memiliki target yang ambisius untuk menjadikan transportasi laut sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi negara,” kata Widyawati kepada wartawa.

PIS mengoperasikan lebih dari 400 kapal, termasuk tiga kapal pengangkut minyak mentah yang sangat besar dan dua kapal pengangkut gas yang sangat besar.

Direktur PIS Wisnu Santoso mengatakan pada bulan November bahwa perusahaan bertujuan untuk berinvestasi hingga $3 miliar selama lima tahun ke depan untuk meremajakan dan memperluas armadanya, termasuk berinvestasi dalam kapal untuk mengangkut LNG.

“Kami ingin mengurangi usia rata-rata armada kami dalam lima tahun ke depan menjadi 15 tahun dari saat ini sekitar 20 tahun,” kata Santoso kepada Reuters.

Perusahaan juga berencana untuk mengakuisisi kapal untuk transportasi LNG, yang saat ini tidak ada dalam portofolionya, karena permintaan bahan bakar fosil, yang dianggap kurang berpolusi dibandingkan yang lain, diperkirakan akan meningkat.

Diakui Santoso, saat ini kapasitas galangan kapal sudah penuh dan membangun kapal baru bisa mahal karena tingginya permintaan, namun perseroan terbuka untuk membeli kapal yang sudah ada selama masih memiliki nilai ekonomi yang baik. (asr)

Tidak Ada Upacara Perpisahan Jenazah Konon Karena Jiang Jemin Sudah Mati 17 Hari Lalu

0

oleh Jing Zhongming

Skala upacara pemakaman Jiang Zemin mungkin setara dengan upacara pemakaman jenazah mantan pemimpin Partai Komunis Tiongkok Deng Xiaoping, tetapi upacara perpisahan jenazah ditiadakan. Berita tersebut menimbulkan kecurigaan mengenai apakah pemerintah menutup nutupi sesuatu. Konon sudah beredar desas desus di Internet bahwa Jiang Zemin sudah mati 17 hari sebelumnya.

Pada Rabu (30 November), mantan sekjen PKT Jiang Zemin meninggal dunia karena sakit. Keesokan harinya, Panitia Pemakaman Jiang Zemin yang dipimpin langsung oleh Xi Jinping secara pribadi mengeluarkan Pengumuman No.2 yang isinya tentang jenazah Jiang akan disemayamkan sementara di Balai Agung Rakyat, Beijing pada hari Selasa (6 Desember) siang untuk dilakukan upacara peringatan. Hari itu, seluruh gedung pemerintahan di dalam negeri atau perwakilan RRT di luar negeri supaya mengibarkan bendera setengah tiang, dan warga sipil dalam negeri agar mengheningkan cipta selama 3 menit. 

Namun di akhir pengumuman, secara khusus disebutkan bahwa tidak akan ada upacara perpisahan jenazah.

Sebelumnya, media Hongkong telah melaporkan bahwa upacara perpisahan jenazah Jiang Zemin akan diadakan pada 5 Desember.

Skala upacara pemakaman jenazah Jiang Zemin akan diadakan setara dengan upacara pemakaman jenazah Deng Xiaoping. Sehari sebelum upacara peringatan Deng Xiaoping pada waktu itu, diadakan upacara perpisahan jenazah. Hal perbedaan ini menimbulkan berbagai spekulasi.

Pada 13 November, sudah beredar desas-desus di media sosial dalam dan luar negeri soal kematian Jiang yang bersumber dari laporan Baidu, dan meminta pemilik aplikasi agar bersiap-siap menerima jika konten dalam halaman web-sidenya menjadi berwarna abu-abu. Saat itu, netizen sudah mulai berspekulasi bahwa jangan-jangan ada orang terkenal yang meninggal dunia, dan sebagian besar tebakan telah mengarah kepada Jiang Zemin. Setelah PKT mengumumkan berita kematian Jiang Zemin, halaman web berubah menjadi abu-abu dalam semalam, yang mana  konsisten dengan rumor yang disebutkan di atas.

Berita yang beredar pada 13 November : Pemilik aplikasi agar bersiap-siap menerima jika konten dalam halaman web-sidenya menjadi berwarna abu-abu. (foto Internet)

Pada 16 November, dilaporkan di Internet bahwa jenazah Jiang Zemin telah dibawa dari Shanghai menuju Beijing, berikut teks lengkap berita kematian resmi (tautan) Tetapi dalam berita duka itu tidak tercantum waktu kematian Jiang Zemin.

Juga masih pada 13 November, Qin Feng, keponakan mantan Menteri Luar Negeri Tiongkok Li Zhaoxing yang menjadi reporter TV Satelit Hongkong, memposting di Weibo tulisan yang berbunyi : “Air sungai mengalir ke arah timur”. Setelah pengumuman resmi tentang kematian Jiang Zemin pada 30 November, dia kembali memposting tulisan tersebut : “Air sungai mengalir ke timur”. Postingan tersebut kemudian dihapus pihak penyensor.

Li Zhaoxing pernah menjabat duta besar Tiongkok untuk Amerika Serikat pada saat Jiang Zemin berkuasa, dia adalah orang kepercayaan Jiang.

Menurut informasi publik, dari tanggal 14 hingga 19 November, setelah Kongres Nasional ke-20 menetapkan Xi Jinping kembali berkuasa, ia langsung melakukan kunjungan penting ke Asia Tenggara, menghadiri KTT G20 dan KTT APEC.

Beberapa hari yang lalu, Radio Free Asia yang mengutip ucapan seseorang yang dekat dengan keluarga Jiang Zemin memberitakan bahwa Jiang Zemin dirawat di rumah sakit dalam keadaan koma pada 24 November dan kesehatannya memburuk hingga memasuki kondisi sekarat pada 26 November. Sejak itu pihak pemerintah mulai mempersiapkan urusan kematiannya.

Sumber tersebut juga menyampaikan bahwa semasa hidup Jiang Zemin suka berenang dan bermain di air. Semenjak berhenti berenang dalam beberapa tahun terakhir, Jiang masih suka berendam dalam air, kemudian dia hanya bisa duduk-duduk di tepi kolam.

Jiang Zemin yang dikenal juga sebagai “kodok”, tidak heran kalau secara alami memang menyukai air.

Dalam beberapa tahun terakhir, desas desus kematian Jiang Zemin sering muncul, tetapi setelah itu dia “hidup kembali”.

Pada 6 Juli 2011, ATV di Hongkong bahkan secara eksklusif “melaporkan secara salah” kematian Jiang Zemin karena sakit, yang membuat masyarakat dunia gempar. Belakangan, beberapa media asing melaporkan bahwa meskipun Jiang Zemin tidak meninggal karena sakit pada saat itu, dia memang berada di ambang kematian, kesehatannya memburuk tetapi dokter tidak dapat menemukan akar penyebab penyakit yang diderita, sampai-sampai berita duka sudah disiapkan oleh para pemimpin puncak PKT.

Sumber yang diwawancarai oleh reporter Radio Free Asia baru-baru ini mengatakan bahwa dengan teknologi medis saat ini, Jiang Zemin seharusnya bisa hidup lebih lama.

Ketika pihak PKT mengumumkan berita kematian Jiang Zemin, Tiongkok sedang berlangsung “revolusi kertas putih”. “Revolusi kertas putih” ini dianggap sebagai ancaman serius bagi rezim PKT.

Artikel khusus Epoch Times yang berjudul “Jiang Zemin Telah Mati” menunjukkan bahwa Partai Komunis Tiongkok telah melakukan banyak kejahatan terhadap bangsa dan negara Tiongkok. Lebih-lebih PKT yang di bawah kepemimpinan Jiang Zemin, telah menggerakan seluruh mesin negara untuk melakukan penganiayaan terhadap Falun Gong, membunuh serta pengambilan paksa organ dari tubuh hidup para praktisi Falun Gong di daratan Tiongkok. PKT sudah tidak lagi dapat diharapkan, jadi perlu segera dilenyapkan dari bumi. Kematian Jiang Zemin juga akan mempercepat kehancuran partai jahat ini. (sin)

Sejumlah Petugas Pencegah Epidemi Ber-APD di Beijing Mogok Kerja Minta Pembayaran Upah

0

oleh Zhao Fenghua, Hong Ning

Situasi chaos tak henti-hentinya terjadi dan keluhan publik terus bermunculan akibat penerapan kebijakan ekstrem dalam mencegah penyebaran epidemi di Tiongkok. Baru-baru ini, sejumlah petugas pencegah epidemi di Distrik Chaoyang, Beijing berkumpul di depan kantor berwenang setempat untuk memprotes, dan menuntut upah hasil jerih payah mereka yang belum dibayar.

Selain itu di Kota Shenyang, Liaoning, sebuah rumah sakit tumor menghentikan semua perawatan pasien karena instruksi lockdown. Anggota keluarga pasien mengeluh kepada reporter Epoch Times, mengatakan bahwa lockdown dapat membahayakan nyawa pasien, PKT sama sekali tidak peduli terhadap nyawa manusia, memaksa orang menemui ajal.

Dari video yang diberikan oleh narasumber, terlihat ada puluhan petugas pencegah epidemi berpakaian APD sedang berkumpul di depan Kantor Kecamatan Anzhen di Distrik Chaoyang, Beijing untuk menuntut pembayaran upah mereka. Serempak mereka berteriak : “Bayar upah hasil jerih payah kami !” “Bayar hasil keringat kami !” Bahkan di TKP ada yang mengatakan bahwa uang hasil jerih payahnya itu ia dapatkan dari mempertaruhkan nyawa anaknya” sehingga tidak rela dibiarkan hilang. Berita tentang insiden itu sempat menyebar luas di Internet Tiongkok, sehingga diblokir pihak berwenang.

Pada 29 November, beberapa netizen Weibo mendesak dukungan sosial, mengatakan bahwa petugas pencegah epidemi lokal yang Ber-APD mogok kerja karena masalah upah, sehingga menghadapi kesulitan dalam hidup. Netizen tersebut menyebutkan : “Gedung No. 6, Anhuaxili, Jalan Anzhen, saat ini dalam keadaan terbengkalai”.

Pada hari yang sama, netizen lain memposting tulisan di Weibo yang menyebutkan : “Terjadi juga mengenai perlindungan hak yang terjadi di Jalan Anzhen, tapi sebelumnya adalah warga yang datang untuk menuntut pembukaan blokiran, kali ini giliran petugas pencegah epidemi berpakaian APD yang menuntut instansi untuk membayar upah mereka (rekaman video warga telah disensor pihak berwenang)”.

Warga Beijing : Petugas pencegah epidemi bersama-sama menuntut pembayaran upah

Mr. Lin, seorang penduduk Anzhen, Distrik Chaoyang, Beijing mengatakan kepada reporter Epoch Times pada 30 November, bahwa para personil berpakaian APD sedang mogok kerja, mereka mendatangi kantor pihak berwenang untuk menuntut pembayaran upah.

Mr. Lin mengatakan : “Wilayah di tempat tinggal kami di sini sudah lebih dari 10 hari diblokir. Jelas bahwa meminta gaji terjadi beberapa hari yang lalu. Para petugas pencegah epidemi yang berpakaian APD datang menuntut upah, mereka bersama melakukan pemogokan kerja. Mereka berteriak-teriak di depan kantor pihak berwenang untuk menuntut pembayaran upah. Rekaman videonya disensor, (otoritas) takut sampai warga murka”.

Ms. Liu dari Distrik Anhuali mengatakan kepada reporter Epoch Times pada 30 November bahwa selama periode penguncian, para warga lanjut usia yang tidak tahu cara berbelanja online tidak akan bisa mengisi perut.

“Para pemogok yang meminta pembayaran upah itu adalah mereka yang ditugaskan untuk menjaga pintu gedung yang ditutup. Setelah pemogokan, Gedung No. 6 di Anhuaxili telah ditinggalkan mereka. (Sekarang) tugas itu telah diserahkan kepada sekelompok petugas baru yang ber-APD telah diganti. Situasinya sedikit membaik, hari ini (warga) dapat melakukan tes asam nukleat, dan para pengantar paket boleh keluar masuk. Selama periode penguncian ketat, kasihan para lansia yang tidak dapat berbelanja secara online, mereka sulit untuk mendapatkan makanan”.

Reporter Epoch Times kemudian menelepon dua nomor sambungan telepon di Jalan Anzhen dan Komite Lingkungan Komunitas Anhuali di Jalan Anzhen, tetapi tidak ada yang tersambung.

Anggota keluarga : Rumah sakit tumor tutup dan pengobatan ditiadakan

Kebijakan Nol Kasus dalam mencegah penyebaran COVID-19 menyebabkan keluhan serius dari warga sipil Tiongkok. Pada 29 November, di Kota Shenyang, Provinsi Liaoning, sebuah rumah sakit tumor tiba-tiba ditutup dan menghentikan semua pengobatan terhadap pasien. Mrs. Zheng, anggota keluarga pasien, mengeluh kepada reporter Epoch Times, mengatakan bahwa tampaknya Partai Komunis Tiongkok lebih menghendaki pasien sakit kritis cepat mati.

Mrs. Zheng menuturkan bahwa pada 29 November rumah sakit tumor yang berlokasi di Distrik Dadong, Kota Shenyang, Provinsi Liaoning diblokir karena terdeteksi ada 2 orang staf kebersihan mereka yang positif COVID-19, dan semua operasi bedah dihentikan secara paksa, dan melarang dokter jaga memasuki bangsal untuk merawat pasien tumor atau kanker.

“Pasien dibiarkan tanpa ada yang merawat, dipaksa mati ?!? Sekarang bahkan semua dokter dan perawat tidak diizinkan masuk bekerja, kecuali dokter yang bertugas semua pemeriksaan dan perawatan telah dihentikan. Partai Komunis Tiongkok tidak menghargai nyawa rakyat”, kata Mrs. Zheng.

“Hari ini (30 November) semua pasien diisolasi di Gedung No.3. Mulai pukul 08:00 kemarin pagi, semua pintu akses ditutup, termasuk untuk dokter dan perawat rumah sakit. Hanya beberapa orang perawat yang ditugaskan untuk menjaga bangsal. Semua perawatan dan pemeriksaan yang telah diskedulkan sebelumnya terpaksa ditiadakan. Lebih parahnya lagi, pasien di seluruh gedung dibiarkan tanpa ada yang mengurus. Terus terang, (pasien) dibiarkan menunggu mati dalam gedung”, katanya.

Mrs. Zheng mengatakan bahwa sekarang suara ratapan terus muncul di gedung bangsal, baik pasien serta anggota keluarga mencaci maki pihak berwenang dan berteriak : “Ganyang Partai Komunis Tiongkok !”

Dia mengatakan : “Kebijakan epidemi ketat PKT telah membunuh masyarakat sipil. Orang-orang yang berhati nurani mari kita bersatu untuk mengganyang PKT, iblis jahat tidak berperikemanusiaan !”

Pada 30 November, reporter The Epoch Times mencoba menghubungi ketiga nomor telepon rumah sakit tumor termaksud, tetapi 2 diantaranya tidak tersambung, dan satunya yang merupakan telepon induk tidak ada yang menjawab telepon. Reporter kemudian menelepon Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Distrik Dadong, tetapi telepon juga tidak dapat tersambung. Setelah itu menelepon hotline Komisi Kesehatan Kota Shenyang, yang dijawab oleh petugas jaga bahwa dia tidak tahu menahu soal situasi di masing-masing rumah sakit. (sin)

Surat untuk Vanessa (4) : Bagaimana Berkomunikasi Dengan Alam Semesta?

Fu Yao

Dalam artikel sebelumnya telah dijelaskan tentang para peri yang benar-benar ada, serta orang-orang supranatural yang dapat berkomunikasi dengan langit dan mendatangkan hujan, fenomena “orang buta yang tidak buta” dan peristiwa “kebetulan” yang di luar dugaan. 

Inilah serial terakhir  surat untuk Vanessa, kali ini   kami perkenalkan suatu topik yang sangat menarik, yaitu teknik untuk berkomunikasi dengan alam semesta.

Apakah “Jurus Auman Singa” Benar Adanya?!

Ada sebuah film, jika belum pernah Anda tonton, mungkin pernah Anda dengar, yaitu film 2004 yang dibintangi oleh Stephen Chow berjudul “Kungfu Hustle”. Waktu itu film tersebut sempat booming. Tak hanya di Asia, bahkan sampai ke luar negeri, dan sempat meraih posisi teratas Box Office AS untuk film berbahasa asing. 

Hampir 20 tahun terakhir, film “Kungfu Hustle” masih terus diputar ulang di banyak bioskop, penonton seakan tidak pernah bosan. Selain itu yang paling diminati, selain jurus “Tapak Sakti Buddha” yang dikuasai oleh Stephen Chow muda, tentu saja adalah “jurus auman singa” yang dikuasai oleh nyonya pemilik rumah. Cukup satu aumannya, bahkan dapat membuat “the beast” yang mengaku menguasai kungfu nomor satu di dunia persilatan itu pun bertekuk lutut memohon ampun.

Tak diketahui apakah mendapatkan ilham dari film ini, sejak saat itu dalam banyak acara variety show juga muncul peragaan “auman singa”. Penyanyi profesional menaikkan nada tinggi secara perlahan di depan mikrofon, lalu gelas kaca di dekatnya mulai bergetar, dengan cepat retak dan pecah! Suara pecahan yang jelas dan renyah itu, membuat penonton terkagum-kagum. Lalu apakah “jurus auman singa” itu memang ada?

Tapi kemudian pembawa acara segera menjelaskan. Dikatakan mereka tidak melakukan tipuan apapun, gelas memang pecah akibat getaran suara penyanyi, rahasianya terletak pada “prinsip resonansi”. 

Di saat penyanyi mengeluarkan frekuensi suara yang sama dengan frekuensi resonansi pada gelas, maka dapat membuat kaca gelas tersebut mengalami getaran besar, yang akhirnya dapat memecahkan gelas tersebut. 

Sebelum atraksi penyanyi terlebih dahulu mengetuk gelas, mencari frekuensi nada tetap pada gelas, lalu pada saat bernyanyi akan secara perlahan menaikkan frekuensi suaranya, hingga mencapai tinggi nada yang sama dengan gelas, lalu gelas akan beresonansi dengan suara nyanyian, memperbesar energi gelombang suaranya, bergetar hingga akhirnya gelas itu pecah. Bisa atau tidaknya gelas itu pecah, sepenuhnya tergantung pada kemampuan penyanyi menentukan nada dan kemampuan menguasai pita suaranya sendiri. Tanpa pelatihan profesional dalam hal tarik suara, untuk bisa melakukan hal ini adalah suatu hal yang tidak mudah.

Fenomena Resonansi Dalam Kehidupan

Lalu mengapa cerita hari ini dimulai dari “jurus auman singa”? Karena dalam buku Hayward juga dijelaskan tentang seorang penyanyi memecahkan sebuah gelas arak dengan menyanyikan sebuah nada, yang kemudian juga menimbulkan pembahasan pembuka wawasan banyak orang. Karena Hayward menilai, resonansi adalah semacam cara bagi kita untuk berkomunikasi dengan alam semesta.

Sesungguhnya fenomena resonansi ada di segala aspek kehidupan kita. Telinga kita mengandalkan membran basal pada koklea untuk beresonansi dengan gelombang suara, agar bisa menangkap suara. 

Frekuensi suara yang dapat beresonansi dengan membran basal adalah antara 20~20.000 Hz, dan inilah rentang frekuensi yang dapat didengarkan oleh manusia normal. Begitu juga dengan mata. Reseptor warna atau sel kerucut pada retina mata kita menyaring spektrum kasatmata dengan metode resonansi, lalu informasi gambar dikirimkan ke lapisan korteks serebral lewat saraf optik untuk diinterpretasikan, sehingga kita bisa “melihat” benda.

Ponsel yang kita bawa kemana saja juga menerima sinyal dengan metode resonansi, dalam ilmu listrik disebut “resonansi listrik”. Tetapi yang diterima bukan gelombang cahaya, melainkan gelombang radio. Alam semesta dipenuhi dengan berbagai macam dan berbagai bentuk energi dan sinyal, yang dihantarkan di tengah ruang yang tak terbatas dalam wujud gelombang, sementara gelombang elektromagnetik telah mencakup mayoritas misi yang ada. 

Gelombang ini eksis hampir di semua tempat di ruang kosmik ini, dalam ruang hampa udara pun ia dapat merambat dengan kecepatan cahaya. Sementara itu spektrum kasatmata sama dengan gelombang radio, adalah semacam gelombang elektromagnetik. Panjang gelombang spektrum kasatmata lebih panjang, sedangkan panjang gelombang radio agak pendek, itu saja perbedaannya.

Bagaimana Mendapatkan Energi dari Alam Semesta?

Bicara soal hampa udara, mekanika quantum telah membuktikan konsep “hampa udara tidak hampa” melalui percobaan, menganggap dalam hampa udara walaupun tidak terdapat substansi konvensional, tetapi dapat terdeteksi fluktuasi quantum, jadi, “tidak hampa”. 

Sedangkan di dalam hampa udara juga eksis energi fundamental yang ada dimana-mana, yang disebut “energi vakum” atau disebut juga zero-point energy. 

Fisikawan bernama Harold E. Puthoff malah meneliti lebih lanjut dan berpendapat bahwa pada ruang-waktu manusia ini, kondisi fundamental substansi tidak seperti yang terlihat oleh mata kita yang tetap dan statis, melainkan senantiasa bergerak, dan terus menerus berinteraksi satu sama lain dengan energi titik nol pada lapisan dasar. Ketika kita memanfaatkan interaksi semacam ini untuk dihubungkan ke pola dunia yang lebih besar, akan ditemukan bahwa disana terdapat samudera energi yang sangat besar. Maka hal ini telah memberikan kepada kita peluang untuk menyerap energi dari ruang hampa udara.

Akan tetapi Puthoff mengatakan, konsep terhubung dengan alam semesta, dan menyerap energi darinya, bukan pertama kali diciptakan olehnya, bahkan dalam banyak peradaban kuno sudah ada pernyataan semacam ini. Contohnya, aliran Tao di Tiongkok mengatakan “Qi” (baca: chi ), atau istilah “Prana” yang disebutkan para praktisi Yoga di India, atau energi kehidupan yang disebut “Mana” dalam bahasa Hawaii, semua itu berasal dari alam semesta, suatu energi yang tidak akan ada habisnya bagaimanapun kita mengambilnya, dan yang tidak akan pernah habis terpakai.

Walaupun pandangan Puthoff menuai sejumlah tertawaan, bahkan dicap dengan simbol “ilmu semu” atau pseudosains, namun Hayward sangat mendukungnya. Karena selain meneliti ilmu kehidupan Hayward juga seorang penganut ajaran Buddha, ia mengadakan kelas meditasi di banyak tempat, dan menilai meditasi dapat membantu orang meningkat ke level yang lebih tinggi, berkomunikasi dengan alam semesta, mendapat energi dari alam semesta. Secara konkrit, lewat metode resonansi menimbulkan gema dengan energi tingkat tinggi di alam semesta, dengan demikian barulah energi dapat mengalir. Hayward menambahkan, prinsip resonansi telah menembus seluruh alam semesta.

Ada contoh yang sangat baik terkait memperoleh energi dengan cara resonansi, yakni pengisian induktif (pengisian daya secara nirkabel, red.). Beberapa tahun lalu, ketika Tesla mengemukakan ide pengisian daya tak terbatas, semua orang menertawakannya, dikatakan mana mungkin, tanpa media, bagaimana mengirim daya? Tapi sekarang, ponsel yang dapat diisi daya secara nirkabel sudah ada dimana-mana. 

Dan prinsip pengisian daya, sama seperti ponsel menerima sinyal, yakni mengandalkan fenomena “resonansi listrik” antara dua kumparan elektromagnetik. Sebenarnya dalam percobaan “auman singa” kita juga dapat melihat, dari mana kekuatan yang dapat memecahkan gelas? Bukankah dihantarkan melalui udara dari tubuh sang penyanyi?

Tetapi untuk beresonansi dengan energi tingkat tinggi atau makhluk tingkat tinggi di alam semesta, kita harus terus menerus berlatih untuk menyesuaikan frekuensi tubuh kita, hingga sama dengan frekuensi di sana. Jika dijelaskan dengan kebijaksanaan Tiongkok kuno, yakni harus mencapai tingkatan “langit dan manusia menyatu”, maka efek resonansi ini baru dapat terwujud, kita baru dapat menerima sinyal dari sana, dan memperoleh energi.

Dalam bukunya Hayward mengatakan, sebenarnya banyak kebudayaan kuno telah memahami hal ini. Itulah sebabnya banyak metode kultivasi spiritual menekankan latihan yang berulang-ulang. Berulang kali membaca suatu kalimat dalam kitab suci, atau seperti masyarakat adat berulang kali berlatih semacam tarian atau tabuhan genderang tertentu.

Dalam latihan hari demi hari itu, tubuh kita yang tadinya biasa saja perlahan akan diselaraskan menjadi dapat merasakan kondisi energi tertentu, kita merasa telah menjadi bagian darinya, maka dengan sendirinya, juga dapat menerima informasi dari sana. 

Suatu fenomena yang sangat menarik adalah, orang yang dapat melihat pemandangan dimensi lain, jika Anda bertanya padanya bagaimana bisa melihatnya, biasanya mereka tidak bisa menjawab, hanya dikatakan ia sudah melihatnya, percaya atau tidak terserah Anda. Mungkin bagi mereka, begitu saluran itu terbuka, melihat benda pada dimensi lain sama alaminya dengan melihat dengan mata biasa, atau alamiah seperti ponsel menerima panggilan telepon.

Fraktal

Lalu, mengapa menggunakan efek resonansi dapat menerima informasi dari alam semesta?

Hayward mengatakan, ini mau tidak mau harus menyinggung soal ilmu fraktal yang diciptakan oleh Benoit Mandelbrot. Ia adalah seorang ahli matematika Polandia yang lahir pada 1924. 

Menurutnya, banyak benda di alam ini, seluruhnya atau sebagian memiliki karakteristik “kemiripan diri sendiri”, inilah konsep “fraktal”. Satu contoh yang tipikal adalah Romanesco Broccoli, setiap kuncupnya yang kecil adalah berbentuk pagoda seperti keseluruhan sayuran itu.

Selain itu banyak benda di alam ini yang pada umumnya dianggap kasar atau kacau, sebenarnya juga memiliki karakteristik “kemiripan diri sendiri”. Contoh yang biasanya dikemukakan oleh Mandelbrot adalah garis pesisir pantai. Garis pesisir pantai bila dibesarkan 10 kali lipat atau 100 kali lipat, akan sangat menyerupai bentuk garis pesisir tersebut secara keseluruhan.

Contoh lain lagi, awan yang melayang di angkasa terlihat tidak beraturan, juga tidak stabil. Akan tetapi, para ilmuwan menemukan, setelah lapisan awan diperbesar untuk diamati, bentuk bagian tertentu memiliki pola yang menyerupai awan itu secara keseluruhan. Kemiripan seperti ini bahkan tetap eksis bila diperkecil ke bagian sepersejuta.

Di bidang biologi, fraktal juga acap kali muncul. Pada sel saraf, pada struktur serat yang terbentuk dari aktin, juga dalam proses pergerakan sel, para ilmuwan mendapati fenomena fraktal yang sangat “mirip diri sendiri”. 

Pada saat ini, dalam ilmu biologi sel fenomena fraktal terdapat dimana-mana, mulai dari protein sampai organel sel, dan sampai keseluruhan sel pun dapat terlihat.

Mandelbrot kemudian mengemukakan, kecil hingga sekecil pembuluh darah manusia dan struktur paru-paru, besar hingga sebesar kilatan petir, bahkan galaksi pada alam semesta, memiliki karakteristik yang sama. Ketika ia menggunakan model matematika menampilkan konsep “kemiripan diri sendiri”, seluruh komunitas ilmiah pun gempar. Karena Mandelbrot seolah-olah telah membuktikan teori “sekuntum bunga sebuah dunia” dalam ajaran Buddha dengan metode matematika yang tidak hanya sekedar tingkat spiritual seorang kultivator, terlebih lagi kemungkinan semacam eksistensi secara realita.

Bagi Hayward yang cukup mendalami kebudayaan ajaran Buddha juga menilai demikian, mengatakan keberadaan fraktal telah membuat manusia “melihat tak terbatas dari sebutir pasir”. 

Dipahami dengan konsep fraktal, dunia yang terlihat kacau ini sebenarnya teratur, setiap bagian memiliki pola keberadaannya mulai dari mikro hingga makro. Sebenarnya konsep dalam mekanika quantum juga seperti itu. 

Dalam dunia quantum, seluruh dunia adalah badan utuh yang tak terpisahkan, yang terbentuk dari bagian kecil yang digabungkan, yang dinamis, dan juga bergerak mengalir.

Dalam dunia seperti ini, sekuntum bunga bisa jadi sebuah dunia, satu orang juga bisa jadi sebuah alam semesta, atau sebuah fraktal dari suatu alam semesta besar. Jadi ketika frekuensinya sama, kita dengan sendirinya dapat beresonansi dengan kesadaran energi di alam semesta yang lebih besar. Ibarat hubungan garpu tala dengan piano. Ketika penyetem menyelaraskan nada garpu tala akan diketuk, garpu tala akan mengeluarkan nada alto C, lalu penyetem akan meletakkan garpu tala pada plat tone piano. Jika intonasi di kunci C tengah piano dikalibrasi dengan baik, piano akan beresonansi merespon garpu tala, mengeluarkan suara yang sama. Hayward mengatakan, mungkin inilah cara manusia dapat berinteraksi dengan Tuhan.

Jika kita tidak bisa berkomunikasi dengan dimensi di luar sana, itu berarti frekuensi kita belum dikalibrasi dengan baik, banyak-banyaklah berlatih, memperbaiki/membenahi diri, mungkin pada suatu hari akan bisa melakukannya. Tepat seperti kita melihat percobaan gelas yang digetarkan hingga pecah, jika kita mampu berkomunikasi dengan makhluk tingkat tinggi yang memiliki energi tak terhingga di alam semesta, maka energi yang bisa kita peroleh juga sangat besar.

Pada episode sebelumnya kami telah kemukakan tentang dua orang “pawang hujan”, yang hanya berbekal doa yang sederhana, mereka bisa meminjam kekuatan alam semesta, dan berhasil meminta hujan bagi warga setempat. Padahal masalah ini hingga sekarang, masih merupakan permasalahan yang tidak bisa dijelaskan oleh komunitas ilmiah. Lihat saja apa yang terjadi pada musim kemarau tahun ini tentu Anda mengerti. (Sud/Whs)

Ternyata Duduk Diam Lebih Bermanfaat daripada Berjalan?

Li Luming

Duduk untuk waktu yang lama telah menjadi epidemi global. Ada otot seperti ini di tubuh: Beratnya hanya menyumbang 1% dari berat badan, tetapi selama dilatih, ia dapat membakar gula darah dan lemak di dalam darah, mengurangi pula dampak duduk lama, bahkan konsumsi energinya mirip dengan berjalan kaki.

Duduk lama telah menjadi epidemi dan kurang gerak adalah penyebab utama ke-4 kematian

Duduk (dalam waktu) lama adalah masalah umum dalam gaya hidup manusia modern. Entah itu dikarenakan tuntutan sifat pekerjaan atau perubahan gaya hidup, pendek kata, waktu duduk orang-orang semakin lama. Pada 2012, majalah The Lancet dengan jelas menunjukkan bahwa kekurangan aktivitas fisik dan perilaku duduk lama adalah semacam “epidemi” lain di dunia.

Tren survei menunjukkan bahwa sejak 2007 hingga 2016, waktu duduk setiap hari dari auto-report masyarakat meningkat rata-rata sekitar 1 jam. Sedangkan data dari Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional di Amerika Serikat dan meta-analisis tinjauan sistematis menunjukkan bahwa rata-rata waktu duduk harian untuk orang dewasa sebenarnya jauh lebih tinggi daripada perkiraan yang dilaporkan sendiri, yakni berkisar antara 7 hingga 11,5 jam.

Malas bergerak meningkat seiring dengan bertambahnya usia, angka wanita lebih tinggi daripada pria, dan di negara-negara berpenghasilan tinggi lebih parah.

Salah satu konsekuensi dari kurangnya olahraga teratur dan duduk berlama-lama adalah peningkatan risiko penyakit kardiovaskular yang signifikan. Dibandingkan dengan orang-orang di semua kelompok usia lainnya, mereka yang berusia di atas 65 tahun memiliki tingkat aktivitas fisik terendah dan dengan demikian memiliki risiko penyakit kardiovaskular tertinggi.

Selain itu, kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan penyakit-penyakit seperti stroke, diabetes tipe 2, kanker payudara dan kanker usus besar. Menurut artikel yang diterbitkan The Lancet pada 2017, di antara orang dewasa di atas 25 tahun, tingkat kematian akibat kurangnya aktivitas fisik adalah 17 per 100.000 orang. Menurut perkiraan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kekurangan aktivitas fisik kini telah menjadi penyebab utama keempat kematian manusia, dengan sekitar 3,2 juta kematian setiap tahun disebabkan oleh kekurangan aktivitas fisik.

Otot yang hanya menyumbang 1% dari berat badan dapat meningkatkan metabolisme seluruh tubuh

Marc Hamilton, profesor kesehatan dan kinerja manusia di University of Houston, dan timnya baru saja menerbitkan penemuan terobosan di iScience.

Otot soleus pada betis, meskipun beratnya hanya sekitar 1 kg, yang hanya menyumbang sekitar 1% dari berat badan, tetapi memiliki kemampuan magis. Jika dilatih dengan benar, ia dapat membakar banyak lemak darah dan gula darah, serta meningkatkan metabolisme oksidatif tubuh manusia. Sedangkan tingkat pembakaran yang tinggi ini dapat bertahan selama beberapa jam.

Otot normal biasanya mendapatkan energi dengan memecah glikogen. Sedangkan otot soleus kurang bergantung pada glikogen, ia lebih banyak mengandalkan pada lemak dan gula untuk menyediakan energi, yang membuat otot ini dapat meningkatkan dengan maksimal metabolisme tubuh manusia.

“Kami tidak pernah mengira otot ini memiliki kemampuan seperti ini,” ujar Hamilton.

Otot soleus pada kaki bagian bawah manusia adalah sepotong otot pipih dan panjang yang berbentuk seperti silhouette ikan.

Ia memanjang dari belakang lutut hingga ke pergelangan kaki dan bergabung dengan dua otot lain untuk membentuk trisep kaki bagian bawah. Soleus memiliki luas penampang fisiologis terbesar dari otot betis dan memberikan hingga 71% dari kekuatan betis trisep, ia juga memungkinkan kita untuk dapat mempertahankan postur berdiri.

Ia memiliki kapiler pembuluh darah yang melengkung, menyusut relatif lambat tapi tahan lelah. Dalam otot soleus, mayoritasnya adalah serat berkedut lambat, dengan proporsi rata-rata 80%. Jika dibandingkan, proporsi rata-rata serat berkedut lambat terhadap otot gastrocnemius dan vastus lateralis yang berdekatan adalah sekitar 57%.

Tidak seperti serat berkedut cepat, yang membakar banyak energi dengan cepat selama berolahraga untuk kemudian merasa lelah dan perlu mengaso, berbeda dengan serat berkedut lambat yang membakar energi secara perlahan dan merata, ia dapat membantu serat tersebut bisa tetap beroperasi untuk jangka waktu lama, tidak dapat menghabiskan energi dengan cepat.

Push-up Soleus untuk mengontrol gula darah dan menahan efek dari duduk lama

Terkadang kita mungkin tidak menyadari telah duduk lama, tetapi lebih sering kita tidak dapat menahan diri, seperti perlu bekerja berlama-lama di meja atau memulihkan diri karena sakit, atau daya gerak orang tua atau orang cacat yang memburuk, yang sudah tidak bisa berjalan mantap dan mandiri.

Hamilton secara khusus merancang latihan untuk karakteristik otot soleus yakni: Push-up soleus. Ia memberikan solusi baru bagi orang-orang yang ingin mengubah kebiasaan buruk duduk lama dan orang yang tidak leluasa untuk berdiri dan bergerak.

Dalam percobaan Hamilton, subjek dibagi menjadi dua kelompok, dan mereka masing-masing meminum cairan yang mengandung 75 gram glukosa. Satu kelompok utamanya duduk diam, sementara kelompok lain terus melakukan push-up soleus. Dalam tiga jam berikutnya, dengan menguji indikator yang relevan, peneliti menemukan bahwa orang yang melakukan push-up soleus, homeostasis glukosa-nya meningkat tajam, dengan rata-rata penurunan 52% dalam fluktuasi glukosa darah postprandial dan penurunan rata-rata 60% pada hiperinsulinemia.

Dalam eksperimen Hamilton lainnya, subjek yang melakukan push-up soleus, keseluruhan energi yang dihabiskan adalah 2.25 kali lipat dari kelompok yang hanya duduk diam.

Selain itu, konsumsi oksigen tubuh dalam kelompok push-up soleus, juga dua kali lipat lebih banyak dari kelompok duduk manis. Hal ini dikarenakan push-up soleus ternyata banyak mengonsumsi lemak dan gula dalam darah.

Oleh karena itu, dibandingkan dengan kelompok duduk diam, kelompok orang yang melakukan push-up soleus juga memiliki trigliserida darah yang lebih rendah secara signifikan.

Para peneliti juga menguji konsumsi oksigen otot-otot ekstremitas bawah tertentu dan pengeluaran energi otot-otot ekstremitas bawah dari subjek. Ditemukan bahwa melakukan push-up soleus memungkinkan otot mengonsumsi lebih banyak oksigen daripada berjalan dan berlari di treadmill.

Selain itu, secara keseluruhan, melakukan push-up soleus memiliki rentang gerak yang lebih kecil daripada berjalan, tetapi pengeluaran energinya hampir sama dengan berjalan.

Hal ini lantaran otot soleus dapat menggunakan oksigen secara langsung untuk membakar lemak dan gula dalam darah, dan tidak perlu melalui pemecahan glikogen dalam jumlah besar untuk mendapatkan energi.

Dapat dikatakan bahwa gerakan otot soleus berefek seperti tuas, mengandalkan titik tumpu kecil dapat meningkatkan metabolisme seluruh tubuh.

Bagaimana caranya melakukan push-up soleus?

Push-up soleus sebenarnya sangat sederhana, hanya butuh dilakukan dalam posisi duduk melakukan gerakan mengangkat tumit:         

  1. Pertahankan posisi duduk dengan kaki rata di lantai, kaki selebar bahu, dan rilekskan otot; lutut secara alami dapat membentuk sudut 90 derajat atau kurang.
  2. Angkat tumit Anda ke atas dan bagian depan kaki Anda masih menyentuh tanah, posisi badan tetap diam.
  3. Setelah tumit mencapai titik tertinggi, secara alami jatuhkan hingga menyentuh lantai.

Itulah metode push-up soleus lengkap, ia membuat otot soleus berkontraksi secara efektif.

Perlu diperhatikan, ketika mengambil posisi duduk, lutut ditekuk sekitar 90 derajat, dan pada saat tumit diangkat, otot gastrocnemius di betis hampir tidak bergerak, sedangkan beban hampir sepenuhnya dipikul oleh otot soleus. Dengan cara ini, otot-otot soleus mendapatkan pelatihan yang paling efisien.

Para peneliti juga menjelaskan bahwa meskipun push-up soleus terlihat mirip dengan berjalan, namun mekanisme latihannya berlawanan: Karena struktur tubuh manusia, ketika berjalan pengeluaran energi soleus paling diminimalisir, yakni penggunaan otot soleus justru adalah paling sedikit. Sedangkan gerakan yang dirancang oleh para peneliti ini, justru membalikkan keadaan otot soleus yang mengkonsumsi lebih sedikit energi saat berjalan, dan dengan metode ini otot soleus dapat mengkonsumsi energi secara maksimal. (lin/whs)

Obat Antiansietas Membantu Kucing Bersantai di Klinik Hewan

0

Lee Pickett, VMD

Pertanyaan : Kucing Simba saya adalah kucing rumahan, tetapi dia berubah menjadi singa setiap kali kami pergi ke klinik hewan. Stafnya lembut padanya, tapi dia mendesis dan menggeram, dan aku khawatir dia akan menggigitnya. Apa yang harus saya lakukan?

Jawab : Sebelum kunjungan Anda berikutnya, tanyakan kepada dokter hewan Anda tentang obat antiansietas/anti-kecemasan seperti gabapentin untuk Simba. Ini mudah dicampur dengan makanan kaleng atau diberikan di dalam suguhan. Penelitian pada kucing menunjukkan bahwa obat ini efektif untuk mengurangi stres selama kunjungan ke dokter hewan.

Selain itu, biasakan Simba dengan pembawaannya. Lapisi dengan handuk lembut atau tempat tidur empuk, dan tinggalkan di sudut rumah Anda yang tenang agar ia nyaman tidur di dalamnya. Jika dia tidak menggunakan keranjang, bujuk dia dengan menaruh suguhan atau sepiring makanan kaleng yang enak di dalamnya.

Setelah dia merasa nyaman dengan gendongannya, bawa dia untuk perjalanan singkat di dalam mobil. Ulangi aktivitas ini setiap minggu sampai dia tenang selama berkendara.

Sekitar 30 menit sebelum Anda memasukkan Simba ke keranjangnya untuk perjalanan ke dokter hewan, semprotkan bagian dalamnya dengan Feliway.

Juga, semprotkan handuk dengan Feliway, dan gunakan untuk menutupi keranjang di dalam mobil dan area resepsionis rumah sakit.

Feliway adalah versi sintetis dari feromon wajah kucing yang disimpan kucing saat mereka menggosokkan pipinya ke furnitur, pintu, dan orang favoritnya. Feliway membantu kucing merasa aman, aman, dan tenang.

Jika Simba masih terlalu stres, mintalah dokter hewan Anda untuk merujuk Anda ke ahli perilaku hewan bersertifikat, atau jadwalkan janji temu dengan dokter hewan yang melakukan panggilan ke rumah. Sebelum dokter hewan tiba di rumah Anda, kurung Simba di kamar mandi agar dia tidak bisa bersembunyi di bawah furnitur dan menjadi stres saat Anda menariknya keluar.

Tanya :  Anjing German shepherds saya , Liesl, hampir terus menerus mengalami kerontokan bulu. Apa yang harus saya lakukan tentang ini?

Jawab : Anjing German shepherds dan banyak ras lainnya banyak merontokkan bulu. Seringkali, mereka “meniup” mantel musim dingin mereka di musim semi, sebelum cuaca hangat, dan rontok lagi di musim gugur sebelum mereka menumbuhkan mantel musim dingin mereka.

Ras lain dengan bulu yang tumbuh terus menerus, seperti pudel, rontok sangat sedikit sehingga kebanyakan orang mengira tak rontok sama sekali.

Jika Liesl tidak menggaruk dan kulit serta bulunya terlihat sehat, tanpa ada penipisan, kerontokannya mungkin normal.

Di sisi lain, jika dia kehilangan bulu di pantatnya dan dia menggaruk, dia mungkin terkena kutu. Menyisirnya dengan sisir kutu bergigi rapat akan mengeluarkan kutu atau kotorannya, yang menyerupai bintik lada hitam. Jika dia memiliki kutu, tanyakan kepada dokter hewan tentang obat oral atau topikal untuk membunuh kutu.

Penyebab lain dari penipisan bulu pada anjing adalah penggunaan terapi penggantian hormon topikal oleh manusia. Misalnya, ketika seorang wanita menyemprotkan atau menggosokkan estrogen di lengannya, dia mungkin tanpa sadar mentransfer sebagian ke anjingnya ketika anjing itu menjilati lengannya atau dia memeluk anjingnya.

Pada beberapa anjing, meningkatkan kualitas makanan mengurangi kerontokan.

Jika Anda khawatir, mintalah dokter hewan untuk memeriksa Liesl dan memeriksa hasil labnya. (asr)

Lee Pickett, VMD, mempraktikkan pengobatan hewan pendamping di North Carolina. Hubungi dia di AskTheVet.pet. Hak Cipta 2021 Lee Pickett, VMD. Didistribusikan oleh Creators.com

Badai PHK Menerjang CNN, Terbesar dalam Beberapa Tahun

Dave Ruo

Pada Rabu (30/11), CNN memberitahukan kepada karyawan bahwa PHK telah dimulai,  diperkirakan akan mempengaruhi jaringan berita global. PHK ini adalah terbesar perusahaan dalam beberapa tahun.

Dalam memo semua staf, Chris Licht, yang mengambil alih sebagai kepala eksekutif jaringan media pada  Mei, menggambarkan PHK sebagai “pukulan” bagi perusahaan, memberitahukan staf untuk “melakukan apa saja dengan tim CNN.” Sangat sulit untuk melakukannya. Ucapkan selamat tinggal bahkan kepada satu anggota, apalagi banyak orang.”

Karyawan  dengan cemas mempersiapkan kemungkinan kehilangan pekerjaan sejak Licht menginformasikan perubahan yang “mengganggu” pada bulan lalu.

Licht mengatakan perusahaan akan memberitahukan kepada “sejumlah individu” – terutama kontributor berbayar – pada  Rabu 30 November bahwa mereka telah dipecat.

 “Karyawan yang terkena dampak akan diberitahu pada  Kamis” dan akan “menindaklanjuti dengan rincian lebih lanjut,” katanya.

“Ini akan menjadi waktu yang sulit bagi semua orang,” kata Lichter secara terus terang dalam memo itu.

CNN pada Rabu 30 November menolak untuk mengatakan berapa banyak karyawan yang akan terkena dampak PHK.

PHK terjadi karena perusahaan media sedang dilanda angin sakal ekonomi brutal yang telah memukul industri periklanan. Licht mencatat pada  Oktober bahwa ketika dia mengisyaratkan bahwa pemotongan pengeluaran yang dalam akan segera terjadi, ada “kekhawatiran yang meluas tentang prospek ekonomi global” dan  CNN “harus memasukkan risiko itu ke dalam perencanaan jangka panjangnya.”

Beberapa organisasi media lainnya juga memangkas biaya sebagai respon atas badai ekonomi yang membayangi.

Disney mengatakan minggu lalu bahwa perusahaan perlu melakukan restrukturisasi, dan AMC Networks (AMCX) mengumumkan pada Selasa 29 November bahwa mereka akan memberhentikan 20% dari tenaga kerjanya. Perusahaan media sosial yang juga mengandalkan pendapatan iklan, seperti induk Facebook Meta, juga telah memangkas staf dalam beberapa bulan terakhir.

PHK besar terakhir CNN adalah pada 2018, ketika CNN memecat kurang dari 50 orang karena perusahaan merestrukturisasi operasi digitalnya.

Warner Bros Discovery, raksasa media yang dibebani hutang miliaran dolar dan membutuhkan pemotongan biaya secara menyeluruh, muncul setelah mantan perusahaan induk CNN, WarnerMedia bergabung dengan Discovery awal tahun ini. Merger selesai pada  April, ketika perusahaan mengumumkan akan meluncurkan layanan streaming, CNN +, yang ditutup setelah hanya sebulan berdiri.

CEO Warner Bros. Discovery, David Zaslav berjanji kepada para investor bahwa dia akan menghemat lebih dari $3 miliar dalam organisasi gabungan tersebut.

Setelah Licht mengambil alih sebagai kepala CNN, dia melakukan peninjauan bisnis selama berbulan-bulan. Dia mengatakan pada  Oktober bahwa peninjauan memungkinkan dia untuk mengidentifikasi perubahan yang harus dilakukan. Beberapa dari perubahan tersebut telah diterapkan karena CNN telah melakukan pengurangan kecil pada beberapa operasinya selama beberapa bulan terakhir.

Licht mengatakan dalam memo semua karyawan pada  Rabu 29 November bahwa karyawan yang terkena PHK minggu ini akan diberitahukan baik melalui pertemuan langsung atau melalui Zoom. (hui)

Universitas Diliburkan Hingga Kendaraan Aparat Berkeliaran di Jalanan, Pemblokiran Semu Otoritas atau Penindasan Nyata?

0

Ruili New – NTD

Mari kita perhatikan lagi pengendalian epidemi di Tiongkok. Pada  30 November, Guangzhou secara tiba-tiba mengumumkan pembukaan blokir dan jumlah kasus infeksi terbaru di Guangzhou pada hari itu adalah yang pertama dengan angka tertinggi di negara tersebut. Sungguh sulit untuk memahami kemauan dari pihak berwenang.

Pada 29 November, aksi protes anti-blokade di Tiongkok memasuki hari kelima, dan orang-orang di banyak tempat terus melakukan aksi protes di jalanan.

Di Guangzhou, Distrik Haizhu, salah satu daerah yang tersegel paling parah, aksi protes massal pecah lagi pada 29 November Selasa malam. Pihak berwenang mengerahkan sejumlah besar pasukan polisi untuk menekan aksi massa, menggunakan gas air mata untuk membubarkan kerumunan massa dan menangkap banyak orang. 

Video lainnya menunjukkan bahwa banyak pagar yang dirobohkan hingga berserakan di jalanan, banyak warga yang melempari polisi dengan botol kaca, sementara polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Namun demikian, hanya belasan jam kemudian, Distrik Haizhu di Guangzhou secara tiba-tiba mengumumkan pembukaan blokir pada 30 November sore, dan kemudian banyak distrik menindaklanjuti dan mengumumkan pembukaan blokir tersebut.

Suara speaker berbunyi: “Menurut pemberitahuan pencegahan dan pengendalian epidemi pemerintah, semua pengujian asam nukleat sosial ditangguhkan”

Warga Guangzhou: “sudah buka blokir, sudah buka blokir, sudah buka blokir”

Berita secara tiba-tiba tersebut membuat masyarakat setempat merasa tidak percaya.

Video yang diunggah netizen menunjukkan  pagar besi dibongkar di mana-mana di jalanan. Namun demikian, bisa jadi warga belum sepenuhnya bereaksi terhadap pembukaan blokir secara tiba-tiba tersebut, dan kendaraan serta pejalan kaki yang melintas di jalan tersebut masih sangat sedikit.

Pada saat yang sama, Zhengzhou juga mengumumkan pembukaan blokir pada hari yang sama. Menurut laporan media resmi, mulai pukul 00:00 pada 30 November, warga di luar daerah berisiko tinggi dapat melakukan perjalanan secara normal dengan sertifikat tes negatif COVID-19 yang berlaku dalam waktu 48 jam. Diikuti oleh Chengdu, dokumen pemerintah menyatakan bahwa ketika memasuki dan meninggalkan komunitas, hasil test PCR dan kode kesehatan tidak lagi diperiksa.

Seorang netizen berkomentar tentang ini: “PKT telah mulai belajar membuat konsesi, dan tidak jauh dari disintegrasi.”

Meskipun banyak kota dibuka blokirnya pada saat yang sama, tampaknya PKT telah membuat “gerakan konsesi” terhadap aksi protes nasional yang pecah dalam beberapa hari terakhir, tetapi “membuka blokir” tidak berarti “pembebasan”.

Setelah tiga hari bungkam, media resmi PKT akhirnya mulai merespon apa yang disebut “revolusi kertas kosong”. Mendefinisikan perjuangan sebagai “infiltrasi kekuatan musuh” membutuhkan serangan yang tegas. Para ahli menunjukkan bahwa versi baru dari penumpasan 4 Juni telah dimulai.

Komentator independen Tang Jingyuan berkata : “Ini sebenarnya adalah izin resmi untuk menekan.”

Di satu sisi, PKT secara intensif melakukan interogasi rahasia dan menangkap pengunjuk rasa, mengerahkan sejumlah besar pasukan polisi di tempat umum, dan memperkuat sensor internet.

Di sisi lain, dengan ketat mengontrol mahasiswa. Sejumlah kampus yang dipimpin oleh Universitas Tsinghua, telah mengizinkan para mahasiswa untuk berlibur lebih awal dan kembali ke kampung halaman mereka  Selasa 29 November untuk mencegah mereka terus berpartisipasi dalam protes “gerakan kertas putih” di kampus, dan membuka 71- hari liburan musim dingin yang sangat panjang.

Universitas Tsinghua bahkan secara khusus mengirim pesan teks yang mengingatkan para mahasiswa agar menolak wawancara dari media asing dalam perjalanan pulang ke kampung halaman mereka.

Di provinsi dan kota lain, termasuk Universitas Shanghai Jiaotong, Universitas Zhejiang, South China Agricultural University dan banyak perguruan tinggi serta kampus lainnya, mereka juga telah mengeluarkan pemberitahuan untuk liburan musim dingin lebih awal. Universitas-universitas ini pada dasarnya telah mengatur untuk mengalihkan mata kuliah yang tersisa di semester ini ke pengajaran online. Bahkan ujian akhir akan dilakukan secara online.

Pada saat yang sama, tank dan kendaraan lapis baja berkumpul di jalan-jalan di banyak tempat di  daratan Tiongkok.

Dunia luar khawatir PKT akan menangkap mereka pada langkah selanjutnya. Pada  29 November, 50 pembangkang di luar negeri menerbitkan surat terbuka, meminta militer dan polisi PKT untuk tetap berpikir jernih, tidak menembak jatuh para pengunjuk rasa, dan menghindari terulangnya tragedi pembantaian 4 Juni

Di Shanghai, kota tempat protes publik pertama kali pecah, pihak berwenang masih memperketat kontrol. Beberapa penduduk setempat mengatakan bahwa mereka telah menerima panggilan telepon yang mengancam dari polisi, menyatakan bahwa mereka tidak boleh memposting di Internet atau menerima wawancara dengan wartawan asing.

Pada 29 November, The Paper mengatakan: Kantor Tim Pencegahan dan Pengendalian Epidemi  Shanghai memutuskan untuk mengklasifikasikan 26 distrik di Shanghai sebagai area berisiko tinggi.

Distrik Putuo dan Distrik Huangpu di Shanghai mengeluarkan dua “Pemberitahuan” berturut-turut, mewajibkan penduduk untuk menimbun bahan anti epidemi tak kurang dari 60 hari, dan mulai sekarang memulihkan sepenuhnya mekanisme pencegahan dan pengendalian selama perang pertahanan epidemi.

Sejak pemberitahuan tersebut dikeluarkan setelah aksi protes nasional untuk membuka blokir meletus di berbagai tempat, menimbulkan berbagai asosiasi di antara masyarakat, berspekulasi bahwa pihak berwenang akan menggabungkan “gerakan kertas putih” dengan langkah-langkah pencegahan epidemi untuk lebih mengontrol masyarakat.

Di hari yang sama, kedutaan dan konsulat AS di Tiongkok juga mengingatkan kepada masyarakat agar menyiapkan makanan selama 14 hari secepatnya. Konsulat Uni Eropa dan Jerman di Shanghai mengingatkan warganya untuk menyiapkan makanan selama 21 hari. (hui)

Otoritas Tiongkok Kerahkan Polisi untuk Meredam Aksi Protes, Orang-orang yang Ikut Aksi Dilacak dan Diburu

0

Frank Fang

Polisi anti huru hara Tiongkok dengan pakaian hazmat putih bentrok dengan orang-orang di kota Guangzhou, Tiongkok selatan pada malam 29 November, menurut video online yang dilihat oleh Reuters.

Dalam sebuah video di Twitter, puluhan polisi anti huru hara yang memegang tameng maju dalam formasi di titik yang mana tampaknya seperti penghalang lockdown yang telah dirobohkan, sementara benda-benda dilemparkan ke arah mereka. Belakangan, polisi terlihat mengawal orang-orang dengan borgol menjauh dari lokasi.

Video lainnya menunjukkan orang-orang melempar benda ke arah polisi. Terakhir, video ketiga memperlihatkan orang-orang melarikan diri setelah tabung gas air mata mendarat di antara mereka dan mengeluarkan asap.

Video tersebut direkam di distrik Haizhu, Guangzhou, laporan Reuters, meskipun kantor berita tersebut tidak dapat menentukan urutan kejadian atau apa yang mungkin memicu bentrokan tersebut.

Menurut Reuters, unggahan media sosial menunjukkan bahwa bentrokan itu dipicu oleh pembatasan lockdown lokal. 

Distrik Haizhu menjadi tempat protes besar pada pertengahan November, ketika lebih dari 1.000 penduduk turun ke jalan sebagai protes terhadap tindakan penguncian lokal yang berkepanjangan. Mereka mencari akses yang lebih besar ke makanan, pasokan penting, dan perawatan medis.

Aksi protes pecah di seluruh Tiongkok selama akhir pekan 26-27 November, sebagian didorong oleh kemarahan atas kebakaran mengerikan di wilayah Xinjiang barat jauh Tiongkok yang menewaskan 10 orang dalam laporan  resmi. Pembatasan COVID-19 lokal tampaknya mencegah penduduk melarikan diri dari api dan menunda petugas tanggap pertama untuk mencapai lokasi.

Alasan yang lebih besar di balik protes tersebut adalah meningkatnya ketidakpuasan publik atas kebijakan nol-COVID yang tak henti-hentinya dari rezim komunis Tiongkok, yang membuat orang-orang harus berulang kali melakukan tes dan pengurungan di rumah mereka.

Para pengunjuk rasa menggunakan aksi unjuk rasa untuk menyerukan kebebasan yang lebih besar, sementara beberapa menuntut agar Xi Jinping dan Partai Komunis Tiongkok (PKT) mundur.

Sejak kebakaran mematikan itu, telah terjadi 43 protes publik di 22 kota di Tiongkok, menurut hitungan Nathan Ruser, seorang peneliti di  Australian Strategic Policy Institute.

Tindakan Represif

Dalam menghadapi pertunjukan pembangkangan sipil terbesar yang telah dilihat oleh para pemimpin PKT di Beijing dalam beberapa dekade, pejabat Tiongkok telah mulai melacak pengunjuk rasa hingga bahkan menangkap mereka.

“Salah satu teman saya yang memposting video orang-orang yang menyerukan Xi mundur dibawa pergi oleh polisi tadi malam,” kata seorang warga Beijing yang meminta untuk tidak disebutkan namanya kepada Reuters.

“Teman-teman lainnya yang memposting video serupa harus pergi ke kantor polisi. Sebagian besar ditahan selama beberapa jam dan diminta untuk menandatangani surat yang menjanjikan bahwa mereka tak akan melakukannya lagi. Dan, sebagian besar sekarang telah menghapus postingan mereka.”

Pada 28 November, seorang pengunjuk rasa di Beijing, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya demi keselamatannya, mengatakan kepada AFP bahwa dia dan lima temannya telah dihubungi oleh polisi setempat.

“Dia menyebutkan nama saya dan bertanya apakah saya pergi ke sungai Liangma tadi malam… dia bertanya dengan sangat spesifik berapa banyak orang di sana, jam berapa saya pergi, bagaimana saya mendengarnya,” kata pengunjuk rasa.

Setidaknya 1.000 orang, dipisahkan menjadi dua kelompok, berkumpul di sepanjang Jalan Lingkar ke-3 Beijing dekat sungai Liangma pada 28 November.

“Kami tidak menginginkan masker, kami menginginkan kebebasan. Kami tidak menginginkan tes COVID, kami menginginkan kebebasan,” kata salah satu kelompok meneriakkan, menurut Reuters.

Badan penegak hukum tertinggi rezim Tiongkok, Komisi Urusan Politik dan Hukum Pusat, mengeluarkan pernyataan pada 29 November yang memperingatkan tentang apa yang disebutnya “pasukan musuh”, setelah pertemuan yang dipimpin oleh sekretaris Partainya, Chen Wenqing.

“Pertemuan tersebut menekankan bahwa organ politik dan hukum harus mengambil langkah efektif dengan tegas menjaga keamanan nasional dan stabilitas sosial,” kata pernyataan itu, menurut The Associated Press.

“Kita harus dengan tegas menindak kegiatan infiltrasi dan sabotase oleh pasukan musuh sesuai dengan hukum, dengan tegas menindak tindakan ilegal dan kriminal yang mengganggu ketertiban sosial dan secara efektif menjaga stabilitas sosial secara keseluruhan,” katanya.

Meskipun pernyataan itu tidak mengacu pada protes, Hu Xijin, mantan pemimpin redaksi outlet Global Times yang dikelola negara , bersuara ke Twitter untuk mengatakan itu adalah peringatan terhadap pengunjuk rasa.

“Para pejabat Tiongkok menggunakan bahasa implisit, tetapi mereka juga menyampaikan pesan peringatan yang jelas. Para pengunjuk rasa pasti sudah memahaminya. Jika mereka mengulangi protes tersebut, risikonya akan meningkat drastis.”

Solidaritas untuk Demonstran di Tiongkok

Anggota parlemen dari seluruh dunia telah menyatakan solidaritas mereka dengan para pengunjuk rasa di Tiongkok.

Sementara itu, kelompok hak asasi manusia telah meminta pihak berwenang Tiongkok untuk menghormati hak untuk melakukan protes secara damai.

“Alih-alih menghukum rakyat, pemerintah harus mendengarkan seruan mereka. Pihak berwenang harus membiarkan orang mengekspresikan pikiran mereka dengan bebas dan memprotes secara damai tanpa takut akan pembalasan,” kata Hana Young, wakil direktur regional Amnesty International, dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada 27 November.

“Pemerintah Tiongkok harus segera meninjau kembali kebijakan Covid-19 untuk memastikan secara proporsional dan terikat waktu. Semua tindakan karantina yang menimbulkan ancaman terhadap keselamatan pribadi dan membatasi kebebasan bergerak yang tidak perlu harus ditangguhkan.”

“Pemerintah juga perlu menyelidiki kebakaran Urumqi dengan segera, efektif, dan menyeluruh, untuk menghindari terulangnya kembali, memberikan keadilan kepada para korban dan keluarga mereka, dan menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka responsif terhadap keluhan mereka.” (asr)