Selama libur panjang Hari Buruh di Tiongkok, setelah insiden besar penabrakan di Chengdu, pada 3 Mei kembali terjadi kasus penabrakan acak besar di Wenzhou. Dilaporkan lebih dari 10 orang tertabrak dan banyak yang tewas di tempat, namun informasi terkait segera diblokir.
EtIndonesia. Pada 3 Mei 2026, seorang netizen dari Wenzhou dengan akun “takjhcnk” mengunggah beberapa video di platform Threads. Rekaman tersebut menunjukkan sebuah kecelakaan penabrakan yang tragis di sebuah jalan, dengan banyak korban tergeletak dan darah berceceran, situasi terlihat sangat serius.
Netizen tersebut mengatakan bahwa ia mengetahui kejadian ini karena lokasi kejadian adalah kampung halamannya. “Kalau bukan karena di kampung halaman, saya tidak akan tahu kejadian ini.” Namun, ia kemudian menyatakan bahwa video tersebut segera dihapus: “Langsung disensor,” “Setelah ditinjau, langsung diturunkan.” Ia juga mengungkapkan bahwa lokasi kejadian berada di Pingyang, Wenzhou.
Dalam video, seorang wanita menjelaskan situasi di lokasi kejadian menggunakan dialek lokal. Netizen tersebut menerjemahkan secara garis besar: “Mobil itu menabrak lebih dari sepuluh orang di sepanjang jalan, sudah menewaskan beberapa orang sekarang. Lihat, sangat banyak, ada lima atau enam orang tergeletak di tanah, semua orang ketakutan. Banyak sekali yang tertabrak, mobil itu sekarang melarikan diri.”
Video lanjutan menunjukkan sebuah mobil sedan berwarna biru dengan bagian depan rusak parah. Seorang pria berpakaian hitam dibawa oleh polisi, diduga sebagai pelaku.
Netizen tersebut mengatakan bahwa berdasarkan informasi dari lingkaran pertemanannya, pelaku menabrak orang saat melarikan diri setelah mencuri barang. Tiga orang dilaporkan tewas di tempat, dan empat lainnya meninggal setelah upaya penyelamatan gagal.
Namun, beberapa netizen meragukan hal tersebut: “Benarkah? Hanya karena mencuri lalu kabur sampai menabrak orang hingga tewas? Ini terlalu kejam. Orang normal tidak akan seperti itu, sepertinya pasti ada alasan lain sehingga dia nekat seperti itu.”
Di platform X juga beredar informasi bahwa kejadian terjadi pada 3 Mei pagi di persimpangan Jalan Zhenxing dan Jalan Wanquan, Kabupaten Pingyang, Wenzhou, Zhejiang. Seorang pria yang sebelumnya berselisih dengan pemilik toko, kemudian melarikan diri dengan mobil dan tiba-tiba mempercepat kendaraan ke jalur non-kendaraan bermotor, menabrak pedagang kaki lima, pengendara sepeda listrik, dan pejalan kaki.
Banyak netizen menyatakan keterkejutan:
“Ya ampun, ada apa dengan libur May Day ini?”
“Ini sangat mengerikan.”
“Warga Wenzhou pasti ketakutan.”
“Kemarahan sosial semakin besar.”
“Beberapa hari lalu di Chengdu juga ada kejadian serupa.”
Sebelumnya, pada 1 Mei, terjadi insiden penabrakan besar di Chengdu, di mana seorang pria mengemudi dan menabrak pejalan kaki serta pengendara di sepanjang jalan. Banyak korban tergeletak di zebra cross dan jalan raya, dengan kondisi yang sangat tragis. Secara resmi dilaporkan 1 orang tewas dan 11 luka-luka, namun jumlah korban sebenarnya masih menimbulkan spekulasi.
Pada 2 Mei, di Liuzhou, Guangxi, juga terjadi kasus pembunuhan akibat pertengkaran antar tetangga dengan senjata tajam. Laporan resmi menyebutkan 4 orang tewas dan 1 terluka.
Sumber : NTDTV.com
