Jammes Mattis Tegaskan Artikel Nuklir NBC Ngawur Dan Tidak Bertanggungjawab

0

EpochTimesId – Sekretaris Pertahanan Negara Amerika Serikat, Jammes Mattis, membantah sebuah laporan yang diterbitkan oleh NBC News pada hari Rabu (11/10/2017). Berita itu mengklaim bahwa presiden Trump telah mencari lokasi untuk menambah jumlah gudang peluru untuk senjata nuklir hingga sepuluh kali lipat.

Artikel yang mengutip pernyataan pejabat anonim itu diterbitkan hanya seminggu setelah jaringan berita tersebut menerbitkan artikel lain yang juga dipertanyakan keabsahan narasumbernya. Artikel sebelumnya itu mengklaim bahwa Sekretaris Negara, Rex Tillerson tengah mempertimbangkan untuk mengundurkan diri.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Departemen Pertahanan (DoD), Menteri Pertahanan Amerika itu mengatakan bahwa artikel tersebut ‘sepenuhnya salah’. Dia menegaskan pemberitaan salah dan serampangan seperti itu adalah perbuatan yang tidak bertanggung jawab.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump juga dengan tegas membantah klaim tersebut. Presiden Trump mempertanyakan Kemampuan NBC Dalam menangani pernyataan palsu. Dia menanggapi melalui laman Twitternya bahwa cerita itu adalah ‘kisah dongeng fiksi murni’ dan dibuat dengan sikap merendahkan.

Selama pertemuan dengan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau di Gedung Putih, Trump mengatakan bahwa gudang senjata nuklir Amerika Serikat saat ini sudah cukup. Tidak ada rencana penambahan yang diperlukan.

“Ketika mereka mengatakan bahwa saya menginginkan sepuluh kali lipat dari apa yang kita miliki sekarang, ini sama sekali tidak perlu. Percayalah pada saya. Karena saya tahu apa yang kita miliki saat ini. Terus terang menjijikkan cara pers bisa menulis apa saja yang ingin mereka tulis,” tegas Trump.

Alih-alih meningkatkan jumlah senjata nuklir, Trump mengatakan bahwa dia ingin gudang senjata saat ini dimaksimalkan dan dimodernisasi. Sehingga senjata yang ada siap digunakan setiap saat.

Sekretaris Negara Rex Tillerson sebelumnya juga membantah sebuah artikel NBC News yang mengklaim bahwa dia telah mempertimbangkan untuk mengundurkan diri. Tillerson mengatakan bahwa dia tidak pernah mempertimbangkan untuk mengundurkan diri.

Menteri Luar Negeri Amerika itu pun mengkritik orang-orang yang mencoba menabur perselisihan demi agenda pribadi mereka. Mereka bahkan dinilai rela memfitnah orang lain demi usaha-usaha mereka dalam menghalangi dan menggagalkan program Presiden Trump.

Trump sendiri sudah menegaskan bahwa hubungannya dengan Tillerson masih sangat baik. Para pekerja media dinilai tidak memahami hubungan personal mereka, namun Trump menegaskan bahwa media harus tahu diantara mereka berdua tidak ada masalah serius.

Trump menambahkan bahwa dia tidak akan membatasi kebebasan pers di Amerika Serikat. Namun, dia meminta agar media massa lebih jujur dalam mengabarkan sehingga tidak menjadi penyebar hoax. Walau demikian, dia tidak menutup kemungkinan bahwa lisensi siaran NBC dan jaringannya akan dievaluasi.

“Pada sebuah titik yang tepat, apakah perlu untuk mengevaluasi Lisensi mereka? Tentu saja, jika apa yang mereka lakukan berdampak buruk untuk Negara!” tulis Trupm baru-baru ini dalam akun Twitter-nya.

Komisi Komunikasi Federal (The FCC), Badan Federal independen yang menangani perijinan siaran televisi di Amerika Serikat umumnya tidak mengeluarkan perijinan untuk jaringan televisi. Namun, perijinan siaran diterbitkan untuk masing-masing stasiun siaran. Perijinan stasiun siaran biasanya wajib diperpanjang setiap delapan tahun sekali.

Comcast Corp, yang memiliki NBC Universal, juga memiliki 11 stasiun penyiaran. Termasuk siaran daerah di New York, Washington, Los Angeles, San Francisco, Boston, Dallas dan Chicago.

Saham perusahaan media tersebut dilaporkan turun setelah tweet Trump. Kondisi ini dinilai berpotensi menghadirkan perang kata-kata. Saham Comcast turun 0,8 persen, sementara Disney turun 1,4 persen. Saham anak usaha lainnya, CBS Corp turun 1,2 persen dan Twenty-First Century Fox turun 2,8 persen. (TheEpochTimes/Reuters/NTDTV/waa)

Sekolah Ohio Minta Orangtua Waspadai Drone Coba Culik Anak-Anak

0

EpochTimesId – Sejumlah warga mengabarkan keberadaan drone yang mencoba memikat anak-anak untuk pergi meninggalkan taman bermain di sebuah sekolah dasar di Akron, Ohio, Amerika Serikat. Sebuah pesawat tanpa berawak yang melayang-layang di sekitar taman bermain, berusaha memancing anak-anak untuk pergi mengikuti panduan heli remote control tersebut.

“Pesawat tak berawak itu pertama kali ditemukan oleh penduduk sekitar Pusat Pembelajaran Komunitas Windemere,” ujar Mark Williamson, direktur komunikasi pemasaran di Akron Public Schools, seperti dikutip NTD.TV dari Fox News, Rabu (11/10/waktu setempat.

Beberapa saksi juga mengaku mendengar suara yang berasal dari pesawat tanpa awak itu. Williamson mengatakan bahwa suara itu berusaha membuat anak-anak meninggalkan taman bermain, tapi apa yang sebenarnya dikatakan oleh drone tersebut tidak jelas terdengar oleh para saksi.

Tidak ada gambar yang berhasil memotret drone itu. Para saksi juga tidak ada yang membuat laporan polisi.

Letnan Rick Edwards dari Departemen Kepolisian Akron mengatakan kepada Fox News bahwa tidak ada orang tua atau pihak sekolah yang datang untuk melaporkan drone heli itu. Namun, mereka sudah mengetahui dan memantau bahwa sekolah tersebut telah mengirimkan sebuah surat himbauan kepada orang tua, agar mereka waspada dalam mengawasi anak-anak.

Pesawat tak berawak itu terlihat tiga atau empat kali akhir pekan lalu, seperti tertuang dalam surat sekolah pada para orangtua. Namun, menurut pihak sekolah drone selalu muncul setelah jam sekolah berakhir. Sekolah Umum Akron pun menyarankan orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka jika mereka berada di tempat bermain di luar sekolah.

Pihak sekolah juga meminta orangtua untuk selalu waspada terhadap orang asing. Terutama jika ada orang asing yang mengamati atau mendekati anak-anak ketika bermain diluar rumah pada saat diluar jam sekolah. (waa)

Xinjiang Diisolir Jelang Kongres Nasional Tiongkok

0

EpochTimesId – Menjelang Sidang Tertutup Pimpinan Tiongkok, Kongres Nasional ke-19, Xinjiang mulai terisolir. Wilayah yang terletak di bagian barat laut Tiongkok ini sejak lama menjadi sasaran penindasan oleh rezim komunis Tiongkok.

Provinsi yang sebagian besar wilayahnya dihuni etnis minoritas juga sering diwarnai kerusuhan antar-suku dalam beberapa tahun terakhir. Kekerasan etnis antara warga Uighur dan Han China telah dimanfaatkan dan sengaja dibiarkan oleh polisi.

Menjelang pertemuan politik besar di Beijing guna memilih generasi elite partai yang akan memerintah negara digelar, aparat keamanan tidak ditarik mundur dari Xinjiang. Mereka justru ditugaskan untuk mengisolasi provinsi otonom itu.

Warga di Kabupaten Makit, Prefektur Kashgar dan Prefektur Aksu baru-baru ini mengatakan kepada Radio Free Asia bahwa pihak berwenang polisi setempat mewajibkan orang-orang mendaftarkan identitas mereka jika memiliki senjata tajam. Warga yang mendaftar kemudian mendapat identitas yang dicetak melalui kode QR. Senjata yang wajib didaftarkan termasuk pisau dapur, kapak, pisau saku, dan sekop. Mereka yang tidak mematuhi aturan untuk melapor, maka perkakas tajam tersebut akan disita.

Warga di Hotunsumul County, Bayin’gholin Mongol Otonomi Daerah juga diminta untuk mendaftarkan nama mereka dan nomor kartu identitas nasional saat membeli pisau dapur. Pemerintah Daerah pada wilayah otonom minoritas lainnya, daerah yang sebagian besar dihuni oleh etnis minoritas, juga telah melarang penjualan pisau di toko-toko sejak minggu lalu.

Bahkan, pada situs belanja populer Taobao, pisau yang ditujukan untuk dikirim ke Xinjiang, Tibet, dan Mongolia Dalam juga ditolak. Kebijakan itu dinilai tidak masuk akal karena turut melarang pembelian dan penggunaan alat rumah tangga.

Seperti dikutip TheEPochTimes dari Radio Free Asia versi mandarin, seorang pria etnis Kazakh ditangkap dan dijatuhi hukuman satu tahun penjara hanya karena membeli dua kartu telepon dengan kartu identitas yang sama, pada 10 Oktober 2017 lalu. Di Xinjiang, setiap orang hanya berhak membeli satu nomor saja.

Aturan keras di Xinjiang membuat penduduk setempat sering mengadakan aksi protes dan menimbulkan kerusuhan. Ratusan orang dilaporkan tewas dalam konflik tersebut dalam setahun terakhir.

Kehilangan Rambut Indah Yang Dibuat Menyenangkan Oleh Si Cantik Laura

0

EpochTimesId – Rambut adalah mahkota bagi wanita, demikian juga bagi Laura. Dia menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk merawat rambutnya agar panjang dan berkilau indah mempesona.

Sayangnya, alasan kesehatan membuatnya harus kehilangan mahkota kesayangan. Seperti dikutip EraBaru.Net dari jeromelordet, Dia menderita kanker dan perlu menjalani kemoterapi.

Artinya, rambutnya kemungkinan besar akan rontok. Jadi, dia memutuskan agar kehilangan mahkota ini, terasa sedikit menyenangkan. Maka dia memutuskan membuat potongan rambut pendek, yang akan membantunya beralih ke tahap hidupnya yang baru.

Laura lalu pergi ke New York untuk menemui penata rambut bernama Jerome Lordet di Salon Pierre Michel.

“Laura datang menemui saya untuk memotong rambutnya sebelum ia menjalani kemoterapi. Dua minggu kemudian dia kehilangan semua rambutnya,” jelas Lordet dalam video YouTube tentang keinginan Laura untuk mengubah penampilannya.

Lordet memberi Laura gaya rambut baru yang menyenangkan dan menyegarkan.

Pertama-tama rambutnya dipotong secara horizontal, hingga rambutnya pendek, bahkan bisa dibilang rambut potongan cepak. Lordet tampak bekerja dengan guntingnya dengan penuh konsentrasi, saat dia memotong rambut pendek si Cantik agar menghasilkan hasil yang rapi.

Video ini tidak hanya menawarkan kami dengan makeover hebat, ini juga menunjukkan kepada kita tentang sebuah keberanian nyata dalam menghadapi kesulitan hidup.

Yuk, tonton video di bawah ini untuk melihat hasil transformasi penampilan Laura!

 

Dia juga memotong poni yang sangat serasi membingkai wajah pelanggannya.

Potongan rambut yang dihasilkan benar-benar cantik seperti Linda Evangelista di tahun 90an.

Transformasinya benar-benar mengalami perubahan sangat drastis. Tidak heran jika video tersebut merupakan salah satu makeover rambut paling populer di YouTube.

Video potongan rambut Laura, dilatari dengan iringan musik Christine dan Queens. Salon Katherine melengkapinya dengan riasan makeup. Video itu ditonton lebih dari 15 juta kali di saluran YouTube.

Beberapa pengguna YouTube mengatakan bahwa makeover Laura membuatnya terlihat seperti Anne Hathaway atau Ruby Rose.

“Sampai hari ini saya tidak mengerti mengapa banyak wanita benci rambut pendek. Wajah yang terpapar dari wanita berambut pendek itu sungguh seksi, lebih terbuka, terang, cantik dan menyegarkan!” komentar seorang pengguna Youtube.

“Wah … tampilan ini membuatnya lebih bercahaya dan menonjolkan fitur di wajahnya,” komentar user Youtube lainnya.

Komentar yang lain juga memberikan dukungan untuk Laura agar menerima kenyataan dengan tegar, “Saya sangat sedih karena, sementara dia harus berjuang melawan kanker dan kehilangan rambutnya. Tapi sekarang berkat rambut barunya, dia menyadari bahwa penampilannya tak begitu buruk, justru membuatnya cantik.” (intan/rp)

Jalur Imigrasi Harus Dibayar Mahal oleh Imigran Gelap Tiongkok Menuju AS

0

Oleh: Eva Fu, Epoch Times

Setelah meninggalkan negara asalnya Tiongkok dan memasuki Amerika Serikat melalui sebuah komplotan penyelundupan pada tahun 2014, Zheng Lili mengingat puncak perjalanan berbulan-bulannya, yang membawanya ke seluruh dunia dan menghabiskan puluhan ribu dolar.

“Saya takut mati, terengah-engah, saya pikir saya akan mati di sana.” Pada saat itulah, setelah dia menyeberangi Rio Grande, dia mendengar petugas polisi berkata, “Selamat datang di Amerika!”

Perhentian pertamanya adalah Moskow. Dari sana dia pergi ke Kuba, di mana visa tidak diperlukan untuk warga negara Tiongkok yang tinggal kurang dari sebulan, sebelum akhirnya tiba di Mexico City dan memulai perjalanan mereka ke utara.

Pada kebiasaan Meksiko, pemimpin kelompok Zheng telah memberitahu semua orang untuk memasukkan $ 200 ke paspornya. Mereka kemudian menuju pintu masuk khusus dan melewati tanpa masalah. Bergabung dengan selusin orang lain dari berbagai negara, mereka berangkat pada tengah malam dalam sebuah perjalanan ke Rio Grande Valley. Selama dua hari berturut-turut, mereka berjalan di atas tanah yang dipenuhi nyamuk, terus-menerus bersiap untuk menjatuhkan diri ke tanah untuk menghindari helikopter atau kendaraan patroli.

Zheng menjadi sangat lelah sehingga harus diangkut oleh anaknya dan seorang imigran lainnya. “Kami semua menunggu untuk ditangkap setelah menyeberang, karena mempercepat prosesnya,” katanya kepada The Epoch Times.

Putranya dibebaskan dengan jaminan sebulan kemudian, dan segera diberikan suaka politik karena iman Kristen yang dia pelajari dari neneknya yang taat. Zheng ditahan selama dua tahun.

Pengalaman Zheng Lili tidak unik. 26 Agustus tahun ini, dua puluh tiga orang Tiongkok ditangkap menyeberangi perbatasan Otay Mesa San Diego, sebuah patung terbesar masuk secara ilegal oleh warga Tiongkok melalui Meksiko.

Bersama dengan tujuh orang Meksiko, kelompok tersebut ditemukan saat mereka melewati terowongan lintas negara dari Meksiko. Semua berasal dari Tiongkok tenggara, 22 dari provinsi pesisir Fujian dan satu dari provinsi tetangga Guangdong.

Zheng, juga dari Fujian, tiba di Amerika Serikat pada tahun 2014 dan menghabiskan dua tahun dalam tahanan sebelum dia bertemu kembali dengan suaminya pada tahun 2016. Suaminya, Chen Zhiqiang, adalah seorang imigran gelap: dia telah mendapatkan masuk lebih dari dua dekade sebelumnya dengan sebuah paspor palsu yang didapat di Belanda. Chen dan Zheng adalah keluarga terakhir dari 39 keluarga bermarga Chen di kota mereka yang meninggalkan rumah menuju Amerika Serikat.

Fujian secara historis merupakan salah satu sumber terbesar imigran Tiongkok. Distrik Changle, yang pada akhir 1970-an menjadi salah satu pelabuhan Tiongkok pertama yang dibuka untuk perdagangan internasional, mendapat julukan “Village of Smugglers.” Dari tahun 1980 sampai 2005, lebih dari 200.000 orang telah diperdagangkan ke tujuan luar negeri, menurut Sina, sebuah kelompok media online Tiongkok.

Di Fuzhou, ibu kota Fujian, puluhan ribu “anak tertinggal” tinggal bersama kakek dan nenek mereka, menurut Beijing News. Orang tua, imigran yang tidak sah bekerja di Amerika Serikat, mengirim balita mereka kembali karena mereka tidak memiliki tenaga ekstra atau waktu untuk merawat mereka setelah bekerja keras selama 13 jam sehari atau lebih. Distrik Changle, yang terletak di dekat Fuzhou dan memiliki sekitar 712.500 penduduk, berjumlah 5.000 anak-anak terlahir pada tahun 2012. Hampir setiap rumah tangga lokal memiliki seseorang yang tinggal di luar negeri.

Fujian memiliki tradisi emigrasi yang panjang, dimulai sejak zaman kuno saat pedagang Tiongkok meninggalkan daratan dan menetap di luar negeri, seringkali di Asia Tenggara. Pada awal 1960-an, pelaut Fujian yang bekerja di Hong Kong menemukan bahwa mereka bisa menghasilkan 15 kali lipat di Amerika Serikat, yang memicu gelombang emigrasi pertama ke Barat.

Secara bertahap jaringan yang luas dan industri penyelundupan dikembangkan. “Ketika orang lain keluar dan kami tidak melakukannya, itu membuat kami terlihat buruk,” kata imigran yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Sohu, sebuah situs media Tiongkok lainnya. Penduduk desa di Changle akan memulai kembang api untuk merayakan kapan seseorang berhasil mencapai Amerika Serikat.

“Ada banyak kasus historis orang-orang Tiongkok dibawa ke Amerika Serikat secara ilegal di kapal-kapal, di kereta api, tersembunyi di dalam mobil, melalui terowongan, di pesawat terbang, setiap cara yang bisa dibayangkan manusia untuk menyeberang perbatasan,” Elliot Young, seorang profesor sejarah di Portland, Oregon’s Lewis and Clark College dan penulis buku “Alien Nation,” yang mendokumentasikan sejarah imigrasi Tiongkok ke Amerika Serikat, mengatakan kepada Voice of America.

“Orang Tiongkok termasuk orang pertama yang menemukan cara untuk menghindari kontrol perbatasan,” kata Elliott Young.

Zheng Qi (tidak terkait dengan Zheng Lili), ketua Asosiasi Fukio Benevolent of America, berhasil masuk ke Amerika dengan paspor turis Thailand, menurut U.S.- China Press. Dalam usaha pertamanya yang tidak berhasil, agen perjalanan yang berbasis di Hong Kong memberinya visa perjalanan ke Kanada, yang membawanya ke perbatasan Kanada sebelum dia ditemukan dan dipulangkan.

Lembaga Kebijakan Migrasi memperkirakan sekitar 268.000 imigran ilegal atau tidak berdokumen dari Tiongkok, menjadikan mereka kelompok terbesar kelima di antara lebih dari 11 juta imigran gelap yang berada di Amerika Serikat, dan negara-negara non-Amerika Latin terbesar. Dalam laporan 2016, MPI mengidentifikasi Tiongkok sebagai salah satu sumber imigran terkemuka di dunia.

Selama periode tujuh bulan dari bulan Oktober 2016 sampai Mei ini, patroli perbatasan California menangkap 663 orang Tiongkok yang secara ilegal memasuki Amerika Serikat, sebuah lompatan besar dari hanya 48 selama periode yang sama tahun 2016, dan hanya 5 tahun sebelumnya, NBC 7 melaporkan.

Penyelundup melihat klien Tiongkok lebih menguntungkan daripada orang-orang dari Amerika Latin atau Meksiko, karena komplotan tersebut dapat menuntut biaya lebih tinggi karena rute perjalanan yang lebih panjang. Dalam beberapa dekade terakhir, biaya penyelundupan seorang imigran telah meningkat lebih dari dua kali lipat, meningkat dari $ 30.000 menjadi $ 50.000 sampai $ 70.000, menurut Council on Foreign Relations.

Jarang sekali biaya ini dibayarkan dimuka kepada penyelundup, yang disebut shetou atau “kepala ular” dalam bahasa Mandarin, menurut profesor Elliott Young.

Young mengamati bahwa para imigran biasanya akan mengatur dengan penyelundup dengan sejumlah uang muka, sekitar beberapa ribu dolar, dan “melunasi hutang mereka di Amerika Serikat dengan bekerja dalam bisnis.” “Mereka bekerja di restoran, pabrik garmen dan bisnis lain yang sering menjadi milik orang Tiongkok,”katanya.

Sebuah ungkapan sarkastik Tiongkok menggambarkan kehidupan sehari-hari imigran ilegal saat tiba di Amerika Serikat: “Siang hari di kompor, malam hari di atas bantal, dan akhir pekan di tempat pengacara.” (ran)

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X Dilantik Kembali

0

EpochTimesId – Sultan Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X dilantik kembali menjadi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta periode 2017-2022. Sri Sultan dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, selasa (10/10/2017).

Sri Sultan dilantik bersama Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Paku Alam X sebagai Wakil gubernur DIY. Pelantikan dan Penetapan berdasar Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Yogyakarta.

Pelantikan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Presiden RI yang sekaligus diserahkan oleh Presiden Jokowi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur. Acara ini juga diwarnai kirab dari Istana Negara menuju tempat pelantikan diiringi oleh pasukan kehormatan Paspampres.

Usai dilantik, keduanya diambil sumpah oleh Presiden berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2017 tentang Pengangkatan Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Paku Alam X sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY Masa Jabatan Tahun 2017-2022.

“Demi Allah, saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur/ wakil gubernur dengan sebaik baiknya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan peraturannya dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” Demikian bunyi sumpah keduanya.

Acara pelantikan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Selanjutnya Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo juga memberikan ucapan selamat diikuti oleh tamu undangan yang lain.

Drama Amerika Latin Argentina Lolos Piala Dunia Rusia

0

EpochTimesId – Tim Nasional (Timnas) sepakbola Argentina secara dramatis lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 yang akan digelar di Rusia. Kepastian lolosnya Argentina ke Piala Dunia diperoleh setelah Lionel Messi dan kawan-kawan berhasil mengalahkan Ekuador dengan skor 3-1 pada laga terakhir putaran penyisihan Zona Amerika Latin.

Hat-trick sang Kapten, Lionel Messi menjadi pembeda pada laga yang digelar di Stadion Olimpico Atahualpa, Rabu (11/10/2017) pagi waktu Indonesia. Padahal, Renato Ibarra sempat membungkam skuad Tango ketika laga baru berjalan satu menit, 1-0 untuk Ekuador.

Beruntung, Messi segera bisa menyamakan kedudukan dan memelihara peluang. Tendangannya menjebol jala tuan rumah pada menit ke-12. Bintang Barcelona itu juga berhasil menggandakan gol dan membalik keadaan pada menit ke-20. Skor 1-2 bagi keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum.

Messi memastikan gol ketiganya dengan mempertontonkan aksi individu berkelas pada menit ke-62. Dia menusuk ke kotak pinalti lawan dari sisi tengah lapangan. Setelah berhasil mengecoh dua bek Ekuador kandidat peraih Balon D’Or itu melepaskan sepakan terukur, hingga bola menghujam pojok kanan atas penjaga gawang Ekuador.

Dengan kemenangan pamungkas ini, Argentina melejit naik dari posisi enam menuju posisi tiga klasemen akhir. Tim besutan Jorge Sampaoli berhasil mengumpulkan 28 poin dan meraih tiket langsung ke Rusia.

Albiceleste sebelumnya nyaris tersingkir dari pesta sepak bola tertinggi dunia yang digelar setiap empat tahun. Mereka terseok-seok pada pertengahan kompetisi, karena mondar-mandir di bawah peringkat lolos langsung ke Piala Dunia.

Amerika Latin memperoleh jatah empat Negara yang lolos langsung. Sementara peringkat ke-lima harus melakoni laga play-off dengan pemenang babak penyisihan zona Oceania.

Hingga pagi ini, tiga jatah tiket lainnya menjadi rebutan, untuk peringkat 2, 3, dan 4. Sementara juara grup sudah dikunci oleh Brasil sejak Maret 2017. menjadi tiga tim yang berhak mendampingi Brasil ke Rusia.

Selain Brasil dan Argentina, Uruguay, dan Kolombia berhak melaju ke Rusia tahun depan. Kolombia yang bermain imbang kontra Peru 1-1 mengoleksi 27 poin.

Kejutan pahit justru dialami oleh Chile. Mereka sesungguhnya hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos, sayangnya mereka justru takluk 0-3 dari Brasil pada laga pamungkas. Ironisnya, kekalahan telak ini membuat mereka kalah selisih gol dari Peru. Sehingga Peru lah yang berhak mendapat tiket Play-Off melawan Selandia Baru (juara zona Oceania). (waa)

Dikira Teroris Pengemudi Ditangkap Bawa Senjata Dan Panci Presto Dekat Bandara

0

EpochTimesId – Seorang pria, Santos Zamora, 32 tahun ditangkap karena membawa senapan, pistol, dan sebuah panci presto dalam mobil. Dia ditangkap ketika sedang mengemudi di dekat Bandara Internasional O’Hare di Chicago, Amerika Serikat.

Zamora awalnya dihentikan polisi karena laju mobil yang dikendarainya melebihi kecepatan maksimal. Polisi melihat sebuah kotak senapan di kursi depan. Zamora bahkan mengatakan kepada polisi bahwa dia juga memiliki pistol di antara kakinya.

Polisi lalu menggeledah seisi mobil dan menemukan sebuah senapan di bagasi, bersama dengan panci presto. Pengemudi itu pun ditangkap tanpa perlawanan. Dua penumpang mobil juga sempat ditahan, namun akhirnya dibebaskan tanpa tuduhan, seperti dikutip NTD.TV dari Daily Mail.

Panci presto sering disalahgunakan sebagai bom rakitan oleh teroris, seperti yang digunakan pada serangan teror di lomba ‘Boston Marathon’ pada tahun 2013. Senapan AR-15 yang ditemukan di bagasi mobil, adalah senapan serbu semi otomatis.

Kakak Zamora, Roberto, mengatakan senjata tersebut sebenarnya akan digunakan untuk kegiatan photography atau pemotretan. Keluarga lain yang ditemui di persidangan Zamora mengatakan kepada wartawan bahwa ini hanya kesalahan pahaman yang besar. Zamora dikatakan datang ke Chicago untuk menemui keponakannya yang masih muda.

Kasus ini sempat diselidiki oleh penyidik anti terorisme. Namun, sisa makanan yang ditemukan pada panci presto membuat para penyidik percaya bahwa dia tidak mencoba menggunakannya sebagai bom rakitan. AKan tetapi, walau Zamora adalah penduduk Wisconsin, penyidik mengemukakan fakta bahwa dia tidak membawa surat ijin berupa Kartu Identitas Pemilik Senjata Illinois.

“Kami sedang pergi ke lapangan tembak. Dia tidak paham dengan hukum di Illinois. Dia tinggal di Wisconsin,” ujar Roberto, sang kakak.

Undang-undang Illinois mewajibkan agar senjata yang sedang dibawa tidak berisi peluru. Senjata harus berada dalam keadaan tidak berfungsi atau tidak dapat digunakan ketika dibawa ke luar negara bagian.

Zamora adalah seorang ayah yang bekerja sebagai seorang desainer grafis. Dia dibebaskan sementara dengan uang jaminan sebesar US$ 5.000. Dia diwajibkan datang kembali pada persidangan lanjutan 13 Oktober 2017.

Menurut National Association Rifle Institute for Legislative Action, senjata api dapat diangkut dari satu negara bagian menuju negara bagian lain, namun tanpa terlihat oleh warga lain. Sebab, begitu senjata api terlihat oleh orang lain, maka undang-undang negara bagian Chicago bisa langsung diterapkan.

“Undang-undang federal tidak membatasi individu untuk membawa senjata api yang diperoleh secara legal di seluruh wilayah negara untuk tujuan yang sah. Kecuali yang secara eksplisit dilarang oleh undang-undang federal, seperti penjahat dan orang yang pernah dihukum; orang-orang di bawah dakwaan untuk melakukan kejahatan; orang ‘cacat mental’ atau mereka yang secara tidak sadar berkomitmen terhadap institusi mental; pengguna narkoba ilegal; alien ilegal dan sebagian besar alien non-imigran; veteran yang tidak dipecat; mereka yang telah meninggalkan kewarganegaraan A.S.; buronan; orang-orang yang dihukum karena pelanggaran ringan atas kekerasan dalam rumah tangga; dan orang-orang yang tunduk pada kekerasan dalam rumah tangga tertentu. Oleh karena itu, tidak ada izin federal yang diperlukan (atau tersedia) ketika senjata api dibawa lintas negara bagian,” jelas National Association Rifle Institute for Legislative Action, dalam keterangan tertulisnya.

Pada sejumlah Negara Bagian yang memiliki peraturan yang membatasi kepemilikan senjata api, aparat keamanan dapat menangkap seseorang yang memiliki senjata api kemudian diinterogasi maksud kepemilikan senjata dan kelengkapan perijinannya. Sah tidaknya kepemilikan senjata api dan penggunaannya, kemudian akan ditentukan dalam sidang pengadilan. (waa)

Belanda Merana Gagal Berlaga Pada Piala Dunia Rusia

EpochTimesId – Tim Nasional Sepakbola Belanda hanya menang 2-0 ketika menjamu Swedia di Amsterdam Arena, Rabu (11/10/2017) dini hari WIB. Dengan hasil ini, Belanda dipastikan absen pada putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia.

Pada pertandingan terakhir Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa, dua gol Oranje diborong Arjen Robben pada menit 16′ dan 40′. Gol pertama diceploskan dari titik putih Pinalti.

Kegagalan skuad Oranye ini memang sudah diprediksi banyak pihak. Sebab, untuk lolos melalui babak play-off, Belanda dituntut menang minimal 7-0 melawan Swedia.

Kemenangan ini memang membuat poin Belanda dan Swedia menjadi sama 19 angka dan bercokol di peringkat 3 klasemen akhir grup. Namun, anak asuh Dick Advocaat kalah selisih gol. Sehingga Swedia yang berhak atas tiket Play-Off.

Nasib berbeda dialami oleh Perancis dan Portugal. Mereka berhasil menjadi Juara Grup sekaligus lolos langsung ke Rusia.

Prancis menjadi juara Grup berkat kemenangan atas Belarusia dengan skor 2-1. Anak asuh Didier Deschamps mengumpulkan total 23 poin dari sepuluh laga. Mereka unggul empat poin dari Swedia yang jadi runner-up dan lolos ke babak Play-Of.

Gol Perancis dicetak Antoine Griezmann dan Olivier Giroud dalam laga yang digelar di Stade de France, Saint-Denis, Rabu (11/10/2017) dinihari WIB. Sementara Gol tim tamu dilesakkan oleh Anton Saroka.

Portugal menyusul Perancis ke Rusia setelah mengalahkan Swiss 2-0 di kandang sendiri, Estadio da Luz. Kemenangan ini sekaligus menggusur Swiss dari puncak klasemen. Swiss pun harus rela menjadi runner-up. Mereka masih memiliki kesempatan melaju ke Rusia dengan berlaga pada babak play-off.

Sembilan Negara yang Lolos Langsung ke Piala Dunia 2018 sebagai Juara Grup Zona Eropa yaitu : Prancis, Portugal, Jerman, Serbia, Polandia, Inggris, Spanyol, Belgia, dan Islandia.

Sementara itu delapan Runner UP terbaik yang masih harus berlaga pada babak Play-off. Mereka yang akan memperebutkan empat tiket tersisa adalah ; Swiss, Italia, Denmark, Kroasia, Swedia, Irlandia Utara, Yunani, dan Republik Irlandia. (waa)

Bantuan Bencana Amerika Diduga Dikorupsi Pemerintah Daerah Puerto Riko

0

EpochTimes – Polisi Federal Amerika (FBI) menerima banyak pengaduan dari korban bencana di Puerto Rico. Mereka menuding pejabat pemerintah daerah melakukan korupsi saat mendistribusikan barang-barang bantuan Amerika Serikat (AS) setelah Badai Maria melanda.

Juru Bicara FBI di Kantor Lapangan San Juan, Carlos Osorio, mengatakan mereka memiliki kewajiban untuk memeriksa pengaduan kriminal.

“Banyak keluhan dan pengaduan yang kami terima bahwa pejabat setempat menyalahgunakan persediaan. Kami mengikuti protokol tersebut, dan akan melakukan penyelidikan apakah ada kemungkinan pelanggaran pidana. Kami akan selalu berkonsultasi dengan Jaksa Amerika Serikat, apakah kasus ini bisa diteruskan atau tidak ke pengadilan,” ujar Carlos Osorio.

Pemerintah Amerika Serikat baru-baru ini mengambil alih upaya pendistribusian barang-barang bantuan korban badai di Puerto Riko. Mereka menyalurkan makanan, air, dan obat-obatan langsung kepada mereka yang membutuhkan. Tentara AS mulai membagikan bantuan itu sejak 8 Oktober 2017.

Pengambilalihan ini adalah kebijakan sementara hingga kasus dugaan penyelewengan bantuan menjadi terang. Sebelumnya pemerintah AS hanya mengirimkan bantuan hingga posko utama, sementara pendistribusian diambil alih oleh para Walikota.

Walikota San Juan, Carmen Yulin Cruz Soto yang selama ini terlibat dalam penyaluran bantuan telah diinterogasi oleh FBI.

Cruz sebelumnya menjadi berita utama karena menuduh Presiden Donald Trump tidak memberikan bantuan ke pulau itu. Namun fakta akhirnya terungkap bahwa bantuan sudah diberikan oleh pemerintah Trumnp. Namun, bantuan tersebut malah ditimbun di pelabuhan di bawah kendali Walikota Cruz serta tidak disalurkan.

Sekitar 9.500 kontainer kargo obat, makanan, dan barang lainnya yang ditemukan mengendap di pelabuhan San Juan pada 28 September, seperti dilaporkan oleh CNBC.

Walikota Guaynabo Angel Perez Otero menyebut Cruz tidak mau bekerjasama seperti walikota lokal lainnya. Mereka bergabung dalam pertemuan antara FEMA, pejabat militer AS, dan pemimpin Puerto Rico.

“Saya pernah melihat walikota lain yang berpartisipasi. Dia tidak. Kami menerima banyak bantuan dari FEMA dan Palang Merah, ada banyak bantuan datang kepada kami,” kata Perez Otero, dikutip The Washington Examiner.

Trump mengunjungi Puerto Riko pada 3 Oktober 2017 silam. Dia mengatakan bahwa jalanan sudah bisa dilalui, namun mereka memerlukan supir truk untuk melakukan pendistribusian bantuan. Sayangnya, banyak supir truk yang terkena musibah sehingga tidak bisa segera mengemudikan truk bantuan. (waa)

Jepang Luncurkan Satelit GPS Keempat dengan Presisi Tinggi

Epochtimes.id-Jepang pada Selasa (10/10/2017) meluncurkan satelit keempat untuk sistem penentuan posisi global berpresisi tinggi (GPS). Satelit ini diharapkan akan mendorong bisnis  dan membantu memacu pertumbuhan ekonomi baru.

Melansir dari Reuters, Satelit Michibiki keempat meluncur dari pelabuhan ruang angkasa Tanegashima di Jepang selatan dengan sebuah roket H-2A. Waktu tempu mengorbit lebih dari 28 menit untuk mencapai orbit, demikian Japan Aerospace Exploration Agency.

Memiliki empat satelit yang melewati Jepang dan Australia dengan angka delapan orbit akan memungkinkan sinyal yang tidak terputus dan menempatkan para insinyur yang dipersiapkan pada April lalu untuk mengoperasikan sistem.

Keunggulan GPS Jepang ini dapat menemukan perangkat dalam beberapa sentimeter dibandingkan dengan sistem A.S. yang umum digunakan yang memiliki akurasi sekitar 10 meter.

Jepang berencana untuk memiliki tujuh satelit geo-positioning di orbit pada 2023 mendatang. (asr)

Jutaan Warga Dunia yang Peduli Menyerukan Segera Akhiri Pengambilan Organ di Tiongkok

0

Dengan semakin banyak bukti tentang praktik pengambilan organ tubuh negara di Tiongkok, masyarakat dunia menyerukan agar cahaya segera ditumpahkan.

Doctors Against Forced Organ Harvesting (DAFOH), sebuah organisasi yang didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran tentang fenomena tersebut, baru-baru ini mengumumkan bahwa pada tahun lalu, telah mengumpulkan 245.000 tanda tangan dari orang-orang di seluruh dunia yang meminta Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia untuk membantu mengakhiri praktek tersebut di Tiongkok, di mana penganut praktik spiritual Falun Gong adalah korban utama pengambilan organ.

Petisi tersebut diluncurkan lebih dari lima tahun yang lalu. Sejak itu telah mengumpulkan lebih dari 2,7 juta tanda tangan dari lebih dari 50 negara dan lima benua, menurut direktur eksekutif DAFOH, Dr. Torsten Trey.

Dari 1 Oktober tahun lalu, jumlah tanda tangan terbanyak dikumpulkan berasal dari Eropa, lebih dari 151.000, termasuk Inggris, Ukraina, Prancis, Jerman, Swedia, Spanyol, Rumania, dan banyak lagi.

Lebih dari 32.000 tanda tangan dikumpulkan di Amerika Latin, sementara Amerika Serikat mengumpulkan 6.079 tanda tangan. 2.320 orang Australia menandatangani petisi juga. Online, lebih dari 22.000 orang mengajukan namanya ke petisi tersebut.

Trey mengatakan bahwa petisi tersebut mengirimkan sebuah pesan yang kuat kepada PBB “Permohonan ini muncul seperti sebuah panggung untuk menghubungkan semua suara keprihatinan yang selama ini tidak pernah terdengar,” katanya melalui sebuah wawancara email.

Trey mendesak PBB untuk memberi perhatian serius terhadap kekejaman ini. “PBB telah mengorganisir inspeksi dan investigasi di wilayah lain di dunia, bahkan dengan sedikit perhatian atau kurang jumlah bukti, namun berkaitan dengan Tiongkok, PBB gagal melihat masalah ini.”

Dalam beberapa tahun terakhir, penelitian independen dan laporan Epoch Times sendiri telah mengungkapkan bagaimana industri transplantasi di Tiongkok melejit setelah Jiang melancarkan penganiayaan Falun Gong secara nasional, dengan banyak praktisinya ditangkap dan dijatuhi hukuman penjara.

Petisi tersebut meminta komisioner PBB untuk meminta Tiongkok mengakhiri praktik pengambilan organ paksa tersebut, menyelidiki individu yang melakukan pengambilan organ secara paksa, dan “mengakhiri penganiayaan brutal terhadap Falun Gong, yang merupakan akar penyebab pengambilan organ paksa dari Falun Gong praktisi. “

Falun Gong, juga dikenal sebagai Falun Dafa, adalah praktik perbaikan diri tradisional berdasarkan prinsip inti dari sejati, baik, dan sabar. Manfaatnya terhadap kesehatan fisik dan mental menyebabkan popularitasnya, dengan lebih dari 70 juta praktisi pada tahun 1999, menurut sebuah survei kenegaraan. Praktisi mengatakan jumlahnya mencapai lebih dari 100 juta.

Rezim Tiongkok menganggap kehadiran Falun Gong sebagai ancaman terhadap kekuasaan otoriternya dan memulai sebuah kampanye untuk memberantas praktik tersebut pada tahun 1999. Sejak saat itu, “jutaan orang yang berlatih Falun Gong telah menjalani sesi pemenjaraan yang tidak sah, penyucian otak, dan penyiksaan,” menurut Pusat Informasi Falun Dafa.

Banyak praktisi Falun Gong melaporkan bahwa mereka diberi pemeriksaan fisik dan tes darah saat berada dalam tahanan, sebuah prosedur yang akan menyaringnya untuk kecocokan operasi transplantasi organ. Menurut para peneliti, praktisi Falun Gong adalah sumber organ terbesar.

Sebuah laporan baru-baru ini yang diterbitkan oleh peneliti David Matas, David Kilgour, dan Ethan Gutmann memperkirakan bahwa Tiongkok melakukan 60.000 sampai 100.000 transplantasi per tahun.

Film dokumenter pemenang penghargaan Peabody, “Bloody Harvest,” menjelaskan bahwa pemindahan organ dilakukan sementara jantung korban masih berdetak, mengakibatkan korban meninggal akibat kehilangan darah dan trauma berikutnya. Metode ini memungkinkan organ untuk tetap berada dalam kondisi optimal untuk operasi transplantasi.

Pemerintah di seluruh dunia mulai meningkatkan kekhawatiran tentang sistem transplantasi organ Tiongkok. Pada tahun 2016, Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat dengan suara bulat mengeluarkan Resolusi 343 yang mengecam praktik pengambilan organ Tiongkok.

Parlemen Eropa juga mengeluarkan sebuah deklarasi, meminta para pemimpin politik Eropa untuk membantu menghentikannya.

April ini, parlemen provinsi Wina menjadi ibukota Eropa pertama yang mengecam rezim Tiongkok karena kejahatan pengambilan organ tubuh yang dilakukannya. (ran)

Rezim Tiongkok Masih Bergulat dengan Pejabat Korup yang Lari ke Luar Negeri

0

Pejabat korup adalah penyebab sakit kepala kronis bagi Partai Komunis Tiongkok. Mereka menguras uang negara dan kemudian melarikan diri ke luar negeri dengan barang rampasan mereka. Fenomena ini sangat meresap bahkan ada istilah untuk menggambarkannya sebagai “pejabat telanjang,” untuk mereka yang mengirim istri dan anak-anak mereka ke luar negeri sementara mereka sendirian di Tiongkok mengumpulkan kekayaan.

Pemimpin saat ini Xi Jinping telah menyingkirkan pejabat korup untuk lebih mengkonsolidasikan kekuatannya dan bahkan telah meluncurkan sebuah kampanye untuk meminta ekstradisi dan menangkap mereka yang telah melarikan diri ke luar negeri.

Partai tersebut menggunakan langkah-langkah untuk menjaga para pejabat dalam pengawasan. Pada bulan Juni, Radio Free Asia melaporkan bahwa PKT mengeluarkan larangan bepergian untuk semua pejabat pemerintah. Sebelumnya, pejabat di tingkat deputi dan di atas bisa mengajukan permohonan perjalanan setahun ke depan, tapi pengecualian ini tidak akan diizinkan lagi.

Di tahun-tahun sebelumnya, rezim tersebut terpaksa menyita paspor pejabat untuk mencegah mereka melarikan diri.

Amerika Serikat dan Kanada termasuk di antara tujuan yang paling populer bagi pejabat korup, mengingat mereka memiliki pendidikan tinggi kelas satu, lingkungan yang bersih, sistem hukum yang kuat – dan yang paling kritis, kedua negara belum menandatangani perjanjian ekstradisi dengan Tiongkok.

Dengan perkiraan rezim sendiri, jumlah pejabat yang melarikan diri sangat besar. Dalam sebuah laporan oleh Boxun, sebuah situs berita berbahasa Mandarin luar negeri, sebuah sumber di Beijing membocorkan sebuah survei internal yang dilakukan oleh departemen disiplin PKT, Komisi Sentral untuk Inspeksi Disiplin, yang mengungkapkan bahwa 76,77 persen delegasi dalam Konferensi Konsultatif Politik Rakyat memiliki paspor asing, dibandingkan dengan 57,47 persen delegasi di Kongres Rakyat Nasional. Kedua organisasi tersebut adalah etalase PKT, badan pengesahan dengan stempel tanpa tanda tangan.

Secara total, jumlah tersebut mencapai 84,35 persen pejabat tingkat tinggi (di tingkat biro dan di atas) yang memiliki paspor asing. Survei tersebut juga memperkirakan bahwa di antara pejabat korup yang diselidiki oleh badan pendeteksian pada tahun 2010, jumlah modal yang mereka transfer ke luar negeri bernilai 237,8 miliar yuan (sekitar US $ 35 miliar).

Selama masa depan politik dan ekonomi Tiongkok tetap tidak pasti dan tidak stabil, pejabat yang melarikan diri akan terus menjadi masalah bagi rezim tersebut. (ran)

Twitter Sedang Uji Coba Pembatasan 280 Karakter

0

NEW YORK – Hari-hari dimana twitter sedang membatasi pesan hanya sampai 140 karakter, satu tanda tangan pada jejaring sosial tersebut sejak diluncurkan pada tahun 2006, mungkin dapat ditambah.

Twitter mengatakan pada hari Selasa yang baru lalu bahwa mereka akan memulai tes dengan sampel pengguna acak yang memungkinkan mereka mengirim tweet sepanjang 280 karakter, melipatgandakan kapasitas yang ada, dalam kebanyakan bahasa di seluruh dunia.

Perusahaan yang berbasis di San Francisco ini telah berdiri dengan pesan singkatnya sebagai ciri khas – seperti kicauan dari seekor burung, yang merupakan logo perusahaan – bahkan ketika pengguna menemukan cara di sekitar batasan tersebut, seperti memposting foto teks.

Dalam sebuah posting blog pada hari Selasa, Twitter mengatakan bahwa penekanannya pada keringkasannya tidak akan pernah berubah, namun baru saja bertanya-tanya apakah orang bisa mengekspresikan diri mereka sendiri dengan cukup mudah, merugikan popularitas layanan tersebut.

“Mencoba untuk menjejalkan pikiran Anda ke Tweet – kita semua pernah mengalami, dan itu menyakitkan,” kata manajer proyek Twitter Aliza Rosen dan insinyur perangkat lunak senior Ikuhiro Ihara di pos tersebut.

Karyawan mengakui beberapa pengguna mungkin memiliki “keterikatan emosional” dengan batasan yang berlaku saat ini.

Laporan berita pada bulan Januari 2016 mengatakan bahwa Twitter menjalankan tes internal untuk tweet yang lebih panjang dan mempertimbangkan batas setinggi 10.000 karakter.

Meskipun Twitter ada di mana-mana di media karena sering digunakan oleh Presiden A.S. Donald Trump dan banyak selebriti, perusahaan tersebut telah berjuang secara finansial. Untuk kuartal kedua, dilaporkan terjadi kerugian sebesar $ 116 juta dan nol pertumbuhan jumlah pengguna, pada 328 juta orang. Perusahaan Facebook memiliki 2 miliar pengguna.

Batas karakter yang lebih tinggi terinspirasi oleh bagaimana orang menggunakan Twitter saat menulis dalam bahasa Mandarin, Jepang dan Korea, kata perusahaan itu.

Karakter dalam bahasa tersebut seringkali dapat mengekspresikan lebih banyak dibandingkan dengan pemakaian huruf Romawi, ini berarti pengguna tersebut sudah siap, pada dasarnya, memiliki batas yang lebih tinggi. Mereka juga sering menggunakan Twitter.

“Di semua pasar, ketika orang tidak perlu menjejalkan pikiran mereka samapi 140 karakter dan kenyataannya ada beberapa yang perlu dikecualikan, kami melihat lebih banyak orang yang tweeting,” tulis dua karyawan tersebut.

Uji 280 karakter akan berjalan selama beberapa minggu yang tidak ditentukan dalam semua bahasa kecuali bahasa Mandarin, Jepang dan Korea, kata Twitter. Perusahaan menolak mengatakan berapa banyak orang yang akan disertakan dalam tes ini.

Batas 140 karakter berasal dari penggunaan pesan teks SMS. Pendiri Twitter, termasuk Chief Executive Jack Dorsey, menginginkan batas di bawah kapasitas SMS 160 karakter. (ran)

Islandia Lolos Piala Dunia Untuk Pertamakali

EpochTimesId – Tim Nasional Sepakbola Islandia meraih kemenangan pada laga terakhir kualifikasi Piala Dunia Selasa (10/10/2017) dinihari WIB. Islandia mengalahkan Kosovo dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga yang digelar di Laugardalsvöllur, Selasa (10/10/2017) dinihari WIB.

Gol pada laga itu dicetak oleh Gylfi Sigurdsson dan Johann Gudmundsson. Mereka baru berhasil memecah kebuntuan pada babak ke-dua. Sigurdsson mencetak gol pada menit ke-40 dan Gudmundsson menggandakannya pada menit ke-68.

Dengan kemenangan ini, anak asuh Heimir Hallgrimsson berhasil memuncaki klasemen akhir Grup I Zona Eropa dan memastikan menggenggam tiket lolos langsung ke putaran final Piala Dunia Rusia. Mereka mengumpulkan 22 poin dari 10 pertandingan, unggul dua poin dari Kroasia di posisi runner-up klasemen.

Prestasi ini sekaligus menjadi Piala Dunia pertama bagi sepakbola Islandia.

Namun, prestasi ini bukan menjadi satu-satunya berita baik bagi publik Islandia. Kabar fantastis lainnya adalah, mereka menjadi negara peserta Piala Dunia dengan populasi terkecil sepanjang gelaran Piala Dunia. Islandia tercatat hanya memiliki sekitar 335.000 jiwa penduduk.

Dikutip dari situs Federasi Sepakbola Eropa, UEFA, Islandia hanya memiliki 20.000 orang pemain sepakbola laki-laki dan perempuan. Namun, Negara bagi suku bangsa Skandinavia berhasil mengembangkan sistem pembinaan usia dini dalam beberapa tahun terakhir.

Prestasi ini memang tidak lepas dari pengembangan sistem kompetisi dan pembinaan usia muda. Sebelumnya, mereka juga berhasil melaju jauh pada Piala Eropa dengan menjadi perempatfinalis. Padahal lawan-lawan mereka adalah para raksasa sepakbola dunia.

Sebelumnya, mereka juga hampir lolos ke Piala Dunia 2014 di Brasil. Mereka menjadi runner-up babak kualifikasi grup, dan lolos ke babak play-of. Sayangnya mereka kalah atas Swiss, dan terpaksa menunda keinginan mencicipi kompetisi Piala Dunia.

Dengan lolosnya Islandia ke Piala Dunia, maka rekor Trinidad & Tobago pun terpecahkan. Mereka sebelumnya menjadi tim nasional dari Negara dengan populasi terkecil, yaitu sebesar 1,3 juta juta jiwa pada Piala Dunia 2006. (waa)