Mengapa Tetap Lelah Meski Sudah Tidur Selama 8 Jam? 

Kualitas tidur, ritme sirkadian, dan kondisi kesehatan tersembunyi sering kali lebih penting daripada lamanya waktu di tempat tidur.

Oleh: Sarah Campise Hallier

Selama bertahun-tahun, Patty Schmidt merasa sudah melakukan segalanya dengan benar. Ia tidur pukul 22.00 malam, bangun pukul 06.00 pagi, tidak minum kopi setelah makan siang, dan menjauh dari layar sebelum tidur. Namun hampir setiap pagi ia bangun dengan rasa lelah.

 “Aku pikir aku disiplin soal tidur, tapi tubuhku berkata lain,” ujarnya. “Setiap pagi bangun terasa berat, lalu berusaha bertahan sepanjang hari, dan sore hari aku kembali tumbang.”

Pengalaman Schmidt mencerminkan apa yang dialami jutaan orang: tidur tujuh hingga sembilan jam tidak selalu membuat tubuh benar-benar segar. Riset terbaru menunjukkan bahwa masalah sebenarnya bukan hanya soal durasi tidur, melainkan kualitasnya, proses biologis tubuh di malam hari, serta apakah kita tidur pada waktu yang sesuai dengan jam biologis tubuh.


Ketika Durasi Tidur Tidak Sama dengan Istirahat

Selama sebagian besar abad ke-20, rasa lelah dianggap sebagai tanda kurang tidur. Solusinya sederhana: tidur lebih awal. Namun pandangan itu mulai berubah ketika para dokter mendapati pasien yang tidur cukup lama tetap bangun dalam keadaan lesu. Masalahnya bukan pada lamanya tidur, tetapi pada gangguan kualitas tidur.

“Yang lebih penting adalah kualitas, bukan kuantitas,” ujar Daniella Marchetti, psikolog klinis dan pakar perilaku tidur bersertifikat. 

“Tidur tidak akan terasa menyegarkan jika seseorang tidak mendapatkan cukup tidur dalam tahap dalam (deep sleep) atau REM, atau jika tidurnya terputus-putus. Kadang kita ingat terbangun di malam hari, kadang tidak, tapi gangguan kecil itu tetap mengacaukan siklus tidur.”

Setiap orang memiliki kebutuhan tidur yang berbeda. Yang paling penting bukan berapa lama tidur, melainkan bagaimana waktu tidur terbagi di setiap tahapnya.

Menurut Marchetti, “Tidur yang dalam adalah soal struktur tidur seseorang, bukan sekadar jumlah jamnya.”

Dampaknya tidak bisa disepelekan. Sebuah meta-analisis di BMC Public Health menemukan bahwa kualitas tidur yang buruk, meskipun dengan durasi normal, berkaitan dengan meningkatnya risiko kecemasan, depresi, dan penurunan fungsi kognitif.


Apa yang Bisa Dilakukan

Jika kamu sudah mencoba menjaga “kebersihan tidur” — seperti tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari, mengurangi kafein, dan menjauh dari layar sebelum tidur — namun belum berhasil, Marchetti menyarankan untuk konsultasi dengan ahli tidur.

“Jika kamu kesulitan tidur, sering terbangun di malam hari, atau bangun lebih awal dari yang diinginkan setidaknya tiga kali seminggu selama tiga bulan atau lebih, pertimbangkan terapi kognitif perilaku untuk insomnia,” jelasnya. 

“Dan jika muncul gejala seperti mendengkur keras, tersedak, atau terbangun karena sesak napas, lakukan pemeriksaan tidur agar bisa mendapat diagnosis dan perawatan yang tepat.”


Saat Jam Biologis Tubuh Tidak Selaras

Waktu tidur sama pentingnya dengan tidur yang dalam. Tidur harus terjadi pada waktu biologis yang tepat.

Ritme sirkadian mengatur pelepasan hormon, tingkat kewaspadaan, dan suhu tubuh. Ketika jam biologis ini tidak selaras dengan jadwal harian, walau jam tidur cukup, tubuh tetap merasa kekurangan.

Dalam sebuah studi tahun 2018 di Scientific Reports, ketika jam biologis seseorang tidak sejalan dengan aktivitas hariannya, mereka melaporkan kesulitan fokus, berpikir lambat, dan rasa lelah berlebihan di siang hari.

Menurut Alexandra Wharton, perwakilan pasien gangguan ritme sirkadian dari American Academy of Sleep Medicine, “Jika seseorang cenderung tidur dan bangun jauh lebih lambat dari jadwal normal, mungkin ia mengalami delayed sleep-wake phase disorder (gangguan fase tidur-bangun yang tertunda).”

Marchetti menambahkan, “Ketidaksesuaian ritme ini sering menimbulkan masalah, apalagi jika bertabrakan dengan tuntutan pekerjaan. Jika hal ini terjadi, sebaiknya berkonsultasi langsung dengan spesialis tidur.”

Dr. Clay Lowder, dokter keluarga di Carolina Selatan, menekankan bahwa cahaya dan aktivitas fisik adalah faktor penting yang membantu tubuh mengatur tidur. 

“Seratus tahun lalu, kita terbiasa dengan aktivitas fisik berat untuk bertahan hidup. Sekarang kita harus kembali ke sana — kurangi layar, lebih banyak jalan kaki, atau angkat beban. Tidur yang baik dimulai dari tubuh yang aktif di siang hari,” ujarnya.


Apa yang Bisa Kamu Coba

  • Dapatkan paparan cahaya alami di pagi hari dalam satu jam setelah bangun tidur.
  • Pertahankan jam bangun yang konsisten, termasuk di akhir pekan.
  • Jika jam tidurmu sudah bergeser terlalu malam, geser perlahan — tidur 15 menit lebih awal setiap beberapa hari.

Bagi yang mencurigai adanya gangguan ritme sirkadian, catat pola tidur selama dua minggu dan bawa ke dokter atau spesialis tidur, bersama riwayat kesehatan pribadi dan keluarga.


Saat Kebiasaan Sehari-hari Justru Mengganggu Istirahat

Selain gangguan medis, kebiasaan kecil sehari-hari juga bisa mengurangi kualitas tidur tanpa disadari.

“Saya selalu menyarankan untuk tidak makan dua jam sebelum tidur, karena pencernaan dan tidur tidak cocok berjalan bersamaan,” kata Dr. Lowder. “Hindari stimulan di malam hari — termasuk kafein, beberapa obat, dan waktu layar. Olahraga di siang hari bagus, tapi hindari latihan berat terlalu dekat waktu tidur.”

Ia juga menyinggung sisi mental dari rasa lelah: “Banyak orang menyalahkan diri sendiri, padahal kelelahan adalah sinyal tubuh, bukan kelemahan karakter.”

Yang bisa dilakukan:

Bangun rutinitas relaksasi menjelang malam. Hentikan konsumsi kafein setelah tengah hari, selesaikan makan minimal dua jam sebelum tidur, dan ganti waktu scrolling ponsel dengan membaca buku atau meditasi. Jika terbangun di malam hari, jangan panik. Lakukan pernapasan tenang, baca sesuatu yang ringan, dan sadari bahwa terbangun sebentar adalah hal normal.


Saat Tidur Mengungkap Masalah Lebih Dalam

Tidur tidak berdiri sendiri — ia mencerminkan keseimbangan seluruh sistem tubuh.
Menurut Peter Mansbach, presiden Circadian Sleep Disorders Network, “Tidur yang baik mencakup tahap tidur dalam, REM, dan tahapan di antaranya. Ketika ritme ini terganggu, tubuh bekerja di malam hari bukannya memulihkan diri.”

Penelitian menunjukkan bahwa tidur lama tapi tetap lelah bisa menjadi tanda adanya masalah metabolik atau neurologis yang tersembunyi. Sebuah studi di The Journals of Gerontology menemukan risiko demensia lebih tinggi pada orang yang tidur lama namun tidak merasa segar.

Masalah tersembunyi juga bisa tampak dari gejala yang sering diabaikan. World Journal of Men’s Health mencatat bahwa sering buang air kecil di malam hari dapat terkait dengan gangguan hormon atau fungsi ginjal, dan berdampak pada kualitas tidur serta kesehatan jangka panjang.

Bahkan pada pasien sleep apnea yang sudah menggunakan alat bantu pernapasan (CPAP), sebuah studi tahun 2024 di Sleep Medicine menemukan bahwa banyak yang masih merasa lelah di siang hari. Artinya, terapi saluran napas saja tidak cukup memperbaiki ketidakseimbangan tubuh yang mendasar.

Kesimpulannya: tidur yang tidak menyegarkan bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang lebih dalam, bukan sekadar butuh waktu tidur lebih lama.


Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Malam

Para dokter menyarankan memperhatikan pola-pola berikut:

  • Tidur terfragmentasi: sering terbangun di malam hari atau bangun terasa gelisah.
  • Gangguan pernapasan: mendengkur keras, terbangun karena tersedak, atau sakit kepala pagi hari — bisa jadi tanda sleep apnea.
  • Ketidaksesuaian ritme sirkadian: merasa paling bugar di malam hari tapi lesu di pagi hari.
  • Kelelahan terus-menerus: tidur lama tapi tetap mengantuk seharian — mungkin ada gangguan metabolik atau saraf.
  • Sering buang air malam (nokturia): bisa menjadi tanda gangguan hormonal atau fungsi ginjal.

Jika rasa kantuk berlebih tidak membaik meski kebiasaan tidur sudah sehat, perlu evaluasi lebih lanjut.


Apa yang Ingin Disampaikan Tubuh Lewat Rasa Lelah

Meski studi-studi besar memberi gambaran umum, efek tidur yang tidak berkualitas nyata terasa dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Schmidt, perubahan terjadi saat ia berhenti fokus pada jumlah jam tidur dan mulai memperhatikan hal-hal lain: paparan cahaya pagi, peregangan ringan sebelum tidur, serta jam bangun yang konsisten.

Dalam beberapa minggu, tidur malamnya lebih tenang dan pagi hari terasa lebih ringan.
“Perubahannya cepat terasa,” ujarnya. “Aku akhirnya bisa bangun tanpa tiga cangkir kopi. Aku merasa punya harapan lagi — ternyata tidur yang baik memang mungkin.”

Para dokter menegaskan, kelelahan bukan tanda kelemahan, melainkan sinyal tubuh.
“Rasa kantuk adalah gejala, bukan cacat karakter,” kata Marchetti. “Anggap itu sebagai umpan balik. Dengan begitu, kita bisa mencegah masalah kesehatan yang lebih serius.”

Kelelahan bisa jadi cara tubuh memberi tahu bahwa ada yang perlu diperbaiki. Dengan memahami ritme alami tubuh, menjaga kebiasaan tidur, dan menangani penyebab tersembunyi, pagi yang segar bukanlah hal mustahil. Tidur yang lebih baik selalu bisa dicapai—asal tahu apa yang sebenarnya dibutuhkan tubuh.

Trump Mengaku ‘Ingin Sekali’ Bertemu Kim Jong Un dalam Kunjungan ke Asia 

Presiden AS sebelumnya pernah bertemu dengan pemimpin Korea Utara itu pada 2018 dan 2019.

EtIndonesia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada 28 Oktober bahwa ia “ingin sekali bertemu” dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un selama kunjungannya ke Asia.

Trump saat itu berada di Jepang dalam rangkaian awal tur Asianya ketika ia menyampaikan pernyataan tersebut, sebelum melanjutkan perjalanan ke Korea Selatan akhir pekan ini.

“Saya punya hubungan yang baik dengannya,” kata Trump kepada wartawan. “Saya ingin sekali bertemu dengannya, kalau dia mau, kalau dia bahkan menerima pesan ini. Kami belum membicarakan apa pun, tapi dia tahu saya akan ke sana. Jika dia ingin bertemu, saya dengan senang hati akan melakukannya.”

Ketika ditanya apa yang bisa digunakannya untuk membawa Kim ke meja perundingan, Trump menjawab “sanksi”, dan menambahkan, “Itu sudah cukup besar untuk jadi titik awal. Saya rasa itu langkah sebesar yang bisa dilakukan.”

Trump telah beberapa kali menyampaikan keinginannya untuk bertemu Kim sebelum tiba di Korea Selatan, dan pemerintah Seoul menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut. Namun sejauh ini belum ada rencana resmi untuk pertemuan kedua pemimpin itu.

Kim sebelumnya telah dua kali bertemu dengan Trump pada 2018 dan 2019, saat masa jabatan pertama Trump, sebelum perundingan mereka gagal karena kebuntuan terkait program senjata nuklir Pyongyang. Korea Utara saat ini masih berada di bawah sanksi internasional yang berat terkait program senjata nuklir dan rudal balistiknya.

Pernyataan Trump itu muncul hanya beberapa hari setelah Korea Utara melakukan uji coba rudal balistik hipersonik baru.

Staf Gabungan Militer Korea Selatan menyebutkan bahwa proyektil tersebut diluncurkan dari wilayah dekat Pyongyang pada pagi hari tanggal 22 Oktober dan terbang sejauh sekitar 350 kilometer ke arah timur laut sebelum jatuh di daratan, menurut pejabat militer.

Bulan lalu, Kim Jong Un juga mengisyaratkan bahwa ia terbuka untuk bertemu jika Amerika Serikat mencabut tuntutan agar negaranya menyerahkan senjata nuklir.

“Jika Amerika Serikat bisa melepaskan diri dari pengejaran denuklirisasi yang absurd dan mengakui kenyataan, serta benar-benar menginginkan koeksistensi damai dengan kami, maka tidak ada alasan bagi kami untuk tidak berhadapan langsung dengannya,” kata Kim dalam pidatonya di Majelis Rakyat Tertinggi.

 “Secara pribadi, saya masih memiliki kenangan baik terhadap Presiden AS saat ini, Trump.”

Namun, Kim menolak segala bentuk pembicaraan antara Pyongyang dan Seoul.

“Melalui kesempatan ini, saya ingin memperjelas posisi kami terhadap hubungan dengan Republik Korea (ROK/Korea Selatan),” katanya.
“Kami tidak memiliki alasan untuk duduk bersama mereka dan tidak akan melakukan apa pun bersama mereka. Saya tegaskan, kami tidak akan berurusan dengan mereka sama sekali.”

Sementara itu, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, yang menjabat sejak Juni setelah masa gejolak politik di negaranya, berupaya memperbaiki hubungan dengan Korea Utara.

Menteri Unifikasi Korea Selatan Chung Dong-young, yang menangani urusan hubungan antar-Korea, mengatakan Pyongyang kemungkinan akan mengeluarkan pernyataan menanggapi tawaran Trump pada Selasa atau Rabu, menurut laporan The Korea Herald.

Wacana pertemuan antara Trump dan Kim muncul di tengah menguatnya hubungan antara Pyongyang dan Moskow. Tahun lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin dan Kim menandatangani perjanjian kemitraan strategis, termasuk pakta pertahanan bersama, serta pengiriman tentara, artileri, amunisi, dan rudal Korea Utara ke Rusia untuk mendukung perang Kremlin di Ukraina.

Pada 24 Oktober, Kim mengatakan bahwa hubungan militer kedua negara akan “terus berkembang tanpa henti” dalam pidatonya pada upacara peletakan batu pertama monumen bagi tentara Korea Utara yang berperang di samping pasukan Rusia di wilayah Kursk.

Departemen Pertahanan AS (Pentagon) memperkirakan bahwa antara 11.000 hingga 12.000 tentara Korea Utara telah dikirim untuk berperang di Ukraina dengan imbalan bantuan ekonomi dan teknologi militer dari Rusia.

Sementara badan intelijen Korea Selatan memperkirakan pada September lalu bahwa sekitar 2.000 tentara Korea Utara telah tewas dalam pertempuran tersebut.

Menteri Luar Negeri Korea Utara juga bertemu dengan Putin di Moskow pada 27 Oktober.

(Laporan ini turut berkontribusi dari Reuters.)

Hidup



EtIndonesia. Pada akhirnya, yang harus kita hadapi selalu adalah diri kita sendiri.  Berbagai rintangan, kegagalan, dan ketidaklancaran — semua itu adalah pelajaran wajib dalam perjalanan hidup.

Banyak hal bisa menjatuhkanmu, namun yang benar-benar menjatuhkan adalah sikap hatimu sendiri. Karena itu — belajar mengubah cara pandang adalah satu-satunya jalan keluar.

Mengubah sudut pandang (轉念)  bukan berarti melarikan diri — melainkan memilih melihat dari sisi yang lebih terang ketika badai datang.

Saat kecewa — pilihlah melihat harapan. Saat terpojok — arahkan hati pada perjuangan dan kemungkinan.

Ketika engkau sedang tersesat dalam sakit dan kesedihan, terjerumus ke jurang tanpa cahaya —  itu adalah saat paling penting untuk MEMBALIKKAN NIAT. Untuk melihat secercah cahaya.

Hidup tidak akan berubah hanya karena keluhan kita. Kita mengeluh atau tidak — waktu tetap berjalan. Kita cemas atau tidak — hidup tetap berlangsung.

Yang menderita karena keluhan dan kecemasan itu bukan orang lain — tetapi diri kita sendiri.

Banyak hal bisa mengguncangmu, tapi yang akhirnya menjatuhkanmu hanyalah caramu menyikapinya. Yang bisa kamu ubah — adalah hatimu sendiri.

Pada saat kamu mengganti cara pandang — seketika itu pula kebahagiaan bisa muncul di mana-mana.

Kesulitan bukan akhir dari segalanya.  Jangan selalu merasa hidupmu paling berat — karena selalu ada orang yang menjalani lebih pahit.

Ada hal-hal yang jika kamu lepaskan — justru membuatmu lebih ringan. Ada luka yang jika kamu pandang lebih dalam — justru menguatkanmu. Ada kenyataan yang jika kamu terima — justru membebaskanmu.

Di jalan hidup yang keras — jangan lupa memberi kehangatan pada orang di sampingmu. Di tengah badai hidup — jangan lupa tersenyum pada dirimu sendiri.

Ucapkan pada dirimu: “Aku kuat. Aku mampu. Aku tidak menyerah.”
Karena hanya ketika kita belajar membalikkan pikiran —  kita akan melihat bahwa hidup selalu punya lebih dari satu jalan keluar.

Semoga kebijaksanaan datang pada mereka yang ingin belajar dengan tulus.
Semoga rezeki datang pada mereka yang hemat dan tahu berbagi.
Semoga harapan datang pada mereka yang optimis dan bersemangat.
Semoga keberhasilan datang pada mereka yang pantang menyerah.
Semoga keberuntungan datang pada mereka yang menghargai segalanya.
Semoga kesehatan dan kedamaian tercurah pada selaksa makhluk ciptaan-Nya.(jhn/yn)

BPKN Konfirmasi Kesesuaian Sumber Air dan Proses Produksi Aqua

Jakarta – Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menyatakan bahwa tidak ditemukan pelanggaran hak konsumen terkait klaim sumber air dan proses produksi pada produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Aqua. Pernyataan ini disampaikan usai pertemuan tertutup antara BPKN dan perwakilan manajemen Aqua, yang digelar pada Selasa (28/10/2025).

Ketua BPKN RI, Muhammad Mufti Mubarok, menjelaskan bahwa kesimpulan ini diambil setelah pihaknya menerima penjabaran ilmiah yang jelas mengenai asal-usul bahan baku Aqua. “Hingga saat ini, kami belum menemukan pelanggaran apapun. Persoalan yang ramai dibahas lebih terkait pada aspek iklan. Untuk sumber airnya, jelas kami mengakui bahwa itu merupakan air gunung,” ujar Mufti.

Mufti menambahkan, masyarakat perlu mendapatkan edukasi yang mudah dipahami mengenai jenis-jenis sumber air baku yang digunakan dalam industri AMDK. Hal ini penting mengingat publik seringkali belum dapat membedakan secara detail asal sumber air yang digunakan.

Di tempat yang sama, VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas produk. Vera menyatakan bahwa Aqua merupakan produk yang telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan bahkan menerapkan lebih dari 400 parameter kualitas, yang melebihi ketentuan SNI.

“Setiap produksi AMDK Aqua telah memenuhi seluruh standar dan parameter SNI. Di mana pun pabrik Aqua berada, produk yang dihasilkan memiliki standar dan kualitas yang sama, serta telah disetujui oleh Badan POM,” jelas Vera.

Lebih lanjut, Vera memastikan bahwa klaim “sumber air pegunungan” pada kemasan Aqua sesuai dengan kondisi di lapangan. Pengambilan air tersebut, meski dilakukan melalui proses pengeboran, tetap berasal dari sumber air pegunungan yang dapat dibuktikan secara ilmiah melalui studi geologi dan hidrologi.

“Sumber airnya adalah air pegunungan, sesuai klaim pada label. Namun, cara pengambilannya—seperti industri lain yang menggunakan air tanah dalam—dilakukan dengan pengeboran. Pengeboran adalah metodenya, sedangkan sumber airnya tetaplah air pegunungan,” tegas Vera.

Meski demikian, BPKN memberikan catatan mengenai perlunya penyesuaian dalam materi iklan. Mufti menyatakan bahwa BPKN masih memerlukan masukan dari pakar periklanan untuk menilai apakah terdapat kekeliruan dalam iklan yang digunakan. “Mungkin kami dapat menerima penjelasan yang ada, namun masyarakat membutuhkan penjelasan yang lebih sederhana,” pungkasnya.

Keputusan BPKN ini diharapkan dapat memberikan kejelasan bagi konsumen sekaligus mengedukasi publik mengenai proses dan standar yang diterapkan dalam industri air minum dalam kemasan.

Persaingan AS–Tiongkok Makin Memanas Saat Kunjungan Trump ke Asia, Beijing Gencar Dekati Negara-Negara Kawasan

 ASEAN yang beranggotakan 11 negara juga merupakan mitra dagang terbesar Tiongkok, dengan total perdagangan bilateral mencapai 771 miliar dolar AS tahun lalu.

Catherine Yang – The Epoch Times 

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani sejumlah kesepakatan dagang selama tur ke Asia yang puncaknya akan diwarnai pertemuan dengan pemimpin Partai Komunis Tiongkok (PKT), Xi Jinping, pekan ini. 

Di saat bersamaan, Beijing berupaya memecah solidaritas antara negara-negara Asia dan Amerika Serikat dengan menawarkan berbagai kesepakatan dagang versi mereka sendiri.

Perjalanan Trump ini bertepatan dengan dua pertemuan besar kawasan Asia, yaitu KTT ASEAN di Malaysia dan KTT APEC di Korea Selatan, yang membuka peluang bagi pertemuan bilateral dengan puluhan negara di sela-selanya.

Berikut rangkuman kesepakatan yang dicapai Amerika Serikat dan Tiongkok selama tur ini.


Kesepakatan di ASEAN

Trump tiba di Malaysia pada 26 Oktober 2025, bersamaan dengan dimulainya KTT ASEAN, di mana ia menyaksikan penandatanganan perjanjian damai antara Thailand dan Kamboja—hasil mediasi yang ia bantu fasilitasi.

Pada hari yang sama, Gedung Putih mengumumkan tercapainya kesepakatan dagang dengan Kamboja dan Malaysia, serta kerangka perjanjian perdagangan dengan Thailand dan Vietnam. Selain itu, disepakati pula kerja sama dalam bidang keamanan dan pemberantasan kejahatan lintas negara selama kunjungan satu hari Trump di Malaysia.

Malaysia akan memberi akses preferensial bagi produk pertanian AS dan menurunkan hambatan bagi mobil asal AS. Negara itu juga setuju untuk membeli sejumlah besar produk energi dan teknologi dari AS, antara lain:

  • Gas alam cair senilai 3,4 miliar dolar AS per tahun,
  • Batu bara senilai 42,6 juta dolar AS per tahun,
  • Produk telekomunikasi senilai 119 juta dolar AS,
  • 30 pesawat Boeing, serta
  • Semikonduktor, komponen kedirgantaraan, dan perlengkapan pusat data AS senilai total 150 miliar dolar AS.

Hubungan bilateral AS–Malaysia ditingkatkan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif untuk pertama kalinya, yang memungkinkan kerja sama di bidang keamanan maritim.

Kamboja akan menghapus semua tarif atas produk AS, sementara AS mencabut embargo senjata terhadap Kamboja dan memperluas program pelatihan militer bagi perwira Kamboja. Kedua negara juga sepakat melanjutkan kembali latihan pertahanan gabungan serta kerja sama memberantas kejahatan lintas negara seperti perdagangan narkoba dan penipuan daring.

Thailand sepakat menghapus sebagian besar tarif atas produk industri, pangan, dan pertanian AS, serta memperkuat kerja sama dalam penyelidikan sindikat penipuan daring.

Vietnam akan memberi akses pasar yang lebih besar bagi produk industri dan pertanian AS. Beberapa perusahaan Vietnam telah menandatangani nota kesepahaman untuk membeli produk pertanian AS senilai 2,9 miliar dolar AS. Vietnam juga akan membeli 50 pesawat Boeing senilai lebih dari 8 miliar dolar AS.

Namun, sebelum perjanjian final ditandatangani, Vietnam harus menyelesaikan reformasi perlindungan hak kekayaan intelektual dan standar regulasi.

ASEAN sendiri merupakan mitra dagang terbesar Tiongkok, dengan total perdagangan dua arah mencapai 771 miliar dolar AS tahun lalu.

Saat Trump berada di Malaysia, Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang berbicara di KTT ASEAN pada 27 Oktober dan menyerukan agar negara-negara anggota bersatu melawan “proteksionisme” dan tarif perdagangan, serta mendorong “reformasi sistem tata kelola global.”

Trump sebelumnya menegaskan bahwa tarif diberlakukan untuk mengatasi defisit perdagangan dan hambatan tidak adil dari negara lain, serta untuk menghentikan ekspor prekursor fentanyl dari Tiongkok yang disebutnya sebagai pemicu krisis opioid di Amerika.

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr., yang negaranya akan menjadi ketua ASEAN pada 2026, menantang klaim damai Beijing dengan menyinggung insiden agresi kapal Tiongkok terhadap kapal Filipina di Laut Tiongkok Selatan.

Pada hari terakhir KTT, blok ASEAN menandatangani versi 3.0 perjanjian perdagangan bebas dengan Tiongkok, yang mencakup sektor baru seperti ekonomi digital dan ekonomi hijau.

“Peningkatan ini akan semakin mengurangi hambatan perdagangan, memperkuat rantai pasok, dan membuka peluang di sektor-sektor pertumbuhan masa depan,” ujar Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong.


Mineral Penting

Langkah Beijing pada awal Oktober yang membatasi ekspor logam tanah jarang (rare earth) meningkatkan ketegangan menjelang pertemuan Trump–Xi.

Trump menanggapi bahwa kendali Tiongkok atas logam tanah jarang bukanlah keunggulan besar jika digunakan dengan risiko kehilangan akses pasar AS.

Dalam masa jabatan keduanya, Trump mempercepat diversifikasi rantai pasok global dari ketergantungan pada Tiongkok. Setelah menandatangani perjanjian mineral penting dengan Australia pada 20 Oktober, ia mengatakan:

“Sekitar setahun dari sekarang, kita akan punya begitu banyak mineral penting dan logam tanah jarang hingga kita tak tahu harus menggunakannya untuk apa.”

Menurut negosiator perdagangan AS, Beijing bersedia menunda pembatasan ekspor logam tanah jarang selama satu tahun sambil meninjau ulang kebijakan tersebut.

Trump juga menandatangani perjanjian mineral penting dengan Thailand, Malaysia, dan Jepang.

Kesepakatan dengan Thailand dan Malaysia mencakup pertukaran informasi, investasi, dan kerja sama geosains, termasuk seminar akademik dan perlindungan industri dari praktik perdagangan tidak adil.

Sementara kerangka kerja sama dengan Jepang mencakup dukungan bersama untuk penambangan dan pemrosesan mineral penting, pembentukan cadangan nasional, penyederhanaan regulasi, dan investasi dalam waktu enam bulan setelah penandatanganan.


Perdana Menteri Jepang yang Tegas

Sanae Takaichi, perdana menteri wanita pertama Jepang, menegaskan bahwa Amerika Serikat adalah sekutu paling penting Jepang dan menyatakan dukungan terhadap Taiwan, isu yang sangat sensitif bagi Beijing.

Dalam pertemuannya dengan Trump pada Senin lalu, keduanya menandatangani “Deklarasi Menuju Era Keemasan Baru Aliansi AS–Jepang.”

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di Istana Kenegaraan pada 27 Oktober 2025 (@JPN_PMO)

Gedung Putih mengumumkan beberapa proyek dari investasi Jepang senilai 550 miliar dolar AS, termasuk di bidang energi, kecerdasan buatan, mineral penting, dan manufaktur.

Trump menyebut Jepang akan menjadi “sekutu terkuat” Amerika Serikat.

Pada Selasa, Trump menyampaikan pidato di hadapan pasukan AS di kapal induk USS George Washington di pangkalan angkatan laut Yokosuka, Jepang, yang turut dihadiri oleh Takaichi.

Perdana Menteri Takaichi berjanji meningkatkan anggaran pertahanan menjadi 2 persen dari PDB sebelum Maret dan merevisi strategi keamanan Jepang sebelum akhir 2026.

“Tatanan internasional yang bebas, terbuka, dan stabil kini terguncang hebat oleh perubahan keseimbangan kekuasaan dan meningkatnya persaingan geopolitik,” katanya.

“Di kawasan sekitar Jepang, aktivitas militer dan tindakan dari Tiongkok, Korea Utara, dan Rusia menimbulkan kekhawatiran serius.”

Beberapa tahun terakhir, militer Tiongkok makin agresif di Indo-Pasifik dan bahkan sempat melanggar wilayah Jepang.

Pada Selasa, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi menelepon Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi, membahas hubungan bilateral dan isu Taiwan, menurut laporan Global Times milik pemerintah Tiongkok.

Namun, versi pernyataan dari pihak Jepang tidak menyebutkan adanya rencana pertemuan antara Takaichi dan Xi Jinping.

Motegi menyampaikan keinginan untuk membangun hubungan Jepang–Tiongkok yang konstruktif dan stabil, namun juga menyoroti kekhawatirannya atas pembatasan ekspor logam tanah jarang, agresi militer Tiongkok di Kepulauan Senkaku, larangan impor daging sapi Jepang, serta kekerasan terhadap warga Jepang di Tiongkok.

Pada hari yang sama, Motegi bertemu Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, dan keduanya menegaskan kesamaan kepentingan keamanan nasional.

“Ini adalah era baru yang menarik bagi hubungan AS–Jepang, dibangun di atas fondasi kerja sama selama puluhan tahun, kini dimodernisasi untuk menghadapi tantangan zaman baru,” kata Rubio.

Xi Jinping dijadwalkan tiba di Korea Selatan untuk KTT APEC pada 1 November, dan diperkirakan akan bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, serta beberapa kepala negara lain, meski Beijing belum menyebutkan negara mana saja.

(Travis Gillmore dan Reuters turut berkontribusi dalam laporan ini.)

Korut Mengklaim Telah Melakukan Uji Coba Rudal Jelajah Menjelang Kunjungan Trump ke Korsel

Korea Utara mengumumkan pada Selasa (28/10/2025) bahwa pihaknya telah menembakkan rudal jelajah dari laut ke permukaan menjelang kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke Korea Selatan.

EtIndonesia. Negara yang menjadi rival AS dan didukung oleh Tiongkok itu mengatakan rudal tersebut ditembakkan ke arah perairan barat negaranya. Kantor berita resmi Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), menggambarkan uji coba tersebut sebagai keberhasilan dan menyatakan bahwa senjata itu akan membantu memperluas jangkauan operasi militer nuklir rezim tersebut.

Pengumuman uji coba rudal dilakukan setelah Trump tiba di kawasan Asia untuk menghadiri serangkaian pertemuan dengan para sekutu utama Amerika Serikat.

 Korea Utara mengumumkan uji coba itu hanya beberapa jam sebelum Trump dijadwalkan berangkat dari Jepang menuju pertemuan puncak dengan para pejabat Korea Selatan.

Dalam jadwalnya, Trump akan tiba di kota Gyeongju, Korea Selatan — lokasi pelaksanaan pertemuan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) tahun ini yang menjadi tuan rumah Korea Selatan. 

Trump dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dijadwalkan hadir bersama dalam acara tersebut.

Selain itu, Trump juga akan bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam salah satu pertemuan puncak di Korea Selatan.

Peluncuran rudal terbaru Korea Utara ini terjadi setelah negara tersebut melakukan uji coba rudal balistik jarak pendek minggu lalu, yang menurut Pyongyang melibatkan teknologi hipersonik baru.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan setelah uji coba itu, Staf Gabungan Militer Korea Selatan menyatakan bahwa mereka telah mendeteksi aktivitas terkait rudal di Korea Utara dan telah bersiap menghadapi peluncuran yang dilakukan pada hari Selasa tersebut.

Menurut Staf Gabungan Korea Selatan, rudal jelajah itu diluncurkan sekitar pukul 15.00 waktu setempat ke arah perairan barat Korea Utara. Namun, rincian lebih lanjut mengenai uji coba tersebut masih dalam proses analisis militer.

Korea Utara di bawah pimpinan Kim Jong Un belakangan mengalami peningkatan kemampuan militer yang signifikan setelah menjalin hubungan lebih erat dengan Rusia. Sebagai imbalan atas bantuan teknologi dari Moskow, Korea Utara dilaporkan mengirimkan pasukan ke garis depan perang Rusia di Ukraina.

Kim dan rezimnya kini semakin memusatkan perhatian diplomatik pada Rusia, terutama setelah pembicaraan nuklir berisiko tinggi antara Kim dan Trump pada 2019 berakhir tanpa hasil.

Uji coba terbaru Korea Utara ini diumumkan tidak lama setelah Rusia melaporkan keberhasilan uji coba rudal jelajah bertenaga nuklir Burevestnik, yang diklaim mampu mengelilingi bumi tanpa terdeteksi radar.

Trump tiba di Asia Tenggara awal pekan ini, dengan kunjungan pertama ke Malaysia. Dalam pertemuan dengan para pejabat Malaysia dan negara-negara lain di kawasan, Trump memperoleh sejumlah kesepakatan penting terkait bahan mineral langka dan ketidakseimbangan perdagangan.

Pada hari Minggu, Trump mengumumkan empat kesepakatan dagang baru dengan Malaysia dan beberapa negara lainnya.

Keesokan harinya, Trump tiba di Tokyo untuk bertemu dengan para pejabat Jepang, termasuk Perdana Menteri Sanae Takaichi, serta menghadiri upacara penyambutan bersama Kaisar Naruhito.

Trump kemudian berangkat dari Tokyo menuju Korea Selatan pada Selasa malam sekitar pukul 20.00 waktu AS Timur (ET), dengan pertemuan puncak dijadwalkan dimulai sekitar pukul 21.40.

Laporan ini juga berisi kontribusi dari Associated Press.

Perampokan Besar Abad Ini di Museum Louvre Alami Terobosan Besar: Dua Tersangka Ditangkap

Kasus perampokan besar di Museum Louvre yang mengguncang dunia akhirnya mengalami perkembangan penting. Setelah hampir sepekan penyelidikan intensif, polisi Prancis pada 25 Oktober 2025 malam berhasil menangkap dua tersangka, salah satunya ditangkap saat hendak meninggalkan Prancis dari Bandara Charles de Gaulle. Namun, publik masih sangat penasaran karena jejak harta karun yang dicuri itu hingga kini belum ditemukan.

EtIndonesia. Kantor Kejaksaan Paris menyebutkan kedua tersangka perampokan di Museum Louvre ditangkap di wilayah pinggiran Paris pada Sabtu 25 Oktober 2025 malam.

Laporan media menyebutkan bahwa kedua pria tersebut berusia sekitar 30 tahun dan berasal dari daerah pinggiran Paris. Polisi menjelaskan bahwa DNA yang dikumpulkan dari tempat kejadian membantu mengidentifikasi keduanya. Sebelumnya, kedua tersangka ini sudah beberapa kali terlibat dalam kasus perampokan dan tercatat dalam basis data kepolisian Prancis.

Jaksa Laure Beccuau mengatakan kepada media bahwa salah satu tersangka ditangkap di Bandara Charles de Gaulle saat hendak naik pesawat menuju Aljazair, sementara tersangka lainnya ditangkap di wilayah pinggiran Paris.

Perampokan besar yang dijuluki “Perampokan Abad Ini” ini telah menelanjangi kelemahan besar dalam sistem keamanan Museum Louvre, dan memicu kemarahan publik yang luas. Beberapa anggota parlemen Prancis bahkan menyebut insiden ini sebagai “aib nasional”.

Media Prancis melaporkan bahwa di area tempat kejadian perampokan, sekitar sepertiga ruang pameran Louvre tidak dilengkapi dengan kamera pengawas (CCTV).

Hingga saat ini, keberadaan perhiasan yang dicuri masih belum diketahui. Polisi menegaskan bahwa penyelidikan akan terus dilanjutkan, mereka akan mengejar semua pelaku yang terlibat dan memperkuat sistem keamanan di Museum Louvre. (Hui/asr)

Laporan oleh reporter magang NTD, Tian Xin – diterjemahkan dan disunting

Filosofi Hidup dari Sepasang Sepatu


EtIndonesia. Ini adalah kisah nyata yang terjadi di Amerika Serikat. Pada malam Natal bersalju yang sangat dingin, seorang anak laki-laki berdiri di depan sebuah etalase toko sepatu. Dia menatap lekat-lekat sepasang sepatu yang sangat indah. Sudah tiga puluh menit dia berdiri di sana — tanpa bergeser sedikit pun.

Pemilik toko merasa heran. Dia keluar dan bertanya lembut: “Nak, kamu ingin apa?”

Anak itu berkata dengan polos: “Paman, bisakah Paman membantu saya berdoa kepada Tuhan… supaya Dia memberikan saya sepatu itu? Saya sangat menyukainya.”

Si pemilik tersenyum dan berkata: “Baik. Tapi masuklah dulu.”

Dia mempersilakan si bocah duduk, lalu berkata : “Tunggu sebentar. Biar saya masuk ke dalam dan berdoa untukmu.”

Sekitar sepuluh menit kemudian, pemilik toko keluar dan berkata: “Doamu sudah saya sampaikan. Tuhan berkata… Dia tidak bisa langsung memberimu sepasang sepatu. Tapi Dia bisa memberimu sepasang kaus kaki.  Kenakan kaus kaki ini — lalu carilah sepatumu sendiri.”

Sambil berkata demikian, dia memandikan kaki sang anak dengan air hangat, membersihkannya dengan hati-hati, lalu memakaikan kaus kaki baru yang lembut dan hangat. Dia mengantarkan anak itu keluar dengan senyum.

Tiga puluh tahun berlalu.

Pada suatu hari Si pemilik toko menerima sepucuk surat.

“Paman, apakah Paman masih ingat anak kecil yang berdiri menatap sepatu di jendela toko Paman tiga puluh tahun lalu?

Paman memberi saya sepasang kaus kaki, dan kalimat yang tidak pernah saya lupakan:  ‘Tuhan tidak bisa memberimu langsung sepasang sepatu — tapi Dia bisa memberimu kaus kaki, agar kamu sendiri yang mencari sepatumu.’

 Kini saya sudah menemukan sepatu itu.”

Surat itu ditutup dengan nama:
— Abraham Lincoln, Presiden Amerika Serikat

Makna kisah ini amat dalam: Buddha tidak bisa memberimu tujuan hidup. Buddha hanya bisa menunjukkan jalan. Langkahnya — harus kamu ambil sendiri.

Jika hari ini kamu berkata: “Aku ingin tercerahkan. Aku ingin bertumbuh. Aku ingin berubah.” 

Kalimat itu tidak boleh hanya kamu ‘harap’. Dia harus lahir dari tekadmu sendiri.

Karena semua perubahan sejati — hanya bisa terjadi dari dalam ke luar.

Itulah sebabnya, dalam tradisi spiritual — ada kekuatan besar dalam sumpah batin.

Ketika seseorang berdiri tegak di hadapan saksi Dharma dan menyatakan: “Mulai hari ini, hidupku akan berubah.”  — maka sesuatu benar-benar terjadi dalam dirinya.

Karena arah baru kehidupan dimulai dari satu titik: kekuatan niat dari hati.

Perubahan hidup — selalu diawali oleh kejelasan tujuan. Tanpa arah, tidak ada transformasi.  Tanpa tekad, tidak ada kebangkitan. (jhn/yn)

Sidang Pleno Keempat Baru Selesai, Partai Komunis Tiongkok Siapkan “Pisau Tajam” untuk Lanjutkan Pembersihan Besar di Tubuh Militer

EtIndonesia. Kedutaan Besar Partai Komunis Tiongkok (PKT) di Korea Utara baru-baru ini mengadakan resepsi peringatan, dan dari laporan resmi yang dipublikasikan di situs web kedutaan tersebut, publik menemukan bahwa Komisaris Politik Universitas Pertahanan Nasional PKT kini bukan lagi mantan sekretaris pribadi Xi Jinping, Zhong Shaojun, melainkan telah digantikan oleh Xia Zhihe.

Pada saat yang sama, Wang Renhua, Jenderal Bintang Tiga yang menjabat sebagai Sekretaris Komisi Politik dan Hukum Komisi Militer Pusat (CMC), diam-diam dihapus dari daftar pejabat tinggi, memicu spekulasi luas. Para analis menilai bahwa setelah Sidang Pleno Keempat (四中全會), PKT kini mempercepat pembersihan besar-besaran di kalangan militer.

Selain itu, baru-baru ini di jalanan Beijing, seseorang memasang spanduk anti-komunis dengan tulisan yang menyebut PKT sebagai “sekte jahat anti-manusia,” menandakan krisis legitimasi kekuasaan rezim ini semakin parah.

Perubahan Jabatan di Militer: Zhong Shaojun Digantikan

Menurut laporan situs web Kedutaan Besar Tiongkok di Korea Utara, pada 25 Oktober malam, kedutaan mengadakan resepsi peringatan 75 tahun “Perang Melawan Agresi AS dan Membantu Korea”. 

Acara itu dihadiri lebih dari 140 orang, termasuk Komisaris Politik Universitas Pertahanan Nasional Xia Zhihe, yang sedang berkunjung ke Korea Utara.

Dari laporan tersebut terlihat bahwa Xia Zhihe telah menggantikan Zhong Shaojun sebagai Komisaris Politik Universitas Pertahanan Nasional.

Zhong Shaojun adalah mantan sekretaris pribadi Xi Jinping saat Xi masih menjabat di pemerintahan daerah. Setelah Xi berkuasa, Zhong yang tidak memiliki latar belakang militer diangkat menjadi Direktur Kantor Komisi Militer Pusat. Namun pada April 2024, Zhong tiba-tiba dicopot dari jabatannya. Saat itu, banyak rumor beredar bahwa ia telah dipindahkan ke Universitas Pertahanan Nasional, meski pihak resmi tak pernah mengkonfirmasi hal itu.

Penulis kolom Epoch Times, Wang He, menjelaskan: “Dalam beberapa tahun terakhir, PKT sangat menutup rapat informasi tentang dinamika dan perombakan di tubuh militer. Biasanya, publik baru tahu seseorang dipindahkan setelah dia muncul di posisi baru.”

Zhong Shaojun, yang merupakan anggota Komite Sentral ke-20 PKT, baru saja menghadiri Sidang Pleno Keempat. Namun hingga kini, PKT belum mengumumkan secara resmi pencopotannya, dan arah kariernya berikutnya masih tidak jelas.

Pada Sidang Pleno Keempat Komite Sentral PKT pada Oktober 2025, sebanyak 61 orang tidak hadir, sehingga banyak kursi kosong di ruangan tersebut. (Tangkapan layar dari CCTV)

Jenderal Wang Renhua Hilang dari Daftar, Diduga Bermasalah

Sementara itu, situs resmi Komisi Politik dan Hukum Pusat (China Chang’an Net) memperbarui daftar pejabat tinggi pada 25 Oktober, dan nama Wang Renhua telah dihapus dari daftar anggota komisi.

 Ia juga tidak muncul di depan umum selama berbulan-bulan dan tidak menghadiri Sidang Pleno Keempat, menimbulkan dugaan bahwa ia telah ditangkap atau sedang diselidiki.

Wang He berkomentar: “Dari situasinya saat ini, sepertinya Wang Renhua memang sudah jatuh. Ia kemungkinan terhubung erat dengan Miao Hua.”

Gelombang Pembersihan Baru di Tubuh Militer

Menjelang Sidang Pleno Keempat, otoritas PKT secara mendadak mengumumkan pemecatan sembilan jenderal bintang tiga, termasuk Miao Hua dan He Weidong, dengan tuduhan korupsi.

Sehari setelah sidang berakhir, Harian Tentara (militer resmi PKT) menerbitkan editorial yang menekankan bahwa “kasus Miao Hua dan He Weidong menunjukkan bahwa tidak boleh ada tempat bagi unsur korup dalam militer.”

“Editorial seperti ini tentu saja penuh dengan retorika muluk. Faktanya, Xi Jinping sedang berusaha keras mempertahankan kendalinya atas militer dan berupaya memutus hubungan dirinya dari para jenderal yang korup yang justru dia sendiri angkat. Namun, sekeras apa pun dia berusaha, sulit menyangkal kenyataan bahwa Miao Hua dan He Weidong—orang-orang kepercayaannya—adalah pusat dari lingkaran korupsi para jenderal tingkat tinggi,” ujar peneliti di Institut Penelitian Keamanan Pertahanan Nasional Taiwan, Shen Mingshi. 

Sembilan jenderal senior yang digulingkan pada 17 Oktober 2025. Getty Images, Baidu, Namuwiki, Domain Publik, CCTV

Tiga Posisi di Komisi Militer Masih Kosong

Komunike Sidang Pleno Keempat menunjukkan bahwa Zhang Shengmin, anggota Komisi Militer Pusat, telah dipromosikan menggantikan He Weidong sebagai Wakil Ketua Komisi Militer Pusat. Namun pada 24 Oktober, dalam pertemuan Komisi Tetap Komisi Disiplin Pusat (CCDI) yang disiarkan CCTV, tidak terlihat satu pun perwakilan militer hadir, termasuk Zhang Shengmin sendiri yang tidak tampak di tempat.

Para analis menilai bahwa tiga kursi kosong di jajaran Komisi Militer Pusat serta berbagai kejanggalan pasca-sidang menandakan bahwa gelombang pembersihan besar di tubuh militer PKT masih akan berlanjut.

Wang He menegaskan: “Sistem PKT adalah seperti mesin penggiling daging. Di dalamnya tidak ada moral, tidak ada keadilan, dan tidak ada prosedur yang sah. Semua bergantung pada kekuasaan—siapa yang paling kuat, dia yang menentukan. Dalam sistem seperti ini, tidak ada satu pun orang yang benar-benar aman, dan justru sistem seperti inilah yang menjadi bencana terbesar bagi Tiongkok.”

Pada 25 Oktober 2025, tak lama setelah berakhirnya Sidang Paripurna Keempat Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (PKT) ke-20, dua spanduk anti-PKT muncul di sebuah jalan di Distrik Sanlitun, Beijing. Spanduk tersebut mengecam partai tersebut sebagai sekte jahat anti kemanusiaan.
(Tangkapan layar dari media sosial oleh The Epoch Times)

Spanduk Anti-Komunis Muncul di Beijing

Saat ekonomi Tiongkok anjlok dan rakyat semakin menderita, pada 25 Oktober di Beijing, seseorang memasang spanduk bertuliskan:

“Hakikat Partai Komunis adalah sekte jahat yang menentang kemanusiaan. Mereka akan membawa bencana tak berkesudahan bagi Tiongkok. Mari kita bangun Tiongkok baru yang bebas, manusiawi, dan berdasarkan hukum.”

Foto-foto spanduk ini beredar luas di internet dan menarik perhatian besar dari publik. (Hui/asr)

Laporan oleh Tang Rui dan Luo Ya / New Tang Dynasty Television

Axios Melaporkan : Netanyahu Serang Gaza Tanpa Konsultasi dengan Trump

EtIndonesia. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu kemungkinan tidak mengoordinasikan keputusannya untuk menyerang Jalur Gaza dengan Presiden AS, Donald Trump, Axios melaporkan.

Israel mengirimkan video kepada Gedung Putih dan CIA yang memperlihatkan militan Hamas sedang mempersiapkan penemuan jenazah sandera untuk Palang Merah. Para pejabat AS dilaporkan mengatakan mereka tidak menganggap hal ini sebagai pelanggaran signifikan oleh Hamas dan mendesak Israel untuk tidak mengambil tindakan radikal.

Para pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Axios bahwa Netanyahu mengadakan pertemuan untuk membahas kemungkinan tanggapan atas tindakan Hamas. Meskipun dia disarankan untuk menyerang Gaza, dia tidak membuat keputusan khusus dan dilaporkan mencoba menghubungi Trump.

Kemudian, militan Hamas menyerang pasukan Israel di Gaza selatan. Ini setidaknya merupakan insiden kedua sejak gencatan senjata dimulai. Setelah serangan itu, Netanyahu memerintahkan serangan segera di Jalur Gaza.

Axios mencatat bahwa peristiwa-peristiwa ini tampaknya telah mengubah perhitungan Netanyahu, dan kemungkinan besar dia tidak membahas tanggapannya dengan Trump – tidak ada konfirmasi mengenai percakapan apa pun.

Situasi di Gaza

Pada 28 Oktober, Israel melancarkan serangan udara di Gaza setelah Hamas menolak mengembalikan jenazah para sandera dan melanggar gencatan senjata.

Para militan secara efektif merusak kesepakatan yang digariskan dalam rencana perdamaian AS untuk Gaza.

Rincian lebih lanjut tentang situasi terkini di wilayah kantong Palestina tersebut tersedia dalam materi dari RBC-Ukraina. (yn)

Ahli Gizi: Mengapa Enam Jenis Makanan Ini Baik untuk Kulit

EtIndonesia. Beberapa jenis makanan sehari-hari mengandung nutrisi yang dapat membantu melawan penuaan, memperbaiki warna kulit dan elastisitasnya, serta melindungi kulit dari kerusakan. Menurut Keri Gans, ahli gizi terkenal dan ahli diet terdaftar dari New York, pola makan berperan besar dalam menentukan kesehatan kulit secara keseluruhan. 

Berikut penjelasannya tentang mengapa enam jenis makanan berikut bermanfaat bagi kulit.

1. Almond

Almond merupakan sumber asam lemak dan antioksidan yang baik, serta kaya akan vitamin E.

Sebuah penelitian awal dari Klinik Dermatologi Universitas California, Davis, menunjukkan bahwa wanita pascamenopause yang mengkonsumsi sekitar 2 ons (sekitar 30 gram) almond per hari selama 16 minggu mengalami penurunan signifikan dalam tingkat keparahan dan lebar keriput, dibandingkan dengan kelompok yang tidak mengkonsumsinya.

2. Ikan Salmon

Penelitian menunjukkan bahwa salmon dan jenis ikan berlemak lainnya kaya akan asam lemak Omega-3, yang dapat memperkuat fungsi pelindung kulit, mengurangi peradangan akibat sinar ultraviolet (UV), serta mencegah hiperpigmentasi.

Omega-3 juga membantu menarik kelembapan ke dalam sel-sel kulit, membuat kulit tampak kenyal dan mengurangi keriput.

3. Stroberi

Satu cangkir stroberi mengandung 108% dari kebutuhan harian vitamin C tubuh.

Vitamin C berperan penting dalam pembentukan kolagen — semakin banyak kolagen, semakin kencang kulit wajah.

 Selain itu, vitamin C juga membantu memperbaiki dan menjaga DNA, serta meningkatkan kemampuan regenerasi sel kulit.

4. Ubi Jalar (Kentang Manis)

Ubi jalar kaya akan vitamin A, antioksidan kuat yang berfungsi mempertahankan dan memperbaiki sel kulit, melawan radikal bebas penyebab penuaan dini, serta menghambat pertumbuhan sel kanker kulit.

Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kulit kering dan bersisik.

Sebuah ubi jalar berukuran sedang mengandung vitamin A sekitar dua kali kebutuhan harian pria dan tiga kali kebutuhan harian wanita.

5. Kacang Arab (Chickpea)

Kacang Arab, serta jenis kacang-kacangan lainnya, mengandung seng (zinc) — antioksidan kuat dengan sifat anti-inflamasi.

Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan seng dapat mengganggu produksi sebum (minyak alami kulit) yang penting untuk menjaga kesehatan kulit, dan dapat menyebabkan jerawat pada berbagai usia.

6. Cokelat Hitam (Dark Chocolate)

Cokelat hitam mengandung flavanol, senyawa yang dapat membantu menetralkan efek buruk paparan sinar matahari dan bahkan memperbaiki kerusakan kulit akibat sinar UV.

Sebuah studi menemukan bahwa konsumsi rutin kakao yang kaya flavanol berdampak positif terhadap elastisitas dan kerutan wajah.

Namun perlu diingat, meskipun cokelat hitam memiliki manfaat bagi kulit, konsumsi harian sebaiknya tidak melebihi 1 ons (sekitar 30 gram). (Hui/asr)

Laporan disusun oleh Jin Jing / Disunting oleh Lin Qing)

Pembunuh Mantan PM Jepang Abe Mengaku Bersalah

Etindonesia. Di Jepang, seorang pria yang dituduh membunuh mantan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe pada tahun 2022 diadili. Dia mengaku bersalah pada sidang pertama setelah pembunuhan tersebut, menurut Kyodo News.

Pada hari Selasa, 27 Oktober 2025, Tetsuya Yamagami yang berusia 45 tahun mengakui di Pengadilan Distrik Nara bahwa dia melakukan pembunuhan tersebut.

“Benar. Tidak diragukan lagi saya yang melakukannya,” katanya.

Inti dari persidangan yang sangat bergengsi ini adalah pertanyaan apakah pengadilan akan memberikan keringanan hukuman, dengan mempertimbangkan posisi pembela. Pembela berpendapat bahwa karakter dan perilaku Yamagami dibentuk oleh masa kecilnya, yang ditandai dengan pelecehan agama.

Menurut pengacaranya, ibu Yamagami, seorang pengikut Gereja Unifikasi (yang memiliki hubungan yang dipertanyakan dengan para politisi), menyumbangkan 100 juta yen kepada organisasi tersebut. Dia termasuk di antara 12 saksi yang diperkirakan akan memberikan kesaksian sebelum pengadilan menyampaikan putusannya pada 21 Januari.

Pihak pembela lebih lanjut menyatakan bahwa Yamagami mengembangkan rasa dendam yang kuat terhadap kelompok agama tersebut, karena nyawanya dan keluarganya bergantung padanya.

Mereka mencatat bahwa sumbangan tersebut membuat ibunya bangkrut, menciptakan tekanan emosional bagi Yamagami, yang merasa tidak berdaya dalam situasi tersebut dan mengembangkan pandangan pesimistis terhadap masyarakat.

Sementara itu, jaksa penuntut berpendapat bahwa Yamagami memendam kemarahan terhadap Gereja Unifikasi setelah ibunya bergabung dengan Gereja tersebut. Mereka mengklaim bahwa dia memutuskan untuk membunuh untuk menarik perhatian pada kegiatan organisasi tersebut.

Jaksa penuntut mencatat bahwa konsekuensi dari kejahatan tersebut belum pernah terjadi sebelumnya bagi Jepang pascaperang dan menambahkan bahwa masa kecil terdakwa yang sulit tidak dapat membenarkan keringanan hukuman yang signifikan.

Sumber-sumber investigasi melaporkan bahwa Abe dipilih sebagai target karena kakeknya, mantan Perdana Menteri Nobusuke Kishi, membantu mempromosikan Gereja Unifikasi di Jepang setelah didirikan di Korea Selatan pada tahun 1954.

Sepanjang persidangan, pengacara pembela berpendapat bahwa latar belakang Yamagami perlu dipertimbangkan. Terungkap bahwa dia kehilangan ayahnya pada tahun 1984, beberapa tahun sebelum ibunya bergabung dengan kelompok agama tersebut pada tahun 1991.

Selain itu, kakak laki-lakinya, yang marah besar atas sumbangan besar dari ibu mereka, bunuh diri pada tahun 2015, dan Yamagami sendiri mencoba bunuh diri pada tahun 2005.

“Yamagami juga didakwa karena menyebabkan kerusakan pada sebuah bangunan akibat uji coba penembakan dan melanggar undang-undang yang mengatur senjata api, bahan peledak, dan pembuatan senjata,” tambah Kyodo News.

Kembali ke mantan perdana menteri, Kyodo News mencatat bahwa Gereja Unifikasi berada di bawah pengawasan ketat karena hubungannya dengan anggota Partai Demokrat Liberal yang berkuasa yang dipimpin oleh Abe, yang menjabat sebagai perdana menteri dari tahun 2006 hingga 2007 dan kembali menjabat dari tahun 2012 hingga 2020.

Upaya Pembunuhan terhadap Abe

Upaya pembunuhan terhadap mantan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe terjadi pada 8 Juli 2022, di Kota Nara.

Saat Abe berpidato, seorang pria menembaknya. Abe langsung pingsan dan dirawat di rumah sakit. Laporan menunjukkan bahwa dia ditembak di dada dan leher.

Penembak tersebut segera ditangkap oleh polisi. Diketahui bahwa dia sebelumnya bertugas di Pasukan Bela Diri Maritim Jepang. (yn)

AS dan Tiongkok Capai Kerangka Perdagangan: Pembelian Kedelai AS Dilanjutkan, Pengendalian Ekspor Logam Tanah Jarang Ditunda

Pada akhir pekan lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memulai kunjungan pertamanya ke Asia Timur. Salah satu fokus utama perjalanannya adalah kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Amerika Serikat dan negara-negara Asia Timur. Dalam perjalanan menuju Tokyo, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa “kesepakatan dagang antara AS dan Tiongkok kemungkinan besar akan tercapai sebelum saya kembali ke Washington.”

Etindonesia. Pada 26 Oktober 2025, tim ekonomi dan perdagangan AS–Tiongkok menyelesaikan perundingan dua hari di Malaysia dan mencapai kerangka kesepakatan perdagangan. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengungkapkan bahwa pihak Tiongkok akan menunda penerapan pembatasan ekspor logam tanah jarang (rare earth), serta berencana membeli kembali dalam jumlah besar kedelai dari Amerika Serikat.

Perundingan yang digelar selama dua hari di Kuala Lumpur itu merupakan pertemuan tatap muka putaran kelima antara kedua negara sejak Mei tahun ini.

Menteri Keuangan Scott Bessent memberikan kesaksian di hadapan Komite Cara dan Sarana DPR (House Ways and Means Committee) di Capitol Hill pada 11 Juni 2025. (Foto oleh Madalina Vasiliu/The Epoch Times)

Menteri Keuangan Bessent menjelaskan bahwa selama perang dagang antara AS dan Tiongkok, Beijing secara drastis memangkas pembelian kedelai Amerika hingga hampir nol, dengan tujuan melemahkan basis politik Trump di kalangan petani AS. 

Namun kini, setelah kedua pihak mencapai kesepahaman, Tiongkok akan kembali membeli kedelai AS dalam jumlah besar, sehingga para petani kedelai merasa optimistis terhadap prospek pasar saat ini dan di tahun-tahun mendatang.

Ia juga menambahkan bahwa Beijing diyakini akan menunda selama satu tahun pelaksanaan pembatasan ekspor logam tanah jarang dan meninjau kembali kebijakan terkait.

Pejabat AS lainnya, Jamieson Greer, Perwakilan Dagang Amerika Serikat  (USTR) menyatakan bahwa kedua pihak telah sepakat untuk menangguhkan sebagian langkah hukuman (sanksi dagang), dan telah menemukan “jalan untuk melangkah maju”, yang memungkinkan AS memperoleh lebih banyak pasokan logam tanah jarang dari Tiongkok.

Menteri Keuangan AS Scott Bessant (kanan) dan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer mengadakan konferensi pers di Jenewa pada 12 Mei 2025, merinci “kemajuan substansial” yang dicapai setelah dua hari pertemuan tertutup antara pejabat senior AS dan Tiongkok yang bertujuan untuk mengakhiri perang tarif yang menghancurkan. (FABRICE COFFRINI/AFP melalui Getty Images)

Gedung Putih mengumumkan bahwa Presiden Trump dan pemimpin Partai Komunis Tiongkok, Xi Jinping, akan bertemu pada Kamis (30 Oktober) di Korea Selatan, dan kemungkinan besar akan membahas serta merampungkan rincian kesepakatan perdagangan dalam pertemuan tersebut. Trump sebelumnya menegaskan bahwa kesepakatan itu harus bersifat adil.

Dalam pembicaraan hari Minggu, kedua pihak juga membahas kemungkinan memperpanjang penundaan tarif timbal balik (reciprocal tariffs) yang dikenakan AS terhadap Tiongkok. Saat ini, tarif rata-rata AS terhadap barang impor dari Tiongkok mencapai 55%, dan masa penundaan tarif timbal balik itu semula akan berakhir pada 10 November.

Trump sebelumnya telah memperingatkan bahwa jika Beijing memperluas pembatasan ekspor logam tanah jarang, AS akan memberlakukan tarif 100% terhadap barang-barang Tiongkok mulai 1 November. Menurut Bessent, peringatan keras tersebut menjadi senjata negosiasi penting bagi pihak AS dalam perundingan kali ini.

Presiden Trump juga menyampaikan di pesawat kepresidenan Air Force One bahwa ia memperkirakan kesepakatan dapat dicapai dalam beberapa hari ke depan. Selain itu, kedua pihak kemungkinan juga akan menandatangani perjanjian akuisisi TikTok paling cepat pada hari Kamis.

“Kesepakatan akhir mengenai TikTok akan menjadi salah satu topik pembahasan kami. Beberapa laporan menyebutkan bahwa izin sudah diberikan. Awalnya kami memang memperoleh izin presiden untuk akuisisi tersebut, dan saya memperkirakan akan ada persetujuan resmi,” kata Trump. 

Selain itu, AS juga memberlakukan biaya pelabuhan terhadap kapal-kapal yang dibangun, dimiliki, atau dioperasikan oleh perusahaan Tiongkok. Trump menyatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali industri galangan kapal AS.

 “Kami sedang berupaya keras untuk membangkitkan kembali industri pembuatan kapal — industri yang sebenarnya tidak seharusnya hilang dari tangan kami. Dulu kami nomor satu di dunia, kemudian kehilangan posisi itu selama satu dekade atau lebih. Sekarang, kami akan kembali menjadi yang pertama, atau setidaknya mendekatinya,” tegasnya. 

Laporan dari Liu Jiajia, New Tang Dynasty Television (NTD), Amerika Serikat

Partai Komunis Tiongkok Tingkatkan Penindasan terhadap Keyakinan – Kasus Kriminalisasi Praktisi Falun Gong Meningkat

EtIndonesia. Beberapa waktu terakhir, rezim Partai Komunis Tiongkok telah meningkatkan penindasannya terhadap kelompok-kelompok berkepercayaan. Penangkapan besar-besaran terhadap umat gereja Kristen terjadi di berbagai wilayah, sementara penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong juga semakin diperparah. 

Menurut pengacara hak asasi manusia di  daratan Tiongkok, jumlah kasus kriminalisasi terhadap praktisi Falun Gong terus meningkat di seluruh negeri.

Sejak 9 Oktober 2025, otoritas PKT telah melakukan penangkapan besar-besaran terhadap para pendeta, penginjil, dan jemaat Gereja Sion di berbagai wilayah termasuk Beijing, Shanghai, Zhejiang, Shandong, Guangdong, Guangxi, hingga Hainan. Aksi ini menimbulkan keprihatinan luas dari komunitas internasional.

Menurut laporan “ChinaAid” (Jaringan Bantuan untuk Tiongkok), sejumlah pengamat internasional menyatakan bahwa operasi tersebut sangat terkoordinasi dan tampaknya merupakan aksi yang direncanakan dan diperintahkan langsung oleh otoritas pusat.

Seorang pengacara daratan Tiongkok yang menangani kasus umat Kristen mengungkapkan bahwa dalam percakapannya dengan seorang polisi, ia mengetahui bahwa gelombang penangkapan ini adalah bentuk penganiayaan sistematis dari atas ke bawah.

Sementara itu, pengacara lain yang menangani kasus penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong juga menyatakan bahwa pihaknya mengamati tren peningkatan represi terhadap kelompok Falun Gong. Banyak praktisi yang sebelumnya telah dibebaskan dengan jaminan kini ditangkap kembali tanpa alasan baru, lalu ditahan, didakwa secara ilegal, dan dijatuhi hukuman pidana. Kasus semacam ini dilaporkan terjadi di banyak daerah di Tiongkok.

Menurut pengacara tersebut, berdasarkan pengalaman sebelumnya, “bahkan orang-orang yang sebenarnya tidak memiliki masalah pun kini ikut ditangkap dan dimasukkan ke dalam proses pidana.”

Ia menilai, hal ini menunjukkan bahwa rezim Xi Jinping tengah memperkuat kendali ideologinya secara keras, dengan tujuan menghapus semua suara yang berbeda.

Falun Gong, juga dikenal sebagai Falun Dafa, adalah sebuah latihan spiritual yang diperkenalkan kepada publik di Tiongkok pada awal tahun 1990-an. Latihan ini mengajarkan prinsip-prinsip sejati, baik, sabar.

Pada tahun 1999, Partai Komunis Tiongkok (PKT) melancarkan penindasan brutal terhadap para praktisi Falun Gong, dengan menggunakan kampanye propaganda untuk menggambarkan para pengikut damai tersebut sebagai musuh negara dalam semalam. 

Pada  20 Juli dini hari tahun itu, penangkapan massal dilakukan, dan ribuan orang dikirim ke kamp kerja paksa berdasarkan undang-undang Tiongkok saat itu yang memungkinkan “pendidikan ulang melalui kerja” selama tiga hingga lima tahun tanpa proses pengadilan maupun vonis hukum.

Penindasan ini terus berlangsung hingga kini tanpa henti, mencakup penahanan sewenang-wenang terhadap tahanan hati nurani, kerja paksa, penyiksaan, cuci otak, bahkan pengambilan organ hidup.

Kasus-kasus terhadap para tahanan hati nurani oleh PKT sering dilakukan secara rahasia, sehingga informasi yang tersedia biasanya terpecah-pecah dan tidak lengkap.

Laporan gabungan oleh Li Li / Zhu Xinrui – NTDTV.com